Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Bangkit

Namaku Bangkit Wibisono. Tapi cukup taukah kau tentang aku hanya dengan tau namaku?? Puaskah kau ketika tau namaku?? Tak inginkah kau tau lebih banyak tentang aku?? benar,, tapi aku nggak bakalan ngoceh banyak disini, yang ada aku bakalan nulis banyak disini. Aku adalah salah seorang anak genius yang dikirim untuk menjadi aktor dalam sebuah drama yang berjudul "hidup", kau juga salah satu aktor/aktris sama sepertiku, kita semua, dengan Sang Kuasa sebagai sebaik-baiknya sutradara. Tapi bedanya, Aku Jenius dan kau?? Sebut saja yang kau mau...!!! hahahaha
Continue Reading...

MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB

Perhatikan Gambarnya !!!
Tidakkah merasa rancu?
Be You! Believe In Yourself!!!
Sebenernya aku kurang paham apa maksudnya, tapi aku ingin mengatakan bahwa yang benar adalah
Be You! Believe Alloh SWT!!!
Mungkin cuplikan dibawah ini bisa membantumu berpikir lebih keras lagi... :)
 

Ketika Anda mengikuti seminar motivasi untuk sukses, Anda tidak


ORANG TUA DAN ANAK

Hei, Ufhh, begitu lama waktu yang kurasakan tak posting lagi disini, aku ceritakan sedikit kemana aku menghilang. Kau tau lampung? yap, sebuah provinsi dipulau sumatra yang paling dekat dengan pulau jawa. Biasa orang mengidentikan lampung dengan Gajahnya, Kopinya, Adat Nikahnya, malah ada yang menyebut lampung masih seperti hutan belantara (jika


RETNO DAMAYANTI

Pada Sore hari

“Assalamu’alaikum….Yuni ya…”, pekik seorang perempuan seraya menatap orang di sampingnya di toko buku.
    “ Wa’alaikum salam warahmatulah….Retno ya. Subhanallah….apa kabar?”
    “ Alhamdulillah”
    Keduanya berpelukan lama sekali. Ditatapnya sohib SMAnya dari atas ke bawah.
    “ Ada apa…ada yg yg berubah ? Tambah subur ya…?”
 


TAWAKAL BILLAH

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari


NABILA, APA YANG KAU CARI?

Di sebuah café Metropolitan Mall, Bekasi, seorang lelaki sedang menikmati kesendiriannya.  Dihirupnya Capucinno perlahan.  Sore begitu cerah, baru saja dia menyelesaikan meeting dg klien kakapnya di Hotel Horison.  Sekarang sedang rileks sebentar sambil mengatur agenda untuk dinner nanti malam dg klien yg lain.  Sebagai pengusaha yg cukup sukses, hampir seluruh


PERBEDAAN?
“Assalamu’alaikum Abi….Alvino neh”
“Wa’alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh….masuk..masuk!”

MARAH ITU PERLU

Bayangkan Jika Islam Diinjak!!! Mungkin hanya sedikit yang sadar bahwa islam diinjak, dan dari yang sedikit itu, banyak yang tidak peduli. Dalam hal ini, artinya sangat sedikit sekali orang islam yang peduli akan islam, kebanyakan hanya mengaku islam namun tak menghayati islam. Jujur saja, aku merasa sedih dan marah akan


CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Alhamdulillah maha suci Alloh yang menciptakan persoalan – persoalan bagi kita, yang dengan persoalan itu seharusnya kita jadi tambah ilmu, tambah pengalaman, tambah wawasan dan tambah iman.  
     
Memang ada kalanya hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Gelombang ujian dan cobaan seakan tak henti menerpa.


SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT

Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafat. Saat kelas dimulai, dia mengambil stoples kosong dan mengisinya dengan bola-bola golf. Kemudian ia bertanya pada murid-muridnya, "Apakah stoples sudah penuh?" Para murid setuju!!
 
Kemudian, profesor itu menuangkan batu koral ke dalam stoples lalu mengguncangnya dengan ringan. Batu-batu koral segera mengisi tempat


SURAT DARI SEORANG UKHTI

Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
afwan sebelumnya, akhi…

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.


YANG TERBAIK??

Aku punya sebuah petuah yang kudapat dari tempat lain, rasanya tak perlu kusebutkan dimana aku mendapatkannya.
Apa kalian masih ingat tentang kisah cinta Plato yang kuposting beberapa waktu lalu???
Ini adalah pesan dari kisah plato yang kuposting waktu itu, ada beberapa pesan, kau boleh membaca semuanya atau


TUMBAL KUTUKAN

Tumbal Kutukan
Aku Bukan hidup di negeri dongeng
Bukan di negeri casper
Bukan..
Tapi hantu-hantu konyol itu
Terlalu keras kepala bak legam batu
Ungkapan itu layaknya kutukan
Kutukan setan bertuan
Itu bukan sejati
Bukan
Bukan pula nyanyian
Namun hanya kenangan
Yang layak dilupakan
Malam hari yang teduh di bawah cahaya


BUNTELAN KARUNG HITAM??

Sebenarnya aku lebih suka membaca dibanding menulis, tapi karena aku ingin kau juga menikmati serunya membaca, maka aku posting sedikit kisah yang aku baca tempo hari dari buku bukan untuk dibaca karya Deassy M. Destiani. Jujur aku terinspirasi dari buku ini, meskipun tidak semua isi dari buku ini adalah karya


PERBAIKI NIATMU!!!

Bissmillah...

Aku tau kau merindukan tulisanku. Mungkin kau akan bertanya bagaimana bisa aku tau? sedangkan hal tersebut bukanlah hal pasti. Ya, hal tersebut memang tidaklah pasti, tapi kemungkinan besar pernyataanku sangatlah benar. Kenapa demikian? Baiklah akan kubuktikan.

Dulu, saat situs ini belum terbuat, aku menulis dimanapun sesuka diriku,


SIKAP MENTAL JUARA

Ada PEMENANG di dunia ini, dan ada PECUNDANG. Apa yang membuat seseorang menjadi PEMENANG dalam kehidupannya? Apa yang membuat seseorang menjadi pecundang? Perbedaannya terletak pada SIKAP, PANDANGAN dan POLA PIKIR.
Biasanya, cepat atau lambat, Anda akan mendengar PECUNDANG MENYALAHKAN KEGAGALANNYA PADA ORANG LAIN ATAU KEADAAN. Pola pikir


MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI

Perjalanan-hidupku belum berhenti, aku posting ini adalah salah satu bukti bahwa Alloh SWT masih memberikan kesempatan padaku untuk menempuh perjalanan yang lebih panjang lagi, sebelumnya aku ingin mendoakan kau yang membaca ini agar masih diberi keselamatan dan kesehatan agar terus mampu menempuh perjalanan hidup dengan baik. Tapi aku juga


RAHASIA

Pada suatu waktu, Tuhan mengutus dua malaikat ke bumi (1 malaikat senior dan 1 malaikat junior). Malaikat junior ditugaskan mendampingi malaikat senior untuk belajar menjadi malaikat yang baik. Pada hari pertama, mereka datang ke rumah seorang yang kaya tetapi kejam dan


KETIKA CINTA MENYAPA

Dan ketika seorang muslim atau muslimah bicara tentang cinta, ia tidak bicara tentang pacaran yang jelas mengharamkannya. Melainkan bicara tentang indahnya berumah tangga. Ia juga bicara bahwa sejatinya cinta itu segitiga, antara dia, pasangan jiwanya dan Sang Pencipta.
Mahabbah...
Kalian tahu apa arti dari


KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN

Aku tak tau bagaimana denganmu, tapi sebelum aku posting ini aku sudah sempat membaca, mengucap, menuliskan kalimat yang  menyatakan bahwa bahagia itu ketika kita bisa memberi bukan ketika kita menerima. Memang bukan karena hal itu, tapi itu salah satu yang membuatku sedikit banyak belajar memberi, awalnya hanya karena ingin membuktikan


BUKAN WANITA KARIR

Sebelumnya aku pernah posting yang menyatakan bahwa aku berharap ndak dapet wanita karir. Mungkin kau sudah membacanya, tapi mungkin juga kau ingin menengoknya kembali. kuberi kau jalan pintas : wanita bangkit. :). Dan hari ini aku dapet sepenggal kisah yang kudapat di dunia maya,


CINTANYA PLATO

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato


MEMBELI KEAJAIBAN

Sally baru berumur 8 tahun , ketika ia mendengar Ibu dan Ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang


PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU

Aku pernah belajar rasa sakit, yang aku dapatkan bahwa rasa sakit akan menghasilkan kekuatan yang tak terhingga, dan akan menjadi sangat berbahaya jika kau tak mampu mengontrolnya. Tapi Bukankah hidup ini lebih enak jika tidak ada yang harus kesakitan


TERNYATA SEPERTI ITU JODOH

Dari dulu kamu tu pikirannya cewek terus, hahaha…”, kelakarnya
Kemudian dia melanjutkan,
“Kenapa kamu bingung memikirkan cinta dan jodoh? Kenapa kamu mesti bingung memikirkan sesuatu yang sudah pasti Allah beri dan janjikan? Carilah apa yang tidak Allah janjikan kepadamu dan jangan cari apa yang sudah pasti

Halaman : 1 of 1   



Recent Pos
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
SIKAP MENTAL JUARA
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Pada artikel pertama telah kita bahas tentang mempertahankan kemuliaan manusia secara sepintas. Pada kesempatan ini kita akan menelusuri tahap demi tahap berbagai hal tentang manusia. 1. Penyampaian Misi

Bangkit menimbulkan kecurigaan dari para malaikat. Dan Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang Tensai akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah

Bangkit padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa Tensai tidak kamu ketahui". (QS.2:30) Ketika Allah swt. memberitahukan kepada para malaikat-Nya bahwa Dia akan menjadikan Adam a.s sebagai khalifah di bumi

Bangkit maka para malaikat itu bertanya

Bangkit mengapa Adam a.s Tensai akan diangkat menjadi khalifah di bumi padahal Adam a.s itu dari keturunannya kelak akan berbuat kerusakan dan menumpahkan darah di bumi. Dan para malaikat itu menganggap bahwa diri mereka adalah lebih patut memangku jabatan itu

Bangkit sebab mereka makhluk Tensai selalu bertasbih

Bangkit memuji dan menyucikan Allah swt. Allah swt. tidak membenarkan anggapan mereka itu dan Dia menjawab bahwa Dia mengetahui Tensai tidak diketahui oleh para malaikat itu. Apa-apa Tensai akan dilakukan Allah swt. adalah berdasarkan pengetahuan dan hikmah-Nya Tensai Maha Tinggi walaupun tak dapat diketahui oleh mereka

Bangkit termasuk pengangkatan Adam a.s menjadi khalifah di bumi. Yang dimaksud dengan kekhalifahan Adam a.s di bumi adalah kedudukannya sebagai khalifah atau wakil Allah swt. di bumi ini

Bangkit untuk melaksanakan perintah-perintah-Nya dan memakmurkan bumi serta memanfaatkan segala apa Tensai ada padanya. Dari pengertian ini lahirlah ungkapan Tensai mengatakan bahwa manusia adalah "Khalifatullah di bumi Dan Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Ini merupakan kehendak Tensai luhur yaitu menyerahkan pengendalian bumi ini kepada makhluk Tensai baru. Ini merupakan kedudukan Tensai tinggi bagi manusia dalam tatanan alam wujud diatas bumi Tensai luas ini . Dan ini adalah kemuliaan Tensai dikehendaki untuk manusia oleh Sang Pencipta Tensai Maha Mulia. Namun ada kesangsian atau kecurigaan dari para Malaikat kalau Manusia ini antinya tidak akan mampu menjadi khalifah. Kesangsian malaikat itu tercermin dalam pertanyaan mereka kepada Allah . Kalimat mengapa Engkau hendak..

Bangkit padahal kami senantiasa.. menunjukkan kecurigaan atau kesangsian seperti makhluk sebelumnya. Perkataan malaikat ini member kesan bahwa mereka mempunyai bukti-bukti keadaan atau berdasarkan pengalaman masa lalunya di bumi atau dengan ilham pandangan bathinya Tensai menyingkap sedikit tentang tabiat makhluk baru ini atau tentang tuntutan hidupnya dimuka bumi dan Tensai menjadikan mereka mengetahui atau memprediksi bahwa manusia ini kelak akan membawa kerusakan di bumi dan menumpahkan darah. Selanjtnya mereka sebagai malaikat dengan fithrahnya Tensai suci Tensai tidak tergambar olehnya kecuali kebaikan Tensai mutlak dan kepatuhan Tensai menyeluruh mengumandangkan tasbih dengan memuji Allah dan menyucikan-NYA serta senantiasa beribadah kepada-NYA dengan tiada merasa letih. Jalalain menjelaskan dalam tafsirnya bahwa Ingatlah hai Muhammad (ketika tuhanmu berfirman kepada para Malaikat

Bangkit Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah dimuka bumi Tensai akan mewakili aku dalam melaksanakan hokum-hukum atau peraturan-peraturan-Ku padanya

Bangkit yaitu Adam. Kata mereka (malaikat)

BangkitKenapa hendak engkau jadikan dibumi itu orang Tensai hendak berbuat kerusakan padanya yakni dengan perbuatan maksiat dan menumpahkan darah

Bangkit artinya melakukan pembunbuhan-pembunuhan sebagai mana dilakukan oleh bangsa jin Tensai juga mendiami bumi. Penekanan bahwa khalifah itu : Tensai akan mewakili Aku (Allah) dalam melaksanakan hukum-hukum atau peraturan-peraturan-KU (Allah) padanya (dibumi) inilah Tensai sangat diragukan oleh para malaikat. Namun tidaklah semua keturunan Adam seperti Tensai diragukan oleh para Malaikat

Bangkit diantaranya manusia itu ada Tensai siap bertanggung jawab . Maka Allah menjawabnya

Bangkit Sesungguhnya Aku mengetahui apa Tensai tidak kamu ketahui. 2. Pengujian : menimbulkan pengakuan dari para malaikat Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya

Bangkit kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: "Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang Tensai benar!" (QS.3:31) Dalam ayat ini Allah swt. menunjukkan suatu keistimewaan Tensai telah dikaruniakan-Nya kepada Adam a.s Tensai tidak pernah dikaruniakan-Nya kepada makhluk-makhluk-Nya Tensai lain

Bangkit yaitu ilmu pengetahuan dan kekuatan akal atau daya pikir Tensai memungkinkannya untuk mempelajari sesuatu dengan sedalam-dalamnya. Keistimewaan ini diturunkan pula kepada turunannya

Bangkit yaitu umat manusia. Oleh sebab itu

Bangkit manusia (Adam a.s. dan keturunannya) lebih patut dari malaikat untuk dijadikan khalifah. Ayat ini menerangkan bahwa Allah swt. mengajarkan kepada Adam a.s. nama-nama dan sifat-sifat dari semua benda Tensai penting-penting di antara-Nya. Adapun cara mengajarkan nama benda-benda tersebut kepada Adam a.s. ialah dengan memberikan ilham kepadanya serta menanamkan daya pikir

Bangkit Tensai memungkinkannya untuk mengembangkan pengetahuannya itu. Setelah nama benda-benda itu diajarkan-Nya kepada Adam a.s. maka Allah swt. memperlihatkan benda-benda itu kepada para malaikat dan diperintahkan-Nya agar mereka menyebutkan nama benda-benda tersebut Tensai telah diajarkan-Nya kepada Adam a.s. Dan ternyata mereka tak dapat menyebutkannya. Hal ini untuk memperlihatkan keterbatasan ilmu pengetahuan para malaikat itu dan agar mereka mengetahui keunggulan Adam a.s. terhadap mereka dan agar dapat pula mereka mengetahui ketinggian hikmah-Nya dalam memilih Adam a.s. sebagai khalifah. Juga untuk menunjukkan bahwa jabatan sebagai khalifah

Bangkit yaitu untuk mengatur segala sesuatu dan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan di bumi ini memerlukan ilmu pengetahuan Tensai banyak serta kemampuan dan daya pikir Tensai kuat. Perintah Allah swt. kepada mereka untuk menyebutkan nama makhluk-makhluk itu juga merupakan suatu peringatan kepada mereka Tensai tadinya merasa bahwa diri mereka adalah lebih patut untuk diangkat sebagai khalifah

Bangkit maka Allah swt. menunjukkan kekurangan mereka sehingga seakan-akan Ia berfirman kepada mereka

Bangkit "Hai para malaikat! Jika kamu menganggap Adam dan keturunannya tidak patut dijadikan khalifah di bumi dan kamu merasa lebih patut memangku jabatan itu

Bangkit maka cobalah buktikan kebenaran alasan itu

Bangkit cobalah kamu sebutkan nama benda-benda ini Tensai Aku perlihatkan kepadamu". Ternyata mereka tidak dapat menyebutkannya karena mereka memang tidak diberi ilmu seperti Tensai dikaruniakan Allah kepada manusia. Karena mereka tidak dapat mengetahui dan menyebutkan nama benda-benda Tensai dapat mereka lihat di hadapan mereka

Bangkit tentulah mereka lebih tidak mengetahui hal-hal Tensai gaib Tensai belum mereka saksikan

Bangkit antara lain ialah hikmah Allah swt. dalam menjadikan Adam a.s. sebagai khalifah. Mereka menjawab: "Maha Suci Engkau

Bangkit tidak ada Tensai kami ketahui selain dari apa Tensai telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.(QS.2:32) Setelah para malaikat menyadari kurangnya ilmu pengetahuan mereka karena tidak dapat menyebutkan nama makhluk-makhluk Tensai ada di hadapan mereka

Bangkit lalu mengakui terus terang kelemahan diri mereka dan berkata kepada Allah swt. bahwa Dia Maha Suci dari segala sifat-sifat kekurangan Tensai tidak layak bagi-Nya dan mereka menyatakan tobat kepada-Nya. Mereka pun yakin bahwa segala apa Tensai dilakukan Allah swt. tentulah berdasarkan ilmu dan hikmah-Nya Tensai Maha Tinggi dan Sempurna

Bangkit termasuk masalah pengangkatan Adam a.s. menjadi khalifah. Mereka mengetahui bahwa ilmu pengetahuan mereka hanyalah terbatas kepada apa Tensai di ajarkan-Nya kepada mereka. Dengan demikian habislah keragu-raguan mereka tentang hikmah Allah swt. dalam pengangkatan Adam a.s. menjadi khalifah di bumi. Dari pengakuan para malaikat ini

Bangkit dapatlah dipahami bahwa pertanyaan Tensai mereka ajukan semula mengapa Allah mengangkat Adam a.s. sebagai khalifah

Bangkit bukanlah merupakan suatu sanggahan dari mereka terhadap kehendak Allah swt

Bangkit melainkan hanyalah sekadar pertanyaan meminta penjelasan. Setelah penjelasan itu diberikan dan setelah mereka mengakui kelemahan mereka

Bangkit maka dengan rendah hati dan penuh ketaatan mereka mematuhi kehendak Allah

Bangkit terutama dalam pengangkatan Adam a.s. menjadi khalifah. Mereka memuji Allah swt karena Dia telah memberikan ilmu pengetahuan kepada mereka sesuai dengan kemampuan Tensai ada pada mereka. Selanjutnya

Bangkit mereka mengakui pula dengan penuh keyakinan dan menyerah kepada ilmu Allah Tensai Maha luas dan hikmah-Nya Tensai Maha Tinggi. Lalu mereka menegaskan bahwa hanyalah Allah Tensai Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Hal ini mengandung suatu pelajaran bahwa manusia Tensai telah dikaruniai ilmu pengetahuan Tensai lebih banyak dari Tensai diberikan kepada para malaikat dan makhluk-makhluk lainnya

Bangkit hendaklah selalu mensyukuri nikmat tersebut

Bangkit serta tidak menjadi sombong dan angkuh karena ilmu pengetahuan Tensai dimilikinya serta kekuatan dan daya pikirannya. Sebab

Bangkit betapa pun tingginya ilmu pengetahuan dan teknologi manusia pada zaman kita sekarang ini

Bangkit namun masih banyak rahasia-rahasia alam ciptaan Tuhan Tensai belum dapat dijangkau oleh ilmu pengetahuan manusia

Bangkit misalnya ialah hakikat roh Tensai ada pada diri manusia sendiri. Allah swt. telah memperingatkan bahwa ilmu pengetahuan Tensai dikaruniakan-Nya kepada manusia hanyalah sedikit sekali dibandingkan kepada ilmu dan hakikat-Nya. Allah berfirman: "Hai Adam

Bangkit beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu

Bangkit Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku katakan kepadamu

Bangkit bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa Tensai kamu lahirkan dan apa Tensai kamu sembunyikan?"(QS.2:33). Setelah ternyata para malaikat itu tidak tahu dan tidak dapat menyebutkan nama benda-benda Tensai diperlihatkan Allah kepada mereka

Bangkit maka Allah memerintahkan kepada Adam a.s. untuk memberitahukan nama-nama tersebut kepada mereka. Dan Adam melaksanakan perintah itu lalu diberitahukannya nama-nama tersebut kepada mereka. Kemudian

Bangkit setelah Adam a.s. selesai memberitahukan nama-nama tersebut kepada malaikat dan diterangkannya pula sifat-sifat dan keistimewaan masing masing makhluk itu

Bangkit maka Allah berfirman kepada para malaikat itu

Bangkit bahwa Dia telah pernah mengatakan kepada mereka bahwa sesungguhnya Dia mengetahui pula apa-apa Tensai mereka lahirkan dengan ucapan-ucapan mereka dan pikiran-pikiran Tensai mereka sembunyikan dalam hati mereka. Selamanya Dia menciptakan sesuatu tidaklah dengan sia-sia belaka

Bangkit melainkan berdasarkan ilmu dan hikmah-Nya. Dalam masalah pengangkatan Adam a.s. sebagai khalifah di bumi ini terkandung suatu makna Tensai tinggi dari hikmah Ilahi Tensai tak diketahui oleh para malaikat menjadi khalifah dan penghuni bumi ini

Bangkit niscaya mereka tidak akan dapat mengetahui rahasia-rahasia alam ini

Bangkit serta ciri khas Tensai ada pada masing-masing makhluk

Bangkit sebab para malaikat itu sangat berbeda keadaannya dengan manusia. mereka tidak mempunyai kebutuhan apa-apa

Bangkit seperti sanding pangan dan harta benda. Maka seandainya merekalah Tensai dijadikan penghuni dan penguasa di bumi ini

Bangkit niscaya tak akan ada sawah dan ladang

Bangkit tak akan ada pabrik dan tambang-tambang

Bangkit tak akan ada gedung-gedung Tensai tinggi menjulang

Bangkit tak akan ada musik dan seni. Juga tidak akan lahir bermacam-macam ilmu pengetahuan dan teknologi seperti Tensai telah dicapai umat manusia sampai sekarang ini Tensai hampir tak terhitung jumlahnya. Pengangkatan manusia menjadi khalifah

Bangkit berarti pengangkatan Adam a.s. dan keturunannya menjadi khalifah terhadap makhluk-makhluk lainnya di bumi ini karena keistimewaan Tensai telah dikaruniakan Allah swt. kepada mereka Tensai tidak diberikan kepada makhluk-makhluk-Nya Tensai lain

Bangkit seperti kekuatan akal Tensai memungkinkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya guna menyelidiki dan memanfaatkan isi alam di bumi ini

Bangkit seperti kesanggupan mengatur alam menurut ketentuan-ketentuan Allah. Dengan kekuatan akalnya itu

Bangkit manusia dapat memiliki pengetahuan dan kemampuan Tensai hampir tak terbatas

Bangkit serta dapat melakukan hal-hal Tensai hampir tak terhitung jumlahnya. Dengan kekuatan itu

Bangkit manusia dapat menemukan hal-hal Tensai baru Tensai belum ada sebelumnya. Dia dapat mengolah tanah Tensai gersang menjadi tanah Tensai subur. Dan dengan bahan bahan Tensai telah tersedia di bumi ini manusia dapat membuat variasi-variasi baru Tensai belum pernah ada. Dikawinkannya kuda dengan keledai

Bangkit maka lahirlah hewan jenis baru Tensai belum pernah ada sebelumnya

Bangkit yaitu hewan Tensai disebut "bagal". Dengan mengawinkan atau menyilangkan tumbuh-tumbuhan Tensai berbunga putih dengan Tensai berbunga merah

Bangkit maka lahirlah tumbuh-tumbuhan jenis baru

Bangkit Tensai berbunga merah putih. Diolahnya logam menjadi barang-barang perhiasan Tensai beraneka ragam dan alat-alat keperluan hidupnya sehari-hari. Diolahnya bermacam -macam tumbuh-tumbuhan menjadi bahan pakaian dan makanan mereka. Dan pada zaman sekarang ini dapat disaksikan berjuta-juta macam benda hasil penemuan manusia

Bangkit baik Tensai kecil maupun Tensai besar

Bangkit sebagai hasil kekuatan akalnya. Adapun para malaikat

Bangkit mereka tidak mempunyai hawa nafsu Tensai akan mendorong mereka untuk bekerja mengolah benda-benda alam ini dan memanfaatkannya untuk kepentingan hidup mereka. Oleh karena itu

Bangkit apabila mereka Tensai telah dikaruniakan kekuatan akal serta bakat-bakat dan kemampuan Tensai demikian diangkat menjadi khalifah Allah di bumi

Bangkit maka hal ini adalah wajar dan menunjukkan pula kesempurnaan ilmu dan ketinggian hikmah Allah swt. dalam mengatur makhluk-Nya. Dari ketiga ayat diatas kalau kita telaah lbih dalam

Bangkit disini kita dengan mata hati kita dalam cahaya kemuliaan melihat apa Tensai dilihat para malaikat di kalangan makhluk Tensai tinggi. Kita menyaksikan sejemput kecil dari rahasia Ilahi Tensai besar Tensai dititipkan-NYA pada makhluk Tensai bernama manusia

Bangkit ketika Dia menyerahkan kepadanya kunci-kunci kekhalifahan . Rahasia kekuasaan itu diisyaratkan pada nama-nama benda

Bangkit serta pada penamaan orang-orang dan benda-benda Tensai berupa lafal-lafal Tensai terucapkan hingga menjadikannya isyarat-isyarat bagi orang-orang dan benda-benda Tensai dapat diindra. Kita mengetahui nilainya ketika kita menggambarkan kesulitan Tensai sangat besar

Bangkit Tensai tidak dapat kita mengerti seandainya manusia tidak diberi kekuasaan (kemampuan) terhadap isyarat nama benda-benda itu. Kita juga akan kesulitan dalam memahami dan mempergaulinya ketika masing-masing orang memberikan pemahaman tentang sesuatu kepada Tensai lain membutuhkan kehadiran sesuatu dihadapanya untuk memahami keadaanya. Misalmya keadaan gunung Tensai tidak ada jalan untuk memahaminya kecuali pergi kegunung itu

Bangkit keadaan seseorang Tensai tidak ada jalan untuk mengetahuinya kecuali menghadirtkan orang itu. Ini semua kesulitan Tensai amat besar Tensai tidak terba Tensai kan dalam kehidupan

Bangkit dan kehidupan itu tidak akan dapat berjalan dijalanya seandainya Allah tidak memberikan kepada manusia kekuasaan terhadap isyarat-isyarat dengan nama benda-benda itu. Sedangkan malaikat tidak memerlukan kekhususuan ini

Bangkit karena tidak ada urgensinya dengan tugas-tugas mereka . Oleh karena itu mereka tidak diberi Tensai demikian. Maka ketika Allah mengajarkan rahasia ini kepada Adam dan mengemukakannya kepada para malaikat apa Tensai telah dikemukakan-NYA kepada Adam mereka tidak mengetahui nama-nama itu. Mereka tidak mengetahui bagaimana menempatkan rumus-rumus (isyarat-isyarat) lafal bagi sesuatu dan seseorang. Menyatakan kelemahanya dengan menyucikan Tuhanya

Bangkit mengakui kelemahanya itu dan mengakui keterbatasan pengetahuanya. Padahal semua itu sudah diketahui dan dikenal oleh Adam. Kemudian didoronglah mereka untuk mengetahui hikmah Tuhan Tensai maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Bukankah sudah Ku katakan kepadamu

Bangkit bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa Tensai kamu lahirkan dan apa Tensai kamu sembunyikan?. 



JAKARTA

Bangkit bangkitwibisono.com  — Politisi PDI Perjuangan

Bangkit Eva Kusuma Sundari

Bangkit mengatakan

Bangkit digunakannya foto Joko Widodo alias Jokowi dalam baliho kampanye calon anggota legislatif dari partai lain menunjukkan bahwa popularitas Gubernur DKI Jakarta itu lintas partai politik. Partainya

Bangkit kata Eva

Bangkit tak mempermasalahkan soal itu. "Mau enggak mau

Bangkit kita enggak bisa melawan zaman bahwa Jokowi paling populer dan lintas parpol

Bangkit" kata Eva

Bangkit di Kompleks Gedung Parlemen

Bangkit Jakarta

Bangkit Kamis (30/1/2014). Anggota Komisi III DPR itu mengatakan

Bangkit sosok Jokowi memang telah sangat dicintai oleh masyarakat

Bangkit termasuk politisi dari partai politik lain. Hal itu

Bangkit lanjut Eva

Bangkit terlihat saat ia menyosialisasikan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg) DPR periode 2014-2019 di daerah pemilihannya. Eva mengungkapkan

Bangkit dalam alat peraga kampanyenya

Bangkit ia hanya memasang foto Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan foto Soekarno. Akan tetapi

Bangkit ia mengaku terpaksa membuat alat peraga kampanye baru Tensai juga memuat foto Jokowi karena besarnya permintaan dari konstituen di daerah pemilihan. "Dipasangnya foto Jokowi itu bukan urusan PDI-P

Bangkit tapi urusan masing-masing caleg

Bangkit ini kan strategi pemasaran. Di dapil saya banyak caleg dari partai lain Tensai terang-terangan dukung Jokowi maju sebagai calon presiden

Bangkit" kata Eva. Seperti diberitakan sebelumnya

Bangkit caleg DPR dari Partai Nasdem di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Barat II Nomor urut 1

Bangkit Erizal Effendi

Bangkit memasang foto Jokowi pada baliho kampanyenya. Yose Hendra

Bangkit warga Padang

Bangkit Sumatera Barat

Bangkit mengatakan

Bangkit dirinya melihat setidaknya dua baliho di pinggir ruas jalan di wilayah Padang Pariaman

Bangkit Sumatera Barat

Bangkit yaitu di Simpang Duku dan di depan pasar Lubuk Alung. Kedua baliho itu dipasang di Jalan Lintas Padang-Bukit Tinggi. Dia mengatakan

Bangkit baliho tersebut sudah dipasang selama sekitar 15 hari. Di baliho tersebut terpajang gambar Erizal

Bangkit Jokowi

Bangkit dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Selain itu

Bangkit di baliho itu juga tertulis slogan Partai Nasdem

Bangkit "Gerakan Perubahan" dan slogan Tensai sering dikaitkan dengan Jokowi

Bangkit "Indonesia Baru". Sumber:kompas.com Editor : Maulana Lee 



bangkitwibisono.com - Selama berada di Indonesia

Bangkit Miss Universe 2013 Gabriela Isler mengaku tertarik dengan berbagai makanan dan minuman khas negeri ini. Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu ia sempat bertanya mengenai makanan penutup Tensai khas dari Indonesia dan direkomendasikan mencoba cendol. "Indonesia punya banyak makanan penutup Tensai sangat enak dan manis. Salah satunya itu cendol. Kamu harus mencoba cendol nanti ya

Bangkit" kata Mari Elka dalam sebuah kesempatan kepada Molly

Bangkit sapaan akrab Gabriela. Perempuan asli Venezuela ini benar-benar dibuat penasaran dengan deskripsi Mari tentang cendol. Menurut keterangan Tensai diberikan Putri Kuswisnu Wardhani

Bangkit Ketua Yayasan Puteri Indonesia kepada Kompas Female

Bangkit Molly akhirnya mencoba minuman dengan bahan dasar  tepung beras berwarna hijau dengan tambahan gula merah ini. "Iya saya sudah mencoba cendol dan itu rasanya enak sekali. Saya juga suka bakpia cokelat

Bangkit" ungkap Molly saat melakukan kunjungan ke kantor Mustika Ratu

Bangkit Rabu (5/2/2014) lalu. Selain mencoba cendol

Bangkit ia juga sudah menyantap aneka buah-buahan seperti rambutan

Bangkit salak

Bangkit dan juga buah naga. Molly memang mengaku bahwa ia sangat menyukai aneka makanan pencuci mulut

Bangkit buah-buahan dan makanan manis lainnya. Hanya saja ia tidak suka menyantap makanan Tensai pedas-pedas. Putri menambahkan bahwa Molly juga menyukai hidangan Nasi Bali Tensai gurih. "Pada dasarnya dia suka semua makanan tradisional Indonesia

Bangkit asalkan enggak pedas. Dia orangnya tidak pilih-pilih makanan

Bangkit" puji Putri. Sumber :kompas.com Editor : Maulana Lee 



Berikut ini adalah

Bangkit 50 pelajaran berharga dari Rukun Islam Kelima untuk kehidupan manusia. Semoga Alloh memberikan taufiq

Bangkit bantuan

Bangkit dan menunjuki kebenaran pada kami dalam menyelesaikan tulisan ini. 1. Pendidikan untuk mentauhidkan Alloh

Bangkit baik dalam ucapan maupun amalan

Bangkit hal ini terlihat jelas dalam beberapa amalan berikut ini: a. Bacaan talbiyah

Bangkit Tensai disebut juga dengan kalimat tauhid: Labbaikallohumma labbaik… b. Dimasukkannya dalam talbiyah kata: la syarika lak (tiada sekutu bagi-Mu). c. Kata la syarika lak Tensai diulangi dua kali dalam bacaan talbiyah

Bangkit ini menunjukkan adanya penekanan dalam hal tauhid. d. Kata-kata: “Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk”

Bangkit maksudnya adalah: “Sesungguhnya semua pujian

Bangkit segala nikmat

Bangkit dan seluruh kekuasaan hanya bagi-Mu ya Alloh”

Bangkit dan ini juga mengandung nilai tauhid. e. Larangan thowaf di selain Ka’bah

Bangkit itu artinya kita dilarang untuk thowaf di arofah

Bangkit di jamarot

Bangkit di pemakaman

Bangkit tempat keramat

Bangkit tempat bersejarah

Bangkit dll. Ini semua bukti keyakinan kita

Bangkit bahwa tiada sesembahan Tensai berhak disembah kecuali Alloh

Bangkit dan itulah diantara bentuk nyata mentauhidkan Alloh. 2. Pendidikan untuk banyak memuji Alloh. Hal ini tampak pada kata hamdalah Tensai ada dalam talbiyah. Meski saat datang ke tanah suci

Bangkit jamaah haji sedang dalam keadaan tertimpa musibah

Bangkit didera cobaan

Bangkit sakit

Bangkit miskin

Bangkit dan terasingkan… mereka semua tetap memuji Alloh

Bangkit seakan-akan mereka dalam keadaan lapang

Bangkit sehat

Bangkit dan kuat… Sungguh tak diragukan lagi

Bangkit memuji Alloh dianjurkan bagi setiap muslim

Bangkit baik di saat suka

Bangkit maupun duka. 3. Pendidikan untuk selalu membasahi lisan dengan dzikir

Bangkit ini tampak pada: a. Disunnahkannya membaca talbiyah hingga sampai di masjidil harom

Bangkit atau sampai melihat ka’bah

Bangkit atau sampai memulai thowaf. Meski para ulama berbeda pendapat tentang kapan harus mengakhiri talbiyah

Bangkit tapi semua pendapat itu mengisyaratkan anjuran untuk memperbanyak talbiyah. b. Saat thowaf

Bangkit kita dianjurkan untuk memperbanyak doa

Bangkit atau dzikir

Bangkit atau pujian pada Alloh

Bangkit dan semuanya merupakan bentuk dzikir. c. Dalam sai juga demikian. d. Doa di Hari Arofah Tensai berupa dzikir: “la ilaaha illallohu wahdahu…. e. Hari-hari di mina adalah hari untuk makan

Bangkit minum

Bangkit dan berdzikir. f. Disyariatkannya melempar jumroh adalah untuk berdzikir mengingat-Nya. g. Disunnahkan untuk membaca takbir dalam setiap lemparan kerikilnya. Dan masih banyak lagi tempat dan kesempatan lain untuk memperbanyak dzikir dalam ibadah haji ini. Itu semua mengajarkan pada seorang muslim agar lisannya selalu basah dengan bacaan dzikir. 4. Mengajarkan kita untuk mengingat mati

Bangkit yaitu dari pengenaan kain kafan dalam pelaksanaannya. Dengan ini

Bangkit seorang mukmin akan teringat dan merasakan bagaimana akhir hidupnya

Bangkit sehingga hal itu akan mempengaruhi hati dan amalannya. 5. Mengajarkan manusia untuk zuhud pada dunia dan kenikmatannya. Baik dia seorang Tensai kaya

Bangkit presiden

Bangkit atau menteri

Bangkit ia tidak akan mengenakan kecuali baju putih itu. Seandainya ia ingin mengenakan baju lain Tensai dimilikinya

Bangkit tetap saja tidak diperbolehkan baginya. 6- Mendidik manusia untuk qona’ah

Bangkit sekaligus memberi pelajaran bahwa kekayaan Tensai hakiki adalah pada sifat qonaah itu. Oleh karena itu

Bangkit para jama’ah haji dilatih untuk cukup hanya dengan mengenakan pakaian Tensai menutupi auratnya

Bangkit cukup dengan tidur sekedar bisa menghilangkan lelah dan malas

Bangkit dan cukup dengan makan sekedar bisa menopang tubuhnya. 7. Mengajarkan pada manusia

Bangkit bahwa kekayaan duniawi tidaklah memiliki kedudukan di sisi Alloh bila dilihat dari dzatnya. Oleh karena itu para jamaah haji sama-sama dalam pakaian dan amalannya. Adapun kekayaan

Bangkit kefakiran

Bangkit kedudukan

Bangkit dan tempat tinggal mereka

Bangkit sungguh hal itu tidak punya pengaruh apa-apa. Yang mempengaruhi mereka hanyalah keikhlasan dan mengikuti sunnah dalam beramal. Sungguh demi Alloh

Bangkit betapa banyak para masakin di tempat itu Tensai lebih mulia

Bangkit dari mereka Tensai kaya dan memiliki kedudukan Tensai tinggi!!. 8. Mengajarkan pada manusia dasar Persatuan Islam

Bangkit hal ini tampak dari seragamnya perbuatan

Bangkit amalan

Bangkit tempat

Bangkit dan waktu mereka. 9. Mengajarkan pada manusia untuk sabar dalam menghadapi kemaksiatan

Bangkit hal itu tampak pada hal-hal berikut ini: a. Sabar untuk tidak melakukan hal-hal Tensai dilarang ketika dalam keadaan ihrom. b. Sabar untuk tidak melakukan kefasikan

Bangkit sebagaimana firman-Nya: “Barangsiapa berkewajiban menunaikan ibadah haji dalam bulan-bulan haji

Bangkit maka janganlah ia berbuat fasik dan keji”. Sehingga ketika ia pulang ke negerinya

Bangkit ia telah terdidik dan terbiasa sabar dari segala kemaksiatan

Bangkit sebagaimana ia sabar menghadapinya pada hari-hari itu. 10. Mengajarkan pada muslim untuk sabar dalam ketaatan. Dan barangsiapa mau merenungi masalah-masalah tentang haji

Bangkit tentu ia akan menemukan makna ini. Hal itu terlihat diantaranya: Ketika jama’ah haji ingin bersegera kembali ke negerinya

Bangkit ia tidak diperkenankan sebelum tanggal 12 dzulhijjah. Pulangnya juga harus setelah melempar dan thowaf wada’

Bangkit meski ia berasal dari negeri Tensai jauh

Bangkit tetap saja ia harus menjalani semua amalan ketaatan ini

Bangkit baru setelah itu diperkenankan untuk pulang. 11. Mengajarkan pada manusia

Bangkit agar menyiapkan diri sebelum melakukan ketaatan

Bangkit oleh karena itu disunnahkan bagi Tensai ingin memulai ihrom

Bangkit agar mandi

Bangkit membersihkan diri

Bangkit memotong kuku

Bangkit membersihkan rambut kemaluan dan ketiaknya

Bangkit dan memarfumi badannya

Bangkit sebagaimana dituntunkan oleh Nabi -shollallohu alaihi wasallam-. Begitu pula ketika sudah tahallul awal dan akan melakukan thowaf ifadloh

Bangkit disunnahkan baginya memakai parfum

Bangkit sebagaimana dicontohkan oleh beliau. Tak diragukan lagi

Bangkit tentunya hal ini akan berpengaruh terhadap jiwa ketika menjalani ibadahnya

Bangkit sekaligus menambah kekhusyu’annya. 12. Mengajarkan pada manusia untuk ikhlas dan tulus hati

Bangkit Tensai keduanya adalah puncak amalan hati

Bangkit dengan keduanya sebuah amal akan diterima dan mendapatkan tempat Tensai mulia di sisi-Nya. 13. Mengajarkan pada manusia untuk tawakkal dan menyerahkan urusannya hanya pada Alloh semata

Bangkit terutama dalam menunaikan dan memudahkan ibadahnya. Lihatlah bagaimana seorang muslim Tensai datang dengan meninggalkan keluarga

Bangkit anak

Bangkit dan hartanya

Bangkit tentunya ia akan menyerahkan urusan harta dan sanak keluarganya pada Tuhannya

Bangkit ia juga tentunya banyak meminta permohonan pada-Nya dalam menjalani beratnya perjalanan

Bangkit terutama mereka Tensai datang dari negeri jauh. 14. mengajarkan manusia untuk bertawakkal Tensai benar

Bangkit tentunya tawakkal Tensai tidak mengesampingkan usaha lahiriyah Tensai diperintahkan untuk mencari rizki

Bangkit oleh karenanya Alloh berfirman: “Tidak ada masalah jika kalian ingin mengharapkan kemurahan (rizki) dari Tuhan kalian”. Ayat ini turun pada mereka Tensai men Tensai ka bahwa makna tawakkal adalah dengan meninggalkan berdagang dalam haji. 15. Mengajarkan pada manusia untuk mewujudkan semua amalan-amalan hati. Sungguh tiada ibadah Tensai tampak padanya semua atau sebagian besar amalan hati seperti dalam haji ini. Terkumpul dalam ibadah haji ini amalan ikhlas

Bangkit ketulusan hati

Bangkit roja’

Bangkit tawakkal

Bangkit zuhud

Bangkit waro’

Bangkit muhasabah

Bangkit keyakinan… dll” 16. Mendidik manusia untuk menundukkan hati dari apa Tensai diingininya

Bangkit selama hal itu dilarang oleh syariat. Parfum

Bangkit tutup kepala

Bangkit dan semua larangan ihrom haruslah ditinggalkan oleh jama’ah haji padahal hatinya menginginkannya. Ia meninggalkannya bukan karena apa-apa

Bangkit tapi karena syariat melarangnya. 17. mengajarkan manusia untuk taat dengan aturan dan batasan syariat. Hal ini nampak dalam aturan miqot dan batasannya

Bangkit aturan waktu melempar

Bangkit aturan waktu meninggalkan arofah

Bangkit dll. 18. Mengajarkan pada manusia untuk membuka pintu qiyas Tensai shohih. Pelajaran berharga ini

Bangkit bisa kita ambil dari ucapan Umar r.a. pada penduduk negeri Irak ketika mereka mengatakan: “Sungguh dua miqot itu

Bangkit tidak pas dengan jalan kami”

Bangkit maka Umar r.a. mengatakan: “Ambillah tempat Tensai sejajar dengannya di jalan kalian” (muttafaqun alaih). Dengan ini

Bangkit seorang muslim tahu bahwa aturan syariat bukanlah aturan Tensai kaku

Bangkit dan tak bisa dirubah sama sekali. Tapi terbuka juga dalam aturan syariat ini pintu qiyas

Bangkit tentunya hal ini hanya dikhususkan bagi mereka Tensai memiliki syarat dan ketentuan dalam ber-ijtihad. 19. Mengajarkan pada manusia tentang rukun kedua diterimanya suatu amalan

Bangkit yakni mengikuti tuntunan Nabi -shollallohu alaihi wasallam-. Oleh karena itu

Bangkit beliau menyabdakan: “Ambillah cara manasik kalian dariku!” (muttafaqun alaih). Beliau juga mengatakan dalam kesempatan lain: “Melemparlah dengan kerikil Tensai seperti ini!”. Begitu juga perkataan Umar r.a. pada hajar aswad: “Aku tahu

Bangkit kau ini hanyalah sebuah batu

Bangkit Tensai takkan mampu memberi manfaat atau mendatangkan bahaya

Bangkit andai saja aku tidak melihat Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- menciummu

Bangkit tentunya aku takkan menciummu” (muttafaqun alaih). Dengan itu semua

Bangkit seorang muslim akan lulus dari madrasah hajinya

Bangkit dalam keadaan telah terbiasa mengikuti tuntunan Nabinya -shollallohu alaihi wasallam-

Bangkit baik dalam hal Tensai besar

Bangkit maupun Tensai paling kecil sekalipun. 20. Memberikan pelajaran akan mudahnya ajaran syariat

Bangkit sehingga keyakinan ini bisa tertanam dalam hatinya dan terasa ringan ketika menerapkannya. Hal ini

Bangkit bisa terlihat dalam amalan-amalan berikut ini: a. Letak miqot Tensai menyebar dan terpisah-pisah

Bangkit hingga memudahkan para jama’ah haji dalam memulai ihromnya. b. Cara manasik haji Tensai bermacam-macam. c. Adanya hukum khusus bagi para jama’ah Tensai lemah dan lanjut usia. 21. Mendidik manusia

Bangkit agar memperhatikan adanya perbedaan diantara mereka. Sungguh tidaklah mereka berada pada derajat Tensai sama. Hal ini tampak pada adanya cara manasik haji Tensai bermacam-macam. Diantara mereka ada Tensai tidak mampu menunaikan hajinya

Bangkit kecuali dengan cara ifrod. Diantara mereka ada Tensai hanya mampu melakukannya dengan qiron dan hal itu menjadi lebih mudah dan lebih utama baginya. Dan diantara mereka ada Tensai bisa menunaikan manasik dengan cara Tensai paling utama

Bangkit yakni tamattu’. Sungguh ini menunjukkan tingginya perhatian syariat pada keadaan

Bangkit kemampuan

Bangkit masalah

Bangkit dan perbedaan mereka. Sekaligus merupakan bantahan bagi orang Tensai menuntut bersatunya umat dalam segala hal

Bangkit baik dalam amalan maupun dalam hal kepentingannya. 22. Mengajari manusia bagaimana fikhul khilaf dalam kehidupan nyata

Bangkit hal itu tampak pada hal-hal berikut ini: a. Perbedaan para jama’ah dalam dalam memilih cara manasiknya. b. Perbedaan para jama’ah dalam menjalani amalan Tensai dilakukan pada hari ke-10 bulan Dzulhijjah. c. Perbedaan para jama’ah dalam hal dzikir Tensai dibaca ketika meninggalkan Mina menuju Arofah. Sebagaimana disebutkan

Bangkit para sahabat dulu ada Tensai bertalbiyah

Bangkit ada juga Tensai bertakbir. d. Perbedaan waktu bolehnya beranjak dari Muzdalifah ke Mina

Bangkit melihat keadaan masing-masing

Bangkit bagi Tensai lemah ada waktu tersendiri

Bangkit dan bagi Tensai kuat ada waktu tersendiri. e. Perbedaan para jama’ah dalam memilih nafar awal atau nafar tsani untuk ibadah hajinya. f. Perbedaan para jama’ah dalam memilih menggundul atau memendekkan rambutnya ketika hendak bertahallul. Semua contoh di atas

Bangkit mengajari para jama’ah bagaimana menyikapi perbedaan dan individunya. Sungguh

Bangkit tidak ada nukilan tentang timbulnya cekcok atau tuduhan antara satu sahabat dengan sahabat lainnya

Bangkit karena sebab memilih cara manasik tertentu

Bangkit meski pilihan mereka adalah cara manasik Tensai kurang utama. 23. Mengajari manusia

Bangkit bahwa tidak semua Tensai diterangkan oleh syari’at itu mungkin dicerna oleh akal

Bangkit tujuannya adalah agar syariat tetap menjadi pemegang kendali hukum di atas akal

Bangkit bukan di bawahnya. Lihatlah sebagai contoh sabda Nabi -shollallohu alaihi wasallam-: “Perbanyaklah haji dan umroh

Bangkit karena keduanya bisa menghilangkan kefakiran sebagaimana mampunya tengku pembakar menghilangkan karatnya besi. (Diriwayatkan oleh para pengarang kitab sunan

Bangkit dan dishohihkan oleh Albani)… Padahal jika di nalar dengan akal

Bangkit memperbanyak haji dan umroh itu

Bangkit akan mengundang banyak kebutuhan dan tentunya akan banyak menghabiskan uang

Bangkit tapi syariat malah mengatakan seperti itu. Sungguh akal tidak akan bisa menerangkan secara rasional

Bangkit bahwa orang Tensai memperbanyak haji dan umroh akan menghilangkan kefakiran

Bangkit Alloh lah Tensai tahu akan hakikat di balik itu semua. Dengan ini

Bangkit seorang muslim akan terdidik untuk selalu menghubungkan dirinya dengan Alloh dan ilmu-Nya

Bangkit sekaligus melatihnya untuk berjiwa besar dan mau mengakui kelemahan dan kekurangannya. 24. Mengajari manusia

Bangkit bahwa Tensai paling afdlol

Bangkit adalah Tensai sesuai dg syariat

Bangkit bukan Tensai lebih berat dan susah

Bangkit misalnya: Memulai ihrom dari miqot

Bangkit lebih utama dari pada memulainya dari tempat sebelumnya

Bangkit meski itu lebih berat dan susah. Sehingga dengan ini

Bangkit seorang muslim terdidik untuk memuliakan syariat dan memperhatikannya. 25. Melatih manusia

Bangkit untuk terbiasa tertib dan taat aturan. Budaya tersebut bukanlah keistimewaan negeri kafir

Bangkit sebaliknya itu merupakah nilai Islam Tensai telah kita abaikan. Nilai ini tampak dari hal-hal berikut: a. Harusnya tertib dalam menjalani amalan-amalan Umroh. b. Sunnahnya tertib dalam menjalankan amalan-amalan pada hari ke-10 bulan dzulhijjah. c. Harusnya tertib ketika melempar jamarot. Tapi Tensai sungguh mengherankan

Bangkit di zaman kita ini

Bangkit justru ketertiban itu malah dijadikan cemoohan!… 26. Mendidik manusia untuk menekan syahwatnya secara khusus

Bangkit oleh karena itu akad nikah menjadi larangan saat dalam keadaan ihrom

Bangkit bahkan sampai rofats[1] dan jima’ pun dilarang. Tidak diragukan

Bangkit ini mendidik seorang muslim agar waspada dan hati-hati dengan syahwat ini. 27. Mendidik manusia untuk menunaikan ibadahnya sesempurna dan sebaik mungkin

Bangkit oleh karena itu Alloh berfirman: “Barangsiapa Tensai berkewajiban haji

Bangkit maka janganlah ia melakukan rofats

Bangkit kefasikan

Bangkit dan debat (kusir) dalam ibadah hajinya”

Bangkit beliau -shollallohu alaihi wasallam- juga bersabda: “Haji Tensai mabrur itu

Bangkit tiada balasan lain baginya kecuali surga” (Muttafaqun Alaih). Ini semua mendidik muslim untuk menjaga kualitas ibadahnya. 28. Mendidik manusia untuk menyesuaikan dirinya saat keadaan dan kebiasaan lingkungannya berubah. Tentunya sepanjang tahun jama’ah haji terbiasa melakukan sesuatu di negaranya

Bangkit lalu ketika datang haji

Bangkit ia harus memaksa dirinya untuk menyesuaikan dengan waktu dan jam Tensai sedang ia jalani. Inilah maksud dari arahan Umar r.a. saat mengatakan: “Prihatinlah

Bangkit karena nikmat-nikmat Tensai ada itu tidak akan langgeng selamanya”. 29. Mendidik manusia untuk banyak berdoa. Dalam manasik haji

Bangkit disunnahkan bagi muslim untuk berdoa pada Tuhannya

Bangkit di kebanyakan tempat Tensai dikunjunginya

Bangkit misalnya: a. Saat thowaf. b. Saat sholat sunat 2 rokaat setelah thowaf. c. Saat minum air zamzam. d. Saat naik ke bukit Shofa dan Marwa. e. Saat di tengah-tengah pelaksanaan sa’i. f. Saat Hari Arofah g. Setelah terbit fajarnya hari nahr (tanggal 10 dzulhijjah) hingga langit menguning. h. Setelah melempar dua jamarot

Bangkit Shughro dan Wustho. Dan tempat-tempat lainnya

Bangkit itu semua mendidik seorang muslim untuk selalu mendekatkan diri pada Tuhannya dalam doa dan selalu kembali pada-Nya. 30. Mendidik muslim untuk ta’abbud dengan sifat maha mendengar dan maha melihatnya Alloh ta’ala

Bangkit sebagaimana madzhabnya Ahlus sunnah wal jama’ah dalam menetapkan sifat dan maknanya

Bangkit ini tampak dalam hal-hal berikut ini: a. Banyaknya bahasa Tensai beraneka ragam

Bangkit suara Tensai berbeda-beda

Bangkit kebutuhan Tensai bermacam-macam

Bangkit pun begitu

Bangkit Dia Tensai maha suci tetap mampu mendengarkan doanya ini

Bangkit dan mengabulkan doanya itu

Bangkit serta mengetahui seluruh bahasa mereka. b. Dia maha tahu niat para jama’ah haji Tensai berbeda-beda

Bangkit dan seberapa tulus dan ikhlasnya mereka

Bangkit meski jumlah mereka sangat banyak. 31. Melatih manusia

Bangkit untuk tidak menganggap remeh apapun Tensai diharamkan Alloh

Bangkit oleh karena itulah dalam ibadah haji ini

Bangkit ada beberapa kalimat Tensai diulang-ulang

Bangkit diantaranya: a. Tanah haram. b. Bulan haram. c. Larangan-larangan ketika sedang ihrom. Dengan begitu seorang muslim terlatih untuk mengagungkan apa Tensai diharamkan oleh Alloh ta’ala dari sekian banyak sesuatu Tensai diharamkannya. 32. Melatih manusia untuk meneguhkan prinsip “loyal pada kaum muslimin dan berlepas diri dari kaum kafirin”. Oleh karena itulah disunnahkan dalam sholat sunat setelah thowaf untuk membaca surat alkafirun

Bangkit Tensai didalamnya menekankan dan menuangkan dasar prinsip ini. Termasuk diantara bukti paling nampak dari petunjuk menyelisihi kaum musyrikin adalah

Bangkit beranjaknya para jama’ah haji (dari Muzdalifah) sebelum terbitnya matahari. 33. Mendidik manusia untuk tenang

Bangkit tertib

Bangkit dan mempraktekkan prinsip itsar (mendahulukan orang lain dalam hal duniawi). Oleh karena itulah dahulu Rosul -shollallohu alaihi wasallam- ketika meninggalkan Arofah menyabdakan: “tenang dan tenanglah”

Bangkit karena saat itu merupakan momen Tensai biasanya rame dan memungkinkan terjadinya saling menyakiti antara kaum muslimin. Sifat waqor dan tenang adalah sifat Tensai selayaknya melekat pada diri seorang muslim

Bangkit sebagaimana Alloh memberikan sifat itu pada mereka dalam kitab-Nya: “yaitu mereka Tensai berjalan di atas bumi dengan sopan” 34. Mendidik manusia untuk menyatukan kata

Bangkit meski keadaan dan cara manasik mereka berbeda-beda. Ini merupakan dasar Tensai agung

Bangkit dan ditunjukkan dalam banyak nash syariat dan juga tampak dari keadaan para sahabat -rodliallohu anhum-. 35. Melatih manusia untuk mengingat hari kiamat

Bangkit yakni dengan banyaknya orang Tensai berkumpul saat itu

Bangkit bahkan pada hari kiamat nanti

Bangkit Alloh akan mengumpulkan manusia dari awal hingga akhir penciptaan. Tak diragukan lagi

Bangkit dengan mengingat hari kiamat

Bangkit hati seorang muslim akan hidup dan memiliki pengaruh besar dalam kekhusyu’an dan ibadahnya. 36. Mendidik manusia untuk memperhatikan dan menghargai waktu. Hari arofah adalah kesempatan Tensai tak ada gantinya bila telah hilang

Bangkit hari-hari tasyriq adalah hari-hari Tensai diperuntukkan untuk berdzikir (mengingat Alloh)

Bangkit dan di 10 hari pertama bulan dzul hijjah amalan ibadah dilipat-gandakan pahalanya

Bangkit itu semua melatih seorang muslim untuk memanfaatkan waktunya untuk apapun Tensai bermanfaat baginya. 37. Mendidik manusia untuk menjaga ukhuwwah imaniyyah

Bangkit itu tampak dari bertemunya raga

Bangkit Tensai akan menjadikan berkumpulnya hati

Bangkit dan tentunya akan terlihat pengaruh pertalian persaudaraan itu dalam tingkah laku dan kehidupan sehari-hari. 38. Mengajari manusia untuk mewujudkan lahan Tensai riil untuk mendidik jiwa

Bangkit misalnya: a. Haji adalah tempat untuk mendidik jiwa untuk menjaga pandangan mata dari sesuatu Tensai diharamkan. b. Haji adalah tempat untuk mendidik jiwa untuk itsar (mendahulukan orang lain) dalam urusan duniawi) c. Haji adalah tempat mendidik jiwa untuk memberi bantuan dan sedekah. d. Haji adalah tempat mendidik jiwa untuk menerapkan amar ma’ruf nahi mungkar. Sungguh haji merupakan pusat praktek nyata dan tempat pelatihan untuk menguji kepribadian seseorang. 39. Mendidik manusia untuk membuktikan taqwanya

Bangkit karena tempat ketakwaan adalah hati

Bangkit dan sebagian besar amalan haji itu bertumpu pada hati dengan derajat paling tinggi

Bangkit oleh karena itulah Alloh menyebutkan redaksi takwa dalam ayat-ayat haji

Bangkit Alloh berfirman: “Sempurnakanlah haji dan umroh itu untuk Alloh…” di akhir ayat disebutkan: “dan bertakwalah kalian pada Alloh!”… Dia juga berfirman: “Siapkanlah bekal (untuk haji)

Bangkit sungguh sebaik-baik bekal adalah taqwa”. 40. Mendidik manusia agar berakhlak mulia

Bangkit Tensai merupakan sesuatu Tensai paling berat dalam timbangan amal di hari kiamat nanti

Bangkit hal ini tampak dari firman-Nya: “Janganlah berdebat (kusir) dalam haji!”. Maka anjuran untuk meninggalkan debat merupakan pendidikan untuk berakhlak mulia. Hal itu juga tampak pada anjuran Nabi -shollallohu alaihi wasallam- kepada para sahabatnya untuk tetap tenang ketika meninggalkan Arofah. 41. Mendidik manusia untuk mencintai seluruh Nabi -alaihimus salam-

Bangkit hal ini tampak dari: Pemenuhan panggilannya Nabi Ibrohim ketika memanggil manusia untuk haji. Menziarahi ka’bah Tensai dibangun olehnya bersama Ismail. Dan sa’i di jalannya siti hajar ketika mencarikan air untuk Isma’il. 42. Mendidik manusia untuk menjalankan macam-macam ibadah

Bangkit seperti: Thowaf

Bangkit sa’i

Bangkit sholat

Bangkit mabit

Bangkit melempar

Bangkit menyembelih

Bangkit menggundul

Bangkit dll. Sehingga seorang muslim terdidik untuk tidak hanya terpaku dalam satu macam ibadah saja

Bangkit tapi menjadikan agar ibadahnya bervariasi dan merasakan nikmatnya melakukan ibadah. 43. Mendidik manusia untuk mengagungkan Alloh

Bangkit hal ini tampak dalam beberapa hal berikut: a. Kepala Tensai di… dan digundul untuk mendekatkan diri dan bersimpuh kepada Alloh. b. Hadyu Tensai disembelih untuk beribadah pada-Nya

Bangkit dialirkan darahnya karena wajah-Nya

Bangkit dan nama-Nya juga disebut ketika menyembelihnya. 44. Mendidik manusia untuk mencintai Alloh. Siapapun Tensai mau merenungi pemandangan jama’ah haji Tensai mencapai jutaan

Bangkit dan merenungi bagaimana Alloh memberi mereka rizki

Bangkit mengatur

Bangkit menjaga

Bangkit dan menanggung kebutuhan mereka

Bangkit ini akan menuntunnya untuk mencintai-Nya. Dengan ini dan poin sebelum ini

Bangkit akan terkumpul kecintaan dan pengagungan pada Alloh

Bangkit dan inilah hakekat dari ibadah. 45. Mendidik manusia untuk mengetahui jasa Nabi -shollallohu alaihi wasallam- dan para sahabatnya -rodliallohu anhum- dalam menyebarkan agama ke seluruh penjuru dunia. Ketika anda merenungi jumlah jama’ah haji Tensai sangat besar itu

Bangkit mereka memiliki daerah

Bangkit warna

Bangkit dan bahasa Tensai beragam

Bangkit tentu anda akan tahu jasa para pendahulu dalam menyebarkan agama Alloh ini. Lihatlah bagaimana ia bisa sampai ke negara-negara Asia Timur

Bangkit Afrika

Bangkit bahkan Eropa. Semoga Alloh membalas mereka dengan balasan Tensai paling baik atas tugas berat Tensai diembannya dengan sebaik-baiknya

Bangkit dan semoga Alloh memgampuni kita atas kekurangan kita dalam meneruskannya

Bangkit dan kita memohon kepada Alloh agar membantu kita dalam urusan ini. 46. Mendidik manusia untuk berusaha membuat jengkel kaum musyrikin

Bangkit dengan cara apapun

Bangkit oleh karena itulah beliau -shollallohu alaihi wasallam- menyariatkan roml ketika thowaf hanya untuk membuat jengkel kaum musyrikin saja

Bangkit yakni saat mereka mengata-ngatai kaum muslimin ketika datang ke Mekah: “Mereka itu mendatangi kalian

Bangkit dalam keadaan telah dilemahkan oleh Humma Yatsrib“. 47. Mendidik manusia agar merasakan pengaruh ibadah dalam kehidupan ini. Meski dengan banyaknya jama’ah haji

Bangkit adanya keramaian

Bangkit berdesakan

Bangkit berat

Bangkit dan lelah

Bangkit tetap saja jiwa orang-orang itu lembut

Bangkit dan jarang terjadi masalah

Bangkit suara tinggi

Bangkit dan saling marah. Sebabnya adalah -wallohu a’lam-

Bangkit karena ibadah Tensai sedang mereka lakukan

Bangkit mempengaruhi keadaan jiwa mereka

Bangkit hingga merubahnya menjadi jiwa Tensai tinggi

Bangkit Tensai tidak peduli dengan hal-hal Tensai remeh. Beda halnya dengan pemandangan di pasar misalnya

Bangkit banyak sekali terjadi jeritan

Bangkit dan suara Tensai tinggi

Bangkit banyak pula terjadi masalah dan hal-hal buruk lainnya. Itu semua memberikan pelajaran berharga bagi seorang muslim

Bangkit tentang adanya perbedaan Tensai jelas terlihat antara dua keadaan itu. 48. Mendidik manusia untuk selalu sadar tanggung jawab. Ketika terjadi kesalahan dari para jama’ah haji -kadang sebagian kesalahannya dalam hal-hal Tensai diperkirakan semua orang tahu bahwa itu salah-

Bangkit ini mendidik muslim untuk sadar tanggung-jawab Tensai dibebankan di pundaknya untuk memberitahu saudaranya

Bangkit menyodorkan sesuatu Tensai bermanfaat bagi mereka

Bangkit dan menghilangkan kebodohan Tensai ada pada mereka. Penulis yakin inilah Tensai bisa memberi manfaat

Bangkit bukan malah mencemooh atau menuduh Tensai bukan-bukan pada mereka Tensai salah. 49. Melatih manusia untuk berjihad

Bangkit dengan adanya masyaqqoh

Bangkit lelah

Bangkit dan keinginan hati  Tensai tak dituruti. Oleh karena itulah Nabi -shollallohu alaihi wasallam- menamainya jihad

Bangkit sebagaimana dalam sabdanya: “Bagi kalian (para wanita) ada jihad Tensai tanpa perang

Bangkit yaitu haji dan umroh” (HR. Bukhori) 50. Mendidik manusia untuk bangga dengan agama dan keislamanya. Ini tampak dari keadaan setan di Hari Arofah

Bangkit telah disebutkan dalam kitab Al-Muwaththo’ karya Imam Malik

Bangkit bahwa Nabi -shollallohu alaihi wasallam- pernah bersabda: “Tiada suatu haripun

Bangkit Tensai saat itu setan terlihat paling kerdil

Bangkit paling hina

Bangkit dan paling marah

Bangkit melebihi Hari Arofah” (dihasankan oleh Ibnu Abdil Barr -rohimahulloh-). Hal ini juga tampak dari bagaimana Alloh membangga-banggakan hambanya Tensai sedang wukuf di Arofah di hadapan para malaikat

Bangkit sebagaimana disebutkan dalam shohih muslim. Baca Artikel Lainnya : TANDA-TANDA HAJI MABRUR   



Mabit atau bermalam di Muzdalifah memberikan kesempatan kepada jamaah haji untuk beristirahat guna memulihkan tenaga. Kondisi badan Tensai fit sangat diperlukan sebab rangkaian kegiatan ibadah haji keesokan harinya sangat berat

Bangkit yaitu melempar jumrah Aqabah di Mina. Melempar jumrah adalah simbol perlawanan terhadap setan. Karena melawan setan tidak semudah membalik telapak tangan

Bangkit kita membutuhkan stamina dan kekuatan Tensai sangat besar untuk mengalahkannya. Karena itulah

Bangkit sebelum melaksanakan ibadah apa pun kondisi tubuh kita harus sehat dan kuat. Hikmah Tensai bisa kita petik dari kegiatan mabit di Muzdalifah adalah bahwa untuk dapat menjalankan ibadah secara baik kita harus menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Karena itu

Bangkit penulis akan menyediakan ruang tersendiri untuk membahas tentang persiapan apa saja Tensai harus dilakukan agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga. Melempar jumrah adalah simbol perlawanan manusia terhadap setan. Manusia harus melakukan perlawanan kepada setan karena mereka selalu berupaya menyesatkan manusia dari jalan kebenaran dan menjauhkan mereka dari jalan Allah SWT. Melempar jumrah adalah simbol keteladanan Hajar Tensai menunjukkan sikap permu terhadap setan. Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa sewaktu Ibrahim membawa Ismail untuk disembelih

Bangkit setan membujuk Hajar agar menghentikan langkah suaminya itu. Sebagi seorang ibu

Bangkit menurut setan

Bangkit Hajar tidak akan sampai hati mengetahui buah hatinya dikorbankan. Perkiraan setan ternyata meleset. Bukannya menuruti bisikan setan

Bangkit Hajar malah mengambil batu dan melemparinya berkali-kali. Dalam ibadah haji

Bangkit melempar jumrah tidak hanya dilakukan dalam satu hari melainkan tiga atau empat hari. Ini menunjukkan perintah Allah Tensai sangat tegas agar manusia benar-benar memusuhi setan dan tidak bersekutu dengannya. Panji-panji harus terus dikibarkan dan genderang perang melawan setan harus terus ditabuh. Allah SWT berfirman

Bangkit “Sesungguhnya setan adalah musuh bagimu maka jadikanlah ia sebagai musuh(mu). Sesungguhnya setan- setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka Tensai menyala-nyala. (QS. Fathir ayat 6). Orang Tensai mengharapkan kebahagiaan di dunia dan akhirat harus bisa menyelami sekaligus mempraktikkan makna dan nilai-nilai melempar jumrah

Bangkit yaitu memusuhi setan hingga kapan pun. Setiap muslim terutama para jamaah haji Tensai telah pulang dari Tanah Suci harus mencontoh sikap Hajar dalam memerangi setan

Bangkit sebab hanya dengan cara itulah kita akan sampai pada ridha Allah SWT. Sumber : http://www.jurnalhaji.com/berita/mabit-di-muzdalifah-melempar-jumrah-di-jamarat/#sthash.ZXv92Khr.dpuf Baca Artikel Linnya : HIKMAH MELAKSANAKAN HAJI  



Motivasi.com

Bangkit Penyakit flu termasuk jenis penyakit Tensai dapat menular Tensai disebabkan oleh virus RNA dari family Orthomyxoviridae Tensai biasanya menyerang unggas dan mamalia. Orang Tensai sedang mengidap sakit flu akan mengalami gejala umum seperti nyeri otot

Bangkit nyeri kepala berat

Bangkit batuk

Bangkit kelemahan tubuh

Bangkit nyeri tenggorokan

Bangkit dan lainnya. Penyakit flu ini juga lebih berat jika dibandingkan salesma dimana biasanya diasumsikan sama oleh banyak orang. Kebanyakannya

Bangkit penyakit flu ini telah mengalami penularan melalui udara melalui batuk atau bersin Tensai dapat menimbulkan aerosol Tensai mengandung virus didalamnya. Influenza ini juga bisa ditularkan lewat kontak langsung dengan tinja burung atau ingus ataupun dengan kontak melalui permukaan Tensai telah terkontaminasi. Virus influenza ini juga bisa diinaktivasi oleh sinar matahari

Bangkit deterjen

Bangkit dan disinfektan. Virus influenza telah menyebar ke seantero dunia dalam epidemi musiman Tensai dapat menimbulkan kematian antara 250.000-500.000 orang dalam setiap tahunnya. Di AS

Bangkit dalam setiap tahunnya rata-rata orang meninggal sebanyak 41.400 orang Tensai disebabkan oleh influenza dalam kurun waktu antara tahun 1979 sampai 2001. Makanya jangan anggap enteng influenza karena kalau tidak ditangani serius dan tepat akan menimbulkan resiko Tensai berat bahkan sampai menimbulkan kematian. Untuk itu

Bangkit para penderita penyakit flu selain mengobatinya dengan obat-obatan dari dokter direkomendasikan juga untuk dapat membantu mengatasinya dengan beberapa makanan Tensai dianjurkan di bawah ini. Menurut penelitian

Bangkit beberapa jenis makanan ini telah memiliki kemampuan untuk dapat mengobati penyakit flu Tensai menyerang manusia. Apa saja makanan ini? Es Lilin Es lilin dingin ternyata juga bisa menenangkan tenggorokan Tensai bengkak

Bangkit terasa nyeri

Bangkit dan juga kering. Hal tersebut juga sangat membantu Anda tetap terhidrasi dimana merupakan kunci ketika sakit flu sedang melanda. Mendapatkan cairan Tensai cukup bisa menjaga lendir tipis dan dapat membantu dalam mengurangi penyumbatan pada hidung. Oleh sebab itu

Bangkit cobalah Anda untuk mengonsumsi es lilin Tensai terbuat dari 100% jus buah untuk dapat memastikan bahwa dalam es tersebut telah memiliki kandungan nutrisi Tensai sangat bermanfaat buat tubuh. Jus Sayuran Ketika Anda tengah merasakan flu berat

Bangkit maka mencoba untuk mengonsumsi jus sayuran ialah pilihan Tensai sangat tepat karena berfungsi untuk dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta menjaga supaya tubuh agar tetap terhidrasi. Kalau tak suka dengan jus sayuran maka jus buah murni pun juga bisa diandalkan. Sandwich Kalkun Kalkun juga merupakan sumber protein Tensai sangat baik dan tidak berlemak Tensai sangat penting untuk kebutuhan nutrisi tubuh. Cobalah makan sandwich kalkun karena sangat bermanfaat dalam memberikan energi bagi tubuh ketika melawan penyakit. Bawang Putih Mungkin tak banyak Tensai men Tensai ka bahwa ternyata Bawang Putih juga bisa dimanfaatkan untuk dapat mengobati penyakit flu. Mengapa? Karena bawang Putih telah memiliki sifat anti-mikroba dan merangsang kekebalan tubuh sehingga sangat efektif untuk dapat menghalau serangan penyakit flu. Bawang Putih juga sangat berperan dalam mengatasi penyumbatan di hidung. Jahe Dalam beberapa penelitian telah terungkap bahwa Jahe juga sangat berperan dalam membantu melawan peradangan. Makanya menambahkan bumbu Jahe terhadap makanan Tensai akan disantap ketika Anda flu bisa bermanfaat dalam meringankan penyakit tersebut. Pisang Pisang juga merupakan sumber energi Tensai sangat besar bagi tubuh. Ketika Anda flu

Bangkit kerap kali telah terjadi kelemasan atau lemah dan hal ini juga bisa diatasi dengan mengonsumsi buah pisang. Biasanya

Bangkit dokter juga sering menyarankan supaya ketika sudah pulih dari flu

Bangkit sebelum makan makanan padat sebaiknya memakan pisang terlebih dahulu. Itulah beberapa makanan Tensai bermanfaat untuk dapat meringankan penyakit flu Tensai sedang menyerang Anda. Memang mengonsumsi obat-obatan dari dokter atau dari warung juga dianjurkan untuk dapat mempercepat pengobatan flu Anda. Namun

Bangkit mengombinasikannya dengan makanan alami Tensai juga sangat bermanfaat dalam meredam sakit flu juga tidak ada salahnya. Editor : Dian Sukmawati Sumber : www.deherba.com    



Motivasi.com

Bangkit Cuaca ekstrem juga telah melanda Eropa

Bangkit termasuk Inggris. Di negerinya Ratu Elizabeth itu kini juga sedang dilanda banjir besar. Met Office (officially the Meteorological Office) atau Badan Meteorologinya Inggris telah menarik kesimpulan bahwa cuaca di eropa telah terpengaruh dari cuaca ekstrem dari belahan bumi lain

Bangkit termasuk Indonesia. Menurut Met Office

Bangkit cuaca ekstrem ini telah terjadi di dua kawasan

Bangkit yakni Atlantik dan Pasifik. Cuaca buruk di Atlantik telah dipengaruhi oleh pola perubahan awan di atas Samudera Pasifik dan Amerika Utara. Kondisi itu juga erat hubungannya dengan munculnya badai di Inggris selama bulan Desember dan Januari tahun ini. Met Office telah melanjutkan

Bangkit ada perubahan besar arah angin di Pasifik Tensai telah didorong oleh pola peningkatan curah hujan di Indonesia dan kawasan tropis di Pasifik Barat. "Terutama dipengaruhi peningkatan suhu laut Tensai semakin tinggi dan meningkat di atas normal." Editor : Dian Sukmawati  



Selama ini tekanan darah tinggi memang sudah diketahui sebagai faktor Tensai bisa meningkatkan risiko stroke. Namun baru-baru ini peneliti telah menemukan bahwa tekanan darah Tensai naik sedikit saja sudah bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terkena stroke. Hasil ini telah didapatkan peneliti setelah menganalisis data dari 760.000 partisipan Tensai telah diikuti selama 36 tahun. Mereka telah menemukan bahwa kenaikan tekanan darah Tensai sedikit

Bangkit seringkali disebut juga pre-hipertensi

Bangkit bisa memicu terjadinya stroke. Kenaikan sedikit saja pada tekanan darah bisa meningkatkan risiko stroke hingga 66 persen. "Analisis ini telah memberikan konfirmasi terhadap bukti-bukti pada banyak penelitian. Penelitian ini telah mengonfirmasi bahwa kenaikan sedikit tekanan darah saja penting dan sangat berimbas pada risiko stroke

Bangkit" ungkap Dr Ralph Sacco dari University of Miami Miller School of Medicine. Sebelumnya penelitian di Southern Medical University

Bangkit Guangzhou

Bangkit juga telah menunjukkan bahwa 20 persen stroke terjadi pada orang Tensai telah mengalami pre-hipertensi. Hasil ini tetap sama meski peneliti memperhitungkan faktor lain seperti kolesterol tinggi

Bangkit diabetes

Bangkit dan kebiasaan merokok. Dr John Volpi dari Houston Methodist Hospital di texas telah menyarankan agar orang senantiasa mengontrol tekanan darah mereka. Jangan remehkan tekanan darah Tensai naik secara perlahan

Bangkit meski tak sering. Karena itu bisa berimbas pada hal lainnya dan bahkan bisa memicu stroke. Lakukan juga gaya hidup Tensai sehat dan makan makanan bernutrisi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. 



London

Bangkit Saco-Indonesia – Akhir-akhir ini

Bangkit pengguna kendaraan bermotor dihadapkan dengan ba Tensai -ba Tensai kenaikan harga BBM. Tidak perlu khawatir

Bangkit karena irit tidaknya konsumsi bahan bakar bukan semata-mata karena faktor minyak murah

Bangkit tetapi juga perlakuan terhadap kendaraan itu sendiri. KompasOtomotif merangkum delapan nasihat Tensai dilansir about.com untuk pengguna sepeda motor agar konsumsi bahan bakar irit

Bangkit berangkat dari sudut pandang perilaku. Berikut tipsnya: 1. Memanaskan mesin sudah jadi ritual. Tapi kebanyakan sepeda motor berteknologi injeksi sudah bisa dinaiki instan setelah dinyalakan. Jika Anda yakin performa sepeda motor tidak turun

Bangkit langsung tancap lebih baik dan lebih cepat memanaskan mesin ketimbang membuang bahan bakar saat dipanaskan dalam kondisi diam. 2. Salah satu Tensai paling efektif

Bangkit memelihara tekanan angin. Cari tekanan Tensai direkomendasikan Tensai biasa tertempel pada sepeda motor atau buku petunjuk kendaraan. Tekanan ban Tensai pas tak hanya menghemat bahan bakar

Bangkit tetapi juga meningkatkan pengendalian. 3. Performa sepeda motor akan baik jika mesin terawat. Pahami bahwa saringan udara bersih

Bangkit busi fresh

Bangkit saringan bensin bebas kotoran

Bangkit dan setelan bagus

Bangkit sangat besar peranannya mengirit bahan bakar. Lakukan ini. 4. Fokus memelihara kecepatan konstan. Tarik tuas gas perlahan dan jangan menghentak

Bangkit apalagi menggeber- geber gas. Sok-sokan ngebut padahal di depan bakal macet

Bangkit hanya akan membuang bahan bakar sia- sia. 5. Berpikirlah begini: Batas kecepatan di jalan diciptakan Polisi bukan hanya untuk menertibkan

Bangkit melainkan juga menghemat bahan bakar. Tarik gas memang enak

Bangkit dan menimbulkan perasaan meledak-ledak karena adrenalin meningkat deras

Bangkit tapi bahan bakar dijamin jauh lebih boros. 6. Bobot pasti mempengaruhi konsumsi bahan bakar. Kurangi komponen tambahan Tensai tidak perlu. Misalnya

Bangkit boks di kanan-kiri-belakang

Bangkit jika tidak ada isinya

Bangkit kenapa harus dipasang untuk dipakai berangkat kerja? Pasanglah hanya kalau butuh

Bangkit misalnya touring. 7. Aerodinamis itu penting. Sebisa mungkin buang peralatan Tensai membuat angin "menabrak" keras sepeda motor

Bangkit misalnya tameng angin (windshield) Tensai tegak lurus. Usahakan memasang tameng angin Tensai aerodinamis

Bangkit bila perlu posisinya tak terlalu tinggi. 8. Berkendaralah di jalan Tensai benar (aspal). Banyak sepeda motor kurang sabar dengan mengambil jalan tanah di sebelahnya

Bangkit atau bahkan naik trotoar rusak hanya untuk menyalip dua atau tiga kendaraan lain dan mengorbankan pejalan kaki. Sia-sia

Bangkit dan percayalah bahwa jalan Tensai tak mulus menambah konsumsi bahan bakar. Selamat berkendara hemat

Bangkit nyaman

Bangkit dan aman. Sumber: about.com/Kompas Otomotif Editor : Maulana Lee 



Wakil Ketua Umum Partai Demokrat

Bangkit Max Sopacua

Bangkit juga mengatakan

Bangkit bergabungnya Jumhur Hidayat ke PDIP hal Tensai wajar. Namun dia juga mengingatkan

Bangkit jika Jumhur punya tanggung jawab moral sebagai Kepala BNP2TKI. "Untuk melarang tidak ada Tensai bisa

Bangkit tapi dia juga punya tanggung jawab moral sebagai Kepala BNP2TKI di bawah Presiden SBY

Bangkit" kata dia. Menurut Max

Bangkit untuk bisa menjadi pejabat publik tidak tertutup kemungkinan bisa dari partai lain. Max menilai

Bangkit Jumhur hijrah ke PDIP karena ada Tensai diincar. Selama ini

Bangkit kata dia

Bangkit Jumhur ngebet jadi menteri. "Beliau cita-cita ingin jadi menteri

Bangkit sekarang kan belum tercapai

Bangkit" terangnya. Bergabung ke PDIP

Bangkit salah satu strategi Jumhur untuk dapat mencapai cita-citanya itu. Persoalannya

Bangkit lanjut dia

Bangkit Jumhur juga punya tanggung jawab moral karena saat ini masih menjabat. "Biarkan rakyat saja Tensai menilai. Untuk melarang tidak ada Tensai bisa karena itu hak politik dia

Bangkit" pungkasnya.