Buku ensiklopedia sains islami kamil pustaka asli

Istana Pikiran



Telah banyak bermunculan teknik-teknik mengingat dan memperkuat memori manusia. Dari sekian banyak teknik tersebut adalah Istana Pikiran/Memory Palace/ Mind Palace, terutama bagi para penggemar detektif pasti mengenal teknik ini. Dimana seorang tokoh detektif yang memiliki memory super ,banyak menggunakan teknik ini. Sherlock Holmes, Patrick Jane ‘The mentalist’, Dr. Spencer ‘CBS Criminal Mind’ adalah beberapa tokoh fiksi yang menggunakan teknik ini untuk mengingat.

Lantas apakah teknik ini nyata dan bisa digunakan ?
Tentu saja ini nyata, karena ini adalah teknik mnemonik kuno dari roma. Anda bisa mengguglingnya dengan keyword ‘The Method of Loci’ . kenapa kok loci ? ya karena istana pikiran hanya nama lain dari metode ini. Pada prinsipnya sama.
Ok sekarang kita dengarkan pengertian meory palace ini dari patrick jane :

You build a memory palace … It’s perfect for recalling a large body of information. All you need is a physical location that you know well. And you break it down in your mind into smaller pieces and link each one to a package of the information … When you want to remember the details, you close your eyes and, in your mind, you walk around your very own memory palace.

Artinya apaan ? ..

artikan sendiri lah, kan ada tuh gugel translate, hehe
Ok tenang-tenang saya simpulkan saja dari pernyataan jane diatas,
Anda bangun sebuah istana pikiran untuk menyimpan berbagai informasi, yang anda butuhkan adalah sebuah lokasi nyata yang sudah anda hapal betul lokasi tersebut. Kemudian dari lokasi-lokasi tersebut anda pecah menjadi bagian yang kecil-kecil dan anda asosiasikan (hubungkan) bagian-bagian tersebut ke paket informasi yang akan anda simpan. Nah, ketika anda ingin mengingatnya kembali, tutup mata anda dan, di dalam pikiran anda, berjalanlah menuju tempat anda menyimpan informasi tersebut.
Ya cuma sesimpel itu tekniknya, begitu mudah kan ?
Baik untuk selanjutnya akan saya jelaskan secara rinci tentang bagaimana memanfaatkan teknik ini dengan lebih detail lagi.

I consider that a man’s brain originally is like a little empty attic, and you have to stock it with such furniture as you choose. A fool takes in all the lumber of every sort that he comes across, so that the knowledge which might be useful to him gets crowded out, or at best is jumbled up with a lot of other things, so that he has a difficulty in laying his hands upon it.” –Sherlock Holmes in A Study in Scarlet.

BANGUN ISTANA ANDA SENDIRI
Keseluruhan sistem memory Palace berdasarkan pada fakta yang menyatakan bahwa kita sangat mudah menghafal lokasi satu bangunan/tempat dan juga rute-rute perjalanan. Jadi memory Palace pada dasarnya suat lokasi fisik/nyata yang sangat anda hafal seperti rumah, tempat kerja, kampus, rute jalan ke tempat kerja, dan tentunya setiap tempat yang bisa anda hapal detail lokasinya tanpa perlu bersusah payah untuk mengngatnya. Jadi syarat pertama anda harus memilih satu tempat yang yang memenuhi kriteria diatas, anda bebas menentukan istana pikiran anda sendiri. Pilih satu dan kemudian petakan setiap detailnya dalam pikiran anda. Visualisasikan dengan sangat jelas, kelilingi tempat tersebut dipikiran anda. Dan sudah tercipta satu memory Palace anda.

MERUTEKAN ISTANA ANDA
Langkah selanjutnya menelusuri rute yang telah anda buat dengan sangat jelas dan teliti, perhatikan setiap benda yang ada di bagian-bagian tempat yang anda lewati. Contohnya anda memilih rumah waktu anda masih kecil, anda bisa memulai perjalanan mental anda dari pintu gerbang di sana anda mungkin melihat bunga-bunga di pekarangan. Kemudian anda membuka pintu depan rumah, dan mendapati ruang tamu yang di sana ada meja dan kursi dan seterusnya anda mengitari seluruh ruangan rumah sampai anda kembali ke titik awal anda mulai tadi.
Setiap benda yang anda perhatikan, disebut sebagai “ Memory peg ” atau istilahnya sebagai penanda, yang nantinya dapat anda isi dengan informasi yang akan anda simpan. Contohnya bunga yang anda lihat dipekarangan itu adalah satu memory peg. Nah, untuk awal anda sebaiknya hanya menanam satu peg memory per ruangan, ini untuk memudahkan latihan. Jika anda sudah terbiasa nanti, bisa membuat beberapa peg dalam satu ruangan.

MENGGUNAKAN PEG MEMORI ANDA
Nah, sekarang kita sudah bisa memanfaatkan peg-peg yang sudah kita buat tadi. Caranya adalah memasukkan atau menghubungkan informasi yang ingin kita simpan/ ingat dengan peg tersebut. Contohnya kita ingin mengingat agenda belanja Minggu depan. Katakanlah anda memiliki sepuluh daftar belanja yang harus anda hafal, maka anda harus memiliki sepuluh buah peg dalam satu rumah tadi. Dan ingat dalam menggabungkan dua objek ( Peg dan Informasi) tersebut, anda harus membuatnya seaneh mungkin dan bergerak.
Karena di bagian awal tadi kita sudah membuat dua buah peg, yaitu bunga dan meja kursi, maka saya akan berikan contoh 2 buah informasi yang akan kita simpan kedalam peg tadi. Katakanlah susu dan roti.
Bayangkan diri anda datang dari arah gerbang, kemudian melihat bunga yang disiram dengan susu putih. Kemudian anda masuk keuangan tamu disana anda melihat ada tamu yang kesulitan duduk karena meja dan kursinya terbuat dari roti yang sangat empuk. Dan seterusnya … ingat seaneh mungkin dan harus bergerak dalam bayangan kita. Dan tanamkan dalam pikiran anda animasi tadi yang sudah anda perankan.
Tentu saja anda bisa menyesuaikan sendiri dengan istana pikiran yang telah anda buat.

Baik sekarang bagaimana cara merecall-nya (mengingatnya) ?
Nah ketika anda sudah berada di depan toko mau belanja, anda tidak usah khawatir karena deretan daftar belanja sudah tertanam erat di istana pikiran anda. Anda hanya tinggal mengulangi perjalanan mental anda. Dan rasakan betapa mudahnya mengingat beberapa hal tanpa anda bersusah payah untuk mengingatnya.
Baik karena ini masih tentang istana pikiran tingkat dasar, selamat berangan-senang dengan istana pikiran anda.