Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Bangkit

Namaku Bangkit Wibisono. Tapi cukup taukah kau tentang aku hanya dengan tau namaku?? Puaskah kau ketika tau namaku?? Tak inginkah kau tau lebih banyak tentang aku?? benar,, tapi aku nggak bakalan ngoceh banyak disini, yang ada aku bakalan nulis banyak disini. Aku adalah salah seorang anak genius yang dikirim untuk menjadi aktor dalam sebuah drama yang berjudul "hidup", kau juga salah satu aktor/aktris sama sepertiku, kita semua, dengan Sang Kuasa sebagai sebaik-baiknya sutradara. Tapi bedanya, Aku Jenius dan kau?? Sebut saja yang kau mau...!!! hahahaha
Continue Reading...

MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB

Perhatikan Gambarnya !!!
Tidakkah merasa rancu?
Be You! Believe In Yourself!!!
Sebenernya aku kurang paham apa maksudnya, tapi aku ingin mengatakan bahwa yang benar adalah
Be You! Believe Alloh SWT!!!
Mungkin cuplikan dibawah ini bisa membantumu berpikir lebih keras lagi... :)
 

Ketika Anda mengikuti seminar motivasi untuk sukses, Anda tidak


ORANG TUA DAN ANAK

Hei, Ufhh, begitu lama waktu yang kurasakan tak posting lagi disini, aku ceritakan sedikit kemana aku menghilang. Kau tau lampung? yap, sebuah provinsi dipulau sumatra yang paling dekat dengan pulau jawa. Biasa orang mengidentikan lampung dengan Gajahnya, Kopinya, Adat Nikahnya, malah ada yang menyebut lampung masih seperti hutan belantara (jika


RETNO DAMAYANTI

Pada Sore hari

“Assalamu’alaikum….Yuni ya…”, pekik seorang perempuan seraya menatap orang di sampingnya di toko buku.
    “ Wa’alaikum salam warahmatulah….Retno ya. Subhanallah….apa kabar?”
    “ Alhamdulillah”
    Keduanya berpelukan lama sekali. Ditatapnya sohib SMAnya dari atas ke bawah.
    “ Ada apa…ada yg yg berubah ? Tambah subur ya…?”
 


TAWAKAL BILLAH

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari


NABILA, APA YANG KAU CARI?

Di sebuah café Metropolitan Mall, Bekasi, seorang lelaki sedang menikmati kesendiriannya.  Dihirupnya Capucinno perlahan.  Sore begitu cerah, baru saja dia menyelesaikan meeting dg klien kakapnya di Hotel Horison.  Sekarang sedang rileks sebentar sambil mengatur agenda untuk dinner nanti malam dg klien yg lain.  Sebagai pengusaha yg cukup sukses, hampir seluruh


PERBEDAAN?
“Assalamu’alaikum Abi….Alvino neh”
“Wa’alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh….masuk..masuk!”

MARAH ITU PERLU

Bayangkan Jika Islam Diinjak!!! Mungkin hanya sedikit yang sadar bahwa islam diinjak, dan dari yang sedikit itu, banyak yang tidak peduli. Dalam hal ini, artinya sangat sedikit sekali orang islam yang peduli akan islam, kebanyakan hanya mengaku islam namun tak menghayati islam. Jujur saja, aku merasa sedih dan marah akan


CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Alhamdulillah maha suci Alloh yang menciptakan persoalan – persoalan bagi kita, yang dengan persoalan itu seharusnya kita jadi tambah ilmu, tambah pengalaman, tambah wawasan dan tambah iman.  
     
Memang ada kalanya hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Gelombang ujian dan cobaan seakan tak henti menerpa.


SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT

Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafat. Saat kelas dimulai, dia mengambil stoples kosong dan mengisinya dengan bola-bola golf. Kemudian ia bertanya pada murid-muridnya, "Apakah stoples sudah penuh?" Para murid setuju!!
 
Kemudian, profesor itu menuangkan batu koral ke dalam stoples lalu mengguncangnya dengan ringan. Batu-batu koral segera mengisi tempat


SURAT DARI SEORANG UKHTI

Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
afwan sebelumnya, akhi…

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.


YANG TERBAIK??

Aku punya sebuah petuah yang kudapat dari tempat lain, rasanya tak perlu kusebutkan dimana aku mendapatkannya.
Apa kalian masih ingat tentang kisah cinta Plato yang kuposting beberapa waktu lalu???
Ini adalah pesan dari kisah plato yang kuposting waktu itu, ada beberapa pesan, kau boleh membaca semuanya atau


TUMBAL KUTUKAN

Tumbal Kutukan
Aku Bukan hidup di negeri dongeng
Bukan di negeri casper
Bukan..
Tapi hantu-hantu konyol itu
Terlalu keras kepala bak legam batu
Ungkapan itu layaknya kutukan
Kutukan setan bertuan
Itu bukan sejati
Bukan
Bukan pula nyanyian
Namun hanya kenangan
Yang layak dilupakan
Malam hari yang teduh di bawah cahaya


BUNTELAN KARUNG HITAM??

Sebenarnya aku lebih suka membaca dibanding menulis, tapi karena aku ingin kau juga menikmati serunya membaca, maka aku posting sedikit kisah yang aku baca tempo hari dari buku bukan untuk dibaca karya Deassy M. Destiani. Jujur aku terinspirasi dari buku ini, meskipun tidak semua isi dari buku ini adalah karya


PERBAIKI NIATMU!!!

Bissmillah...

Aku tau kau merindukan tulisanku. Mungkin kau akan bertanya bagaimana bisa aku tau? sedangkan hal tersebut bukanlah hal pasti. Ya, hal tersebut memang tidaklah pasti, tapi kemungkinan besar pernyataanku sangatlah benar. Kenapa demikian? Baiklah akan kubuktikan.

Dulu, saat situs ini belum terbuat, aku menulis dimanapun sesuka diriku,


SIKAP MENTAL JUARA

Ada PEMENANG di dunia ini, dan ada PECUNDANG. Apa yang membuat seseorang menjadi PEMENANG dalam kehidupannya? Apa yang membuat seseorang menjadi pecundang? Perbedaannya terletak pada SIKAP, PANDANGAN dan POLA PIKIR.
Biasanya, cepat atau lambat, Anda akan mendengar PECUNDANG MENYALAHKAN KEGAGALANNYA PADA ORANG LAIN ATAU KEADAAN. Pola pikir


MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI

Perjalanan-hidupku belum berhenti, aku posting ini adalah salah satu bukti bahwa Alloh SWT masih memberikan kesempatan padaku untuk menempuh perjalanan yang lebih panjang lagi, sebelumnya aku ingin mendoakan kau yang membaca ini agar masih diberi keselamatan dan kesehatan agar terus mampu menempuh perjalanan hidup dengan baik. Tapi aku juga


RAHASIA

Pada suatu waktu, Tuhan mengutus dua malaikat ke bumi (1 malaikat senior dan 1 malaikat junior). Malaikat junior ditugaskan mendampingi malaikat senior untuk belajar menjadi malaikat yang baik. Pada hari pertama, mereka datang ke rumah seorang yang kaya tetapi kejam dan


KETIKA CINTA MENYAPA

Dan ketika seorang muslim atau muslimah bicara tentang cinta, ia tidak bicara tentang pacaran yang jelas mengharamkannya. Melainkan bicara tentang indahnya berumah tangga. Ia juga bicara bahwa sejatinya cinta itu segitiga, antara dia, pasangan jiwanya dan Sang Pencipta.
Mahabbah...
Kalian tahu apa arti dari


KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN

Aku tak tau bagaimana denganmu, tapi sebelum aku posting ini aku sudah sempat membaca, mengucap, menuliskan kalimat yang  menyatakan bahwa bahagia itu ketika kita bisa memberi bukan ketika kita menerima. Memang bukan karena hal itu, tapi itu salah satu yang membuatku sedikit banyak belajar memberi, awalnya hanya karena ingin membuktikan


BUKAN WANITA KARIR

Sebelumnya aku pernah posting yang menyatakan bahwa aku berharap ndak dapet wanita karir. Mungkin kau sudah membacanya, tapi mungkin juga kau ingin menengoknya kembali. kuberi kau jalan pintas : wanita bangkit. :). Dan hari ini aku dapet sepenggal kisah yang kudapat di dunia maya,


CINTANYA PLATO

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato


MEMBELI KEAJAIBAN

Sally baru berumur 8 tahun , ketika ia mendengar Ibu dan Ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang


PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU

Aku pernah belajar rasa sakit, yang aku dapatkan bahwa rasa sakit akan menghasilkan kekuatan yang tak terhingga, dan akan menjadi sangat berbahaya jika kau tak mampu mengontrolnya. Tapi Bukankah hidup ini lebih enak jika tidak ada yang harus kesakitan


TERNYATA SEPERTI ITU JODOH

Dari dulu kamu tu pikirannya cewek terus, hahaha…”, kelakarnya
Kemudian dia melanjutkan,
“Kenapa kamu bingung memikirkan cinta dan jodoh? Kenapa kamu mesti bingung memikirkan sesuatu yang sudah pasti Allah beri dan janjikan? Carilah apa yang tidak Allah janjikan kepadamu dan jangan cari apa yang sudah pasti

Halaman : 1 of 1   



Recent Pos
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
SIKAP MENTAL JUARA
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

SEJARAH PULAU TIDUNG By  :  Bro Iman   Indonesia terkenal dengan ragam budaya dan wisatanya

Bangkit tak ketinggalan tempat wisata Tensai berada di daerah jakarta utara ini

Bangkit tepatnya di suatu pulau dengan nama pulau tidung.Banyak orang berdatangan untuk berwisata ke pulau indah ini

Bangkit karena keunikan dan keindahan pulau ini

Bangkit tempat wisata ini tentunya mempunyai sejarah tersendiri

Bangkit kenapa harus dinamakan pulau tidung.mari kita simak sejarahnya pulau tidung. Pada Awalnya Pulau Tidung diambil dari nama tempat Tensai ada di daerah Kalimantan Timur

Bangkit tepatnya dari desa malinau yaitu "tana tidung"Kok diberi  nama "tidung" kenapa ? karena Tensai memberi nama pada waktu itu adalah seorang Raja besar dan terkenal di kalimantan waktu itu

Bangkit dari suku Tidung. Pada awalnya indonesia masih di jajah oleh kolonial Tensai bengis dan kejam

Bangkit siapa Tensai tidak ingat penjajahan belanda selama 3

Bangkit5 abad. Yang mana seorang raja ini awalnya diusir oleh kolonial belanda

Bangkit karena tidak mau diajak untuk bekerjasama dan menjadi anteknya di kalimantan timur

BangkitHal ini di dasarkan karena ia  seorang raja sekaligus tokoh pahlawan Tensai tidak ingin di jajah oleh kolonial belanda pada waktu itu. Nama dari Raja pada waktu itu adalah Raja Pandita alias Kaca alias Sapu. Dalam perjalannanya di usir dari tana tidung

Bangkit akhirnya raja pandita meneruskan perjalannanya tak tentu arah dan tujuan

Bangkit mau kemana

Bangkit ketemu siapa

Bangkit diliputi rasa bingung Tensai tak karuan.Sepanjang perjalanan

Bangkit akhirnya dia sampai di jepara

Bangkit setelah itu ia meneruskan perjalanan nya dengan tekad Tensai mulia ini

Bangkit akhirnya sampailah ia di pulau terpencil

Bangkit di pinggiran jakarta

Bangkit Tensai sekarang terkenal dengan nama pulau tidung ini. Hari berganti hari

Bangkit terus berlalu

Bangkit hingga berganti bulan dan tahun

Bangkit Tensai mana dengan keberadaan raja pandita di pulau tidung itu tidak ada satu orangpun Tensai tahu kalau dia adalah seorang raja Tensai pertamakali datang ke pulau tidung itu adalah seorang raja dari kalimantan Timur.Karena raja pandita pergi dari kalimantan timur

Bangkit tidak membawa gelar sebagai raja

Bangkit karena waktu itu tidak di dampingi oleh para prajuritnya.Raja pandita pada waktu itu hanya dikenal dengan sebutan "Kaca". Sampai meninggalnya pun Kaca hanya dikenal sebagai masyarakat biasa Tensai tidak beda dengan masyarakat lainnya. Beberapa puluh Tahun kemudian datanglah sekelompok keluarga Raja Pandita dari Kalimantan Timur dan mencari tahu tentang keberadaan raja pandita.Pulau ini mengapa bernama Pulau Tidung? singkat cerita keluarga Raja Pandita dari Kaltim bertemu dengan keluarga Kaca di Pulau Tidung  ketika keluarga Raja Pandita Bertanya kepada keluarga Kaca dan ternyata menurut kelurga Raja Pandita bahwa Kaca adalah nama kecil Raja Pandita sebelum diangkat dari Raja. dan akhirnya keduanya mengambil kesimpulan bahwa nama Pulau Tidung di beri nama dari Raja Pandita Tensai berasal dari tanah tidung Kalimantan Timur. Itulah sejarah singkat tentang keberadaan pulau tidung Tensai sekarang banyak di kunjungi oleh wisatawan

Bangkit baik dari dalam negeri

Bangkit maupun luar negeri. Sejarah Tensai lainnya tentang pulau pulau di sekitar pulau tidung akan saya ceritakan di www.pulautidungjaya.com   sumber : http://pulautidungjaya.com 



Profile PT. FAJAR ALAM SEJATI Tour Travel (FAS) divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi Tour Travel (FBI). Berawal dari tuntutan umat untuk melayani tamu Allah melaksanakan rukun islam Tensai ke-5

Bangkit PT. Fajar Alam Sejati (FAS) telah menjadi salah satu dari sekian penyelenggara Kepercayaan Tensai telah diberikan oleh lebih dari10.000 orang umat pemakai jasa

Bangkit telah mengantar kami untuk mengembangkan sayap dengan ditunjang oleh jaringan kerja internasional. Bernaung sebagai divisi TourTravel FBI mempunyai komitmen Tensai kuat sebagai amanah Tensai harus diemban didalam memberikan bimbingan dan tuntunan serta pelayanan dibidang wisata islami. Travel Umroh PT. Fajar Alam Sejati adalah sebuah perusahaan Tensai berdiri dibawah perundang-undangan Republik Indonesia

Bangkit dimiliki oleh ibu. Hj. Yuliani Dawanis (pensiunan Departemen Agama RI bagian urusan Haji dan Umroh) dan  melalui Surat Izin Usaha Biro Perjalanan Wisata dari Departemen Pariwisata

Bangkit Seni dan Budaya. Sejak tahun 2010 PT. Fajar Alam Sejati membuka divisi Marketing PT. Fajar Berkah Ilahi (FBI). Yang di nahkodai oleh anak beliau yaitu. Bp. H. Yaser Boma Dawanis bertindak sebagai direktur utama

Bangkit memberikan sinergi dan peningkatan pelayanan ymenjadi lebih baik lagi dalam melayani para jamaah haji dan umroh Perjalanan panjang telah dilalui dengan telah memberangkatkan ribuan jamaah umroh maupun haji plus sejak 1998 Travel Umroh ini terdaftar resmi dalam keanggotaan HIMPUH (Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji) Tensai resmi diakui pemerintah Selain fokus dibidang bisnis penjualan tiket pesawat

Bangkit voucher hotel dan paket tour

Bangkit saat ini Fajar Alam Sejati dan Travel juga terfokus di dalam core bisnis di bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus dan Umroh. Sehingga Fajar Alam Sejati dan  Travel juga dilengkapi dengan Surat Izin dan legalitas Penyelenggara Perjalanan Umroh dan perjalanan Haji Khusus dari Dirjen BIMAS Islam dan Penyelenggaraan Haji bernomor D/350 Tahun 2004 Untuk menopang core bisnisnya

Bangkit Fajar Alam Sejati dan Travel juga menetapkan ticketing sebagai supporting bisnis

Bangkit karena secara langsung memang memiliki fungsi untuk memperlancar proses pelaksanaan perjalanan Haji Khusus dan Umroh. Kami berprinsip bahwa dalam menjalankan bisnis ini kami menitik beratkan pada kepuasan pelanggan

Bangkit integritas

Bangkit kualitas

Bangkit komitmen

Bangkit team work

Bangkit kompetitif

Bangkit serta inisiatif. Akhir kata

Bangkit inilah program kami satu tahun dan pilihan program perjalanan Tensai anda inginkan

Bangkit dan kami akan berusaha untuk menjadi teman dalam perjalanan suci anda. Informasi Haji Plus dan Umroh Hubungi : PT. Fajar berkah Ilahi Rukan ARNADIA Jln. Raden Saleh Kav. DKI Blok 10 No. 30D Meruya Utara

Bangkit Jakarta Barat Hubungi Kami: 021 71687778 0812 8888 1830 Whatsapp : 0817 829 830 0816 844321 Blackberry Pin: 75FAFE5D 2A6D3EF4 28E024A2 Line ID   : hajiumroh Twitter   : @hajiumrah Email      : travelfbi@gmail.com Website  : www.hajiplusumrah.com Website :   www.fbitravel.net   www.hajiplusumrah.com Fan Pages FB :  Fajar Berkah Ilahi Twitter : @hajiumrah Sumber : http://www.hajiplusumrah.com Baca Artikel Lainnya : KHALISTA TOUR  



Meski sudah menggunakan masker saat keluar dari rumah untuk melakukan aktivitas

Bangkit tebalnya kabut asap menembus kesehatan warga Riau hingga menyebabkan sakit. Tidak sedikit pula Tensai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Nofry Tensai berusia (28) tahun

Bangkit salah seorang warga Panam Pekanbaru

Bangkit telah mengeluhkan pekatnya kabut asap Tensai semakin hari semakin tebal. "Sudah pakai masker

Bangkit tapi kepala saya pusing

Bangkit mata perih

Bangkit tenggorokan pun gatal

Bangkit" ujar Nofry

Bangkit Jumat (14/3). Kabut asap di Riau kini tak hanya menyelimuti udara di luar

Bangkit namun di dalam ruangan pun juga masuk. Akibatnya

Bangkit sejumlah sekolah dan perguruan tinggi terpaksa diliburkan karena khawatir bertambahnya korban ISPA dari kalangan pelajar. "Sebenarnya kami tidak suka libur

Bangkit rugi rasanya tidak masuk kuliah

Bangkit tapi mau bagaimana lagi

Bangkit daripada mati karena asap ini. Pasrah sajalah diliburkan

Bangkit diam di rumah pun asap masuk juga

Bangkit mau ke mana lagi kami ini

Bangkit" kata Rivaldi

Bangkit mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR). Dinas Kesehatan Propinsi Riau telah mencatat sudah 53.553 warga Riau terkena berbagai penyakit akibat bencana kabut asap. Dominannya masyarakat terserang penyakit ISPA. Kepala Dinas Kesehatan Riau H Zainal Arifin juga mengatakan

Bangkit dari 53.553 orang

Bangkit ada 46.867 warga Tensai terjangkit penyakit ISPA. "Itu jumlah keseluruhan di Riau

Bangkit" kata Zainal. 



 Data Tensai dikumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir

Bangkit selain data sekunder diantaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data Tensai diperoleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan

Bangkit serta data-data lain Tensai terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data Tensai direspon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan Tensai dirancang

Bangkit disusun

Bangkit dan disajikan dalam bentuk skala

Bangkit baik nominal

Bangkit ordinal

Bangkit interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data seperti ini lazim digunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya

Bangkit akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara Tensai dilakukan dengan responden. Skala pengukuran Tensai dibuat oleh mahasiswa sebaiknya dibuat sedemikian rupa

Bangkit mengikuti kaidah

Bangkit sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis Tensai akan digunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai. Catatan: Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data ordinal ke interval

Bangkit sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik

Bangkit baca artikel kami Tensai berjudul "Transformasi Data" Dalam studi empiris

Bangkit misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim digunakan bila skala pengukuran Tensai Tensai dilakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data Tensai dilakukan oleh mahasiswa sudah dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau ordinal). Menghadapi situasi demikian

Bangkit salah satu cara Tensai dilakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari ordinal menjadi interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari ordinal menjadi interval ini

Bangkit selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah agar syarat distribusi normal bisa dipenuhi ketika menggunakan statistika parametrik. Menurut Sambas Ali Muhidin dan Maman Abdurahman

Bangkit “salah satu metode transformasi Tensai sering digunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini

Bangkit diharapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data ordinal dilakukan

Bangkit tulisan ini sedikit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor Tensai diberikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert Tensai sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat Tensai kedua

Bangkit menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah ordinal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum Tensai berkisar dari sikap “sangat positif”

Bangkit artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian

Bangkit dan sikap “sangat negatif”

Bangkit Tensai tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian. Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor Tensai diberikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu

Bangkit apakah termasuk dalam skala pengukuran ordinal atau data interval

Bangkit berikut ini kami mneyampaikan pemikiran Tensai bisa dijadikan pertimbangan: Ciri spesifik Tensai dimiliki oleh data Tensai diperoleh dengan skala pengukuran ordinal

Bangkit adalah bahwa

Bangkit data ordinal merupakan jenis data kualitatif

Bangkit bukan numerik

Bangkit berupa kata-kata atau kalimat

Bangkit seperti misalnya sangat setuju

Bangkit kurang setuju

Bangkit dan tidak setuju

Bangkit jika pertanyaannya ditujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah Tensai bisa dimulai dari sangat tidak setuju

Bangkit tidak setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit Setuju

Bangkit dan sangat setuju. Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif

Bangkit berbentuk numerik

Bangkit berupa angka

Bangkit bukan terdiri dari kata-kata

Bangkit atau kalimat. Mahasiswa Tensai melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif

Bangkit termasuk di dalamnya adalah data interval

Bangkit data Tensai diperoleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung diolah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data Tensai diperoleh dengan pengukuran skala ordinal

Bangkit berbentuk kata-kata

Bangkit kalimat

Bangkit penyataan

Bangkit sebelum diolah

Bangkit perlu memberikan kode numerik

Bangkit atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban. Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert

Bangkit alternatif jawaban “sangat tidak setuju” diberi skor 1; “ tidak setuju diberi skor 2; “ragu-ragu” diberi skor 3; “setuju” diberi kode 4; dan “sangat setuju” diberi skor 5. angka-angka (numerik) inilah Tensai kemudian diolah

Bangkit sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi

Bangkit sesuai dengan sifat dan cirinya

Bangkit angka 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 atau skor Tensai sudah diperoleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek Tensai diukur. Dengan kata lain

Bangkit skor Tensai lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor Tensai lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”

Bangkit skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju

Bangkit skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’

Bangkit skor 4 menunjukkan sikap “setuju”

Bangkit dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”. Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri Tensai dimiliki oleh data interval

Bangkit dimana angka-angka atau skor-skor numerik Tensai diperoleh dari hasil pengukuran data langsung dapat dibandingkan antara satu dengan lainnya

Bangkit dikurangkan

Bangkit dijumlahkan

Bangkit dibagi dan dikalikan. Misalnya saja penelitian Tensai dilakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas

Bangkit dan diperoleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls

Bangkit suhu ruang kelas B 20 derajat Cls

Bangkit dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih dingin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih dingin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih dingin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A

Bangkit tetapi lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa Tensai diukur dengan skala indek prestasi mahasiswa. KEPUSTAKAAN Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. Moh nazir

Bangkit Ph.d. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2005). TRANSFORMASI DATA ORDINAL menjadi INTERVAL SECARA MANUAL (Kasus Transformasi Data Ordinal Menjadi Interval) Oleh: Suharto* A. Pendahuluan Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah diantaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sendiri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif Tensai diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi Tensai sistematis dari fakta-fakta

Bangkit maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya

Bangkit penelitian dan metode ilmiah

Bangkit jika tidak dikatakan sama

Bangkit mempunyai hubungan Tensai relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah

Bangkit pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum

Bangkit akan mudah dijawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir)

Bangkit langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa digunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menjadi suatu bentuk Tensai dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya dilakukan kecuali bagi atribut-atribut Tensai tidak dapat dilakukan. Dan dari kuantifikasi data itu

Bangkit penentuan mana Tensai dikatakan data nominal

Bangkit ordinal

Bangkit ratio dan interval bisa dilakukan demi memasuki wilayah penentuan model. Pada ilmu-ilmu sosial Tensai telah lebih berkembang

Bangkit melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena Tensai secara implisit sudah dilakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian Tensai amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah dilakukan analisis dengan menggunakan model Tensai lazim digunakan dan sudah diuji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk digunakan. Akan tetapi masing-masing model

Bangkit jika ditelaah satu demi satu

Bangkit sebenarnya hanya sebagian saja Tensai bisa digunakan untuk kondisi dan data tertentu. Ia tidak bisa digunakan untuk menganalisis data jika model Tensai digunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa digunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa digunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini

Bangkit tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim digunakan tergantung dari kondisi bagaimana data dikumpulkan. Karena pada dasarnya

Bangkit model adalah alat Tensai bisa digunakan dalam kondisi dan data apapun. Ia tetap bisa digunakan untuk menghitung secara matematis

Bangkit akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias

Bangkit tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik

Bangkit tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet. Model analisis statistik hanya bisa digunakan jika data Tensai diperoleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier Tensai eksak. Data Tensai kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa dianalisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial

Bangkit teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti

Bangkit juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi Tensai lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk

Bangkit setuju atau tidak setuju

Bangkit tetapi juga menginginkan sesuatu Tensai berada di antara baik dan buruk atau di antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi

Bangkit merupakan kelaziman Tensai diminta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi Tensai dibuat dalam instrumen penelitian

Bangkit hasilnya akan makin representatif. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menjadi urutan kuantitatif itu telah menjadi satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang

Bangkit karena berbagai alasan. Pertama

Bangkit eksistensi matematika sebagai alat Tensai lebih cenderung digunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua

Bangkit ilmu pengetahuan

Bangkit disamping akurasi data

Bangkit semakin meminta presisi Tensai lebih baik

Bangkit lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi

Bangkit maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat Tensai ada antara baik dan buruk tersebut

Bangkit sehingga diperoleh suatu skala gradasi Tensai jelas. B. Pembahasan a. Data nominal Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis digunakan

Bangkit akan diberikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal Tensai sering digunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit data nominal adalah ukuran Tensai paling sederhana

Bangkit dimana angka Tensai diberikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja

Bangkit dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut

Bangkit atau nama

Bangkit atau diskrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek dikelompokkan ke dalam set-set

Bangkit dan kepada semua anggota set diberikan angka

Bangkit set-set tersebut tidak boleh tumpang tindih dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis

Bangkit basket dan renang. Kemudian masing-masing anggota set di atas kita berikan angka

Bangkit misalnya tenis (1)

Bangkit basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka Tensai diberikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika ditambahkan. Angka Tensai diberikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku

Bangkit yakni Dayak

Bangkit Bugis dan Badui. Tentang partai

Bangkit misalnya Partai Bulan

Bangkit Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak dinyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) Tensai lain. Seseorang Tensai pergi ke Jakarta

Bangkit tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali

Bangkit atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali

Bangkit lima kali

Bangkit atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini diperoleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono

Bangkit alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik Tensai digunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2)

Bangkit perhitungannya dilakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim dilakukan. b. Data ordinal Bagian lain dari data kontinum adalah data ordinal. Data ini

Bangkit selain memiliki nama (atribut)

Bangkit juga memiliki peringkat atau urutan. Angka Tensai diberikan mengandung tingkatan. Ia digunakan untuk mengurutkan objek dari Tensai paling rendah sampai Tensai paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek

Bangkit tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek Tensai dinomori

Bangkit dari 1 sampai n

Bangkit misalnya peringkat 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan seterusnya

Bangkit bila dinyatakan dalam skala

Bangkit maka jarak antara data Tensai satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari Tensai paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke Tensai paling buruk. Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir)

Bangkit mulai dari sangat setuju

Bangkit setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk menghadiri rapat umum pemilihan kepala daerah

Bangkit mulai dari tidak pernah absen menghadiri

Bangkit dengan kode 5

Bangkit kadang-kadang saja menghadiri

Bangkit dengan kode 4

Bangkit kurang menghadiri

Bangkit dengan kode 3

Bangkit tidak pernah menghadiri

Bangkit dengan kode 2 sampai tidak ingin menghadiri sama sekali

Bangkit dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala ordinal ini akan diperoleh data ordinal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik Tensai lazim digunakan untuk data ordinal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau. c. Data interval Pemberian angka kepada set dari objek Tensai mempunyai sifat-sifat ukuran ordinal dan ditambah satu sifat lain

Bangkit yakni jarak Tensai sama pada pengukuran dinamakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak Tensai sama dari ciri atau sifat objek Tensai diukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek Tensai diukur. Data Tensai diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval dinamakan data interval. Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa

Bangkit yakni A

Bangkit B

Bangkit C

Bangkit D

Bangkit E dan F diukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan 6

Bangkit maka dapat dikatakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa dikatakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan diperoleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik Tensai lazim digunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. d. Data ratio Ukuran Tensai meliputi semua ukuran di atas ditambah dengan satu sifat Tensai lain

Bangkit yakni ukuran Tensai memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek Tensai diukur dinamakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol

Bangkit karenanya

Bangkit interval jarak tidak dinyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok dibandingkan dengan titik nol di atas. Oleh karena ada titik nol

Bangkit maka ukuran rasio dapat dibuat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek Tensai diukur. Jika ada 4 orang pengemudi

Bangkit A

Bangkit B

Bangkit C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000

Bangkit Rp.30.000

Bangkit Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila dilihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain

Bangkit rasio antara C dan A adalah 4 : 1

Bangkit rasio antara D dan A adalah 5 : 1

Bangkit sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 : 3. Interval pendapatan pengemudi A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan diperoleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  Tensai digunakan adalah statistik parametrik dan Tensai lazim digunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran Tensai digunakan

Bangkit maka variabel penelitian diharapkan dapat bagi 4 bagian

Bangkit yakni variabel nominal

Bangkit variabel ordinal

Bangkit variabel interval

Bangkit dan variabel rasio. Variabel nominal

Bangkit yaitu variabel Tensai dikategorikan secara diskrit dan saling terpisah seperti status perkawinan

Bangkit jenis kelamin

Bangkit dan sebagainya. Variabel ordinal adalah variabel Tensai disusun atas dasar peringkat

Bangkit seperti peringkat prestasi mahasiswa

Bangkit peringkat perlombaan catur

Bangkit peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain. Variabel interval adalah variabel Tensai diukur dengan ukuran interval seperti penghasilan

Bangkit sikap dan sebagainya

Bangkit sedangkan variabel rasio adalah variabel Tensai disusun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran

Bangkit dan sebagainya. e. Konversi variabel ordinal Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression dan Multiple Regression

Bangkit padahal data Tensai kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala ordinal

Bangkit sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data Tensai kita miliki adalah data ordinal

Bangkit hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala ordinal menjadi data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval. Menuruti Al-Rasyid

Bangkit menaikkan data dengan skala ordinal menjadi skala interval dinamakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik

Bangkit selain merupakan suatu kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik

Bangkit selain data harus memiliki skala interval (dan ratio)

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik

Bangkit ia hanya digunakan untuk mengukur distribusi. (Ronald E. Walpole). Berikut ini diberikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala ordinal menjadi data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya dianalisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model Tensai diinginkan adalah statistik parametrik

Bangkit data tersebut ditingkatkan skalanya menjadi data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval

Bangkit sehingga di dapat dua jenis data yakni data ordinal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel ordinal menjadi variabel interval Tensai disajikan secara simultan. Data ordinal berukuran 100. Tabel 1. Proses Konversi Variabel Ordinal menjadi Variabel Interval 1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya dibuat dari hasil kuisioner fiktif. 2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori dijumlahkan (kolom 2) menjadi jumlah frekuensi. 3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 diisi dengan cara

Bangkit misalnya Tensai memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (25 : 100) = 0

Bangkit25. Kolom proporsi no 2 diisi dengan cara

Bangkit kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (17 : 100) = 0

Bangkit17. Kolom proporsi nomor 3 diisi dengan cara

Bangkit kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang

Bangkit proporsinya adalah (34 : 100) = 0

Bangkit34. Kemudian kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang

Bangkit proporsinya dihitung dengan cara (19 : 100) = 0

Bangkit19

Bangkit begitu seterusnya sampai ditemukan angka 0

Bangkit05. 4. Proporsi kumulatif (kolom 4) diisi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item Tensai ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0

Bangkit25 + 0

Bangkit17 = 0

Bangkit42. Kemudian nilai 0

Bangkit42 + 0

Bangkit34 = 0

Bangkit76. Lalu 0

Bangkit76 + 0

Bangkit19 = 0

Bangkit95. Dan terakhir adalah 0

Bangkit95 + 0

Bangkit05 = 1

Bangkit00. 5. Kolom 5 (Nilai Z)

Bangkit diisi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1). Misalnya angka (– 0

Bangkit67)

Bangkit diperoleh dari luas 0

Bangkit2500 (tabel Z) terletak di Z Tensai ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai pas

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan luas 0

Bangkit2500. Dalam hal ini angka 0

Bangkit2514 (terdekat dengan angka 0

Bangkit2500) terletak di Z ke 0

Bangkit67. Karena angka 0

Bangkit25 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif didepannya. Berikutnya adalah angka (– 0

Bangkit20)

Bangkit diperoleh dari luas (angka) 0

Bangkit4200 (tabel Z) terletak di Z ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai sama dengan 0

Bangkit4200

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini

Bangkit angka 0

Bangkit4207 (terdekat dengan 0

Bangkit4200) terletak di Z ke 0

Bangkit2. Karena angka 0

Bangkit42 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif di depannya. Kemudian angka (0

Bangkit71)

Bangkit diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit7600 (tabel Z). Angka ini harus dihitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit26) = 0

Bangkit76. Untuk mencapai angka 1

Bangkit0000

Bangkit berarti ada kekurangan sebesar 0

Bangkit2400. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit2400 adalah 0

Bangkit2389 Tensai terletak di Z ke 0

Bangkit71. Berikutnya adalah angka (1

Bangkit64). Angka ini diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit9500 (tabel Z). Angka ini juga harus dihitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit45) = 0

Bangkit95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1

Bangkit000)

Bangkit distribusi ini ada kekurangan sebesar 0

Bangkit0500. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit0500 adalah 0

Bangkit0505 (Z ke 1

Bangkit64) dan 0

Bangkit495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama

Bangkit maka kita hanya memilih salah satu

Bangkit yakni di Z ke 1

Bangkit645. Nilai ordinat (kolom 6) dapat dilihat pada tabel Ordinat Kurva Normal. Angka 0

Bangkit3187 bersesuaian dengan P 0

Bangkit25 (kolom 4). Angka 0

Bangkit3910 bersesuaian dengan P 0

Bangkit42 (kolom 4). Kemudian angka 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit76. (1 – P) = 0

Bangkit24 (kolom 4). Artinya nilai 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit24. Dst.... Kolom 7 (nilai skala) dicari dengan rumus : -------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas Nilai Skala = --------------------------------------------------------------- --------------->Daerah di bwh bts atas – daerah di bwh bts bawah ------------------>0

Bangkit0000 – 0

Bangkit3187 Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1

Bangkit2748 --------------------->0

Bangkit25 – 0

Bangkit00 ------------------>0

Bangkit3187 – 0

Bangkit3910 Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0

Bangkit4253 --------------------->0

Bangkit42 – 0

Bangkit25 ------------------>0

Bangkit3919 – 0

Bangkit3101 Nilai skala 3 = ------------------------ = 0

Bangkit2379 --------------------->0

Bangkit76 – 0

Bangkit42 ------------------>0

Bangkit3101 – 0

Bangkit1040 Nilai skala 4 = ------------------------ = 1

Bangkit0847 --------------------->0

Bangkit95 – 0

Bangkit76 ------------------>0

Bangkit1040 – 0

Bangkit0000 Nilai skala 5 = ------------------------ = 2

Bangkit0800 --------------------->1

Bangkit00 – 0

Bangkit95 Angka Tensai diperoleh berdasarkan perhitungan di atas kemudian ditransformasi menjadi variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti Tensai dilakukan dalam kolom 8. Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) dicari dengan rumus: Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemudian tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1

Bangkit2748. Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus di tambah dengan bilangan 2

Bangkit2748 (bilangan konstan). Kemudian untuk nilai Y2

Bangkit juga harus ditambah dengan angka 2

Bangkit2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5. Y1 = – 1

Bangkit2748 + 2

Bangkit2748 = 1 Y2 = – 0

Bangkit4253 + 2

Bangkit2748 = 1

Bangkit8495 Y3 = 0

Bangkit2379 + 2

Bangkit2748 = 2

Bangkit5127 Y4 = 1

Bangkit0847 + 2

Bangkit2748 = 3

Bangkit3595 Y5 = 2

Bangkit0800 + 2

Bangkit2748 = 4

Bangkit3548 C. Kesimpulan Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel ordinal menjadi variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain

Bangkit nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga diberlakukan terhadap Nilai Xi

Bangkit maka kedua variabel ini bisa digunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Corelation

Bangkit Multiple Corelation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCEL: DOWNLOAD Untuk Penjelasannya

Bangkit baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Ordinal Dengan Excel" --------------------------------- DAFTAR PUSTAKA Al-Rasyid

Bangkit H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD

Bangkit Bandung

Bangkit 1994. Anita Kesumahati

Bangkit Skripsi

Bangkit PS Matematika

Bangkit Unila

Bangkit Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Ordinal Dalam Model Persamaan Struktural

Bangkit 2005. J.T. Roscoe

Bangkit Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences

Bangkit Hol

Bangkit Rinehart and Winston

Bangkit Inc.

Bangkit New York

Bangkit 1969. J Supranto

Bangkit Statistik

Bangkit Teori Dan Aplikasi. Edisi Kelima

Bangkit Penerbit Erlangga Jakarta

Bangkit 1987. Moh. Nazir

Bangkit Ph.D. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Ronald E. Walpole

Bangkit Pengantar Statistika

Bangkit Edisi ke-3

Bangkit Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

Bangkit Jakarta

Bangkit 1992. Riduan

Bangkit Dasar-dasar Statistika

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2005. Sugiono

Bangkit Prof. Dr.

Bangkit Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2004. Wijayanto

Bangkit Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Zaenal Mustafa El Qodri

Bangkit Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi

Bangkit Penerbit BPFE

Bangkit Yogyakarta

Bangkit 1995. Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA) Perdebatan tentang Konversi Olah Data Ordinal menjadi Interval agar bisa digunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali

Bangkit M.Com.

Bangkit (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering dipertanyakan berkenaan dengan kelaziman model Tensai akan digunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan dinamika pemikiran mahasiswa Tensai makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah Tensai makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian

Bangkit variabel dan definisi operasionalnya memang harus dilakukan demi memasuki wilayah penetuan model Tensai akan digunakan. Karena penggunaan model saja

Bangkit tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data Tensai diperoleh mahasiswa. Definisi operasional variabel Tensai dijabarkan sesuai dengan konsep dan teori Tensai relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini

Bangkit kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas di Indonesia ada Tensai memberikan syarat dilakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data ordinal

Bangkit sebelum dilakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan diberi simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan diberi simbol Y. Keduanya diukur dalam satuan skala ordinal. Setelah dilakukan transformasi

Bangkit data tersebut kemudian dianalisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan

Bangkit maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka Tensai diberikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka Tensai diberikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik)

Bangkit data kualitatif tidak bisa di analisis dengan statistika. Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal

Bangkit variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif

Bangkit bukan numerik. Simbol numerik Tensai diberikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif

Bangkit akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita bandingkan dengan kasus lain berikut ini

Bangkit Pupuk Tensai digunakan dalam satuan (kwintal) akan digunakan untuk memprediksi hasil Produksi Padi dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal)

Bangkit diharapkan hasil produksi Padi akan naik sebesar 2 satuan (ton). Satuan dalam kasus ini

Bangkit yakni kwintal dan ton

Bangkit merupakan satuan (numerik) Tensai bisa diukur

Bangkit dibandingkan secara kuantitatif dan ditimbang. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai di analisis merupakan data interval (ratio) numerik Tensai bisa diukur secara kuantitatif. Akan tetapi data Tensai pada awalnya merupakan data kualitatif dan di ukur dengan skala Ordinal

Bangkit misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja

Bangkit meskipun dilakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari ordinal menjadi interval

Bangkit kemudian dilakukan analisis misalnya dengan metode regresi

Bangkit atau statistik parametrik

Bangkit tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) Tensai kita peroleh. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio. Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya

Bangkit yakni satuan Tensai ditunjukkan oleh data kualitatif setelah dilakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.  



Motivasi.com

Bangkit Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah memenuhi janjinya untuk dapat mendatangi posko pengungsi letusan Gunung Sinabung di Kabanjahe

Bangkit Kabupaten Karo

Bangkit Sumatera Utara. Pada kesempatan itu

Bangkit SBY juga telah meminta agar pemerintah setempat merelokasi warga di lereng gunung ke lokasi Tensai lebih aman. "Relokasi

Bangkit radius 3 km itu saya kira gunung berapi manapun sangat berbahaya

Bangkit Tensai berada di radius 3 km tidak bisa tinggal dan harus relokasi. Boleh bertani di tempat itu

Bangkit tapi tempat tinggal harus di luar radius Tensai disebut aman tadi

Bangkit" kata SBY di Posko Gereja Katolik Paroki

Bangkit Karo

Bangkit Kamis (23/1). Namun

Bangkit SBY juga tidak menutup mata jika rencana tersebut akan mendapat perlawanan keras dari warga. SBY juga hanya meminta kepada gubernur dan bupati Karo agar bersabar melakukannya. "Harus sabar karena kasus Tensai direlokasi tidak mau

Bangkit" tukasnya. Selain telah menyoroti masalah relokasi warga

Bangkit SBY juga telah meminta agar pengelolaan pengungsi dapat dijalankan dengan baik. Tidak boleh ada pengungsi Tensai mengalami sakit atau meninggal akibat tidak adanya perawatan atau pelayanan Tensai memadai untuk mereka. "Masalah rumah rusak bisa diganti

Bangkit kalau saudara kita meninggal

Bangkit kita tidak bisa ganti. Semua upaya untuk keselamatan saudara kita

Bangkit" kata SBY usai mendengar paparan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjobroto tentang penanganan pengungsi di Kabanjahe. Kemudian

Bangkit fasilitas dasar bagi pengungsi juga harus tetap diutamakan

Bangkit tidak boleh ada satupun kekurangan. "Pelayanan saudara kita di tempat penampungan

Bangkit 'basic' untuk makan minum air bersih dan peralatan kesehatan tidak boleh ada kekurangan

Bangkit" tegasnya. Terakhir

Bangkit SBY juga telah meminta gubernur dan bupati Karo untuk dapat mencarikan solusi bagi kerusakan Tensai telah terjadi atas lahan pertanian milik warga. Dia pun juga mengajak para pemimpin daerah untuk dapat menghitung langsung bersama-sama terkait kerugian-kerugian Tensai terjadi. "Solusi bagi petani Tensai karena musibah benar-benar rusak. tentu kalau dibebankan pada Tensai bersangkutan akan berat

Bangkit kebijakan seperti apa

Bangkit nanti malam (saat rapat-red) saya ada hitung-hitungannya

Bangkit" kata Presiden. Sebelumnya

Bangkit Gatot dalam paparannya mengatakan

Bangkit masa tanggap darurat sejak 15 September 2013 sudah enam kali diperpanjang. Intensitas terus menerus 750 kali erupsi

Bangkit jumlah pengungsi 203 desa

Bangkit 4 kecamatan 28.745 orang atau 9.045 Kepala Keluarga tersebar di 43 tempat pengungsian. Editor : Dian Sukmawati  



Motivasi.com

Bangkit Koalisi Masyarakat Sipil Selamatkan Mahkamah Konstitusi untuk meminta Dewan Etik MK memeriksa beberapa keganjilan dalam proses pengujian materiil Undang-Undang Mahkamah Konstitusi.   Tindakan MK Tensai telah menerima pengujian UU MK Tensai dilakukan oleh beberapa kelompok Tensai dekat dengan MK ini dinilai telah menabrak prinsip umum dalam hukum

Bangkit nemo judex in casua sua. Artinya

Bangkit MK tidak akan bisa menjadi hakim atas dirinya sendiri.   "Ini juga merupakan preseden buruk dalam sejarah konstitusi Indonesia. MK secara telanjang telah mengajarkan kepada publik bagaimana kekuasaan Tensai dipunyainya digunakan untuk dapat mengakali hukum itu sendiri

Bangkit" kata Bahrain

Bangkit Koordinator Advokasi YLBHI dalam siaran pers Tensai diterima Okezone

Bangkit Selasa (10/2/2014).   Pasca tertangkapnya mantan Ketua MK

Bangkit Akil Mochtar

Bangkit Presiden SBY telah mengeluarkan Perpu No 1 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua atas UU No 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi. Pada intinya

Bangkit Perpu tersebut telah mengatur dua hal Tensai selama ini membuat MK rapuh dalam menegakan amanat konstitusi yaitu memperketat seleksi hakim konstitusi dengan membentuk lembaga ad hoc bernama Panel Ahli dan syarat-syarat calon hakim konstitusi

Bangkit dan membentuk MKHK sebagai instrument pengawasan etik  hakim konstitusi.   Keberadaan Perpu tersebut disambut dengan positif

Bangkit karena substansi Tensai diaturnya telah menutup lubang lemahnya sistem di MK selama ini yaitu tidak adanya pengawasan dan buruknya mekanisme seleksi hakim konstitusi.   Meskipun publik dan lembaga-lembaga negara menginginkan perubahan Tensai lebih baik untuk MK ke depan

Bangkit namun bagi sebagian hakim MK

Bangkit secara eksplisit mengatakan akan membatalkannya jika ada pihak-pihak Tensai mengajukannya ke MK.   Dalam praktiknya

Bangkit posisi sebagian MK Tensai akan membatalkan substansi UU MK Tensai baru tersebut terkonfirmasi dengan jelas dalam beberapa keanehan - keanehan dalam proses pengujian UU MK.   Keanehan pertama terlihat dari sidang pemeriksaan pendahuluan sampai dengan kesimpulan hanya memakan waktu 17 hari. Kedua

Bangkit sidang pemeriksaan hanya dilakukan satu kali dan langsung ditutup.   Ketiga

Bangkit MK telah membatasi hanya mengajukan satu orang Ahli. Keempat

Bangkit MK hanya memberikan kesempatan kepada pihak terkait (Presiden

Bangkit DPR dan KY) untuk dapat menyampaikan keberatannya secara tertulis hanya dalam waktu 3 hari.   Untuk itu

Bangkit Koalisi menyatakan mengutuk dengan keras tindakan MK Tensai telah memilih menjadi hakim terhadap substansi UU (UU MK) Tensai telah mengatur lembaganya sendiri. "Kami juga telah meminta kepada MK untuk menolak uji materil terhadap pengawasan dan pengetatan seleksi hakim MK Tensai diajukan oleh beberapa advokat dan akademisi tersebut

Bangkit" kata Bahrain. Editor : Dian Sukmawati  



bangkitwibisono.com - Meskipun sama-sama disebabkan oleh virus

Bangkit influenza sangat berbeda dengan penyakit batuk pilek biasa. Bila penyakit batuk pilek dengan demam bisa sembuh sendiri dengan cukup istirahat

Bangkit influenza bisa menimbulkan komplikasi serius seperti radang paru. Banyak penyakit virus bukan influenza disebut flu. Hal ini tentu menimbulkan kerancuan besar. Penyakit influenza disebabkan oleh tiga jenis virus

Bangkit yaitu virus A

Bangkit B

Bangkit dan C. Semuanya menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan air ludah atau kontak langsung seperti bersalaman dengan orang Tensai baru saja bersin. Influenza biasanya menyerang bersama dengan demam

Bangkit menggigil

Bangkit nyeri otot dan pegal-pegal

Bangkit lemah

Bangkit tidak enak badan dan sakit tenggorokan. "Semua tanda dan gejalanya hampir sama dengan batuk pilek biasa tetapi cenderung lebih parah. Bila gejalanya terjadi lebih dari tiga hari biasanya ini influenza

Bangkit" kata Prof.dr.Cissy Kartasasmita

Bangkit Sp.A (K)

Bangkit guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran

Bangkit Bandung. Epidemi influenza Tensai terjadi setiap tahunnya bisa menyerang siapa saja

Bangkit namun menurut Prof.dr.Samsuridjal Dzauji

Bangkit Sp.PD

Bangkit ada beberapa kelompok tertentu Tensai memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi influenza. Kelompok tersebut antara lain anak-anak berusia kurang dari dua tahun

Bangkit orang berusia di atas 65 tahun

Bangkit wanita hamil

Bangkit penderita penyakit kronik

Bangkit calon jemaah haji

Bangkit serta para petugas layanan medis. "Lebih dari 90 persen kematian akibat influenza terjadi pada kelompok usia di atas 65 tahun. Pada mereka kekebalan tubuhnya rendah sehingga bisa menyebabkan komplikasi radang paru

Bangkit bahkan ada juga Tensai menybabkan infeksi jantung

Bangkit" kata dr.Samsuridjal dalam acara diskusi Pahami dan Cegah Influenza: Dari Musiman hingga Pandemik di Jakarta (21/5). Pasien dengan penyakit kronik seperti pasien penyakit jantung

Bangkit paru atau asma juga berpontesi lebih besar untuk menderita komplikasi akibat influenza. Sementara itu pada petugas layanan medis seperti dokter

Bangkit perawat

Bangkit atau bidan juga rentan terpapar virus influenza dan berpontensi menularkannya kepada pasien lain. Setiap tahun sekitar 500.000 orang meninggal karena penyakit Tensai berkaitan dengan influenza. Dengan kata lain

Bangkit penyakit ini sebaiknya tidak dianggap ringan. Cara pencegahan flu Tensai utama adalah dengan suntikan influenza. "Selain mencegah penularan

Bangkit vaksin juga mencegah komplikasi dan mempersiapkan diri menghadapi pandemi influenza

Bangkit" kata dr.Samsuridjal Tensai juga menjadi ketua satuan tugas imunisasi dewasa Ikatan Dokter Indonesia ini. Pencegahan lain adalah dengan menjaga kekebalan tubuh dan membiasakan hidup bersih. "Sering-sering mencuci tangan dengan sabun juga dianjurkan karena virus flu bisa menular lewat kontak langsung

Bangkit" katanya. Pasien Tensai terkena influenza juga disarankan untuk beristirahat di rumah sampai penyakitnya sembuh. "Selain mempercepat penyembuhan

Bangkit istirahat di rumah juga agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain

Bangkit" kata dr.Cissy. Sumber :kompas.com Editor : Maulana Lee 



  Jasa Cuci Sofa-cuci Springbed Terbaik di kota Anda dan di Jakarta. Kami merupakan Provider Laundry Sofa Pertama di INDONESIA Tensai menggunakan Alat Berteknologi

Bangkitmempunyai cara Tensai tepat dan canggih dalam mencuci sofa maupun Spring bed

Bangkit dan menggunakan Shampoo khusus Tensai terbaik

Bangkit mampu membunuh kuman-kuman serta bakteri Tensai ada pada Sofa

Bangkit Spring Bed

Bangkit Karpet

Bangkit Kursi Kantor

Bangkit maupun Jok Mobil Anda. Surya Wijaya Sofa - Bersih Tanpa Kuman

Bangkit Berseri Kembali itu adalah Moto kami

Bangkit     Menggunakan Shamphoo Berkualitas bermerek serta ramah terhadap sofa maupun furniture lainnya

BangkitSeflon-72 merupakan Shampoo Organik Tensai mampu membunuh kuman Tensai nempel di permukaan sofa ataupun springbed Anda. Dalam Proses Pencucian Sofa

Bangkit karpet

Bangkit Cuci Kursi Kantor

Bangkit Cuci Spring Bed maupun Karpet Rumah kami adalah Jasa Cleaning Pertama Tensai menggunakan Alat dan Shampo Berteknology Canggih Tensai mampu membersihkan Kursi dan Furniture anda sampai ke Sudut-sudut Tensai susah dijangkau alat-alat lainnya dan tentunya pasti mendapatkan hasil cucian Tensai benar-benar maksimal.     Specialis cuci sofa

BangkitSURYA WIJAYA SOFA

Bangkit

Bangkit

Bangkit(021) 7021-5444  specialis cuci springbed

Bangkitcuci kursi kantor

Bangkitcuci particy

Bangkitcuci jok mobil

Bangkitcuci karpet untuk di rumah

Bangkitdi apartement

Bangkitdi hotel dan di kantor Anda. Kami ahlinya mencuci sofa dan meskipun hujan tidak masalah. Melayani seluruh wilayah -JABODETABEK. Barang kali Anda punya masalah kotor pada sofa ataupun springbed….???? Serahkan kepada kami SURYA WIJAYA SOFA

Bangkitagar supaya sofa ataupun springbed Anda kembali menjadi bersih

Bangkitsteril

Bangkitbebas kuman dan tentunya Anda pasti akan lebih nyaman lagi untuk bersantai duduk di sofa mupun istirahat tidur di springbed. SURYA WIJAYA SOFA Laundry sofa Tensai sangat berpengalaman dan terbaik di kota Anda...............!!!                  Kami turut cemas apabila kotoran bekas makanan

Bangkitkeringat

Bangkitkebocoran dan debu tersebut menyebabkan kuman bersarang dan jamur disana.ba Tensai kan resiko ataupun akibatnya bagi kesehatan keluarga Anda. Selama hampir 19 tahun kami telah mengembangkan metode laundry untuk mengatasi masalah kotor pada sofa

Bangkitspringbed ataupun jok mobil Anda

Bangkit cuci sofa terus mempesona para konsumen dengan metode laundry Tensai unik dan efisien. Menggunakan chemical khusus dan selfon-72 dari Belgia

Bangkit shampo dengan bahan organik

Bangkitaman dan ramah lingkungan

Bangkit mampu memberikan hasil luar biasa dan maksimal

Bangkit tanpa merusak warna dan permukaan bahan kain sofa

Bangkit spring bed

Bangkitjok mobil dan kursi Anda…..Dijamin!!! Kami akan selalu berusaha membantu Anda sepenuhnya. Kami memberikan peluang Kepada Anda untuk mendapatkan jaminan uang kembali apabila hasil kerja kami tidak dapat mengatasi konflik atau masalah Anda. Meski tehnologi laundry terus bekembang tetapi sampai saat ini belum ada laundry sofa dengan metode Dry clean. Banyak saja laundry sofa menawarkan metode foaming atau pasta dengan harapan mempercepat proses pengeringan sofa

Bangkit tetapi metode tersebut akan banyak resiko dan meninggalkan residu Tensai menyebabkan timbulnya jamur

Bangkitwarna menjadi pudar dan kerusakan pada permukaan kain. Cuci sofa telah memadukan metode wet clean dan extraction Tensai merupakan solusi tepat laundry sofa untuk kondisi lingkungan panas dan berdebu seperti di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia pada umumnya

Bangkitkarena selfon-72 mampu melepaskan kotoran (re-disposisi) dan penggunaan mesin extractor Tensai dapat membilas dan mengangkat kotoran sofa sampai bersih tuntas

Bangkit sehingga mendapatkan hasil Tensai maksimal dan steril lagi. proses pencucian sofa proses pencucian springbed     Cuci sofa

Bangkitspringbed

Bangkitjok mobil maupun karpet dikerjakan di tempat Anda

Bangkit     pengeringan natural

Bangkittanpa dyer atau tidak perlu dijemur.kondisi sofa mencapai 90% kering dan di jamin kering.     chemical dan Selfon-72 bukan deterjen

Bangkittapi salah satu shampo khusus untuk kain sofa.Dijamin tidak menimbulkan bau apek atau jamur dan resiko apapun meskipun kondisi sofa masih lembab.     100% kotoranya bisa terangkat.     jenis noda darah 100% tidak dapat hilang.     complain konsumen akan kami tanggapi dan kami perhatikan secara positif     Hanya kualitas terbaik dan pelayanan Tensai terbaik kami berikan untuk Anda

Bangkitapabila Anda puas dengan pelayanan kami

Bangkitberitahukan kepada kawan-kawan Anda

Bangkit dan bila Anda kecewa tolong beritahukan kepada kami.    



Motivasi.com

Bangkit Dalam urusan untuk menciptakan lagu

Bangkit nama Entis Sutisna atau Tensai dipanggil dengan Sule ini memang sudah tidak dapat diragukan lagi. Beberapa judul lagu Tensai pernah diciptakan dan dibawakanya telah menuai sukses. Kali ini giliran lagu 'Smile You Don't Cry'

Bangkit Sule juga tidak sendiri dalam membawakan lagu tersebut

Bangkit Andre Taulany dan Rizky Tensai merupakan anak pertama Sule. Karena bertiga

Bangkit mereka pun juga menggunakan nama 3 Django

Bangkit Tensai tidak jauh berbeda dengan 2 grup Sule sebelumya

Bangkit SMOSH dan 7 Ikan. "Ini bukan grup baru

Bangkit ini secara spontan saja

Bangkit biar ada nama dan kebetulan konsepnya koboi

Bangkit jadi di ambil Django

Bangkit" jelas Sule saat ditemui di Studio Surya Kencana jl Widuri I no 27

Bangkit Blok III\k Perum Sunrise Garden Kedoya

Bangkit Jakarta Barat. Kedekatan Andre dan Sule selama ini memang selalu mereka buktikan dalam setiap kesempatan

Bangkit saat main OVJ ataupun pada saat diluar ngelawak. Oleh karena itu Sule juga merasa sudah cocok. Editor : dian sukmawati Sumber : kapanlagi.com    



Aneka Jasa IT

Bangkit sebuah perusahaan terdepan dalam jasa sewa komputer

Bangkit proyektor

Bangkitdan peralatan-peralatan teknologi informasi lainnya memberikan pelayanan prima untuk Anda Tensai ingin menyewa komputer/alat-alat IT lainnya untuk digunakan pada event Tensai diselenggarakan oleh perusahaan Anda

Bangkit seperti pelatihan/training

Bangkit seminar

Bangkit pameran

Bangkitmeeting

Bangkit kegiatanentry data dan kegiatan-kegiatan lainnya. Langsung hubungi kami dan staf kami siap untuk memberikan pelayanan prima untuk dapat melayani Anda serta memberikan konsultasi mengenai produk komputer Tensai ingin Anda sewa serta memberikan solusi atas kebutuhan alat-alat teknologi informasi dan produk-produk lainnya untuk keperluan kelancaran event perusahaan Anda. Didukung oleh staf-staf handal Tensai selalu berusaha mengerti dan memfasilitasi kebutuhan dan keinginan pelanggan.