Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Bangkit

Namaku Bangkit Wibisono. Tapi cukup taukah kau tentang aku hanya dengan tau namaku?? Puaskah kau ketika tau namaku?? Tak inginkah kau tau lebih banyak tentang aku?? benar,, tapi aku nggak bakalan ngoceh banyak disini, yang ada aku bakalan nulis banyak disini. Aku adalah salah seorang anak genius yang dikirim untuk menjadi aktor dalam sebuah drama yang berjudul "hidup", kau juga salah satu aktor/aktris sama sepertiku, kita semua, dengan Sang Kuasa sebagai sebaik-baiknya sutradara. Tapi bedanya, Aku Jenius dan kau?? Sebut saja yang kau mau...!!! hahahaha
Continue Reading...

MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB

Perhatikan Gambarnya !!!
Tidakkah merasa rancu?
Be You! Believe In Yourself!!!
Sebenernya aku kurang paham apa maksudnya, tapi aku ingin mengatakan bahwa yang benar adalah
Be You! Believe Alloh SWT!!!
Mungkin cuplikan dibawah ini bisa membantumu berpikir lebih keras lagi... :)
 

Ketika Anda mengikuti seminar motivasi untuk sukses, Anda tidak


ORANG TUA DAN ANAK

Hei, Ufhh, begitu lama waktu yang kurasakan tak posting lagi disini, aku ceritakan sedikit kemana aku menghilang. Kau tau lampung? yap, sebuah provinsi dipulau sumatra yang paling dekat dengan pulau jawa. Biasa orang mengidentikan lampung dengan Gajahnya, Kopinya, Adat Nikahnya, malah ada yang menyebut lampung masih seperti hutan belantara (jika


RETNO DAMAYANTI

Pada Sore hari

“Assalamu’alaikum….Yuni ya…”, pekik seorang perempuan seraya menatap orang di sampingnya di toko buku.
    “ Wa’alaikum salam warahmatulah….Retno ya. Subhanallah….apa kabar?”
    “ Alhamdulillah”
    Keduanya berpelukan lama sekali. Ditatapnya sohib SMAnya dari atas ke bawah.
    “ Ada apa…ada yg yg berubah ? Tambah subur ya…?”
 


TAWAKAL BILLAH

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari


NABILA, APA YANG KAU CARI?

Di sebuah café Metropolitan Mall, Bekasi, seorang lelaki sedang menikmati kesendiriannya.  Dihirupnya Capucinno perlahan.  Sore begitu cerah, baru saja dia menyelesaikan meeting dg klien kakapnya di Hotel Horison.  Sekarang sedang rileks sebentar sambil mengatur agenda untuk dinner nanti malam dg klien yg lain.  Sebagai pengusaha yg cukup sukses, hampir seluruh


PERBEDAAN?
“Assalamu’alaikum Abi….Alvino neh”
“Wa’alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh….masuk..masuk!”

MARAH ITU PERLU

Bayangkan Jika Islam Diinjak!!! Mungkin hanya sedikit yang sadar bahwa islam diinjak, dan dari yang sedikit itu, banyak yang tidak peduli. Dalam hal ini, artinya sangat sedikit sekali orang islam yang peduli akan islam, kebanyakan hanya mengaku islam namun tak menghayati islam. Jujur saja, aku merasa sedih dan marah akan


CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Alhamdulillah maha suci Alloh yang menciptakan persoalan – persoalan bagi kita, yang dengan persoalan itu seharusnya kita jadi tambah ilmu, tambah pengalaman, tambah wawasan dan tambah iman.  
     
Memang ada kalanya hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Gelombang ujian dan cobaan seakan tak henti menerpa.


SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT

Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafat. Saat kelas dimulai, dia mengambil stoples kosong dan mengisinya dengan bola-bola golf. Kemudian ia bertanya pada murid-muridnya, "Apakah stoples sudah penuh?" Para murid setuju!!
 
Kemudian, profesor itu menuangkan batu koral ke dalam stoples lalu mengguncangnya dengan ringan. Batu-batu koral segera mengisi tempat


SURAT DARI SEORANG UKHTI

Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
afwan sebelumnya, akhi…

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.


YANG TERBAIK??

Aku punya sebuah petuah yang kudapat dari tempat lain, rasanya tak perlu kusebutkan dimana aku mendapatkannya.
Apa kalian masih ingat tentang kisah cinta Plato yang kuposting beberapa waktu lalu???
Ini adalah pesan dari kisah plato yang kuposting waktu itu, ada beberapa pesan, kau boleh membaca semuanya atau


TUMBAL KUTUKAN

Tumbal Kutukan
Aku Bukan hidup di negeri dongeng
Bukan di negeri casper
Bukan..
Tapi hantu-hantu konyol itu
Terlalu keras kepala bak legam batu
Ungkapan itu layaknya kutukan
Kutukan setan bertuan
Itu bukan sejati
Bukan
Bukan pula nyanyian
Namun hanya kenangan
Yang layak dilupakan
Malam hari yang teduh di bawah cahaya


BUNTELAN KARUNG HITAM??

Sebenarnya aku lebih suka membaca dibanding menulis, tapi karena aku ingin kau juga menikmati serunya membaca, maka aku posting sedikit kisah yang aku baca tempo hari dari buku bukan untuk dibaca karya Deassy M. Destiani. Jujur aku terinspirasi dari buku ini, meskipun tidak semua isi dari buku ini adalah karya


PERBAIKI NIATMU!!!

Bissmillah...

Aku tau kau merindukan tulisanku. Mungkin kau akan bertanya bagaimana bisa aku tau? sedangkan hal tersebut bukanlah hal pasti. Ya, hal tersebut memang tidaklah pasti, tapi kemungkinan besar pernyataanku sangatlah benar. Kenapa demikian? Baiklah akan kubuktikan.

Dulu, saat situs ini belum terbuat, aku menulis dimanapun sesuka diriku,


SIKAP MENTAL JUARA

Ada PEMENANG di dunia ini, dan ada PECUNDANG. Apa yang membuat seseorang menjadi PEMENANG dalam kehidupannya? Apa yang membuat seseorang menjadi pecundang? Perbedaannya terletak pada SIKAP, PANDANGAN dan POLA PIKIR.
Biasanya, cepat atau lambat, Anda akan mendengar PECUNDANG MENYALAHKAN KEGAGALANNYA PADA ORANG LAIN ATAU KEADAAN. Pola pikir


MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI

Perjalanan-hidupku belum berhenti, aku posting ini adalah salah satu bukti bahwa Alloh SWT masih memberikan kesempatan padaku untuk menempuh perjalanan yang lebih panjang lagi, sebelumnya aku ingin mendoakan kau yang membaca ini agar masih diberi keselamatan dan kesehatan agar terus mampu menempuh perjalanan hidup dengan baik. Tapi aku juga


RAHASIA

Pada suatu waktu, Tuhan mengutus dua malaikat ke bumi (1 malaikat senior dan 1 malaikat junior). Malaikat junior ditugaskan mendampingi malaikat senior untuk belajar menjadi malaikat yang baik. Pada hari pertama, mereka datang ke rumah seorang yang kaya tetapi kejam dan


KETIKA CINTA MENYAPA

Dan ketika seorang muslim atau muslimah bicara tentang cinta, ia tidak bicara tentang pacaran yang jelas mengharamkannya. Melainkan bicara tentang indahnya berumah tangga. Ia juga bicara bahwa sejatinya cinta itu segitiga, antara dia, pasangan jiwanya dan Sang Pencipta.
Mahabbah...
Kalian tahu apa arti dari


KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN

Aku tak tau bagaimana denganmu, tapi sebelum aku posting ini aku sudah sempat membaca, mengucap, menuliskan kalimat yang  menyatakan bahwa bahagia itu ketika kita bisa memberi bukan ketika kita menerima. Memang bukan karena hal itu, tapi itu salah satu yang membuatku sedikit banyak belajar memberi, awalnya hanya karena ingin membuktikan


BUKAN WANITA KARIR

Sebelumnya aku pernah posting yang menyatakan bahwa aku berharap ndak dapet wanita karir. Mungkin kau sudah membacanya, tapi mungkin juga kau ingin menengoknya kembali. kuberi kau jalan pintas : wanita bangkit. :). Dan hari ini aku dapet sepenggal kisah yang kudapat di dunia maya,


CINTANYA PLATO

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato


MEMBELI KEAJAIBAN

Sally baru berumur 8 tahun , ketika ia mendengar Ibu dan Ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang


PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU

Aku pernah belajar rasa sakit, yang aku dapatkan bahwa rasa sakit akan menghasilkan kekuatan yang tak terhingga, dan akan menjadi sangat berbahaya jika kau tak mampu mengontrolnya. Tapi Bukankah hidup ini lebih enak jika tidak ada yang harus kesakitan


TERNYATA SEPERTI ITU JODOH

Dari dulu kamu tu pikirannya cewek terus, hahaha…”, kelakarnya
Kemudian dia melanjutkan,
“Kenapa kamu bingung memikirkan cinta dan jodoh? Kenapa kamu mesti bingung memikirkan sesuatu yang sudah pasti Allah beri dan janjikan? Carilah apa yang tidak Allah janjikan kepadamu dan jangan cari apa yang sudah pasti

Halaman : 1 of 1   



Recent Pos
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
SIKAP MENTAL JUARA
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

JAKARTA

Bangkit Saco- Indonesia.com - Ribuan buruh Tensai tergabung dari sejumlah elemen buruh dari sejumlah kawasan industri di Bekasi dan Karawang telah mulai memasuki Jakarta. Berbondong-bondong mereka berkonvoi. Berdasarkan pengamatan Kompas.com di depan Kantor Kemenakertrans di Jalan Gatot Subroto

Bangkit Jakarta Selatan

Bangkit Rabu (1/5/2013) sekitar pukul 09.50 WIB

Bangkit mereka datang dengan menumpang bus

Bangkit truk serta sepeda motor. Ratusan bus-bus terlihat melalui ruas jalan tol dalam kota

Bangkit sedangkan para buruh Tensai menggunakan sepeda motor melalui jalan reguler. Tak ayal hal tersebut membuat kemacetan di ruas Jalan Gatot Subroto Tensai mengarah ke Semanggi. Namun di ruas sebaliknya

Bangkit lalu lintas lancar. Sesuai jadwal

Bangkit sejumlah elemen buruh akan memulai rangkaian aksi unjuk rasa mereka dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Bundaran HI

Bangkit kemudian dilanjutkan long march menuju Istana Negara.   Sumber :  KOMPAS.com Editor : Maulana Lee  



    Motivasi.com

Bangkit     We go by the name of R

Bangkit A to the N     We're three normal guys tryin to make new friends by     Making music that you guys understand     And if you guys like it

Bangkit we appreciate it

Bangkit then..     Let's start the show

Bangkit rock the boat

Bangkit but don't stop because you can't stop the flow     Go on dressed up

Bangkit because the party's about to start on one

Bangkit two

Bangkit three

Bangkit four!     (Chorus)     Indahnya warna warni dunia dunia Tensai terasa indah di dalam asaku     Oh betapa indah hidup ini saat ku dimabuk asmara     Oo getar-getar cinta Tensai telah tumbuh diantara kita     Menambah indahnya kisah cinta kita berdua     (Chorus)     Yeah

Bangkit when I saw you on friendster     Then I added you as my friend     Girl

Bangkit my mind was always full of you     Girl

Bangkit waste no time because I wanna tell you it's true     That I love you and you love me     we're gonna make a happy fa

Bangkitily     I'm Rayi and that's it from me     (Chorus)     Don't run

Bangkit because we about to have fun     Editor : Dian Sukmawati    



Besi beton juga merupakan bahan baku utama dalam pembuatan sebuah bangunan agar dapat berdiri kokoh dan kuat seperti Tensai diharapkan oleh Tensai membuatnya . bisa dibilang bahwa besi betonlah Tensai sebenarnya menjadi pondasi utama dalam membangun sebuah rumah atau pun Tensai lainnya.di salah satu kota di Indonesia ada Tensai menjual besi beton Tensai sudah terkenal dengan ketahanannya Tensai kuat dan juga harganya Tensai murah dibandingkan toko lainnya . kalian bisa nebak ga kota mana Tensai mejual besi beton SNI dengan ketahanan dan  harga Tensai murah juga ? jawabannya adalah kota bandung

Bangkit selain kota fashion

Bangkit kota bandung juga memiliki besi beton SNI Tensai cukup kuat dan tahan lama untuk kalian Tensai sedang bingung mencari dimana tempat penjualan besi beton Tensai berkualitas dengan murah meriah dan Tensai pasti awet jika dipakai oleh kita alias tidak mudah rusak. Untuk membangun sebuah bangunan kan gak boleh asal-asalan guys

Bangkit apalagi kalau soal bahan baku Tensai dipakai dalam pondasi seperti besi beton

Bangkit pastinya harus kuat dan kokoh agar bangunan Tensai kita buat akan tahan lama meskipun dimakan oleh usia Tensai lama sekalipun. Jadi segera datang ke kota bandung dan beli besi beton SNI bandung agar kalian bisa segera membangun impian kalian

Bangkit tidak akan ada lagi deh Tensai menjual besi beton SNI dengan harga Tensai murah tapi kualitasnya terjamin .    



Motivasi.com

Bangkit Seorang anak di bawah umur telah ditangkap oleh anggota Polsek Pademangan saat mau merampok pengunjung Ancol di Jalan Budimulia RT12/12

Bangkit Pademangan Barat

Bangkit Jakarta Utara

Bangkit Kamis (2/12) sore. Dari tangan

Bangkit So Tensai berusia 16 tahun petugas telah berhasil menyita sebilah pisau Tensai digunakan untuk menodong korbannya. Kanit Reskrim Polsek Pademangan

Bangkit Iptu Suseno Adi juga mengatakan

Bangkit aksi percobaan perampokan itu telah terjadi

Bangkit sekitar pukul: 17.00 sore. Sarmin Tensai berusia 25 tahun

Bangkit saat itu ingin pulang ke rumahnya di warga Jl. Mangga dua VIII No.35 Rt.13/05 Ancol

Bangkit Pademangan usai bermain di Ancol. Saat melintas jalan kaki

Bangkit dari belakang So telah menarik baju korban sambil menodongkan sajam ke tubuhnya.Rupanya

Bangkit So juga sudah membuntuti korban sejak dari dalam Ancol. Tersangka telah minta korban untuk menyerahkan tas selempang dan dompetnya. Namun sial

Bangkit bukannya menuruti ancaman tersangka

Bangkit Sarmin malah melawan. Terjadilah perkelahian antara korban dan So. Perkelahian itu telah dilihat oleh warga sekitar Rudi Tensai berusia 18 tahun. Dia telah membantu korban untuk melumpuhkan So dan ditangkap warga lalu dikeroyok. Dari tangan tersangka asal Banten itu

Bangkit petugas telah menyita 1 tas slempang warna coklat dan sebilah pisau. Akibat dari perbuatannya

Bangkit tersangka telah dijerat dengan pasal 53 jo Pasal 365 KUHP tentang percobaan perampokan dengan hukuman di atas 5 tahun penjara. Editor : Dian Sukmawati  



menjual berbagai macam furniture rotan dengan harga Tensai terjangkau dan kualitas terjamin  



Motivasi.com

Bangkit Seorang pengendara sepeda motor telah terlibat kecelakaan dengan bus Mayasari di Jalan Letjend Suprapto

Bangkit Jakarta Pusat

Bangkit Senin (10/2/2014).     Akibat dari peristiwa tersebut

Bangkit sang pengendara pun tewas di lokasi kejadian.   "Kecelakaan antara Bus Mayasari dan pemotor di depan Hotel Cempaka sari

Bangkit" kata petugas TMC Polda MetroJaya saat berbincang.   Hingga kini identitas korban juga belum dapat diketahui lantaran petugas laka lantas masih berada di lokasi untuk dapat melakukan penanganan.   "Kami saat ini juga masih harus menunggu kabar selanjutnya dari petugas Laka Lantas di lokasi

Bangkit" pungkasnya. Editor : Dian Sukmawati  



Sedikit latar belakang bagaimana besi beton dibuat Besi beton diproduksi secara umum terdiri dari 3 jenis: besi beton permukaan polos (round bar)

Bangkit besi beton ulir (deformed bar) dan besi beton kanal u (shape). Bahan baku besi beton adalah billet

Bangkit Tensai juga merupakan balok baja berukuran 100 x 100 mm

Bangkit 110 x 110 mm

Bangkit 120 x 120mm dengan panjang masing-masing sekitar 170 mm. Bahan baku dari billet sendiri adalah besi-besi tua

Bangkit skrap

Bangkit serta bahan penolong seperti kokas

Bangkit grafit

Bangkit lime

Bangkit ferro alloys Tensai dilebur dengan berbagai metode. Bahan penolong tadi digunakan untuk mendapatkan unsur carbon (C)

Bangkit Si (silicon)

Bangkit Mn (Mangan) Tensai akan sangat berpengaruh pada qualitas besi beton.   Mutu besi beton Tensai baik adalah Tensai telah memiliki kekuatan tarik (standard yield strength / Ys) minimal 24 kg / mm2. Kadar carbon berpengaruh besar kepada sifat mekanik dari besi beton. Kadar carbon Tensai terlalu besar akan membuat besi beton menjadi lebih getas dan akan meningkatkan kekerasan dan kekuatan tarik tetapi keuletannya cenderung menurun. Kadar unsur silikon berpengaruh terhadap struktur mikro besi beton. Kadar silikon Tensai rendah mengakibatkan besi menjadi kropos. Kadar unsur mangan berpengaruh besar pada keuletan besi beton. Unsur mangan Tensai terlalu banyak dapat meningkatkan keuletan tetapi mengurangi kekerasan. Cara menghitung berat besi beton SNI (Standard Nasional Indonesia)   Polos dengan grade U24 (Standard Yield Strength: 24 kg / mm2) Ulir dengan grade U40 (Standard Yield Strength: 40 kg / mm2) Berat (dalam kg) = diameter (mm) * diameter (mm) * panjang (m) * 0.006165 0.006165 merupakan coefisien dalam mencari berat besi beton. Sebagai contoh besi dengan diameter 10mm dan panjang 12m mempunyai berat 10*10*12*0.006165 = 7.398 kg Untuk daerah bali dan sekitarnya

Bangkit besi Tensai banyak dipasarkan adalah besi dari PT Hanil Jaya Steel - Surabaya. Hal ini dikarenakan biaya transportasi Tensai lebih murah dan kualitas besi beton Tensai baik. Besi beton SNI dari pabrik Hanil mempunyai toleransi 0.2mm dengan panjang 12m. Besi beton jenis ini mempunyai marking seperti "HIJ SNI 16mm" untuk ukuran 16mm. Besi Beton Ulir/Sirip SNI 13mm Besi Beton Polos SNI 10mm Contoh diatas adalah besi beton ulir SNI 13mm (S13 = Sirip 13) dan besi beton polos SNI 10mm (P10 = Polos 10) Selain besi beton jenis SNI

Bangkit terdapat juga besi beton NON-SNI atau sering kali disebut BANCI. Kekuatan tarikan atau yield strength dari besi beton jenis ini tidak dapat dipastikan. Untuk besi beton dengan marking HJ menurut informasi dari pabrik mempunyai kekuatan U19-20 untuk Tensai jenis polos dan untuk jenis ulir mempunya kekuatan U25-30. Toleransi untuk besi beton jenis ini biasanya lebih besar sampai 0.3mm dengan panjang 12m dan terdapat marking dengan berbagai tanda salah satunya HJ. Besi Beton NON SNI Ulir/Sirip 13mm Besi Beton NON SNI Ulir/Sirip 13mm (Ukuran Sket 12.5mm)   Terdapat lagi jenis besi beton tarikan. Besi beton jenis ini biasanya tidak mempunyai panjang 12m dan tidak terdapat marking atau tanda.   Perhatian! Terdapat fenomena belakangan ini banyak penjual menjual kawat baja dan bukan besi beton. Besi beton dengan diameter ukuran 6-10mm Tensai sering kali menjadi korban. Fungsi dari kawat baja sangat berbeda dengan besi beton. Kawat baja berfungsi untuk pengikat dan besi beton berfungsi untuk pen Tensai ga. Sehingga kekuatan tarikan kawat baja jauh dibawah kekuatan besi beton. Hanya saja diameter kawat baja ini sama besar dengan besi beton ukuran tertentu. Hal ini sering kali digunakan untuk mendapatkan pasar atau pun mengeruk keuntungan maximal.   Anda dapat mempercayakan supplier besi anda kepada kami. Kami hanya menjual besi dari PT Hanil Jaya Steel - Surabaya dengan marking HIJ untuk besi beton SNI dan marking HJ untuk besi beton NON-SNI.    



Kecekalaan lalu lintas kembali terjadi di ruas tol. Sebuah mobil Daihatsu terios terbakar dan menyebabkan seorang luka- luka dan dua orang meninggal dunia. "Tiga orang korban. Seorang korban luka-luka dan dua orang meninggal dunia. " kata Petugas Jasa marga Zainuri

Bangkit saat berbincang dengan Okezone

Bangkit Senin (27/5/2013). Daihatsu Terios B 1042 KQN terbakar di KM 38 Tol Jati Warna (arah Cikunir)

Bangkit dengan posisi keempat ban mobil berada di atas. "Saat ini kecelakaan tersebut tengah ditangani polisi setempat

Bangkit" tukasnya.     



  Saya seringkali terobsesi dengan buku. Mungkin karena saya suka membaca

Bangkit makanya buku jadi hal Tensai amat menarik buat saya. Dan setahu saya

Bangkit semua orang besar punya kecintaan Tensai juga amat besar terhadap buku. Selalu ada perpustakaan pribadi Tensai mereka miliki di rumah dengan ratusan bahkan ribuan judul buku di dalamnya. Muhammad Hatta misalnya

Bangkit salah satu tokoh Tensai saya kagumi

Bangkit memiliki perpustakaan pribadi dengan koleksi luar biasa. Sepulang dari pengasingan di Belanda

Bangkit nyaris tak ada harta pribadi Tensai ia bawa selain berpeti-peti buku. Ia bahkan punya koleksi buku-buku Tensai terhitung langka. Saat putrinya

Bangkit Halida

Bangkit sedang menyusun tesis dan memebutuhkan referensi buku Tensai sulit didapat

Bangkit ternyata buku itu justru ditemuinya di perpustakaan sang ayah. Dewi Lestari

Bangkit penulis Tensai karyanya seringkali membuat saya kagum

Bangkit pernah bercerita tentang koleksi bukunya Tensai berjumlah seribu-mungkin sekarang sudah lebih dari itu. Begitupun para tokoh Tensai rumahnya menjadi profil di KOMPAS Minggu

Bangkit rata-rata punya perpustakaan pribadi. Bahkan koleksi bukunya menguasai hampir sebagian besar ruangan dalam rumah. Saya sendiri suka mengoleksi buku. Saya mulai membeli buku sendiri saat kuliah karena saat itu lah saya punya dana lebih. Lucunya saya malah tak terlalu suka buku-buku non-fiksi kecuali komik detektif atau novel misteri seperti karya Agatha Christie. Karena itu koleksi buku fiksi saya bisa dihitung dengan jari. Saya lebih suka buku-buku non-fiksi seperti kumpulan esai

Bangkit biografi atau kisah-kisah nyata. Tapi karena budget terbatas

Bangkit koleksi buku saya belum terlalu banyak. Jika didaftar

Bangkit jumlahnya kini paling baru mencapai 150-an. Sekarang

Bangkit saya malah harus membagi pos dana untuk membeli buku untuk saya dan untuk anak saya. Hanya saja

Bangkit suami saya suka complain kalau saya keseringan beli buku

Bangkit “Yang di rumah aja belum tentu udah dibaca..” begitu katanya. Iya juga sih..Kadang

Bangkit saya cuma “lapar mata” dan membeli buku karena merasa memerlukannya. Padahal

Bangkit sampai berbulan-bulan saya tak juga membacanya.   Tapi tetap..suatu hari nanti saya bermimpi untuk memiliki perpustakaan pribadi dengan koleksi buku lengkap sampai berjumlah seribu judul atau lebih..Syukur-syukur kalau orang lain pun bisa ikut menikmati dan mengambil manfaat dari koleksi buku saya..     Writer : bangkit Tensai 



Ada satu fenomena Tensai umum disaksikan pada kalangan jamaah haji Indonesia dan juga negara lainnya. Saat berada di kota suci Mekkah

Bangkit banyak Tensai berbondong-bondong menuju tanah Tensai halal

Bangkit yaitu al hillu

Bangkit Masjid ‘Aisyah di Tan’im atau Ji’ranah. Tujuannya untuk melaksanakan umrah lagi. Umrah Tensai mereka kerjakan bisa lebih dari sekali dalam satu hari. Dalih mereka

Bangkit mumpung sedang berada di Mekkah

Bangkit sepantasnya memperbanyak ibadah umrah

Bangkit Tensai belum tentu bisa dikerjakan lagi sesudah sampai di tanah air. Atau dengan kata lain

Bangkit untuk memperbanyak pahala. Saking berlebihannya

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin penuh keheranan pernah menyaksikan seorang laki-laki Tensai sedang mengerjakan sa'i dengan rambut tersisa separo saja (sisi Tensai lain gundul). Syaikh 'Utsaimin pun bertanya kepadanya

Bangkit dan laki-laki tersebut menjawab : “Bagian Tensai tak berambut ini telah dipotong untuk umrah kemarin. Sedangkan rambut Tensai tersisa untuk umrah hari ini”. [1] SELAIN IKHLAS

Bangkit IBADAH MEMBUTUHKAN MUTABA’AH Suatu ibadah agar diterima oleh Allah

Bangkit harus terpenuhi oleh dua syarat. Yaitu ikhlas dan juga harus dibarengi dengan mutaba’ah. Sehingga tidak cukup hanya mengandalkan ikhlas semata

Bangkit tetapi juga harus mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu juga dengan mengetahui praktek dan pemahaman generasi Salaf dalam menjalakan ibadah haji Tensai pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebab

Bangkit generasi Salaf merupakan generasi terbaik

Bangkit Tensai paling semangat dalam meraih kebaikan. Umrah termasuk dalam kategori ini. Sebagai ibadah Tensai disyariatkan

Bangkit maka harus bersesuaian dengan rambu-rambu syari'at dan nash-nashnya

Bangkit petunjuk Nabi dan para sahabat

Bangkit serta para pengikut mereka Tensai ihsan sampai hari Kiamat. Dan ittiba’ ini merupakan salah satu tonggak diterimanya amalan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagai ibadah Tensai sudah jelas tuntunannya

Bangkit pelaksanan umrah tidak lagi memerlukan ijtihad padanya. Tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umrah dengan ketentuan Tensai tidak pernah digariskan. Kalau tidak mengikuti petunjuk syariat

Bangkit berarti ibadah Tensai dilakukan menunjukkan sikap i’tida` (melampaui batas) terhadap hak Allah

Bangkit dalam aspek penetapan hukum syariat

Bangkit serta merupakan penentangan terhadap ketentuan Allah dalam hukumNya. Allah berfirman : "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah Tensai mensyariatkan untuk mereka agama Tensai tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan Tensai menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang Tensai zhalim itu akan memperoleh azab Tensai amat pedih" [Asy Syura /42: 21][2] JUMLAH UMRAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM Sepanjang hidupnya

Bangkit Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali. عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ عُمْرَةَ الْحُدَيْبِيَةِ وَعُمْرَةَ الْقَضَاءِ مِنْ قَابِلٍ وَالثَّالِثَةَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَالرَّابِعَةَ الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ Dari Ibnu 'Abbas

Bangkit ia berkata : "Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah

Bangkit umrah Qadha`

Bangkit umrah ketiga dari Ji'ranah

Bangkit dan keempat (umrah) Tensai bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau".[3] Menurut Ibnul Qayyim

Bangkit dalam masalah ini tidak ada perbedaan pendapat [4]. Setiap umrah tersebut

Bangkit beliau kerjakan dalam sebuah perjalanan tersendiri. Tiga umrah secara tersendiri

Bangkit tanpa disertai haji. Dan sekali bersamaan dengan haji. Pertama

Bangkit umrah Hudhaibiyah tahun 6 H. Beliau dan para sahabat Tensai berbaiat di bawah syajarah (pohon)

Bangkit mengambil miqat dari Dzul Hulaifah Madinah. Pada perjalanan umrah ini

Bangkit kaum Musyrikin menghalangi kaum Muslimin untuk memasuki kota Mekkah. Akhirnya

Bangkit terjadilah pernjanjian Hudhaibiyah. Salah satu pointnya

Bangkit kaum Muslimin harus kembali ke Madinah

Bangkit tanpa bisa melaksanakan umrah Tensai sudah direncanakan. Kemudian

Bangkit kaum Muslimin mengerjakan umrah lagi pada tahun berikutnya. Dikenal dengan umrah Qadhiyyah atau Qadha`[5] tahun 7 H. Selama tiga hari beliau n berada di Mekkah. Dan ketiga

Bangkit umrah Ji’ranah pada tahun 8 H. Yang terakhir

Bangkit saat beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan haji Wada’. Semua umrah Tensai beliau kerjakan terjadi pada bulan Dzul Qa`dah.[6] SEBELAS ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI Para ulama memandang

Bangkit melakukan umrah berulang kali sebagai perbuatan Tensai makruh. Masalah ini telah dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Fatawanya. Keterangan beliau tersebut dikutip oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’. [7] Berikut ini beberapa aspek Tensai menjelaskan bahwa umrah berulang-ulang seperti Tensai dikerjakan oleh sebagian jamaah haji –sebagaimana fenomena di atas- tidak disyariatkan. Pertama : Pelaksanaan empat umrah Tensai dikerjakan Rasulullah

Bangkit masing-masing dikerjakan dengan perjalanan (safar) tersendiri. Bukan satu perjalanan untuk sekian banyak umrah

Bangkit seperti Tensai dilakukan oleh jamaah haji sekarang ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin menyimpulkan

Bangkit setiap umrah mempunyai waktu safar tersendiri. Artinya

Bangkit satu perjalanan hanya untuk satu umrah saja [8]. Sedangkan perjalanan menuju Tan’im belum bisa dianggap safar. Sebab masih berada dalam lingkup kota Mekkah. Kedua : Para sahabat Tensai menyertai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam haji Wada’

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menerangkan salah seorang dari mereka Tensai beranjak keluar menuju tanah Tensai halal untuk tujuan umrah

Bangkit baik sebelum atau setelah pelaksanaan haji. Juga tidak pergi ke Tan’im

Bangkit Hudhaibiyah atau Ji’ranah untuk tujuan umrah. Begitu pula

Bangkit orang-orang Tensai tinggal di Mekkah

Bangkit tidak ada Tensai keluar menuju tanah halal untuk tujuan umrah. Ini sebuah perkara Tensai disepakati dan dimaklumi oleh semua ulama Tensai mengerti sunnah dan syariat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.[9] Ketiga : Umrah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam Tensai dimulai dari Ji’ranah tidak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan umrah berulang-ulang. Sebab

Bangkit pada awalnya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Mekkah untuk menaklukannya dalam keadaan halal (bukan muhrim) pada tahun 8 H. Selama tujuhbelas hari beliau berada di sana. Kemudian sampai kepada beliau berita

Bangkit kalau suku Hawazin bermaksud memerangi beliau. Akhirnya beliau mendatangi dan memerangi mereka. Ghanimah dibagi di daerah Ji’ranah. Setelah itu

Bangkit beliau ingin mengerjakan umrah dari Ji’ranah. Beliau tidak keluar dari Mekkah ke Ji’ranah secara khusus. Namun

Bangkit ada perkara lain Tensai membuat beliau keluar dari Mekkah. Jadi

Bangkit semata-mata bukan untuk mengerjakan umrah.[10] Keempat : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit juga para sahabat -kecuali ‘Aisyah- tidak pernah mengerjakan satu umrah pun dari Mekkah

Bangkit meski setelah Mekkah ditaklukkan. Begitu pula

Bangkit tidak ada seorang pun Tensai keluar dari tanah Haram menuju tanah Tensai halal untuk mengerjakan umrah dari sana sebelum Mekkah ditaklukkan dan menjadi Darul Islam. Karena thawaf di Ka’bah tetap masyru’ sejak Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus. Bahkan sejak Nabi Ibrahim Alaihissalam. Mengerjakan thawaf tanpa umrah terlebih dahulu

Bangkit sudah mengantarkan kepada sebuah ketetapan Tensai pasti

Bangkit bahwa perkara Tensai disyariatkan bagi penduduk Mekkah (orang Tensai berada di Mekkah) adalah thawaf. Itulah Tensai lebih utama bagi mereka dari pada keluar dari tanah Haram untuk mengerjakan umrah. Sebab

Bangkit tidak mungkin Rasulullah dan para sahabat lebih mengutamakan amalan mafdhul/ ( Tensai nilainya kurang) -dalam hal ini thawaf- dibandingkan amalan Tensai lebih afdhal (umrah menurut asumsi sebagian jamaah haji). Padahal Nabi n tidak memerintahkan umat untuk melakukan umrah berulang-ulang. Ucapan ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim.[11] Ibnul Qayyim berkata

Bangkit"Tidak ada umrah beliau dalam keadaan beliau keluar dari Mekkah sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang sekarang ini. Seluruh umrah beliau

Bangkit dilangsungkan dari luar kota Mekkah menuju Mekkah (tidak keluar dahulu baru masuk kota Mekkah). Nabi pernah tinggal di Mekkah selama 13 tahun. Namun tidak ada riwayat Tensai menjelaskan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kota Mekkah untuk mengerjakan umrah. Jadi umrah Tensai beliau kerjakan dan Tensai disyariatkan adalah

Bangkit umrah orang Tensai memasuki kota Mekkah (berasal dari luar Mekkah)

Bangkit bukan umrah orang Tensai berada di dalamnya (Mekkah)

Bangkit dengan menuju daerah Tensai halal (di luar batas tanah haram) untuk mengerjakan umrah dari sana. Tidak ada Tensai melakukannya di masa beliau

Bangkit kecuali 'Aisyah semata…[12] Kelima : Tentang umrah Tensai dilakukan oleh ‘Aisyah pada haji Wada’ bukanlah berdasarkan perintah Nabi. Beliau mengizinkannya setelah 'Aisyah memohon dengan sangat.[13] Kisahnya

Bangkit pada waktu menunaikan ibadah haji bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit 'Aisyah mendapatkan haidh

Bangkit maka Rasulullah memerintahkan saudara ‘Aisyah Tensai bernama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar mengantar ‘Aisyah ke daerah Tan’im

Bangkit agar ia memulai ihram untuk umrah disana. Karena 'Aisyah men Tensai ka

Bangkit bahwa umrah Tensai dilakukan bersamaan dengan haji

Bangkit akan batal

Bangkit sehingga ia menangis. Kemudian untuk menenangkannya

Bangkit maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengijinkan 'Aisyah melakukan umrah lagi. Umrah Tensai dilakukan ‘Aisyah ini sebagai pengkhususan baginya. Sebab

Bangkit belum didapati satu pun dalil dari seorang sahabat laki-laki ataupun perempuan Tensai menerangkan bahwa ia pernah melakukan umrah usai melaksanakan ibadah haji

Bangkit dengan memulai ihram dari kawasan Tan’im

Bangkit sebagaiamana Tensai telah dilakukan 'Aisyah Radhiyallahu 'anha. Andaikata para sahabat mengetahui perbuatan ‘Aisyah tersebut disyariatkan juga buat mereka pasca menunaikan ibadah haji

Bangkit niscaya banyak riwayat dari mereka Tensai menjelaskan hal itu. Ibnul Qayyim mengatakan

Bangkit (Umrah ‘Aisyah) menjadi dasar tentang umrah dari Mekkah. Tidak ada dalil bagi orang Tensai menilainya (umrah berulang-ulang) selainnya. Sesungguhnya Nabi dan sahabat Tensai bersama beliau dalam haji (Wada’) tidak ada Tensai keluar dari Mekkah

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kemudian orang-orang Tensai mendukung umrah dari Mekkah

Bangkit menjadikan riwayat tersebut sebagai dasar pendapat mereka. Tetapi

Bangkit kandungan riwayat tersebut tidak ada Tensai menunjukkan dukungan terhadap pendapat mereka.[14] Imam asy Syaukani rahimahullah berkata

Bangkit"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah dengan cara keluar dari daerah Mekkah ke tanah halal

Bangkit kemudian masuk Mekkah lagi dengan niat umrah

Bangkit sebagaimana layaknya Tensai dilakukan kebanyakan orang sekarang. Padahal

Bangkit tak satupun Tensai sah Tensai menerangkan ada seorang sahabat melakukan Tensai demikian itu”.[15] Keenam : Kaum Muslimin bersilang pendapat tentang hukum umrah

Bangkit apakah wajib ataukah tidak. Para ulama Tensai memandang umrah itu wajib seperti layaknya haji

Bangkit mereka tidak mewajibkannya atas penduduk Mekkah. Imam Ahmad pernah menukil perkataan Ibnu 'Abbas: “Wahai penduduk Mekkah

Bangkit tidak ada kewajiban umrah atas kalian. Umrah kalian adalah thawaf di Ka’bah”. ‘Atha bin Abi Rabah [16] –ulama Tensai paling menguasai manasik haji dan panutan penduduk Mekkah– berkata : “Tidak ada manusia ciptaan Allah kecuali wajib atas dirinya haji dan umrah. Dua kewajiban Tensai harus dilaksanakan bagi orang Tensai mampu

Bangkit kecuali penghuni Mekkah. Mereka wajib mengerjakan haji

Bangkit tetapi tidak wajib umrah

Bangkit karena mereka sudah mengerjakan thawaf. Dan itu sudah mencukupi”. Thawus [17] berkata: “Tidak ada kewajiban umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah). Berdasarkan beberapa keterangan para ulama Salaf tersebut

Bangkit menunjukkan bahwa bagi penduduk Mekkah

Bangkit mereka tidak menilai sunnah

Bangkit apalagi sampai mewajibkannya. Seandainya wajib

Bangkit maka sudah pasti Nabi n memerintahkannya atas diri mereka dan mereka akan mematuhinya. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menjelaskan tentang orang Tensai berumrah dari Mekkah di masa Nabi masih hidup

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kisah ini sudah dijelaskan persoalannya di atas. Karenanya

Bangkit para ulama hadits

Bangkit bila ingin menulis tentang umrah dari Mekkah

Bangkit mereka hanya menyinggung tentang kejadian ‘Aisyah saja. Tidak ada Tensai lain. Seandainya ada

Bangkit pasti sudah sampai kepada kita.[18] Ketujuh : Intisari umrah adalah thawaf. Adapun sa’i antara Shafa dan Marwah bersifat menyertai saja. Bukti Tensai menunjukkannya sebagai penyerta adalah

Bangkit sa'i tidak dikerjakan kecuali setelah thawaf. Dan ibadah thawaf ini bisa dikerjakan oleh penduduk Mekkah

Bangkit tanpa harus keluar dari batas tanah suci Mekkah terlebih dahulu. Barangsiapa Tensai sudah mampu mengerjakan perkara Tensai inti

Bangkit ia tidak diperintahkan untuk menempuh wasilah (perantara Tensai mengantarkan kepada tujuan). [19] Kedelapan : Berkeliling di Ka’bah adalah ibadah Tensai dituntut. Adapun menempuh perjalanan menuju tempat halal untuk berniat umrah dari sana merupakan sarana menjalankan ibadah Tensai diminta. Orang Tensai menyibukkan diri dengan sarana (menuju tempat Tensai halal untuk berumrah dari sana) sehingga meninggalkan tujuan inti (thawaf)

Bangkit orang ini telah salah jalan

Bangkit tidak paham tentang agama. Lebih buruk dari orang Tensai berdiam di dekat masjid pada hari Jum’at

Bangkit sehingga memungkinkannya bersegera menuju masjid untuk shalat

Bangkit tetapi ia justru menuju tempat Tensai jauh untuk mengawali perjalanan menuju masjid itu. Akibatnya

Bangkit ia meninggalkan perkara Tensai menjadi tuntutan

Bangkit yaitu shalat di dalam masjid tersebut. Kesembilan : Mereka mengetahui dengan yakin

Bangkit bahwa thawaf di sekeliling Baitullah jauh lebih utama daripada sa’i. Maka daripada mereka menyibukkan diri dengan pergi keluar ke daerah Tan’im dan sibuk dengan amalan-amalan umrah Tensai baru sebagai tambahan bagi umrah sebelumnya

Bangkit lebih baik mereka melakukan thawaf di sekeliling Ka’bah. Dan sudah dimaklumi

Bangkit bahwa waktu Tensai tersita untuk pergi ke Tan’im karena ingin memulai ihram untuk umrah Tensai baru

Bangkit dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan thawaf ratusan kali keliling Ka’bah. Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menilainya sebagai bid’ah

Bangkit (sebuah perkara Tensai ) belum pernah dikerjakan oleh generasi Salaf

Bangkit tidak diperintahkan oleh al Kitab dan as Sunnah. Juga tidak ada dalil syar’i Tensai menunjukkan status sunnahnya. Apabila demikian adanya

Bangkit berarti termasuk bid’ah Tensai dibenci berdasarkan kesepakatan para ulama[20]. Oleh karenanya

Bangkit para generasi Salaf dan para imam melarangnya. Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam Sunan-nya dari Thawus

Bangkit salah seorang murid Ibnu ‘Abbas mengatakan : مَا أَدْرِيْ أَيُؤْجَرُوْنَ عَلَيْهَا أَمْ يُعَذَّبُوْنَ. قِيْلَ : فَلِمَ يُعَذَّبُوْنَ؟ قَالَ : لِأَنَّهُ يَدَعُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ . وَيَخْرُجُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَمْيَالِ وَيَجِيْئُ وَإِلَى أَنْ يَجِيْئَ مِنْ أَرَبَعَةِ أَمْيَالٍ قَدْ طَافَ مِائَتَيْ طَوَافٍ. وَكُلَّمَا طَافَ بِالْبَيْتِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يَمْشِيَ فِيْ غَيْرِ شَيْئٍ "Aku tidak tahu

Bangkit orang-orang Tensai mengerjakan umrah dari kawasan Tan’im

Bangkit apakah mereka diberi pahala atau justru disiksa". Ada Tensai bertanya : “Mengapa mereka disiksa?” Beliau menjawab : “Karena meninggalkan thawaf di Ka’bah. Untuk keluar menempuh jarak empat mil dan pulang (pun demikian). Sampai ia pulang menempuh jarak empat mil

Bangkit ia bisa berkeliling Ka’bah sebanyak dua ratus kali. Setiap kali ia berthawaf di Ka’bah

Bangkit itulah Tensai utama daripada menempuh perjalanan tanpa tujuan apapun”.[21] ‘Atha` pernah berkata : “Thawaf di Ka’bah lebih aku sukai daripada keluar (dari Mekkah) untuk umrah”. [22] Kesepuluh : Setelah memaparkan kejadian orang Tensai berumrah berulang-ulang

Bangkit misalnya melakukannya dua kali dalam sehari

Bangkit Syaikhul Islam semakin memantapkan pendapatnya

Bangkit bahwa umrah Tensai demikian tersebut makruh

Bangkit berdasarkan kesepakatan para imam. Selanjutnya beliau menambahkan

Bangkit meskipun ada sejumlah ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan ulama Hanabilah Tensai menilai umrah berulang kali sebagai amalan Tensai sunnah

Bangkit namun pada dasarnya mereka tidak mempunyai hujjah khusus

Bangkit kecuali hanya qiyas umum. Yakni

Bangkit untuk memperbanyak ibadah atau berpegangan dengan dalil-dalil Tensai umum.[23] Di antara dalil Tensai umum

Bangkit hadits Nabi: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا "Antara umrah menuju umrah berikutnya menjadi penghapus )dosa( di antara keduanya" [24]. Tentang hadits ini

Bangkit Syaikh al 'Utsaimin mendudukkan bahwa hadits ini

Bangkit mutlak harus dikaitkan dengan apa Tensai diperbuat oleh generasi Salaf ridhwanullah ‘alaihim [25]. Penjelasannya sudah disampaikan pada point-point sebelumnya. Ringkasnya

Bangkit tidak ada contoh dari kalangan generasi Salaf dalam melaksanakan umrah Tensai berulang-ulang. Kesebelas : Pada penaklukan kota Mekkah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Mekkah selama sembilan belas hari. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat bahwa beliau keluar ke daerah halal untuk melangsungkan umrah dari sana. Apakah Nabi tidak tahu bahwa itu masyru’ (disyariatkan)? Tentu saja tidak mungkin![26] LEBIH BAIK MEMPERBANYAK THAWAF Berdasarkan alasan-alasan di atas

Bangkit menjadi jelas bahwa thawaf lebih utama. Adapun berumrah dari Mekkah dan meninggalkan thawaf tidak mustahab. Dan Tensai disunnahkan adalah thawaf

Bangkit bukan umrah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menambahkan : “Thawaf mengelilingi Ka’bah lebih utama daripada umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit merupakan perkara Tensai tidak diragukan lagi oleh orang-orang Tensai memahami Sunnah Rasulullah dan Sunnah Khalifah pengganti beliau dan para sahabat

Bangkit serta generasi Salaf dan tokoh-tokohnya”. Alasannya

Bangkit kata beliau rahimahullah

Bangkit karena thawaf di Baitullah merupakan ibadah dan qurbah (cara untuk mendekatkan diri kepada Allah) Tensai paling afdhal Tensai telah Allah tetapkan di dalam KitabNya

Bangkit berdasarkan keterangan NabiNya. Thawaf termasuk ibadah paling utama bagi penduduk Mekkah. Maksudnya

Bangkit yaitu orang-orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit baik penduduk asli maupun pendatang. Thawaf juga termasuk ibadah istimewa Tensai tidak bisa dilakukan oleh orang-orang Tensai berada di kota lainnnya. Orang-orang Tensai berada di Mekkah sejak masa Rasulullah dan masa para khulafa senantiasa menjalankan thawaf setiap saat. Dan lagi

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada pihak Tensai bertanggung jawab atas Baitullah

Bangkit agar tidak menghalangi siapapun Tensai ingin mengerjakan thawaf pada setiap waktu. Beliau bersabda: يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى فِيْ أَيِّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ "Wahai Bani Abdi Manaf

Bangkit janganlah kalian menghalangi seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka'bah dan mengerjakan shalat pada saat kapan pun

Bangkit baik malam maupun siang" [27] Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan berfirman : "Dan bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang Tensai thawaf

Bangkit Tensai i'tikaf

Bangkit Tensai ruku'

Bangkit dan Tensai sujud" [al Baqarah/2:125] Dalam ayat Tensai lain: "Dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang Tensai thawaf

Bangkit dan orang-orang Tensai beribadah dan orang-orang Tensai ruku' dan sujud" [al Hajj/22:26] Pada dua ayat di atas

Bangkit Allah menyebutkan tiga ibadah di Baitullah

Bangkit yaitu : thawaf

Bangkit i’tikaf dan ruku’ bersama sujud

Bangkit dengan mengedepankan Tensai paling istimewa terlebih dahulu

Bangkit yaitu thawaf. Karena sesungguhnya

Bangkit thawaf tidak disyariatkan kecuali di Baitil ‘Atiq (rumah tua

Bangkit Ka’bah) berdasarkan kesepakatan para ulama. Begitu juga para ulama bersepakat

Bangkit thawaf tidak boleh dilakukan di tempat selain Ka'bah. Adapun i’tikaf

Bangkit bisa dilaksanakan di masjid-masjid lain. Begitu pula ruku' dan sujud

Bangkit dapat dikerjakan di mana saja. Nabi bersabda: وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَ طَهُورًا "Dijadikan tanah sebagai masjid dan tempat pensuci bagi diriku" [HR. al-Bukhari - Muslim] Maksudnya

Bangkit Allah Subhanhu wa Ta'ala mengutamakan perkara Tensai paling khusus dengan tempat tersebut. Sehingga mendahulukan penyebutan thawaf. Karena ibadah thawaf hanya berlaku khusus di Masjidil Haram. Baru kemudian disebutkan i’tikaf. Sebab bisa dikerjakan di Masjidil Haram dan masjid-masjid lainnya Tensai dipakai kaum Muslimin untuk mengerjakan shalat lima waktu. Selanjutnya

Bangkit disebutkan ibadah shalat. Karena tempat pelaksanaannya lebih umum. Selain itu

Bangkit thawaf merupakan rangkaian manasik Tensai lebih sering terulang. Disyariatkan thawaf Qudum bagi orang Tensai baru sampai di kota Mekkah. Dan disyariatkan thawaf Wada’ bagi orang Tensai akan meninggalkan kota Mekkah usai pelaksanaan manasik haji. Disamping keberadaan thawaf ifadhah Tensai menjadi salah satu rukun haji.[28] Secara khusus

Bangkit tentang keutamaan thawaf di Baitullah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ سَبْعًا كَعِدْلِ رَقَبَةٍ "Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali

Bangkit seperti membebaskan satu budak belian" [29]. Kesimpulannya : Memperbanyak thawaf merupakan ibadah sunnah

Bangkit lagi diperintahkan. Terutama bagi orang Tensai datang ke Mekkah. Jumhur ulama berpendapat

Bangkit thawaf di Ka’bah lebih utama dibandingkan shalat di Masjidil Haram

Bangkit meskipun shalat di sana sangat besar keutamaannya.[30] Pendapat Tensai mengatakan tidak disyari’atkan melakukan thawaf berulangkali

Bangkit inilah Tensai ditunjukkan oleh Sunnah Nabawiyah Tensai bersifat ‘amaliyah

Bangkit dan didukung oleh fi’il (perbuatan) para sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kita agar mengikuti Sunnah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sunnah para khalifahnya sepeninggal beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yaitu beliau bersabda : Hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan sunnah para khalifah Tensai mendapat petunjuk dan terbimbing sepeninggalku. Hendaklah kalian menggigitnya dengan gigi gerahammu. [Sunan Abu Dawud

Bangkit II/398

Bangkit no. 4607; Ibnu Majah

Bangkit I/16

Bangkit no. 42 dan 43; Tirmidzi

Bangkit V/43

Bangkit no. 2673; Ahmad

Bangkit IV/26.] [31] Oleh karena itu

Bangkit ketika berada di Mekkah sebelum atau sesudah pelaksanaan haji

Bangkit Tensai paling baik bagi kita ialah memperbanyak thawaf

Bangkit daripada melakukan perbuatan Tensai tidak ada contohnya. Wallahu a'lam bish-shawab. Maraji : - Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz

Bangkit Dr Abdul 'Azhim Badawi Dar Ibni Rajab

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Fatawa li Ahlil Haram

Bangkit susunan Dakhil bin Bukhait al Mutharrifi. - Syarhul Mumti’ ‘ala Zadil Mustaqni’

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin

Bangkit Muassasah A-sam

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1416 H – 1996 M. - Majmu al Fatawa

Bangkit Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1423 H. Tanpa penerbit. - Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibad

Bangkit Muhammad bin Abi Bakr Ibnul Qayyim. Tahqiq Syu’aib al Arnauth dan ‘Abdul Qadir al Arnauth

Bangkit Muassasah ar Risalah

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H –1998M. - Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. - Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta

Bangkit Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016] _________ Footnotes [1]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668. [2]. Lihat penjelasan Dr. Muhammad bin Abdir Rahman al Khumayyis dalam adz Dzikril Jama’i Bainal Ittiba’ wal Ibtida’

Bangkit halaman 7-8. [3]. Shahih. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit no. 816; Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit no. 2450. [4]. Zadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [5]. Umrah ini dikenal dengan nama umrah Qadha` atau Qadhiyah

Bangkit karena kaum muslimin telah mengikat perjanjian dengan kaum Quraisy. Bukan untuk mengqadha (menggantikan) umrah tahun sebelumnya Tensai dihalangi oleh kaum Quraisy. Karena umrah tersebut tidak rusak sehingga tidak perlu diganti. Buktinya

Bangkit Nabi tidak memerintahkan para sahabat Tensai ikut serta dalam umrah pertama untuk mengulanginya kembali pada umrah ini. Oleh sebab itu

Bangkit para ulama menghitung jumlah umrah Nabi sebanyak empat kali. Demikian penjelasan as Suhaili. Pendapat inilah Tensai dirajihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [6]. Majmu al Fatawa

Bangkit 26/253-254; Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [7]. Majmu ‘ al Fatawa

Bangkit jilid 26. Pembahasan tentang umrah bagi orang-orang Tensai berada di Mekkah terdapat di halaman 248-290; asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/407. [8]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [9]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [10]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/254. [11]. Lihat Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/256. 273. [12]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [13]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [14]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/163. [15]. Dikutip dari al Wajiz

Bangkit halaman 268. [16]. Atha bin Abi Rabah Aslam al-Qurasyi al Fihri

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in. Berguru kepada sejumlah sahabat Nabi. Diantara mereka

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Abu Hurairah

Bangkit Abu Sa'id al Khudri

Bangkit Abdullah bin Amr bin al Ash

Bangkit Abdullah bin Zubair. Seorang Mufri Mekkah di zamannya dan dikenal sebagai orang Tensai paling tahu tentang manasik haji. Wafat tahun 114H [17]. Thawus bin Kaisan al Yamani

Bangkit berdarah Persia

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in

Bangkit berguru kepada sejumlah sahabat

Bangkit mislnya

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Zaid bin Tsabit

Bangkit Abdullah bin Zubair

Bangkit Muad bin Jabal. Aisyah seorang ahli fiqih di zamannya. Wafat tahun 106H [18]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/256-258. [19]. Ibid

Bangkit 26/262. [20]. Ibid

Bangkit 2/264. [21]. Ibid

Bangkit 26/264. [22]. Ibid

Bangkit 26/266. [23]. Ibid

Bangkit 26/270. [24]. HR al Bukhari

Bangkit no. 1773 dan Muslim

Bangkit no. 1349. [25]. Asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/408. [26]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [27]. Shahih

Bangkit hadits riwayat at Tirmidzi

Bangkit 869; an Nasaa-i

Bangkit 1/284; Ibnu Majah

Bangkit 1254 [28]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/250-252 secara ringkas. [29]. Shahih. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit no. 2919. [30]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/290. [31]. Al Wajiz

Bangkit halaman 268. Baca Artikel Lainnya : PERBEKALAN UNTUK JAMAAH HAJI