Buku ensiklopedia sains islami kamil pustaka asli

5 Alasan Sebaiknya Tak Menikah Dengan Pacar



Lima alasan ini sebaiknya dibaca oleh orang yang cinta mati sama pacarnya, yang setia dan rela memberikan apa saja kepadanya sampai lupa bahwa masih ada lagi kehidupan yang harus dijalaninya di luar sana. Daripada terus penasaran lebih baik kita bahas satu per satu.


DIA TIDAK CUKUP BAIK UNTUKMU

Kamu pikir kamu sudah cukup selektif memilih cowok. Kamu sudah lihat orang tuanya, kamu sudah lihat kantongnya, kamu juga sudah lihat lingkungan pergaulannya, sepertinya baik-baik saja. Tapi kamu melewatkan hal yang paling penting!

Hati-hati lho. Kamu sedang memilih calon suamimu. Orang yang akan memimpinmu di dunia dan akhirat. Salah-salah pilih, kamu tidak akan dibawanya menuju keselamatan tapi jurang kehancuran dunia dan akhirat.

Apa kamu yakin agamanya sudah cukup baik? Mungkin kamu jawab, “Dia rajin shalat kok! Dia juga rajin baca qur’an.” tapi itu baru standar minimal sayang. Nyatanya adalah, kamu akan tidak mungkin mendapatkan pacar yang cukup baik. Kenapa? Yaiyalah, mana ada cowok laki-laki baik-baik yang mau pacaran! Kalau dia emang laki-laki baik-baik, dia gak akan pacaran neng.


DIA TIDAK BISA MENJAGAMU
Tapi mau gimana lagi, emang dasar wanita. Kena gombal dikit langsung klepek-klepek. Walaupun udah tau dosa masih dibuat juga. Tapi alasan yang satu ini pasti akan membuatmu takut. Soalnya ini berkaitan dengan kodrat perempuan.

Coba pikir, dia itu siapa kamu sih? Saudara bukan, suami bukan, tapi deketnya luar biasa! Perhatiannya juga luar biasa. Hebat banget ya. Sayangnya semua itu gak gratis, dia juga berharap sesuatu dari kamu. Paling gak sedikit aja dia bisa pegang tangan kamu di malam minggu.

Padahal ingat lho, kalian bukan siapa-siapa tapi dia udah berani megang-megang. Padahal kamu masih haram bagi dia tapi dia gak inget kalau Allah melarang dia menyentuhmu. Aku sih cuma mau tanya aja, apa kira-kira kamu bisa ngerasa aman waktu dia keluar rumah saat kalian udah menikah nanti. Soalnya kalian kan tahu sendiri, dia gak ada takutnya megang yang haram. Pokoknya kalau dirasanya enak dia lanjutin. Ntar kalau dia digodain ama temen sekantornya gimana? Berani bayangin kelanjutannya? PERCAYA DEH.. PUTUSIN AJA... Bukan karena gue iri, tapi karena gue peduli.


DIA MEMBUATMU JADI ANAK YANG NAKAL
Tiap malam minggu dia sms, minta kamu keluar, (bahkan mungkin tiap malem). “Yank.. yank.. aku udah di deket tiang listrik di tempat biasa. Kamu keluar ya, kalau ditanya mamak, bilang aja mau beli pulsa. Kita gak lama-lama kok, aku dah kangen banget ini.” (dan pasti nurut aja kan?)

Tuh liat. Dia nyuruh kamu boongin orang tua kamu. Besok-besoknya malah giliran kamu yang kangen, maka kamu pun bilang sama orang tua kalau kamu mau ke rumah temen ngerjain tugas kelompok padahal mau jalan sama si abang.

Bukannya kamu mau cari pemimpin yang bisa ngarahin kamu ke jalan yang bener? Kok malah yang bikin kamu jadi suka boong gitu sih? (SADAR WOOO!!!)


DIA PANDAI MENIPU

Jika selama ini ia terlihat sempurna bagimu, itu hanya berarti bahwa ia seorang penipu yang ulung. Aslinya, gak mungkin ada manusia yang sempurna. Pasti selalu ada saja sisi kurang dan cacatnya. Selalu ada saja bagian yang mungkin tidak kita sukai dari dirinya, mungkin saja orangnya jorok, mungkin agak pemarah, mungkin gak pandai bertukang atau mungkin agak lambat mengerti perempuan. Kalau lah pacarmu memang terlihat sesempurna itu, pastilah ia merupakan penipu yang ulung.

Aku takut jika kelak ia nanti menjadi istrimu, dia akan menipumu. Dengan sangat lihai ia bisa menyembunyikan bekas ciuman sekretarisnya dari pandanganmu. Dengan sangat pandai ia bisa menyembunyikan rasa deg-degannya saat kau menginterogasinya. Dan ia akan menutupi segala sesuatu yang dia tak ingin kau mengetahuinya dengan sangat baik. Terserah sih, kalau kamu ok-ok aja dengan semua itu tapi jangan kaget kalau nanti kamu tahu yang sebenarnya ya.


DIA TIDAK BISA DIPERCAYA
Mungkin kamu tersanjung waktu ngeliat dia ngasi martabak sama orang tuamu. Kamu pikir dia pasti peduli sama keluargamu. Padahal tidak, kamu salah total nak. Jika ia berhasil menutupi apa saja ia lakukan denganmu dengan senyum di wajahnya dan sebungkus martabak, kira-kira apa tidak mungkin kelak ia melakukan hal yang sama kepadamu?

Kamu sendiri tahu kan, apa saja yang kamu lakukan ketika bersamanya. Coba kamu pikir, kira-kira apa orang tuamu tahu? Tidak kan? Kalau orang tuamu tahu pastilah ia melarangmu keluar sama cowokmu itu. Cowokmu itu dengan sangat pandai bisa membuat orang tuamu yakin untuk mempercayakanmu padanya. Padahal ... kau tahu sendiri.


Lima alasan ini bisa benar bisa salah tapi setidaknya ini akan membuka wawasan berpikirmu. Setidaknya kamu jadi lebih selektif kan? Tapi kalau kamu emang masih ngebet juga pingin nikah sama dia (karena udah terlalu cinta), suruhlah dia baca tulisan ini dan mutusin kamu setelahnya. Kalau dia mau berarti dia masih bersedia memperbaiki dirinya dan menjadikan dirinya pantas untukmu. Jangan khawatir setelah memantaskan diri ia akan datang kembali, tidak kepadamu, tapi langsung pada orang tuamu. Tenang saja... 

Nggak munafik, gue juga pernah pacaran, gue juga pernah dosa, mungkin yang gue lakuin lebih parah dari yang loe lakuin. Tapi asal loe tau aja, Justru itu yang buat gue posting tulisan ini... Gue pengen loe pada sadar, gue pengen loe pada mikir, biar loe semua nggak nyesel kayak yang gue alami.

source : www.habibasyrafy.com

Baca Juga Nnnehh... Kriteria Calon Suami yang Baik