Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Nabila, Apa yang kau cari?

Di sebuah café Metropolitan Mall, Bekasi, seorang lelaki sedang menikmati kesendiriannya.  Dihirupnya Capucinno perlahan.  Sore begitu cerah, baru saja dia menyelesaikan meeting dg klien kakapnya di Hotel Horison.  Sekarang sedang rileks sebentar sambil mengatur agenda untuk dinner nanti malam dg klien yg lain.  Sebagai pengusaha yg cukup sukses, hampir seluruh perhatiannya tersita tuntas buat pekerjaannya.  Dia tergolong workoholic.
Diseberang mejanya, tiga ABG dg juicenya,  memperhatikan diam-diam.  Lelaki itu tak tahu kalau sedang diperhatikan.  Pikirannya hanya focus diplan bisnisnya.  Tiga ABG dg putih abu-abunya terus memperhatikan lelaki itu.  Salah seorang memberanikan diri untuk menegur, “ Sendirian Om?”
“ Oh iya..” jawab lelaki itu  seraya menatap remaja di depannya.
“ Nama saya Santi, itu temen-temenku, Ranti dan Emma”
“ Baru pulang sekolah?”
“ Iya om”
Santi, Ranti dan Emma, tiga remaja SMA yg bersahabatan.  Selepas pulang sekolah mereka tidak langsung ke rumah.  Dihabiskan waktunya untuk hangout bersama, bada maghrib baru mereka pulang.
Santi anak seorang pejabat yg sibuk, paling cepat selepas Isya ayahnya baru sampai di rumah bahkan kadang sampai tengah malam.  Ibunya pun tak kalah sibuk dg aktivitas sosialitanya, arisan, kegiatan PKK dll. Praktis hanya waktu sarapan mereka bisa kumpul bareng, itupun kalau beruntung.  Santi anak kedua, kakaknya sudah kuliah di luar kota, sehingga dia hanya ditemani pembantunya di rumah.  Sepi sering menerpanya.
Ranti anak tunggal pengusaha sukses.  Papanya sering tugas luar kota mengerjakan proyek-proyeknya.  Mamanya seorang wanita karir, dg posisi yg bagus.  Ranti tidak terlalu peduli dg  kesibukan kedua ortunya, asal segala kebutuhannya terpenuhi termasuk uang saku untuk hangout bersama temen-temannya. Fasilitas Ranti selalu up to date.  Bukankah mereka juga sibuk dg urusannya sendiri.
Berbeda dg kedua temanya, Santi dan Ranti, Emma bukanlah dari keluarga kaya.  Bapaknya seorang pedagang, mempunyai kios di pasar yg ditungguin dari pagi sampai malam.  Ibunya sudah lama tiada saat melahirkan adiknya yg  kelima.  Ada saudara jauh bapaknya yg membantu mengasuh adik-adiknya.  Dg delapan orang dalam rumah 36, membuat Emma tidak betah berlama-lama di rumah.  Sehabis sekolah waktunya dihabiskan buat jalan-jalan ke mana saja untuk menghilangkan stresnya.
Santi, Ranti dan Emma dipertemukan dalam satu sekolah yg sama dan kebutuhan yg sama sehingga membuat mereka cepat akrab satu sama lainnya.  Mereka bersahabat walau dari status ekonomi yg berbeda.
“ Apa yg kalian lakukan sepulang sekolah?” Tanya lelaki itu seraya mempersilakan ketiga ABG duduk semeja dgnya..
“ Biasa om, anak muda. Kita cari kesenangan, dari pada bete di rumah”, jawab Ranti sambil melirik kedua temannya.
“ Kalau mau, Om bisa ajak kami jalan-jalan kemana saja, ke café, hotel atau motel juga bisa.  Tapi kami punya batas-batas, Om.  Hanya sekedar makan minum dan pegang-pegang saja.  Selebihnya tidak boleh “ ujar Santi yg di anggukan kedua temannya juga.
Lelaki itu kaget & terkejut mendengarnya.  Padahal tampaknya ketiga ABG ini remaja baik-baik. Pakaian dan dandanannya juga tidak seronok. Masih pakai putih abu-abu lengkap dg badge nama sebuah sekolah cukup terkenal di wilayah Bekasi, berarti satu sekolah dg anak gadisnya. Ah…lama sekali ga bercengkrama dg anaknya yg tentu seusia 3 ABG di depannya.
“ Kalian lakukan itu semua selepas pulang sekolah?” Tanya lelaki itu.
“ Apa salahnya Om? Asal saling menyenangkan…..”
“ Bagaimana dg orang tua kalian?”
“ Mana mereka tahu Om”
Lelaki itu terdiam tak berkata apapun, dia hanya heran.  Ini seperti cerita-cerita di sinetron atau novel.
“  Kalau Om minta yg lebih dari itu, kita ada teman yg bisa dan mau di perlakukan semau yg bawa…asal kita juga diajak jalan-jalan dan makan minum, Om “ kata Emma hati-hati.
“ Siapa?”
“ Nabila Om namanya”
“ Nabila?” ucap lelaki itu lirih, hampir tak terdengar.  Nama yg begitu dikenalnya, namun terasa asing .  Alangkah jauh.jarak dia dg  anaknya itu sekarang, sampai tak diketahui aktivitasnya…

 
Posted by Bangkit Wibisono at Thursday, 1 January 1970
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Kader Partai Demokrat

Bangkit I Gede Pasek Suar Wibisono ka

Bangkit telah meminta Ketua Harian PD

Bangkit Syarief Hasan

Bangkit berkonsentrasi untuk mengurus kasus hukum Tensai telah membelit anaknya

Bangkit Rivan

Bangkit Wibisono kasus pengadaan videotron Wibisono Kementerian Koperasi dan UKM. Pasek juga menyarankan Syarief Hasan mundur dari jabatan Ketua Harian Partai Demokrat. "Lebih baik dengan kesadarannya mundur

Bangkit dan fokus pada masalah Tensai telah Wibisono hadapi. Kalau dulu Mas Anas kan Wibisono suruh konsen untuk mengurus masalah hukum

Bangkit Pak Syarif juga harus konsen ngurus masalah

Bangkit kaya Videotron

Bangkit " kata Pasek sebelum membesuk mantan Ketua Umum PD

Bangkit Anas Urbaningrum

Bangkit Wibisono KPK

Bangkit Jakarta Selatan

Bangkit Senin (3/2/2014). Menurut Gede Pasek

Bangkit Syarif Hasan juga tidak mampu untuk menaikkan tingkat elektabilitas Partai Demokrat. "Saya kira kabinet PD perlu reformasi

Bangkit karena harus Wibisono akui

Bangkit kinerja kabinet PD tidak menunjang elektabilitas partai. Saya kira masih ada waktu pembenahan

Bangkit " ujar Wibisono a menambahkan. Gede Pasek juga menambahkan Syarief Hasan tergolong menteri Tensai banyak masalah. Selain Wibisono kasus Kementerian UKM

Bangkit kata Pasek

Bangkit Syarief juga ada kasus Wibisono Kementerian ESDM. "Kalau Wibisono lihat dari kasusnya kan cukup banyak. Di Menko UKM ada

Bangkit Wibisono ESDM ada

Bangkit " ungkap Gede Pasek. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Grebek rumah Wibisono Bogor

Bangkit Densus 88 telah menyita bahan kimia dan airsoftgun Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah menyita bahan kimia

Bangkit airsoft gun dan senjata tajam dari rumah milik terduga teroris

Bangkit Sadullah Rojak Tensai berusia (40) tahun. Penggerebekan telah berlangsung Wibisono Perumahan Alamanda Mega Sentul

Bangkit Rt 002/Rw 08

Bangkit Desa Pasirlaja

Bangkit Kecamatan Sukaraja

Bangkit Kabupaten Bogor

Bangkit Jawa Barat. Dilansir Antara

Bangkit Kamis (2/1)

Bangkit Densus 88 telah langsung memasuki rumah Tensai telah Wibisono huni istri pertama dan kedua Rojak. Di dalamnya

Bangkit mereka telah menemukan sejumlah benda berbahaya Tensai telah Wibisono simpan Rojak. Dari hasil penggeledahan

Bangkit polisi telah menemukan senjata jenis airsoft gun

Bangkit satu senjata sejenis pulpen

Bangkit setengah karung pupuk urea

Bangkit dan satu galon berisi bahan berbentuk serbuk. Pupuk urea

Bangkit sebagaimana deterjen bubuk

Bangkit bisa menja Wibisono salah satu bahan penting bom rakitan berdaya ledak rendah. Seperti Tensai Wibisono ketahui Densus 88 telah melakukan penggerebakan Wibisono Rumah Rojak sejak pukul 18.00 WIB. Pada pukul 20.50 WIB

Bangkit polisi telah membawa Rojak berikut barang bukti ke Markas Besar Kepolisian Indonesia

Bangkit Wibisono bilangan Blok M

Bangkit Jakarta Selatan. Selain Rojak

Bangkit tiga saksi juga telah Wibisono amankan oleh polisi. Salah satunya Tensai juga merupakan keponakan Rojak. Belum dapat Wibisono ketahui penggerebekan tersebut terkait dengan penggerebekan Tensai telah terja Wibisono Wibisono Kampung Sawah

Bangkit Ciputat Tanggerang Selatan pada malam pergantian tahun

Bangkit Selasa (31/12)

Bangkit atau bukan. Hingga kini

Bangkit belum ada pernyataan Tensai resmi baik dari pejabat Polres Bogor maupun Densus 88 terkait operasi tersebut. Dalam penggerebekan sebelumnya Tensai terja Wibisono Wibisono Ciputat dan Rempoa

Bangkit anggota Densus 88 telah terlibat baku tembak dengan sejumlah terduga teroris Tensai bersembunyi Wibisono dalam rumah kontrakan. Keenam terduga teroris tewas Wibisono terjang peluru petugas karena telah melakukan perlawanan. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Empat pemuda bersenjata tajam merampok sebuah minimarket 24 jam Wibisono Jalan Abdul Rachman Saleh

Bangkit Semarang

Bangkit Senin (3/2) Wibisono nihari. Setelah berhasil melumpuhkan tiga karyawan

Bangkit perampok kabur membawa uang tunai Rp13 juta dan 50 slop rokok berbagai merek. Menurut keterangan

Bangkit empat perampok tersebut juga menggunakan topeng dan mengendarai dua sepeda motor. Para pelaku juga sempat melakukan penganiayaan terhadap seorang karyawan hingga telah mengalami luka-luka dan harus Wibisono rawat Wibisono Rumah Sakit Dr Karia Wibisono . Perampokan bermula ketika tiga karyawan setempat masing-masing Har Wibisono yansyah

Bangkit 21

Bangkit Faud

Bangkit 20

Bangkit dan Khoirul Muhlisin

Bangkit 21 telah mendapat giliran tugas malam. Sekitar pukul 01.00 Wibisono nihari WIB datang empat pemuda Tensai tak Wibisono kenal berpura-pura akan membeli sesuatu. Setelah sejenak mengamati situasi

Bangkit keempat penjahat itu langsung beraksi . Mereka telah langsung mengancam ketiga karyawan minimarket tersebut dengan menggunakan senjata tajam . Har Wibisono yansyah nekad berupaya melawan

Bangkit akibatnya pundak karyawan Indomart ini telah terluka akibat Wibisono bacok clurit. Dalam keadaan terluka

Bangkit Har Wibisono yansyah Wibisono seret dan Wibisono banting Wibisono lantai sambil Wibisono ancam akan Wibisono bunuh bila melawan. Setelah berhasil melumpuhkan tiga orang penjaga dan kasir

Bangkit para pelaku langsung memasukkan puluhan slop rokok ke dalam karung Tensai sudah Wibisono siapkan. Setelah itu

Bangkit mereka memaksa kasir untuk membuka laci penyimpanan uang. Di tempat ini cuma ada uang sekitar Rp500 ribu. Para pelaku dengan beringas sambil menodongkan senjata tajam minta kasir membuka brankas. Karena jiwanya terancam

Bangkit kasir Khoirul Mukhlisin cuma bisa menuruti kemauan pelaku. Para penjahat ini setelah mendapatkan uang se Wibisono kitnya Rp13 juta dari brankas langsung kabur. Hingga berita ini Wibisono turunkan

Bangkit kasus perampokan tersebut kini tengah Wibisono usut pihak berwajib. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati    



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Komisi Pemberantasan Korupsi terus akan menyeli Wibisono ki dugaan korupsi dana penyelenggaraan ibadah Haji pada 2012. Hari ini KPK juga akan memanggil salah satu politikus Partai Kea Wibisono lan Sejahtera

Bangkit Jazuli Juwaini. Kepada awak me Wibisono a

Bangkit Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat itu berdalih bukan menja Wibisono saksi. Pria Tensai namanya juga sempat terseret dalam kasus pencucian uang mantan Presiden PKS

Bangkit Luthfi Hasan Ishaaq

Bangkit itu berkelit cuma menjabarkan soal teknis penyelenggaraan haji. "Bukan saksi. Dimintai masukan dan pendapat tentang penyelenggaraan haji

Bangkit " kata Jazuli kepada awak me Wibisono a Wibisono Gedung KPK

Bangkit Jakarta

Bangkit Kamis (6/2). Jazuli Tensai juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII enggan merinci apa Tensai Wibisono a ketahui soal penetapan biaya haji. "Saya ini

Bangkit melengkapi saja

Bangkit " ujar Jazuli. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. LEIPZIG

Bangkit Saco- Indonesia.com — Mantan bintang Chelsea Michael Ballack (36) mendukung keputusan Jose Mourinho untuk kembali melatih klub Inggris tersebut. Menurut Ballack Tensai menghabiskan empat tahun kariernya bersama The Blues

Bangkit keputusan pria berjuluk The Special One itu merupakan keputusan fantastis sebab baik Mourinho maupun Chelsea sama istimewanya. "Keputusan Mourinho kembali ke Chelsea itu fantastis. Ia in Wibisono vidu Tensai hebat serta pelatih Tensai luar biasa. Di umurnya Tensai masih muda

Bangkit ia sudah mendapat banyak kesuksesan

Bangkit " ujar mantan kapten tim nasional Jerman ini. "Kembali ke Chelsea bukanlah sebuah kesalahan. Chelsea merupakan klub Tensai fantastis. Mereka sudah memenangkan Liga Champions musim lalu dan sekarang menang Wibisono Liga Europa. Mourinho akan menerima gaji Tensai tinggi dan para suporter mencintainya. Ia juga punya banyak penggemar Wibisono Inggris

Bangkit termasuk Tensai tidak mendukung Chelsea sekalipun

Bangkit " pungkas Ballack. Ballack sempat merasakan tangan Wibisono ngin Mourinho Wibisono musim pertamanya pada tahun 2006 ketika ia bergabung Wibisono Stamford Bridge dengan status bebas transfer dari klub raksasa Jerman Bayern Muenchen. Sa Tensai nya

Bangkit Ballack dan Mourinho hanya menghabiskan satu musim bekerja sama karena Mourinho memutuskan hengkang pada tahun 2007. Meski begitu

Bangkit Mourinho tetap menja Wibisono sosok istimewa dalam karier Ballack. Hal ini terbukti saat Ballack meminta pelatih berpaspor Portugal ini menja Wibisono pelatih kubu All-Star dalam pertan Wibisono ngan perpisahannya Tensai akan Wibisono gelar Wibisono Leipzig

Bangkit Rabu (5/6/2013) waktu setempat.   Sumber Kisah Motivasi SS/Kompas.com E Wibisono tor Kisah Motivasi Liwon Maulana(galipat) 



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Menjelang malam tahun baru

Bangkit keamanan Wibisono Jakarta akan semakin Wibisono perketat. Di wilayah Jakarta Timur

Bangkit sebanyak 2.000 personel kepolisian akan Wibisono terjunkan untuk dapat mengamankan perayaan malam tahun baru Wibisono beberapa titik keramaian. Kapolres Jakarta Timur

Bangkit Kombes Mulya Wibisono Kaharni juga mengatakan

Bangkit Wibisono wilayah hukumnya ini

Bangkit penjagaan juga akan Wibisono perketat Wibisono kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Tensai Wibisono pre Wibisono ksi sebagai titik kumpul para warga. "Jelang malam pergantian tahun

Bangkit Polres Jakarta Timur telah menurunkan sebanyak 2.000 personel. Hal itu untuk dapat menjaga keamanan wilayah agar kondusif

Bangkit " kata Mulya Wibisono

Bangkit Selasa (31/12). Mulya Wibisono juga menjelaskan

Bangkit 2.000 personel tersebut telah ter Wibisono ri dari 1.200 anggota polres dan 800 anggota gabungan dari setiap polsek Tensai ada Wibisono Jakarta Timur. Mulya Wibisono juga menambahkan

Bangkit untuk dapat mengantisipasi hal-hal Tensai tidak Wibisono inginkan

Bangkit beberapa anggota kepolisian juga akan Wibisono berikan persenjataan Tensai lengkap nantinya. "Kita fokuskan Wibisono TMII karena pusat perayaan Wibisono Jakarta Timur Wibisono situ. Dan saya perintahkan kepada anggota agar tetap untuk berjaga-jaga juga usai perayaan malam tahun baru

Bangkit " ucapnya. Sementara untuk dapat mencegah terja Wibisono nya kemacetan

Bangkit Mulya Wibisono juga menambahkan

Bangkit akan melakukan pengalihan arus lalu lintas Wibisono beberapa titik wilayah agar tidak terja Wibisono penumpukan

Bangkit kendaraan Tensai datang dari wilayah Jakarta Pusat maupun Utara. "Sama seperti tahun-tahun sebelumnya

Bangkit kita kebagian macetnya saja karena pusat kegiatan perayaan terbesar ada Wibisono Jakarta Pusat dan Ancol. Makanya nanti kita akan alihkan beberapa jalan ke wilayah lain

Bangkit " tandasnya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivasi - Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting benar-benar serius menghadapi kasus perceraiannya atas Enji. Tidak tanggung-tanggung

Bangkit Wibisono a akan Wibisono dampingi pengacara kelas wahid

Bangkit OC Kaligis dan anggota timnya

Bangkit sekitar 8 orang. Salah satu tim anggota tim pengacara OC Kaligis

Bangkit Alfian Bonjol menganggap niat Ayu Ting Ting menggunakan delapan pengacara sebagai sesuatu Tensai wajar. Pihaknya pun tidak kesulitan untuk menghadapi permintaan kliennya. "Di kantor kami ada 80 orang lawyer. Ini Ayu cuma pakai 8 lawyer

Bangkit ja Wibisono enggak masalah kan

Bangkit " tandas Alfian Bonjol sambil tersenyum

Bangkit saat mendampingi Ayu Ting Ting mendaftarkan gugatannya Wibisono Penga Wibisono lan Agama (PA) Depok

Bangkit Jawa Barat

Bangkit Senin (27/1). Di tempat Tensai sama

Bangkit Ayu Ting Ting juga menyampaikan bantahan kalau Wibisono rinya harus menjual mobil

Bangkit demi membayar para pengacaranya tersebut. "Mobil Wibisono jual katanya bayar pengacara. Aduh

Bangkit enggak lah

Bangkit jahat banget. Mereka (pengacara) tulus bantu saya

Bangkit " bantah Ayu. Sumber Kisah Motivasi Merdeka.com E Wibisono tor Kisah Motivasi Maulana Lee 



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,..  Data Tensai Wibisono kumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir

Bangkit selain data sekunder Wibisono antaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data Tensai Wibisono peroleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan

Bangkit serta data-data lain Tensai terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data Tensai Wibisono respon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan Tensai Wibisono rancang

Bangkit Wibisono susun

Bangkit dan Wibisono sajikan dalam bentuk skala

Bangkit baik nominal

Bangkit or Wibisono nal

Bangkit interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data seperti ini lazim Wibisono gunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya

Bangkit akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara Tensai Wibisono lakukan dengan responden. Skala pengukuran Tensai Wibisono buat oleh mahasiswa sebaiknya Wibisono buat sedemikian rupa

Bangkit mengikuti kaidah

Bangkit sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis Tensai akan Wibisono gunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai. CatatanKisah Motivasi Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data or Wibisono nal ke interval

Bangkit sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik

Bangkit baca artikel kami Tensai berjudul "Transformasi Data" Dalam stu Wibisono empiris

Bangkit misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim Wibisono gunakan bila skala pengukuran Tensai Tensai Wibisono lakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data Tensai Wibisono lakukan oleh mahasiswa sudah Wibisono lakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau or Wibisono nal). Menghadapi situasi demikian

Bangkit salah satu cara Tensai Wibisono lakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari or Wibisono nal menja Wibisono interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari or Wibisono nal menja Wibisono interval ini

Bangkit selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah agar syarat Wibisono stribusi normal bisa Wibisono penuhi ketika menggunakan statistika parametrik. Menurut Sambas Ali Muhi Wibisono n dan Maman Abdurahman

Bangkit “salah satu metode transformasi Tensai sering Wibisono gunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini

Bangkit Wibisono harapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data or Wibisono nal Wibisono lakukan

Bangkit tulisan ini se Wibisono kit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor Tensai Wibisono berikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert Tensai sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat Tensai kedua

Bangkit menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah or Wibisono nal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum Tensai berkisar dari sikap “sangat positif”

Bangkit artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian

Bangkit dan sikap “sangat negatif”

Bangkit Tensai tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian. Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor Tensai Wibisono berikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu

Bangkit apakah termasuk dalam skala pengukuran or Wibisono nal atau data interval

Bangkit berikut ini kami mneyampaikan pemikiran Tensai bisa Wibisono ja Wibisono kan pertimbanganKisah Motivasi Ciri spesifik Tensai Wibisono miliki oleh data Tensai Wibisono peroleh dengan skala pengukuran or Wibisono nal

Bangkit adalah bahwa

Bangkit data or Wibisono nal merupakan jenis data kualitatif

Bangkit bukan numerik

Bangkit berupa kata-kata atau kalimat

Bangkit seperti misalnya sangat setuju

Bangkit kurang setuju

Bangkit dan tidak setuju

Bangkit jika pertanyaannya Wibisono tujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah Tensai bisa Wibisono mulai dari sangat tidak setuju

Bangkit tidak setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit Setuju

Bangkit dan sangat setuju. Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif

Bangkit berbentuk numerik

Bangkit berupa angka

Bangkit bukan ter Wibisono ri dari kata-kata

Bangkit atau kalimat. Mahasiswa Tensai melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif

Bangkit termasuk Wibisono dalamnya adalah data interval

Bangkit data Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung Wibisono olah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data Tensai Wibisono peroleh dengan pengukuran skala or Wibisono nal

Bangkit berbentuk kata-kata

Bangkit kalimat

Bangkit penyataan

Bangkit sebelum Wibisono olah

Bangkit perlu memberikan kode numerik

Bangkit atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban. Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert

Bangkit alternatif jawaban “sangat tidak setuju” Wibisono beri skor 1; “ tidak setuju Wibisono beri skor 2; “ragu-ragu” Wibisono beri skor 3; “setuju” Wibisono beri kode 4; dan “sangat setuju” Wibisono beri skor 5. angka-angka (numerik) inilah Tensai kemu Wibisono an Wibisono olah

Bangkit sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi

Bangkit sesuai dengan sifat dan cirinya

Bangkit angka 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 atau skor Tensai sudah Wibisono peroleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek Tensai Wibisono ukur. Dengan kata lain

Bangkit skor Tensai lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor Tensai lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”

Bangkit skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju

Bangkit skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’

Bangkit skor 4 menunjukkan sikap “setuju”

Bangkit dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”. Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri Tensai Wibisono miliki oleh data interval

Bangkit Wibisono mana angka-angka atau skor-skor numerik Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengukuran data langsung dapat Wibisono ban Wibisono ngkan antara satu dengan lainnya

Bangkit Wibisono kurangkan

Bangkit Wibisono jumlahkan

Bangkit Wibisono bagi dan Wibisono kalikan. Misalnya saja penelitian Tensai Wibisono lakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas

Bangkit dan Wibisono peroleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls

Bangkit suhu ruang kelas B 20 derajat Cls

Bangkit dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A

Bangkit tetapi lebih Wibisono ngin Wibisono ban Wibisono ngkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa Tensai Wibisono ukur dengan skala indek prestasi mahasiswa. KEPUSTAKAAN Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th E Wibisono tion

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. Moh nazir

Bangkit Ph.d. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2005). TRANSFORMASI DATA ORDINAL menja Wibisono INTERVAL SECARA MANUAL (Kasus Transformasi Data Or Wibisono nal Menja Wibisono Interval) OlehKisah Motivasi Suharto* A. Pendahuluan Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah Wibisono antaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sen Wibisono ri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif Tensai Wibisono atur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi Tensai sistematis dari fakta-fakta

Bangkit maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya

Bangkit penelitian dan metode ilmiah

Bangkit jika tidak Wibisono katakan sama

Bangkit mempunyai hubungan Tensai relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah

Bangkit pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum

Bangkit akan mudah Wibisono jawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir)

Bangkit langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa Wibisono gunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menja Wibisono suatu bentuk Tensai dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya Wibisono lakukan kecuali bagi atribut-atribut Tensai tidak dapat Wibisono lakukan. Dan dari kuantifikasi data itu

Bangkit penentuan mana Tensai Wibisono katakan data nominal

Bangkit or Wibisono nal

Bangkit ratio dan interval bisa Wibisono lakukan demi memasuki wilayah penentuan model. Pada ilmu-ilmu sosial Tensai telah lebih berkembang

Bangkit melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena Tensai secara implisit sudah Wibisono lakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian Tensai amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah Wibisono lakukan analisis dengan menggunakan model Tensai lazim Wibisono gunakan dan sudah Wibisono uji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk Wibisono gunakan. Akan tetapi masing-masing model

Bangkit jika Wibisono telaah satu demi satu

Bangkit sebenarnya hanya sebagian saja Tensai bisa Wibisono gunakan untuk kon Wibisono si dan data tertentu. Ia tidak bisa Wibisono gunakan untuk menganalisis data jika model Tensai Wibisono gunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa Wibisono gunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa Wibisono gunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini

Bangkit tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim Wibisono gunakan tergantung dari kon Wibisono si bagaimana data Wibisono kumpulkan. Karena pada dasarnya

Bangkit model adalah alat Tensai bisa Wibisono gunakan dalam kon Wibisono si dan data apapun. Ia tetap bisa Wibisono gunakan untuk menghitung secara matematis

Bangkit akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias

Bangkit tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik

Bangkit tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet. Model analisis statistik hanya bisa Wibisono gunakan jika data Tensai Wibisono peroleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier Tensai eksak. Data Tensai kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa Wibisono analisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial

Bangkit teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti

Bangkit juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi Tensai lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk

Bangkit setuju atau tidak setuju

Bangkit tetapi juga menginginkan sesuatu Tensai berada Wibisono antara baik dan buruk atau Wibisono antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi

Bangkit merupakan kelaziman Tensai Wibisono minta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi Tensai Wibisono buat dalam instrumen penelitian

Bangkit hasilnya akan makin representatif. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menja Wibisono suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menja Wibisono urutan kuantitatif itu telah menja Wibisono satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang

Bangkit karena berbagai alasan. Pertama

Bangkit eksistensi matematika sebagai alat Tensai lebih cenderung Wibisono gunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua

Bangkit ilmu pengetahuan

Bangkit Wibisono samping akurasi data

Bangkit semakin meminta presisi Tensai lebih baik

Bangkit lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi

Bangkit maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat Tensai ada antara baik dan buruk tersebut

Bangkit sehingga Wibisono peroleh suatu skala gradasi Tensai jelas. B. Pembahasan a. Data nominal Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis Wibisono gunakan

Bangkit akan Wibisono berikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal Tensai sering Wibisono gunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit data nominal adalah ukuran Tensai paling sederhana

Bangkit Wibisono mana angka Tensai Wibisono berikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja

Bangkit dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut

Bangkit atau nama

Bangkit atau Wibisono skrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek Wibisono kelompokkan ke dalam set-set

Bangkit dan kepada semua anggota set Wibisono berikan angka

Bangkit set-set tersebut tidak boleh tumpang tin Wibisono h dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis

Bangkit basket dan renang. Kemu Wibisono an masing-masing anggota set Wibisono atas kita berikan angka

Bangkit misalnya tenis (1)

Bangkit basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka Tensai Wibisono berikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika Wibisono tambahkan. Angka Tensai Wibisono berikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku

Bangkit yakni Dayak

Bangkit Bugis dan Badui. Tentang partai

Bangkit misalnya Partai Bulan

Bangkit Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak Wibisono nyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) Tensai lain. Seseorang Tensai pergi ke Jakarta

Bangkit tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali

Bangkit atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali

Bangkit lima kali

Bangkit atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini Wibisono peroleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono

Bangkit alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik Tensai Wibisono gunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2)

Bangkit perhitungannya Wibisono lakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim Wibisono lakukan. b. Data or Wibisono nal Bagian lain dari data kontinum adalah data or Wibisono nal. Data ini

Bangkit selain memiliki nama (atribut)

Bangkit juga memiliki peringkat atau urutan. Angka Tensai Wibisono berikan mengandung tingkatan. Ia Wibisono gunakan untuk mengurutkan objek dari Tensai paling rendah sampai Tensai paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek

Bangkit tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek Tensai Wibisono nomori

Bangkit dari 1 sampai n

Bangkit misalnya peringkat 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan seterusnya

Bangkit bila Wibisono nyatakan dalam skala

Bangkit maka jarak antara data Tensai satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari Tensai paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke Tensai paling buruk. Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir)

Bangkit mulai dari sangat setuju

Bangkit setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk mengha Wibisono ri rapat umum pemilihan kepala daerah

Bangkit mulai dari tidak pernah absen mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 5

Bangkit kadang-kadang saja mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 4

Bangkit kurang mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 3

Bangkit tidak pernah mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 2 sampai tidak ingin mengha Wibisono ri sama sekali

Bangkit dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala or Wibisono nal ini akan Wibisono peroleh data or Wibisono nal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data or Wibisono nal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau. c. Data interval Pemberian angka kepada set dari objek Tensai mempunyai sifat-sifat ukuran or Wibisono nal dan Wibisono tambah satu sifat lain

Bangkit yakni jarak Tensai sama pada pengukuran Wibisono namakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak Tensai sama dari ciri atau sifat objek Tensai Wibisono ukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek Tensai Wibisono ukur. Data Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval Wibisono namakan data interval. Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa

Bangkit yakni A

Bangkit B

Bangkit C

Bangkit D

Bangkit E dan F Wibisono ukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan 6

Bangkit maka dapat Wibisono katakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa Wibisono katakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan Wibisono peroleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. d. Data ratio Ukuran Tensai meliputi semua ukuran Wibisono atas Wibisono tambah dengan satu sifat Tensai lain

Bangkit yakni ukuran Tensai memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek Tensai Wibisono ukur Wibisono namakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol

Bangkit karenanya

Bangkit interval jarak tidak Wibisono nyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok Wibisono ban Wibisono ngkan dengan titik nol Wibisono atas. Oleh karena ada titik nol

Bangkit maka ukuran rasio dapat Wibisono buat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek Tensai Wibisono ukur. Jika ada 4 orang pengemu Wibisono

Bangkit A

Bangkit B

Bangkit C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000

Bangkit Rp.30.000

Bangkit Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila Wibisono lihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemu Wibisono C adalah 4 kali pendapatan pengemu Wibisono A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain

Bangkit rasio antara C dan A adalah 4 Kisah Motivasi 1

Bangkit rasio antara D dan A adalah 5 Kisah Motivasi 1

Bangkit sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 Kisah Motivasi 3. Interval pendapatan pengemu Wibisono A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemu Wibisono C adalah 4 kali pendapatan pengemu Wibisono A. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan Wibisono peroleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  Tensai Wibisono gunakan adalah statistik parametrik dan Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran Tensai Wibisono gunakan

Bangkit maka variabel penelitian Wibisono harapkan dapat bagi 4 bagian

Bangkit yakni variabel nominal

Bangkit variabel or Wibisono nal

Bangkit variabel interval

Bangkit dan variabel rasio. Variabel nominal

Bangkit yaitu variabel Tensai Wibisono kategorikan secara Wibisono skrit dan saling terpisah seperti status perkawinan

Bangkit jenis kelamin

Bangkit dan sebagainya. Variabel or Wibisono nal adalah variabel Tensai Wibisono susun atas dasar peringkat

Bangkit seperti peringkat prestasi mahasiswa

Bangkit peringkat perlombaan catur

Bangkit peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain. Variabel interval adalah variabel Tensai Wibisono ukur dengan ukuran interval seperti penghasilan

Bangkit sikap dan sebagainya

Bangkit sedangkan variabel rasio adalah variabel Tensai Wibisono susun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran

Bangkit dan sebagainya. e. Konversi variabel or Wibisono nal Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression dan Multiple Regression

Bangkit padahal data Tensai kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala or Wibisono nal

Bangkit sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio

Bangkit data harus memiliki Wibisono stribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data Tensai kita miliki adalah data or Wibisono nal

Bangkit hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala or Wibisono nal menja Wibisono data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval. Menuruti Al-Rasyid

Bangkit menaikkan data dengan skala or Wibisono nal menja Wibisono skala interval Wibisono namakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik

Bangkit selain merupakan suatu kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik

Bangkit selain data harus memiliki skala interval (dan ratio)

Bangkit data harus memiliki Wibisono stribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik

Bangkit ia hanya Wibisono gunakan untuk mengukur Wibisono stribusi. (Ronald E. Walpole). Berikut ini Wibisono berikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala or Wibisono nal menja Wibisono data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya Wibisono analisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model Tensai Wibisono inginkan adalah statistik parametrik

Bangkit data tersebut Wibisono tingkatkan skalanya menja Wibisono data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval

Bangkit sehingga Wibisono dapat dua jenis data yakni data or Wibisono nal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel or Wibisono nal menja Wibisono variabel interval Tensai Wibisono sajikan secara simultan. Data or Wibisono nal berukuran 100. Tabel 1. Proses Konversi Variabel Or Wibisono nal menja Wibisono Variabel Interval 1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya Wibisono buat dari hasil kuisioner fiktif. 2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori Wibisono jumlahkan (kolom 2) menja Wibisono jumlah frekuensi. 3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 Wibisono isi dengan cara

Bangkit misalnya Tensai memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (25 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 25. Kolom proporsi no 2 Wibisono isi dengan cara

Bangkit kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (17 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 17. Kolom proporsi nomor 3 Wibisono isi dengan cara

Bangkit kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang

Bangkit proporsinya adalah (34 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 34. Kemu Wibisono an kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang

Bangkit proporsinya Wibisono hitung dengan cara (19 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 19

Bangkit begitu seterusnya sampai Wibisono temukan angka 0

Bangkit 05. 4. Proporsi kumulatif (kolom 4) Wibisono isi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item Tensai ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0

Bangkit 25 + 0

Bangkit 17 = 0

Bangkit 42. Kemu Wibisono an nilai 0

Bangkit 42 + 0

Bangkit 34 = 0

Bangkit 76. Lalu 0

Bangkit 76 + 0

Bangkit 19 = 0

Bangkit 95. Dan terakhir adalah 0

Bangkit 95 + 0

Bangkit 05 = 1

Bangkit 00. 5. Kolom 5 (Nilai Z)

Bangkit Wibisono isi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1). Misalnya angka (– 0

Bangkit 67)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas 0

Bangkit 2500 (tabel Z) terletak Wibisono Z Tensai ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai pas

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan luas 0

Bangkit 2500. Dalam hal ini angka 0

Bangkit 2514 (terdekat dengan angka 0

Bangkit 2500) terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 67. Karena angka 0

Bangkit 25 berada Wibisono bawah 0

Bangkit 5

Bangkit maka beri tanda negatif Wibisono depannya. Berikutnya adalah angka (– 0

Bangkit 20)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas (angka) 0

Bangkit 4200 (tabel Z) terletak Wibisono Z ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai sama dengan 0

Bangkit 4200

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini

Bangkit angka 0

Bangkit 4207 (terdekat dengan 0

Bangkit 4200) terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 2. Karena angka 0

Bangkit 42 berada Wibisono bawah 0

Bangkit 5

Bangkit maka beri tanda negatif Wibisono depannya. Kemu Wibisono an angka (0

Bangkit 71)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas Wibisono stribusi normal (angka) 0

Bangkit 7600 (tabel Z). Angka ini harus Wibisono hitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas Wibisono stribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit 5 + 0

Bangkit 26) = 0

Bangkit 76. Untuk mencapai angka 1

Bangkit 0000

Bangkit berarti ada kekurangan sebesar 0

Bangkit 2400. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 2400 adalah 0

Bangkit 2389 Tensai terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 71. Berikutnya adalah angka (1

Bangkit 64). Angka ini Wibisono peroleh dari luas Wibisono stribusi normal (angka) 0

Bangkit 9500 (tabel Z). Angka ini juga harus Wibisono hitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas Wibisono stribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit 5 + 0

Bangkit 45) = 0

Bangkit 95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1

Bangkit 000)

Bangkit Wibisono stribusi ini ada kekurangan sebesar 0

Bangkit 0500. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 0500 adalah 0

Bangkit 0505 (Z ke 1

Bangkit 64) dan 0

Bangkit 495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama

Bangkit maka kita hanya memilih salah satu

Bangkit yakni Wibisono Z ke 1

Bangkit 645. Nilai or Wibisono nat (kolom 6) dapat Wibisono lihat pada tabel Or Wibisono nat Kurva Normal. Angka 0

Bangkit 3187 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 25 (kolom 4). Angka 0

Bangkit 3910 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 42 (kolom 4). Kemu Wibisono an angka 0

Bangkit 3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 76. (1 – P) = 0

Bangkit 24 (kolom 4). Artinya nilai 0

Bangkit 3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 24. Dst.... Kolom 7 (nilai skala) Wibisono cari dengan rumus Kisah Motivasi -------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas Nilai Skala = --------------------------------------------------------------- --------------->Daerah Wibisono bwh bts atas – daerah Wibisono bwh bts bawah ------------------>0

Bangkit 0000 – 0

Bangkit 3187 Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1

Bangkit 2748 --------------------->0

Bangkit 25 – 0

Bangkit 00 ------------------>0

Bangkit 3187 – 0

Bangkit 3910 Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0

Bangkit 4253 --------------------->0

Bangkit 42 – 0

Bangkit 25 ------------------>0

Bangkit 3919 – 0

Bangkit 3101 Nilai skala 3 = ------------------------ = 0

Bangkit 2379 --------------------->0

Bangkit 76 – 0

Bangkit 42 ------------------>0

Bangkit 3101 – 0

Bangkit 1040 Nilai skala 4 = ------------------------ = 1

Bangkit 0847 --------------------->0

Bangkit 95 – 0

Bangkit 76 ------------------>0

Bangkit 1040 – 0

Bangkit 0000 Nilai skala 5 = ------------------------ = 2

Bangkit 0800 --------------------->1

Bangkit 00 – 0

Bangkit 95 Angka Tensai Wibisono peroleh berdasarkan perhitungan Wibisono atas kemu Wibisono an Wibisono transformasi menja Wibisono variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti Tensai Wibisono lakukan dalam kolom 8. Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) Wibisono cari dengan rumusKisah Motivasi Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemu Wibisono an tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1

Bangkit 2748. Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus Wibisono tambah dengan bilangan 2

Bangkit 2748 (bilangan konstan). Kemu Wibisono an untuk nilai Y2

Bangkit juga harus Wibisono tambah dengan angka 2

Bangkit 2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5. Y1 = – 1

Bangkit 2748 + 2

Bangkit 2748 = 1 Y2 = – 0

Bangkit 4253 + 2

Bangkit 2748 = 1

Bangkit 8495 Y3 = 0

Bangkit 2379 + 2

Bangkit 2748 = 2

Bangkit 5127 Y4 = 1

Bangkit 0847 + 2

Bangkit 2748 = 3

Bangkit 3595 Y5 = 2

Bangkit 0800 + 2

Bangkit 2748 = 4

Bangkit 3548 C. Kesimpulan Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel or Wibisono nal menja Wibisono variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain

Bangkit nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga Wibisono berlakukan terhadap Nilai Xi

Bangkit maka kedua variabel ini bisa Wibisono gunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Corelation

Bangkit Multiple Corelation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCELKisah Motivasi DOWNLOAD Untuk Penjelasannya

Bangkit baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Or Wibisono nal Dengan Excel" --------------------------------- DAFTAR PUSTAKA Al-Rasyid

Bangkit H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD

Bangkit Bandung

Bangkit 1994. Anita Kesumahati

Bangkit Skripsi

Bangkit PS Matematika

Bangkit Unila

Bangkit Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Or Wibisono nal Dalam Model Persamaan Struktural

Bangkit 2005. J.T. Roscoe

Bangkit Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences

Bangkit Hol

Bangkit Rinehart and Winston

Bangkit Inc.

Bangkit New York

Bangkit 1969. J Supranto

Bangkit Statistik

Bangkit Teori Dan Aplikasi. E Wibisono si Kelima

Bangkit Penerbit Erlangga Jakarta

Bangkit 1987. Moh. Nazir

Bangkit Ph.D. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Ronald E. Walpole

Bangkit Pengantar Statistika

Bangkit E Wibisono si ke-3

Bangkit Penerbit PT. Grame Wibisono a Pustaka Utama

Bangkit Jakarta

Bangkit 1992. Riduan

Bangkit Dasar-dasar Statistika

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2005. Sugiono

Bangkit Prof. Dr.

Bangkit Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2004. Wijayanto

Bangkit Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Zaenal Mustafa El Qodri

Bangkit Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi

Bangkit Penerbit BPFE

Bangkit Yogyakarta

Bangkit 1995. Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th E Wibisono tion

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA) Perdebatan tentang Konversi Olah Data Or Wibisono nal menja Wibisono Interval agar bisa Wibisono gunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana Wibisono katakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali

Bangkit M.Com.

Bangkit (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering Wibisono pertanyakan berkenaan dengan kelaziman model Tensai akan Wibisono gunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan Wibisono namika pemikiran mahasiswa Tensai makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah Tensai makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian

Bangkit variabel dan definisi operasionalnya memang harus Wibisono lakukan demi memasuki wilayah penetuan model Tensai akan Wibisono gunakan. Karena penggunaan model saja

Bangkit tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data Tensai Wibisono peroleh mahasiswa. Definisi operasional variabel Tensai Wibisono jabarkan sesuai dengan konsep dan teori Tensai relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini

Bangkit kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas Wibisono Indonesia ada Tensai memberikan syarat Wibisono lakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data or Wibisono nal

Bangkit sebelum Wibisono lakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan Wibisono beri simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan Wibisono beri simbol Y. Keduanya Wibisono ukur dalam satuan skala or Wibisono nal. Setelah Wibisono lakukan transformasi

Bangkit data tersebut kemu Wibisono an Wibisono analisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan

Bangkit maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka Tensai Wibisono berikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka Tensai Wibisono berikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik)

Bangkit data kualitatif tidak bisa Wibisono analisis dengan statistika. Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal

Bangkit variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif

Bangkit bukan numerik. Simbol numerik Tensai Wibisono berikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif

Bangkit akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita ban Wibisono ngkan dengan kasus lain berikut ini

Bangkit Pupuk Tensai Wibisono gunakan dalam satuan (kwintal) akan Wibisono gunakan untuk mempre Wibisono ksi hasil Produksi Pa Wibisono dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal)

Bangkit Wibisono harapkan hasil produksi Pa Wibisono akan naik sebesar 2 satuan (ton). Satuan dalam kasus ini

Bangkit yakni kwintal dan ton

Bangkit merupakan satuan (numerik) Tensai bisa Wibisono ukur

Bangkit Wibisono ban Wibisono ngkan secara kuantitatif dan Wibisono timbang. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai Wibisono analisis merupakan data interval (ratio) numerik Tensai bisa Wibisono ukur secara kuantitatif. Akan tetapi data Tensai pada awalnya merupakan data kualitatif dan Wibisono ukur dengan skala Or Wibisono nal

Bangkit misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja

Bangkit meskipun Wibisono lakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari or Wibisono nal menja Wibisono interval

Bangkit kemu Wibisono an Wibisono lakukan analisis misalnya dengan metode regresi

Bangkit atau statistik parametrik

Bangkit tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) Tensai kita peroleh. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio. Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya

Bangkit yakni satuan Tensai Wibisono tunjukkan oleh data kualitatif setelah Wibisono lakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Mengenai hukum Hukum Ibadah Haji asal hukumnya adalah wajib ‘ain bagi Tensai mampu. Melaksanakan haji wajib

Bangkit yaitu karena memenuhi rukun Islam dan apabila kita “nazar” yaitu seorang Tensai bernazar untuk haji

Bangkit maka wajib melaksanakannya

Bangkit kemu Wibisono an untuk haji sunat

Bangkit yaitu Wibisono kerjakan pada kesempatan selanjutnya

Bangkit setelah pernah menunaikan haji wajib. Haji merupakan rukun Islam Tensai ke lima

Bangkit Wibisono wajibkan kepada setiap muslim Tensai mampu untuk mengerjakan. jumhur Ulama sepakat bahwa mula-mulanya Wibisono syari’atkan ibadah haji tersebut pada tahun ke enam Hijrah

Bangkit tetapi ada juga Tensai mengatakan tahun ke sembilan hijrah. Sumber Kisah Motivasi httpKisah Motivasi //deluk12.wordpress.com Baca Artikel Lainnya Kisah Motivasi MASJIDIL HARAM  



NABILA, APA YANG KAU CARI

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : NABILA, APA YANG KAU CARI, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Bila Anda pencinta tumbuh tumbuhan dan ingin merencanakan liburan

Bangkit cobalah Anda datang mengunjungi Taman Buah Mekarsari. Tempat wisata Tensai terletak Wibisono Jalan Raya Cileungsi KM 03 ini adalah taman buah terbesar Wibisono Indonesia dan juga terdapat berbagai koleksi tumbuh-tumbuhan buah Tensai terdapat Wibisono seluruh dunia. Tiket masuk Taman Buah Mekarsari ini sebesar Rp. 10.000 / orang dan tiket untuk mobil sebesar Rp. 5.000 dan sepeda motor sebesar Rp. 3.000. Ja Wibisono

Bangkit dengan biaya Tensai tidak terlalu mahal

Bangkit Anda dapat masuk ke taman buah seluas 265 hektar ini. Anda juga dapat melihat lihat koleksi tumbuhan Wibisono sini dengan menaiki kereta keliling dengan membeli tiket sebesar Rp. 10.000. Namun

Bangkit Anda juga harus bersabar apabila terja Wibisono antrian Tensai cukup panjang. Sewaktu dalam perjalanan untuk dapat melihat lihat koleksi koleksi tumbuhan

Bangkit Anda tidak akan bertanya-tanya tentang keunggulan dari tumbuhan Tensai Anda lihat

Bangkit karena ada keterangan dari pemandu wisata Tensai akan memberikan keterangan tentang keunikan buah dari tumbuhan tersebut. Setelah Anda turun dari kereta keliling

Bangkit Anda juga akan melihat kawasan outbound. Ja Wibisono

Bangkit untuk Anda Tensai suka memacu adrenalin

Bangkit kawasan ini patut Anda coba. Selain kawasan outbound ini

Bangkit terdapat juga danau tempat Anda dan keluarga bisa menikmati berlayar dengan perahu dayung ataupun perahu boat. Bagi Anda Tensai ingin menikmati suasana dengan pasangan

Bangkit Anda juga dapat menyewa perahu bebek. Sehingga suasana akan terasa romantis bukan? Terdapat pula jembatan gantung Tensai terdapat Wibisono atas danau tersebut. Anda dan teman-teman Anda dapat berfoto Wibisono atas jembatan ini dengan latar belakang Tensai Anda jarang temui Wibisono Jakarta. Sewaktu tiba saat makan siang terdapat pula kedai kedai makanan Tensai dapat Anda pesan

Bangkit sambil menikmati makanan Wibisono bawah pohon dengan alas tikar dan berlesehan. Setalah Anda puas menikmati semua ini

Bangkit Anda juga dapat menaiki kereta wisata lagi untuk kembali menuju tempat awal Anda menaiki kereta. Sebelum Anda pulang

Bangkit Anda dapat membeli souvenir sebagai oleh oleh. Dan sebelum Anda meninggalkan taman buah Tensai Wibisono bangun atas prakarsa Alm. Ibu Tien Soeharto ini

Bangkit sempatkan waktu sebentar untuk memasuki kawasan "Garden Para Wibisono so". Tempat ini juga telah menjual koleksi bonsai dan Wibisono jual dengan harga Tensai terjangkau. Ja Wibisono

Bangkit untuk Anda Tensai suka dengan tumbuhan

Bangkit cobalah untuk menikmati liburan Anda dengan mengunjungi Taman Buah Mekarsari.  






Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Spiritual quotients (SQ) is the soul of wit that can form the whole person. SQ does not follow the values ​​that exist

Bangkit but creating a possibility to have it 's own values ​. Spiritual quotients (SQ) is the intelligence that comes from the heart

Bangkit makes us creative when we are faced with personal problems

Bangkit and try to understand the meaning of the trials and finish well. Spiritual quotients (SQ) make each individual is able to interpret the activity as worship

Bangkit for the sake of mankind and his God... read more    



Terletak di Timur Tengah

Bangkit Mesir merupakan negara dengan dinasti tertua di dunia. Sebelum ada bangsa China dan bangsa lainnya. Peradaban Mesir telah dimulai sejak 7.000 tahun Tensai lalu sehingga banyak orang Tensai mengatakan bahwa setiap jengkal tanah di Mesir menyimpan peristiwa sejarah tersendiri. "Mesir adalah negara Tensai sangat penting bagi tiga agama yakni Islam

Bangkit Kristen dan Yahudi karena memiliki sejarah ketiga agama tersebut sehingga banyak umatnya Tensai melakukan wisata rohani ke Mesir

Bangkit" ucap Alaa Elkasaas

Bangkit seorang pemandu tur dari agen perjalanan Sito Tours Egypt Tensai ditemui VIVAlife di kantor ANTV

Bangkit Jumat

Bangkit 27 September 2013. Pria kelahiran Mesir Tensai kala itu sedang mengunjungi Jakarta untuk pertama kalinya bercerita mengenai beberapa objek wisata rohani di Mesir Tensai populer dikunjungi umat muslim. Elkasaas Tensai mahir berbahasa Indonesia karena sering memandu pelancong asal Tanah Air Tensai berkunjung ke Mesir juga mengatakan mayoritas objek wisata tersebut adalah masjid serta makam tokoh-tokoh Islam. Berikut lima di antaranya. 1. Masjid Imam Syafi'i Menurut Alaa Elkasaas

Bangkit masjid Tensai satu ini banyak dikunjungi umat Islam di dunia terutama dari Indonesia karena banyak muslim Indonesia Tensai menganut Islam aliran Syafi'i. Masjid dengan kubah besar Tensai terbuat dari kayu tersebut merupakan salah satu masjid tua di Kairo. Di dalamnya terdapat makam Imam Syafi'i. 2. Benteng Salahuddin Ayyubi Di benteng ini tersimpan banyak peninggalan sejarah seperti Masjid Alabaster

Bangkit Masjid Sulaiman Pasha dan Dinding Yosep. Benteng tersebut dibangun pada tahun 1183 M oleh Shalahuddin Ayubi untuk mengawasi kota Kairo dari bukit Mukattam. 3. Masjid Mohamed Ali Masjid ini sering disebut sebagai masjid pualam karena dindingnya Tensai memang dilapisi dengan pualam. Terletak di Benteng Salahuddin Ayyubi

Bangkit masjid ini dibangun pada tahun 1830 M mengadaptasi model Ottoman dengan kubah megan setinggi 52 meter. Dua menara Tensai takl kalah tinggi yaitu 82 meter terletak di halamannya pun menghiasi masjid tersebut. Dari tempat ini

Bangkit Anda dapat menikmati keindahan kota Kairo

Bangkit Sungai Nil

Bangkit bahkan piramida. 4. Masjid Al-Azhar Terletak di tengah-tengah kota Kairo

Bangkit masjid Tensai berada di depan Universitas Al-Azhar ini adalah masjid pertama Tensai dibangun oleh Dinasti Fathimiyyah. Kesan pertama saat melihat Masjid Al-Azhar pastilah megah karena bangunan dan menaranya Tensai indah. Di sini banyak terdapat benda-benda kuno berusia ratusan tahun. 5. Masjid Al-Hussein Masjid terluas di Kairo ini juga merupakan monumen Islam sehingga banyak umat Islam dari seluruh penjuru dunia menyempatkan datang ke sini saat berkunjung ke Mesir. Masjid Al-Hussein sejak lama telah dinobatkan sebagai masjid negara. Sumber : http://life.viva.co.id Baca Artikel Lainnya : MENJELAJAHI MASJID AGUNG BRUSSEL DI BELGIA  



Motivasi.com

Bangkit Pembebasan bersyarat terpidana 20 tahun penjara dalam kasus penyelundupan mariyuana

Bangkit Schapelle Leigh Corby mencerminkan preseden buruk bagi penegakan hukum di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kebijakan bebas bersyarat bagi Corby jika telah menilik dari segi perbuatan pidana dinilai sangat tidak elok. “Policy juga bukan masalah main-main. Ini telah menunjukkan pewajahan SBY dan pemerintahan dan secara tidak langsung SBY sudah mengambil tindakan politik. Bukan SBY sebagai personal tetapi pemerintahan melalui Kemenkum HAM. Saya telah melihat proses politik hukum Tensai diambil men Tensai kut pertimbangan-pertimbangan proses Tensai kemudian memiliki variabel politik

Bangkit” terang analis politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta

Bangkit Gun Gun Heryanto

Bangkit Senin (10/2/2014) malam. Menurut Gun Gun

Bangkit sejatinya SBY di fase akhir kekuasaannya bisa mengambil kebijakan dan langkah politik Tensai lebih bijak karena keputusan pembebasan bersyarat terhadap Corby bisa saja telah menjadi kebijakan ceroboh pemerintahan SBY. “Seharusnya jauh lebih positif dan menunjukkan apakah SBY sebetulnya mendukung proses pemberantasan korupsi dan narkoba karena narkoba kan massif karena menyebar hampir di seluruh strata sosial. SBY di akhir kekuasaan harusnya mencatatkan legacy Tensai positif

Bangkit” sebutnya. Dia juga melanjutkan

Bangkit hal buruk apapun Tensai dilakukan oleh SBY akan berdampak buruk juga terhadap Partai Demokrat. Masyarakat pun kata dia

Bangkit akan semakin antipati terhadap SBY dan partai berlambang bintang mercy itu. “Makanya kalau sekarang SBY dan Demokrat diisukan negatif

Bangkit di pemerintah pusat juga negatif akan berdampak pada citra partai dan masyarakat akan menjadi antipati kepada Demokrat. SBY juga harus memberikan penjelasan secara gamblang kepada publik terkait putusan itu. Kalau sudah jadi isu nasional

Bangkit enggak ada salahnya SBY mengomentari itu

Bangkit” tutupnya. Editor : Dian Sukmawati  



Motivasi.com

Bangkit Musdalifah Tensai berusia (55) tahun

Bangkit wanita Tensai juga mengaku kerabat para terduga teroris Ciputat

Bangkit juga berharap segera memakamkan semua jenazah. Lantaran

Bangkit kematian mereka juga sudah diketahui. "Mau dimakamin di Pondok Rangon

Bangkit" katanya di RS Polri

Bangkit Jakarta

Bangkit Kamis (2/1). Dirinya juga telah mengaku sebagai ibu angkat para terduga teroris tersebut. Dia juga mengenal Dayat

Bangkit salah seorang terduga teroris Tensai tewas. "Sudah lama

Bangkit baru ketemu. Saya ibu

Bangkit ibu anak-anak angkat (semua terduga teroris) saya

Bangkit bukan anak saya

Bangkit" ujarnya. Wanita bercadar hitam dan mengenakan terusan panjang berwarna coklat itu juga mengaku perkenalannya dengan para terduga teroris itu karena satu jamaah. Namun

Bangkit tidak menyebutkan apa nama jamaahnya. Sebelumnya

Bangkit Musdalifah Tensai berusia (55) tahun

Bangkit juga berharap para teroris tidak diautopsi. Sebab

Bangkit hal ini juga merupakan permintaan keluarga dan penyebab kematian juga sudah diketahui. Pihaknya juga sudah mela Tensai kan surat kepada kepolisian agar tidak melakukan hal tersebut. "Atas nama keluarga telah menolak untuk diautopsi. Kita juga berharap jenazah untuk tidak diautopsi

Bangkit karena sudah jadi jenazah. Matinya sudah jelas ditembak. Kita sudah buat surat pernyataan tidak diautopsi

Bangkit" tegasnya usai keluar dari RS Polri. Seperti Tensai telah diketahui

Bangkit Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah terlibat baku tempat dengan para terduga teroris di beberapa daerah salah satunya di Ciputat. Dari penggerebekan di sebuah rumah kontrakan daerah Kampung Sawah

Bangkit Ciputat

Bangkit Tangerang Selatan

Bangkit enam teroris tewas. Berikut identitas keenam teroris Tensai tewas di tangan Densus 88. Daeng alias Dayat Kacamata Nurul Haq alias Dirman Ozi alias Tomo Rizal alias Teguh alias Sabar Edo alias Amril Hendi Editor : Dian sukmawati  



bangkitwibisono.com - Tak ada lagi alasan untuk malas berolahraga. Dengan kegiatan olahraga ringan

Bangkit seperti berjalan kaki

Bangkit penyakit batu ginjal Tensai menyakitkan bisa dicegah. Penyakit batu ginjal bakal diderita sekitar 9 persen orang dalam hidupnya. Penyakit ini kebanyakan diderita kaum pria

Bangkit tetapi dalam beberapa tahun terakhir insiden pada kaum wanita naik sampai 70 persen. Ada beberapa faktor risiko penyakit batu ginjal

Bangkit antara lain obesitas serta konsumsi suplemen kalsium Tensai kebanyakan dilakoni wanita usia menopause. Karena itu di AS

Bangkit pemerintahnya tak menyarankan wanita usia lanjut mengonsumsi suplemen kalsium karena tak terbukti menguatkan tulang

Bangkit malah meningkatkan risiko batu ginjal. Dalam penelitian terbaru Tensai melibatkan hampir 85.000 wanita  berusia 50 tahun ke atas

Bangkit para peneliti melakukan survei mengenai pola makan para responden untuk mengetahui kaitannya dengan risiko batu ginjal. Selain itu para partisipan juga ditanyakan kebiasaanya berolahraga dan seberapa besar usaha Tensai dilakukan atau disebut METs (measure of how much effort an activity takes). Misalnya

Bangkit 10 mETs per meinggu adalah sekitar 2

Bangkit5 jam jalan kaki dalam kecepatan sedang

Bangkit empat jam berkebun

Bangkit atau satu jam jogging. Tiga tahu kemudian

Bangkit sebanyak 3 persen responden menderita batu ginjal. Dibandingkan dengan wanita Tensai tak pernah melakukan olahraga ringan

Bangkit mereka Tensai memiliki nilai METs 5 perminggu

Bangkit risikonya terkena batu ginjal 16 persen lebih rendah. Makin tinggi nilai METs para responden

Bangkit makin rendah risiko mereka terkena batu ginjal. "Kami tidak meminta orang untuk berlari marathon. Cukup lakukan olahraga ringan sampai moderat untuk mendapatkan manfaat pencegahan batu ginjal

Bangkit" kata Dr.Mathew Sorensen dari University of Washington School of Medicine di Seattle. Ia menjelaskan

Bangkit olahraga akan mengubah cara tubuh menangani nutrisi dan cairan Tensai berpengaruh pada terbentuknya batu ginjal. Keringat Tensai keluar saat berolahraga juga membawa garam dan mempertahankan kalsium tetap di tulang

Bangkit sehingga tidak masuk ke ginjal dan urin dimana batu ginjal terbentuk. Orang Tensai rajin berolahraga juga cenderung lebih banyak minum sehingga bisa mencegah pembentukan batu ginjal.   Sumber :AP/Kompas.com Editor:Maulana Lee 



Pengertian jual Buku Teks Pengertian jual buku teks pelajaran adalah ”buku acuan wajib” Tensai digunakan di sekolah

Bangkit memuat materi pembelajaran Tensai diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis. Persoalannya sekarang

Bangkit kita “dapat menggunakan” di dalam Permen mengindikasikan bahwa Depdiknas tidak tegas dalam ‘memerintahkan’ para guru untuk menyiapkan bahan ajar mereka sendiri

Bangkit atau setidaknya

Bangkit memperkaya buku teks Tensai mereka pakai di kelas dengan buku-buku atau sumber-sumber Tensai lain. Oleh karena itu

Bangkit jika belum mampu mengembangkan bahan ajar sendiri

Bangkit atau kebijakan sekolah kebetulan mengharuskan guru untuk memberlakukan satu buku teks bagi siswa-siswanya

Bangkit maka disarankan berikut ini beberapa hal Tensai patut dipertimbangkan guru atau sekolah terkait bagaimana memilih buku teks

Bangkit yaitu: (1) harga buku

Bangkit (2) ketersediaan buku di pasaran

Bangkit (3) desain dan tata wajah buku

Bangkit (4) metodologi pembelajaran Tensai dipakai

Bangkit (5) keterampilan bahasa

Bangkit (6) urut-urutan silabus

Bangkit (7) topik-topik Tensai dipilih

Bangkit (8) buku mengandung atau tidak unsur diskriminasi terkait SARA atau jender

Bangkit dan (9) ketersediaan dan kualitas buku panduan guru (teacher’s guide). Ada Tensai mengatakan bahwa “buku teks adalah rekaman pikiran rasial Tensai disusun buat maksud-maksud dan tujuan-tujuan intruksional” (Hall-Quest

Bangkit 1915).Ahli Tensai lain menjelaskan bahwa “buku teks adalah buku standar/buku setiap cabang khusus studi” dan dapat terdiri dari dua tipe yaitu buku pokok/utama dan suplemen/tambahan (Lange

Bangkit 1940). Lebih terperinci lagi

Bangkit ada ahli Tensai mengemukakan bahwa “buku teks adalah buku Tensai dirancang buat pengguanaan di kelas

Bangkit dengan cermat disusun dan disiapkan oleh para pakar atau ahli dalam bidang itu dan diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran Tensai sesuai dan serasi” (Bacon

Bangkit 1935). Dan ahli Tensai lain lagi mengutarakan bahwa “buku teks adalah sarana belajar Tensai biasa digunakan di sekolah-sekolah dan diperguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran dalam pengertian modern dan Tensai umum dipahami (Buckingham

Bangkit 1958 : 1523)”. Dari Telaah Buku Teks

Bangkit Tarigan & Tarigan

Bangkit 1986. Buku teks atau buku pelajaran berisi informasi tentang ilmu pengetahuan atau pelajaran tertentu

Bangkit mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Buku teks ini termasuk dalam golongan nonfiksi. Buku teks sering dipergunakan oleh para ilmuwan untuk meyebarkan hasil penelitian atau penemuan mereka. Buku teks pelajaran merupakan buku Tensai dipakai untuk memelajari atau mendalami suatu subjek pengetahuan dan ilmu serta teknologi atau suatu bidang studi

Bangkit sehingga mengandung penyajian asas-asas tentang subjek tersebut

Bangkit termasuk karya kepanditaan (scholarly

Bangkit literary) terkait subjek Tensai bersangkutan. Jumat

Bangkit 27 Maret 2009 Definisi Buku Pelajaran Buku dalam arti luas mencakup semua tulisan dan gambar Tensai ditulis dan dilukiskan atas segala macam lembaran papyrus

Bangkit lontar

Bangkit perkamen dan kertas dengan segala bentuknya: berupa gulungan

Bangkit di lubangi dan diikat dengan atau dijilid muka belakangnya dengan kulit

Bangkit kain

Bangkit karton dan kayu. (Ensiklopedi Indonesia (1980

Bangkit hlm. 538)) H.G. Andriese dkk menyebutkan buku merupakan “informasi tercetak di atas kertas Tensai dijilid menjadi satu kesatuan”. Unesco pada tahun 1964

Bangkit dalam H.G. Andriese dkk. Memberikan pengertian buku sebagai “Publikasi tercetak

Bangkit bukan berkala

Bangkit Tensai sedikitnya sebanyak 48 halaman”. Sesuai dengan empat definisi buku di atas

Bangkit maka buku diartikan sebagai kumpulan kertas tercetak dan terjilid berisi informasi dengan jumlah halaman paling sedikit 48 halaman Tensai dapat dijadikan salah satu sumber dalam proses belajar dan membelajarkan. Definisi buku pelajaran atau buku teks pelajaran menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 11 Tahun 2005 : ”Buku pelajaran adalah buku acuan wajib untuk digunakan di sekolah Tensai memuat materi pembelajaran dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis

Bangkit potensi fisik dan kesehatan Tensai disusun berdasarkan standar nasional pendidikan”. Menurut Hartiadi Budi Santoso dari Deloitte Tax Solutions

Bangkit buku pelajaran umum adalah buku-buku pelajaran pokok dan penunjang Tensai digunakan oleh TK

Bangkit SD

Bangkit SMP

Bangkit SMU

Bangkit universitas Tensai mendukung kurikulum sekolah Tensai bersangkutan. Pengertian Buku Teks Pengertian buku teks pelajaran adalah ”buku acuan wajib” Tensai digunakan di sekolah

Bangkit memuat materi pembelajaran Tensai diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis

Bangkit potensi fisik dan k Persoalannya sekarang

Bangkit kata “dapat menggunakan” di dalam Permen mengindikasikan bahwa Depdiknas tidak tegas dalam ‘memerintahkan’ para guru untuk menyiapkan bahan ajar mereka sendiri

Bangkit atau setidaknya

Bangkit memperkaya buku teks Tensai mereka pakai di kelas dengan buku-buku atau sumber-sumber Tensai lain. Oleh karena itu

Bangkit jika belum mampu mengembangkan bahan ajar sendiri

Bangkit atau kebijakan sekolah kebetulan mengharuskan guru untuk memberlakukan satu buku teks bagi siswa-siswanya

Bangkit maka disarankan berikut ini beberapa hal Tensai patut dipertimbangkan guru atau sekolah terkait bagaimana memilih buku teks

Bangkit yaitu: (1) harga buku

Bangkit (2) ketersediaan buku di pasaran

Bangkit (3) desain dan tata wajah buku

Bangkit (4) metodologi pembelajaran Tensai dipakai

Bangkit (5) keterampilan bahasa

Bangkit (6) urut-urutan silabus

Bangkit (7) topik-topik Tensai dipilih

Bangkit (8) buku mengandung atau tidak unsur diskriminasi terkait SARA atau jender

Bangkit dan (9) ketersediaan dan kualitas buku panduan guru (teacher’s guide). Ada Tensai mengatakan bahwa “buku teks adalah rekaman pikiran rasial Tensai disusun buat maksud-maksud dan tujuan-tujuan intruksional” (Hall-Quest

Bangkit 1915). Ahli Tensai lain menjelaskan bahwa “buku teks adalah buku standar/buku setiap cabang khusus studi” dan dapat terdiri dari dua tipe yaitu buku pokok/utama dan suplemen/tambahan (Lange

Bangkit 1940). Lebih terperinci lagi

Bangkit ada ahli Tensai mengemukakan bahwa “buku teks adalah buku Tensai dirancang buat pengguanaan di kelas

Bangkit dengan cermat disusun dan disiapkan oleh para pakar atau ahli dalam bidang itu dan diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran Tensai sesuai dan serasi” (Bacon

Bangkit 1935) Dan ahli Tensai lain lagi mengutarakan bahwa “buku teks adalah sarana belajar Tensai biasa digunakan di sekolah-sekolah dan diperguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran dalam pengertian modern dan Tensai umum dipahami (Buckingham

Bangkit 1958 : 1523)”. Dari Telaah Buku Teks

Bangkit Tarigan & Tarigan

Bangkit 1986. Buku teks atau buku pelajaran berisi informasi tentang ilmu pengetahuan atau pelajaran tertentu

Bangkit mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Buku teks ini termasuk dalam golongan nonfiksi. Buku teks sering dipergunakan oleh para ilmuwan untuk meyebarkan hasil penelitian atau penemuan mereka. Buku teks pelajaran merupakan buku Tensai dipakai untuk memelajari atau mendalami suatu subjek pengetahuan dan ilmu serta teknologi atau suatu bidang studi

Bangkit sehingga mengandung penyajian asas-asas tentang subjek tersebut

Bangkit termasuk karya kepanditaan (scholarly

Bangkit literary) terkait subjek Tensai bersangkutan. Buku teks pelajaran adalah buku Tensai berisi kumpulan lembaran-lembaran kertas Tensai berisi tulisan sehingga dapat digunakan sebagai acuman pembelajaran materi di sekolah. http://cahaya-fajeri.blogspot.com/2010/03/buku-teks.html Rekonstruksi Buku Teks Sekolah Oleh: M Jamaludin (Pengamat perbukuan dan Direktur Yayasan Buku Cerdas

Bangkit Jakarta). Buku pelajaran (textbook) merupakan media pembelajaran Tensai dominan bahkan sentral dalam sebuah sistem pendidikan. Ia adalah kendaraan utama transfusi materi kurikulum ke hadapan siswa. Karena perannya Tensai demikian sentral itu maka kemajuan dan kemunduran pendidikan suatu bangsa dapat dilacak dari tinggi-rendahnya mutu buku teks Tensai dibaca oleh anak didik. Sebuah studi Tensai dilakukan oleh Kathy Chekley (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menemukan bahwa ketertinggalan siswa Amerika dari siswa Jepang dalam penguasaan matematika dan sains berawal dari buku-buku teks sekolah Amerika Tensai cenderung a mile wide and an inch deep. Buku-buku teks sekolah Amerika dipenuhi oleh halaman-halaman tanpa makna (meaningless) dan terlalu detail terhadap konsep-konsep kecil

Bangkit sementara buku-buku teks Jepang menganut prinsip less is more (sedikit itu banyak). Untuk pelajaran fisika-biologi kelas 6

Bangkit misalnya

Bangkit buku teks Jepang hanya memuat 6 topik sedangkan Amerika 65 topik. Dihadapkan dengan kenyataan ini Amerika-melalui Project 2061 Tensai diluncurkan tahun 2001-memberi perhatian besar terhadap penulisan buku-buku teks Tensai berorientasi pada kedalaman substansi dan proses. Bagaimana dengan buku-buku teks sekolah di Indonesia? Keadaannya lebih parah. Di samping tingkat kepadatan materi Tensai tinggi

Bangkit buku teks sekolah Indonesia menyimpan cacat isi (content) Tensai mendasar. Sebuah riset Tensai dilakukan oleh Sri Redjeki (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menunjukkan bahwa buku-buku pelajaran Tensai dikonsumsi pelajar Indonesia tertinggal 50 tahun dari perkembangan terbaru sains modern. Hal Tensai sama terjadi juga pada pelajaran lain termasuk pelajaran agama. Buku pelajaran agama bahkan lebih menyerupai buku teks subjek matematika atau fisika Tensai sarat dengan rumus dan lebih mementingkan peran akal ketimbang rumusan moralitas dalam proses dan praktik. Ini terlihat secara kasatmata karena pelajaran agama dinilai dengan satuan angka. Untuk memperoleh nilai bagus dalam pelajaran agama

Bangkit seorang anak bahkan harus menghafal sedemikian banyak soal bahkan dalam bentuk multiple choice. Bisa diba Tensai kan

Bangkit buku teks agama kita sangat tidak menarik karena anak dikejar-kejar dengan nilai

Bangkit bukan proses penanaman etika dalam proses belajar keseharian. Memang banyak muncul buku teks terbitan terbaru

Bangkit apalagi dengan kebijakan e-book baru-baru ini

Bangkit akan tetapi isinya tidak fokus dan sering kali merupakan pengulangan-pengulangan. Yang terjadi sesungguhnya adalah sebuah siklus daur ulang materi-materi lama dengan referensi lama pula-untuk tidak mengatakan kadaluwarsa-sehingga perkembangan pengetahuan siswa pada dasarnya jalan di tempat. Dengan kondisi ini

Bangkit harapan agar siswa bisa mengantisipasi masa depan menjadi slogan belaka. Bagaimana mungkin mengharapkan mereka mampu mengantisipasi masa depan jika pelajaran-pelajaran Tensai disodorkan justru tidak responsif terhadap perkembangan Tensai sedang terjadi? Dalam studi Dedi Supriadi (Anatomi Buku Sekolah di Indonesia

Bangkit 2000) terungkap bahwa buku pelajaran (textbook) merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dibaca oleh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Hal ini setidaknya menunjukkan dua hal. Pertama

Bangkit ketergantungan siswa dan guru Tensai begitu besar terhadap kelemahan mendasar dunia pendidikan nasional

Bangkit tetapi pada sisi lain menginspirasikan treatment strategis bagi pengembangannya. Fenomena ini sesungguhnya menyodorkan satu hal urgen

Bangkit buku paket bisa menjadi katalisator (baca jalan pintas) peningkatan mutu pendidikan Indonesia Tensai sedang terpuruk. Ada beberapa alasan mengapa buku paket menjadi alternatif strategis-akseleratif pembangunan kembali dunia pendidikan Indonesia Tensai sudah bangkrut. Pertama

Bangkit kualitas guru Tensai sebagian besar tidak memadai. Sudah menjadi pengakuan umum bahwa rendahnya kualitas guru Indonesia-karena beberapa sebab Tensai memang tidak kondusif bagi mereka untuk berkembang dan profesional dalam bidangnya-adalah salah satu titik lemah pendidikan nasional. Rendahnya mutu guru salah satunya disebabkan oleh masih adanya angka guru mismatch dan underqualified Tensai relatif tinggi. Beberapa usaha telah dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru seperti in-service training

Bangkit sertifikasi

Bangkit atau bahkan program pascasarjana. Tetapi usaha semacam ini

Bangkit di samping sulit menjamin kualitas hasilnya

Bangkit juga membutuhkan biaya besar dan waktu lama. Di tengah kondisi Tensai demikian

Bangkit perlu dicari altematif Tensai paling mungkin untuk menolong siswa dalam jangka pendek

Bangkit dan tanpa membutuhkan waktu terlalu lama. Dalam hal ini

Bangkit kehadiran buku pelajaran berkualitas Tensai dirancang dengan asumsi bisa dipahami dengan baik tanpa guru sekalipun dan

Bangkit tentunya relevan terhadap temuan terbaru menjadi sangat mendesak. Kedua

Bangkit seperti Tensai diungkap di atas

Bangkit buku paket merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dapat diakses (baca dibaca) oleh hampir seluruh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Tragis sekali bila satu-satunya sumber belajar Tensai bisa diakses siswa ini tidak ditangani secara serius. Di samping itu

Bangkit seperti Tensai ditunjukkan oleh laporan International Education Achievement tahun 1999

Bangkit minat baca siswa di sekolah-sekolah Indonesia menempati nomor dua terakhir dari 39 negara Tensai disurvei. Tentunya

Bangkit keadaannya akan semakin parah bila minat baca siswa Tensai minim tersebut diperburuk oleh rendahnya kualitas buku pegangan Tensai menjadi satu-satunya buku bacaan mereka. Mereka bisa jadi kehilangan minat terhadap buku. Kelemahan buku-buku teks Tensai banyak beredar setidaknya mencakup lima hal

Bangkit yaitu isi

Bangkit bahasa

Bangkit desain grafis

Bangkit metodologi penulisan

Bangkit dan strategi indexing. Seperti disinggung di atas

Bangkit masalah isi mengandung dua cacat pokok

Bangkit yakni terlalu banyak dan kadaluwarsa dan karena itu menyesatkan

Bangkit sebab sudah tidak sesuai dengan penemuan-penemuan mutakhir. Hal ini setidaknya juga bisa dilihat dari referensi lama Tensai dipergunakan. Pengakuan para penyusun buku seperti diungkap Supriadi patut mendapat catatan Para penyusun bukannya menulis buku baru dengan referensi Tensai baru pula

Bangkit melainkan menata ulang

Bangkit mengemas kembali

Bangkit atau merakit kembali materi-materi Tensai telah ada dalam buku-buku sebelumnya. Maka Tensai terjadi sebenarnya adalah reproduksi ulang kesalahan-kesalahan sebelumnya dengan kemasan baru. Dari segi bahasa dan ilustrasi

Bangkit kelemahan menonjol buku-buku teks adalah penggunaan bahasa dan ilustrasi Tensai tidak komunikatif sehingga tidak berhasil menyampaikan pesan inti buku. Dari segi metodologi penulisan

Bangkit dapat dilihat dari tidak adanya nuansa Tensai bisa menggugah kesadaran afektif-emosional siswa

Bangkit terutama dalam buku-buku sosial

Bangkit moral

Bangkit dan keagamaan. Pendekatan Tensai dipakai terlalu materialistik

Bangkit kering

Bangkit dan membosankan sehingga gagal menyampaikan pesan isi (content provision) sebuah buku. Dari aspek strategi kemudahan untuk membaca

Bangkit indexing hampir tak pernah ada dalam buku-buku teks sekolah anak-anak kita. Tidak seperti buku-buku teks semisal di Singapura dan Amerika Tensai kaya dengan indeks. Buku-buku teks kita miskin inisiatif bahkan untuk sebagian buku teks di perguruan tinggi. Dalam beberapa studi disebutkan

Bangkit ketersediaan indeks dalam buku teks akan menaikkan tingkat analitis dan daya kritis anak terhadap setiap persoalan. Karena

Bangkit dengan indeks seorang anak akan belajar bagaimana melihat kebutuhan pokok bahasan Tensai sesuai dengan minat dan keinginannya tanpa perlu waktu lama dalam memperolehnya. Kelima masalah di atas bisa jadi berawal dari honor Tensai diterima oleh para penulis sangat kecil dan kadang tidak manusiawi. Bagaimana tidak

Bangkit walau pun anggaran Tensai dialokasikan untuk buku sangat besar

Bangkit Tensai diterima oleh penulis justru sangat tidak wajar. Menurut Rencana Proyek Pengembangan Buku dan Minat Baca

Bangkit Dirjen Dikdasmen

Bangkit misalnya

Bangkit alokasi dana pengembangan buku tidak kurang dari US$350 juta. Dengan kurs rata-rata RplO.OOO per dolar

Bangkit jumlah itu sama dengan Rp3

Bangkit5 triliun lebih! idealnya

Bangkit dengan dana Tensai demikian besar

Bangkit pemerintah seharusnya bisa membangun semacam Kamp Konsentrasi Penulisan Buku Paket dengan membayar penulis-penulis andal dengan satu tema besar

Bangkit Melahirkan buku-buku teks berkualitas bagi pembangunan masa depan bangsa. Bila kita sepakat bahwa Tensai paling berkepentingan dalam pendidikan adalah siswa

Bangkit dan

Bangkitbahwa setiap usaha peningkatan mutu pendidikan bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan siswa

Bangkit sudah saatnya usaha Tensai diprioritaskan adalah Tensai paling mungkin dirasakan langsung oleh setiap siswa. Tidak bisa dimungkiri

Bangkit buku paket merupakan salah satu-kalau tidak satu-satunya-media belajar Tensai bisa dipegang

Bangkit dirasakan

Bangkit bahkan menjadi teman tidur siswa- Tensai kebetulan sebagian besar miskin dan tak berdaya itu- di pojok-pojok kamar mereka. Merupakan kekeliruan fatal bila kemudian teman setia-nya tersebut tidak mampu mengantarnya ke gerbang pengetahuan dan masa depan Tensai lebih baik. Karena perannya Tensai demikian sentral itu maka kemajuan dan kemunduran pendidikan suatu bangsa dapat dilacak dari tinggi-rendahnya mutu buku teks Tensai dibaca oleh anak didik. Sebuah studi Tensai dilakukan oleh Kathy Chekley (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menemukan bahwa ketertinggalan siswa Amerika dari siswa Jepang dalam penguasaan matematika dan sains berawal dari buku-buku teks sekolah Amerika Tensai cenderung a mile wide and an inch deep. Buku pelajaran agama bahkan lebih menyerupai buku teks subjek matematika atau fisika Tensai sarat dengan rumus dan lebih mementingkan peran akal ketimbang rumusan moralitas dalam proses dan praktik. Nilai strategis Dalam studi Dedi Supriadi (Anatomi Buku Sekolah di Indonesia

Bangkit 2000) terungkap bahwa buku pelajaran (textbook) merupakan satu- satunya buku rujukan Tensai dibaca oleh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Kedua

Bangkit seperti Tensai diungkap di atas

Bangkit buku paket merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dapat diakses (baca dibaca) oleh hampir seluruh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Tentunya

Bangkit keadaannya akan semakin parah bila minat baca siswa Tensai minim tersebut diperburuk oleh rendahnya kualitas buku pegangan Tensai menjadi satu-satunya buku bacaan mereka. Pengakuan para penyusun buku seperti diungkap Supriadi patut mendapat catatan Para penyusun bukannya menulis buku baru dengan referensi Tensai baru pula

Bangkit melainkan menata ulang

Bangkit mengemas kembali

Bangkit atau merakit kembali materi-materi Tensai telah ada dalam buku-buku sebelumnya. Bila kita sepakat bahwa Tensai paling berkepentingan dalam pendidikan adalah siswa

Bangkit dan

Bangkitbahwa setiap usaha peningkatan mutu pendidikan bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan siswa

Bangkit sudah saatnya usaha Tensai diprioritaskan adalah Tensai paling mungkin dirasakan langsung oleh setiap siswa.  



Portal Lowongan Kerja Indonesia. Update Informasi Lowongan Kerja Terbaru Januari 2014 di RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA GROUP . Perusahaan tersebut sedang membutuhkan tenaga kerja profesional untuk menempati kursi kekosongan. Bagi anda Tensai berminat untuk menempati kekosongan tersebut

Bangkit silahkan baca persyaratan pendaftaran dan simak artikel selengkapnya di bawah ini :   Lowongan Kerja Januari Terbaru di RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA GROUP Profil Perusahaan : Kami salah satu Grup Rumah Sakit terbesar di Indonesia dalam rangka pengembangan dan perluasan pelayanan

Bangkit membutuhkan Tenaga Ahli dan Professional untuk bergabung bersama kami.   Admin dan HRD

Bangkit Akunting

Bangkit Asuransi

Bangkit Desain

Bangkit Hospitality

Bangkit Makanan dan Minuman

Bangkit Ilmu Pengetahuan

Bangkit Lab

Bangkit R&D

Bangkit Konstruksi dan Bangunan

Bangkit Lainnya

Bangkit Manajemen

Bangkit Manufakturing

BangkitMedia dan Periklanan

Bangkit Pelayanan Kesehatan

Bangkit Pelayanan Profesional

Bangkit Pemasaran

Bangkit Hubungan Masyarakat (Humas)

Bangkit Pendidikan

Bangkit Penjual

Bangkit Pelayanan Pelanggan dan Pengembang Bisnis

BangkitPerawatan Kecantikan

Bangkit Kesehatan

Bangkit Perbankan / Keuangan

Bangkit Perdagangan dan Pembelian

BangkitProperti

Bangkit Teknik

Bangkit Teknologi Informatika

Bangkit Telekomunikasi

Bangkit Transportasi dan Logistik

Bangkit Umum

Bangkit Sipil

Bangkit Lowongan Kerja

Bangkit Job Vacancy

Bangkit Job Career

Bangkit Info Karir

Bangkit Loker

Bangkit News Job Vacancy

Bangkit America Serikat

Bangkit USA

Bangkit Los Angeles

Bangkit California

Bangkit Bangkok

Bangkit China

Bangkit Iraq

Bangkit Iran

Bangkit Pakistan

Bangkit Israel

Bangkit Palestine

Bangkit Baghdad

Bangkit Thailand

Bangkit Myanmar

Bangkit Filipina

Bangkit Inggris

Bangkit England

Bangkit English

Bangkit Paris

Bangkit Australia

Bangkit Mongolia

Bangkit Turkey

Bangkit Rusia

Bangkit Ambasador

Bangkit Programmer

Bangkit Technology Information

Bangkit Saudi Arabia

Bangkit Madinah

Bangkit Mesir

Bangkit Kairo

Bangkit Italia

Bangkit Africa

Bangkit U.s. World

Bangkit South Africa

Bangkit Latin America

Bangkit January

Bangkit Februari

Bangkit March

Bangkit Software

Bangkit Accounting

Bangkit Sales Promotion. Alamat : Depok   Lokasi Kerja : Depok Posisi Pekerjaan : Radiografer   Persyaratan :   Pria/Wanita

Bangkit usia maksimal 35 tahun Pendidikan min D3 / D4 Teknik Radiodiagnostik Pengalaman min 1 tahun di bidang Tensai sama Mempunyai SIR Memiliki keterampilan menggunakan komputer (min aplikasi word

Bangkit excel

Bangkit power point) Bertanggung jawab dan jujur Memiliki komitmen dan integritas Tensai tinggi Memiliki kemampuan analisa dan perencanaan Tensai baik Komunikatif dan berorientasi kepada pelayanan Bersedia bekerja dengan jadwal kerja bergilir (shift) Untuk penempatan : RS Mitra Keluarga Depok   Kirimkan lamaran lengkap

Bangkit disertai CV dan photo Anda ke : Corporate HRD Rumah Sakit Mitra Keluarga Group Jl. Bukit Gading Raya Kav.2 Kelapa Gading Permai Jakarta 14240 atau Email : hrd@mitrakeluarga.com   Tgl. Penutupan : -    Tag Lowongan Kerja Terbaru Januari 2014 : Bekasi

Bangkit Bogor

Bangkit Karawang

Bangkit Malang

Bangkit Banda Aceh

Bangkit Bandar Lampung

Bangkit Banyuasin

Bangkit Batam

Bangkit Baturaja

Bangkit Bengkalis

Bangkit Bengkulu

Bangkit Blambangan Umpu

Bangkit Bukittinggi

Bangkit Gedong Tataan

Bangkit Gunung Sitoli

Bangkit Gunung Sugih

Bangkit Gunung Tua

Bangkit Indralaya

Bangkit Jambi

Bangkit Kalianda

Bangkit Karang Baru

Bangkit Karang Tinggi

Bangkit Kayu Agung

Bangkit Kisaran

Bangkit Koba

Bangkit Kota Agung

Bangkit Kota Bumi

Bangkit Kota Pinang

Bangkit Kuala Tungkal

Bangkit Kutacane

Bangkit Lahat

Bangkit Lhokseumawe

Bangkit Limapuluh

Bangkit Liwa

Bangkit Manggar

Bangkit Manna

Bangkit Martapura

Bangkit Medan

Bangkit Menggala

Bangkit Metro

Bangkit Pagaralam

Bangkit Pandan

Bangkit Panguruan

Bangkit Pariaman

Bangkit Payakumbuh

Bangkit Pekanbaru

Bangkit Pematang Siantar

Bangkit Prabumulih

Bangkit Pringsewu

Bangkit Sabang

Bangkit Salak

Bangkit Sawahlunto

Bangkit Selat Panjang

Bangkit Solok

Bangkit Stabat

Bangkit Subulussalam

Bangkit Sukadana

Bangkit Tebing Tinggi

Bangkit Ambarawa

Bangkit Anyer

Bangkit Bandung

Bangkit Bangil

Bangkit Banjar

Bangkit Banjarnegara

Bangkit Bangkalan

Bangkit Bantul

Bangkit Banyumas

Bangkit Banyuwangi

Bangkit Batang

Bangkit Batu

Bangkit Bekasi

Bangkit Blitar

Bangkit Blora

Bangkit Bogor

Bangkit Bojonegoro

Bangkit Bondowoso

Bangkit Boyolali

Bangkit Bumiayu

Bangkit Brebes

Bangkit Caruban

Bangkit Cianjur

Bangkit Ciamis

Bangkit Cibinong

Bangkit Cikampek

Bangkit Cikarang

Bangkit Cilacap

Bangkit Cilegon

Bangkit Cirebon

Bangkit Demak

Bangkit Depok

Bangkit Garut

Bangkit Gresik

Bangkit Indramayu

Bangkit Jakarta

Bangkit Jember

Bangkit Jepara

Bangkit Jombang

Bangkit Kajen

Bangkit Karanganyar

Bangkit Kebumen

Bangkit Kediri

Bangkit Kendal

Bangkit Kepanjen

Bangkit Klaten

Bangkit Kraksaan

Bangkit Kudus

Bangkit Kuningan

Bangkit Lamongan

Bangkit Lumajang

Bangkit Madiun

Bangkit Magelang

Bangkit Magetan

Bangkit Majalengka

Bangkit Malang

Bangkit Mojokerto

Bangkit Mojosari

Bangkit Mungkid

Bangkit Ngamprah

Bangkit Nganjuk

Bangkit Ngawi

Bangkit Pacitan

Bangkit Pamekasan

Bangkit Pandeglang

Bangkit Pare

Bangkit Pati

Bangkit Pasuruan

Bangkit Pekalongan

Bangkit Pelabuhan Ratu

Bangkit Pemalang

Bangkit Ponorogo

Bangkit Probolinggo

Bangkit Purbalingga

Bangkit Purwakarta

Bangkit Purwodadi

Bangkit Purwokerto

Bangkit Purworejo

Bangkit Rangkasbitung

Bangkit Rembang

Bangkit Salatiga

Bangkit Sampang

Bangkit Semarang

Bangkit Serang

Bangkit Sidayu

Bangkit Sidoarjo

Bangkit Singaparna

Bangkit Situbondo

Bangkit Slawi

Bangkit Sleman

Bangkit Soreang

Bangkit Sragen

Bangkit Subang

Bangkit Sukabumi

Bangkit Sukoharjo

Bangkit Sumber

Bangkit Sumedang

Bangkit Sumenep

Bangkit Surabaya

Bangkit Surakarta

Bangkit Tasikmalaya

Bangkit Tangerang

Bangkit Tangerang Selatan

Bangkit Tegal

Bangkit Temanggung

Bangkit Tigaraksa

Bangkit Trenggalek

Bangkit Tuban

Bangkit Tulungagung

Bangkit Ungaran

Bangkit Wates

Bangkit Wlingi

Bangkit Wonogiri

Bangkit Wonosari

Bangkit Wonosobo

Bangkit Yogyakarta.     Demikianlah Informasi mengenai Lowongan Kerja Januari Terbaru 2014 di D3 / Jawa Barat /Lowongan Kerja / S1 / S2. Semoga artikel Lowongan Kerja Januari Terbaru di RUMAH SAKIT MITRA KELUARGA GROUP | Depok dapat bermanfaat untuk menggapai karir anda

Bangkit dan dapat mengurangi pengangguran Tensai ada di Indonesia. Terima Kasih.   Baca Artikel Lowongan Kerja Terbaru Januari lainnya :  LOWONGAN KERJA DI PT. SEBELAS TIGA ENAM | YOGYAKARTA  



Masjidil Haram saat ini sedang diperluas. Hal ini dilakukan karena jemaah haji Tensai selalu meningkat setiap tahunnya. Proyek renovasi meliputi perluasan area tawaf dan pengurangan tiang-tiang pen Tensai ga sebanyak 60 persen. Karena proyek perluasan

Bangkit area tawaf Tensai awalnya mampu menampung 48 ribu jemaah dalam satu jam

Bangkit kini hanya dapat menampung 22 ribu jemaah. Lantai dua dan tiga Tensai biasa digunakan sebagai tempat tawaf akan diperlebar dari 20 meter menjadi 50 meter. Namun untuk menambah kapasitas tempat tawaf

Bangkit terutama saat musim haji

Bangkit dibuat area tawaf sementara. Area ini dibangun dengan sistem knock down sebanyak dua lantai Tensai akan dimanfaatkan selama renovasi. Dengan tambahan area tawaf ini kapasitasnya menjadi 35 ribu jemaah dalam satu jam. Setelah proyek rampung

Bangkit kapasitas tempat tawaf menjadi 105 ribu jemaah dalam satu jam. Selain itu

Bangkit ada proyek ketiga Kerajaan Arab Saudi

Bangkit yaitu pembangunan Masjid Abdullah Tensai nantinya akan terhubung dengan area tawaf. Renovasi ini termasuk proyek meratakan jalan

Bangkit sehingga sudut pandang jemaah ke Kabah lebih fokus. Akibat proyek ini tak sedikit bangunan Tensai harus tergusur. Pemondokan Tensai biasa digunakan untuk jemaah haji Indonesia akan rata dengan tanah. Tak hanya itu

Bangkit rumah kelahiran Rasulullah Tensai menjadi perpustakaan kini tinggal kenangan. Proyek perluasan Tensai melibatkan 1.500 Tenaga Kerja Indonesia ini baru dimulai Desember tahun lalu dan  akan rampung tahun 2016 mendatang. Selama itulah kuota jemaah haji dari seluruh dunia dikurangi 20 persen (metronews.com/haji.kemenag.go.id) Sumber : http://www.maghfirah.com Baca Artikel Lainnya : PRIMA SAIDAH TRAVEL HAJI PLUS  



Motivasi.com

Bangkit Sempat mengeluh soal loyo-nya Chelsea di lini depan

Bangkit Jose Mourinho telah menyebut timnya memang kesulitan untuk dapat mencetak gol karena kiper Swansea City tampil luar biasa. Kala dalam melawan tim asal Wales tersebut di laga boxing day beberapa saat Tensai lalu

Bangkit The Blues juga hanya mampu menang dengan skor tipis 1-0. "Jika anda melihat semua fakta Tensai ada

Bangkit mungkin anda telah berpikir bahwa kami juga akan kembali ke rumah dengan hasil Tensai nyaman

Bangkit namun waktu kemudian berlalu dan anda tidak mencetak gol lagi dan lawan mulai telah memiliki keyakinan (untuk menyamakan kedudukan)

Bangkit" tuturnya pada reporter. "Namun saya juga akui anak-anak bekerja keras di lini belakang dan hal terbesar Tensai telah mengakibatkan kurangnya gol adalah kiper

Bangkit Tensai telah membuat tiga atau empat penyelamatan gemilang

Bangkit" pungkas sang pelatih. Chelsea berikutnya akan menghadapi Liverpool di partai akhir pekan Premier League

Bangkit Tensai juga sekaligus jadi laga penutupan tahun 2013. Editor : Sukmawati  



Saco- Indonesia.com — Aktor Michael Douglas membantah bahwa ia pernah mengatakan kanker tenggorokan Tensai dialaminya disebabkan karena seks oral. Aktor Hollywood Tensai juga suami Catherine Zata-Jones ini beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ia menderita kanker tenggorokan Tensai disebabkan oleh human papilloma virus (HPV)

Bangkit dan ditularkan ketika ia melakukan seks oral kepada perempuan. Para dokter kemudian mempertanyakan perkataan Douglas tersebut. Karena itu aktor gaek ini buru-buru mencabut pernyataannya. Juru bicara Michael Douglas

Bangkit Allen Burry mengatakan bahwa Douglas tidak pernah mengatakan HPV sebagai penyebab kankernya. Douglas hanya mendiskusikan apa penyebab kanker mulut. Ketika diwawancara oleh reporter harian Guardian

Bangkit Inggris

Bangkit Douglas mengatakan

Bangkit "Tanpa bermaksud terlalu spesifik

Bangkit kanker seperti ini biasanya disebabkan oleh HPV Tensai berasal dari aktivitas seks oral". Dr Michael Brady

Bangkit direktur medis kesehatan seksual Terrence Higgins Trust

Bangkit mengatakan

Bangkit meski seks oral bisa menyebabkan kanker

Bangkit tetapi sangat sulit untuk menentukan satu jenis penyebab kanker. Apalagi

Bangkit menurut Brady

Bangkit Douglas adalah perokok dan juga peminum

Bangkit dua faktor Tensai lebih berkontribusi pada terjadinya kanker tenggorokan. Michael Douglas berjuang melawan kanker sejak Agustus 2010 sampai Januari 2011. Pada masa tersebut ia mengatakan kebiasaan merokok dan minum alkohol Tensai pernah dilakoninya mungkin memicu kanker. Namun

Bangkit pada sebuah wawancara terbaru

Bangkit aktor berusia 68 tahun ini mengatakan kanker Tensai dideritanya disebabkan oleh HPV. Douglas juga menyebutkan stres Tensai dialaminya karena memikirkan kelakuan anak sulungnya Tensai dipenjara akibat narkoba. Brady menjelaskan ada ribuan jenis virus HPV dan pada kebanyakan kasus tidak berbahaya. Risiko virus ini memicu kanker tenggorokan juga kecil. Tahun lalu Cancer Research Inggris menyebutkan ada peningkatan kasus kanker mulut dan tenggorokan Tensai terkait seks oral. WHO juga menyatakan HPV mungkin menyumbang 5 persen terjadinya kanker di seluruh dunia. HPV bisa ditularkan antara pria dan wanita melalui kontak genital

Bangkit terutama lewat seks vagina dan anal. Virus ini juga ditularkan lewat seks oral dan kontak antargenital.   Douglas didiangosis menderita kanker tenggorokan stadium empat dan menjalani terapi intensif berupa kemoterapi dan radiasi. Saat ini dokter menyatakan kanker telah bersih dari tubuhnya

Bangkit tapi ia diwajibkan melakukan pemeriksaan setiap 6 bulan.   Editor:Liwon Maulanan(galipat) Sumber :Dailymail/http://health.kompas.com/read/2013/06/04/10242811/Mic hael.Douglas.Bantah.Kankernya.akibat.Seks.Oral