Antara Hitam dan Putih



Sebenarnya terlalu panjang, namun aku tidak ingin memberi judul tulisan ini dengan judul yang biasa saja. Abu-Abu? akh, itu terlalu singkat, terlalu jelas(atau mungkin tidak), jadilah aku sebut "Antara Hitam dan Putih". yahh, meskipun kita sama-sama tau bahwa ada banyak warna diantara hitam dan putih.

Abu-abu??
Ini negeri bebas berpendapat kan ya?
Jadi biar kuutarakan pendapatku tentang yang satu ini. Warna abu-abu menunjukkan sesuatu yang jauh dari kata JELAS, tidak transparan, dan penggabungan antara hitam dan putih, campuran. Warna ini tidak sejelas putih, atau Hitam saja sekalian. Akan jauh lebih baik jika memang tampak Putih, Namun jika memang pada kenyataannya akan berubah hitam, itu juga baik.

Tapi ini Bukan keduanya, antara hitam dan putih, NDAK JELAS!!!
Analogi Hitam, Putih dan Abu-abu adalah sebuah makna kehidupan, mungkin kau sudah sempat membacanya lebih rinci ditempat lain. Sebelumnya aku juga pernah membahas tentang ini, dan kali ini tidak jauh berbeda dengan bahasan sebelumnya.

Disini terjadi pemikiran yang lebih mendalam, terus mengkaji mengapa harus ada warna abu-abu yang dianalogikan sebagai KETIDAKJELASAN pada hidup, namun tetap saja semua itu perlu karakter dari individu yang bersangkutan. Hidup ini memang begini, ada yang jelas dan ada yang tidak jelas, semua itu perlu, jangan kau pikir ketidakjelasan tidak diperlukan dalam kehidupan. Itu perlu, meski aku juga ndak tau untuk apa semua ketidakjelasan ini, Keabu-abuan ini.

Dalam kehidupan sehari-hari dikiaskan bahwa untuk mengatasi setiap masalah, untuk mengatasi semua ujian, untuk hidup rukun dan damai, saling menghargai, saling membantu, dengan ketulusan dan KEJUJURAN adalah paduan warna yang sangat jelas. Sedangkan ketentraman hati nurani setiap individu adalah warna abu-abu yang hanya diri sendiri yang berhak tau. Karena apapun itu yang ada pada hati kita, hanya kita yang tau. Kebahagianku adalah untuk diriku sendiri, sedangkan kau? kebahagianmu TIDAK SELALU sama dengan kebahagianku. Disinilah keabu-abuan itu ada, sangat sulit menentukan kebahagian, atau bahkan hanya menduga isi hati seseorang.

Namun dalam hidup yang sangat kompleks namun penuh likuan hidup ini, Kesadaran tetaplah lebih penting dan lebih dipentingkan dibanding ketidakjelasan abu-abu. Egois? Ya!!!. Kesadaran dalam arti sesungguhnya, Kesadaran dalam arti yang cerdas, kesadaran dalam arti yang penuh suka cita dari hati yang terdalam. Bukan kesadaran yang ada di permukaan saja, atau kesadaran yang muncul dari mulut saja, bukan dari hati. Karena kesadaran yang lahir mulut saja justru merupakan dasar dari hidup yang susah, bahkan akan menjadi penyebab celakanya diri sendiri.

Abu-abu adalah sebuah warna yang perlu diperhatikan dan tidak dapat disepelekan, akan jauh lebih baik jika warna abu-abu diperjelas saja. Karena ketulusan dan kejujuran atas kejelasan yang ada dalam hati akan menunjukkan kualitas seorang pemenang sejati. So Please Show me what's your color. Hitam? Putih? tapi jangan abu-abu.