Buku ensiklopedia sains islami kamil pustaka asli

Memberi lalu Menerima



Dan tidaklah seseorang membuat dosa melainkan keburukannya kembali kepada dirinya sendiri.

 

~ Qur'an: Al An'am: 164 ~

Pada pelajaran ini kita akan bahas beberapa cara atau syarat memberi efektif agar pemberian yang telah kita lakukan, entah itu berbentuk zakat/tithe, infak, sedekah maupun hadiah yang kita berikan ke orang lain, benar-benar bisa ampuh membuka kran rejeki kita.

Kran rejeki kita akan terbuka karena pemberian yang efektif mengaktifkan "hukum imbalan sepuluh kali lipat" atau "the law of ten-fold return", sehingga uang sedikit yang kita berikan, kembali ke kita berlipat ganda menjadi sumber rejeki baru.

Saya harap Anda sudah semakin yakin bahwa kalau Anda ingin segera sukses, kaya dan bahagia dalam hidup ini, maka Anda harus segera mulai memberi, detik ini juga.

Mulai dengan memberikan apa yang sudah Anda punya lebih dahulu dan yang Anda merasa nyaman melepaskannya dari hidup Anda.

Semua perjalanan dimulai dengan satu langkah kecil.

Semua anak belajar bicara dengan satu kata sederhana lebih dahulu. Jadi kalau memberi ini adalah suatu hal baru dalam hidup Anda, Anda harus memulainya dengan yang Anda bisa. Dengan yang Anda merasa nyaman, dan bukan karena merasa terpaksa atau karena merasa ini adalah sebuah persyaratan.

Keikhlasan dan rasa syukur akan penjagaan dan karunia Tuhanlah yang harusnya menjadi motivasi memberi agar bisa efektif.

Jadi Anda perlu berlatih dengan jumlah yang Anda mampu dulu.

 

Bila Anda sudah terbiasa memberi, dan ingin merasakan kesuksesan yang lebih besar lagi, Anda bisa sedikit demi sedikit mulai menambah jumlah pemberian Anda, karena memberi ini pada gilirannya memang akan meningkatkan kondisi perekonomian Anda. Percayalah.

Oh ya, kalau Anda perhatikan dengan cermat isi Al-Quran, Anda akan menemukan bahwa perintah untuk memberi ini sangat-sangat banyak. Dengan beragam redaksi kalimat perintah seperti, "Maka nafkahkanlah hartamu...", atau tentang "Orang-orang yang menafkahkan hartanya..." dan sejenisnya.

Bahkan, tampak lebih banyak jumlahnya dari perintah menjalankah jenis ibadah lainnya.

Jadi, jelas kan memberi ini bukan hal main-main. Ini salah satu jenis "ibadah" yang dengan sangat kuat diperintahkan Tuhan berulang kali dengan penekanan pula.

Jadi kalau masih ada orang yang rajin melakukan ritual ibadah jenis lainnya, apapun, tetapi dia masih juga pelit memberi, maka berarti dia telah salah menafsirkan perintah Tuhan. Wallahu'alam.

Yang jelas, kita sudah tahu bahwa langkah pertama yang bisa kita tempuh untuk mendapatkan kesuksesan sejati adalah dengan lebih dahulu memberi. Bahwa memberi membuka kran rejeki.

Berikutnya, saya jelaskan detil syarat memberi efektif yang manjur untuk membuka kran rejeki dengan mengaktifkan imbalan 10 kali lipat.
 

Strategi Sukses

Strategi Sukses

Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak Anda akan terima.
Dan untuk terus menerima, Anda harus terus memberi, dan memberi, dan memberi.
Anda memberi dahulu, baru Anda menikmati hasilnya.

  ~   Sukses Total.com   ~   
 

1. BERI DENGAN PERASAAN POSITIF

Syarat memberi efektif pertama agar pintu sukses kita terbuka lebar adalah kita harus memberi dengan perasaan positif, dengan hati senang dan benar-benar tulus.

Untuk bisa melakukan memberi efektif dengan perasaan positif ini Anda perlu berlatih mempercayai insting dan kata hati. Ingat, bahkan yang menggerakkan hatipun adalah Tuhan jua adanya.

Saya dahulu biasa memilih-milih dengan logika, siapa yang perlu saya beri. Tetapi kebanyakan menimbang seperti itu malah menghalangi flow dan good feeling kita, karena kita jadi kemudian terjebak banyak prasangka, atau bahkan keraguan. Akibatnya, efektifitas memberi kita terhambat.

Pemberian yang diiringi perasaan negatif seperti cemas, ragu-ragu atau khawatir, seperti ini, tidak akan efektif menggerakkan hukum TEN-FOLD RETURN.

Lebih baik gunakan petunjuk spontanitas. Misalnya, Anda sudah meniatkan hendak memberi sejumlah uang, tanpa ragu atau pikir panjang, langsung berikan uang tersebut kepada orang pertama yang Anda rasakan panggilan untuk memberi.

Karena seperti telah dibahas sebelumnya dalam memberi sebagai rahasia sukses terbesar, memberi yang saya bicarakan di sini luas sekali.

Tidak harus kita memberi kepada mereka yang lebih membutuhkan atau lebih miskin dari kita saja. Tidak, kita bisa memberi kepada siapa saja yang menyentuh hati kita tadi.

Bisa jadi Anda akan memberi uang ke orang yang tidak Anda kenal walaupun dia bukan pengemis. Atau memberi uang kepada teman sendiri yang selama ini mendukung Anda, walaupun dia tidak membutuhkan bantuan sepeserpun atau yang bahkan secara ekonomi lebih mapan dari kita.

Esensi dari memberi adalah menunjukkan kepada TUHAN bahwa kita yakin akan janji-NYA. Kita yakin akan kekayaan, kebesaran dan kemaha-kuasaan TUHAN.

Kita tunjukkan bahwa kita sepenuhnya beriman akan fakta bahwa TUHAN pasti menjaga kita dalam kondisi apapun. Sehingga kita tidak takut berpisah dengan uang atau harta kita, karena punya penjaga yang memiliki segalanya.

 

Itu intinya. Dan kalau kita yakin kepada-NYA, maka kita tidak akan merasa bersedih hati, takut, khawatir atau ragu sama sekali, kan? Kita akan merasa positif tentang memberi ini.

Dan perasaan poritif adalah hal pertama dalam syarat memberi efektif kita.
 

2. JANGAN MENGHARAP BALASAN

Karena k