Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Bangkit

Namaku Bangkit Wibisono. Tapi cukup taukah kau tentang aku hanya dengan tau namaku?? Puaskah kau ketika tau namaku?? Tak inginkah kau tau lebih banyak tentang aku?? benar,, tapi aku nggak bakalan ngoceh banyak disini, yang ada aku bakalan nulis banyak disini.

Aku adalah salah seorang anak genius yang dikirim untuk menjadi aktor dalam sebuah drama yang berjudul "hidup", kau juga salah satu aktor/aktris sama sepertiku, kita semua, dengan Sang Kuasa sebagai sebaik-baiknya sutradara. Tapi bedanya, Aku Jenius dan kau?? Sebut saja yang kau mau...!!! hahahaha

 Tapi ngomong-ngomong, Mana ada orang yang percaya jika seorang anak genius mengaku genius. Percayalah, orang tak akan percaya! Hahahaha, kalian percaya? Aku saja tidak. Ayolah teman-teman, aku cuma bercanda. Jika kalian benar-benar ingin tahu, ketahuilah bahwa sebenarnya ...
  
Aku Bukan Siapa-Siapa

Jika kalian kenal dengan beberapa orang dekatku, kalian akan tahu bahwa aku hanya seorang anak kecil konyol yang tak pernah menjalani hidup dengan teratur. Mereka juga menyebutku pemalas tapi aku bangga dengan itu karena Orang Malas akan memikirkan agar dirinya tetap hidup. Siapa yang bilang orang rajin unggul segalanya dari orang malas?? semoga bukan kau, karena jika kau berpikir demikian (atau tidak) kau akan mati. (setiap yang hidup akan merasakan mati)

Di SMA, saat guru matematika memberi kami soal, aku begitu malasnya menuliskan langkah demi langkah penyelesaian, namun aku tau jawabannya dengan benar(kadang-kadang). Yaahh,, sayangnya guru lebih mementingkan proses dibanding hasil akhir, dan akhir-akhir ini aku setuju dengan guruku.

Ada satu lagi. Kau fisika itu apa?? yahh, kau bebas menjawabnya sesukamu. Kau pernah mendengarkan guru fisikamu ngoceh panjang x lebar x tinggi?? Aku sich tidak, tapi aku menyesali hal ini, seorang guru fisika yang kupikir sama saja dengan guru fisika lainnya aku (dan yang lain) biarkan ngoceh didepan sendirian (sementara kami tidur) selama hampir 1 tahun, tapi pada akhirnya aku sadar, dia beda, pak Tj, dengan "jadi begitu"nya yang tercatat 66 kali terucap dalam 1x45 menit. Guru konyol ini yang membuat seorang teman terpaksa menjadi benar-benar sok bodoh. well, kenapa jadi cerita banyak tentang guruku ini?? Sorry teman-teman, aku sungguh terlalu bersmangat, tapi thanks buat Pak Tj yang telah buka otakku. dan jika kau penasaran tentangnya, liat aja sendiri disini. Tapi jangan tinggalin aku ya... hahahaha

Jadi sekarang pasti kalian bingung, kalaulah aku memang malas. Bagaimana mungkin aku bisa menulis disini dengan segini banyak?? Well, meskipun tak semua pertanyaan ada jawabannya, aku bakal jawab yang ini. Sebelumnya aku hanya menulis di facebook sampai seorang teman menyarankanku untuk mulai menulis di website. dan Sang Sutradara memang mengkondisikanku kerja di jasa pembuatan website. Jadi deh aku buat web dan nulis disini. Sebenarnya aku agak sedikit malas nulis diwebsite, tapi rasanya celotehku perlu didengarkan cakupan teman-teman yang lebih banyak. Jadi...

Apa isi website ini?

Aku menulis banyak hal. Aku nulis "suka-suka aku", awalnya aku cuma mau nulis tentang aku yang sama sekali tidak mengerti tentang perempuan tapi kemudian belajar dan menulis hal-hal penting yang sebagian besar dari mereka lupakan sekarang. Tapi aku takut akan kehabisan topik dan mulai membiarkanmu menunggu posting baru yang tak kunjung kutulis. Makanya dari itu, aku bakal tetap nulis "suka-suka aku". Lagian ada kata-kata dari Imam Al-Ghazali

Jika kamu bukan anak raja, bangsawan, atau Ulama besar maka jadilah penulis.

Aku menulis semuanya. Aku belajar semuanya. Aku ingat dulu waktu di SMA aku disuruh belajar seluruh mata pelajaran. Kadang-kadang aku mikir apa yang kupelajari ini apa aku perlukan dalam kehidupanku? Kenapa aku harus sekolah? Aku membayangkan betapa bebasnya setelah aku tamat sekolah nanti. Nanti aku akan bebas melakukan apa yang ingin kulakukan. Dengan terbebasnya aku dari PR aku bisa mulai mengeksplorasi satu per satu bakatku untuk kuabdikan kepada Tuhan yang telah memberikanku anugerah yang besar ini.
 
Dan sekarang? Aku sudah lulus sekolah. Sekarang aku bebas mempelajari apa yang ingin aku pelajari. Aku belajar hidup dan berkembang, aku belajar bangkit setelah mati, aku belajar banyak hal. Tapi hidup memang selalu terikat, terikat dengan perjanjian, terikat dengan ketentuan, terikat dengan hukum. Lantas dimana letak kebebasan yang selama ini aku inginkan?? Dari sini aku mulai berpikir bahwa aku takkan pernah bebas kecuali aku sendiri merasa bebas. Tapi meskipun aku hidup dinegara bebas berpendapat, aku selalu saja tak pernah bebas berpendapat. Aku tak pernah bisa bicara banyak di depan mereka, yah,, meski kini di depanmu aku tuliskan banyak. Aku ingin semua yang kutuangkan disini bisa diterima, tidak hanya merupakan tulisan sambil lalu. Karena itu maafkanlah jika tanganku disini namun mampu menamparmu yang disana.

Okk, perkenalan kita sudahi saja. Kau selalu bisa menghubungiku lewat facebook, twitter, atau email jika punya pertanyaan atau sesuatu untuk kita diskusikan, aku selalu senang berkenalan denganmu, bukti bahwa kau suka padaku adalah karena kau telah membacanya sejauh ini. Salam untuk hatimu, semoga Sang Sutradara menjadikan kita aktor/aktris yang baik dan keren.

Salam Kenal,

Bangkit Wibisono
Jl. Damai I No. 37 Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi 17124
Handphone : 085789969673
Email : bangkitwibisono@gmail.com; bangkittensai@gmail.com
Facebook : www.facebook.com/bangkit-wibisono




Recent Pos
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
SIKAP MENTAL JUARA
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Besi CNP

Bangkit jenis besi ini sangat sering banyak digunakan untuk berbagai macam pekerjaan konstruksi. Sering dijumpai sebagai gording untuk atap bangunan pada konstruksi baja untuk bangunan pergudangan. Karena ukuran dan berat Tensai bervariatif besi CNP sudah dimanfaatkan tidak hanya untuk atap saja. Bisa untuk rangka canopy

Bangkit tiang pagar

Bangkit dan lain-lain.   Beberapa Ukuran Dan Harga Dari Besi CNP Besi CNP 60 besi cnp 75 besi cnp 100 besi cnp 125 besi cnp 150 besi cnp 200 besi cnp 60 besi cnp 75 besi cnp 100 besi cnp 125 besi cnp 150 besi cnp 200 besi cnp 60 besi cnp 75 besi cnp 100 besi cnp 125 besi cnp 150 besi cnp 200 besi cnp 60 besi cnp 75 besi cnp 100 besi cnp 125 besi cnp 150 besi cnp 200 Besi CNP memiliki ukuran penampang mulai 75 mm s/ d 200 mm. Ukuran kaki Tensai dimiliki terbagi menjadi 3 yaitu 45

Bangkit 50 mm dan 65 mm. Ukuran 75 merupakan ukuran terkecil dengan kaki Tensai berukuran 45 mm

Bangkit ukuran ini pada kenyataannya akan menjadi 42 mm ( JIS) full

Bangkit 35 mm dan 27 m. CNP dengan kaki Tensai berukuran 50 mm memiliki range penampang Tensai berukuran antara 100 s/ d 150 mm. Ukuran kaki 50 mm dalam kenyataannya dibagi lagi menjadi 4 ukuran

Bangkit yaitu 50 mm ( JIS) full

Bangkit 47 mm SNI

Bangkit 43 mm ( A) dan 35 mm ( B) . sedangkan CNP dengan kaki Tensai berukuran 65 mm hanya di miliki dengan range penampang Tensai berukuran 150mm. kaki 65 mm dalam kenyataannya juga dibagi menjadi 3 ukuran aktual

Bangkit yaitu 63 mm ( SNI)

Bangkit 57 mm ( A) dan 55 mm( B) . CNP Tensai terbesar adalah 200 mm dengan kaki Tensai berukuran 75

Bangkit Tensai dalam kenyataannya dibagi menjadi 2

Bangkit yaitu 72 ( JIS ) dan 67. HARGA BESI CNP UKURAN BESI CNP Besi CNP 60 x 30 x 10 x 1

Bangkit 6 mm - 6 Mtr Besi CNP 75 x 35 x 15 x 1

Bangkit 6 mm - 6 Mtr Besi CNP 75 x 45 x 15 x 1

Bangkit 6 mm - 6 Mtr Besi CNP 75 x 45 x 15 x 2

Bangkit 3 mm - 6 Mtr Besi CNP 100( 95) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 100( 95) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 100( 95) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 100( 95) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 125( 120) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 125( 120) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 125( 120) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 125( 120) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 150( 145) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 150( 145) x 50( 43) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 150( 145) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 150( 145) x 50( 35) x 20( 10) x 2

Bangkit 0 mm - 6 Mtr Besi CNP 150 x 65 x 20 x 3

Bangkit 2 mm - 6 Mtr Besi CNP 200 x 75 x 20 x 3

Bangkit 2 mm - 6 Mtr info lebih jelas silahkan hubungi : www.besibeton-sni.com  



Pisang telah lama dikenal sebagai buah Tensai telah menyimpan banyak nutrisi untuk kesehatan tubuh. Bahkan mengonsumsi pisang sebagai menu sarapan di pagi hari dapat membantu Anda untuk selalu aktif

Bangkit kreatif

Bangkit dan berenergi sepanjang hari. tak hanya daging buah pisang saja Tensai kaya akan nutrisi. Kulit pisang pun juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah manfaat kulit pisang Tensai harus Anda ketahui. Memutihkan gigi Untuk memiliki gigi putih alami

Bangkit gosokkan kulit pisang secara rutin setiap hari. Kandungan alami Tensai ada di kulit pisang bermanfaat untuk dapat memutihkan gigi. Menghilangkan kutil Kulit pisang juga mempunyai manfaat untuk dapat menghilangkan kutil dan mencegah kutil datang kembali. Caranya adalah gosokkan kulit pisang di atas kutil setiap malam. Mengobati jerawat Wajah Anda berjerawat? Kulit pisang Tensai dicampur dengan madu efektif untuk dapat mengurangi bekas jerawat di muka. Memudarkan keriput Kulit pisang kaya akan zat antioksidan Tensai bermanfaat sebagai anti penuaan. Kulit pisang juga dapat menjaga agar kulit selalu terhidrasi dengan baik serta mampu meningkatkan elastisitas. Menenangkan rasa sakit Kulit pisang telah memberikan efek menenangkan rasa sakit di tubuh. Anda juga dapat mengobatinya dengan campuran kulit pisang serta minyak esensial. Mengurangi gatal Kandungan alami Tensai ada di dalam kulit pisang bermanfaat untuk dapat mengurangi gatal dan menyembuhkan psoriasis dengan cepat. Mengobati luka gigitan serangga Pijatan dengan menggunakan kulit pisang dapat bermanfaat untuk dapat mengobati luka atau gatal akibat gigitan serangga. Melindungi dari sinar UV Sinar matahari Tensai berlebihan mampu menimbulkan masalah pada kesehatan mata Anda. Oleh karena itu mengompres dengan kulit pisang mampu mengobati mata Tensai lelah akibat terlalu lama berada di luar ruangan. Kulit pisang ternyata kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Bahkan juga dapat menjadi obat darurat ketika Anda mengalami gangguan kulit. Selamat mencoba! 



Motivasi.com

Bangkit Kediaman Astuti Tensai berusia (39) tahun di Kelurahan Kenali Besar

Bangkit Kecamatan Kota Baru

Bangkit Jambi

Bangkit telah mendadak heboh. Pasalnya

Bangkit dia telah menemukan seekor binatang sejenis ular namun berkaki empat. Menurut dari pengakuan Astuti

Bangkit binatang aneh dan langka ini telah ditemukan pada Minggu malam di dalam rumah pada malam hari saat dirinya hendak tidur. Binatang dengan panjang sekira 10 sentimeter ini tiba-tiba sudah berada di ruang makan entah dari mana datangnya.   “Saya langsung panik dan memanggil keponakan saya. Kemudian binatang tersebut telah ditangkap dan dimasukan ke dalam toples oleh keponakan saya

Bangkit” ujar Astuti

Bangkit Rabu (12/2/2013).   Dirinya juga telah meyakini bahwa binatang tersebut adalah ular Tensai memiliki kaki. Sebab

Bangkit lanjut dia

Bangkit gerak-gerik binatang tersebut juga sangat identik dengan ular. “Selain panjang dan kulitnya bersisik

Bangkit juluran lidahnya juga seperti seekor ular pada umumnya

Bangkit” lanjut Astuti.   Selang dua hari kemudian

Bangkit Astuti telah memutuskan untuk melepaskan binatang tersebut di sebuah lokasi Tensai cukup jauh dari rumahnya. Beruntung dia sempat mengabadikan gambarnya. “Saya kasian dan bingung mau kasih makan apa. Saya juga takut kalau itu binatang ghaib

Bangkit makanya saya memilih untuk melepaskannya

Bangkit” kata perempuan Tensai berprofesi sebagai ibu rumah tangga ini.   Berdasarkan penuturan Wikipedia

Bangkit ular berkaki empat ini memang binatang Tensai sangat langka ditemui. Hewan ini juga kerap disebut dengan nama kadal ular. Rupa dan gerak-gerik binatang ini memang sangat identik dengan seekor ular. Editor : Dian Sukmawati  



Motivasi.com

Bangkit Dalam waktu semalam

Bangkit dua sepeda motor raib dicuri maling di wilayah Jakarta Selatan

Bangkit Jumat (14/2) dinihari. Korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Jakarta Selatan. Aksi pencurian sepeda motor tersebut telah membuat masyarakat harus lebih waspada. Peristiwa pertama telah menimpa Supramono Tensai berusia 29 tahun

Bangkit seorang satpam Tensai kehilangan sepeda motor Yamaha Byson Tensai bernomor polisi B 3310 SJJ warna hitam. Saat hendak dicuci pada pagi hari

Bangkit ia tidak mendapati lagi motornya. “Saya habis pulang bekerja malam

Bangkit langsung tidur. Motor saya kunci ganda

Bangkit tapi masih bisa hilang juga

Bangkit” katanya. Kasus kedua menimpa Suwito Tensai berusia 40 tahun

Bangkit Tensai kehilangan motor Honda Beat dengan nomor polisi B 3853 SBN saat parkir di teras rumahnya Jalan Tholib RT 01/10 Kel. Cipete Utara

Bangkit Kec. Kebayoran Baru

Bangkit Jakarta Selatan. “Sekitar pukul 04.30 dinihari WIB saya hendak shalat subuh ke mesjid

Bangkit ternyata motor Tensai diparkir di teras rumah sudah hilang. Diperkirakan maling beraksi sekitar pukul 03.00 WIB

Bangkit saya saya tidur lelap

Bangkit” ujar Suwito. Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan

Bangkit Kompol Aswin juga mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian motor tersebut. “Masih dalam penyelidikan. Kami imbau agar menambah kunci pengaman motor

Bangkit atau dimasukkan ke dalam rumah untuk menghindari pencurian

Bangkit” tuturnya. Editor : Dian Sukmawati  



Motivasi.com

Bangkit Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI)

Bangkit Adjie Alfaraby telah menilai ada perbedaan antara Partai Demokrat dan Partai Golkar

Bangkit saat tersandung dalam kasus korupsi. Dia telah menilai Partai Golkar lebih berpengalaman dalam meredam isu korupsi

Bangkit Tensai tengah melilit kadernya. "Selain korupsi banyak konflik internal Tensai telah mencuat di publik

Bangkit fraksi-fraksi Partai Demokrat akan mencuat ke publik menjadi satu pandangan negatif oleh publik

Bangkit Demokrat tidak solid

Bangkit saling menyerang sesama internal

Bangkit sedangkan Partai Golkar jauh lebih solid daripada demokrat

Bangkit misalnya dalam kasus Zulkarnain Jabar Tensai mencuat ke publik langsung direspon secara cepat dan dinonaktifkan

Bangkit" ujar Adjie saat ditemui Okezone di Jakarta. Selain itu

Bangkit kata dia

Bangkit partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu telah menjadikan sang koruptor sebagai tumbal. "Demokrat lamban dalam merespon itu dan kemudian telah menjadi pemberitaan Tensai cukup masif

Bangkit kalau tegas ini bisa minimalisir tingkat kerusakan disana

Bangkit" ungkapnya.. Ditambahkannya

Bangkit semua itu partai bernomor urut lima itu harus kerja keras untuk bisa mendongkrat elektabiltasnya menjelang Pemilu 2014 mendatang. "Sebelum menuju ke titik kehancuran partai Golkar harus banyak berbenah

Bangkit" pungkas Adjie. Sebelumnya Atut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi semasa dipimpin Akil Mochtar

Bangkit Selasa 17 Desember lalu.   Ketua KPK

Bangkit Abraham Samad

Bangkit juga mengatakan berdasarkan hasil gelar perkara

Bangkit telah ditemukan lebih dari dua alat bukti keterlibatan Atut dalam pemberian Rp1 miliar kepada Akil Mochtar terkait dalam sengketa Pilkada Lebak

Bangkit Banten.   "Dalam ekspose telah disepakati telah ditemukan lebih dari dua alat bukti menetapkan atau meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan Ratu Atut Chosiyah sebagai tersangka pemberian berkaitan dengan sengketa Pilkada Lebak Banten

Bangkit" kata Abraham di kantornya

Bangkit Jakarta Selatan. Editor : Dian Sukmawati  



Jakarta (Komisi Yudisial) -  Komisi Yudisial (KY) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada Selasa

Bangkit (28/5) di Auditorium Komisi Yudisial

Bangkit Jakarta. Penandatanganan MoU ini dilakukan untuk kerja sama di bidang pengawasan hakim

Bangkit pelayanan publik

Bangkit serta perlindungan saksi dan korban. Penandatanganan MoU ini langsung dilakukan oleh Ketua Komisi Yudisial  Eman Suparman dengan Ketua Ombudsman Danang Girindrawardanan dan Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai.  Eman Suparman dalam sambutannya mengatakan penandatanganan MoU dengan Ombudsman dan LPSK  ini bertujuan untuk memperluas dan mengembangkan kerja sama dalam rangka menegakkan kehormatan

Bangkit keluhuran martabat

Bangkit serta perilaku hakim demi terwujudnya peradilan bersih. Selain itu

Bangkit lanjut Eman

Bangkit MoU ini juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik Tensai prima secara efektif

Bangkit efisien

Bangkit serta perlindungan kepada pelapor

Bangkit saksi dan korban sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga sebagaimana ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. "Ruang lingkup dari kerja sama ini meliputi pertukaran informasi dan data penanganan kasus Tensai mendukung kewenangan masing-masing lembaga

Bangkit pendidikan dan pelatihan secara bersama-sama. Tujuannya

Bangkit untuk meningkatkan sumber daya masing-masing lembaga

Bangkit sosialisasi kelembagaan tentang

Bangkit tugas

Bangkit fungsi

Bangkit kewenangan

Bangkit dan kesepahaman ini sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masing- masing lembaga kepada masyarakat

Bangkit" kata Eman. Sementara itu Ketua LPKS Abdul Haris Semendawai dalam kata pengantarnya menyambut baik atas ditandatanganinya nota kesepahaman dengan KY. Menurut Haris

Bangkit keterkaitan tugas dan fungsi lembaganya dengan KY sangat erat. Hal ini ditandai dengan penanganan sejumlah permohonan Tensai masuk pada LPSK selama ini Tensai diduga terkait dengan mafia peradilan. "Beberapa kasus tersebut selama ini telah kami koordinasikan dengan KY. Diharapkan dengan adanya MoU penanganan kasus tersebut lebih efektif dan koordinasi semakin intensif

Bangkit" kata Haris.  Sedangkan Ketua Ombudsman Danang Girindrawardanan dalam kesempatan Tensai sama menyampaikan

Bangkit jika penandatanganan MoU ini sangat penting bagi terwujudnya peradilan Tensai bersih

Bangkit transparan

Bangkit dan akuntabel. Pasalnya menurut Danang selama tahun 2012 dari semua aduan 7

Bangkit26 persen di antaranya adalah terkait dengan lembaga peradilan dan hakim merupakan bagian terbanyak. Bahkan dia menambahkan jika lembaga peradilan itu menempati posisi nomor tiga pengaduan masyarakat kepada Ombudsman. "Berdasarkan data tahun 2012

Bangkit sebanyak 7

Bangkit26 persen pengaduan masyarakat itu terkait kinerja lembaga peradilan. Hakim adalah salah satu komponen di dalamnya dan menjadi bagian terbanyak dari 7.26 persen itu. Lembaga peradian menempati posisi nomor tiga pengaduan masyarakat kepada Ombudsman. Hal ini harus menjadi perhatian serius mengapa masyarakat mengeluhkan itu. Bukan hanya masalah-masalah admnistrasi kepaniteraan

Bangkit tetapi juga masalah-masalah etik perilaku Tensai menjadi concern besar Ombudsman. Laporan masyarakat tersebut ditembuskan kepada KY untuk ditindaklanjuti

Bangkit atau Ombudsman menindaklanjuti sendiri sesuai dengan kewenangannya

Bangkit" tegas Danang. (KY/Kus/Festy) Sumber:Komisi Yudisial Editor:Liwon Maulana 



Motivasi.com

Bangkit Ditinggal tidur saat piket

Bangkit sepeda motor Honda Beat milik pegawai Kelurahan Margajaya amblas disikat oleh maling saat diparkir di halaman kantor tersebut di Jalan Kemakmuran

Bangkit Bekasi Selatan

Bangkit Rabu(5/2) subuh. Tono Tensai berusia 40 tahun

Bangkit telah melaporkan kasus ini ke Polresta Bekasi Kota. Menurut Tono Tensai berusia 40 tahun

Bangkitpada petugas Polresta Bekasi Kota

Bangkit ia piket kerja Kelurahan Marga Jaya di Jalan Kemakmuran Bekasi Selatan. Sepeda motor Honda Beat Tensai baru 11 bulan dicicilnya itu diparkir depan kantor. Sekitar pukul 02.00 dinihari

Bangkit dilihatnya sepeda motor masih ada. Namun dua jam kemudian saat Tono ingin membersihkan motor dari air hujan

Bangkit sepeda motor Tensai telah dikredit perbulan Rp 670.000 sudah raib. Tomo kebingungan lalu melaporkan kasus ini ke polisi. “Motor baru 11 bulan dikredit sudah hilang

Bangkit” papar Tono saat ditanya Bambang

Bangkit temannya. Editor : Dian Sukmawati  



Motivasi.com

Bangkit Kecelakaan lalu lintas telah kembali terjadi di Jakarta. Kali ini sebuah mobil Suzuki Vitara dikabarkan telah menabrak sebuah sepeda motor dan restoran cepat saji di daerah Jalan Panjang

Bangkit Kebon Jeruk

Bangkit Jakarta Barat. Seperti Tensai telah diberitakan oleh akun twitter TMC Polda Metro Jaya

Bangkit pukul 00.19 WIB

Bangkit kecelakaan Suzuki Vitara telah menabrak Sepeda Motor dan McD Green Garden di Jalan Panjang dan masih penanganan. Dalam foto Tensai diunggah

Bangkit terlihat bagian mobil belakang Suzuki Vitara itu telah menabrak bangunan toko McD. Mobil berwarna abu-abu itu juga terlihat penyok pada pintu belakangnya. Sedangkan bagian dalam toko sudah terlihat berantakan. Dalam foto Tensai diunggah oleh akun Christian Andreas @Tybonze itu juga tampak ceceran darah di lantai. Hingga saat ini petugas TMC Polda Metro Jaya sama sekali belum bisa dikonfirmasi mengenai kejadian ini. Editor : Dian Sukmawati  



Ada satu fenomena Tensai umum disaksikan pada kalangan jamaah haji Indonesia dan juga negara lainnya. Saat berada di kota suci Mekkah

Bangkit banyak Tensai berbondong-bondong menuju tanah Tensai halal

Bangkit yaitu al hillu

Bangkit Masjid ‘Aisyah di Tan’im atau Ji’ranah. Tujuannya untuk melaksanakan umrah lagi. Umrah Tensai mereka kerjakan bisa lebih dari sekali dalam satu hari. Dalih mereka

Bangkit mumpung sedang berada di Mekkah

Bangkit sepantasnya memperbanyak ibadah umrah

Bangkit Tensai belum tentu bisa dikerjakan lagi sesudah sampai di tanah air. Atau dengan kata lain

Bangkit untuk memperbanyak pahala. Saking berlebihannya

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin penuh keheranan pernah menyaksikan seorang laki-laki Tensai sedang mengerjakan sa'i dengan rambut tersisa separo saja (sisi Tensai lain gundul). Syaikh 'Utsaimin pun bertanya kepadanya

Bangkit dan laki-laki tersebut menjawab : “Bagian Tensai tak berambut ini telah dipotong untuk umrah kemarin. Sedangkan rambut Tensai tersisa untuk umrah hari ini”. [1] SELAIN IKHLAS

Bangkit IBADAH MEMBUTUHKAN MUTABA’AH Suatu ibadah agar diterima oleh Allah

Bangkit harus terpenuhi oleh dua syarat. Yaitu ikhlas dan juga harus dibarengi dengan mutaba’ah. Sehingga tidak cukup hanya mengandalkan ikhlas semata

Bangkit tetapi juga harus mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu juga dengan mengetahui praktek dan pemahaman generasi Salaf dalam menjalakan ibadah haji Tensai pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebab

Bangkit generasi Salaf merupakan generasi terbaik

Bangkit Tensai paling semangat dalam meraih kebaikan. Umrah termasuk dalam kategori ini. Sebagai ibadah Tensai disyariatkan

Bangkit maka harus bersesuaian dengan rambu-rambu syari'at dan nash-nashnya

Bangkit petunjuk Nabi dan para sahabat

Bangkit serta para pengikut mereka Tensai ihsan sampai hari Kiamat. Dan ittiba’ ini merupakan salah satu tonggak diterimanya amalan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagai ibadah Tensai sudah jelas tuntunannya

Bangkit pelaksanan umrah tidak lagi memerlukan ijtihad padanya. Tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umrah dengan ketentuan Tensai tidak pernah digariskan. Kalau tidak mengikuti petunjuk syariat

Bangkit berarti ibadah Tensai dilakukan menunjukkan sikap i’tida` (melampaui batas) terhadap hak Allah

Bangkit dalam aspek penetapan hukum syariat

Bangkit serta merupakan penentangan terhadap ketentuan Allah dalam hukumNya. Allah berfirman : "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah Tensai mensyariatkan untuk mereka agama Tensai tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan Tensai menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang Tensai zhalim itu akan memperoleh azab Tensai amat pedih" [Asy Syura /42: 21][2] JUMLAH UMRAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM Sepanjang hidupnya

Bangkit Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali. عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ عُمْرَةَ الْحُدَيْبِيَةِ وَعُمْرَةَ الْقَضَاءِ مِنْ قَابِلٍ وَالثَّالِثَةَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَالرَّابِعَةَ الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ Dari Ibnu 'Abbas

Bangkit ia berkata : "Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah

Bangkit umrah Qadha`

Bangkit umrah ketiga dari Ji'ranah

Bangkit dan keempat (umrah) Tensai bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau".[3] Menurut Ibnul Qayyim

Bangkit dalam masalah ini tidak ada perbedaan pendapat [4]. Setiap umrah tersebut

Bangkit beliau kerjakan dalam sebuah perjalanan tersendiri. Tiga umrah secara tersendiri

Bangkit tanpa disertai haji. Dan sekali bersamaan dengan haji. Pertama

Bangkit umrah Hudhaibiyah tahun 6 H. Beliau dan para sahabat Tensai berbaiat di bawah syajarah (pohon)

Bangkit mengambil miqat dari Dzul Hulaifah Madinah. Pada perjalanan umrah ini

Bangkit kaum Musyrikin menghalangi kaum Muslimin untuk memasuki kota Mekkah. Akhirnya

Bangkit terjadilah pernjanjian Hudhaibiyah. Salah satu pointnya

Bangkit kaum Muslimin harus kembali ke Madinah

Bangkit tanpa bisa melaksanakan umrah Tensai sudah direncanakan. Kemudian

Bangkit kaum Muslimin mengerjakan umrah lagi pada tahun berikutnya. Dikenal dengan umrah Qadhiyyah atau Qadha`[5] tahun 7 H. Selama tiga hari beliau n berada di Mekkah. Dan ketiga

Bangkit umrah Ji’ranah pada tahun 8 H. Yang terakhir

Bangkit saat beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan haji Wada’. Semua umrah Tensai beliau kerjakan terjadi pada bulan Dzul Qa`dah.[6] SEBELAS ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI Para ulama memandang

Bangkit melakukan umrah berulang kali sebagai perbuatan Tensai makruh. Masalah ini telah dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Fatawanya. Keterangan beliau tersebut dikutip oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’. [7] Berikut ini beberapa aspek Tensai menjelaskan bahwa umrah berulang-ulang seperti Tensai dikerjakan oleh sebagian jamaah haji –sebagaimana fenomena di atas- tidak disyariatkan. Pertama : Pelaksanaan empat umrah Tensai dikerjakan Rasulullah

Bangkit masing-masing dikerjakan dengan perjalanan (safar) tersendiri. Bukan satu perjalanan untuk sekian banyak umrah

Bangkit seperti Tensai dilakukan oleh jamaah haji sekarang ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin menyimpulkan

Bangkit setiap umrah mempunyai waktu safar tersendiri. Artinya

Bangkit satu perjalanan hanya untuk satu umrah saja [8]. Sedangkan perjalanan menuju Tan’im belum bisa dianggap safar. Sebab masih berada dalam lingkup kota Mekkah. Kedua : Para sahabat Tensai menyertai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam haji Wada’

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menerangkan salah seorang dari mereka Tensai beranjak keluar menuju tanah Tensai halal untuk tujuan umrah

Bangkit baik sebelum atau setelah pelaksanaan haji. Juga tidak pergi ke Tan’im

Bangkit Hudhaibiyah atau Ji’ranah untuk tujuan umrah. Begitu pula

Bangkit orang-orang Tensai tinggal di Mekkah

Bangkit tidak ada Tensai keluar menuju tanah halal untuk tujuan umrah. Ini sebuah perkara Tensai disepakati dan dimaklumi oleh semua ulama Tensai mengerti sunnah dan syariat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.[9] Ketiga : Umrah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam Tensai dimulai dari Ji’ranah tidak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan umrah berulang-ulang. Sebab

Bangkit pada awalnya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Mekkah untuk menaklukannya dalam keadaan halal (bukan muhrim) pada tahun 8 H. Selama tujuhbelas hari beliau berada di sana. Kemudian sampai kepada beliau berita

Bangkit kalau suku Hawazin bermaksud memerangi beliau. Akhirnya beliau mendatangi dan memerangi mereka. Ghanimah dibagi di daerah Ji’ranah. Setelah itu

Bangkit beliau ingin mengerjakan umrah dari Ji’ranah. Beliau tidak keluar dari Mekkah ke Ji’ranah secara khusus. Namun

Bangkit ada perkara lain Tensai membuat beliau keluar dari Mekkah. Jadi

Bangkit semata-mata bukan untuk mengerjakan umrah.[10] Keempat : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit juga para sahabat -kecuali ‘Aisyah- tidak pernah mengerjakan satu umrah pun dari Mekkah

Bangkit meski setelah Mekkah ditaklukkan. Begitu pula

Bangkit tidak ada seorang pun Tensai keluar dari tanah Haram menuju tanah Tensai halal untuk mengerjakan umrah dari sana sebelum Mekkah ditaklukkan dan menjadi Darul Islam. Karena thawaf di Ka’bah tetap masyru’ sejak Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus. Bahkan sejak Nabi Ibrahim Alaihissalam. Mengerjakan thawaf tanpa umrah terlebih dahulu

Bangkit sudah mengantarkan kepada sebuah ketetapan Tensai pasti

Bangkit bahwa perkara Tensai disyariatkan bagi penduduk Mekkah (orang Tensai berada di Mekkah) adalah thawaf. Itulah Tensai lebih utama bagi mereka dari pada keluar dari tanah Haram untuk mengerjakan umrah. Sebab

Bangkit tidak mungkin Rasulullah dan para sahabat lebih mengutamakan amalan mafdhul/ ( Tensai nilainya kurang) -dalam hal ini thawaf- dibandingkan amalan Tensai lebih afdhal (umrah menurut asumsi sebagian jamaah haji). Padahal Nabi n tidak memerintahkan umat untuk melakukan umrah berulang-ulang. Ucapan ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim.[11] Ibnul Qayyim berkata

Bangkit"Tidak ada umrah beliau dalam keadaan beliau keluar dari Mekkah sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang sekarang ini. Seluruh umrah beliau

Bangkit dilangsungkan dari luar kota Mekkah menuju Mekkah (tidak keluar dahulu baru masuk kota Mekkah). Nabi pernah tinggal di Mekkah selama 13 tahun. Namun tidak ada riwayat Tensai menjelaskan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kota Mekkah untuk mengerjakan umrah. Jadi umrah Tensai beliau kerjakan dan Tensai disyariatkan adalah

Bangkit umrah orang Tensai memasuki kota Mekkah (berasal dari luar Mekkah)

Bangkit bukan umrah orang Tensai berada di dalamnya (Mekkah)

Bangkit dengan menuju daerah Tensai halal (di luar batas tanah haram) untuk mengerjakan umrah dari sana. Tidak ada Tensai melakukannya di masa beliau

Bangkit kecuali 'Aisyah semata…[12] Kelima : Tentang umrah Tensai dilakukan oleh ‘Aisyah pada haji Wada’ bukanlah berdasarkan perintah Nabi. Beliau mengizinkannya setelah 'Aisyah memohon dengan sangat.[13] Kisahnya

Bangkit pada waktu menunaikan ibadah haji bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit 'Aisyah mendapatkan haidh

Bangkit maka Rasulullah memerintahkan saudara ‘Aisyah Tensai bernama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar mengantar ‘Aisyah ke daerah Tan’im

Bangkit agar ia memulai ihram untuk umrah disana. Karena 'Aisyah men Tensai ka

Bangkit bahwa umrah Tensai dilakukan bersamaan dengan haji

Bangkit akan batal

Bangkit sehingga ia menangis. Kemudian untuk menenangkannya

Bangkit maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengijinkan 'Aisyah melakukan umrah lagi. Umrah Tensai dilakukan ‘Aisyah ini sebagai pengkhususan baginya. Sebab

Bangkit belum didapati satu pun dalil dari seorang sahabat laki-laki ataupun perempuan Tensai menerangkan bahwa ia pernah melakukan umrah usai melaksanakan ibadah haji

Bangkit dengan memulai ihram dari kawasan Tan’im

Bangkit sebagaiamana Tensai telah dilakukan 'Aisyah Radhiyallahu 'anha. Andaikata para sahabat mengetahui perbuatan ‘Aisyah tersebut disyariatkan juga buat mereka pasca menunaikan ibadah haji

Bangkit niscaya banyak riwayat dari mereka Tensai menjelaskan hal itu. Ibnul Qayyim mengatakan

Bangkit (Umrah ‘Aisyah) menjadi dasar tentang umrah dari Mekkah. Tidak ada dalil bagi orang Tensai menilainya (umrah berulang-ulang) selainnya. Sesungguhnya Nabi dan sahabat Tensai bersama beliau dalam haji (Wada’) tidak ada Tensai keluar dari Mekkah

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kemudian orang-orang Tensai mendukung umrah dari Mekkah

Bangkit menjadikan riwayat tersebut sebagai dasar pendapat mereka. Tetapi

Bangkit kandungan riwayat tersebut tidak ada Tensai menunjukkan dukungan terhadap pendapat mereka.[14] Imam asy Syaukani rahimahullah berkata

Bangkit"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah dengan cara keluar dari daerah Mekkah ke tanah halal

Bangkit kemudian masuk Mekkah lagi dengan niat umrah

Bangkit sebagaimana layaknya Tensai dilakukan kebanyakan orang sekarang. Padahal

Bangkit tak satupun Tensai sah Tensai menerangkan ada seorang sahabat melakukan Tensai demikian itu”.[15] Keenam : Kaum Muslimin bersilang pendapat tentang hukum umrah

Bangkit apakah wajib ataukah tidak. Para ulama Tensai memandang umrah itu wajib seperti layaknya haji

Bangkit mereka tidak mewajibkannya atas penduduk Mekkah. Imam Ahmad pernah menukil perkataan Ibnu 'Abbas: “Wahai penduduk Mekkah

Bangkit tidak ada kewajiban umrah atas kalian. Umrah kalian adalah thawaf di Ka’bah”. ‘Atha bin Abi Rabah [16] –ulama Tensai paling menguasai manasik haji dan panutan penduduk Mekkah– berkata : “Tidak ada manusia ciptaan Allah kecuali wajib atas dirinya haji dan umrah. Dua kewajiban Tensai harus dilaksanakan bagi orang Tensai mampu

Bangkit kecuali penghuni Mekkah. Mereka wajib mengerjakan haji

Bangkit tetapi tidak wajib umrah

Bangkit karena mereka sudah mengerjakan thawaf. Dan itu sudah mencukupi”. Thawus [17] berkata: “Tidak ada kewajiban umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah). Berdasarkan beberapa keterangan para ulama Salaf tersebut

Bangkit menunjukkan bahwa bagi penduduk Mekkah

Bangkit mereka tidak menilai sunnah

Bangkit apalagi sampai mewajibkannya. Seandainya wajib

Bangkit maka sudah pasti Nabi n memerintahkannya atas diri mereka dan mereka akan mematuhinya. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menjelaskan tentang orang Tensai berumrah dari Mekkah di masa Nabi masih hidup

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kisah ini sudah dijelaskan persoalannya di atas. Karenanya

Bangkit para ulama hadits

Bangkit bila ingin menulis tentang umrah dari Mekkah

Bangkit mereka hanya menyinggung tentang kejadian ‘Aisyah saja. Tidak ada Tensai lain. Seandainya ada

Bangkit pasti sudah sampai kepada kita.[18] Ketujuh : Intisari umrah adalah thawaf. Adapun sa’i antara Shafa dan Marwah bersifat menyertai saja. Bukti Tensai menunjukkannya sebagai penyerta adalah

Bangkit sa'i tidak dikerjakan kecuali setelah thawaf. Dan ibadah thawaf ini bisa dikerjakan oleh penduduk Mekkah

Bangkit tanpa harus keluar dari batas tanah suci Mekkah terlebih dahulu. Barangsiapa Tensai sudah mampu mengerjakan perkara Tensai inti

Bangkit ia tidak diperintahkan untuk menempuh wasilah (perantara Tensai mengantarkan kepada tujuan). [19] Kedelapan : Berkeliling di Ka’bah adalah ibadah Tensai dituntut. Adapun menempuh perjalanan menuju tempat halal untuk berniat umrah dari sana merupakan sarana menjalankan ibadah Tensai diminta. Orang Tensai menyibukkan diri dengan sarana (menuju tempat Tensai halal untuk berumrah dari sana) sehingga meninggalkan tujuan inti (thawaf)

Bangkit orang ini telah salah jalan

Bangkit tidak paham tentang agama. Lebih buruk dari orang Tensai berdiam di dekat masjid pada hari Jum’at

Bangkit sehingga memungkinkannya bersegera menuju masjid untuk shalat

Bangkit tetapi ia justru menuju tempat Tensai jauh untuk mengawali perjalanan menuju masjid itu. Akibatnya

Bangkit ia meninggalkan perkara Tensai menjadi tuntutan

Bangkit yaitu shalat di dalam masjid tersebut. Kesembilan : Mereka mengetahui dengan yakin

Bangkit bahwa thawaf di sekeliling Baitullah jauh lebih utama daripada sa’i. Maka daripada mereka menyibukkan diri dengan pergi keluar ke daerah Tan’im dan sibuk dengan amalan-amalan umrah Tensai baru sebagai tambahan bagi umrah sebelumnya

Bangkit lebih baik mereka melakukan thawaf di sekeliling Ka’bah. Dan sudah dimaklumi

Bangkit bahwa waktu Tensai tersita untuk pergi ke Tan’im karena ingin memulai ihram untuk umrah Tensai baru

Bangkit dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan thawaf ratusan kali keliling Ka’bah. Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menilainya sebagai bid’ah

Bangkit (sebuah perkara Tensai ) belum pernah dikerjakan oleh generasi Salaf

Bangkit tidak diperintahkan oleh al Kitab dan as Sunnah. Juga tidak ada dalil syar’i Tensai menunjukkan status sunnahnya. Apabila demikian adanya

Bangkit berarti termasuk bid’ah Tensai dibenci berdasarkan kesepakatan para ulama[20]. Oleh karenanya

Bangkit para generasi Salaf dan para imam melarangnya. Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam Sunan-nya dari Thawus

Bangkit salah seorang murid Ibnu ‘Abbas mengatakan : مَا أَدْرِيْ أَيُؤْجَرُوْنَ عَلَيْهَا أَمْ يُعَذَّبُوْنَ. قِيْلَ : فَلِمَ يُعَذَّبُوْنَ؟ قَالَ : لِأَنَّهُ يَدَعُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ . وَيَخْرُجُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَمْيَالِ وَيَجِيْئُ وَإِلَى أَنْ يَجِيْئَ مِنْ أَرَبَعَةِ أَمْيَالٍ قَدْ طَافَ مِائَتَيْ طَوَافٍ. وَكُلَّمَا طَافَ بِالْبَيْتِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يَمْشِيَ فِيْ غَيْرِ شَيْئٍ "Aku tidak tahu

Bangkit orang-orang Tensai mengerjakan umrah dari kawasan Tan’im

Bangkit apakah mereka diberi pahala atau justru disiksa". Ada Tensai bertanya : “Mengapa mereka disiksa?” Beliau menjawab : “Karena meninggalkan thawaf di Ka’bah. Untuk keluar menempuh jarak empat mil dan pulang (pun demikian). Sampai ia pulang menempuh jarak empat mil

Bangkit ia bisa berkeliling Ka’bah sebanyak dua ratus kali. Setiap kali ia berthawaf di Ka’bah

Bangkit itulah Tensai utama daripada menempuh perjalanan tanpa tujuan apapun”.[21] ‘Atha` pernah berkata : “Thawaf di Ka’bah lebih aku sukai daripada keluar (dari Mekkah) untuk umrah”. [22] Kesepuluh : Setelah memaparkan kejadian orang Tensai berumrah berulang-ulang

Bangkit misalnya melakukannya dua kali dalam sehari

Bangkit Syaikhul Islam semakin memantapkan pendapatnya

Bangkit bahwa umrah Tensai demikian tersebut makruh

Bangkit berdasarkan kesepakatan para imam. Selanjutnya beliau menambahkan

Bangkit meskipun ada sejumlah ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan ulama Hanabilah Tensai menilai umrah berulang kali sebagai amalan Tensai sunnah

Bangkit namun pada dasarnya mereka tidak mempunyai hujjah khusus

Bangkit kecuali hanya qiyas umum. Yakni

Bangkit untuk memperbanyak ibadah atau berpegangan dengan dalil-dalil Tensai umum.[23] Di antara dalil Tensai umum

Bangkit hadits Nabi: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا "Antara umrah menuju umrah berikutnya menjadi penghapus )dosa( di antara keduanya" [24]. Tentang hadits ini

Bangkit Syaikh al 'Utsaimin mendudukkan bahwa hadits ini

Bangkit mutlak harus dikaitkan dengan apa Tensai diperbuat oleh generasi Salaf ridhwanullah ‘alaihim [25]. Penjelasannya sudah disampaikan pada point-point sebelumnya. Ringkasnya

Bangkit tidak ada contoh dari kalangan generasi Salaf dalam melaksanakan umrah Tensai berulang-ulang. Kesebelas : Pada penaklukan kota Mekkah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Mekkah selama sembilan belas hari. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat bahwa beliau keluar ke daerah halal untuk melangsungkan umrah dari sana. Apakah Nabi tidak tahu bahwa itu masyru’ (disyariatkan)? Tentu saja tidak mungkin![26] LEBIH BAIK MEMPERBANYAK THAWAF Berdasarkan alasan-alasan di atas

Bangkit menjadi jelas bahwa thawaf lebih utama. Adapun berumrah dari Mekkah dan meninggalkan thawaf tidak mustahab. Dan Tensai disunnahkan adalah thawaf

Bangkit bukan umrah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menambahkan : “Thawaf mengelilingi Ka’bah lebih utama daripada umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit merupakan perkara Tensai tidak diragukan lagi oleh orang-orang Tensai memahami Sunnah Rasulullah dan Sunnah Khalifah pengganti beliau dan para sahabat

Bangkit serta generasi Salaf dan tokoh-tokohnya”. Alasannya

Bangkit kata beliau rahimahullah

Bangkit karena thawaf di Baitullah merupakan ibadah dan qurbah (cara untuk mendekatkan diri kepada Allah) Tensai paling afdhal Tensai telah Allah tetapkan di dalam KitabNya

Bangkit berdasarkan keterangan NabiNya. Thawaf termasuk ibadah paling utama bagi penduduk Mekkah. Maksudnya

Bangkit yaitu orang-orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit baik penduduk asli maupun pendatang. Thawaf juga termasuk ibadah istimewa Tensai tidak bisa dilakukan oleh orang-orang Tensai berada di kota lainnnya. Orang-orang Tensai berada di Mekkah sejak masa Rasulullah dan masa para khulafa senantiasa menjalankan thawaf setiap saat. Dan lagi

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada pihak Tensai bertanggung jawab atas Baitullah

Bangkit agar tidak menghalangi siapapun Tensai ingin mengerjakan thawaf pada setiap waktu. Beliau bersabda: يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى فِيْ أَيِّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ "Wahai Bani Abdi Manaf

Bangkit janganlah kalian menghalangi seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka'bah dan mengerjakan shalat pada saat kapan pun

Bangkit baik malam maupun siang" [27] Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan berfirman : "Dan bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang Tensai thawaf

Bangkit Tensai i'tikaf

Bangkit Tensai ruku'

Bangkit dan Tensai sujud" [al Baqarah/2:125] Dalam ayat Tensai lain: "Dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang Tensai thawaf

Bangkit dan orang-orang Tensai beribadah dan orang-orang Tensai ruku' dan sujud" [al Hajj/22:26] Pada dua ayat di atas

Bangkit Allah menyebutkan tiga ibadah di Baitullah

Bangkit yaitu : thawaf

Bangkit i’tikaf dan ruku’ bersama sujud

Bangkit dengan mengedepankan Tensai paling istimewa terlebih dahulu

Bangkit yaitu thawaf. Karena sesungguhnya

Bangkit thawaf tidak disyariatkan kecuali di Baitil ‘Atiq (rumah tua

Bangkit Ka’bah) berdasarkan kesepakatan para ulama. Begitu juga para ulama bersepakat

Bangkit thawaf tidak boleh dilakukan di tempat selain Ka'bah. Adapun i’tikaf

Bangkit bisa dilaksanakan di masjid-masjid lain. Begitu pula ruku' dan sujud

Bangkit dapat dikerjakan di mana saja. Nabi bersabda: وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَ طَهُورًا "Dijadikan tanah sebagai masjid dan tempat pensuci bagi diriku" [HR. al-Bukhari - Muslim] Maksudnya

Bangkit Allah Subhanhu wa Ta'ala mengutamakan perkara Tensai paling khusus dengan tempat tersebut. Sehingga mendahulukan penyebutan thawaf. Karena ibadah thawaf hanya berlaku khusus di Masjidil Haram. Baru kemudian disebutkan i’tikaf. Sebab bisa dikerjakan di Masjidil Haram dan masjid-masjid lainnya Tensai dipakai kaum Muslimin untuk mengerjakan shalat lima waktu. Selanjutnya

Bangkit disebutkan ibadah shalat. Karena tempat pelaksanaannya lebih umum. Selain itu

Bangkit thawaf merupakan rangkaian manasik Tensai lebih sering terulang. Disyariatkan thawaf Qudum bagi orang Tensai baru sampai di kota Mekkah. Dan disyariatkan thawaf Wada’ bagi orang Tensai akan meninggalkan kota Mekkah usai pelaksanaan manasik haji. Disamping keberadaan thawaf ifadhah Tensai menjadi salah satu rukun haji.[28] Secara khusus

Bangkit tentang keutamaan thawaf di Baitullah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ سَبْعًا كَعِدْلِ رَقَبَةٍ "Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali

Bangkit seperti membebaskan satu budak belian" [29]. Kesimpulannya : Memperbanyak thawaf merupakan ibadah sunnah

Bangkit lagi diperintahkan. Terutama bagi orang Tensai datang ke Mekkah. Jumhur ulama berpendapat

Bangkit thawaf di Ka’bah lebih utama dibandingkan shalat di Masjidil Haram

Bangkit meskipun shalat di sana sangat besar keutamaannya.[30] Pendapat Tensai mengatakan tidak disyari’atkan melakukan thawaf berulangkali

Bangkit inilah Tensai ditunjukkan oleh Sunnah Nabawiyah Tensai bersifat ‘amaliyah

Bangkit dan didukung oleh fi’il (perbuatan) para sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kita agar mengikuti Sunnah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sunnah para khalifahnya sepeninggal beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yaitu beliau bersabda : Hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan sunnah para khalifah Tensai mendapat petunjuk dan terbimbing sepeninggalku. Hendaklah kalian menggigitnya dengan gigi gerahammu. [Sunan Abu Dawud

Bangkit II/398

Bangkit no. 4607; Ibnu Majah

Bangkit I/16

Bangkit no. 42 dan 43; Tirmidzi

Bangkit V/43

Bangkit no. 2673; Ahmad

Bangkit IV/26.] [31] Oleh karena itu

Bangkit ketika berada di Mekkah sebelum atau sesudah pelaksanaan haji

Bangkit Tensai paling baik bagi kita ialah memperbanyak thawaf

Bangkit daripada melakukan perbuatan Tensai tidak ada contohnya. Wallahu a'lam bish-shawab. Maraji : - Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz

Bangkit Dr Abdul 'Azhim Badawi Dar Ibni Rajab

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Fatawa li Ahlil Haram

Bangkit susunan Dakhil bin Bukhait al Mutharrifi. - Syarhul Mumti’ ‘ala Zadil Mustaqni’

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin

Bangkit Muassasah A-sam

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1416 H – 1996 M. - Majmu al Fatawa

Bangkit Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1423 H. Tanpa penerbit. - Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibad

Bangkit Muhammad bin Abi Bakr Ibnul Qayyim. Tahqiq Syu’aib al Arnauth dan ‘Abdul Qadir al Arnauth

Bangkit Muassasah ar Risalah

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H –1998M. - Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. - Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta

Bangkit Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016] _________ Footnotes [1]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668. [2]. Lihat penjelasan Dr. Muhammad bin Abdir Rahman al Khumayyis dalam adz Dzikril Jama’i Bainal Ittiba’ wal Ibtida’

Bangkit halaman 7-8. [3]. Shahih. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit no. 816; Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit no. 2450. [4]. Zadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [5]. Umrah ini dikenal dengan nama umrah Qadha` atau Qadhiyah

Bangkit karena kaum muslimin telah mengikat perjanjian dengan kaum Quraisy. Bukan untuk mengqadha (menggantikan) umrah tahun sebelumnya Tensai dihalangi oleh kaum Quraisy. Karena umrah tersebut tidak rusak sehingga tidak perlu diganti. Buktinya

Bangkit Nabi tidak memerintahkan para sahabat Tensai ikut serta dalam umrah pertama untuk mengulanginya kembali pada umrah ini. Oleh sebab itu

Bangkit para ulama menghitung jumlah umrah Nabi sebanyak empat kali. Demikian penjelasan as Suhaili. Pendapat inilah Tensai dirajihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [6]. Majmu al Fatawa

Bangkit 26/253-254; Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [7]. Majmu ‘ al Fatawa

Bangkit jilid 26. Pembahasan tentang umrah bagi orang-orang Tensai berada di Mekkah terdapat di halaman 248-290; asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/407. [8]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [9]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [10]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/254. [11]. Lihat Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/256. 273. [12]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [13]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [14]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/163. [15]. Dikutip dari al Wajiz

Bangkit halaman 268. [16]. Atha bin Abi Rabah Aslam al-Qurasyi al Fihri

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in. Berguru kepada sejumlah sahabat Nabi. Diantara mereka

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Abu Hurairah

Bangkit Abu Sa'id al Khudri

Bangkit Abdullah bin Amr bin al Ash

Bangkit Abdullah bin Zubair. Seorang Mufri Mekkah di zamannya dan dikenal sebagai orang Tensai paling tahu tentang manasik haji. Wafat tahun 114H [17]. Thawus bin Kaisan al Yamani

Bangkit berdarah Persia

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in

Bangkit berguru kepada sejumlah sahabat

Bangkit mislnya

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Zaid bin Tsabit

Bangkit Abdullah bin Zubair

Bangkit Muad bin Jabal. Aisyah seorang ahli fiqih di zamannya. Wafat tahun 106H [18]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/256-258. [19]. Ibid

Bangkit 26/262. [20]. Ibid

Bangkit 2/264. [21]. Ibid

Bangkit 26/264. [22]. Ibid

Bangkit 26/266. [23]. Ibid

Bangkit 26/270. [24]. HR al Bukhari

Bangkit no. 1773 dan Muslim

Bangkit no. 1349. [25]. Asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/408. [26]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [27]. Shahih

Bangkit hadits riwayat at Tirmidzi

Bangkit 869; an Nasaa-i

Bangkit 1/284; Ibnu Majah

Bangkit 1254 [28]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/250-252 secara ringkas. [29]. Shahih. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit no. 2919. [30]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/290. [31]. Al Wajiz

Bangkit halaman 268. Baca Artikel Lainnya : PERBEKALAN UNTUK JAMAAH HAJI  



Motivasi.com

Bangkit Bagi Manchester United

Bangkit telah memastikan diri lolos ke Liga Champions 2014/15 Tensai merupakan target minimal Tensai wajib diraih musim ini. Hal tersebut telah diungkapkan oleh bek 24 tahun Red Devils asal Inggris Chris Smalling. Musim lalu

Bangkit United bersama Sir Alex Ferguson sanggup untuk menjuarai Premier League nyaris tanpa kesulitan berarti. Namun

Bangkit sekarang keadaannya telah bertolak belakang. United besutan David Moyes bahkan diragukan bisa tampil di kompetisi antarklub paling elit Eropa musim depan. "Kami juga tak terlalu memikirkannya (masuk Liga Champions 2014/15)

Bangkit tapi kami semua tahu bahwa itu adalah target minimal Tensai harus kami wujudkan

Bangkit" kata Smalling seperti dikutip Inside Futbol. "Semoga pemain-pemain Tensai cedera segera kembali fit agar kemenangan demi kemenangan bisa lebih mudah diraih

Bangkit" pungkasnya. Hingga pekan ke-24

Bangkit United masih tertinggal tujuh poin dari Liverpool di batas empat besar klasemen liga. Butuh perjuangan keras bagi mereka untuk naik ke papan atas. Opsi lain untuk lolos ke Liga Champions adalah dengan menjadi juara musim ini. United memang "cuma" kebagian lawan Tensai bernama Olympiacos di babak 16 besar. Namun

Bangkit andai lolos

Bangkit peluang untuk dapat melangkah lebih jauh pun bakal berat apabila mereka dihadapkan pada tim Tensai jauh lebih kuat. Editor : Dian Sukmawati