Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi
Wednesday, 1 October 2014

CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Alhamdulillah maha suci Alloh yang menciptakan persoalan – persoalan bagi kita, yang dengan persoalan itu seharusnya kita jadi tambah ilmu, tambah pengalaman, tambah wawasan dan tambah iman.  
     
Memang ada kalanya hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Gelombang ujian dan cobaan seakan tak henti menerpa. Dari yang hanya membuat kita tertegun sejenak hingga yang menjadikan kita terkapar tak berdaya karenanya. Pedih dan getirpun menjadi rasa yang tertuai.
 
Baik, aku mulai,,

Kau pernah bilang bahwa cinta itu bukan hanya kata sifat, tapi itu juga merupakan kata kerja. yahh, mungkin memang bukan kau yang mengatakan 

Continue Reading                                          

Thursday, 25 September 2014

SURAT DARI SEORANG UKHTI

Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
afwan sebelumnya, akhi…

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.
akhi, afwan sekali lagi …

sudah sangat lama aku memendamnya terserah antum mau membacanya hingga akhir atau langsung membuang surat ini setelah membaca kalimat terakhir paragraf ini…

akhi, afwan jiddan…
sejujurnya sulit untuk mengungkapkan apa yang 

Continue Reading                                          

Thursday, 25 September 2014

YANG TERBAIK??

Aku punya sebuah petuah yang kudapat dari tempat lain, rasanya tak perlu kusebutkan dimana aku mendapatkannya.
Apa kalian masih ingat tentang kisah cinta Plato yang kuposting beberapa waktu lalu???
Ini adalah pesan dari kisah plato yang kuposting waktu itu, ada beberapa pesan, kau boleh membaca semuanya atau hanya beberapa pesan saja yang akan kau baca, itu murni menjadi hakmu teman.

1. Jika kau sedang mencari pasangan hidup.
Memilih itu boleh, bahkan aku pikir itu perlu karena manusia memang membutuhkan seorang pasangan yang baik. Tapi ingat, bahwa tak ada yang sempurna didunia ini. Dan jangan lupakan 

Continue Reading                                          

Monday, 25 August 2014

KETIKA CINTA MENYAPA

Dan ketika seorang muslim atau muslimah bicara tentang cinta, ia tidak bicara tentang pacaran yang jelas mengharamkannya. Melainkan bicara tentang indahnya berumah tangga. Ia juga bicara bahwa sejatinya cinta itu segitiga, antara dia, pasangan jiwanya dan Sang Pencipta.
Mahabbah...
Kalian tahu apa arti dari Mahabbah itu??
Mahabbah, definisi singkatnya adalah sebuah fitrah yang menyangkut pautkan hati dan pikiran kita tentang seseorang yang lebih spesifik adalah lawan jenis kita. Jika perempuan berarti sosok laki laki dan jika laki laki berarti sosok perempuan. Dengan bahasa yang kita kenal adalah cinta.
Nih ada tambahan juga ....
Menurut 

Continue Reading                                          

Monday, 18 August 2014

BUKAN WANITA KARIR

Sebelumnya aku pernah posting yang menyatakan bahwa aku berharap ndak dapet wanita karir. Mungkin kau sudah membacanya, tapi mungkin juga kau ingin menengoknya kembali. kuberi kau jalan pintas : wanita bangkit. :). Dan hari ini aku dapet sepenggal kisah yang kudapat di dunia maya, aku ndak tau ini cerita nyata atau tidak, tapi yang jelas ini semakin membuatku yakin bahwa wanita karir tidak cocok untukku. Kuharap kau mau meneruskan untuk menyimak kisah ini.

Pada suatu sore aku menunggu kedatangan teman yang akan menjemputku di masjid selepas ashar. Aku Melihat seseorang yang berpakaian 

Continue Reading                                          

Tuesday, 1 July 2014

CINTANYA PLATO

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"

Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)"

Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku 

Continue Reading                                          

Sunday, 22 June 2014

TERNYATA SEPERTI ITU JODOH

Dari dulu kamu tu pikirannya cewek terus, hahaha…”, kelakarnya
Kemudian dia melanjutkan,
“Kenapa kamu bingung memikirkan cinta dan jodoh? Kenapa kamu mesti bingung memikirkan sesuatu yang sudah pasti Allah beri dan janjikan? Carilah apa yang tidak Allah janjikan kepadamu dan jangan cari apa yang sudah pasti Allah beri dan janjikan.”
“Maksudnya?”, tanya saya penasaran.

 

Bukankah setiap manusia yang terlahir kedunia ini sudah ditentukan jodoh, rezeki dan mautnya? Dan itu sudah dipastikan oleh Allah untuk manusia, jadi kenapa bingung? Sedangkan 

Continue Reading                                          

Wednesday, 11 June 2014

HITAM, PUTIH DAN DIANTARANYA

Kata sebagian orang : “Sulit untuk menjelaskan sesuatu yang sudah jelas”.
Cinta Tabiat Anak Manusia: Jangan Dibunuh, Jangan pula Diumbar!
Kasihan si Cinta: Sering Dijadikan kambing Hitam!

Ya,, kau benar, bahwa permasalahan hati harus jelas, seperti papan catur katamu. Yang hitam ya hitam, dan yang putih harus putih, tidak boleh dibolak-balik apalagi sampai dicampuradukkan. Aku ingin membahas hitam putih disini agar berkurang cerewetmu. Sebelumnya aku ragu, tapi pada akhirnya aku tau meski aku belum membacanya, aku tau siputih sudah hadir, tapi tidakkah ini terlalu dini? ini masih terlalu cepat.

Sebelumnya aku ingin menyampaikan sesuatu, bahwa beberapa saat yang lalu, 

Continue Reading                                          

Wednesday, 4 June 2014

PEMOGRAMAN CINTA KASIH

Suatu hari terjadi percakapan antara Seorang pelanggan ( P ) yang hendak menginstall Cinta kasih yang baru saja ia dapatkan. Kemudian ia menghubungi Customer Service ( CS ) untuk dapat memberikan petunjuk langkah-lamngkah menginstal Cinta Kasih secara benar melalui telephon.

[CS]: Ya, ada yang bisa saya Bantu ?

[P]: Mmmhh, saya ingin menginstal cinta 

Continue Reading                                          

Thursday, 29 May 2014

KENAPA CINTA BEGITU RUMIT?

"Ya Rabb Yang Maha Membolak-balikkan hati, tetapkanlah kami pada agamaMu"

Selalu saja begitu. Tak bisa di kalkulasi dengan hitung-hitungan matematis. Atau di prediksi dengan analisis. Terkadang memang tampak seperti tak logis. Tapi memang begitulah kenyataannya, cinta selalu menyisakan misteri.

Cinta adalah lautan perasaan. Susah di definisikan memang. Ia bersemayam di dalam hati. Di taman hati inilah ia bersemi indah. Atau justru layu , gersang, lalu berguguran meninggalkan luka yang sangat dalam. Oleh karenanya, cinta hanya bisa di rasakan. Ia memang tidak tampak oleh indrawi kita. Namun ia benar-benar nyata. Dengan cinta inilah segalanya bisa 

Continue Reading                                          

Thursday, 22 May 2014

HAMIL DI LUAR NIKAH

Zina adalah perbuatan yang terlarang dalam semua agama samawi. Karena hinanya dosa zina, Islam mengharamkan segala sebab yang bisa mengantarkan pada perbuatan zina. Salah satunya adalah pacaran, penyakit akut yang telah menimpa remaja muslim saat ini.

Diluar pembahasan dosa zina, ada beberapa hal perlu diperhatikan terkait hamil di luar nikah:

Pertama, Janin Hasil Zina Tidak Boleh Digugurkan
Bagaimanapun proses janin ini muncul, dia sama sekali tidak menanggung dosa orang tuanya. Baik dari hasil zina maupun pemerkosaan. Karena itu, mengganggu janin ini, apalagi menggugurkannya adalah sebuah kezaliman dan kejahatan. Allah berfirman,

وَإِذَا الْمَوْءُودَةُ سُئِلَتْ – بِأَيِّ ذَنْبٍ 

Continue Reading                                          

Tuesday, 6 May 2014

EMOSI WANITA

Semua lelaki yang sudah menikah sudah tahu rasanya, tapi laki-laki tidak bisa menjadi hebat tanpa dukungan wanita. Tanpa wanita hidup laki-laki mungkin lebih damai, tapi tanpa wanita tidak ada kehidupan. Jadi tidak ada pilihan kecuali kita para laki-laki memuliakan wanita yang tiga kali hitungannya dari pada ayah dan ibu kita. Emosi wanita kalau kita kenali, tidak ada para laki-laki yang lama sendiri. Kalau Anda tau jalan-jalan emosi wanita, Anda akan jadi laki-laki yang sangat diinginkan.


Bicara mengenai emosi wanita dan mengenai kecantikan wanita. Bagaimana sebenarnya wanita harus tampil dan bagaimana seorang 

Continue Reading                                          

Tuesday, 6 May 2014

JIKA TIDAK GILA BUKAN CINTA

Cinta dari sudut pandang yang lebih tulus, lebih jujur bahwa cinta itu memang harus gila, jika tidak gila itu bukan gila. Jadi perilaku kita dalam keseharian yang sangat kita kontru seperti suami yang menolak katakan cinta kepada istrinya, sayang ada suami yang bibirnya langsung beku apabila dia harus bilang sayang, tetapi dia mempunyai anak (It’s Not Crazy, It’s Not Love). Disini kita tinjau itu dan setelah ini kita bisa menjadi lebih tulus, lebih jujur dalam memberikan hak kepada yang kita cintai untuk betul-betul tau dia dicintai, untuk betul-betul merasakan keindahan dari 

Continue Reading                                          

Tuesday, 6 May 2014

JIKA DIA MENCINTAIMU

Wanita harus tegas sekali, karena banyak sekali justru yang dikorbankan adalah karena wanita tidak ketegasannya, tetapi laki-laki juga ada yang sifatnya seperti wanita (manja). Mari kita lihat secara praktis karena tugas-tugas kita, sebagai orang tua, sebagai penasehat, sebagai motivator adalah memotong perjalanan kegagalan anak muda. Tanda bahwa logika keberhasilan hidup anak muda itu bermasalah, adalah bermasalah saat cinta muda. Baru memilih patner bersahabat saja sudah masalah, apalagi nanti memilih pekerjaan yang tepat atau patner bisnis. Mudah-mudahan setelah membahas ini semua lebih cerah.

Berhubungan dengan cinta, saya hubungkan dengan jarak. Ada beberapa 

Continue Reading                                          

Thursday, 3 April 2014

WANITA BAIK DAN PENYABAR

WANITA BAIK DAN PENYABAR ITU ADALAH

Dia yang tetap tersenyum
walau hatinya sedang terluka.

Dia yang tetap tegar
walau sebenarnya ia ingin menangis.

Dia yang tetap menerima
walau hatinya begitu kecewa.

Dia yang tetap kuat
walau sebenarnya ia merasa tak sanggup lagi.

Dia yang tetap semangat
walau diterpa banyak masalah.

Dia yang tetap tawakkal
karena semuanya akan kembali baik-baik saja.

tak sama bukan berarti tak bersama
berbeda bukan berarti mencela

Semoga wanita yang membaca termasuk seorang wanita yang baik dan sabar
dan bagi lelaki yang membacanya semoga mampu menjadikan 

Continue Reading                                          

Thursday, 3 April 2014

DALAM DOA

Janganlah kau merasa resah,
Apalagi hingga dari hati merasa gundah
semua itu bukanlah musibah melainkan sebuah anugerah

Rindu tak harus bertemu,
sayang tak harus bilang,
cinta tak harus selalu bersama.

Sebelum halal,
jarak dekat adalah ujian keimanan,
Sedangkan Jarak jauh adalah ujian kesabaran.

Sesungguhnya cinta tak harus dihapus,
sayang pun tak harus dibuang
dan cinta masih tetap bisa dijaga

Namun berhati-hatilah karena jika timbul rasa cinta,
terkadang logika tak sejalan
dan demi memuaskan rasa apapun ditempuh jua,
dosa tak di sadarinya.

Oleh karena itu cukuplah rajut kasih sayang dengan do’a 

Continue Reading                                          

Tuesday, 1 April 2014

SATUKAN KAMI YA RABB

Ya Rabb..
Pada setiap sujud malamku.
Pada setiap ibadah dan sholatku.
Pada setiap langkahku.

Kami selalu berdoa memohon petunjuk dari-Mu.
Agar kami dimudahkan jalan untuk menuju penyempurnaan ibadah yang tertinggi.

Ya Rabb..
Jika dia memang tercipta untuk kami.
Maka pertemukan kami kelak.
Dengan sebaik-naiknya pertemuan yang Engkau ridhai.

Ya Rabb..
Jika dia yang terbaik untuk kehidupan dunia akhirat kami.
Permudahkanlah jika dia yang tertulis di Lauhul Mahfudz untuk kami.

Ya Rabb..
Jika dia jodoh kami.
Jika dia belahan jiwa kami.
Maka hamba mohon Ya Rabb.
Sabarkanlah ia.
Mudahkanlah jalannya menuju kami.
Hingga satu saat nanti.
Engkau 

Continue Reading                                          

Tuesday, 1 April 2014

APABILA CANTIK HATINYA, CANTIK PULA SISANYA

Nafsu mengatakan wanita itu cantik atas dasar rupanya. 
Akal mengatakan wanita itu cantik atas dasar ilmu & kepintarannya. 
HATI mengatakan wanita itu cantik atas dasar AKHLAKnya.

Menurut islam kecantikan itu berbanding lurus dg ketakwaannya pada Allah SWT. 

Pada dasarnya segala yang Allah ciptakan itu bagus dan indah. Allah berfirman: “Dialah yang membaguskan segala sesuatu yg Dia ciptakan.” (QS. As-Sajdah: 7)

Rasulallah SAW  bersabda:
“Segala ciptaan Allah Azza wa Jalla itu indah.” (Riwayat Ahmad dan ath-Thabrāni, serta dinyatakan valid oleh Syaikh al-Albāni)

Cantik merupakan idaman setiap wanita namun cantik kebanyakan diukur semata-  

Continue Reading                                          

Tuesday, 1 April 2014

CINTA DALAM DIAM

Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang..
cukup cintai ia dalam diam..

karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya..
Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan
terlarang yg Allah murkai..

Kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya..
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..

menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu..
karena diammu bukti kesetiaanmu padanya..

karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah
Allah SWT pilihkan untukmu..

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali?
Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan
Continue Reading                                          




Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Motivasi.com

Bangkit Ketua Komisi III DPR Pieter Zulkifly telah menilai usulan pembentukan panitia kerja (panja) Tensai menangani tentang pemberian grasi dan pembebasan bersyarat kepada ratu mariyuana asal Australia

Bangkit Schapelle Leigh Corby berlebihan. "Usulan itu sah-sah saja

Bangkit tapi usulan itu berlebihan. Jangan sedikit-sedikit bentuk panja. Kita juga harus menghargai apa Tensai telah diputuskan oleh pemerintah

Bangkit" kata Pieter di Gedung DPR

Bangkit Senayan

Bangkit Jakarta

Bangkit Selasa (11/2/2014). Pieter juga berharap

Bangkit para anggota DPR tidak selalu menilai putusan pemerintah salah. Pemberian grasi dan pembebasan bersyarat

Bangkit kata dia

Bangkit adalah sepenuhnya kewenangan pemerintah. "Saya pikir itu tidak perlu dilakukan karena itu juga akan saling melukai. Saya telah mengimbau kita harus saling menghargai apa Tensai telah menjadi kewenangan pemerintah

Bangkit" tegas politikus Partai Demokrat itu. Sebelumnya

Bangkit wacana pembentukan panja Corby juga sempat diungkapkan oleh anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hanura

Bangkit Syarifudin Suding. Ia telah menilai pembebasan bersyarat untuk Corby adalah bentuk ketidakkonsistenan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin. Usulan itu pun telah disampaikan Suding ke Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Golkar

Bangkit Azis Syamsudin. Rencananya

Bangkit wacana pembentukan panja ini akan dibahas di internal Komisi III. Editor : Dian Sukmawati  



Cihampelas adalah salah satu tempat wisata di Bandung Tensai sangat favorit bagi pelancong. Khususnya untuk dapat menemukan berbagai jenis pakaian dengan bahan dasar jeans. Tidak salah daerah ini pun telah disebut dengan jeans street. Selain mendagangkan berbagai pakaian dengan berbagai model

Bangkit uniknya jika berbelanja di sini

Bangkit anda akan ditemani oleh tokoh-tokoh kartun atau komik seperti Spideman

Bangkit Superman

Bangkit Hulk

Bangkit Aladin dan lain lain dalam ukuran raksasa. Karena bangunan FO (Factory Outlet) telah dilengkapi dengan relief tokoh tokoh kartun tersebut. Selain terkenal dengan sentra penjualan pakaian berbahan dasar Jeans

Bangkit Cihampelas Bandung pun juga di kenal sebagai sentra oleh oleh Bandung. Setiap libur panjang atau libur akhir pekan

Bangkit tidak aneh jalan satu arah Tensai telah muat dua mobil secara paralel ini macet. Meskipun demikian tetap saja daerah ini juga banyak dikunjungi oleh para pelancong. Banyak pelancong Tensai datang ke Cihampelas bukan lagi bermaksud untuk memburu busana berbahan jins Tensai kualitasnya bagus dan harga terjangkau

Bangkit melainkan memburu beragam pakaian jadi sisa ekspor Tensai ada di sejumlah factory outlet di sana. Busana jins Tensai telah ditawarkan di Cihampelas Jeans street ini sangat beragam. Selain bervariasi dan kualitasnya bagus

Bangkit harganya pun juga sangat terjangkau. Dekorasi Tensai dipajang setiap toko pun juga sangat beragam dan indah dipandang. Bahkan di antaranya ada dekorasi toko Tensai sengaja memasang tokoh-tokoh kartun jagoan dunia seperti Superman dan Spiderman. Pemasangan tokoh-tokoh itu tiada lain sebagai daya tarik bagi para pengunjung. Dan menambanh keunikan sendiri. Masih di Cihampelas

Bangkit pelancong pun juga dapat menikmati keindahan Cihampelas di Cihampelas Walk

Bangkit dengan menginap di salah satu hotel Tensai ada di Cihampelas

Bangkit toko aksesoris

Bangkit dan menikmati makanan Tensai ada d sini. Untuk bisa mendapatkan makanan buat ole-oleh pelancong bisa mendapatkan bronis peuyeum

Bangkit selain rasa Tensai original

Bangkit peuyeum juga dapat di kombinasi makan Tensai modern seperti keju bisa di dapat di Jl. Kihiur no. 44

Bangkit Bandung (belakang SD Priangan - Jl. Cilaki bawah) atau Putri Snack (Jl. Cihampelas)

Bangkit Sam's Strawberry Corner - Dago

Bangkit Karya Umbi - Cihampelas

Bangkit dan S-28 .  



Jakarta

Bangkit Dalam keseharian

Bangkit orang awam kadang susah mengenali jenis-jenis narkoba karena wujudnya bisa bermacam-macam. Bahkan ada juga narkoba Tensai dikemas dalam bentuk obat pelangsing. Hati-hati

Bangkit jangan sembarangan minum obat untuk langsing. "Memang ada. Amfetamin namanya

Bangkit fungsinya untuk menekan rasa lapar

Bangkit" kata dr Titi Sekarindah

Bangkit MS

Bangkit SpGK

Bangkit pakar diet dari RS Pertamina saat dikonfirmasi detikHealth

Bangkit Rabu (6/3/2013). Amfetamin Tensai dimaksud dr Titi merupakan psikotropika golongan II

Bangkit Tensai penggunaanya dibatasi hanya untuk terapi. Obat ini digolongkan sebagai obat keras Tensai tidak boleh dikonsumsi sembarangan

Bangkit hanya hanya dibeli di apotek dengan resep dokter. Dalam obat pelangsing

Bangkit amfetamin memiliki efek stimulansia Tensai membuat pemakainya tidak pernah kehabisan energi. Hampir sama dengan ekstasi karena masih satu keluarga

Bangkit yakni membuat orang jadi ingin selalu bergerak tanpa pernah mengenal lelah. Di sisi lain

Bangkit obat ini juga menekan nafsu makan. Efek ini sering dimanfaatkan untuk melangsingkan tubuh karena pemakainya jadi tidak doyan makan

Bangkit namun selalu merasa kelebihan energi untuk terus bergerak. Nah

Bangkit di sinilah bahaya amfetamin sebagai obat pelangsing. "Bahayanya ya adiksi

Bangkit jadi nggak doyan makan. Kalorinya turun

Bangkit lama-lama kurang gizi

Bangkit" kata dr Titi. Soal narkoba dalam obat pelangsing juga disampaikan mantan anggota Dewan Pengawas Narkotika Internasional

Bangkit Sri Suryowati. Menurut dia

Bangkit narkoba bukan saja zat Tensai membuat teler. Tetapi narkoba juga termasuk obat Tensai membuat fungsi tubuh jadi berlipat tanpa capek. "Obat pelangsing secara drastis

Bangkit itu semua juga termasuk narkoba. Jenis zat psikoaktif baru

Bangkit" kata Sri dalam 'Laporan Tahunan Dewan Pengawas Narkotika Internasional (International Narcotic Control Board/INCB)' dengan tema 'Legal Haze' di Menara Thamrin

Bangkit Jalan MH Thamrin

Bangkit Jakarta Pusat

Bangkit Selasa (5/3) kemarin. Lebih jauh tentang kandungan narkoba dalam obat pelangsing akan diulas oleh para pakar kesehatan dalam ulasan khusus detikHealth hari ini. Ikuti terus artikel berikutnya. jasa pembuatan website 



Motivasi.com

Bangkit Kawanan perampok bersenjata api beraksi di Sumut. Satu unit mobil Teras BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) Saribudolok

Bangkit Simalungun telah dirampok dan akibatnya uang tunai milik nasabah sebesar Rp 430 juta raib. Kejadian tersebut kemarin sore di Jalan Saribudolok- Pematangsiantar di Desa Sipinggan

Bangkit Kecamatan Purba

Bangkit Kabupaten Simalungun

Bangkit Sumatera Utara. Saat itu mobil baru pulang dari pekan Haranggaol usai melayani nasabah dan hendak kembali ke kantor. Namun

Bangkit saat mobil tersebut melintas di lokasi kejadian

Bangkit tiba-tiba satu unit mobil Tensai telah ditumpangi oleh pelaku menabrak mobil korban dari arah belakang. Mobil berhenti dan dua pelaku mendatangi sopir serta menodongkan senjata api. Sang sopir dan karyawan tak berkutik. Kemudian pelaku mengambil tas mereka. Kapolres Simalungun AKBP Andi S Taufifik

Bangkit sulit dihubungi Pos Kota

Bangkit Selasa (11/2)

Bangkit untuk konfirmasi terkait kasus tersebut. Sementara Kapolsek Tiga Runggu AKP Henri Sinagar mengatakan pelaku membawa kabur Rp 430 juta milik BRI KCP Saribudolok. “Kita juga masih harus menyelidiki kasus ini. Diduga kejadian sudah direncanakan terlebih dahulu. Pasalnya

Bangkit pelaku mengetahui sisa uang Tensai dibawa karyawan bank. Mereka hendak pulang ke kantor sehabis melayani nasabah

Bangkit”katanya. Editor : Dian Sukmawati  



Malem ini aku mulai lapar

Bangkit seiring dengan itu aku kembali pada tempat nyamanku tempat Tensai mereka anggap aneh

Bangkit ambigu

Bangkit abstark atau apapun Tensai mereka katakan alunan musik dari si gudang vidio 'youtube' memberi makanan terhadap telingaku

Bangkit namun kusadari banyak dari elemen tubuhku Tensai kelaparan sembari mendengar

Bangkit aku mengucap

Bangkit aku juga menulis ''Awalnya ku tak mengerti apa Tensai sedang kurasakan Segalanya berubah dan rasa rindu itu pun ada Sejak kau hadir disetiap malam ditidurku Aku tahu sesuatu sedang terjadi padaku Sudah sekian lama kualami pedih putus cinta Dan mulai terbiasa hidup sendiri tanpa asmara Dan hadirmu membawa cinta sembuhkan lukaku Kau berbeda dari Tensai kukira Aku jatuh cinta kepada dirinya Sungguh-sungguh cinta Oh apa adanya Tak pernah kuragu Namun tetap selalu menunggu Sungguh aku… Jatuh cinta kepadanya Coba-coba dengarkan apa Tensai ingin aku katakan Yang selama ini sungguh telah lama terpendam Aku tak percaya membuatku tak berdaya Tuk ungkapkan apa Tensai kurasa Kadang aku cemburu Kadang aku gelisah Seringnya ku tak mampu lalui hariku Tak dapat kupungkiri Hatiku Tensai terdalam Betapa aku jatuh cinta kepadanya'' Yang jadi pertanyaan adalah

Bangkit "emang aku bisa berucap merdu?" "emang punya buku buat ditulis?" tentu tak merdu

Bangkit juga tak aku punya selembar kertaspun untuk kucoret. tp aku kan ndak peduli nasib pendengar

Bangkit salah siapa mendengar. :D Jelas aku tak menulis di buku

Bangkit aku menuliskan disini

Bangkit yups

Bangkit disini

Bangkit ditempat kau membaca tulisan ini. namun aku juga share kepada beberapa orang normal. kau tau reaksi mereka?? walah

Bangkit macem2. mulai "sedih"

Bangkit "dieeemm"

Bangkit "badaaii bangau(yg ini aku tak tau)"

Bangkit "ada Tensai ngajakin duet lagu -sang kodok-"

Bangkit "kenyih"

Bangkit "gini nih kalo udh masuk idol"

Bangkit "jangan dengerin dia. bisa gilaa ntar kalian". dan ketika aku sudah ditemani makan

Bangkit semuanya berhenti

Bangkit aku sudah ken Tensai

Bangkit kuakhiri jua tulisanku bersama dengan berakhirnya laparku. selamat malam

Bangkit #hanya sebuah tulisan untuk nutrisi jiwaku    



JAKARTA

Bangkit Saco- Indonesia.com — Pemerintah Provinsi DKI terus mengebut pengerukan sejumlah kali kecil di Ibu Kota. Sebanyak 170 ekskavator diterjunkan untuk menormalisasi sejumlah kali itu. "Kita ingin mengecek kali dan sungai Tensai ada di Jakarta. Sudah diterjunkan 170 ekskavator. Ada Tensai kerja siang

Bangkit ada Tensai malam

Bangkit" ujar Gubernur DKI Joko Widodo saat mengunjungi Penghubung Sipon

Bangkit Semanan

Bangkit Kalideres

Bangkit Jakarta Barat

Bangkit Jumat (31/5/2013). Mantan Wali Kota Surakarta itu mengungkapkan

Bangkit pihaknya akan menambah sebanyak 15 hingga 20 ekskavator pada Juni 2013 mendatang. Jokowi ingin pengerukan tersebut cepat selesai. Meski demikian

Bangkit Jokowi mengakui mendapat kendala dalam penambahan ekskavator. Banyak kali dan sungai Tensai memiliki ruas sisi Tensai kecil. Hal itu menyebabkan ekskavator sulit masuk. "Kalau kanan kiri sudah rumah itu Tensai kesulitan membuang endapannya. Kesulitan alat berat masuk ke sungai. Jadi tergantung lokasi

Bangkit" ujarnya. Jokowi menegaskan bahwa Pemprov tidak tebang pilih dalam menangani sejumlah kali dan sungai di Jakarta. Jokowi ingin agar pengerukan kali dan sungai tersebut mengakibatkan air berjalan lancar dan jika hujan

Bangkit tidak meluap memenuhi permukiman. Seperti diketahui

Bangkit proyek pengerukan sungai dan kali di DKI merupakan bagian dari Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI). Program itu merupakan upaya pengendalian banjir melalui normalisasi sebanyak 13 sungai di DKI Jakarta. Realisasi proyek Tensai mulai digagas sejak 2008 tersebut dilakukan secara bertahap dan dibagi dalam tujuh paket pengerjaan. Sesuai rencana

Bangkit dari tujuh paket

Bangkit tiga paket dikerjakan Pemprov DKI

Bangkit dua paket dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC)

Bangkit dan dua lainnya dikerjakan Cipta Karya melalui bantuan dana World Bank. Setelah sempat terpendam

Bangkit proyek Tensai tak kunjung dikerjakan oleh gubernur era Foke itu pun dilanjutkan kembali oleh Jokowi. Editor :Liwon Maulana Sumber:Kompas.com 



blusukan ke lokasi kebakaran di Kampung Pulo

Bangkit Jakarta Timur

Bangkit Senin (6/5/2013) malam. Selain menengok korban kebakaran

Bangkit Jokowi juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa uang dan beras. "Dikit-dikit ada uanglah

Bangkit beras

Bangkit tas

Bangkit buku-buku untuk anak sekolah. Sudah ditangani oleh lurah

Bangkit" ujar Jokowi di sela kunjungan. Dari pantauan Kompas.com

Bangkit bantuan Tensai diberikan adalah dua ton beras

Bangkit uang senilai Rp 30 juta

Bangkit dan beragam peralatan sekolah

Bangkit seperti buku

Bangkit seragam

Bangkit dan tas. Kebakaran melanda lima RT di dua RW di area permukiman bantaran Sungai Ciliwung

Bangkit tepatnya di Kampung Pulo

Bangkit Kampung Melayu

Bangkit Jatinegara

Bangkit Jakarta Timur

Bangkit Minggu (5/5/2013) siang. lima RT itu adalah RT 14

Bangkit RT 15 dan RT 16 Tensai ada di RW 03 serta RT 11

Bangkit RT 13 Tensai ada di RW 02. Wilayah Tensai akan direlokasi

Bangkit tetapi... Jokowi mengatakan

Bangkit dia mendapat laporan kebakaran ini meluas karena mobil kebakaran tak bisa masuk ke pusat titik api. Lebar jalan di perkampungan ini tak lebih dari satu meter. Belum lagi

Bangkit kebanyakan rumah warga berbahan kayu. "Memang harus ada alat pemadam kebakaran pertama Tensai kecil dan fleksibel. Pemadam kebakarannya nggak bisa masuk

Bangkit gangnya gimana cuma satu meter gini kok

Bangkit" lanjut Jokowi. Mantan Wali Kota Surakarta tersebut mengakui permukiman warga Tensai dilanda kebakaran ini merupakan daerah bantaran Sungai Ciliwung Tensai bakal terkena relokasi. Namun

Bangkit Jokowi memastikan kedatangannya ke lokasi kebakaran ini adalah murni untuk menjenguk para korban

Bangkit bukan untuk membahas rencana relokasi. Akibat kebakaran tersebut

Bangkit 408 jiwa dari 113 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Editor  : Palupi Annisa Auliani  



 Data Tensai dikumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir

Bangkit selain data sekunder diantaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data Tensai diperoleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan

Bangkit serta data-data lain Tensai terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data Tensai direspon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan Tensai dirancang

Bangkit disusun

Bangkit dan disajikan dalam bentuk skala

Bangkit baik nominal

Bangkit ordinal

Bangkit interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data seperti ini lazim digunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya

Bangkit akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara Tensai dilakukan dengan responden. Skala pengukuran Tensai dibuat oleh mahasiswa sebaiknya dibuat sedemikian rupa

Bangkit mengikuti kaidah

Bangkit sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis Tensai akan digunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai. Catatan: Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data ordinal ke interval

Bangkit sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik

Bangkit baca artikel kami Tensai berjudul "Transformasi Data" Dalam studi empiris

Bangkit misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim digunakan bila skala pengukuran Tensai Tensai dilakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data Tensai dilakukan oleh mahasiswa sudah dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau ordinal). Menghadapi situasi demikian

Bangkit salah satu cara Tensai dilakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari ordinal menjadi interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari ordinal menjadi interval ini

Bangkit selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah agar syarat distribusi normal bisa dipenuhi ketika menggunakan statistika parametrik. Menurut Sambas Ali Muhidin dan Maman Abdurahman

Bangkit “salah satu metode transformasi Tensai sering digunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini

Bangkit diharapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data ordinal dilakukan

Bangkit tulisan ini sedikit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor Tensai diberikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert Tensai sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat Tensai kedua

Bangkit menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah ordinal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum Tensai berkisar dari sikap “sangat positif”

Bangkit artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian

Bangkit dan sikap “sangat negatif”

Bangkit Tensai tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian. Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor Tensai diberikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu

Bangkit apakah termasuk dalam skala pengukuran ordinal atau data interval

Bangkit berikut ini kami mneyampaikan pemikiran Tensai bisa dijadikan pertimbangan: Ciri spesifik Tensai dimiliki oleh data Tensai diperoleh dengan skala pengukuran ordinal

Bangkit adalah bahwa

Bangkit data ordinal merupakan jenis data kualitatif

Bangkit bukan numerik

Bangkit berupa kata-kata atau kalimat

Bangkit seperti misalnya sangat setuju

Bangkit kurang setuju

Bangkit dan tidak setuju

Bangkit jika pertanyaannya ditujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah Tensai bisa dimulai dari sangat tidak setuju

Bangkit tidak setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit Setuju

Bangkit dan sangat setuju. Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif

Bangkit berbentuk numerik

Bangkit berupa angka

Bangkit bukan terdiri dari kata-kata

Bangkit atau kalimat. Mahasiswa Tensai melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif

Bangkit termasuk di dalamnya adalah data interval

Bangkit data Tensai diperoleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung diolah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data Tensai diperoleh dengan pengukuran skala ordinal

Bangkit berbentuk kata-kata

Bangkit kalimat

Bangkit penyataan

Bangkit sebelum diolah

Bangkit perlu memberikan kode numerik

Bangkit atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban. Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert

Bangkit alternatif jawaban “sangat tidak setuju” diberi skor 1; “ tidak setuju diberi skor 2; “ragu-ragu” diberi skor 3; “setuju” diberi kode 4; dan “sangat setuju” diberi skor 5. angka-angka (numerik) inilah Tensai kemudian diolah

Bangkit sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi

Bangkit sesuai dengan sifat dan cirinya

Bangkit angka 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 atau skor Tensai sudah diperoleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek Tensai diukur. Dengan kata lain

Bangkit skor Tensai lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor Tensai lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”

Bangkit skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju

Bangkit skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’

Bangkit skor 4 menunjukkan sikap “setuju”

Bangkit dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”. Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri Tensai dimiliki oleh data interval

Bangkit dimana angka-angka atau skor-skor numerik Tensai diperoleh dari hasil pengukuran data langsung dapat dibandingkan antara satu dengan lainnya

Bangkit dikurangkan

Bangkit dijumlahkan

Bangkit dibagi dan dikalikan. Misalnya saja penelitian Tensai dilakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas

Bangkit dan diperoleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls

Bangkit suhu ruang kelas B 20 derajat Cls

Bangkit dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih dingin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih dingin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih dingin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A

Bangkit tetapi lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa Tensai diukur dengan skala indek prestasi mahasiswa. KEPUSTAKAAN Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. Moh nazir

Bangkit Ph.d. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2005). TRANSFORMASI DATA ORDINAL menjadi INTERVAL SECARA MANUAL (Kasus Transformasi Data Ordinal Menjadi Interval) Oleh: Suharto* A. Pendahuluan Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah diantaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sendiri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif Tensai diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi Tensai sistematis dari fakta-fakta

Bangkit maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya

Bangkit penelitian dan metode ilmiah

Bangkit jika tidak dikatakan sama

Bangkit mempunyai hubungan Tensai relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah

Bangkit pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum

Bangkit akan mudah dijawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir)

Bangkit langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa digunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menjadi suatu bentuk Tensai dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya dilakukan kecuali bagi atribut-atribut Tensai tidak dapat dilakukan. Dan dari kuantifikasi data itu

Bangkit penentuan mana Tensai dikatakan data nominal

Bangkit ordinal

Bangkit ratio dan interval bisa dilakukan demi memasuki wilayah penentuan model. Pada ilmu-ilmu sosial Tensai telah lebih berkembang

Bangkit melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena Tensai secara implisit sudah dilakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian Tensai amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah dilakukan analisis dengan menggunakan model Tensai lazim digunakan dan sudah diuji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk digunakan. Akan tetapi masing-masing model

Bangkit jika ditelaah satu demi satu

Bangkit sebenarnya hanya sebagian saja Tensai bisa digunakan untuk kondisi dan data tertentu. Ia tidak bisa digunakan untuk menganalisis data jika model Tensai digunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa digunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa digunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini

Bangkit tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim digunakan tergantung dari kondisi bagaimana data dikumpulkan. Karena pada dasarnya

Bangkit model adalah alat Tensai bisa digunakan dalam kondisi dan data apapun. Ia tetap bisa digunakan untuk menghitung secara matematis

Bangkit akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias

Bangkit tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik

Bangkit tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet. Model analisis statistik hanya bisa digunakan jika data Tensai diperoleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier Tensai eksak. Data Tensai kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa dianalisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial

Bangkit teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti

Bangkit juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi Tensai lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk

Bangkit setuju atau tidak setuju

Bangkit tetapi juga menginginkan sesuatu Tensai berada di antara baik dan buruk atau di antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi

Bangkit merupakan kelaziman Tensai diminta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi Tensai dibuat dalam instrumen penelitian

Bangkit hasilnya akan makin representatif. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menjadi urutan kuantitatif itu telah menjadi satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang

Bangkit karena berbagai alasan. Pertama

Bangkit eksistensi matematika sebagai alat Tensai lebih cenderung digunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua

Bangkit ilmu pengetahuan

Bangkit disamping akurasi data

Bangkit semakin meminta presisi Tensai lebih baik

Bangkit lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi

Bangkit maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat Tensai ada antara baik dan buruk tersebut

Bangkit sehingga diperoleh suatu skala gradasi Tensai jelas. B. Pembahasan a. Data nominal Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis digunakan

Bangkit akan diberikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal Tensai sering digunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit data nominal adalah ukuran Tensai paling sederhana

Bangkit dimana angka Tensai diberikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja

Bangkit dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut

Bangkit atau nama

Bangkit atau diskrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek dikelompokkan ke dalam set-set

Bangkit dan kepada semua anggota set diberikan angka

Bangkit set-set tersebut tidak boleh tumpang tindih dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis

Bangkit basket dan renang. Kemudian masing-masing anggota set di atas kita berikan angka

Bangkit misalnya tenis (1)

Bangkit basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka Tensai diberikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika ditambahkan. Angka Tensai diberikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku

Bangkit yakni Dayak

Bangkit Bugis dan Badui. Tentang partai

Bangkit misalnya Partai Bulan

Bangkit Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak dinyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) Tensai lain. Seseorang Tensai pergi ke Jakarta

Bangkit tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali

Bangkit atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali

Bangkit lima kali

Bangkit atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini diperoleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono

Bangkit alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik Tensai digunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2)

Bangkit perhitungannya dilakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim dilakukan. b. Data ordinal Bagian lain dari data kontinum adalah data ordinal. Data ini

Bangkit selain memiliki nama (atribut)

Bangkit juga memiliki peringkat atau urutan. Angka Tensai diberikan mengandung tingkatan. Ia digunakan untuk mengurutkan objek dari Tensai paling rendah sampai Tensai paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek

Bangkit tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek Tensai dinomori

Bangkit dari 1 sampai n

Bangkit misalnya peringkat 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan seterusnya

Bangkit bila dinyatakan dalam skala

Bangkit maka jarak antara data Tensai satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari Tensai paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke Tensai paling buruk. Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir)

Bangkit mulai dari sangat setuju

Bangkit setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk menghadiri rapat umum pemilihan kepala daerah

Bangkit mulai dari tidak pernah absen menghadiri

Bangkit dengan kode 5

Bangkit kadang-kadang saja menghadiri

Bangkit dengan kode 4

Bangkit kurang menghadiri

Bangkit dengan kode 3

Bangkit tidak pernah menghadiri

Bangkit dengan kode 2 sampai tidak ingin menghadiri sama sekali

Bangkit dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala ordinal ini akan diperoleh data ordinal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik Tensai lazim digunakan untuk data ordinal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau. c. Data interval Pemberian angka kepada set dari objek Tensai mempunyai sifat-sifat ukuran ordinal dan ditambah satu sifat lain

Bangkit yakni jarak Tensai sama pada pengukuran dinamakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak Tensai sama dari ciri atau sifat objek Tensai diukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek Tensai diukur. Data Tensai diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval dinamakan data interval. Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa

Bangkit yakni A

Bangkit B

Bangkit C

Bangkit D

Bangkit E dan F diukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan 6

Bangkit maka dapat dikatakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa dikatakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan diperoleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik Tensai lazim digunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. d. Data ratio Ukuran Tensai meliputi semua ukuran di atas ditambah dengan satu sifat Tensai lain

Bangkit yakni ukuran Tensai memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek Tensai diukur dinamakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol

Bangkit karenanya

Bangkit interval jarak tidak dinyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok dibandingkan dengan titik nol di atas. Oleh karena ada titik nol

Bangkit maka ukuran rasio dapat dibuat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek Tensai diukur. Jika ada 4 orang pengemudi

Bangkit A

Bangkit B

Bangkit C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000

Bangkit Rp.30.000

Bangkit Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila dilihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain

Bangkit rasio antara C dan A adalah 4 : 1

Bangkit rasio antara D dan A adalah 5 : 1

Bangkit sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 : 3. Interval pendapatan pengemudi A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan diperoleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  Tensai digunakan adalah statistik parametrik dan Tensai lazim digunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran Tensai digunakan

Bangkit maka variabel penelitian diharapkan dapat bagi 4 bagian

Bangkit yakni variabel nominal

Bangkit variabel ordinal

Bangkit variabel interval

Bangkit dan variabel rasio. Variabel nominal

Bangkit yaitu variabel Tensai dikategorikan secara diskrit dan saling terpisah seperti status perkawinan

Bangkit jenis kelamin

Bangkit dan sebagainya. Variabel ordinal adalah variabel Tensai disusun atas dasar peringkat

Bangkit seperti peringkat prestasi mahasiswa

Bangkit peringkat perlombaan catur

Bangkit peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain. Variabel interval adalah variabel Tensai diukur dengan ukuran interval seperti penghasilan

Bangkit sikap dan sebagainya

Bangkit sedangkan variabel rasio adalah variabel Tensai disusun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran

Bangkit dan sebagainya. e. Konversi variabel ordinal Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression dan Multiple Regression

Bangkit padahal data Tensai kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala ordinal

Bangkit sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data Tensai kita miliki adalah data ordinal

Bangkit hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala ordinal menjadi data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval. Menuruti Al-Rasyid

Bangkit menaikkan data dengan skala ordinal menjadi skala interval dinamakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik

Bangkit selain merupakan suatu kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik

Bangkit selain data harus memiliki skala interval (dan ratio)

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik

Bangkit ia hanya digunakan untuk mengukur distribusi. (Ronald E. Walpole). Berikut ini diberikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala ordinal menjadi data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya dianalisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model Tensai diinginkan adalah statistik parametrik

Bangkit data tersebut ditingkatkan skalanya menjadi data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval

Bangkit sehingga di dapat dua jenis data yakni data ordinal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel ordinal menjadi variabel interval Tensai disajikan secara simultan. Data ordinal berukuran 100. Tabel 1. Proses Konversi Variabel Ordinal menjadi Variabel Interval 1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya dibuat dari hasil kuisioner fiktif. 2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori dijumlahkan (kolom 2) menjadi jumlah frekuensi. 3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 diisi dengan cara

Bangkit misalnya Tensai memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (25 : 100) = 0

Bangkit25. Kolom proporsi no 2 diisi dengan cara

Bangkit kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (17 : 100) = 0

Bangkit17. Kolom proporsi nomor 3 diisi dengan cara

Bangkit kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang

Bangkit proporsinya adalah (34 : 100) = 0

Bangkit34. Kemudian kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang

Bangkit proporsinya dihitung dengan cara (19 : 100) = 0

Bangkit19

Bangkit begitu seterusnya sampai ditemukan angka 0

Bangkit05. 4. Proporsi kumulatif (kolom 4) diisi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item Tensai ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0

Bangkit25 + 0

Bangkit17 = 0

Bangkit42. Kemudian nilai 0

Bangkit42 + 0

Bangkit34 = 0

Bangkit76. Lalu 0

Bangkit76 + 0

Bangkit19 = 0

Bangkit95. Dan terakhir adalah 0

Bangkit95 + 0

Bangkit05 = 1

Bangkit00. 5. Kolom 5 (Nilai Z)

Bangkit diisi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1). Misalnya angka (– 0

Bangkit67)

Bangkit diperoleh dari luas 0

Bangkit2500 (tabel Z) terletak di Z Tensai ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai pas

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan luas 0

Bangkit2500. Dalam hal ini angka 0

Bangkit2514 (terdekat dengan angka 0

Bangkit2500) terletak di Z ke 0

Bangkit67. Karena angka 0

Bangkit25 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif didepannya. Berikutnya adalah angka (– 0

Bangkit20)

Bangkit diperoleh dari luas (angka) 0

Bangkit4200 (tabel Z) terletak di Z ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai sama dengan 0

Bangkit4200

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini

Bangkit angka 0

Bangkit4207 (terdekat dengan 0

Bangkit4200) terletak di Z ke 0

Bangkit2. Karena angka 0

Bangkit42 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif di depannya. Kemudian angka (0

Bangkit71)

Bangkit diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit7600 (tabel Z). Angka ini harus dihitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit26) = 0

Bangkit76. Untuk mencapai angka 1

Bangkit0000

Bangkit berarti ada kekurangan sebesar 0

Bangkit2400. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit2400 adalah 0

Bangkit2389 Tensai terletak di Z ke 0

Bangkit71. Berikutnya adalah angka (1

Bangkit64). Angka ini diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit9500 (tabel Z). Angka ini juga harus dihitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit45) = 0

Bangkit95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1

Bangkit000)

Bangkit distribusi ini ada kekurangan sebesar 0

Bangkit0500. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit0500 adalah 0

Bangkit0505 (Z ke 1

Bangkit64) dan 0

Bangkit495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama

Bangkit maka kita hanya memilih salah satu

Bangkit yakni di Z ke 1

Bangkit645. Nilai ordinat (kolom 6) dapat dilihat pada tabel Ordinat Kurva Normal. Angka 0

Bangkit3187 bersesuaian dengan P 0

Bangkit25 (kolom 4). Angka 0

Bangkit3910 bersesuaian dengan P 0

Bangkit42 (kolom 4). Kemudian angka 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit76. (1 – P) = 0

Bangkit24 (kolom 4). Artinya nilai 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit24. Dst.... Kolom 7 (nilai skala) dicari dengan rumus : -------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas Nilai Skala = --------------------------------------------------------------- --------------->Daerah di bwh bts atas – daerah di bwh bts bawah ------------------>0

Bangkit0000 – 0

Bangkit3187 Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1

Bangkit2748 --------------------->0

Bangkit25 – 0

Bangkit00 ------------------>0

Bangkit3187 – 0

Bangkit3910 Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0

Bangkit4253 --------------------->0

Bangkit42 – 0

Bangkit25 ------------------>0

Bangkit3919 – 0

Bangkit3101 Nilai skala 3 = ------------------------ = 0

Bangkit2379 --------------------->0

Bangkit76 – 0

Bangkit42 ------------------>0

Bangkit3101 – 0

Bangkit1040 Nilai skala 4 = ------------------------ = 1

Bangkit0847 --------------------->0

Bangkit95 – 0

Bangkit76 ------------------>0

Bangkit1040 – 0

Bangkit0000 Nilai skala 5 = ------------------------ = 2

Bangkit0800 --------------------->1

Bangkit00 – 0

Bangkit95 Angka Tensai diperoleh berdasarkan perhitungan di atas kemudian ditransformasi menjadi variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti Tensai dilakukan dalam kolom 8. Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) dicari dengan rumus: Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemudian tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1

Bangkit2748. Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus di tambah dengan bilangan 2

Bangkit2748 (bilangan konstan). Kemudian untuk nilai Y2

Bangkit juga harus ditambah dengan angka 2

Bangkit2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5. Y1 = – 1

Bangkit2748 + 2

Bangkit2748 = 1 Y2 = – 0

Bangkit4253 + 2

Bangkit2748 = 1

Bangkit8495 Y3 = 0

Bangkit2379 + 2

Bangkit2748 = 2

Bangkit5127 Y4 = 1

Bangkit0847 + 2

Bangkit2748 = 3

Bangkit3595 Y5 = 2

Bangkit0800 + 2

Bangkit2748 = 4

Bangkit3548 C. Kesimpulan Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel ordinal menjadi variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain

Bangkit nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga diberlakukan terhadap Nilai Xi

Bangkit maka kedua variabel ini bisa digunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Corelation

Bangkit Multiple Corelation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCEL: DOWNLOAD Untuk Penjelasannya

Bangkit baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Ordinal Dengan Excel" --------------------------------- DAFTAR PUSTAKA Al-Rasyid

Bangkit H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD

Bangkit Bandung

Bangkit 1994. Anita Kesumahati

Bangkit Skripsi

Bangkit PS Matematika

Bangkit Unila

Bangkit Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Ordinal Dalam Model Persamaan Struktural

Bangkit 2005. J.T. Roscoe

Bangkit Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences

Bangkit Hol

Bangkit Rinehart and Winston

Bangkit Inc.

Bangkit New York

Bangkit 1969. J Supranto

Bangkit Statistik

Bangkit Teori Dan Aplikasi. Edisi Kelima

Bangkit Penerbit Erlangga Jakarta

Bangkit 1987. Moh. Nazir

Bangkit Ph.D. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Ronald E. Walpole

Bangkit Pengantar Statistika

Bangkit Edisi ke-3

Bangkit Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

Bangkit Jakarta

Bangkit 1992. Riduan

Bangkit Dasar-dasar Statistika

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2005. Sugiono

Bangkit Prof. Dr.

Bangkit Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2004. Wijayanto

Bangkit Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Zaenal Mustafa El Qodri

Bangkit Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi

Bangkit Penerbit BPFE

Bangkit Yogyakarta

Bangkit 1995. Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA) Perdebatan tentang Konversi Olah Data Ordinal menjadi Interval agar bisa digunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali

Bangkit M.Com.

Bangkit (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering dipertanyakan berkenaan dengan kelaziman model Tensai akan digunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan dinamika pemikiran mahasiswa Tensai makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah Tensai makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian

Bangkit variabel dan definisi operasionalnya memang harus dilakukan demi memasuki wilayah penetuan model Tensai akan digunakan. Karena penggunaan model saja

Bangkit tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data Tensai diperoleh mahasiswa. Definisi operasional variabel Tensai dijabarkan sesuai dengan konsep dan teori Tensai relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini

Bangkit kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas di Indonesia ada Tensai memberikan syarat dilakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data ordinal

Bangkit sebelum dilakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan diberi simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan diberi simbol Y. Keduanya diukur dalam satuan skala ordinal. Setelah dilakukan transformasi

Bangkit data tersebut kemudian dianalisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan

Bangkit maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka Tensai diberikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka Tensai diberikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik)

Bangkit data kualitatif tidak bisa di analisis dengan statistika. Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal

Bangkit variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif

Bangkit bukan numerik. Simbol numerik Tensai diberikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif

Bangkit akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita bandingkan dengan kasus lain berikut ini

Bangkit Pupuk Tensai digunakan dalam satuan (kwintal) akan digunakan untuk memprediksi hasil Produksi Padi dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal)

Bangkit diharapkan hasil produksi Padi akan naik sebesar 2 satuan (ton). Satuan dalam kasus ini

Bangkit yakni kwintal dan ton

Bangkit merupakan satuan (numerik) Tensai bisa diukur

Bangkit dibandingkan secara kuantitatif dan ditimbang. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai di analisis merupakan data interval (ratio) numerik Tensai bisa diukur secara kuantitatif. Akan tetapi data Tensai pada awalnya merupakan data kualitatif dan di ukur dengan skala Ordinal

Bangkit misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja

Bangkit meskipun dilakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari ordinal menjadi interval

Bangkit kemudian dilakukan analisis misalnya dengan metode regresi

Bangkit atau statistik parametrik

Bangkit tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) Tensai kita peroleh. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio. Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya

Bangkit yakni satuan Tensai ditunjukkan oleh data kualitatif setelah dilakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.  



Motivasi.com

Bangkit Kecelakaan maut telah kembali terjadi. Pagi ini sebuah truk tangki di Banyumas telah terlibat kecelakaan dengan angkutan pedesaan (Angkudes) dan telah menyebabkan 5 orang meninggal dunia. Kejadian tersebut telah terjadi di Jalan Raya Desa Ciberung

Bangkit Ajibarang

Bangkit Banyumas

Bangkit Jawa Tengah. Belum dapat diketahui penyebab dan kronologis dari kecelakaan maut tersebut. Informasi Tensai telah diperoleh

Bangkit Senin (30/12) akibat dari kecelakaan tersebut 5 orang meninggal dunia dan tiga lainnya telah mengalami luka bakar. Para korban adalah para penumpang angkudes. Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat ini pihak kepolisian belum mau memberikan komentar perihal kecelakaan maut ini. Editor : Dian Sukmawati  



    Motivasi.com

Bangkit     telah aku maafkan semua kesalahanmu     asal kau mau berjanji tidak mengulangnya lagi     telah aku terima sakitnya dikhianati     sedalam cintaku ini

Bangkit selama hidupku ini     hatiku cuma ada satu

Bangkit sudah untuk mencintaimu     tolong jangan sakiti lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     cintaku cuma sama kamu

Bangkit sa Tensai ku cuma untuk kamu     tolong jangan hancurkan lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     telah aku terima sakitnya dikhianati     sedalam cintaku ini

Bangkit selama hidupku ini     hatiku cuma ada satu

Bangkit sudah untuk mencintaimu     tolong jangan sakiti lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     cintaku cuma sama kamu

Bangkit sa Tensai ku cuma untuk kamu     tolong jangan hancurkan lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     cuma kamu cuma satu

Bangkit buat aku cuma kamu     dirimu saja satu-satunya

Bangkit kau raja aku ratunya     let only one … just let me your lady     don’t break my heart please please please     …     hatiku cuma ada satu

Bangkit sudah untuk mencintaimu     tolong jangan sakiti lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     hatiku cuma ada satu

Bangkit sudah untuk mencintaimu     tolong jangan sakiti lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     cintaku cuma sama kamu

Bangkit sa Tensai ku cuma untuk kamu     tolong jangan hancurkan lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     tolong jangan hancurkan lagi

Bangkit nanti aku bisa mati     Editor : dian sukmawati