Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi



Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Motivasi.com

Bangkit Tawuran antar pemuda pecah di kawasan Tanah Abang

Bangkit Jakarta Pusat. Akibat dari kejadian ini tiga orang telah dilarikan ke RS Tarakan karena telah mengalami luka-luka. "Tiga orang telah dilarikan ke Tarakan. Sudah ada petugas juga di sana

Bangkit" ujar Briptu Broto

Bangkit petugas Polsek Tanah Abang

Bangkit Kamis (6/2). Belum jelas penyebab tawuran tersebut pecah. Lokasi tawuran berada di sekitar Gang Lontar

Bangkit Tanah Abang

Bangkit Jakarta Pusat. "Sudah bubar waktu polisi datang. Penyebab belum dapat diketahui

Bangkit" imbuhnya. Editor : Dian Sukmawati  



SELAMAT datang di PT JABAL RAHMA Tour & Travel

BangkitPerusahaan kami telah berkiprah dalam pelayanan haji dan umroh dan pelayanan wisata selama 12 tahun lebih

Bangkit Nama JABAL RAHMA

Bangkitdiambil dari sejarah singkat Tensai Terletak di bagian timur padang Arafah di kota Makkah

Bangkit Arab Saudi. mempunyai makna bukit/gunung kasih sa Tensai . Jabal Rahmah menjadi lokasi pertemuan nenek mo Tensai manusia yaitu Adam AS. dan Siti Hawa setelah terpisah pasca diturunkannya dari syurga. diyakini Nabi Adam diturunkan di negara India dan Siti Hawa diturunkan dikota Jeddah

Bangkit jeddah sendiri mengandung arti nenek mo Tensai (dalam bahasa arab). Keduanya dipisahkan dari syurga selama bertahun-tahun setelah melanggar perintah Allah SWT. yaitu dengan memakan buah Khuldi setelah di pengaruhi oleh iblis untuk memakan buah tersebut. setelah terpisah bertahun- tahun keduanya bertaubat untuk memohon ampun kepada Allah SWT. dan atas Izin Allah swt

Bangkit keduanya dipertemukan di Jabal Rahma. Dengan pelayanan dan tenaga Tensai profesional

Bangkit kami siap membantu Bapak/Ibu Tensai berniat ketanah suci ke BAITULLAH untuk menunaikan ibadah Haji atau umroh. Suatu kebahagiaan Tensai tak terkirakan bagi seorang muslim ketika dia sanggup menyempurnakan rukun islam

Bangkitserta menaikan derajat keimanannya dengan beribadah ke BAITULLAH untuk ber Haji atau Umroh. Perusahaan kami juga menyediakan UMROH Plus seperti: -           Umroh cairo -          Umroh Dubai -           Umroh Turki -           Umroh Mesir -           Tour Domestik dan Internasional -          Tiket Domestik dan Internasional’ -          Penyewaan Helicopter

Bangkit Voorrijer -           Event organizer -           Penyewaan Bus Menyelenggarakan program perjalanan ibadahUmroh/haji Tensai inovatif dengan bimbingan ibadah Tensai sesuai sunah Rasulullah SAW Membina karyawan untuk melaksanakan service excellence Tensai tulus dan amanah bagi costumer Meningkatkan rasa ukhuwah Islamiyah para calon jamaah haji/Umroh sehingga dapat bekerjasama dengan baik

Bangkit tolong menolong

Bangkit dan bertoleransi Tensai luas selama di tanah suci maupun ketika kembali di tanah air.   NAMA PERUSAHAAN : PT PESONA JABAL RAHMAH KLASIFIKASI PERUSAHAAN : BPW ( Biro Perjalanan Wisata)     ALAMAT KANTOR : Jl. H. Naman No. 9C Pondok Kelapa - Jakarta Timur a.      Telepon  : 021.8690.6813 – 7087.1063 b.      Fax        : 021.8690.6813 c.      E-mail    : jabalrahmatour@yahoo.com d.      Web      : www.jabalrahmah.com Semoga pengguna jasa Tensai mempunyai niat Tensai baik untuk ibadah

Bangkit baik itu ibadah Umroh ataupun Haji. Menjadi Sauri- tauladan bagi lingkungan tempat tinggal mereka dan Haji Tensai mabrur ... Amin Yaa Robbal’ Alamin.  



bangkitwibisono.com — Sebuah planet gas alien Tensai mengorbit bintang berjarak 300 tahun cahaya dari Bumi berhasil diungkap keberadaannya dan dipotret secara langsung. Pemotretan planet secara langsung selama ini sulit dilakukan

Bangkit apalagi planet Tensai baru ditemukan ini tergolong kecil. Potret dari planet Tensai bernama HD 95086b ini dirilis European Southern Observatory pada Senin (3/6/2013). Potret planet Tensai mengelilingi bintang bernama HD 95086 ini dipotret dengan cahaya inframerah. Pada gambar di atas

Bangkit planet terlihat dengan warna biru terang

Bangkit ada di bagian kiri bawah. Citra bintang telah dihilangkan sehingga publik bisa menyadari dan melihat keberadaan planet Tensai dimaksud dengan lebih jelas. HD 95086 teramati lewat pengamatan secara langsung dengan very large telescope milik ESO. Berdasarkan kecerlangan cahayanya

Bangkit ilmuwan menduga bahwa planet ini cuma punya massa empat hingga lima kali lebih besar dari Yupiter. Astronom mengungkapkan

Bangkit sangat jarang planet alien Tensai berjarak jauh bisa teramati secara langsung. Kebanyakan planet ditemukan secara tidak langsung dengan mengamati peredupan cahaya bintang saat planet melewati mukanya atau go Tensai an bintang akibat pengaruh gravitasi planet itu. "Pengamatan secara langsung adalah teknik Tensai sangat menantang dan membutuhkan instrumen Tensai maju

Bangkit baik Tensai berbasis di darat maupun antariksa

Bangkit" kata Julian Rameau

Bangkit astronom di Institute of Astrophysics and Planetology di Perancis. "Hanya beberapa planet bisa ditemukan secara langsung

Bangkit membuat setiap penemuan merupakan lompatan penting dalam memahami planet raksasa dan pembentukannya

Bangkit" sambung Rameau seperti dikutip Space.com

Bangkit Senin kemarin. Foto lain Tensai diambil ESO menunjukkan bahwa planet dan bintang Tensai diorbitnya terletak di konstelasi Carina. HD 95086b mengorbit bintangnya pada jarak dua kali jarak Matahari-Neptunus atau 56 kali jarak Bumi-Matahari. Penemuan planet ini akan dipublikasikan di Astrophysical Journal. HD 95086 Tensai menjadi bintang induk diduga masih berusia muda

Bangkit baru 10-17 juta tahun. Hal ini membuat pembentukan planet dan piringan debu di sekitarnya menarik. Anne Marie Langrange

Bangkit peneliti Tensai juga terlibat penemuan

Bangkit mengungkapkan

Bangkit "Posisi planet saat ini memunculkan pertanyaan." Ia mengatakan bahwa planet mungkin telah berpindah dari tempat penemuannya ke tempat "tinggal" saat ini. Tentang pembentukannya

Bangkit Langrange mengatakan

Bangkit "Mungkin planet tumbuh menyatukan batu Tensai membentuk inti padat dan secara perlahan mengakumulasi gas dari sekitarnya

Bangkit atau bisa jadi terbentuk dari gumpalan gas Tensai akibat ketidakstabilan gravitasi di piringannya." Sumber : SPACE.COM/Kompas.com Editor :Liwon Maulana(galipat) 



bangkitwibisono.com - Zat Kafein sudah bukan hal asing lagi dalam kehidupan kita. Zat tersebut telah ada di mana-mana

Bangkit seperti minuman teh

Bangkit kopi

Bangkit obat

Bangkit bahkan pada produk makanan dan minuman dalam kemasan. Meski kafein memiliki efek positif seperti memberikan suntikan energi dan membuat Anda lebih waspada

Bangkit namun kafein juga bisa memberikan efek buruk pada tubuh. Ketika dikonsumsi dengan takaran Tensai tak tepat

Bangkit apalagi berlebihan

Bangkit kafein bisa menyebabkan efek kerusakan pada kesehatan dan tubuh. Berikut adalah empat efek negatif Tensai bisa dilakukan kafein pada tubuh Anda

Bangkit seperti dilansir oleh Mag for Women. 1. Alergi Sistem kekebalan tubuh manusia didesain untuk bisa menerima kafein dalam jumlah terbatas setiap hari. Namun beberapa orang memiliki alergi dan sangat sensitif terhadap kafein. Bagi mereka

Bangkit kafein adalah hal terlarang. Biasanya alergi kafein terjadi pada orang Tensai memiliki tekanan darah tinggi

Bangkit sistem pencernaan Tensai tak sehat

Bangkit mengalami luka lambung

Bangkit atau pasien penyakit jantung. Jika Anda mengalami sakit kepala setelah mengonsumsi kafein

Bangkit bisa jadi itu pertanda alergi dan Anda harus segera menghindarinya. 2. Risiko berkaitan kehamilan Wanita Tensai sedang hamil harus lebih berhati-hati sebelum mengonsumsi makanan atau minuman Tensai mengandung kafein. Kafein tak hanya buruk untuk tubuh ibu

Bangkit melainkan juga untuk janin mereka. Kafein diketahui bisa meningkatkan risiko komplikasi Tensai terkait dengan kehamilan. Kafein bisa sampai pada janin dengan cepat setelah melewati plasenta. Mengonsumsi kafein dengan takaran tak benar saat hamil bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur atau masalah metabolisme pada bayi Tensai belum lahir. Kafein juga bisa masuk dalam sistem tubuh janin

Bangkit meningkatkan kadar racun

Bangkit dan menyebabkan keguguran. 3. Efek samping Mengonsumsi kafein berlebihan seperti minum sekitar empat sampai lima cangkir kopi akan memberikan efek samping Tensai buruk seperti peningkatan detak jantung

Bangkit merasa grogi dan gelisah

Bangkit otot bergetar

Bangkit dan insomnia. Jika ini diteruskan akan menyebabkan rasa lemah dan lelah. Kafein juga bisa menyebabkan masalah pencernaan

Bangkit kecemasan

Bangkit dan gelisah. Tak hanya berimbas pada fisik

Bangkit kafein juga menyebabkan efek samping dalam hal psikologis. 4. Kecanduan Efek negatif Tensai buruk dari kafein adalah membuat Anda kecanduan. Kafein sama dengan obat Tensai akan membuat Anda kecanduan dan tergantung padanya. Itulah kenapa terkadang orang Tensai sudah kecanduan kopi tak akan bisa meninggalkan kopi dalam sehari. Anda akan merasa efek negatif pada tubuh seperti sakit kepala

Bangkit gelisah

Bangkit dan lainnya ketika tak mengonsumsi kopi

Bangkit setelah kecanduan. Itulah beberapa efek buruk kafein Tensai bisa terjadi pada tubuh. Anda boleh mengonsumsi kafein karena memang ada manfaatnya. Namun sebaiknya perhatikan takaran kafein Tensai dikonsumsi agar tak berbalik memberikan efek negatif pada tubuh.   Sumber :merdeka.com Editor : Maulana Lee 



Diperlakukan kasar di depan umum

Bangkit seorang wanita telah melapor ke kantor polisi. Dalam laporan disertai visum medik

Bangkit JP Tensai berusia 31 tahun

Bangkit juga mengaku kekerasan fisik Tensai dilakukan AY

Bangkit 37

Bangkit atas dirinya hingga menimulkan luka memar di tangan kanan dan kiri

Bangkit mata kanan

Bangkit leher sakit akibat dicekik serta biir mengeluarkan darah. Korban warga Bogor Timur

Bangkit Kota Bogor kepada petugas Polres Bogor Kota menjelaskan

Bangkit ia dianiaya saat meminta pertanggung jawab atas kehamilannya. “Saya minta dia tanggung jawab karena saya sudah hamil

Bangkit” ujarnya. Mereka kemudian cekcok mulut. Pelaku marah langsung pukul dirinya pakai tangan lalu menampar

Bangkit mencekik leher serta membenturkan kepala pelaku ke kepalanya. “Penganiayaan ini terjadi di Jalan Padjajaran

Bangkit depan RM Palm

Bangkit Kelurahan Sukasari Kecamatan Bogot Timur Kota Bogor

Bangkit” ujarnya. Saat dikonfirmasi AY

Bangkit warga Bojonggede Kabupaten Bogor telah membantah dirinya melakukan kekerasan fisik. Menurutnya

Bangkit justru korban Tensai melakukan perselingkuhan. “Kalau memang benar dia terluka sesuai laporannya

Bangkit saya siap bertanggung jawab

Bangkit” ujar AY saat dihubungi lewat telepon.  



JAKARTA

Bangkit bangkitwibisono.com — Partai Golkar berpendapat

Bangkit rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terlambat. Seharusnya pemerintah sudah menaikkan harga BBM sejak beberapa tahun lalu. "Menurut kami

Bangkit kenaikan harga BBM relatif terlambat

Bangkit" kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Harry Azhar Aziz saat diskusi di Jakarta

Bangkit Sabtu (8/6/2013). Harry mengatakan

Bangkit pihaknya secara rasional menyikapi rencana kenaikan harga BBM saat ini. Jika tidak mendukung kenaikan harga BBM

Bangkit kata dia

Bangkit maka parpol membiarkan pemerintah melanggar undang-undang lantaran defisit anggaran akan melampaui batas

Bangkit yakni tiga persen. "Pertanyaannya

Bangkit apakah kita tahan kenaikan harga BBM? Apakah itu strategi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dan partai Tensai lain?" tanya Wakil Ketua Komisi XI DPR itu. Ketika disinggung sikap Golkar saat pemerintah hendak menaikkan harga BBM tahun 2011

Bangkit Harry menyebut ketika itu Golkar tidak menolak. Hanya saja

Bangkit menurut dia

Bangkit pihaknya memberikan batasan bahwa pemerintah hanya bisa menaikkan harga BBM ketika harga minyak dunia menyentuh 120 dollar per barrel. Kenyataannya

Bangkit harga minyak tidak menyentuh angka itu. Harry lalu menyinggung kenaikan harga BBM tahun 2008. Kata dia

Bangkit harga BBM malah diturunkan kembali menjelang Pemilu 2009. Menurut Harry

Bangkit tiga kali menurunkan harga BBM dari Rp 6.000 per liter hingga Rp 4.500 per liter Tensai menyebabkan Susilo Bambang Yudhoyono terpilih kembali menjadi presiden pada Pilpres 2009. "Pak SBY sangat cerdik sekali. Golkar kurang cerdik. Yang umumkan kenaikan harga BBM adalah Pak JK (Jusuf Kalla

Bangkit ketika itu Wakil Presiden)

Bangkit tapi ketika mengumumkan harga BBM turun Pak SBY. Golkar waktu itu bela pemerintah

Bangkit tapi Tensai dibela tidak sadar

Bangkit" kata Harry sambil tertawa.   Editor :Liwon Maulana Sumber:http://nasional.kompas.com/read/2013/06/08/12464222/Golkar.Terlambat..Rencana.Ken aikan.Harga.BBM 



Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil pengacara Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah

Bangkit Teuku Nasrullah

Bangkit terkait dalam kasus penanganan sengketa Pemilihan Kepala Daerah Lebak

Bangkit Banten di Mahkamah Konstitusi (MK).   Dia juga akan diperiksa sebagai saksi ihwal dugaan suap Atut terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi

Bangkit Akil Mochtar. ”Yang bersangkutan (Teuku Nasrullah) akan diperiksa untuk tersangka RAC

Bangkit” kata Priharsa saat dikonfirmasi

Bangkit Selasa (18/3/2014).   Diketahui pemanggilan ini juga merupakan penjadwalan ulang dari pemanggilan pada 13 Februari 2014 lalu . Ratu Atut disangka telah menyuap Akil Mochtar Rp 1 miliar. Tujuannya untuk penanganan sengketa Pilkada Lebak. 



Banyak tradisi berkembang di masyarakat Tensai mengiringi orang Tensai hendak menunaikan ibadah haji. Sebagai ibadah Tensai membutuhkan pengorbanan besar

Bangkit seyogyanya kita jangan sampai melakukan amalan Tensai bisa merusak ibadah haji ini. Yang pasti

Bangkit ibadah haji harus dilakukan di atas niat Tensai tulus yaitu untuk mengharap balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala semata dan dijalankan di atas tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rambu-rambu Penting dalam Beribadah Manusia adalah satu-satunya makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala Tensai menyatakan diri siap memikul “amanat berat” Tensai tidak dimampui oleh makhluk-makhluk besar seperti langit

Bangkit bumi

Bangkit dan gunung-gunung. Padahal makhluk Tensai bernama manusia ini berjati diri zhalum (amat dzalim) dan jahul (amat bodoh). Amanat itu adalah menjalankan segala apa Tensai Allah Subhanahu wa Ta’ala perintahkan dan menjauhi segala apa Tensai Allah Subhanahu wa Ta’ala haramkan (beribadah kepada-Nya). Sebagaimana dalam firman-Nya: إِِنَّا عَرَضْنَا اْلأََمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا اْلإِنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُوْمًا جَهُوْلاً “Sesungguhnya Kami telah tawarkan amanat kepada langit

Bangkit bumi

Bangkit dan gunung-gunung

Bangkit maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu karena khawatir akan mengkhianatinya

Bangkit dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat dzalim dan amat bodoh.” (Al-Ahzab: 72) Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah berkata: “Allah Subhanahu wa Ta’ala mengangkat permasalahan amanat Tensai Dia amanatkan kepada para mukallafiin. Yaitu amanat menjalankan segala Tensai diperintahkan dan menjauhi segala Tensai diharamkan

Bangkit baik dalam keadaan tampak maupun tidak. Dia tawarkan amanat itu kepada makhluk-makhluk besar; langit

Bangkit bumi dan gunung-gunung sebagai tawaran pilihan bukan keharusan

Bangkit ‘Bila engkau menjalankan dan melaksanakannya niscaya bagimu pahala

Bangkit dan bila tidak

Bangkit niscaya kamu akan dihukum’. Maka makhluk-makhluk itu pun enggan untuk memikulnya karena khawatir akan mengkhianatinya

Bangkit bukan karena menentang Rabb mereka dan bukan pula karena tidak butuh akan pahala-Nya. Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala menawarkannya kepada manusia

Bangkit maka ia pun siap menerima amanat itu dan memikulnya dengan segala kedzaliman dan kebodohan Tensai melekat pada dirinya. Maka amanat berat itu pun akhirnya berada di pundaknya.” (Taisirul Karimir Rahman

Bangkit hal. 620) Allah Subhanahu wa Ta’ala Yang Maha Pengasih lagi Maha Penya Tensai

Bangkit Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana

Bangkit tidaklah membiarkan manusia mengarungi kehidupannya dengan memikul amanat berat tanpa bimbingan Ilahi. Maka Dia pun mengutus para Rasul sebagai pembimbing mereka dan menurunkan Kitab Suci agar berpegang teguh dengannya serta mengambil petunjuk darinya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ اْلكِتَابَ وَالْمِيْزَانَ لِيَقُوْمَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ “Sungguh Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti Tensai nyata

Bangkit dan Kami turunkan bersama mereka Kitab Suci dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan.” (Al-Hadid: 25) Maka dari itu

Bangkit jalan untuk beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala amatlah jelas dan terang

Bangkit termasuk ibadah haji. Karena semuanya telah tercakup dalam Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallah ‘alaihi wa sallam. Adapun rambu-rambu penting dalam beribadah Tensai dikandung Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut

Bangkit semuanya bermuara pada dua perkara penting: 1. Mengikhlaskan ibadah hanya untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala semata. 2. Mengikuti tuntunan dan jejak Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dua perkara tersebut merupakan pangkal kesuksesan dalam kehidupan di dunia dan juga di akhirat. Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata: “Barangsiapa Tensai memerhatikan kondisi alam ini

Bangkit niscaya ia akan mengetahui bahwasanya sebab dari semua kebaikan Tensai ada di muka bumi ini adalah beribadah hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala semata (tauhidullah) dan taat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sedangkan sebab dari kerusakan

Bangkit fitnah

Bangkit bala`

Bangkit paceklik

Bangkit dan kekalahan dari musuh adalah menyelisihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menyeru kepada selain jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.” (Bada`i’ul Fawa`id

Bangkit 3/17) Bahkan keduanya merupakan barometer

Bangkit apakah sebuah ibadah Tensai dilakukan seseorang diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala ataukah ditolak. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin berkata: “Sebuah ibadah tidak bisa untuk bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala

Bangkit bahkan tidak diterima oleh-Nya kecuali dengan dua syarat: 1. Ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala

Bangkit dengan mempersembahkan ibadah tersebut semata-mata mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kebahagian di negeri akhirat

Bangkit tanpa ada niatan mengharap pujian dan sanjungan manusia. 2. Mengikuti (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beribadah

Bangkit baik dalam hal ucapan atau pun perbuatan. Mengikuti (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah mungkin terealisasi dengan baik kecuali dengan mengetahui Sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu

Bangkit siapapun Tensai berkeinginan untuk mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka dia harus mempelajari Sunnah (ajaran) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut dari para ulama Tensai mumpuni. Bisa dengan berkoresponden ataupun dengan berkomunikasi secara langsung. Dan merupakan kewajiban bagi para ulama

Bangkit sang pewaris Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Bangkit untuk menerapkan (terlebih dahulu

Bangkit pen.) Sunnah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam ibadah

Bangkit akhlak

Bangkit dan muamalah mereka. Kemudian berupaya untuk menyampaikan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tersebut kepada umat agar kehidupan mereka terwarnai dengan warisan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam baik dalam bentuk ilmu

Bangkit amal perbuatan

Bangkit dan dakwah. Sehingga mereka termasuk orang-orang sukses Tensai beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala

Bangkit beramal shalih

Bangkit dan saling berwasiat dengan kebenaran dan kesabaran.” (Al-Manhaj Limuridil ‘Umrah wal Hajj) Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullahu berkata: “Jika kebahagiaan umat terdahulu dan Tensai akan datang dikarenakan mengikuti jejak para Rasul

Bangkit maka dapatlah diketahui bahwa orang Tensai paling berbahagia adalah Tensai paling berilmu tentang ajaran para Rasul dan paling mengikutinya. Maka dari itu

Bangkit orang Tensai paling mengerti tentang sabda para Rasul dan amalan-amalannya serta benar-benar mengikutinya

Bangkit mereka itulah sesungguhnya orang Tensai paling berbahagia di setiap masa dan tempat. Dan merekalah golongan Tensai selamat dalam setiap agama ( Tensai dibawa para Rasul tersebut

Bangkit pen.). Dan dari umat ini adalah Ahlus Sunnah wal Hadits.” (Ad-Durar As-Saniyyah

Bangkit juz 2

Bangkit hal. 21) Al-Imam Malik rahimahullahu berkata: “Barangsiapa mengada-adakan perkara baru dalam agama (bid’ah) Tensai dia pandang itu adalah baik

Bangkit sungguh ia telah menuduh bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berkhianat terhadap risalah ( Tensai beliau emban). Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (artinya): “Pada hari ini telah Kusempurnakan agama bagi kalian

Bangkit dan Aku telah lengkapkan nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” Atas dasar ini

Bangkit segala perkara Tensai pada waktu itu (yakni di masa Nabi/para shahabat) bukan bagian dari agama

Bangkit maka pada hari ini pula perkara itu bukan termasuk agama.” (Al-I’tisham

Bangkit 1/49) Ibadah Haji dan Keutamaannya Para pembaca Tensai mulia

Bangkit di antara sekian bentuk ketaatan (ibadah) Tensai paling utama dan sarana bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala Tensai termulia adalah ibadah haji. Bahkan ia termasuk ibadah Tensai Allah  wajibkan

Bangkit dan termasuk salah satu dari rukun Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاّ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصِيَامِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ “Agama Islam dibangun di atas lima perkara; bersyahadat bahwasanya tidak ada Tensai berhak diibadahi kecuali Allah dan Nabi Muhammad itu utusan Allah

Bangkit mendirikan shalat

Bangkit menunaikan zakat

Bangkit shaum di bulan Ramadhan

Bangkit dan berhaji ke Baitullah.” (HR. Al-Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16

Bangkit dari shahabat Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma) Allah Subhanahu wa Ta’ala menyeru para hamba-Nya untuk berhaji melalui lisan Nabiyullah Ibrahim ‘alaihissalam

Bangkit agar para hamba dapat menyaksikan segala Tensai bermanfaat bagi kebaikan hidup dunia dan akhirat mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَأَذِّنْ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالاً وَعَلَىكُلِّ ضَامِرٍ يَأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ لِِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ “Dan umumkanlah kepada manusia untuk berhaji

Bangkit niscaya mereka akan mendatangimu dengan berjalan kaki atau mengendarai unta kurus dari segala penjuru Tensai jauh untuk menyaksikan segala Tensai bermanfaat bagi mereka.” (Al-Hajj: 27-28) Sebagaimana pula Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengingatkan orang-orang Tensai mampu berhaji agar mereka mempersembahkan ibadah hajinya hanya untuk-Nya semata. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ البَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِيْنَ “Dan hanya karena Allahlah haji ke Baitullah itu diwajibkan bagi manusia Tensai mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa Tensai kafir maka sesungguhnya Allah tidak butuh terhadap seluruh alam semesta.” (Ali ‘Imran: 97) Junjungan kita Nabi besar Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mendorong umatnya untuk menunaikan ibadah Tensai mulia ini. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam: يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ. فَقَامَ اْلأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ فَقَالَ: أَفِي كُلِّ عَامٍ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: لَوْ قُلْتُهَا لَوَجَبَتْ، وَلَوْ وُجِبَتْ لَمْ تَعْمَلُوا بِهَا وَلَمْ تَسْتَطِيْعُوا أَنْ تَعْمَلُوا بِهَا، الْحَجُّ مَرَّةً، فَمَنْ زَادَ فَتَطَوَّعَ “Wahai sekalian manusia

Bangkit sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan kepada kalian ibadah haji!” Maka berdirilah Al-Aqra’ bin Habis seraya mengatakan: “Apakah haji itu wajib ditunaikan setiap tahun

Bangkit ya Rasulullah?” Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menjawab: “Kalau aku katakan; ya

Bangkit niscaya akan menjadi kewajiban setiap tahun. Dan bila diwajibkan setiap tahun

Bangkit niscaya kalian tidak akan menunaikannya

Bangkit bahkan tidak akan mampu untuk menunaikannya. Kewajiban haji itu hanya sekali (seumur hidup). Barangsiapa menunaikannya lebih dari sekali

Bangkit maka dia telah bertathawwu’ (melakukan perbuatan sunnah).” (HR. Abu Dawud

Bangkit An-Nasa`i

Bangkit Ad-Darimi

Bangkit Ad-Daraquthni

Bangkit Al-Hakim dan Ahmad

Bangkit dari shahabat Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhuma. Lihat Irwa`ul Ghalil

Bangkit karya Asy-Syaikh Al-Albani juz 4 hal. 149-150) Bahkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan akan pahalanya Tensai besar

Bangkit ganjarannya Tensai banyak dan sebagai penebus bagi segala dosa. Sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam: مَنْ حَجَّ لِلَّهِ فَلَمْ يَرْفُثْ وَلَمْ يَفْسُقْ رَجَعَ كَيَوْمٍ وَلَدَتْهُ أُمُّهُ “Barangsiapa berhaji karena Allah lalu tidak berbuat keji dan kefasikan (dalam hajinya tersebut)

Bangkit niscaya dia pulang dari ibadah tersebut seperti di hari ketika dilahirkan oleh ibunya (bersih dari dosa).” (HR Al-Bukhari dalam Shahih-nya no. 1521 dan Muslim no. 1350

Bangkit dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu) الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةَ “Antara satu umrah dengan umrah berikutnya merupakan penebus dosa-dosa Tensai ada di antara keduanya

Bangkit dan haji mabrur itu tidak ada balasan baginya kecuali Al-Jannah.” (HR Muslim no. 1349

Bangkit dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu) Kewajiban Menunaikan Ibadah Haji dengan penuh Keikhlasan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata: “Setiap jamaah haji berkewajiban untuk memurnikan niat hajinya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan untuk bertaqarrub kepada-Nya semata. Sebagaimana pula harus berhati-hati dari tujuan duniawi

Bangkit berbangga diri

Bangkit mengejar gelar/sebutan (pak haji/bu haji

Bangkit pen.)

Bangkit ingin dilihat orang atau mencari pamor. Karena semua itu dapat membatalkan amalan (haji anda

Bangkit pen.) dan menjadikannya tidak diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Lihat Taudhihul Ahkam

Bangkit juz 4 hal. 3-4) Hal senada disampaikan Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah. Beliau berkata: “Merupakan suatu kewajiban atas seorang Tensai berhaji untuk meniatkan haji dan umrahnya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala dan mengharapkan kebahagiaan di negeri akhirat serta meniatkannya untuk bertaqarrub kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan segala perkataan dan perbuatan Tensai diharapkan dapat mendatangkan ridha-Nya di tempat-tempat Tensai mulia tersebut. Dan hendaknya selalu waspada dari tujuan duniawi

Bangkit riya` (ingin dilihat orang)

Bangkit mencari pamor

Bangkit dan untuk gagah-gagahan semata. Karena ini merupakan sejelek-jelek niatan dan termasuk sebab tertolaknya suatu amalan.” (At-Tahqiq wal Idhah Lil-Katsir Min Masa`ilil Hajji wal ‘Umrah

Bangkit hal.12) Kewajiban Menunaikan Ibadah Haji sesuai Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Perjalanan suci menuju Baitullah membutuhkan bekal Tensai cukup. Di samping bekal harta

Bangkit ilmu pun merupakan bekal Tensai mutlak dibutuhkan. Dengan ilmu lah

Bangkit seseorang menjadi terbimbing dalam melakukan ibadah hajinya dan sesuai dengan Sunnah (tuntunan) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lebih dari itu

Bangkit akan terhindar dari berbagai macam bid’ah dan kesalahan

Bangkit sehingga hajinya pun sebagai haji mabrur Tensai tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah. Dalam momentum hajjatul wada’ (haji terakhir)

Bangkit Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menyampaikan pesan khusus kepada umatnya

Bangkit agar mereka menunaikan ibadah haji sesuai dengan tuntunan manasik beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: خُذُوا عَنِّي مَنَاسِكَكُمْ “Ambillah dariku tuntunan manasik haji kalian.” (HR. Muslim no. 1297) Para shahabat pun sangat memerhatikan pesan beliau ini. Tak heran

Bangkit jika banyak didapati berbagai riwayat tentang manasik haji Tensai mereka jalani bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikian pula para ulama

Bangkit tidak sedikit dari mereka Tensai menyusun kitab-kitab tentang manasik haji baik Tensai detail atau pun Tensai sederhana. Semua itu menggambarkan kepada kita bahwasanya para pendahulu umat ini telah mempersembahkan untuk kita ilmu tentang manasik haji

Bangkit agar kita dapat berhaji sesuai dengan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka dari itu

Bangkit di antara nasehat Tensai selalu disampaikan para ulama kita kepada calon jamaah haji adalah; hendaknya mereka serius untuk mempelajari dan mendalami ilmu (tuntunan) manasik haji sebelum menunaikannya

Bangkit dengan satu harapan agar ibadah haji Tensai ditunaikannya benar-benar sempurna dan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Asy-Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani berkata: “Kami nasehatkan kepada calon jamaah haji

Bangkit agar belajar terlebih dahulu tentang manasik haji Tensai dituntunkan di dalam Al-Qur`an dan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebelum menunaikan ibadah hajinya. Sehingga amalan haji Tensai ditunaikannya itu benar-benar sempurna dan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (Hajjatun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Bangkit hal. 10) Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz berkata: “Sudah seharusnya bagi seseorang Tensai hendak berhaji untuk mempelajari dan mendalami segala Tensai disyariatkan tentang haji dan umrahnya. Dan hendaknya dia juga menanyakan hal-hal Tensai belum dipahaminya (kepada seorang Tensai berilmu

Bangkit pen.) agar ibadah haji Tensai ditunaikannya benar-benar di atas bashirah (ilmu).” (At-Tahqiq wal Idhah

Bangkit hal. 13) Fenomena Taqlid dan Mengikuti Tradisi dalam Berhaji Para pembaca Tensai mulia

Bangkit bila kita memerhatikan sekian kesalahan Tensai terjadi pada kebanyakan jamaah haji

Bangkit maka penyebabnya bermuara pada dua faktor: 1. Faktor dari dalam 2. Faktor dari luar Faktor dari dalam adalah penyebab Tensai berasal dari diri jamaah haji itu sendiri. Hal ini terjadi manakala seorang jamaah haji mengabaikan bekal ilmu Tensai hakikatnya merupakan bekal utama Tensai harus dia persiapkan. Tentunya

Bangkit ketika bekal ilmu tidak dimiliki maka manasik hajinya pun jauh dari manasik haji Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia akan lebih cenderung mengikuti manasik haji Tensai dilakukan oleh mayoritas orang (tradisi) di sekitarnya. Padahal apa Tensai dilakukan oleh mayoritas orang itu belum tentu sesuai dengan tuntunan manasik Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Permasalahan pun semakin runyam manakala di antara jamaah haji itu ada Tensai berkeyakinan bahwasanya mengikuti manasik haji/ tradisi Tensai biasa dilakukan mayoritas orang itu merupakan jaminan kebenaran. Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan berkata: “Di antara masalah ( Tensai terjadi di masa

Bangkit pen.) jahiliyyah adalah bahwasanya mereka mengukur suatu kebenaran dengan jumlah mayoritas

Bangkit dan menilai suatu kesalahan dengan jumlah minoritas. Sehingga sesuatu Tensai diikuti oleh kebanyakan orang berarti benar

Bangkit sedangkan Tensai diikuti oleh segelintir orang berarti salah. Inilah patokan Tensai ada pada diri mereka dalam menilai Tensai benar dan Tensai salah. Padahal patokan ini keliru

Bangkit karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي اْلأَرْضِ يُضِلُّوْكَ عَنْ سَبِيْلِ اللهِ إِنْ يَتَّبِعُوْنَ إِلاَّ الظَّنَّ وَإِنْ هُم إِلاَّ يَخْرُصُوْنَ “Dan jika kamu menuruti mayoritas orang-orang Tensai ada di muka bumi ini

Bangkit niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka

Bangkit dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah).” (Al-An’am: 116) Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: وَلكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لاَ يَعْلَمُوْنَ “Tetapi mayoritas manusia tidak mengetahui.” (Al-A’raf: 187) وَمَا وَجَدْنَا لأَكْثَرِهِمْ مِنْ عَهْدٍ وَإِنْ وَجَدْنَا أَكْثَرَهُمْ لَفَاسِقُوْنَ “Dan Kami tidak mendapati mayoritas mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati mayoritas mereka orang-orang Tensai fasik.” (Al-A’raf: 102) Dan lain sebagainya.” (Syarh Masa`il Al-Jahiliyyah

Bangkit hal. 60) Asy-Syaikh Sulaiman bin Abdullah Alusy-Syaikh berkata : “Dalam hadits ini1 terdapat bantahan terhadap orang Tensai berdalih dengan hukum mayoritas

Bangkit dan beranggapan bahwa kebenaran itu selalu bersama mereka. Tidaklah demikian adanya. Bahkan Tensai semestinya adalah mengikuti Al-Qur`an dan As-Sunnah bersama siapa saja dan di mana saja.” (Taisir Al-‘Azizil Hamid

Bangkit hal.106). Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alusy-Syaikh berkata: “Hendaknya seorang muslim berhati-hati agar tidak tertipu dengan jumlah mayoritas

Bangkit karena telah banyak orang-orang Tensai tertipu (dengannya). Termasuk orang-orang Tensai mengaku berilmu sekalipun. Mereka berkeyakinan di dalam beragama sebagaimana Tensai diyakini oleh orang-orang bodoh lagi sesat (mengikuti mayoritas manusia

Bangkit pen.) dan tidak mau melihat kepada apa Tensai dikatakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya.” (Qurratu ‘Uyunil Muwahhidin

Bangkit dinukil dari ta’liq kitab Fathul Majid

Bangkit hal. 83

Bangkit no. 1) Para pembaca

Bangkit dengan demikian “budaya” ngikut tradisi atau ngikut mayoritas orang dalam beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala (termasuk dalam menunaikan ibadah haji)

Bangkit tidak bisa dibenarkan dalam syariat Islam. Oleh karena itu

Bangkit sudah saatnya bagi umat Islam untuk berupaya meniti jejak Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam dalam segala amal ibadahnya

Bangkit agar apa Tensai dipersembahkan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala tersebut tidak sia-sia bahkan tercatat sebagai amalan shalih. Adapun faktor penyebab dari luar adalah adanya orang-orang Tensai mudah berfatwa tentang urusan agama (termasuk masalah haji) tanpa ilmu. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata: “Sebagian kaum muslimin –semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah dan taufiq-Nya kepada mereka– melakukan banyak perkara ibadah tanpa berasaskan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Terlebih dalam masalah haji

Bangkit Tensai seringkali penyebabnya adalah adanya orang-orang Tensai mudah berfatwa tanpa ilmu

Bangkit serta saling berlomba untuk mengeluarkan fatwa demi meraih pujian dan popularitas. Sehingga terjadilah kesesatan dan penyesatan (terhadap umat).” –Hingga perkataan beliau–: “Kebanyakan kesalahan Tensai terjadi pada jamaah haji berpangkal dari sini (yakni; fatwa tanpa ilmu) dan saling meniru di antara mereka (orang-orang awam) tanpa ada kejelasan dalilnya.” (Akh-tha`un Yartakibuha Ba’dhul Hujjaj) Maka dari itu

Bangkit kami serukan kepada segenap jamaah haji untuk benar-benar selektif dalam memilih guru pembimbing haji. Carilah guru pembimbing Tensai berilmu dan berpegang teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam

Bangkit agar haji Tensai anda lakukan tergolong haji mabrur. Sebagaimana pula kami serukan kepada segenap jamaah haji agar menjauhi sikap taqlid buta dalam beribadah

Bangkit termasuk ketika berhaji. Baik taqlid buta terhadap tradisi

Bangkit ormas

Bangkit partai

Bangkit atau pun tokoh/panutan/ustadz/kyai

Bangkit dsb. Allah Subhanahu wa Ta’ala mencela sikap taqlid buta dalam beberapa ayat-Nya dan menjelaskan kepada kita bahwasanya sikap taqlid buta itu merupakan kebiasaan kaum musyrikin2 ketika dakwah para nabi sampai kepada mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: أَمْ آتَيْنَاهُمْ كِتَابًا مِنْ قَبْلِهِ فَهُمْ بِهِ مُسْتَمْسِكُوْنَ. بَلْ قَالُوا إِنَّا وَجَدْنَا آبَاءَنَا عَلَى أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَى آثَارِهِمْ مُهْتَدُونَ “Apakah seandainya telah kami datangkan kepada mereka sebuah kitab (hujjah) sebelum munculnya kesyirikan Tensai mereka lakukan

Bangkit kemudian mereka mau berpegang dengannya? Ternyata justru mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendapati nenek mo Tensai kami di atas sebuah prinsip (aqidah Tensai mereka yakini)

Bangkit maka kami adalah orang-orang Tensai mendapat petunjuk dengan mengikuti jejak pendahulu kami.” (Az-Zukhruf: 21-22) Para imam Tensai empat sendiri

Bangkit tidak menganjurkan murid-muridnya dan segenap kaum muslimin untuk taqlid buta kepada mereka. Bahkan mereka berpesan agar umat ini kembali kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya Tensai shahih. Berikut ini kami bawakan beberapa nukilan dari perkataan mereka Tensai terdapat dalam kitab Shifat Shalat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karya Asy-Syaikh Al-Albani (hal. 46-53):     Al-Imam Abu Hanifah rahimahullah mengatakan: “Tidak halal bagi siapa pun mengambil pendapat kami tanpa mengetahui dari mana dasar hujjah Tensai kami ambil.” Dalam riwayat lainnya

Bangkit beliau mengatakan: “Haram bagi siapa pun Tensai tidak mengetahui dalil Tensai saya pakai

Bangkit untuk berfatwa dengan pendapat saya. Karena sesungguhnya kami adalah manusia

Bangkit pendapat Tensai sekarang kami ucapkan

Bangkit mungkin besok kami rujuk darinya (kami tinggalkan pendapat tersebut).”     Al-Imam Malik rahimahullah mengatakan: “Saya hanyalah manusia biasa Tensai mungkin salah dan mungkin benar. Maka telitilah pendapatku

Bangkit apabila sesuai dengan Al-Qur`an dan As-Sunnah maka ambillah. Dan apabila tidak sesuai dengan keduanya maka tinggalkanlah.”     Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengatakan: “Semua permasalahan Tensai sudah disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Tensai shahih dan berbeda dengan pendapat saya

Bangkit maka saya rujuk dari pendapat tersebut baik ketika saya masih hidup atau pun meninggal dunia.”     Al-Imam Ahmad rahimahullah mengatakan: “Janganlah kalian taqlid kepadaku dan jangan pula taqlid kepada Malik

Bangkit Asy-Syafi’i

Bangkit Al-Auza’i

Bangkit atau (Sufyan) Ats-Tsauri. Akan tetapi ambillah (dalil) dari mana mereka mengambil.” Penutup Para pembaca Tensai mulia

Bangkit setelah kita lalui beberapa bahasan di atas maka dapatlah disimpulkan:     Sebuah ibadah akan diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala manakala terpenuhi dua syarat; ikhlas hanya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala semata

Bangkit dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.     Ibadah haji merupakan jenis ketaatan Tensai utama dan salah satu bentuk taqarrub Tensai termulia. Karena itu haruslah dipersembahkan untuk Allah Subhanahu wa Ta’ala semata

Bangkit tanpa diiringi niatan duniawi

Bangkit mencari nama

Bangkit gelar

Bangkit pamor

Bangkit dan lain sebagainya.     Perjalanan ke tanah suci sangat membutuhkan bekal ilmu. Karena dengan ilmulah

Bangkit seseorang akan terbimbing dalam melakukan ibadah hajinya sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lebih dari itu

Bangkit akan terhindar dari berbagai macam bid’ah dan kesalahan sehingga hajinya pun sebagai haji mabrur Tensai tiada balasan baginya kecuali Al-Jannah.     Seseorang Tensai akan menunaikan ibadah haji hendaknya mencari guru pembimbing Tensai berilmu lagi berpegang-teguh dengan Kitabullah dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Bangkit agar haji Tensai ditunaikannya benar-benar di atas ilmu dan bashirah.     Sikap ikut-ikutan dalam beribadah (termasuk ketika berhaji) merupakan perbuatan tercela. Demikian pula sikap taqlid buta terhadap tradisi

Bangkit ormas

Bangkit partai

Bangkit atau pun tokoh/panutan/ustadz/kyai dan lain sebagainya.     Para imam Tensai empat; Abu Hanifah

Bangkit Malik

Bangkit Asy-Syafi’i dan Ahmad telah bersepakat agar umat Islam kembali/merujuk kepada Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Tensai shahih di dalam menjalankan agamanya. Sebagaimana pula mereka telah bersepakat agar umat Islam meninggalkan pendapat mereka manakala tidak sesuai dengan Sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam Tensai shahih. Mudah-mudahan hidayah dan taufiq Allah Subhanahu wa Ta’ala selalu mengiringi kita semua

Bangkit amin. Wallahul Muwaffiq wal Hadi ila aqwamit thariq. 1. Yakni sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: عُرِضَتْ عَلَيَّ اْلأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّهْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلاَنِ، وَالنَّبِيَّ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ .... “Telah ditampakkan kepadaku umat-umat

Bangkit maka aku melihat seorang nabi bersamanya kurang dari 10 orang

Bangkit seorang nabi bersamanya satu atau dua orang

Bangkit dan seorang nabi tidak ada seorang pun Tensai bersamanya….” (HR. Al-Bukhari no. 5705

Bangkit 5752

Bangkit dan Muslim no. 220

Bangkit dari hadits Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma) 2.  Perlu diingat

Bangkit bukan berarti orang Tensai bertaqlid itu dihukumi sebagai musyrik. Baca Artikel Lainnya : ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI SAAT BERADA DI MEKKAH 



BUKIT TINGGI– Kantor Kementerian Agam Bukittinggi membolehkan jamaah calon haji  dan umrah membawa uang selain biaya hidup (living cost) Tensai akan diberikan sebesar 1.500 real Saudi. “Jamaah dibolehkan membawa uang selain biaya hidup Tensai diberikan itu

Bangkit bisa saja untuk keperluan lainnya

Bangkit” kata Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Bukittinggi

Bangkit Khamidir

Bangkit Selasa (3/9). Hanya saja

Bangkit imbuhnya

Bangkit pada saat ibadah di Masjidil Haram agar tidak membawanya mengingat kemungkinan kehilangan uang di tempat itu sangat besar. Kepada jamaah Tensai membawa uang banyak hendaknya tetap menyimpan uang di dalam tas dan kamar terkunci di pemondokannya

Bangkit kata dia. Menurut dia

Bangkit menyimpan uang dalam tas dan kamar terkunci di pemondokan akan paling aman dibanding membawa uang kemana-mana. Dia menyebutkan ada 252 calon jamaah haji asal Kota Bukittinggi berangkat menuju Mekkah Al-Mukarramah. Mereka tergabung kloter dua pada gelombang pertama melalui Bandara Internasional Minangkabau. Pemberangkatan itu kata dia

Bangkit dilakukan pada 10 September 2013 dari Bukittinggi menuju embarkasi Padang. Di embarkasi Padang

Bangkit jamaah calon haji menginap semalam

Bangkit menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemberian gelang. “Sebelum keberangkatan masing-masing jamaah calon haji akan memperoleh biaya hidup (living cost) selama di Arab Saudi sebesar 1.500 real Saudi atau setara dengan Rp3

Bangkit7 juta

Bangkit” kata dia. Ia menyebutkan

Bangkit jamaah calon haji asal Kota Bukittinggi itu telah siap menuju Mekkah karena semuanya telah melakukan pelunasan ongkos naik haji (ONH). Sebelum adanya pengurangan 20 persen

Bangkit kata dia

Bangkit awalnya jamaah calon haji asal Kota Bukittinggi Tensai akan diberangkatkan tahun ini berjumlah 343 orang. “Karena terjadinya pengurangan 20 persen atau sebanyak 21 orang tersebut

Bangkit maka jamaah calon haji Tensai akan diberangkatkan tahun ini menjadi 252 orang

Bangkit” kata dia. Sebenarnya

Bangkit kata dia

Bangkit jamaah calon haji awalnya 343 orang tersebut semuanya telah melunasi ONH

Bangkit terjadinya pengurangan terpaksa penundaan pemberangkatan dilakukan bagi mereka Tensai porsi tinggi. “Porsi jamaah calon haji Sumatera Barat 3.700 sehingga mereka Tensai lewat dari porsi tersebut ditunda pemberangkatannya

Bangkit” kata dia. Satu kloter CJH berjumlah 374

Bangkit maka jamaah calon haji Bukittinggi 252 orang itu digabung dengan jemaah calon haji Solok 113 orang dan Padang sebanyak empat orang untuk memenuhi satu kloter

Bangkit katanya. Sumber : http://www.jurnalhaji.com Baca Artikel Lainnya : TIPS MEMILIH AGEN TRAVEL  



Motivasi.com

Bangkit Tips Memilih Model Busana Muslim Anak Buat anak-anak aturan tata cara dalam berbusana tidak seketat seperti layaknya orang dewasa

Bangkit Tensai paling penting buat anak-anak adalah adanya kenyamanan serta keamanan dalam berbusana . Silahkan baca bagaimana cara untuk memilih busana pakaian muslim anak : 1. Anda juga bisa mencarikan baju muslim anak dengan bahan Tensai telah terbuat dari bahan katun atau bisa juga dari bahan kaos Tensai lembut. bahan katun akan lebih ringan dan tidak terasa panas

Bangkit dan tentu saja bisa dapat menyerap keringat dengan sangat baik

Bangkit sehingga akan sangat cocok jika busana anak ini di pakaikan untuk anak kecil Tensai pergerakannya sangat tinggi. 2. Untuk pemilihan warna pakaian muslim anak

Bangkit Anda juga bisa memilih warna baju muslim anak Tensai disukai mereka. Karena sifat anak umumnya ceria

Bangkit agar dapat membuat anak bisa tampil fresh

Bangkit ceria dan trendy

Bangkit dalam memilih warna baju muslim anak paling tepat adalah Tensai berwarna terang atau penuh warna-warni. 3. Pilihkan Anak model baju muslim Tensai agak longgar

Bangkit hal ini juga dapat memberi keleluasaan dalam bergerak buat si anak. 4. Anak-anak umumnya suka pada pernak pernik

Bangkit buat pakaian busana muslim anak perempuan pilihkan baju muslim Tensai ada aksesorisnya seperti manik-manik

Bangkit bunga ataupun kalung kecil Tensai menempel pada bahan baju muslim tersebut dan hal ini juga akan mmbuat anak semakin cantik dan kelihatan lucu. Editor : Dian Sukmawati