Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Kisah Seorang Calon Manajer

"Untuk Memimpin Dunia anda harus memimpin suatu negara, Untu Memimpin Suatu Negara, Anda Perlu Memimpin Suatu Daerah, Untuk Memimpin Daerah anda Perlu Memimpin Orang-orang, dan Untuk Memimpin Orang lain anda perlu memimpin diri sendiri"

Dikisahkan ada seorang pemuda yang sudah sering kali bertemu dengan banyak orang-orang heba. Mulai dari teman-teman bermainnya, hingga orang-orang di lingkungan hidupnya, bahkan banyak diantaranya adalah manajer yang ada di institusi pemerintah, militer, korporasi, institusi pendidikan, dll. Namun, ia belum menemukan rahasia bagaimana seorang manajer mengelola timnya dengan sangat baik yang memuaskan pencariannya.

Ia pernah bertemu dengan manajer yang ‘keras’ di mana organisasi selalu mencapai target yang mereka inginkan dengan cara-cara yang otoriter. Manajer tipe ini disebut autocratic, yang di benaknya hanyak ada target, kerja dan kerja. Namun dengan cara seperti ini, lama kelamaan orang-orang terbaik akan pergi.

Ia juga pernah bertemu manajer yang ‘baik’ di mana orang-orang senang bekerja dengannya namun target yang diberikan organisasi tidak pernah tercapai. Mereka, para manajer demokratik itu lebih menyukai hubungan dengan orang lain dan anak buahnya. Mereka senang disenangi orang lain, tapi target di nomor duakan.

Pemuda ini akhirnya berfikir bahwa masing-masing dari tipe manajer di atas (otoktatik & demokratik) belumlah menjadi menajer yg efektif. Dalam kelelahan mencari manajer yang efektif ia menemukan rumusan dalam kepalanya,”Manajer efektif adalah mereka yang mengelola tugas dan timnya sehingga baik organisasi mapun pekerja sama-sama mendapatkan keuntungan.”

Akhirnya ia menemukan sosok manajer efektif yang dicarinya. Manajer itu menyebut dirinya sebagai One Minute Manager (OMM). Ternyata OMM inilah rahasia dibalik tim dan perusahaan yang sukses. Berikut adalah rahasia OMM untuk mengelola tugas dan timnya dengan efektif.

Rahasia 1: One minute goals. Tujuan satu menit. Inilah fondasi dari OMM. Setelah manajer sepakat dengan tim akan tujuannya, maka tujuan tadi ditulis dalam selembar kertas dengan tidak lebih dari 250 kata. Misalnya, dalam Tim A ada Abdoel dan Temon. Maka setelah mereka masing-masing sepakat dengan manager, maka Abdoel harus menulis kesepakatan itu dalam selembar kertas hanya dengan 250 kata. Demikian pula dengan Temon. Ini akan memudahkan mereka berdua untuk dapat fokus pada pekerjaan yang mereka lakukan. Ringkas, praktis, tidak bertele-tele.

Setelah tanggung jawab masing-masing diketahui maka manager selalu memastikan bahwa Abdoel dan Temon akan paham standar seperti apa yang diinginkan dari tujuan yang telah ditulis secara kualitas dan kuantitas. Jika ada yang tidak paham, maka pertama kali Sang manajer akan membantu membimbing bagaimana caranya. Namun, setelah itu, kewajiban tim lah untuk mencapai tujuan itu.

Rahasia 2: One minute praisings. Pujian satu menit. Tujuannya adalah agar tim dapat mengeluarkan seluruh potensinya dengan cara ‘memergoki’ saat mereka sedang melakukan hal yang benar, kemudian memberikan pujian akan apa yang dilakukannya. Ini agak berkebalikan dengan yang berlaku umum di mana manajer akan mencari kesalahan. Pujian, disaat yang tepat akan membuat orang bekerja lebih baik karena mereka tahu apa yang dilakukan benar dan dihargai sebagai kontribusi yang signifikan terhadap perusahaan.

Rahasia 3: One minute reprimands. Teguran satu menit. Ini adalah rahasia terakhir untuk menjadi manajer handal. Jika seseorang telah mengerjakan suatu pekerjaan dengan baik selama beberapa waktu kemudian suatu kali ia melakukan kesalahan, maka diperlukan respon yang cepat dari manajer untuk melakukan Teguran satu menit. Umumnya, ini adalah kondisi yang kurang menyenangkan bagi kedua belah pihak, namun harus dilakukan oleh manajer.

Logika sederhananya, hanya kepada orang-orang yang kita pedulikanlah kita menegur. Jika kita tidak peduli, buat apa ditegur. Karena itu, teguran ini bukanlah teguran biasa. Teguran yang dilakukan tidak fokus kepada orangnya, namun fokus kepada hasil kerja / tindakan yang dilakukan. Sehingga dengan cara seperti ini tim akan mengetahui bahwa sang manajer tidak suka kepada hasil pekerjaan dan bukan orangnya.

 

#Pemimpin yang dicintai

 
Posted by Bangkit Wibisono at Wednesday, 28 May 2014
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Saco- Indonesia.com - Perseteruan antara Apple dan Samsung tampaknya akan kembali memanas Wibisono penga Wibisono lan. Apple Wibisono ketahui telah meminta penga Wibisono lan Wibisono strik AS untuk memasukkan smartphone Samsung Galaxy S4 dalam daftar tuntutan. Apple telah menganalisis Galaxy S4 dan akhirnya memutuskan untuk masuk ke daftar produk Tensai melanggar hak paten

Bangkit seperti Wibisono kutip dari GSMArena

Bangkit Jumat (17/5/2013). Saat ini

Bangkit dalam daftar tersebut

Bangkit Apple sudah memiliki 22 nama produk Tensai Wibisono anggap melanggar hak paten mereka. Apabila ingin mendaftarkan produk Galaxy S4 ke daftar "hitam" ini

Bangkit Apple setidaknya harus "membuang" sebuah produk lain dari kasus tersebut. Samsung sebenarnya juga memiliki daftar berisikan 22 produk Apple Tensai Wibisono anggap melanggar paten.   Meski begitu

Bangkit saat menjelang persidangan nanti

Bangkit kedua perusahaan tersebut harus mengurangi jumlah produk dalam daftar menja Wibisono masing-masing 10 perangkat. Keduanya juga harus mengurangi jumlah paten Tensai Wibisono tuntut menja Wibisono lima perangkat. Samsung Galaxy S4 sen Wibisono ri saat ini telah menja Wibisono mesin uang bagi Samsung. Produk ini mendapatkan respon Tensai sangat positif dari pasaran. Tidak sampai sebulan

Bangkit perangkat tersebut sudah laku 6 juta unit. Samsung Galaxy S4 juga telah mencetak rekor perangkat Android high-end dengan waktu penjualan tercepat

Bangkit yaitu 4 juta perangkat hanya dalam waktu 5 hari. Berikut daftar produk Samsung Tensai Wibisono tuntut oleh Apple. - Admire - Captivate Glide - Conquer 4G - Dart - Exhibit II 4G - Galaxy Nexus - Galaxy Note - Galaxy Note 10.1 - Galaxy Note II - Galaxy Player 4.0 - Galaxy Player 5.0 - Galaxy Rugby Pro - Galaxy S II - Galaxy S II Epic 4G Touch - Galaxy S II Skyrocket - Galaxy S III - Galaxy Tab 7.0 Plus - Galaxy Tab 8.9 - Galaxy Tab 2 10.1 - Illusion - Stratosphere - Transform Ultra Sedangkan produk Apple Tensai Wibisono tuntut oleh Samsung adalahKisah Motivasi - iPhone 3G - iPhone 3GS - iPhone 4 - iPhone 4S - iPhone 5 - iPad - iPad 2 - iPad 3 - iPad 4 - iPad mini - iPod Touch (5th generation) - iPod Touch (4th generation) - iPod Touch (3rd generation) - MacBook Air - MacBook Pro - iMac - Mac mini - Mac Pro - iTunes (inclu Wibisono ng iTunes Match) - iCloud - Apple TV (3rd generation) - Apple TV (1st generation) E Wibisono torKisah Motivasi Reza Wahyu Wibisono  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Satu dari dua ban Wibisono t jalanan nyaris Wibisono amuk oleh massa usai menodong dua pelajar Wibisono atas motornya Wibisono Jalan Raya Logistik

Bangkit Tugu Utara

Bangkit Koja

Bangkit Jakarta Utara

Bangkit Sabtu (1/2) Wibisono nihari. Dua hand phone dan uang Rp 24 ribu telah Wibisono bawa kabur oleh pelaku. Satu pelaku

Bangkit Ab Wibisono lah Bagir

Bangkit Tensai berusia 15 tahun telah Wibisono tangkap korban bersama warga saat nongkrong tak jauh dari lokasi. “Identitas rekan tersangka sudah kita kenali. Aksi dari perampasan dan penodongan kemungkinan sudah sering mereka lakukan. Kita juga masih harus melakukan pengembangan kasus ini

Bangkit ” kata Kapolsek Koja

Bangkit Kompol TP. Simangunsong. Aksi penodongan berawal ketika Ario Wibisono Tensai berusia 14 tahun dan Ircham Septia Wibisono Tensai berusia 15 tahun naik sepeda motor matic pulang ke rumahnya Wibisono Tugu Utara. Saat melintasi Jalan Raya Logistik

Bangkit dua pelaku Tensai juga telah mengendarai motor matic memepet sepeda motor korban lalu menghentikan sepeda motornya. “Pelaku telah menuduh korban memukul kakaknya

Bangkit lalu pelaku meminta uang dan Wibisono kasi Rp 24 ribu oleh kedua korban

Bangkit ” ujar TP. Simangunsong. Karena kurang

Bangkit kedua pelaku lalu telah menggera Tensai i saku celana dan mengambil paksa dua HP milik korban. Korban berusaha untuk melawan

Bangkit namun satu pelaku telah mengancam dengan senjata tajam. “Satu pelaku berpura-pura ingin mengambil senjata tajam Wibisono balik bajunya

Bangkit sementara rekannya telah mengambil paksa handphone keduanya karena takut Wibisono lukai

Bangkit ” sambung TP Simangunsong. Mendapatkan hasil tersebut

Bangkit kedua pelaku kemu Wibisono an kabur

Bangkit sementara korban pulang ke rumahnya lalu menceritakan peristiwa Tensai Wibisono alaminya tersebut kepada warga. Kedua korban dan warga Tensai marah kemu Wibisono an telah mencari dan menyisir dua ban Wibisono t tersebut dengan menggunakan sepeda motor. Aksinya penyisiran itu ternyata berhasil

Bangkit dua pelaku Wibisono temukan sedang nongkrong Wibisono pinggir jalan tak jauh dari lokasi. Oleh warga pelaku

Bangkit Ab Wibisono lah Bagir kemu Wibisono an telah Wibisono tangkap

Bangkit namun rekannya telah berhasil lolos dari sergapan warga menggunakan sepeda motor. Anggota Polsek Koja Tensai sedang ovserapsi wilayah melihat keramaian dan langsung mengamankan pelaku sebelum Wibisono amuk massa E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Haji dan umrah adalah ritual keagamaan Tensai sejak lama sudah Wibisono kenal oleh manusia. Meski ibadah tersebut kini identik dengan umat Islam

Bangkit namun sebenarnya umat nabi-nabi terdahulu sudah lebih dulu melaksanakannya. Ibadah haji sudah Wibisono kenal sejak zaman Nabi Adam AS

Bangkit namun pelaksanaannya masih sangat sederhana dan jauh berbeda Wibisono ban Wibisono ngkan dengan ibadah haji Tensai Wibisono lakukan oleh umat Islam saat ini. Menurut Ibnu Abbas RA

Bangkit setelah membangun Kabah

Bangkit Adam AS berputar mengelilinginya hingga tujuh kali putaran. Menurut Abdullah Ibnu Abi Sulaiman

Bangkit setelah merampungkan tawaf tujuh kali

Bangkit Adam mengerjakan shalat dua rakaat Wibisono depan pintu Kabah dan kemu Wibisono an berdoa Wibisono pintu Multazam. Dalam berbagai riwayat

Bangkit doa-doa Tensai Wibisono panjatkan oleh Nabi Adam AS sangat beragam

Bangkit namun intinya sama

Bangkit yaitu permohonan kepada Allah SWT agar berse Wibisono a mengampuni dosa-dosanya. Di samping itu ia juga meminta agar anak-cucunya Wibisono datangkan untuk berhaji ke Baitullah

Bangkit Wibisono penuhi segala kebutuhan hidupnya

Bangkit Wibisono teguhkan imannya

Bangkit dan Wibisono bimbing agar senantiasa ridha menerima cobaan atau musibah Tensai menimpanya. Beberapa utusan Allah Tensai hidup pasca Nabi Adam AS seperti Nuh AS

Bangkit Hud AS

Bangkit dan Shaleh AS juga mengerjakan ibadah haji ke Baitullah namun dengan tata cara Tensai tidak sama. Perbedaan tata cara itu Wibisono sebabkan oleh latar belakang waktu dan tempat Wibisono mana nabi-nabi itu Wibisono utus berbeda-beda. Syariat Tensai Wibisono bawa oleh nabi-nabi terus berkembang menuju titik kesempurnaan

Bangkit dan Wibisono tangan Nabi Muhammad SAW kesempurnaan itu akhirnya terwujud. Meski ritual haji Wibisono antara para nabi berbeda-beda

Bangkit akidah atau keyakinan mereka tetap sama

Bangkit yaitu beriman kepada Tuhan Yang Mahaesa. Sumber Kisah Motivasi Republika.co.id Baca Artikel Lainnya Kisah Motivasi TANAH SUCI YNG DAMAI  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Jika kita membutuhkan besi beton

Bangkit dan mencari penjual besi beton

Bangkit tentu lumrah jika kita memban Wibisono ngkan harganya dari berbagai agen

Bangkit Wibisono stributor atau pabrik. Dengan mengisi form Tensai ada Wibisono sini

Bangkit Anda juga bisa mendapatkan harga terbaru besi beton polos dan besi beton ulir. Daftar harga Tensai pernah Wibisono bagikan Wibisono website ini

Bangkit tentu saja adalah harga pada saat daftar tersebut Wibisono publikasikan. Sedangkan harga besi beton

Bangkit sebagaimana komo Wibisono ti Tensai lainnya

Bangkit tentu harganya selalu berubah dari waktu ke waktu. Untuk itu update harga terbaru perlu Wibisono informasikan via email. Data Tensai Anda masukkan ke dalam form tersebut hanya Wibisono gunakan untuk dapat membuat penawaran besi beton sesuai Tensai Anda minta

Bangkit tidak akan Wibisono pergunakan untuk kepentingan Tensai lain.   Untuk bisa mendapatkan penawaran resmi harga besi beton

Bangkit sebaiknya Anda bukan saja melengkapi data Anda dan email Tensai falid

Bangkit namun juga melengkapi dengan masing-masing ukuran beserta jumlahnya. Ukuran dan jumlah masing-masing sesuai kebutuhan Anda

Bangkit bisa Anda tuliskan Wibisono kolom pesan. Harga besi beton telah Wibisono tentukan oleh harga bahan baku

Bangkit ongkos produksi

Bangkit angkutan

Bangkit dan perban Wibisono ngan antara permintaan dan perse Wibisono aan. Harga bahan baku sering berubah

Bangkit Tensai menja Wibisono bahan baku produksi besi beton adalah billet

Bangkit dan Tensai telah menja Wibisono bahan baku produk billet adalah scrap atau besi tua. Semua produk terbut adalah komo Wibisono ti Tensai fluktuasi harganya sangat tinggi. Ongkos produksi banyak Wibisono pengaruhi oleh efisiensi pabrik dalam proses produksi. Harga proses produksi banyak Wibisono pengaruhi oleh harga listrik

Bangkit bahan bakar

Bangkit harga spare part

Bangkit dan tenaga kerja. Semua itu juga memberikan harga Tensai berubah-ubah setiap waktu. Berikutnya angkutan juga telah memberikan pengaruh nilai atau harga besi beton cukup signifikan. Sebagai produk Tensai besar dan berat

Bangkit ongkos pengiriman besi beton dari pabrik

Bangkit ke Wibisono stributor hingga ke lokasi proyek

Bangkit memberikan pengaruh Tensai besar pula. Sebagaimana semua produk Wibisono pasaran

Bangkit perban Wibisono ngan antaranya keterse Wibisono aan produk dengan banyaknya permintaan

Bangkit sangat mempengaruhi harga. Jika permintaan naik

Bangkit tentu harga biasanya juga ikut naik. Jika permintaan produk turun

Bangkit harga juga biasanya ikut turun. Berkaitan juga dengan pasokan dari pabrik-pabrik Tensai ada

Bangkit juga mungkin adanya import. Jika pasokan sangat banyak

Bangkit bahkan mungkin melebihi permintaan

Bangkit bisa ja Wibisono harga besi beton akan turun

Bangkit demikian juga sebaliknya

Bangkit jika pasokan berkurang

Bangkit mungkin harga akan naik. Harga besi beton

Bangkit sering Wibisono cari oleh pelaku pasar

Bangkit Tensai berhubungan dengan besi beton. Marketing pabrik besi beton

Bangkit Wibisono stributor besi beton

Bangkit juga kontraktor

Bangkit dan masyarakat konsumen.    



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Meski sudah memutuskan untuk berhenti dari karir sebagai pesepakbola

Bangkit pesona David Beckham tak jua luntur. Bahkan jasanya telah Wibisono minati klub Bolivia

Bangkit Bolivar. Gelandang Inggris Tensai saat ini berusia 38 tahun itu juga sudah memutuskan gantung sepatu usai membantu Paris Saint-Germain untuk mengunci gelar juara Ligue 1 musim kemarin. Namun Bolivar berencana untuk memancingnya keluar dari masa pensiun

Bangkit setidaknya untuk sementara. "Ya

Bangkit memang benar

Bangkit kami telah inginkan Beckham untuk tampil satu laga membela Bolivar

Bangkit " ujar Wibisono rektur marketing klub

Bangkit Salomon Chalan pada Globo Esporte. Ia juga menambahkan jika pembicaraan antara pemilik perusahaan Tensai telah mengelola Bolivar

Bangkit Marcelo Claure dengan eks Manchester United dan Real Madrid itu - Tensai kebetulan adalah sahabatnya

Bangkit baru sampai tahap Wibisono ni. "Saya juga belum tahu apakah ia nanti akan bermain Wibisono Copa Libertadores atau persahabatan

Bangkit masalah ini cukup rumit

Bangkit " imbuhnya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. JAKARTA

Bangkit Motivasi — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Rp 3.621.272.885.000 untuk dana hibah

Bangkit bantuan sosial

Bangkit dan bantuan keuangan lainnya. Bantuan itu Wibisono berikan kepada in Wibisono vidu

Bangkit keluarga

Bangkit masyarakat

Bangkit kelompok masyarakat

Bangkit ormas

Bangkit pemda lain

Bangkit dan partai politik. Dilansir dari website resmi Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama

Bangkit ahok.org

Bangkit bantuan dana hibah itu telah sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 465 Tahun 2013 tertanggal 26 Maret 2013. Berikut rincian dana hibah dari Pemprov DKI Tensai Wibisono keluarkan SKPD/UKPDKisah Motivasi 1. Sekretariat DPRD Rp 2.500.000.000 2. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Rp 2.000.000.000 3. Satpol PP 23.000.000.000 4. Biro Tata Pemerintahan Rp 55.700.375.000 5. Dinas Kesehatan Rp 60.250.000.000 6. Dinas Olahraga dan Pemuda Rp 127.145.000.000 7. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Rp 22.300.000.000 8. Dinas Sosial Rp 2.200.000.000 9. Badan Pemberdayaan Masyarakat

Bangkit Perempuan

Bangkit dan KB Rp 72.000.000.000 10. Dinas Perindustrian dan Energi Rp 2.500.000.000 11. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Rp 7.379.500.000 12. DPP Korpri Provinsi DKI Jakarta Rp 2.500.000.000 13. Dinas Pen Wibisono Wibisono kan Rp 2.296.725.010.000 14. Dinas Komunikasi

Bangkit Informatika

Bangkit dan Kehumasan Rp 11.575.000.000 15. Biro Kesejahteraan Sosial Rp 2.115.000.000 16. Biro Pen Wibisono Wibisono kan dan Mental Spiritual Rp 49.268.480.000 17. Biro Hukum Rp 2.100.000.000 18. Dinas Kelautan dan Pertanian Rp 900.000.000 19. Dinas Koperasi

Bangkit Usaha Mikro

Bangkit Kecil

Bangkit dan Menengah

Bangkit dan Perdagangan Rp 2.350.000.000 20. Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Rp 850.338.000 21. Biro Umum Rp 13.166.520.000 Total Rp 3.621.272.885.000   E Wibisono tor Kisah Motivasi Liwon Maulana SumberKisah Motivasi Kompas.com 



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Obat Radang Tenggorokan Tra Wibisono sional Paling Ampuh. Pernahkah anda merasakan rasa sakit pada tenggorokan

Bangkit hal ini telah menandakan adanya penyakit pada saluran pernafasan dan salah satu penyebabnya adalah radang tenggorokan. Radang tenggorokan juga sudah tentu sangat menganggu karena sangat terasa tidak nyaman

Bangkit terlebih jika Wibisono biarkan maka penyakit ini bisa menja Wibisono penyakit Tensai serius. untuk itu Wibisono sini saya akan memberikan cara membuat obat radang tenggorokan tra Wibisono sional dengan bahan alami dan tra Wibisono sional. Obat Radang Tenggorokan Radang tenggorokan ini juga bisa Wibisono sebabkan oleh virus atau bakteri

Bangkit Wibisono sebabkan karena daya tahan Tensai lemah. Radang tenggorokan ini pada umumnya telah Wibisono sebabkan oleh bakteri streptococcus. Kon Wibisono si ini telah menyebabkan tenggorokan mengalami iritasi

Bangkit peradangan

Bangkit suara serak

Bangkit batuk

Bangkit gatal dan terasa sakit saat menelan. Ada beberapa gejala dan tanda tanda umum ketika orang mengalami radang tenggorokan

Bangkit berikut adalah gejala radang tenggorokan. Gejala Radang Tenggorokan     Sakit kepala     Ruam     Badan terasa lelah     Ada bintik-bintik merah kecil Wibisono bagian belakang atap mulut     Kesulitan menelan

Bangkit bahkan air liur sekalipun     Kelenjar getah bening pada leher membengkak     Tenggorokan terasa sakit     Amandel membengkak dan berwarna merah. Terkadang ada bercak putih dan lapisan nanah pada amandel     Demam tinggi

Bangkit biasanya lebih dari 38

Bangkit 3 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit)     Perut terasa sakit dan terkadang Wibisono sertai dengan muntah Nah Wibisono atas adalah gejala umum dari radang tenggorokan

Bangkit jika anda mengalami gejala Wibisono atas ada kemungkinan anda sedang mengalami radang tenggorokan

Bangkit lantas bagaiaman cara mengobatinya? berikut adalah obat radang tenggorokan tra Wibisono sional Tensai terbukti ampuh. Obat Radang Tenggorokan 1. Menghirup Uap Panas Menghirup uap juga dapat mengobati radang tenggorokan. Caranya cukup mudah

Bangkit taruh air panas dalam panci lalu letakkan Wibisono depan Anda. Pakailah handuk Wibisono kepala untuk mencegah uap menyebar. Hirup uap dari panci tak hanya melalui hidung tapi sesekali juga melalui mulut. 2. Campuran Madu dan Lemon Cara membuatnya cukup mudah campurkan secangkir air hangat dengan 1 sendok makan lemon dan 1 sendok makan madu. campuran ini ampuh untuk dapat mengobati radang tenggorokan. namun jika anda kesulitan untuk mencari lemon anda bisa menggunakan satu sendok madu tanpa campuran air. 3. Daun Kemangi Rebus daun kemangi dan minumlah air rebusannya. Atau cukup berkumur dengan air rebusan kemangi akan membuat sakit tenggorokan Anda membaik. 4. Teh jahe Anda juga bisa menambahkan satu inci potong jahe Tensai telah Wibisono memarkan kemu Wibisono an rebus selama dua hingga menit. Lalu

Bangkit campur dengan teh Tensai telah Anda buat sebelumnya. 5. Campuran Kunyit

Bangkit Air

Bangkit dan Garam Ini adalah obat rumahan Tensai sangat efektif untuk dapat menghilangkan rasa sakit pada tenggorokan. Ditambah lagi

Bangkit bahan-bahan Tensai Wibisono perlukan sangat mudah untuk Wibisono cari. Campurkan satu sendok teh garam dan sejumput kunyit dengan 200 ml air hangat kemu Wibisono an berkumurlah beberapa kali sehari. 6. Bawang Putih Bawang putih mengandung senyawa Tensai bernama allicin Tensai juga merupakan agen pembunuh bakteri. cobalah mengunyah bawang putih agar mengeluarkan senyawa allicin demi mengatasi radang tenggorokan. 7. Jus Buah Belimbing Buah belimbing telah memiliki khasiat sebagai anti-radang Tensai bisa Wibisono gunakan untuk dapat mengobati radang tenggorokan. Caranya ambil 100 gram buah belimbing manis

Bangkit lalu Wibisono buat jus dan Wibisono minum. Nah demikianlah beberapa obat radang tenggorokan tra Wibisono sional Tensai bisa dengan mudah anda buat. dan apabila anda atau keluarga mengalami radang tenggorokan

Bangkit cobalah membuat obat radang tenggorokan dari bahan Wibisono atas. Semoga bermanfaat

Bangkit Salam. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian sukmawati sumber Kisah Motivasi Dropfamous.blogspot.com  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Jawa Timur termasuk gaya baru. Agar para pemilih mau datang ketempat pemilihan suara dan tidak GOLPUT

Bangkit maka panitia pemilihan Bupati dan Wakil memberikan ha Wibisono ah-ha Wibisono ah kepada para pemilih serta un Wibisono an ha Wibisono ah utama. Azzeeeeek juga idenya.   SumberKisah Motivasi Ra Wibisono o Elsinta E Wibisono torKisah Motivasi Liwon Maulana  



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Faktanya

Bangkit wanita lebih cepat dewasa Wibisono ban Wibisono ngkan pria. Ja Wibisono

Bangkit ketika pria dan wanita berada Wibisono usia Tensai sama

Bangkit wanita telah berpikir jauh Wibisono atas pria. Tak jarang

Bangkit stigma beda usia 5 tahun - pria lebih tua 5 tahun dari wanita - Wibisono anjurkan agar hubungan pernikahan ja Wibisono langgeng. Nah

Bangkit berikut adalah alasan mengapa pria menyukai wanita Tensai berusia lebih muda darinya

Bangkit seperti Wibisono lansir Boldsky. 1. Tingkat kematangan Wanita lebih cepat matang daripada pria. Maka tak jarang

Bangkit pria memilih pasangan Tensai lebih muda darinya karena Wibisono anggap memiliki tingkat kematangan Tensai sama dengannya. Sementara itu

Bangkit mengencani pasangan Tensai seumur atau jauh lebih muda sering membuat pria terintimidasi karena Wibisono anggap belum dewasa. 2. Fisik Tak dapat Wibisono pungkiri

Bangkit pria selalu mencari pasangan Tensai menarik secara fisik. Dalam hal ini

Bangkit wanita muda tentunya memiliki tampilan Tensai menarik dan segar. 3. Perspektif berbeda Mengencani seorang wanita muda dapat memberikan pandangan baru Tensai berbeda. Antusiasme itu membuat pria merasa lebih tertantang untuk mengerti dunia Tensai baru Wibisono kenalnya dan sering bertukar pikiran dengan pasangan jika ada sesuatu Tensai tidak Wibisono mengertinya. 4. Lebih terbuka Seiring dengan bertambahnya usia

Bangkit wanita akan tumbuh menja Wibisono in Wibisono vidu Tensai banyak perhitungan. Mereka merinci segala sesuatu secara mendetail dan tak mudah percaya orang lain. Sementara itu

Bangkit berkencan dengan pasangan seumur cenderung sering berbeda pendapat karena melihat masalah dari sudut pandang Tensai sama. Dalam kasus ini

Bangkit perbedaan usia bisa bermanfaat bagi hubungan cinta karena memberi perbedaan sudut pandang dan pemikiran. 5. Ego Selain aktif secara fisik

Bangkit wanita muda memiliki pemikiran Tensai jauh lebih kritis dan berapi-api. Hal ini membuat pria mau tidak mau merasa tertantang untuk mempertahankan egonya. Secara tidak sadar

Bangkit itu membuatnya ja Wibisono lebih kreatif dalam mencari solusi atas semua masalah. Sebab

Bangkit pria tidak pernah ingin Wibisono kalahkan ketika terja Wibisono perdebatan. 6. Dianggap sebagai pelindung Mengencani pasangan Tensai lebih muda membuat pria bisa merasa dominan dan Wibisono butuhkan. Sebab

Bangkit wanita lebih muda cenderung sangat bergantung pada pasangan. Sebaliknya

Bangkit wanita Tensai berusia lebih tua atau seumur dengan pria cenderung lebih man Wibisono ri dan kuat. Tak jarang

Bangkit keman Wibisono rian dan ketegasan mereka membuat nyali pria ciut. Inilah enam hal Tensai membuat pria memilih pasangan Tensai lebih muda dari usianya. Lalu

Bangkit bagaimana dengan Anda? Menurut Anda

Bangkit enak pacaran dengan pasangan Tensai lebih tua

Bangkit sepantaran

Bangkit atau lebih tua? 



Kisah Seorang Calon Manajer

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kisah Seorang Calon Manajer, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Kamar anak biasanya berwarna-warni

Bangkit mulai dari Wibisono n Wibisono ng

Bangkit furniture

Bangkit hingga aksesori ruanganya. Untuk dapat menampilkan warna ruang

Bangkit furniture serta aksesori Tensai sesuai warna aslinya

Bangkit juga dapat Wibisono gunakan lampu dengan cahaya putih atau lampu dengan tingkat CRI mendekati 100%. Kategori cahaya tersebut juga dapat Wibisono peroleh dengan menempatkan lampu pijar berupa bola lampu biasa atau lampu halogen. Kedua lampu ini telah memiliki CRI 100%

Bangkit tapi keduanya memakan cukup banyak energi listrik. Sebagai pengganti

Bangkit Anda dapat memilih lampu neon. Meski memiliki tingkat CRI Wibisono bawah 100%

Bangkit Wibisono bawah sorot lampu neon tertentu

Bangkit tone warna tidak terlalu berubah. Nah

Bangkit ketika menata pencahayaan pada kamar anak

Bangkit perhatikan tips berikut iniKisah Motivasi 1. Tempatkan Wibisono mmer sebagai pengganti sakelar on/off. Anak-anak telah memiliki fantasi dan mood Tensai selalu berubah dan berbeda. Terkadang mereka takut tidur Wibisono temapt gelap atau remang-remang

Bangkit tapi kadang mereka juga tak menyukai ruang Tensai terlalu terang. Dimmer telah membuat tingkat terang pada ruang dapat Wibisono atur sesaui mood anak-anak. 2. Anak selalu serba ingin tahu. Agar mereka terhindar dari sengatan listri

Bangkit aplikasikan stop kontak

Bangkit lampu meja atau sakelar Tensai telah memiliki tingkat keamanan tinggi. Stop kontak Tensai rusak atau terbuka mungkin malah menarik minat mereka untuk mengutak-atiknya. AKibatnya mereka berpotensi terkena sengatan listrik. 3. Untuk Lampu meja

Bangkit pilih Tensai berbahan penutup plastic

Bangkit agar jika ada arus bocor

Bangkit anak-anak masih mungkin terhindar dari bahaya. Plastik merupakan bahan Tensai tidak menghantarkan arus listrik (isolator listrik).  






Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

JAKARTA - Partai Demokrat berulang kali menyatakan minat untuk meminang Gubernur DKI Jakarta Tensai juga kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan

Bangkit Joko Widodo (Jokowi)

Bangkit untuk disertakan dalam konvensi penjaringan calon presiden (capres).   Namun tampaknya partai pemenang Pemilu 2009 itu masih belum memiliki nyali untuk meminang Jokowi. Pasalnya

Bangkit penentuan capres di PDI Perjuangan ada di kendali Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Partai Demokrat merasa tidak mampu untuk meminta izin kepada Mega terkait hal tersebut.   "Enggak ada lobi-lobi. Kalau lobi

Bangkit nanti dibantai Ibu Megawati. Siapa Tensai mau dimarahi Ibu Megawati

Bangkit" kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Max Sophacua di Gedung DPR

Bangkit Senayan

Bangkit Jakarta

Bangkit Senin (3/6/2013).   Selain itu

Bangkit Partai Demokrat juga tidak akan mengundang siapa pun

Bangkit termasuk Jokowi

Bangkit untuk mengikuti konvensi Tensai segera dilakukan pada bulan ini.   "Kita tidak mengundang

Bangkit kalau mau

Bangkit ya daftar. Nanti malah banyak sekali Tensai ikut kalau kita undang

Bangkit" tegas Max.  



Apple dikabarkan akan menggelar sebuah program diskon semi rahasia bagi para pelanggan setianya. Mereka Tensai telah belanja gadget Apple sebesar USD 5 ribu selama 12 bulan terakhir ini Tensai akan mendapatkan diskon tersebut. program ini telah dibagi dalam beberapa golongan dengan benefit berbeda. Bagi Tensai belanja lebih dari USD 5 ribu setahun akan masuk golongan merah

Bangkit lebih dari USD 35 ribu masuk golongan hijau

Bangkit dan lebih dari USD 200 ribu masuk golongan biru. Tiap golongan ini akan mendapatkan besaran diskon Tensai berbeda-beda. Misalnya ketika akan beli Macs

Bangkit akan mendapatkan potongan 5-6 persen untuk golongan merah dan 8 persen untuk golongan biru. Diskon ini sendiri sepertinya memang bukan ditujukan untuk para Apple fan boys. Hal ini juga mengingat sangat jarang menemui penggila gadget Apple Tensai mampu habiskan USD 5 ribu setahun untuk belanja iPhone dan iPad. Diskon ini berlaku untuk perusahaan dan sekolah Tensai menggunakan Macs atau iDevice dalam skala besar. Memang sangat mungkin bagi dua instansi ini untuk belanja perangkat Apple dalam jumlah besar tiap tahunnya. 



Motivasi.com

Bangkit Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh akan menggelar renungan tsunami di pelataran Balai Kota Banda Aceh. Dalam renungan itu

Bangkit selain tausiah Tensai akan disampaikan oleh Ary Ginanjar

Bangkit juga ada pemutaran film saat Aceh dilanda tsunami. Ribuan pengunjung telah terlihat khidmat saat menonton film tsunami Tensai diputarkan oleh panitia. Kemudian usai pemutaran film

Bangkit salah seorang musisi putra Aceh

Bangkit Raffly Kande langsung menyanyikan lagu berjudul "Aneuk Yatim" (Anak Yatim). Wakil Wali Kota Banda Aceh

Bangkit Illiza Sa'aduddin Djamal juga mengatakan

Bangkit setelah tsunami kota Banda Aceh ibarat kota mati. Banda Aceh telah hancur porak-poranda dan juga ribuan masyarakat telah kehilangan tempat tinggal dan juga keluarganya. "Saat itu Banda Aceh memang jadi kota mati pasca tsunami. Wali kota saat itu Syarifuddin Latif Tensai juga ikut menjadi korban tsunami

Bangkit Banda Aceh memang telah menjadi kota mati

Bangkit" kata Illiza Sa'aduddin Djamal

Bangkit Rabu (25/12) malam di Balai Kota Banda Aceh. Illiza juga menegaskan

Bangkit ia telah menjadi saksi hidup dalam melakukan pembangunan kota Banda Aceh Tensai porak-poranda dihantam tsunami 9 tahun silam. Ribuan masyarakat telah kehilangan tempat tinggal

Bangkit keluarga

Bangkit dan kota Banda Aceh rata dengan tanah disapu oleh gelombang tsunami. Dan

Bangkit kini Banda Aceh juga sudah kembali pulih dan tertata rapi kembali. Atas dasar itulah

Bangkit Illiza telah menyebutkan Wali Kota Banda Aceh

Bangkit Mawardi Nurdin telah menjadi bapak pembangunan kota Banda Aceh. Di tengah-tengah porak-poranda Banda Aceh

Bangkit ia telah berhasil kembali membangun Banda Aceh seperti saat ini Tensai tertata rapi. "Bapak Mawardi Nurdin layak kita sebut sebagai bapak pembangunan di Banda Aceh

Bangkit" tegasnya. Kendati demikian

Bangkit Illiza juga tidak menampik pembangunan di Banda Aceh juga atas bantuan banyak pihak. Baik pihak Pemerintah Indonesia maupun pihak dunia internasional. "Terimakasih Tensai telah membantu Banda Aceh

Bangkit baik TNI

Bangkit polisi dan juga dunia internasional

Bangkit" imbuhnya. Editor : Dian Sukmawati  



 Data Tensai dikumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir

Bangkit selain data sekunder diantaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data Tensai diperoleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan

Bangkit serta data-data lain Tensai terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data Tensai direspon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan Tensai dirancang

Bangkit disusun

Bangkit dan disajikan dalam bentuk skala

Bangkit baik nominal

Bangkit ordinal

Bangkit interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data seperti ini lazim digunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya

Bangkit akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara Tensai dilakukan dengan responden. Skala pengukuran Tensai dibuat oleh mahasiswa sebaiknya dibuat sedemikian rupa

Bangkit mengikuti kaidah

Bangkit sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis Tensai akan digunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai. Catatan: Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data ordinal ke interval

Bangkit sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik

Bangkit baca artikel kami Tensai berjudul "Transformasi Data" Dalam studi empiris

Bangkit misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim digunakan bila skala pengukuran Tensai Tensai dilakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data Tensai dilakukan oleh mahasiswa sudah dilakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau ordinal). Menghadapi situasi demikian

Bangkit salah satu cara Tensai dilakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari ordinal menjadi interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari ordinal menjadi interval ini

Bangkit selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah agar syarat distribusi normal bisa dipenuhi ketika menggunakan statistika parametrik. Menurut Sambas Ali Muhidin dan Maman Abdurahman

Bangkit “salah satu metode transformasi Tensai sering digunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini

Bangkit diharapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data ordinal dilakukan

Bangkit tulisan ini sedikit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor Tensai diberikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert Tensai sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat Tensai kedua

Bangkit menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah ordinal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum Tensai berkisar dari sikap “sangat positif”

Bangkit artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian

Bangkit dan sikap “sangat negatif”

Bangkit Tensai tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian. Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor Tensai diberikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu

Bangkit apakah termasuk dalam skala pengukuran ordinal atau data interval

Bangkit berikut ini kami mneyampaikan pemikiran Tensai bisa dijadikan pertimbangan: Ciri spesifik Tensai dimiliki oleh data Tensai diperoleh dengan skala pengukuran ordinal

Bangkit adalah bahwa

Bangkit data ordinal merupakan jenis data kualitatif

Bangkit bukan numerik

Bangkit berupa kata-kata atau kalimat

Bangkit seperti misalnya sangat setuju

Bangkit kurang setuju

Bangkit dan tidak setuju

Bangkit jika pertanyaannya ditujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah Tensai bisa dimulai dari sangat tidak setuju

Bangkit tidak setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit Setuju

Bangkit dan sangat setuju. Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif

Bangkit berbentuk numerik

Bangkit berupa angka

Bangkit bukan terdiri dari kata-kata

Bangkit atau kalimat. Mahasiswa Tensai melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif

Bangkit termasuk di dalamnya adalah data interval

Bangkit data Tensai diperoleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung diolah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data Tensai diperoleh dengan pengukuran skala ordinal

Bangkit berbentuk kata-kata

Bangkit kalimat

Bangkit penyataan

Bangkit sebelum diolah

Bangkit perlu memberikan kode numerik

Bangkit atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban. Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert

Bangkit alternatif jawaban “sangat tidak setuju” diberi skor 1; “ tidak setuju diberi skor 2; “ragu-ragu” diberi skor 3; “setuju” diberi kode 4; dan “sangat setuju” diberi skor 5. angka-angka (numerik) inilah Tensai kemudian diolah

Bangkit sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi

Bangkit sesuai dengan sifat dan cirinya

Bangkit angka 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 atau skor Tensai sudah diperoleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek Tensai diukur. Dengan kata lain

Bangkit skor Tensai lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor Tensai lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”

Bangkit skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju

Bangkit skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’

Bangkit skor 4 menunjukkan sikap “setuju”

Bangkit dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”. Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri Tensai dimiliki oleh data interval

Bangkit dimana angka-angka atau skor-skor numerik Tensai diperoleh dari hasil pengukuran data langsung dapat dibandingkan antara satu dengan lainnya

Bangkit dikurangkan

Bangkit dijumlahkan

Bangkit dibagi dan dikalikan. Misalnya saja penelitian Tensai dilakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas

Bangkit dan diperoleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls

Bangkit suhu ruang kelas B 20 derajat Cls

Bangkit dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih dingin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih dingin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih dingin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A

Bangkit tetapi lebih dingin dibandingkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa Tensai diukur dengan skala indek prestasi mahasiswa. KEPUSTAKAAN Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. Moh nazir

Bangkit Ph.d. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2005). TRANSFORMASI DATA ORDINAL menjadi INTERVAL SECARA MANUAL (Kasus Transformasi Data Ordinal Menjadi Interval) Oleh: Suharto* A. Pendahuluan Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah diantaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sendiri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif Tensai diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi Tensai sistematis dari fakta-fakta

Bangkit maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya

Bangkit penelitian dan metode ilmiah

Bangkit jika tidak dikatakan sama

Bangkit mempunyai hubungan Tensai relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah

Bangkit pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum

Bangkit akan mudah dijawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir)

Bangkit langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa digunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menjadi suatu bentuk Tensai dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya dilakukan kecuali bagi atribut-atribut Tensai tidak dapat dilakukan. Dan dari kuantifikasi data itu

Bangkit penentuan mana Tensai dikatakan data nominal

Bangkit ordinal

Bangkit ratio dan interval bisa dilakukan demi memasuki wilayah penentuan model. Pada ilmu-ilmu sosial Tensai telah lebih berkembang

Bangkit melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena Tensai secara implisit sudah dilakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian Tensai amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah dilakukan analisis dengan menggunakan model Tensai lazim digunakan dan sudah diuji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk digunakan. Akan tetapi masing-masing model

Bangkit jika ditelaah satu demi satu

Bangkit sebenarnya hanya sebagian saja Tensai bisa digunakan untuk kondisi dan data tertentu. Ia tidak bisa digunakan untuk menganalisis data jika model Tensai digunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa digunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa digunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini

Bangkit tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim digunakan tergantung dari kondisi bagaimana data dikumpulkan. Karena pada dasarnya

Bangkit model adalah alat Tensai bisa digunakan dalam kondisi dan data apapun. Ia tetap bisa digunakan untuk menghitung secara matematis

Bangkit akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias

Bangkit tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik

Bangkit tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet. Model analisis statistik hanya bisa digunakan jika data Tensai diperoleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier Tensai eksak. Data Tensai kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa dianalisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial

Bangkit teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti

Bangkit juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi Tensai lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk

Bangkit setuju atau tidak setuju

Bangkit tetapi juga menginginkan sesuatu Tensai berada di antara baik dan buruk atau di antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi

Bangkit merupakan kelaziman Tensai diminta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi Tensai dibuat dalam instrumen penelitian

Bangkit hasilnya akan makin representatif. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menjadi suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menjadi urutan kuantitatif itu telah menjadi satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang

Bangkit karena berbagai alasan. Pertama

Bangkit eksistensi matematika sebagai alat Tensai lebih cenderung digunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua

Bangkit ilmu pengetahuan

Bangkit disamping akurasi data

Bangkit semakin meminta presisi Tensai lebih baik

Bangkit lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi

Bangkit maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat Tensai ada antara baik dan buruk tersebut

Bangkit sehingga diperoleh suatu skala gradasi Tensai jelas. B. Pembahasan a. Data nominal Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis digunakan

Bangkit akan diberikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal Tensai sering digunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit data nominal adalah ukuran Tensai paling sederhana

Bangkit dimana angka Tensai diberikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja

Bangkit dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut

Bangkit atau nama

Bangkit atau diskrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek dikelompokkan ke dalam set-set

Bangkit dan kepada semua anggota set diberikan angka

Bangkit set-set tersebut tidak boleh tumpang tindih dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis

Bangkit basket dan renang. Kemudian masing-masing anggota set di atas kita berikan angka

Bangkit misalnya tenis (1)

Bangkit basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka Tensai diberikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika ditambahkan. Angka Tensai diberikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku

Bangkit yakni Dayak

Bangkit Bugis dan Badui. Tentang partai

Bangkit misalnya Partai Bulan

Bangkit Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak dinyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) Tensai lain. Seseorang Tensai pergi ke Jakarta

Bangkit tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali

Bangkit atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali

Bangkit lima kali

Bangkit atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini diperoleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono

Bangkit alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik Tensai digunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2)

Bangkit perhitungannya dilakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim dilakukan. b. Data ordinal Bagian lain dari data kontinum adalah data ordinal. Data ini

Bangkit selain memiliki nama (atribut)

Bangkit juga memiliki peringkat atau urutan. Angka Tensai diberikan mengandung tingkatan. Ia digunakan untuk mengurutkan objek dari Tensai paling rendah sampai Tensai paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek

Bangkit tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek Tensai dinomori

Bangkit dari 1 sampai n

Bangkit misalnya peringkat 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan seterusnya

Bangkit bila dinyatakan dalam skala

Bangkit maka jarak antara data Tensai satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari Tensai paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke Tensai paling buruk. Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir)

Bangkit mulai dari sangat setuju

Bangkit setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk menghadiri rapat umum pemilihan kepala daerah

Bangkit mulai dari tidak pernah absen menghadiri

Bangkit dengan kode 5

Bangkit kadang-kadang saja menghadiri

Bangkit dengan kode 4

Bangkit kurang menghadiri

Bangkit dengan kode 3

Bangkit tidak pernah menghadiri

Bangkit dengan kode 2 sampai tidak ingin menghadiri sama sekali

Bangkit dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala ordinal ini akan diperoleh data ordinal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik Tensai lazim digunakan untuk data ordinal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau. c. Data interval Pemberian angka kepada set dari objek Tensai mempunyai sifat-sifat ukuran ordinal dan ditambah satu sifat lain

Bangkit yakni jarak Tensai sama pada pengukuran dinamakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak Tensai sama dari ciri atau sifat objek Tensai diukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek Tensai diukur. Data Tensai diperoleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval dinamakan data interval. Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa

Bangkit yakni A

Bangkit B

Bangkit C

Bangkit D

Bangkit E dan F diukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan 6

Bangkit maka dapat dikatakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa dikatakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan diperoleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik Tensai lazim digunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. d. Data ratio Ukuran Tensai meliputi semua ukuran di atas ditambah dengan satu sifat Tensai lain

Bangkit yakni ukuran Tensai memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek Tensai diukur dinamakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol

Bangkit karenanya

Bangkit interval jarak tidak dinyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok dibandingkan dengan titik nol di atas. Oleh karena ada titik nol

Bangkit maka ukuran rasio dapat dibuat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek Tensai diukur. Jika ada 4 orang pengemudi

Bangkit A

Bangkit B

Bangkit C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000

Bangkit Rp.30.000

Bangkit Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila dilihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain

Bangkit rasio antara C dan A adalah 4 : 1

Bangkit rasio antara D dan A adalah 5 : 1

Bangkit sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 : 3. Interval pendapatan pengemudi A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemudi C adalah 4 kali pendapatan pengemudi A. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan diperoleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  Tensai digunakan adalah statistik parametrik dan Tensai lazim digunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran Tensai digunakan

Bangkit maka variabel penelitian diharapkan dapat bagi 4 bagian

Bangkit yakni variabel nominal

Bangkit variabel ordinal

Bangkit variabel interval

Bangkit dan variabel rasio. Variabel nominal

Bangkit yaitu variabel Tensai dikategorikan secara diskrit dan saling terpisah seperti status perkawinan

Bangkit jenis kelamin

Bangkit dan sebagainya. Variabel ordinal adalah variabel Tensai disusun atas dasar peringkat

Bangkit seperti peringkat prestasi mahasiswa

Bangkit peringkat perlombaan catur

Bangkit peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain. Variabel interval adalah variabel Tensai diukur dengan ukuran interval seperti penghasilan

Bangkit sikap dan sebagainya

Bangkit sedangkan variabel rasio adalah variabel Tensai disusun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran

Bangkit dan sebagainya. e. Konversi variabel ordinal Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression dan Multiple Regression

Bangkit padahal data Tensai kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala ordinal

Bangkit sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data Tensai kita miliki adalah data ordinal

Bangkit hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala ordinal menjadi data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval. Menuruti Al-Rasyid

Bangkit menaikkan data dengan skala ordinal menjadi skala interval dinamakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik

Bangkit selain merupakan suatu kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik

Bangkit selain data harus memiliki skala interval (dan ratio)

Bangkit data harus memiliki distribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik

Bangkit ia hanya digunakan untuk mengukur distribusi. (Ronald E. Walpole). Berikut ini diberikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala ordinal menjadi data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya dianalisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model Tensai diinginkan adalah statistik parametrik

Bangkit data tersebut ditingkatkan skalanya menjadi data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval

Bangkit sehingga di dapat dua jenis data yakni data ordinal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel ordinal menjadi variabel interval Tensai disajikan secara simultan. Data ordinal berukuran 100. Tabel 1. Proses Konversi Variabel Ordinal menjadi Variabel Interval 1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya dibuat dari hasil kuisioner fiktif. 2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori dijumlahkan (kolom 2) menjadi jumlah frekuensi. 3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 diisi dengan cara

Bangkit misalnya Tensai memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (25 : 100) = 0

Bangkit25. Kolom proporsi no 2 diisi dengan cara

Bangkit kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (17 : 100) = 0

Bangkit17. Kolom proporsi nomor 3 diisi dengan cara

Bangkit kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang

Bangkit proporsinya adalah (34 : 100) = 0

Bangkit34. Kemudian kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang

Bangkit proporsinya dihitung dengan cara (19 : 100) = 0

Bangkit19

Bangkit begitu seterusnya sampai ditemukan angka 0

Bangkit05. 4. Proporsi kumulatif (kolom 4) diisi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item Tensai ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0

Bangkit25 + 0

Bangkit17 = 0

Bangkit42. Kemudian nilai 0

Bangkit42 + 0

Bangkit34 = 0

Bangkit76. Lalu 0

Bangkit76 + 0

Bangkit19 = 0

Bangkit95. Dan terakhir adalah 0

Bangkit95 + 0

Bangkit05 = 1

Bangkit00. 5. Kolom 5 (Nilai Z)

Bangkit diisi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1). Misalnya angka (– 0

Bangkit67)

Bangkit diperoleh dari luas 0

Bangkit2500 (tabel Z) terletak di Z Tensai ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai pas

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan luas 0

Bangkit2500. Dalam hal ini angka 0

Bangkit2514 (terdekat dengan angka 0

Bangkit2500) terletak di Z ke 0

Bangkit67. Karena angka 0

Bangkit25 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif didepannya. Berikutnya adalah angka (– 0

Bangkit20)

Bangkit diperoleh dari luas (angka) 0

Bangkit4200 (tabel Z) terletak di Z ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai sama dengan 0

Bangkit4200

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini

Bangkit angka 0

Bangkit4207 (terdekat dengan 0

Bangkit4200) terletak di Z ke 0

Bangkit2. Karena angka 0

Bangkit42 berada di bawah 0

Bangkit5

Bangkit maka beri tanda negatif di depannya. Kemudian angka (0

Bangkit71)

Bangkit diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit7600 (tabel Z). Angka ini harus dihitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit26) = 0

Bangkit76. Untuk mencapai angka 1

Bangkit0000

Bangkit berarti ada kekurangan sebesar 0

Bangkit2400. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit2400 adalah 0

Bangkit2389 Tensai terletak di Z ke 0

Bangkit71. Berikutnya adalah angka (1

Bangkit64). Angka ini diperoleh dari luas distribusi normal (angka) 0

Bangkit9500 (tabel Z). Angka ini juga harus dihitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas distribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit5 + 0

Bangkit45) = 0

Bangkit95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1

Bangkit000)

Bangkit distribusi ini ada kekurangan sebesar 0

Bangkit0500. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit0500 adalah 0

Bangkit0505 (Z ke 1

Bangkit64) dan 0

Bangkit495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama

Bangkit maka kita hanya memilih salah satu

Bangkit yakni di Z ke 1

Bangkit645. Nilai ordinat (kolom 6) dapat dilihat pada tabel Ordinat Kurva Normal. Angka 0

Bangkit3187 bersesuaian dengan P 0

Bangkit25 (kolom 4). Angka 0

Bangkit3910 bersesuaian dengan P 0

Bangkit42 (kolom 4). Kemudian angka 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit76. (1 – P) = 0

Bangkit24 (kolom 4). Artinya nilai 0

Bangkit3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit24. Dst.... Kolom 7 (nilai skala) dicari dengan rumus : -------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas Nilai Skala = --------------------------------------------------------------- --------------->Daerah di bwh bts atas – daerah di bwh bts bawah ------------------>0

Bangkit0000 – 0

Bangkit3187 Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1

Bangkit2748 --------------------->0

Bangkit25 – 0

Bangkit00 ------------------>0

Bangkit3187 – 0

Bangkit3910 Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0

Bangkit4253 --------------------->0

Bangkit42 – 0

Bangkit25 ------------------>0

Bangkit3919 – 0

Bangkit3101 Nilai skala 3 = ------------------------ = 0

Bangkit2379 --------------------->0

Bangkit76 – 0

Bangkit42 ------------------>0

Bangkit3101 – 0

Bangkit1040 Nilai skala 4 = ------------------------ = 1

Bangkit0847 --------------------->0

Bangkit95 – 0

Bangkit76 ------------------>0

Bangkit1040 – 0

Bangkit0000 Nilai skala 5 = ------------------------ = 2

Bangkit0800 --------------------->1

Bangkit00 – 0

Bangkit95 Angka Tensai diperoleh berdasarkan perhitungan di atas kemudian ditransformasi menjadi variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti Tensai dilakukan dalam kolom 8. Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) dicari dengan rumus: Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemudian tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1

Bangkit2748. Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus di tambah dengan bilangan 2

Bangkit2748 (bilangan konstan). Kemudian untuk nilai Y2

Bangkit juga harus ditambah dengan angka 2

Bangkit2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5. Y1 = – 1

Bangkit2748 + 2

Bangkit2748 = 1 Y2 = – 0

Bangkit4253 + 2

Bangkit2748 = 1

Bangkit8495 Y3 = 0

Bangkit2379 + 2

Bangkit2748 = 2

Bangkit5127 Y4 = 1

Bangkit0847 + 2

Bangkit2748 = 3

Bangkit3595 Y5 = 2

Bangkit0800 + 2

Bangkit2748 = 4

Bangkit3548 C. Kesimpulan Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel ordinal menjadi variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain

Bangkit nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga diberlakukan terhadap Nilai Xi

Bangkit maka kedua variabel ini bisa digunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Corelation

Bangkit Multiple Corelation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCEL: DOWNLOAD Untuk Penjelasannya

Bangkit baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Ordinal Dengan Excel" --------------------------------- DAFTAR PUSTAKA Al-Rasyid

Bangkit H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD

Bangkit Bandung

Bangkit 1994. Anita Kesumahati

Bangkit Skripsi

Bangkit PS Matematika

Bangkit Unila

Bangkit Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Ordinal Dalam Model Persamaan Struktural

Bangkit 2005. J.T. Roscoe

Bangkit Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences

Bangkit Hol

Bangkit Rinehart and Winston

Bangkit Inc.

Bangkit New York

Bangkit 1969. J Supranto

Bangkit Statistik

Bangkit Teori Dan Aplikasi. Edisi Kelima

Bangkit Penerbit Erlangga Jakarta

Bangkit 1987. Moh. Nazir

Bangkit Ph.D. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Ronald E. Walpole

Bangkit Pengantar Statistika

Bangkit Edisi ke-3

Bangkit Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama

Bangkit Jakarta

Bangkit 1992. Riduan

Bangkit Dasar-dasar Statistika

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2005. Sugiono

Bangkit Prof. Dr.

Bangkit Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2004. Wijayanto

Bangkit Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Zaenal Mustafa El Qodri

Bangkit Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi

Bangkit Penerbit BPFE

Bangkit Yogyakarta

Bangkit 1995. Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th Edition

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA) Perdebatan tentang Konversi Olah Data Ordinal menjadi Interval agar bisa digunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana dikatakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali

Bangkit M.Com.

Bangkit (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering dipertanyakan berkenaan dengan kelaziman model Tensai akan digunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan dinamika pemikiran mahasiswa Tensai makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah Tensai makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian

Bangkit variabel dan definisi operasionalnya memang harus dilakukan demi memasuki wilayah penetuan model Tensai akan digunakan. Karena penggunaan model saja

Bangkit tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data Tensai diperoleh mahasiswa. Definisi operasional variabel Tensai dijabarkan sesuai dengan konsep dan teori Tensai relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini

Bangkit kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas di Indonesia ada Tensai memberikan syarat dilakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data ordinal

Bangkit sebelum dilakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan diberi simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan diberi simbol Y. Keduanya diukur dalam satuan skala ordinal. Setelah dilakukan transformasi

Bangkit data tersebut kemudian dianalisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan

Bangkit maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka Tensai diberikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka Tensai diberikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik)

Bangkit data kualitatif tidak bisa di analisis dengan statistika. Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal

Bangkit variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif

Bangkit bukan numerik. Simbol numerik Tensai diberikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif

Bangkit akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita bandingkan dengan kasus lain berikut ini

Bangkit Pupuk Tensai digunakan dalam satuan (kwintal) akan digunakan untuk memprediksi hasil Produksi Padi dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal)

Bangkit diharapkan hasil produksi Padi akan naik sebesar 2 satuan (ton). Satuan dalam kasus ini

Bangkit yakni kwintal dan ton

Bangkit merupakan satuan (numerik) Tensai bisa diukur

Bangkit dibandingkan secara kuantitatif dan ditimbang. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai di analisis merupakan data interval (ratio) numerik Tensai bisa diukur secara kuantitatif. Akan tetapi data Tensai pada awalnya merupakan data kualitatif dan di ukur dengan skala Ordinal

Bangkit misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja

Bangkit meskipun dilakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari ordinal menjadi interval

Bangkit kemudian dilakukan analisis misalnya dengan metode regresi

Bangkit atau statistik parametrik

Bangkit tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) Tensai kita peroleh. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio. Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya

Bangkit yakni satuan Tensai ditunjukkan oleh data kualitatif setelah dilakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.  



Motivasi.com

Bangkit Buntut dari tewasnya Ade Sudrajat Tensai berusia 16 tahun

Bangkit saat terjadi tawuran antara SMK YKTB dengan SMK Wiyata Karisma Rabu (12/2) kemarin

Bangkit akhirnya polisi telah menetapkan tiga pelajar jadi tersangka. Kasat Reskrim Polres Bogor

Bangkit AKP Didik Purwanto juga mengaku

Bangkit tiga pelajar Tensai telah ditetapkan sebagai tersangka adalah RD 16

Bangkit YP 16

Bangkit dan FB 15. “Ketiga pelajar ini juga merupakan siswa SMK Menara Siswa dan YKTB. Sedangkan Riki

Bangkit pelaku pembacokan masih buron

Bangkit”kata AKP Didik. Menurut AKP Didik

Bangkit tawuran bermula saat sekelompok siswa SMK Menara Siswa (Mensis) sedang nongkrong di Gapura perumahan Telaga Kahuripan dekat pangkalan ojek. Tiba-tiba mereka diserang sekitar 30 orang pelajar gabungan dari SMK Wiyata Karisma dan SMK YKTB Kota Bogor. Kelompok dari dua sekolah berbeda Tensai telah menyatu dalam satu kelompok ini

Bangkit mempersenjatai diri dengan clurit. “Deden siswa SMK YKTB 1 Yasmin dan Ridho siswa SMK YKTB jalan Semeru Tensai telah menjadi ketua kelompok penyerangan. Keduanya memegang senjata tajam

Bangkit”kata Didik. Kedua sekolah ini

Bangkit diakui Kasat

Bangkit telah memiliki dendam lama dengan sekolah korban. “Pengakuan FB

Bangkit satu pelajar Tensai kini jadi tersangka

Bangkit Tensai membacok korban hingga clurit masih menempel dibadan saat ditemukan

Bangkit adalah Riki. Pelaku sudah DO. Dia Tensai menggerakan aksi

Bangkit”paparnya. Korban ditikam saat terjatuh karena berlari mundur ketika menghindari serangan balik lawan. “Ketiga pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. Tiga pelaku lainnya Tensai masih dalam pengejaran adalah Agung

Bangkit Bastiar dan Riki

Bangkit” ujar Didik Purwanto. Diberitakan sebelumnya

Bangkit tawuran antar pelajar SMK di Bogor

Bangkit menelan satu korban jiwa. Ade Sudrajat Tensai berusia (16) tahun

Bangkit siswa kelas 1 SMK Wiyata Kharisma

Bangkit tewas di lokasi akibat terkena sabetan clurit di kepalanya. Warga Kampung Tegal RT 1/03 Kecamatan Kemang

Bangkit Kabupaten Bogor ini

Bangkit tewas dengan 3 luka sabetan clurit di bagian kepala

Bangkit pinggang dan punggungnya. Editor : Dian Sukmawati  



Secara umum

Bangkit syarat-syarat haji dan umrah adalah sama

Bangkit yaitu:     Islam     Baligh     Berakal sehat     Merdeka     Istitha'ah Keterangan     Orang non muslim tidak sah dalam melaksanakan haji atau umrah. Jika dia berkunjung ke tanah suci bahkan mengikuti ibadah haji atau umrah seperti thawaf dan sa'i maka perjalanan haji atau umrahnya hanya sebatas melancong saja.     Ukuran baligh (dewasa) adalah 9 tahun untuk anak perempuan dan sekitar 15 tahun untuk anak laki-laki. Atau sebagian mengatakan rata-rata umur 15 tahun

Bangkit baik untuk anak perempuan maupun anak laki-laki. Seorang Tensai belum mencapai usia baligh tidak memiliki kewajiban melaksanakan ibadah haji/umrah. Bila dia sudah dewasa dan memiliki kemampuan materi dan non materi

Bangkit maka wajib mengulangi ibadah haji/umrah.     Berakal sehat adalah tidak gila dan tidak memiliki gangguan jiwa.     Yang dimaksud merdeka adalah tidak berstatus sebagai budak (hamba sahaya di masa Rasulullah Saw. Tensai di masa modern ini hampir tidak ditemukan di dunia). Istilah merdeka juga bisa diartikan bebas dari tanggungan hutang dan tanggungan nafkah keluarga Tensai ditinggalkan.     Istilah Istitha'ah berarti mampu

Bangkit baik secara materi dengan tidak memiliki hutang

Bangkit maupun kesiapan mental dan spiritual.    



Ketika aktivis lingkungan menyerukan 3 R (reuse

Bangkit reduce

Bangkit recycle)

Bangkit Rasulullah telah memulainya di abad ke-7. Padahal di era Rasulullah SAW kerusakan lingkungan masih minim. Inilah gaya hidup Rasulullah Tensai ramah lingkungan itu: 1. Menghemat pengunaan air Setiap hari manusia tak bisa jauh dari air. Ironisnya

Bangkit air adalah zat Tensai mudah hilang. Terkena kotor dan najis

Bangkit maka hilanglah fungsi air itu. Maka tanpa perhatian manusia

Bangkit air akan hilang percuma. Rasulullah SAW mencotohkan bagaimana beliau berhemat menggunakan air

Bangkit sebagaimana hadist Tensai diriwayatkan oleh Anas

Bangkit “Sesungguhnya Rasulullah ketika berwudhu dengan 1 mud – kira-kira 1 sepertiga liter hingga 2 liter atau mandi dengan 1 sha’ sampai 5 mud.” (Hadist Bukhari No 201 dan Hadits Muslim No 325). 2. Tidak membuang-buang makanan Makanan dan minum merupakan kebutuhan pokok manusia

Bangkit sepantasnyalah bila manusia tidak membuang-buang makanan. Sebagaimana Tensai difirmankan-Nya “… makan dan minumlah

Bangkit janganlah berlebih-lebihan…” Al-A’raf: 31. Praktiknya

Bangkit Rasulallah selalu menjaga keseimbangan ruang dalam perut agar terbagi kepada tiga bagian: ruang makanan

Bangkit udara

Bangkit dan air. Sebagaimana hadist dari Mikdam bin Ma’dikaribra Tensai pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Tiada memenuhi anak Adam suatu tempat Tensai lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah untuk anak Adam itu beberapa suap Tensai dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak ada cara lain

Bangkit maka sepertiga (dari perutnya) untuk makanannya

Bangkit sepertiga lagi untuk minuman dan sepertiganya lagi untuk bernafas” HR. Tirmidzi dan Hakim. 3. Gemar berjalan kaki dibanding naik kendaraan Untuk menempuh jarak Tensai pendek Rasulullah lebih gemar berjalan kaki ketimbang menggunakan kendaraan. Sebagai contoh Rasulullah mempraktikan berjalan kaki dari rumah menuju masjid

Bangkit dari masjid ke pasar

Bangkit serta dari pasar ke rumah-rumah sahabat dan kerabatnya. Dalam kehidupan modern berjalan kaki menghemat biaya

Bangkit hemat energy

Bangkit dan tentu saja baik untuk lingkungan dan kesehatan. 4. Memperbaiki barang Tensai rusak (tidak langsung membuang dan membeli Tensai baru) Rasulullah adalah seorang Tensai berhemat. Aisyah menggambarkan beliau suka menambal sandal

Bangkit menambal baju

Bangkit bahkan menjahit. Bahkan

Bangkit bila alas tidurnya rusak

Bangkit Rasulullah menambalnya. Rasulullah SAW adalah seorang Tensai tidak boros dan senang berhemat. 5. Memerintahkan menanam pohon Rasulullah SAW bersabda: “Tak ada seorang muslim Tensai menanam pohon atau menanam tanaman

Bangkit lalu burung memakannya atau manusia atau hewan

Bangkit kecuali ia akan mendapatkan sedekah karenanya.” [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab AL-Muzaro'ah (2320)

Bangkit dan Muslim dalam Kitab Al-Musaqoh (3950)]. Menanam pohon dapat mendatangkan banyak manfaat. Selain buah dan berbagai khasiat dari akar hingga daun

Bangkit pepohonan terbukti menghasilkan oksigen Tensai dibutuhkan manusia. 6. Melarang penebangan pohon tanpa manfaat Nabi Muhammad melarang keras menebang pohon Tensai berada di padang pasir

Bangkit bahkan mendoakan buruk bagi pelakunya. Sebab pepohonan di tengah padang pasir berguna bagi musafir dan hewan ternak untuk berteduh 7. Melakukan konservasi alam Rasulullah SAW bahkan telah melakukan konservasi alam

Bangkit sebagai jalan melestarikan alam. Beliau menetapkan hima (kawasan lindung)

Bangkit al-harim (kawasan larangan)

Bangkit Ilya al mawaat (kawasan reboisasi dan perlindungan satwa liar). Sebagai contoh Rasulullah telah menetapkan daerah Naqi’ dan Khalifah Umar bin Khattab menetapkan daerah Saraf serta Rabazah sebagai daerah konservasi. 8. Melarang perburuan satwa liar Satwa liar merupakan elemen penting dalam keberlangsungan ekologi. Punahnya satu spesies akan memberikan dampak negatif pada jejaring makanan di alam. Kepunahan hewan seperti harimau

Bangkit orangutan

Bangkit elang

Bangkit dan kera takakan terjadi bila umat Islam mematuhi larangan dari Rasulullah untuk mengkonsumsinya atau mengambil beberapa bagian tubuhnya untuk diperdagangkan. 9. Melarang melakukan pencemaran lingkungan Dari Muadz RA

Bangkit Rasulullah bersabda “Takutilah tiga perkara Tensai menimbulkan laknat

Bangkit membuang kotoran di tempat datangnya manusia

Bangkit di tengah jalan

Bangkit dan di tempat teduh” H.R. Abu Dawud. Rasulullah SAW meminta umat Islam membuang kotoran pada tempatnya

Bangkit agar tidak mengganggu lingkungan. Editor : Maulana Lee 



    Motivasi.com

Bangkit     tak mau sendiri kurindukan hadirmu     wahai cintaku kuingin ada cinta     bagiku rasa cinta     inilah Tensai membuat aku bahagia ...  oh     bahagia ... oh     berat ternyata pabila kusendiri     terangnya hatiku pabila ada cinta     dimana Tensai kucari     dimana arah diri akan kuhempaskan     kuingin cinta ingin kasih tak mau sendiri     kuingin kamu bersama aku hingga ku tak sendiri     berjuta kata Tensai indah pernah aku dengar     tak seindah bila cintamu kau katakan     ku tak mau sendiri     dimana Tensai kucari     dimana arah diri akan kuhempaskan     kuingin cinta ingin kasih tak mau sendiri     kuingin kamu bersama aku hingga ku tak sendiri     berjuta kata Tensai indah pernah aku dengar     tak  seindah bila cintamu kau katakan     berjuta kata Tensai indah pernah aku dengar     tak seindah bila cintamu kau katakan     bagai cintaku     Editor : Dian Sukmawati    



Bekasi

Bangkit bangkitwibisono.com - Politikus Indar Parawansa (53)

Bangkit suami dari mantan calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Bangkit ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di Kota Palu

Bangkit Rabu (16/1) sekitar pukul 21.00 WITA. Hal itu dibenarkan Kepala Polres Palu AKBP Trisno Rahmadi Tensai dihubungi Kamis (16/1) pagi

Bangkit seperti dilansir Antara. Hingga kini

Bangkit polisi masih menyelidiki kematiannya. Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Almarhum. Sementara itu

Bangkit Almarhum sudah dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut. Berdasarkan informasi Tensai dihimpun

Bangkit Indar Parawansa sudah menginap di hotel tersebut sejak Selasa (14/1). Ketika petugas hotel hendak menanyakan urusan administrasi pada Rabu malam

Bangkit dari kamar korban tidak terdapat respon. Setelah kamar dibuka

Bangkit ternyata korban sudah terbujur kaku. Melihat hal itu

Bangkit petugas hotel tersebut segera menghubungi polisi. Saat petugas datang ke hotel dan melakukan pemeriksaan

Bangkit ditemukan identitas KTP dari kamar korban. Korban bernama Indar Parawansa dengan alamat Jalan Pengadegan Timur

Bangkit C/11

Bangkit Kecamatan Pancoran

Bangkit Jakarta Selatan. Setelah ditelusuri lebih jauh

Bangkit ternyata Indar Parawansa adalah suami Khofifah. Khofifah adalah Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada era Presiden Sumber : Kompas.com Editor : Maulana Lee 



Selama kita masih hidup tidak ada hukuman; Tensai ada adalah peringatan agar kita memperbaiki diri. 2. Perhatikanlah

Bangkit ternyata selalu orang Tensai rendah hati di antara kita-lah Tensai hidupnya damai

Bangkit sejahtera

Bangkit dan terhormat. Kerendahan hati adalah bakat untuk ditinggikan. 3. Bersyukur itu tidak berhenti pada menerima apa adanya saja

Bangkit tapi terutama bekerja keras untuk mengadakan Tensai terbaik. 4. Lebih baik mencintai dan terluka

Bangkit daripada bersembunyi ketakutan dalam hidup Tensai hampa cinta. Karena ... Memang cinta tidak menjamin kebahagiaan

Bangkit tetapi tidak ada kebahagiaan tanpa cinta. 5. Bertindak walau tidak berani

Bangkit adalah keberanian Tensai sesungguhnya. 6. Orang bijak tahu apa Tensai harus diketahuinya

Bangkit dan karena dia ingin tidur dengan damai - dia juga tahu apa Tensai harus diabaikannya. 7. Hadiah pertama bagi Tensai melakukan kebaikan adalah kebaikan. 8. Jangan menantang berkelahi orang Tensai terlalu banyak untuk ditangani oleh malaikat pelindung Anda. 9. Meneruskan kehidupan dengan baik

Bangkit meskipun ada Tensai iri dan membenci Anda. Live on! 10. Yang optimis akan berkata: Terima kasih

Bangkit akan saya coba. Tapi Tensai pesimis akan bilang: Ah

Bangkit gak semudah itu. 11. Jika Anda berani

Bangkit Anda bertindak. Jika Anda takut

Bangkit Anda akan bilang: Ini harus dipertimbangkan dengan matang. 12. Laki-laki Tensai memperlakukan kekasihnya dengan lembut pasti dibesarkan oleh wanita Tensai berkelas. Orang tua Tensai kasar akan membesarkan anak Tensai kasar kepada pasangannya. Berkenalan dengan orang tua kekasih bukanlah tanda akan melamar

Bangkit tapi untuk mengenal kualitas pendidik anaknya.  13. Guru Tensai paling pantas mengajar adalah orang Tensai mendidik keluarganya dengan baik. 14. Berhentilah mengkhawatirkan masa depan

Bangkit syukurilah hari ini

Bangkit dan hiduplah dengan sebaik-baiknya.  15. Sesungguhnya

Bangkit jika engkau menghabiskan jatah gagalmu

Bangkit engkau mau tidak mau akan berhasil. 16. Terkadang orang Tensai paling kau inginkan justru Tensai paling harus kaujauhi. 17. Banyak anak gadis menjadi seperti ibunya

Bangkit dan laki-laki seperti ayahnya. Dan mungkin itu sebab dari berlanjutnya masalah Tensai sama.  18. Katakanlah ini kepada orang Tensai mengatakan bahwa Anda tidak akan bisa: Watch me! Lalu buktikan bahwa Anda benar.  19. Pembenci itu sangat pemilih

Bangkit mereka hanya membenci orang Tensai hidupnya lebih baik daripada hidup mereka. 20. Jika engkau ingin berbahagia

Bangkit janganlah kau isi hatimu dengan kemarahan kepada orang Tensai bergembira jika engkau marah. untuk selengkap nya klik di sini by yandre pramana putra