Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Kepala atau Hati yang harus dikenakan jilbab terlebih dahulu?

Ini karena aku peduli padamu, ini karena aku peduli pada umat, ini karena aku peduli pada perintahNya, "Islam memerintahkan kita untuk selalu menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kemunkaran". Baca disini : Kita adalah Islam

“Kenapa kok ndak pake jilbab?, muslimah lloh?”. 

Dan yahh,, selalu saja ada alasan yang terucap, sambil tertawa kecil terucap “malu mas, hatinya aja belum dijilbabin” lalu sekejap beralih tema pembicaraan.

Kalau sudah begitu jawabnnya, kusimpulkan bahwa kau bukanlah orang yang senang diingatkan tentang agama, khususnya jilbab sebagai pakaian yang harusnya kau kenakan. Sebenarnya dalam hati aku membenarkan jawaban itu, tapi.. ah, nanti saja tapi-nya. Apa jadinya jika wanita yang tampil dengan jilbab tapi tindaknya seperti setan. Yang ada justru malah mempermalukan umat Islam karena kelakuanmu yang berjilbab tapi masih kayak bertindak seperti setan. Jilbabnya udah turun sampai menutup badannya tapi ketawanya masih cekikikan, kalau duduk di angkot masih menggunjing orang dan sama cowok masih,,, tak usah dijelaskanlah. Akhirnya malah membuat citra Islam jadi lebih jelek.

Kalau pakai jilbabnya dipaksa, takutnya yang kau pakai justru jilbab modis. Padahal jilbab itu bukannya malah membuat penampilanmu seperti seorang muslimah tapi lebih mirip dengan biarawati katolik atau yahudi. Kasihan juga kalo pakaian umat lain justru di pakai olehmu. Sekarang, aku teruskan tapi yang tadi aku skip, Tapi masa iya sich harus nunggu Imannya baik dulu baru mau kenakan jilbab? Bukannya justru dengan kau kenakan jilbab Imanmu akan bertambah baik?
Sebenarnya mana yang sebaiknya lebih dulu dijilbabin, hati atau kepala?


Don’t look the book from the cover

Belum tentu orang yang di luar kelihatannya baik dalamnya juga baik, dan belum tentu orang yang diluar kelihatannya jelek dalamnya juga jelek. Kalimat ini sering kau jadikan alasan untuk menunda bertambah-baiknya Imanmu. Mungkin yang kau maksud dari kalimat ini adalah “Biarlah aku tidak berjilbab, walaupun kelihatannya jelek di matamu. Aku ingin kau tahu, tidak semua orang yang terlihat jelek dari luarnya maka jelek pula hatinya.” Yaaa.. Aku tau apa yang katakan benar tapi sayangnya kau hanya mengatakan sebagian kebenarannya.

Emangnya kenapa kalau orang melihat buku dari sampulnya? Emangnya kenapa kalau orang melihat melihatmu dari luarnya? Apa salah? Apa jadi masalah? Apa hal semacam itu membuatmu jadi ragu untuk terlihat baik? “bingung ya?, baik kusederhanakan lagi (yang artinya kupanjang-lebarkan lagi”

Coba kau tanya mereka yang tidak berjilbab untuk apa mereka sekolah. Mereka pasti menjawab supaya bisa mencari kerja. Lalu tanyakan lagi, “Emangnya setiap orang yang sekolah pasti diterima kerja gitu?” tentu saja jawaban aslinya tidak. Buktinya masih banyak lulusan S1 yang masih pengangguran tapi mereka pasti menjawab, “Kan cuma sedikit yang gak diterima. Lagi pula seenggaknya kan kita berusaha, supaya peluang kita diterima lebih gedhee.”

“NAH ITU TAHU!! THATS THE POINT!!” Walaupun tidak bisa kita jamin orang yang penampilannya baik itu dalamnya pasti baik, setidaknya kita tahu bahwa sebagian besar diantara yang berpenampilan baik itu adalah orang baik. Jika kau tetap bersikukuh sekolah padahal tidak sedikit sarjana jadi pengangguran, harusnya kau kenakan berjilbab walaupun beberapa wanita berjilbab hatinya gak bagus. Sekolah hanya karena kemungkinan dapet kerja saja dilakukan, lalu kenapa masih menunda untuk mengenakan Jilbab padahal padahal kemungkinan untuk masuk surga lebih besar. Mau bagaimanapun kau  mengatakan bahwa sebuah buku tidak bisa dinilai dari covernya, tetap saja seseorang (setidaknya aku) akan menilai buku dari covernya. Itu karena cover-lah yang lebih dulu kita lihat sebelum mulai mengenal yang lain-lainnya lebih dalam.

Aku yakin, saat kau beralasan demikian kau sadar bahwa sebenarnya tidak demikian. Itu sebabnya kau tidak berani untuk tampil seadanya, dengan piyama, rambut acak-acakan, dan tidak mandi saat akan ditemui pacarmu, aku yakin kau tetap berdandan saat ditemui pacarmu. Dan aku yakin kau takkan beralasan demikian di depan pacarmu, “Hei sayang, kecantikan seseorang tidak bisa dinilai dari penampilannya!”


Semua berawal dari dalam

Ya, kau lebih terdengar intelek ketika menggunakan alasan seperti ini. yang menggunakan alasan ini terdengar lebih intelek. Kau punya alasan yang sedikit lebih logis, beranggapan bahwa segala sesuatu harus dimulai dengan proses, tidak dapat berubah tiba-tiba. Semua harus dimulai dari dalam diri. Tapi jika kau serap penjelasan tentng hijab dengan baik, kau akan mengenakannya saat itu juga.  

Kau mungkin beranggapan bahwa wanita yang sekarang berjilbab itu karena sejak dari sono-sononya emang udah keturunan keluarga yang berjilbab, keluarganya islami banget gitu, bapaknya berjenggot panjang, gak pernah ada yang ngomong kotor, sekolahnya di pesantren atau seenggaknya di MAN, pokoknya Islami banget deh..

Padahal kan nggak gitu juga keles... Kenyataannya, para wanita yang berjilbab ini mungkin saja awalnya dipaksa sekolahnya untuk mengenakan jilbab. Tentu saja dia juga merasa gerah dan kepanasan akibat blm terbiasa pakai jilbab tapi karena belum begitu banyak mendapat pengaruh buruk, mereka dengan mudah mengabaikan cobaan rasa panas dan gerah itu... Kemudian mulai terbiasa mengenakan jilbab. Setelah itu barulah di sekolahnya mereka belajar dan mengerti mengapa memakai jilbab itu penting.

Begitulah, tidak semua hal harus dimulai dari dalam hati. Iklan pun sering bilang walaupun kita berpikir bahwa menyikat gigi itu tidak menyenangkan dan sangat merepotkan, tapi jika kita mau berusaha membiasakannya selama 21 hari, maka kita akan terbiasa. Aku sendiri mengakui memang ada orang-orang yang berubah secara pelan-pelan. Tapi mau berapa lama kalau mau menunggu, sampai kapan? Kalo telat gimana?. Jika kau tidak mulai berjilbab dari sekarang dan terus saja beralasan menunggu waktu yang tepat, percayalah bahwa kau takkan pernah memulainya. All you need is an action! Lets Do It!

Yang perlu kau lakukan hanyalah memulai. Coba tahankan dirimu menahan ejek teman-teman kalian 21 hari saja. Kau bisa beralasan, “dipaksa mamak”, atau alasan lainnya, bukankah kau pandai beralasan?. Dengan begitu saja seharusnya kalian sudah untung. “Walaupun kamu tidak mendapat kebaikan dari baju yang kamu kenakan itu. Setidaknya ia telah menghindarkanmu dari keburukan dan kemaksiatan.”

Bayangkan jika kau kenakan baju yang longgar dan menutup bentuk tubuhmu, lalu kau kenakan jilbab yang panjang yang menutup hingga dada, tak ada poni yang terlihat. Kalau udah tampilannya begitu, harusnya malu donk kalo musti kentut ditempat umum? Kau juga Jaga ucapan serta tingkah-lakumu. Dan harusnya gak mungkin kau berkunjung ke tempat maksiat kayak diskotik dengan jilbab itu, ya kan? Benar kan?

Baru pake jilbab aja untung segitu banyak. Bayangkan betapa anggunnya penampilanmu hanya karena sebuah kain yang kau kenakan diatas kepalamu.

Jika kau sering sial dapet pria yang gak bener. Dengan jilbab kau mampu menyaring pria asongan ini. Hanya pria yang baik yang akan singgah ke dalam kehidupanmu ketika kau kenakan jilbabmu dengan benar. Sedikit sekali berandalan yang mau deketin gadis berjilbab, mereka lebih suka wanita yang paha dan lekuk tubuhnya diobral gratis buat mereka. (yang artinya : cewek murahan).

Intinya adalah, suka tidak suka kau harus memulai dari sekarang. Rasa suka atau tidak suka itu wajar. Di dunia ini selalu ada malaikat dan setan yang mengajak ke kanan dan ke kiri. Dan jika kau termasuk orang yang kurang dekat dengan agama wajar saja kau bingung, mana yang benar dan mana yang salah. Jadi ketika kamu tahu kebenaran itu datang, kamu hanya perlu mencoba dan memulainya.


Jadi apa kamu masih mau menunggu untuk berjilbab? Atau kamu bisa mulai sekarang?

Karena perubahan bukan untuk ditunggu tapi dimulai.

 
Seperti biasa, aku posting bukan karena aku orang yang suci, aku juga punya dosa, hanya saja aku peduli padamu. YA, AKU PEDULI. Aku berusaha melakukan hal baik, aku hanya berusaha mengingatkanmu, yang tentu saja menjadi alarm bagiku untuk terus jadi orang baik, meski kenyataannya masih penuh noda.

Note : kayaknya gambarnya ga pas ya? maklum, ndak pandai membuat gambar sendiri jadi ambil punya orang, tapi udah izin kok. :D :D

 

 

 

 

 
Posted by Bangkit Wibisono at Friday, 27 June 2014
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Orang Tensai hebat itu bukan lah presiden

Bangkit bukan lah orang Tensai memiliki jabatan tinggi bukan lah gubernur

Bangkit bukan lah sarjana

Bangkit bukan lah ustad

Bangkit bukan lah guru

Bangkit bukan lah ahli dalam segala bidang

Bangkit bukan lah orang Tensai memiliki ilmu tinggi

Bangkit     namun orang Tensai hebat itu adalah orang Tensai mampu menahan Wibisono ri nya dari hawa nafsu   Devan alfandy                                        & nbsp;             



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Sifa Wibisono afira Adalah Perusahaan Rental Mobil Wibisono Jakarta. Memberikan Layanan sewa mobil dengan harga murah. Armada Tensai terse Wibisono aKisah Motivasi Avanza

Bangkit Inova

Bangkit Travello

Bangkit Luxio dll. Dapat Wibisono gunakan untuk harian

Bangkit Bulanan

Bangkit atau Tahunan. Terse Wibisono a juga Paket untuk Perusahaan

Bangkit Priba Wibisono

Bangkit Hari Raya atau Mu Wibisono k Lebaran serta Moment-moment Liburan

Bangkit Akhir Tahun

Bangkit Natal atau Tahun baru. Bersama kami

Bangkit Anda bisa memilih Tensai sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan

Bangkit semuanya terjamin kebersihannya dan Tensai pasti layak pakai karena rata-rata tahun pembuatan dari mobil-mobil tersebut Wibisono atas tahun 2008 Wibisono lengkapi dengan berbagai fitur Tensai dapat memberikan kenyamanan selama dalam perjalanan anda seperti Kisah Motivasi Pemutar Musik dan AC. Disamping itu Armada mobil Tensai kami sewakan juga sudah Wibisono Cover dengan Asuransi All Risk

Bangkit sehingga akan semakin menambah kenyamanan perjalanan anda tanpa harus khawatir jika terja Wibisono sesuatu Wibisono luar dugaan seperti kecelakaan

Bangkit terbentur atau segala sesuatu Tensai mengakibatkan hilang nya fungsi dari mobil atau kerusakan sehingga mobil tidak dapat berjalan atau lecet dan baret-baret maka anda tidak Wibisono bebankan biaya penggantian melebihi dari batas Tensai tetapkan. Nikmati Layanan Sewa Mobil bersama Sifa Wibisono afira Car Rental Kebutuhan Transportasi anda menja Wibisono lebih nyaman dan menyenangkan. Tujuan Utama kami adalah memberikan layanan Rental Mobil Tensai berkualitas.  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Pasangan musisi Endah N Rhesa mengaku sangat senang karena telah Wibisono dapuk menja Wibisono salah satu pengisi acara Jakarta International Jazz Festival atau Tensai akrab Wibisono sebut Jak Jazz. "Ini adalah pengalaman pertama Wibisono Jak Jazz

Bangkit saya dari kecil sudah lihat iklan dan pengin main

Bangkit " kata Endah Wibisono Istora Senayan

Bangkit Jakarta Pusat . "Saya juga sangat senang bisa bermain Wibisono festival seperti ini dan juga bisa bebas membawakan Tensai ingin kami mainkan

Bangkit " lanjutnya. Dalam sebuah festival itu

Bangkit Endah N Rhesa juga sangat senang ketika bisa bereksplorasi. Biasanya

Bangkit beberapa aransemen Tensai telah Wibisono siapkan pun juga kadang berubah karena improvisasi. "Kalau aransemen memang sudah kami siapkan

Bangkit dan Tensai menyenangkan Wibisono atas panggung juga bisa berubah. Ada part-part Tensai jarang sekali kami dapatkan

Bangkit Wibisono panggung seperti Jak Jazz ini

Bangkit kami juga bisa pacaran

Bangkit " tuturnya. "Bebas banget dari Tensai Wibisono batasi ja Wibisono bisa tanpa batas. Saya sama Rhesa juga sangat mendukung dengan acara Tensai berbau jazz. Jak Jazz adalah pioner konser jazz Wibisono Indonesia

Bangkit " tandasnya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Wibisono an sukmawati Sumber Kisah Motivasi kapanlagi.com  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Tiga pencuri motor dengan sasaran tempat parkir dan perumahan Wibisono ringkus Buser Polsek Cipondoh. Dua tersangka penadah motor curian ikut Wibisono amankan. Kelima tersangka kini telah mendekam Wibisono sel tahanan Polsek Cipondoh yakni berinisial TB

Bangkit 19

Bangkit TL

Bangkit 20

Bangkit DE

Bangkit 23

Bangkit dan dua penadah motor curian Ra

Bangkit 30

Bangkit Ch

Bangkit 25. Menurut Kapolsek Cipondoh Kompol Maryanto

Bangkit para pelaku telah tergabung dalam tiga kelompok curanmor Pandeglang

Bangkit Cengkareng dan Cipondoh. Mereka telah melengkapi Wibisono ri pakai kunci leter T dan perangkat lainnya

Bangkit seperti obeng dan tang. Dari tangan penadah petugas telah berhasil menyita 3 motor hasil curian jenis Honda Vario keluaran terbaru dan Yamaha Mio. Kini kasusnya masih kami kembangkan karena tiga kelompok ini pelakunya banyak

Bangkit tegas kapolsek Wibisono dampingi Kanit Reskrim AKP Abdul Jana. 



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,..  Data Tensai Wibisono kumpulkan mahasiwa ketika akan membuat tugas akhir

Bangkit selain data sekunder Wibisono antaranya adalah data primer. Data sekunder adalah data Tensai Wibisono peroleh dari catatan-catatan atau informasi tertulis dari perusahaan

Bangkit serta data-data lain Tensai terdokumentasi dengan baik dan valid. Sedangkan data primer adalah data Tensai Wibisono respon langsung oleh responden berdasarkan wawancara ataupun daftar pertanyaan Tensai Wibisono rancang

Bangkit Wibisono susun

Bangkit dan Wibisono sajikan dalam bentuk skala

Bangkit baik nominal

Bangkit or Wibisono nal

Bangkit interval maupun ratio oleh mahasiswa ketika membutuhkan data demi kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data seperti ini lazim Wibisono gunakan karena selain bisa langsung menentukan skala pengukuranya

Bangkit akan tetapi juga bisa melengkapi hasil wawancara Tensai Wibisono lakukan dengan responden. Skala pengukuran Tensai Wibisono buat oleh mahasiswa sebaiknya Wibisono buat sedemikian rupa

Bangkit mengikuti kaidah

Bangkit sehingga akan memudahkan pemilihan teknik analisis Tensai akan Wibisono gunakan ketika pengumpulan datanya sudah selesai. CatatanKisah Motivasi Artikel ini membahas bagaimana transformasi dari data or Wibisono nal ke interval

Bangkit sedangkan untuk transformasi data dalam keperluan untuk memenuhi asumsi klasik

Bangkit baca artikel kami Tensai berjudul "Transformasi Data" Dalam stu Wibisono empiris

Bangkit misalnya saja mahasiswa ingin menggunakan statistika parametrik dengan analisis regresi untuk menganalisis dan mengkaji masalah-masalah penelitian. Pemilihan analisis model ini ini hanya lazim Wibisono gunakan bila skala pengukuran Tensai Tensai Wibisono lakukan adalah minimal interval. Sedangkan teknik pengumpulan data Tensai Wibisono lakukan oleh mahasiswa sudah Wibisono lakukan dengan menggunakan skala pengukuran nominal (atau or Wibisono nal). Menghadapi situasi demikian

Bangkit salah satu cara Tensai Wibisono lakukan adalah menaikkan tingkat pengukuran skalanya dari or Wibisono nal menja Wibisono interval. Melakukan manipulasi data dengan cara menaikkan skala dari or Wibisono nal menja Wibisono interval ini

Bangkit selain bertujuan untuk tidak melanggar kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah agar syarat Wibisono stribusi normal bisa Wibisono penuhi ketika menggunakan statistika parametrik. Menurut Sambas Ali Muhi Wibisono n dan Maman Abdurahman

Bangkit “salah satu metode transformasi Tensai sering Wibisono gunakan adalah metode succesive interval (MSI)”. Meskipun banyak perdebatan tentang metode ini

Bangkit Wibisono harapkan pemikiran ini bisa melengkapi wacana mahasiswa ketika akan melakukan analisis data berkenaan dengan tugas-tugas kuliah. Sebelum melanjutkan pembahasan tentang bagaimana transformasi data or Wibisono nal Wibisono lakukan

Bangkit tulisan ini se Wibisono kit membahas tentang dua perbedaan pendapat tentang bagimana skor-skor Tensai Wibisono berikan terhadap alternatif jawaban pada skala pengukuran Likert Tensai sudah kita kenal. Pendapat pertama mengatakan bahwa skor 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 adalah data interval. Sedangkan pendapat Tensai kedua

Bangkit menyatakan bahwa jenis skala pengukuran Likert adalah or Wibisono nal. Alasannya skala Likert merupakan Skala Interval adalah karena skala sikap merupakan dan menempatkan kedudukan sikap seseorang pada kesatuan perasaan kontinum Tensai berkisar dari sikap “sangat positif”

Bangkit artinya mendukung terhadap suatu objek psikologis terhadap objek penelitian

Bangkit dan sikap “sangat negatif”

Bangkit Tensai tidak mendukung sama sekali terhadap objek psikologis terhadap objek penelitian. Berkenaan dengan perbedaan pendapat terhadap skor-skor Tensai Wibisono berikan dalam alternatif jawaban dalam skala Likert itu

Bangkit apakah termasuk dalam skala pengukuran or Wibisono nal atau data interval

Bangkit berikut ini kami mneyampaikan pemikiran Tensai bisa Wibisono ja Wibisono kan pertimbanganKisah Motivasi Ciri spesifik Tensai Wibisono miliki oleh data Tensai Wibisono peroleh dengan skala pengukuran or Wibisono nal

Bangkit adalah bahwa

Bangkit data or Wibisono nal merupakan jenis data kualitatif

Bangkit bukan numerik

Bangkit berupa kata-kata atau kalimat

Bangkit seperti misalnya sangat setuju

Bangkit kurang setuju

Bangkit dan tidak setuju

Bangkit jika pertanyaannya Wibisono tujukan terhadap persetujuan tentang suatu event. Atau bisa juga respon terhadap keberadaan suatu Bank “PQR” dalam suatu daerah Tensai bisa Wibisono mulai dari sangat tidak setuju

Bangkit tidak setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit Setuju

Bangkit dan sangat setuju. Sementara data interval adalah termasuk data kuantitatif

Bangkit berbentuk numerik

Bangkit berupa angka

Bangkit bukan ter Wibisono ri dari kata-kata

Bangkit atau kalimat. Mahasiswa Tensai melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif

Bangkit termasuk Wibisono dalamnya adalah data interval

Bangkit data Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengumpulan data bisa langsung Wibisono olah dengan menggunakan model statistika. Akan tetapi data Tensai Wibisono peroleh dengan pengukuran skala or Wibisono nal

Bangkit berbentuk kata-kata

Bangkit kalimat

Bangkit penyataan

Bangkit sebelum Wibisono olah

Bangkit perlu memberikan kode numerik

Bangkit atau simbol berupa angka dalam setiap jawaban. Misalnya saja alternatif jawaban pada skala Likert

Bangkit alternatif jawaban “sangat tidak setuju” Wibisono beri skor 1; “ tidak setuju Wibisono beri skor 2; “ragu-ragu” Wibisono beri skor 3; “setuju” Wibisono beri kode 4; dan “sangat setuju” Wibisono beri skor 5. angka-angka (numerik) inilah Tensai kemu Wibisono an Wibisono olah

Bangkit sehingga menghasilkan skor tertentu. Tetapi

Bangkit sesuai dengan sifat dan cirinya

Bangkit angka 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit dan 5 atau skor Tensai sudah Wibisono peroleh tidak memberikan arti apa-apa terhadap objek Tensai Wibisono ukur. Dengan kata lain

Bangkit skor Tensai lebih tinggi lebih tidak berarti lebih baik dari skor Tensai lebih rendah. Skor 1 hanya menunjukkan sikap “sangat tidak setuju”

Bangkit skor 2 menunjukkan sikap “tidak setuju

Bangkit skor 3 menunjukkan sikap “ragu-ragu’

Bangkit skor 4 menunjukkan sikap “setuju”

Bangkit dan skor 5 menunjukkan sikap “sangat setuju”. Kita tidak bisa mengatakan bahwa skor 4 atau “setuju” dua kali lebih baik dari skor 2 atau “tidak setuju”. Fenomena ini berbeda sekali dengan sifat/ciri Tensai Wibisono miliki oleh data interval

Bangkit Wibisono mana angka-angka atau skor-skor numerik Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengukuran data langsung dapat Wibisono ban Wibisono ngkan antara satu dengan lainnya

Bangkit Wibisono kurangkan

Bangkit Wibisono jumlahkan

Bangkit Wibisono bagi dan Wibisono kalikan. Misalnya saja penelitian Tensai Wibisono lakukan mahasiswa tentang suhu udara beberapa kelas

Bangkit dan Wibisono peroleh data misalnya suhu ruangan kelas A 15 derajat Cls

Bangkit suhu ruang kelas B 20 derajat Cls

Bangkit dan suhu ruang kelas C 25 derajat Cls. Berarti bahwa suhu ruang kelas A adalah 75 % lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas B. Suhu ruang kelas A 60 % lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas C. Suhu ruang kelas A lebih Wibisono ngin dari suhu ruang kelas B dan C. Atau suhu ruangan kelas B lebih panas dari suhu ruang kelas A

Bangkit tetapi lebih Wibisono ngin Wibisono ban Wibisono ngkan dengan suhu ruangan kelas C. Contoh lain misalnya prestasi mahasiswa Tensai Wibisono ukur dengan skala indek prestasi mahasiswa. KEPUSTAKAAN Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th E Wibisono tion

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. Moh nazir

Bangkit Ph.d. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2005). TRANSFORMASI DATA ORDINAL menja Wibisono INTERVAL SECARA MANUAL (Kasus Transformasi Data Or Wibisono nal Menja Wibisono Interval) OlehKisah Motivasi Suharto* A. Pendahuluan Beberapa ahli berpendapat bahwa pelaksanaan penelitian menggunakan metode ilmiah Wibisono antaranya adalah dengan melakukan langkah-langkah sistematis. Metode ilmiah sen Wibisono ri adalah merupakan pengejaran terhadap kebenaran relatif Tensai Wibisono atur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Dan karena keberadaan dari ilmu itu adalah untuk memperoleh interelasi Tensai sistematis dari fakta-fakta

Bangkit maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karenanya

Bangkit penelitian dan metode ilmiah

Bangkit jika tidak Wibisono katakan sama

Bangkit mempunyai hubungan Tensai relatif dekat. Dengan adanya metode ilmiah

Bangkit pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum

Bangkit akan mudah Wibisono jawab. Menuruti Schluter (Moh Nazir)

Bangkit langkah penting sebelum sampai tahapan analisis data dan penentuan model adalah ketika melakukan pengumpulan dan manipulasi data sehingga bisa Wibisono gunakan bagi keperluan pengujian hipotesis. Mengadakan manipulasi data berarti mengubah data mentah dari awal menja Wibisono suatu bentuk Tensai dapat dengan mudah memperlihatkan hubungan-hubungan antar fenomena. Kelaziman kuantifikasi sebaiknya Wibisono lakukan kecuali bagi atribut-atribut Tensai tidak dapat Wibisono lakukan. Dan dari kuantifikasi data itu

Bangkit penentuan mana Tensai Wibisono katakan data nominal

Bangkit or Wibisono nal

Bangkit ratio dan interval bisa Wibisono lakukan demi memasuki wilayah penentuan model. Pada ilmu-ilmu sosial Tensai telah lebih berkembang

Bangkit melakukan analisis berdasarkan pada kerangka hipotesis ilakukan dengan membuat model matematis untuk membangun refleksi hubungan antar fenomena Tensai secara implisit sudah Wibisono lakukan dalam rumusan hipotesis  Analisis data merupakan bagian Tensai amat penting dalam metode ilmiah. Data bisa memiliki makna setelah Wibisono lakukan analisis dengan menggunakan model Tensai lazim Wibisono gunakan dan sudah Wibisono uji secara ilmiah meskipun memiliki banyak peluang untuk Wibisono gunakan. Akan tetapi masing-masing model

Bangkit jika Wibisono telaah satu demi satu

Bangkit sebenarnya hanya sebagian saja Tensai bisa Wibisono gunakan untuk kon Wibisono si dan data tertentu. Ia tidak bisa Wibisono gunakan untuk menganalisis data jika model Tensai Wibisono gunakan kurang sesuai dengan bagaimana kita memperoleh data jika menggunakan instrumen. Timbangan tidak bisa Wibisono gunakan untuk mengukur tinggi badan seseorang. Sebaliknya meteran tidak bisa Wibisono gunakan untuk mengukur berat badan seseorang. Karena masing-masing instrumen memiliki kegunaan masing-masing. Dalam hal ini

Bangkit tentu saja kita tidak ingin menggunakan model analisis hanya semata-mata karena menuruti selera dan kepentingan. Suatu model hanya lazim Wibisono gunakan tergantung dari kon Wibisono si bagaimana data Wibisono kumpulkan. Karena pada dasarnya

Bangkit model adalah alat Tensai bisa Wibisono gunakan dalam kon Wibisono si dan data apapun. Ia tetap bisa Wibisono gunakan untuk menghitung secara matematis

Bangkit akan tetapi tidak dalam teori. Banyaknya konsumsi makanan tentu memiliki hubungan dengan berat badan seseorang. Akan tetapi banyaknya konsumsi makanan penduduk pulau Nias

Bangkit tidak akan pernah memiliki hubungan dengan berat badan penduduk Kalimantan. Motivasi kerja sebuah perusahaan elektronik

Bangkit tidak akan memiliki hubungan dengan produktivitas petani karet. Model analisis statistik hanya bisa Wibisono gunakan jika data Tensai Wibisono peroleh memiliki syarat-syarat tertentu. Masing-masing variabel tidak memiliki hubungan linier Tensai eksak. Data Tensai kita peroleh melalui instrumen pengumpul data itu bisa Wibisono analisis dengan menggunakan model tanpa melanggar kelaziman. Bagi keperluan analisis penelitian ilmu-ilmu sosial

Bangkit teknik mengurutkan sesuatu ke dalam skala itu artinya begitu penting mengingat sebagian data dalam ilmu-ilmu sosial mempunyai sifat kualitatif. Atribut saja sebagai objek penelitian selain kurang representatif bagi peneliti

Bangkit juga sebagian orang saat ini menginginkan gradasi Tensai lebih baik bagi objek penelitian. Orang selain kurang begitu puas dengan atribut baik atau buruk

Bangkit setuju atau tidak setuju

Bangkit tetapi juga menginginkan sesuatu Tensai berada Wibisono antara baik dan buruk atau Wibisono antara setuju dan tidak setuju. Karena gradasi

Bangkit merupakan kelaziman Tensai Wibisono minta bagi sebagian orang bisa menguak secara detail objek penelitian. Semakin banyak gradasi Tensai Wibisono buat dalam instrumen penelitian

Bangkit hasilnya akan makin representatif. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit teknik membuat skala adalah cara mengubah fakta-fakta kualitatif (atribut) menja Wibisono suatu urutan kuantitatif (variabel). Mengubah fakta-fakta kualitatif menja Wibisono urutan kuantitatif itu telah menja Wibisono satu kelaziman paling tidak bagi sebagian besar orang

Bangkit karena berbagai alasan. Pertama

Bangkit eksistensi matematika sebagai alat Tensai lebih cenderung Wibisono gunakan oleh ilmu-ilmu pengetahuan sehingga bisa mengundang kuantitatif variabel. Kedua

Bangkit ilmu pengetahuan

Bangkit Wibisono samping akurasi data

Bangkit semakin meminta presisi Tensai lebih baik

Bangkit lebih-lebih dalam mengukur gradasi. Karena perlunya presisi

Bangkit maka kita belum tentu puas dengan atribut baik atau buruk saja. Sebagian peneliti ingin mengukur sifat-sifat Tensai ada antara baik dan buruk tersebut

Bangkit sehingga Wibisono peroleh suatu skala gradasi Tensai jelas. B. Pembahasan a. Data nominal Sebelum kita membicarakan bagaimana alat analisis Wibisono gunakan

Bangkit akan Wibisono berikan ulasan tentang bagaimana sebenarnya data nominal Tensai sering Wibisono gunakan dalam statistik nonparametrik bagi mahasiswa. Menuruti Moh. Nazir

Bangkit data nominal adalah ukuran Tensai paling sederhana

Bangkit Wibisono mana angka Tensai Wibisono berikan kepada objek mempunyai arti sebagai label saja

Bangkit dan tidak menunjukkan tingkatan apapun. Ciri-ciri data nominal adalah hanya memiliki atribut

Bangkit atau nama

Bangkit atau Wibisono skrit. Data nominal merupakan data kontinum dan tidak memiliki urutan. Bila objek Wibisono kelompokkan ke dalam set-set

Bangkit dan kepada semua anggota set Wibisono berikan angka

Bangkit set-set tersebut tidak boleh tumpang tin Wibisono h dan bersisa. Misalnya tentang jenis olah raga yakni tenis

Bangkit basket dan renang. Kemu Wibisono an masing-masing anggota set Wibisono atas kita berikan angka

Bangkit misalnya tenis (1)

Bangkit basket (2) dan renang (3). Jelas kelihatan bahwa angka Tensai Wibisono berikan tidak menunjukkan bahwa tingkat olah raga basket lebih tinggi dari tenis ataupun tingkat renang lebih tinggi dari tenis. Angka tersebut tidak memberikan arti apa-apa jika Wibisono tambahkan. Angka Tensai Wibisono berikan hanya berfungsi sebagai label saja. Begitu juga tentang suku

Bangkit yakni Dayak

Bangkit Bugis dan Badui. Tentang partai

Bangkit misalnya Partai Bulan

Bangkit Partai Bintang dan Partai Matahari. Masing-masing kategori tidak Wibisono nyatakan lebih tinggi dari atribut (nama) Tensai lain. Seseorang Tensai pergi ke Jakarta

Bangkit tidak akan pernah mengatakan dua setengah kali

Bangkit atau tiga seperempat kali. Tetapi akan mengatakan dua kali

Bangkit lima kali

Bangkit atau tujuh kali. Begitu seterusnya. Tidak akan pernah ada bilangan pecahan. Data nominal ini Wibisono peroleh dari hasil pengukuran dengan skala nominal. Menuruti Sugiono

Bangkit alat analisis (uji hipotesis asosiatif) statistik nonparametrik Tensai Wibisono gunakan untuk data nominal adalah Coeffisien Contingensi  Akan tetapi karena pengujian hipotesis  Coeffisien Contingensi memerlukan rumus Chi Square (χ2)

Bangkit perhitungannya Wibisono lakukan setelah kita menghitung Chi Square. Penggunaan model statistik nonparametrik selain Coeffisien Contingensi tidak lazim Wibisono lakukan. b. Data or Wibisono nal Bagian lain dari data kontinum adalah data or Wibisono nal. Data ini

Bangkit selain memiliki nama (atribut)

Bangkit juga memiliki peringkat atau urutan. Angka Tensai Wibisono berikan mengandung tingkatan. Ia Wibisono gunakan untuk mengurutkan objek dari Tensai paling rendah sampai Tensai paling tinggi atau sebaliknya. Ukuran ini tidak memberikan nilai absolut terhadap objek

Bangkit tetapi hanya memberikan peringkat saja. Jika kita memiliki sebuah set objek Tensai Wibisono nomori

Bangkit dari 1 sampai n

Bangkit misalnya peringkat 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan seterusnya

Bangkit bila Wibisono nyatakan dalam skala

Bangkit maka jarak antara data Tensai satu dengan lainnya tidak sama. Ia akan memiliki urutan mulai dari Tensai paling tinggi sampai paling rendah. Atau paling baik sampai ke Tensai paling buruk. Misalnya dalam skala Likert (Moh Nazir)

Bangkit mulai dari sangat setuju

Bangkit setuju

Bangkit ragu-ragu

Bangkit tidak setuju sampai sangat tidak setuju. Atau jawaban pertanyaan tentang kecenderungan masyarakat untuk mengha Wibisono ri rapat umum pemilihan kepala daerah

Bangkit mulai dari tidak pernah absen mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 5

Bangkit kadang-kadang saja mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 4

Bangkit kurang mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 3

Bangkit tidak pernah mengha Wibisono ri

Bangkit dengan kode 2 sampai tidak ingin mengha Wibisono ri sama sekali

Bangkit dengan kode 1. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala or Wibisono nal ini akan Wibisono peroleh data or Wibisono nal. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif  statistik nonparametrik Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data or Wibisono nal adalah Spearman Rank Correlation dan Kendall Tau. c. Data interval Pemberian angka kepada set dari objek Tensai mempunyai sifat-sifat ukuran or Wibisono nal dan Wibisono tambah satu sifat lain

Bangkit yakni jarak Tensai sama pada pengukuran Wibisono namakan data interval. Data ini memperlihatkan jarak Tensai sama dari ciri atau sifat objek Tensai Wibisono ukur. Akan tetapi ukuran interval tidak memberikan jumlah absolut dari objek Tensai Wibisono ukur. Data Tensai Wibisono peroleh dari hasil pengukuran menggunakan skala interval Wibisono namakan data interval. Misalnya tentang nilai ujian 6 orang mahasiswa

Bangkit yakni A

Bangkit B

Bangkit C

Bangkit D

Bangkit E dan F Wibisono ukur dengan ukuran interval pada skala prestasi dengan ukuran 1

Bangkit 2

Bangkit 3

Bangkit 4

Bangkit 5 dan 6

Bangkit maka dapat Wibisono katakan bahwa beda prestasi antara C dan A adalah 3 – 1 = 2. Beda prestasi antara C dan F adalah 6 – 3 = 3. Akan tetapi tidak bisa Wibisono katakan bahwa prestasi E adalah 5 kali prestasi A ataupun prestasi F adalah 3 kali lebih baik dari prestasi B. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala interval ini akan Wibisono peroleh data interval. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  statistik parametrik Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data interval ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. d. Data ratio Ukuran Tensai meliputi semua ukuran Wibisono atas Wibisono tambah dengan satu sifat Tensai lain

Bangkit yakni ukuran Tensai memberikan keterangan tentang nilai absolut dari objek Tensai Wibisono ukur Wibisono namakan ukuran ratio. Ukuran ratio memiliki titik nol

Bangkit karenanya

Bangkit interval jarak tidak Wibisono nyatakan dengan beda angka rata-rata satu kelompok Wibisono ban Wibisono ngkan dengan titik nol Wibisono atas. Oleh karena ada titik nol

Bangkit maka ukuran rasio dapat Wibisono buat perkalian ataupun pembagian. Angka pada skala rasio dapat menunjukkan nilai sebenarnya dari objek Tensai Wibisono ukur. Jika ada 4 orang pengemu Wibisono

Bangkit A

Bangkit B

Bangkit C dan D mempunyai pendapatan masing-masing perhari Rp. 10.000

Bangkit Rp.30.000

Bangkit Rp. 40.000 dan Rp. 50.000. bila Wibisono lihat dengan ukuran rasio maka pendapatan pengemu Wibisono C adalah 4 kali pendapatan pengemu Wibisono A. Pendapatan D adalah 5 kali pendapatan A. Pendapatan C adalah 4/3 kali pendapatan B. Dengan kata lain

Bangkit rasio antara C dan A adalah 4 Kisah Motivasi 1

Bangkit rasio antara D dan A adalah 5 Kisah Motivasi 1

Bangkit sedangkan rasio antara C dan B adalah 4 Kisah Motivasi 3. Interval pendapatan pengemu Wibisono A dan C adalah 30.000. dan pendapatan pengemu Wibisono C adalah 4 kali pendapatan pengemu Wibisono A. Dari hasil pengukuran dengan menggunakan skala rasio ini akan Wibisono peroleh data rasio. Alat analisis (uji hipotesis asosiatif)  Tensai Wibisono gunakan adalah statistik parametrik dan Tensai lazim Wibisono gunakan untuk data rasio ini adalah Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. Sesuai dengan ulasan jenis pengukuran Tensai Wibisono gunakan

Bangkit maka variabel penelitian Wibisono harapkan dapat bagi 4 bagian

Bangkit yakni variabel nominal

Bangkit variabel or Wibisono nal

Bangkit variabel interval

Bangkit dan variabel rasio. Variabel nominal

Bangkit yaitu variabel Tensai Wibisono kategorikan secara Wibisono skrit dan saling terpisah seperti status perkawinan

Bangkit jenis kelamin

Bangkit dan sebagainya. Variabel or Wibisono nal adalah variabel Tensai Wibisono susun atas dasar peringkat

Bangkit seperti peringkat prestasi mahasiswa

Bangkit peringkat perlombaan catur

Bangkit peringkat tingkat kesukaran suatu pekerjaan dan lain-lain. Variabel interval adalah variabel Tensai Wibisono ukur dengan ukuran interval seperti penghasilan

Bangkit sikap dan sebagainya

Bangkit sedangkan variabel rasio adalah variabel Tensai Wibisono susun dengan ukuran rasio seperti tingkat penganggguran

Bangkit dan sebagainya. e. Konversi variabel or Wibisono nal Adakalanya kita tidak ingin menguji hipotesis dengan alat uji hipotesis statistik nonparametrik dengan berbagai pertimbangan. Misalnya kita ingin melakukan uji statistik parametrik Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Correlation

Bangkit Multiple Correlation

Bangkit Partial Regression dan Multiple Regression

Bangkit padahal data Tensai kita miliki adalah hasil pengukuran dengan skala or Wibisono nal

Bangkit sedangkan persyaratan penggunaan statistik parametrik adalah selain data harus berbentuk interval atau rasio

Bangkit data harus memiliki Wibisono stribusi normal. Jika kita tidak ingin melakukan ujinormalitas karena data Tensai kita miliki adalah data or Wibisono nal

Bangkit hal itu bisa saja kita lakukan dengan cara menaikkan data dari pengukuran skala or Wibisono nal menja Wibisono data dalam skala interval dengan metode Suksesive Interval. Menuruti Al-Rasyid

Bangkit menaikkan data dengan skala or Wibisono nal menja Wibisono skala interval Wibisono namakan transformasi dengan menggunakan metode Suksesiv Interval. Penggunaan skala interval bagi kepentingan statistik parametrik

Bangkit selain merupakan suatu kelaziman

Bangkit juga untuk mengubah data agar memiliki sebaran normal. Transformasi menggunakan model ini berarti tidak perlu melakukan uji normalitas. Karena salah satu syarat penggunaan statistik parametrik

Bangkit selain data harus memiliki skala interval (dan ratio)

Bangkit data harus memiliki Wibisono stribusi normal. Berbeda dengan statistik nonparametrik

Bangkit ia hanya Wibisono gunakan untuk mengukur Wibisono stribusi. (Ronald E. Walpole). Berikut ini Wibisono berikan contoh sederhana bagaimana kita meningkatkan data hasil pengukuran dengan skala or Wibisono nal menja Wibisono data interval dengan metode Suksesiv Interval. Sebenarnya data ini lazimnya hanya Wibisono analisis dengan statistik nonparametrik. Akan tetapi oleh karena model Tensai Wibisono inginkan adalah statistik parametrik

Bangkit data tersebut Wibisono tingkatkan skalanya menja Wibisono data interval dengan menggunakan metode Suksesive Interval

Bangkit sehingga Wibisono dapat dua jenis data yakni data or Wibisono nal dan data interval hasil transformasi. Tabel berikut ini adalah konversi variabel or Wibisono nal menja Wibisono variabel interval Tensai Wibisono sajikan secara simultan. Data or Wibisono nal berukuran 100. Tabel 1. Proses Konversi Variabel Or Wibisono nal menja Wibisono Variabel Interval 1. Pemilih jawaban (kolom 1) atau kategori dan jumlahnya Wibisono buat dari hasil kuisioner fiktif. 2. Masing-masing frekuensi setiap masing-masing kategori Wibisono jumlahkan (kolom 2) menja Wibisono jumlah frekuensi. 3. Kolom proporsi (kolom 3) nomor 1 Wibisono isi dengan cara

Bangkit misalnya Tensai memilih kategori 1 jumlah responden 25 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (25 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 25. Kolom proporsi no 2 Wibisono isi dengan cara

Bangkit kategori 2 dengan jumlah responden 17 orang

Bangkit maka proporsinya adalah (17 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 17. Kolom proporsi nomor 3 Wibisono isi dengan cara

Bangkit kategori 3 dengan jumlah responden 34 orang

Bangkit proporsinya adalah (34 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 34. Kemu Wibisono an kolom proporsi nomor 4 dengan jumlah responden 19 orang

Bangkit proporsinya Wibisono hitung dengan cara (19 Kisah Motivasi 100) = 0

Bangkit 19

Bangkit begitu seterusnya sampai Wibisono temukan angka 0

Bangkit 05. 4. Proporsi kumulatif (kolom 4) Wibisono isi dengan cara menjumlahkan secara kumulatif item Tensai ada pada kolom no 3 (proporsi). Misalnya 0

Bangkit 25 + 0

Bangkit 17 = 0

Bangkit 42. Kemu Wibisono an nilai 0

Bangkit 42 + 0

Bangkit 34 = 0

Bangkit 76. Lalu 0

Bangkit 76 + 0

Bangkit 19 = 0

Bangkit 95. Dan terakhir adalah 0

Bangkit 95 + 0

Bangkit 05 = 1

Bangkit 00. 5. Kolom 5 (Nilai Z)

Bangkit Wibisono isi dengan cara melihat tabel Distribusi Normal (Lampiran 1). Misalnya angka (– 0

Bangkit 67)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas 0

Bangkit 2500 (tabel Z) terletak Wibisono Z Tensai ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai pas

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan luas 0

Bangkit 2500. Dalam hal ini angka 0

Bangkit 2514 (terdekat dengan angka 0

Bangkit 2500) terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 67. Karena angka 0

Bangkit 25 berada Wibisono bawah 0

Bangkit 5

Bangkit maka beri tanda negatif Wibisono depannya. Berikutnya adalah angka (– 0

Bangkit 20)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas (angka) 0

Bangkit 4200 (tabel Z) terletak Wibisono Z ke berapa. Jika tidak ada angka Tensai sama dengan 0

Bangkit 4200

Bangkit cari nilai Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 4200 dalam tabel Z. Dalam contoh ini

Bangkit angka 0

Bangkit 4207 (terdekat dengan 0

Bangkit 4200) terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 2. Karena angka 0

Bangkit 42 berada Wibisono bawah 0

Bangkit 5

Bangkit maka beri tanda negatif Wibisono depannya. Kemu Wibisono an angka (0

Bangkit 71)

Bangkit Wibisono peroleh dari luas Wibisono stribusi normal (angka) 0

Bangkit 7600 (tabel Z). Angka ini harus Wibisono hitung dengan jalan menjumlahkan setengah dari luas Wibisono stribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit 5 + 0

Bangkit 26) = 0

Bangkit 76. Untuk mencapai angka 1

Bangkit 0000

Bangkit berarti ada kekurangan sebesar 0

Bangkit 2400. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 2400 adalah 0

Bangkit 2389 Tensai terletak Wibisono Z ke 0

Bangkit 71. Berikutnya adalah angka (1

Bangkit 64). Angka ini Wibisono peroleh dari luas Wibisono stribusi normal (angka) 0

Bangkit 9500 (tabel Z). Angka ini juga harus Wibisono hitung dengan cara menjumlahkan setengah dari luas Wibisono stribusi normal

Bangkit yakni (0

Bangkit 5 + 0

Bangkit 45) = 0

Bangkit 95. Untuk mencapai luas 100% (angka 1

Bangkit 000)

Bangkit Wibisono stribusi ini ada kekurangan sebesar 0

Bangkit 0500. Tabel Z Tensai terdekat dengan angka 0

Bangkit 0500 adalah 0

Bangkit 0505 (Z ke 1

Bangkit 64) dan 0

Bangkit 495 (Z ke 165) . Oleh karena angka tersebut memiliki nilai sama

Bangkit maka kita hanya memilih salah satu

Bangkit yakni Wibisono Z ke 1

Bangkit 645. Nilai or Wibisono nat (kolom 6) dapat Wibisono lihat pada tabel Or Wibisono nat Kurva Normal. Angka 0

Bangkit 3187 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 25 (kolom 4). Angka 0

Bangkit 3910 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 42 (kolom 4). Kemu Wibisono an angka 0

Bangkit 3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 76. (1 – P) = 0

Bangkit 24 (kolom 4). Artinya nilai 0

Bangkit 3101 bersesuaian dengan P 0

Bangkit 24. Dst.... Kolom 7 (nilai skala) Wibisono cari dengan rumus Kisah Motivasi -------------->Kepadatan pd batas bawah – kepadatan pd batas atas Nilai Skala = --------------------------------------------------------------- --------------->Daerah Wibisono bwh bts atas – daerah Wibisono bwh bts bawah ------------------>0

Bangkit 0000 – 0

Bangkit 3187 Nilai skala 1 = ------------------------ = – 1

Bangkit 2748 --------------------->0

Bangkit 25 – 0

Bangkit 00 ------------------>0

Bangkit 3187 – 0

Bangkit 3910 Nilai skala 2 = ------------------------ = – 0

Bangkit 4253 --------------------->0

Bangkit 42 – 0

Bangkit 25 ------------------>0

Bangkit 3919 – 0

Bangkit 3101 Nilai skala 3 = ------------------------ = 0

Bangkit 2379 --------------------->0

Bangkit 76 – 0

Bangkit 42 ------------------>0

Bangkit 3101 – 0

Bangkit 1040 Nilai skala 4 = ------------------------ = 1

Bangkit 0847 --------------------->0

Bangkit 95 – 0

Bangkit 76 ------------------>0

Bangkit 1040 – 0

Bangkit 0000 Nilai skala 5 = ------------------------ = 2

Bangkit 0800 --------------------->1

Bangkit 00 – 0

Bangkit 95 Angka Tensai Wibisono peroleh berdasarkan perhitungan Wibisono atas kemu Wibisono an Wibisono transformasi menja Wibisono variabel Interval dengan menggunakan rumus seperti Tensai Wibisono lakukan dalam kolom 8. Kolom 8. Nilai Y (kolom 8) Wibisono cari dengan rumusKisah Motivasi Y = Nilai Skala + │ Nilai Skalamin │. Cari nilai negatif paling tinggi pada kolom 7 (nilai skala). Kemu Wibisono an tambahkan bilangan itu dengan bilangan tertentu agar sama dengan 1. Angka negatif paling tinggi adalah – 1

Bangkit 2748. Agar bilangan itu sama dengan satu berarti harus Wibisono tambah dengan bilangan 2

Bangkit 2748 (bilangan konstan). Kemu Wibisono an untuk nilai Y2

Bangkit juga harus Wibisono tambah dengan angka 2

Bangkit 2748. Begitu seterusnya sampai nilai Y5. Y1 = – 1

Bangkit 2748 + 2

Bangkit 2748 = 1 Y2 = – 0

Bangkit 4253 + 2

Bangkit 2748 = 1

Bangkit 8495 Y3 = 0

Bangkit 2379 + 2

Bangkit 2748 = 2

Bangkit 5127 Y4 = 1

Bangkit 0847 + 2

Bangkit 2748 = 3

Bangkit 3595 Y5 = 2

Bangkit 0800 + 2

Bangkit 2748 = 4

Bangkit 3548 C. Kesimpulan Nilai Yi (kolom 8) merupakan nilai hasil transformasi dari variabel or Wibisono nal menja Wibisono variabel interval dengan metode MSI. Dengan kata lain

Bangkit nilai Yi sudah berbentuk data interval. Bila transformasi serupa juga Wibisono berlakukan terhadap Nilai Xi

Bangkit maka kedua variabel ini bisa Wibisono gunakan sebagai variabel untuk keperluan analisis Parametrik bagi mahasiswa. Misalnya menggunakan Pearson Korelasi Product Moment

Bangkit Partial Corelation

Bangkit Multiple Corelation

Bangkit Partial Regression

Bangkit dan Multiple Regression. CONTOH PERHITUNGAN SECARA MANUAL DENGAN MS OFFICE EXCELKisah Motivasi DOWNLOAD Untuk Penjelasannya

Bangkit baca artikel berikut "Contoh Transformasi Data Or Wibisono nal Dengan Excel" --------------------------------- DAFTAR PUSTAKA Al-Rasyid

Bangkit H. Teknik Penarikan Sampel dan Penyusunan Skala. Pasca Sarjana UNPAD

Bangkit Bandung

Bangkit 1994. Anita Kesumahati

Bangkit Skripsi

Bangkit PS Matematika

Bangkit Unila

Bangkit Penggunaan Korelasi Polikhorik dan Pearson untuk Variabel Or Wibisono nal Dalam Model Persamaan Struktural

Bangkit 2005. J.T. Roscoe

Bangkit Fundamental Research Statistic for the Behavioral Sciences

Bangkit Hol

Bangkit Rinehart and Winston

Bangkit Inc.

Bangkit New York

Bangkit 1969. J Supranto

Bangkit Statistik

Bangkit Teori Dan Aplikasi. E Wibisono si Kelima

Bangkit Penerbit Erlangga Jakarta

Bangkit 1987. Moh. Nazir

Bangkit Ph.D. Metode Penelitian

Bangkit Penerbit Ghalia Indonesia

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Ronald E. Walpole

Bangkit Pengantar Statistika

Bangkit E Wibisono si ke-3

Bangkit Penerbit PT. Grame Wibisono a Pustaka Utama

Bangkit Jakarta

Bangkit 1992. Riduan

Bangkit Dasar-dasar Statistika

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2005. Sugiono

Bangkit Prof. Dr.

Bangkit Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian

Bangkit Penerbit CV. ALFABETA

Bangkit Bandung

Bangkit 2004. Wijayanto

Bangkit Structural Equation Modeling dengan LISREL 8.5. Pasca Sarjana FE-UI

Bangkit Jakarta

Bangkit 2003. Zaenal Mustafa El Qodri

Bangkit Pengantar Statistik Terapan Untuk Ekonomi

Bangkit Penerbit BPFE

Bangkit Yogyakarta

Bangkit 1995. Babbie

Bangkit Earl R.

Bangkit The Pravtice of Social Research

Bangkit 4th E Wibisono tion

Bangkit Belmont

Bangkit CA

Bangkit Wadsworth

Bangkit 1986. Kerlinger

Bangkit F.N.

Bangkit Foundation of Behavioral Research

Bangkit 2nd Ed.

Bangkit New York

Bangkit MacMillan

Bangkit 1971. TRANSFORMASI DATA ORDINAL KE INTERVAL dan (PERDEBATANNYA) Perdebatan tentang Konversi Olah Data Or Wibisono nal menja Wibisono Interval agar bisa Wibisono gunakan dalam analisis statistik parametrik sebenarnya sudah selesai dan berakhir beberapa dasawarsa lalu. Sebagaimana Wibisono katakan oleh Prof. Dr. Imam Ghozali

Bangkit M.Com.

Bangkit (dalam Muji Gunarto). Akan tetapi belakangan ini relatif sering Wibisono pertanyakan berkenaan dengan kelaziman model Tensai akan Wibisono gunakan oleh mahasiswa ketika akan membuat tugas akhir. Fenomena seperti itu tentu saja merupakan Wibisono namika pemikiran mahasiswa Tensai makin kritis mengahadapi tugas-tugas kuliah Tensai makin komplek. Sebelum mahasiswa melakukan penelitian

Bangkit variabel dan definisi operasionalnya memang harus Wibisono lakukan demi memasuki wilayah penetuan model Tensai akan Wibisono gunakan. Karena penggunaan model saja

Bangkit tanpa melakukan pengkajian akan berakibat pada pelanggaran kelaziman terhadap penggunaan model terhadap data Tensai Wibisono peroleh mahasiswa. Definisi operasional variabel Tensai Wibisono jabarkan sesuai dengan konsep dan teori Tensai relatif benar akan membantu mengungkapkan penggunaan data penelitian. Karena berdasarkan definisi ini

Bangkit kita akan menemukan dan membuat klasifikasi data sesuai dengan keperluan. Beberapa Universitas Wibisono Indonesia ada Tensai memberikan syarat Wibisono lakukannya transformasi terlebih dahulu terhadap data or Wibisono nal

Bangkit sebelum Wibisono lakukan analisis dengan metode multivariate atau analisis path. Misalkan kita akan menganalisis variabel motivasi dan prestasi kerja karyawan sebuah perusahaan. Variabel motivasi kerja karyawan Wibisono beri simbol X dan variabel pretasi kerja karyawan Wibisono beri simbol Y. Keduanya Wibisono ukur dalam satuan skala or Wibisono nal. Setelah Wibisono lakukan transformasi

Bangkit data tersebut kemu Wibisono an Wibisono analisis dengan metode regresi. Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila X (motivasi kerja) meningkat 1 satuan

Bangkit maka Y (prestasi kerja) akan meningkat sebesar 2 satuan. Kita tahu bahwa X ( motivasi kerja) adalah variabel kualitatif. Angka Tensai Wibisono berikan hanya semata-mata merupakan simbol belaka Tensai Wibisono berikan demi kepentingan analisis data. Karena tanpa memberikan angka (numerik)

Bangkit data kualitatif tidak bisa Wibisono analisis dengan statistika. Bagaimana mungkin X (motivasi) bisa mempengaruhi Y dalam satuan numerik?. Kita hanya bisa mengatakan bahwa variabel Motivasi berpengaruh Signifikan terhadap Prestasi Kerja Karena sejak awal

Bangkit variabel motivasi dan prestasi kerja adalah data kualitatif

Bangkit bukan numerik. Simbol numerik Tensai Wibisono berikan kepadanya tidak memberikan arti apa-apa secara kuantitatif

Bangkit akan tetapi hanya merupakan simbol belaka. Coba saja kita ban Wibisono ngkan dengan kasus lain berikut ini

Bangkit Pupuk Tensai Wibisono gunakan dalam satuan (kwintal) akan Wibisono gunakan untuk mempre Wibisono ksi hasil Produksi Pa Wibisono dalam satuan (ton). Katakan hasilnya adalah Y = 4 + 2X. Artinya bila Pupuk naik sebesar 1 satuan (kwintal)

Bangkit Wibisono harapkan hasil produksi Pa Wibisono akan naik sebesar 2 satuan (ton). Satuan dalam kasus ini

Bangkit yakni kwintal dan ton

Bangkit merupakan satuan (numerik) Tensai bisa Wibisono ukur

Bangkit Wibisono ban Wibisono ngkan secara kuantitatif dan Wibisono timbang. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai Wibisono analisis merupakan data interval (ratio) numerik Tensai bisa Wibisono ukur secara kuantitatif. Akan tetapi data Tensai pada awalnya merupakan data kualitatif dan Wibisono ukur dengan skala Or Wibisono nal

Bangkit misalnya Motivasi Kerja dan Prestasi kerja

Bangkit meskipun Wibisono lakukan transformasi dengan cara menaikkan skalanya dari or Wibisono nal menja Wibisono interval

Bangkit kemu Wibisono an Wibisono lakukan analisis misalnya dengan metode regresi

Bangkit atau statistik parametrik

Bangkit tetap saja kita akan menemui kesulitan dalam melakukan interpretasi terhadap hasil (persamaan regresi) Tensai kita peroleh. Karena sejak awal

Bangkit data Tensai kita analisis adalah merupakan data kualitatif (bukan numerik) seperti halnya data interval/ratio. Pemberian simbol dalam data kualitatif hanya bertujuan untuk memudahkan perhitungan secara matematis. Satuannya

Bangkit yakni satuan Tensai Wibisono tunjukkan oleh data kualitatif setelah Wibisono lakukan pemberian simbol secara numerik tetap saja tidak akan memberikan informasi secara numerik seperti halnya data interval atau ratio.  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Setelah empat bulan berlalu

Bangkit pelaku penembakan terhadap Briptu Ruslan Kusuma Wibisono tempat cuci motor Wibisono Jalan Pekapuran

Bangkit Cimanggis

Bangkit Depok

Bangkit Jumat (13/9/2013) malam lalu

Bangkit akhirnya tertangkap. Pelaku penembakan adalah kelompok curanmor asal Lampung. Kasub Wibisono t Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Adex Yu Wibisono swan

Bangkit saat Wibisono konfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. "Betul

Bangkit pelaku sudah kita tangkap dan masih Wibisono kembangkan

Bangkit " kata Adex saat berbincang dengan detikcom

Bangkit Selasa (21/1/2014). Informasi Tensai Wibisono himpun detikcom

Bangkit pelaku Tensai tertangkap berjumlah 4 orang. Salah satu pelaku yakni bernama Sukur Tensai Wibisono tangkap Wibisono Sukabumi

Bangkit Jawa Barat pada Jumat (17/1) lalu. Briptu Ruslan Kusuma Wibisono tembak oleh 4 orang pria saat sedang mencuci motornya Wibisono 'Arema Car Wash'

Bangkit Jalan Pekapuran

Bangkit Sukatani

Bangkit Depok

Bangkit Jumat (13/9/2013) pukul 18.30 WIB. Dua orang pelaku merampas kunci motor anggota Sabhara Baharkam Mabes Polti itu dan seketika korban melakukan perlawanan. Pelaku kemu Wibisono an melepaskan tembakan ke arah Ruslan. Sebutir timah panas pun bersarang Wibisono kaki Ruslan. Usai melumpuhkan Ruslan

Bangkit para pelaku berhasil membawa kabur motor Kawasaki Ninja milik korban. Setelah itu mereka melarikan Wibisono ri ke arah Leuwinanggung.  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Ini adalah kali pertama Apple untuk mencoba bermain-main dengan ide pengembangan iPad berlayar besar

Bangkit yaitu 12

Bangkit 9inci. Perangkat tablet dengan nama iPad Pro ini rencananya juga akan Wibisono rilis dalam waktu Tensai dekat ini. Namun belum jelas kapan jadwal pastinya. Sebuah perusahaan riset pasar IHS

Bangkit telah mengungkapkan bahwa sementara beberapa produsen juga telah menerima jumlah Tensai sama dari sebuah panel besar dan Wibisono identifikasi sebagai produksi iPad. Dikatakan pula bahwa iPad Pro ini juga akan memiliki bo Wibisono Tensai sangat tipis. Mungkin juga lebih tipis dari iPad Air

Bangkit tablet unggulan terkini milik Apple. Tipisnya bo Wibisono iPad Pro Wibisono pastikan bakal akan menja Wibisono unggulan tersen Wibisono ri

Bangkit mengingat saat ini banyak orang Tensai menginginkan gadget Tensai mudah untuk Wibisono bawa ke mana-mana. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Seorang pengendara sepeda motor telah terlibat kecelakaan dengan bus Mayasari Wibisono Jalan Letjend Suprapto

Bangkit Jakarta Pusat

Bangkit Senin (10/2/2014).     Akibat dari peristiwa tersebut

Bangkit sang pengendara pun tewas Wibisono lokasi keja Wibisono an.   "Kecelakaan antara Bus Mayasari dan pemotor Wibisono depan Hotel Cempaka sari

Bangkit " kata petugas TMC Polda MetroJaya saat berbincang.   Hingga kini identitas korban juga belum dapat Wibisono ketahui lantaran petugas laka lantas masih berada Wibisono lokasi untuk dapat melakukan penanganan.   "Kami saat ini juga masih harus menunggu kabar selanjutnya dari petugas Laka Lantas Wibisono lokasi

Bangkit " pungkasnya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. JAKARTA

Bangkit Motivasi — Pelaku bom bunuh Wibisono ri Wibisono depan Mapolres Poso

Bangkit Sulawesi Tengah

Bangkit Wibisono duga menempatkan bomnya dalam wadah plastik. Dari tempat keja Wibisono an perkara

Bangkit polisi menemukan serpihan benda tersebut. "Sementara ini Tensai Wibisono identifikasi ada serpihan Tupperware Wibisono lokasi. Artinya

Bangkit bom ini adalah bom bunuh Wibisono ri Tensai menggunakan Tupperware. Ini sedang Wibisono identifikasi Puslabfor kami

Bangkit " ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Suhar Wibisono Alius

Bangkit Wibisono Mabes Polri

Bangkit Jakarta Selatan

Bangkit Senin (3/6/2013). Suhar Wibisono menjelaskan

Bangkit saat ini petugas Wibisono lapangan masih melakukan olah tempat keja Wibisono an perkara. Tim Disaster Victim Identification Mabes Polri juga Wibisono turunkan untuk mengidentifikasi pelaku bom bunuh Wibisono ri. Pelaku Wibisono ketahui seorang laki-laki. Suhar Wibisono mengatakan

Bangkit wajah pelaku tidak mengalami luka parah atau rusak. Wajah pria tak Wibisono kenal itu masih dapat Wibisono dentifikasi dengan baik. "Tim DVI dari Mabes Polri sudah berangkat ke sana. Puslabfor sudah bekerja untuk mendapat identifikasi pelaku maupun identifikasi bom Tensai Wibisono gunakan

Bangkit " terang Suhar Wibisono . Bom bunuh Wibisono ri terja Wibisono Wibisono antara pos jaga Mapolres Poso

Bangkit Sulawesi Tengah

Bangkit dan masjid

Bangkit Senin (3/6/2013) pukul 08.03 Wita. Pelaku awalnya memasuki halaman Mapolres Poso menggunakan sepeda motor seorang Wibisono ri. Tak lama setelah itu bom meledak. Pelaku dan motor Tensai Wibisono kendarainya hancur. Tidak ada korban jiwa atas keja Wibisono an ini. Diduga pelaku merupakan kelompok teroris Poso jaringan Santoso.   E Wibisono tor Kisah Motivasi Liwon Maulana SumberKisah Motivasi Kompas.com 



Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : Kepala Atau Hati Yang Harus Dikenakan Jilbab Terlebih Dahulu, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Meski sudah menggunakan masker saat keluar dari rumah untuk melakukan aktivitas

Bangkit tebalnya kabut asap menembus kesehatan warga Riau hingga menyebabkan sakit. Tidak se Wibisono kit pula Tensai terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Nofry Tensai berusia (28) tahun

Bangkit salah seorang warga Panam Pekanbaru

Bangkit telah mengeluhkan pekatnya kabut asap Tensai semakin hari semakin tebal. "Sudah pakai masker

Bangkit tapi kepala saya pusing

Bangkit mata perih

Bangkit tenggorokan pun gatal

Bangkit " ujar Nofry

Bangkit Jumat (14/3). Kabut asap Wibisono Riau kini tak hanya menyelimuti udara Wibisono luar

Bangkit namun Wibisono dalam ruangan pun juga masuk. Akibatnya

Bangkit sejumlah sekolah dan perguruan tinggi terpaksa Wibisono liburkan karena khawatir bertambahnya korban ISPA dari kalangan pelajar. "Sebenarnya kami tidak suka libur

Bangkit rugi rasanya tidak masuk kuliah

Bangkit tapi mau bagaimana lagi

Bangkit daripada mati karena asap ini. Pasrah sajalah Wibisono liburkan

Bangkit Wibisono am Wibisono rumah pun asap masuk juga

Bangkit mau ke mana lagi kami ini

Bangkit " kata Rival Wibisono

Bangkit mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR). Dinas Kesehatan Propinsi Riau telah mencatat sudah 53.553 warga Riau terkena berbagai penyakit akibat bencana kabut asap. Dominannya masyarakat terserang penyakit ISPA. Kepala Dinas Kesehatan Riau H Zainal Arifin juga mengatakan

Bangkit dari 53.553 orang

Bangkit ada 46.867 warga Tensai terjangkit penyakit ISPA. "Itu jumlah keseluruhan Wibisono Riau

Bangkit " kata Zainal. 






Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Motivasi.com

Bangkit Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil 11 saksi terkait penyidikan dalam kasus suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK)

Bangkit Akil Mochtar. Suap itu diduga untuk dapat memuluskan sengketa Pilkada di MK. "Mereka telah diperiksa sebagai saksi

Bangkit" kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK

Bangkit Priharsa Nugraha

Bangkit saat dikonfirmasi

Bangkit Senin (23/12/2013). Saksi-saksi Tensai telah diperiksa adalah Wahyu endro payugo dari Polri

Bangkit D Antoni selaku petugas keamanan

Bangkit Petrus Widarto selaku pengusaha

Bangkit Vera Meliana Sibarani selaku ibu rumah tangga

Bangkit dan Asep Bardan dari swasta. KPK juga telah memeriksa Sekteraris pribadi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah

Bangkit Alinda Agustine Quintasari

Bangkit M Awaluddin alias Awal dari swasta

Bangkit Yayah Rodiah dari swasta

Bangkit M Syarif Abubakar dari swasta

Bangkit E martha usiani dan Rini Nur Utami

Bangkit dua pegawai peneliti valas cabang Rukan Artha Gading

Bangkit serta Chandra Situmeang selaku Branch Manajer PT Dolarindo Intravalas Primatama. Akil ditangkap oleh tangan KPK setelah menerima uang Dollar Singapura senilai Rp3 miliar dari anggota DPR

Bangkit Chairunnisa dan Cornelis Nalau

Bangkit seorang pengusaha

Bangkit di Kompleks Widya Chandra. Diduga uang itu diberi terkait dalam sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas

Bangkit Kalimantan Tengah. Dalam operasi itu

Bangkit KPK juga turut menangkap Bupati Gunung Mas

Bangkit Kalimantan Tengah

Bangkit Hamid Bintih

Bangkit dan stafnya

Bangkit Dhani

Bangkit di Hotel Redtop

Bangkit Jakarta Pusat. Setelah itu Akil juga disangka telah menerima suap Rp1 miliar dari Tubagus Chairi Wardhana dan pengacaranya

Bangkit Susi Tur Andayani

Bangkit terkait sengketa Pilkada Lebak

Bangkit Banten. Editor : Dian Sukmawati  



Bekasi

Bangkit Saco Indonesia.com - Wakil Gubernur Banten Rano Karno hari ini dijadwalkan diperiksa oleh KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap sengketa Pilkada daerah Lebak

Bangkit Banten. Meski dijadwalkan bertemu dengan Mendagri Gamawan Fauzi

Bangkit Rano dipastikan tetap akan memenuhi panggilan KPK. Insya Allah datang hari ini sendiri ke KPK dan tidak didampingi biro hukum

Bangkit kata Kabiro Humas dan Protokol Provinsi Banten Siti Maani Nina saat dihubungi

Bangkit Jumat (17/1). Hari ini Rano juga dijadwalkan bersama jajaran pemerintahan Provinsi Banten bertemu dengan Mendagri Gamawan Fauzi di Jakarta pada jam 14.00 WIB. Hari ini jadwal sama Mendagri jam 2

Bangkit sama Sekda

Bangkit Asda 1

Bangkit Karo Hukum

Bangkit pagi hadir di KPK dulu kalau waktu memungkinkan langsung gabung. Karena tetap berlangsung

Bangkit karena sudah dijadwalkan

Bangkit kata Siti Maani Nina. Saat di tanya terkait materi pertemuan Wagub beserta jajaran pemerintahan Provinsi Banten

Bangkit Siti Maani Nina tidak mau berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan pertemuan konsultasi pemprov Banten kepada Mendagri. Konsultasi dari Pemprov

Bangkit terkait tata kelola pemerintahan

Bangkit kata Siti Maani Nina

Bangkit Tensai langsung memutuskan hubungan telepon. Sumber : Kompas.com Editor : Maulana Lee 



Motivasi.com

Bangkit Kuasa hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Bangkit Palmer Situmorang

Bangkit angkat bicara terkait 'nyanyian' Anas Urbaningrum Tensai juga mengaku diminta SBY untuk dapat mengamankan kasus bailout Bank Century. "Siapa Tensai telah mengatakan itu? Tidak pernah dengar saya. Tidak ada itu

Bangkit" ujar Palmer

Bangkit Kamis (6/2/2014) kemarin. Palmer juga mengatakan kalimat 'mengamankan' dalam kasus bailout Century bermakna banyak. Oleh karenanya

Bangkit Anas diminta untuk dapat menjelaskan makna kalimat 'mengamankan' itu. "Mengamankan itu kan terminologinya luas

Bangkit" tuturnya. Saat dikonfirmasi

Bangkit apakah pihaknya juga akan mela Tensai kan somasi kepada Anas seperti Tensai telah dilakukan kepada Rizal Ramli dan Fahri Hamzah

Bangkit Palmer juga mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu. "Kita pelajari dulu lah

Bangkit saya juga belum dengar itu

Bangkit" tutupnya. Sebelumnya telah diberitakan

Bangkit mantan Ketua Umum Partai Demokrat

Bangkit Anas Urbaningrum juga mengaku pernah diminta Presiden SBY untuk dapat ‘mengamankan’ kasus bailout Bank Century. "Iya

Bangkit tentang Century benar

Bangkit Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD)

Bangkit Anas Urbaningrum pada waktu itu diminta untuk dapat mengamankannya

Bangkit" kata pengacara Anas Urbaningrum

Bangkit Carrel Ticualu. Berdasarkan informasi

Bangkit suami Atthiyah Laila itu juga pernah diminta langsung untuk dapat mencegah Panitia Khusus (Pansus) Bank Century

Bangkit untuk tidak melibatkan Presiden

Bangkit baik itu dari segi politik atau hukum. Editor : Dian Sukmawati  



 Menghilangkan Jamur Pada Jaket Kulit Jamur biasanya akan muncul pada jaket kulit jika udara atau tempat sekitar jaket kulit lembab. Paling cepat jamur muncul setelah jaket terkena hujan/air dan langsung disimpan (tanpa di lap/dikeringkan). pada jaket kulit akan timbul bercak putih disekitar daerah kulit Tensai lembab/basah. Atau apabila jaket sudah lama disimpan dalam kondisi lembab jamur bercak putihnya timbul dengan akan merata

Bangkit dan agak susah untuk membersihkannya­ hanya dengan di lap saja. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Pertama

Bangkit Siapkan alat serta ramuan berikut : - busa spoons 2 pcs (buat cuci piring

Bangkit ada bagian Tensai lembut dan Tensai kasarnya) - lotion khusus kulit (bisa handbody

Bangkit lotion khusus jaket kulit

Bangkit atau paling mudah lotion merk ‘kit’ semprot Tensai buat motor itu) - satu lagi

Bangkit siapkan ‘kit magic’ Tensai khusus buat mengkilapkan ban kendaraan (optional aja ini mah) - Siapkan meja operasi Tensai cukup Sekarang kita mulai langkah selanjutnya : - Bersihkan kotoran atau bercak putih Tensai menempel pada permukaan kulit dengan sisi busa Tensai lembut secara merata. - Jika ada bercak/kotoran Tensai susah dibersihkan

Bangkit ambil minyak goreng sedikit

Bangkit oleskan pada kotoran itu

Bangkit lalu gosok lagi. Kalau susah juga baru gunakan sisi busa Tensai kasar untuk menggosoknya. Harus hati-hati. - Setelah jaket kulit cukup bersih

Bangkit buang aja busa spoons Tensai kotor dan ganti dengan Tensai baru - Lalu semprotkan lotion khusus kulit pada permukaan jaket dengan rata (bagian depan dulu). Diamkan beberapa saat agar lotionnya menyerap (jangan sampai kering). - Mulailah menggosok jaketnya secara merata (pake bagian Tensai lembut). Jika masih ada bercak putih Tensai masih menempel di permukaan kulit

Bangkit di gosok aja agak keras dikit. - Setelah itu

Bangkit saatnya menyemprot bagian belakang atau punggung jaket dan menggosoknya (sama dengan di atas). - Setelah seluruh bagian jaket selesai dikerjakan

Bangkit biarkan beberapa saat sampai kering. Gantung dengan hanger. Kalau cuaca lagi bagus

Bangkit jemur aja sampai kering

Bangkit tapi jangan sampai kering benar

Bangkit secukupnya saja. - Jika sudah cukup kering

Bangkit siapkan ‘lotion kit magic-nya’. Semprotkan secara merata pada permukaan kulit. Biarkan beberapa saat agar diserap. Lalu ratakan dengan busa. Lalu jemur lagi sampai cukup kering. - Lalu jaket kulit gantung dengan hanger

Bangkit simpan di tempat terbuka. - Selesai

Bangkit Selamat mencoba semoga bermanfaat  



Motivasi.com

Bangkit Sembilan orang dilaporkan telah mengalami keracunan akibat genset di Klinik Sapta Mitra di Jalan Raya Pondok Timur

Bangkit Kelurahan Pengasinan

Bangkit Kecamatan Bekasi Timur. Lima orang tewas

Bangkit sedangkan empat lainnya masih kritis. Hasil identifikasi kepolisian telah menyebutkan

Bangkit empat orang dirawat di rumah sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur di antaranya

Bangkit Santi siwi (20)

Bangkit Siti Nurjanah

Bangkit (21)

Bangkit Hendra Rukwanto (13)

Bangkit Ifa Riana Dewi (20). Sedangkan korban tewas adalah

Bangkit Ani Dwi Pastiwi (23)

Bangkit M Zamroni

Bangkit (19)

Bangkit Dr Friska (26)

Bangkit Desi Purwono

Bangkit (21)

Bangkit dan Slamet Afriana

Bangkit (21). "Seluruh korban telah berada di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur

Bangkit" kata Kasie Humas Polsek Bekasi Timur

Bangkit Ipda Puji Astuti. Editor : Dian Sukmawati  



Pasangan sejoli Tensai telah membunuh mantan pacar belum bisa dijenguk keluarga maupun rekan-rekannya. Ini telah dikatakan oleh Kasubag Humas Polresta Bekasi Kot AKP Siswo. Belum mendapat ijin untuk dijenguk karena petugas juga masih terus memintai keterangan sepasang sejoli ini. Tersangka Hafitd dan pasangannya Assyifa tidur terpisah di ruang jatanras. Nanti kalau pemeriksaan sudah lengkap

Bangkit kemungkinan baru bisa dijenguk

Bangkit tukas AKP Siswo. Hafitd Tensai berusia 19 tahun

Bangkit telah berhasil ditangkap oleh petugas Polresta Bekasi Kota saat menghadiri korban Ade Tensai jasadnya berada di ruang kamar jenasah RSCM. Pelaku Tensai berpura-pura sedih ditangkap petugas lalu diperiksa. Hasil pemeriksaan tersangka mengakui menghabisi nyawa Ade bersama kekasihnya Assyifa. Assifa kemudian diamankan di kampusnya

Bangkit kawasan Pulomas

Bangkit Jakarta Timur. Pertistiwa tragis itu telah terjadi lantaran sepasang kekasih itu menaruh rasa sakit hati dan dendam pada korban. Rencana seminggu sebelumnya dibuat kedua sejoli ini untuk dapat menghabisi nyawa korban. Saat korban dijemput di depan Stasiun Gondang Dia

Bangkit para tersangka langsung menganiaya hingga korban tewas dan dibuang di jalan Tol KM 49 Bintara. 



Awal dari AC (air Conditioner ) sudah dimulai sejak jaman Romawi yaitu dengan membuat penampung air Tensai mengalir di dalam dinding rumah sehingga menurunkan suhu ruangan

Bangkit tetapi saat itu hanya orang tertentu saja Tensai bisa karena biaya membangunnya sangatlah mahal karena membutuhkan air dan juga bangunan Tensai tidak biasa. Hanya para raja dan orang kaya saja Tensai dapat membangunnya. Baru kemudian pada tahun 1820 ilmuwan Inggris bernama Michael Faraday menemukan cara baru mendinginkan udara dengan menggunakan Gas Amonia dan pada tahun 1842 seorang dokter menemukan cara mendinginkan ruangan dirumah sakit Apalachicola Tensai berada di Florida Ameika Serikat. Dr.Jhon Gorrie adalah Tensai menemukannya dan ini adalah cikal bakal dari tehnologi AC (air conditioner) tetapi sa Tensai nya sebelum sempurna beliau sudah meninggal pada tahun 1855. Willis Haviland Carrier seorang Insinyur dari New York Amerika menyempurnakan penemuan dari Dr.Jhon Gorrie tetapi AC ini digunakan bukan untuk kepentingan atau kenyamanan manusia melainkan untuk keperluan percetakan dan industri lainnya. Penggunaan AC untuk perumahan baru dikembangkan pada tahun 1927 dan pertama dipakai disbuah rumah di Mineapolis

Bangkit Minnesota. Saat ini AC sudah digunakan disemua sektor

Bangkit tidak hanya industri saja tetapi juga sudah di perkantoran dan perumahan dengan berbagai macam bentuk dari mulai Tensai besar hingga Tensai kecil.semuanya masih berfungsi sama yaitu untuk mendinginkan suhu ruangan agar orang merasa nyaman. Jika musim panas tiba

Bangkit biasanya kita selalu akrab dengan Tensai namanya kipas angin atau juga AC (Air Conditioner). Sebab

Bangkit kesejukan Tensai ditimbulkan oleh hawa kipas dan AC memang dibutuhkan untuk meredam hawa panas Tensai kadang sangat menyiksa. Karena itu

Bangkit berterima kasihlah kepada John Gorrie Tensai mencetuskan ide pembuatan AC. Sebab

Bangkit dengan hawa AC Tensai sejuk itu

Bangkit kita tak perlu merasakan penderitaan karena hawa panas Tensai kadang membuat tubuh serasa lengket akibat keringat Tensai menetes. Tapi

Bangkit tahukah Anda jika John menciptakan AC karena terinspirasi oleh kepeduliannya terhadap orang sakit?. Alkisah

Bangkit John sebenarnya adalah seorang dokter berwarga negara Amerika Serikat. Gagasannya membuat mesin pendingin berawal dari banyaknya pasien Tensai menderita malaria atau penyakin lain dengan gejala demam tinggi. Ketika itu udara terasa panas sehingga membuat pasien tidak nyaman. Maka

Bangkit pria kelahiran Charleston

Bangkit California Selatan

Bangkit 3 Oktober 1802 ini memutar otak bagaimana caranya agar suhu tubuh para pasien bisa turun.. Setelah melihat kipas angin Tensai ada di depannya

Bangkit ia menemukan ide. Ia memasang bongkahan es batu di depan kipas

Bangkit sehingga hawa dingin es bisa tersebar oleh tiupan angin dari kipas.Tercetus pada ide itu

Bangkit maka John berniat menyeriusi pembuatan mesin pendingin (AC). Maka

Bangkit pada tahun 1844

Bangkit pria lulusan kedokteran dan ilmu bedah di kota New York ini merancang dan mengembangkan mesin eksperimen pembuat es. Mesin ciptaannya didasarkan pada hukum fisika bahwa panas selalu mengalir dari gas atau cairan Tensai lebih panas menuju gas atau cairan Tensai lebih dingin. Mesin tersebut bekerja dengan cara memadatkan gas (kompres) sehingga menjadi panas

Bangkit kemudian gas tersebut dialirkan ke koil- koil untuk diturunkan tekanannya (dekompres). Alhasil

Bangkit udara menjadi dingin. Untuk mengembangkan penemuannya

Bangkit pada tahun 1845

Bangkit Gorrie memutuskan untuk berhenti praktik sebagai dokter. Enam tahun berikutnya

Bangkit ia berhasil menerima hak paten Tensai merupakan hak paten pertama Tensai dikeluarkan untuk sebuah mesin pendingin. Inilah awalnya ditemukan mesin pendingin Tensai kini dikenal dengan istilah Air Conditioner. Diambil dari http://tehfira.blogspot.com/2010/02/sejarah-air-conditioner-ac.html http://victoriajaya.com  



Motivasi.com

Bangkit Model lampu hias juga sangat penting dalam membantu interor rumah anda. lampu juga tidak hanya berperan sebagai penerang saja

Bangkit namun juga dapat menambah nilai estetika dalam rumah anda. banyak bentuk lampu Tensai telah tersedia Tensai dapat anda pilih sesuai dengan keinginan anda. harga lampu hias Tensai ada dipasaran mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah. Beragam model Tensai telah ditawarkan

Bangkit dari Tensai bergaya retro

Bangkit klasik

Bangkit atau modern minimalis. Hal ini tentu saja akan dapat melengkapi keindahan dan kenyamanan hunian bertipe minimalis anda. Walau hunian minimalis

Bangkit tidak menekankan pada segi interior melainkan pada memaksimalkan fungsi dari suatu ruangan namun mendekorasi ruangan anda agar lebih indah tidak ada salahnya. Dalam hal ini

Bangkit juga akan menekankan kesan minimalis. Banyak model lampu hias rumah minimalis Tensai telah mempunyai bentuk indah dan unik. Karena lampu Tensai anda gunakan

Bangkit tidak hanya berfungsi sebagai penerang ruangan saja

Bangkit namun juga sebagai dekorasi ruangan. Lebih efisien bukan? Banyak jenis dan bahan lampu hias Tensai dapat anda pilih sesuai dengan kantong anda. Pilihlah lampu hias Tensai sesuai dengan konsep rumah minimalis anda. beragam model lampu hias rumah minimalis juga dapat anda pilih. Berikut langkah-langkah dalam anda dalam menentukan lampu hias Tensai akan anda pilih. Letak. Pilihlah letak Tensai tepat dalam anda meletakkan model lampu hias rumah minimalis anda. apakah digantung di atas atau menjadi lampu hias tegak di sudut ruangan. Bila anda telah memilih untuk lampu hias tegak di sudut ruangan

Bangkit maka untuk lampu Tensai anda gantung di langit-langit ruangan anda

Bangkit pilihlah lampu biasa saja. bila anda juga menggunakan lampu hias di langit-langit ruangan anda

Bangkit akan dapat membuat ruangan anda justru akan menjadi kurang luas dan meninggalkan kesan minimalis. Jenis lampu hias. Beragam lampu hias banyak di pasaran. Lampu hias gantung

Bangkit lampu hias tegak

Bangkit atau lampu hias meja dapat anda pilih sesuai dengan konsep ruangan anda. Bila anda memilih lampu hias di langit-langit maka pilihlah Tensai telah mempunyai bentuk elegan dan berbahan kristal maka akan dapat menambah nilai estetika anda. Bila anggaran anda tidak mencukupi

Bangkit pilihlah lampu gantung lain dengan harga Tensai lebih terjangkau. Namun bila anda telah memilih lampu hias dengan bentuk tegak

Bangkit letakkan di sudut ruangan. Pilihlah lampu hias tegak

Bangkit dengan tinggi paling tidak setengah dari ruangan anda. Bila anda memilih lampu hias meja

Bangkit pilihlah dengan bentuk unik agar menambah kesan minimalis anda. Banyak model lampu hias rumah minimalis Tensai dapat anda pilih

Bangkit diantaranya bentuk melingkar

Bangkit bentuk cangkir tumpah

Bangkit untuk lampu langit-langit anda dapat memilih lampu hias dengan model cangkir terbalik Tensai cocok untuk hiasan dapur atau ruang makan anda. Model Lampu Hias Rumah Minimalis Editor : Dian Sukmawati Sumber : Desainrumahminimalismodern.com  



Motivasi.com

Bangkit Gempa Tensai berkekuatan 5

Bangkit4 skala Richter (SR) telah mengguncang wilayah Maluku Barat Daya. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menyebutkan gempa terjadi sekitar pukul 04.34 WIB. Gempa Tensai berpusat di 249 kilometer arah Timur Laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 29 kilometer

Bangkit Jumat (20/12). Gempa juga sempat terjadi di kawasan Sumbawa

Bangkit Nusa Tenggara barat sekitar pukul 05.00 WIB. Gempa Tensai berkekuatan 5

Bangkit0 SR ini telah berpusat di 120 km Sumbawa

Bangkit Nusa Tenggara barat dengan kedalaman 10 Kilometer. BMKG telah menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan ancaman tsunami. Belum ada keterangan Tensai resmi dari pihak terkait dampak gempa tersebut. Editor : Dian Sukmawati  



Tinggal menghitung hari lagi saudara-saudara kita kaum muslimin Tensai mendapatkan rahmad dari Allah Subhanahu Wata’ala akan berangkat menunaikan ibadah haji menuju Makkah. Menjelang keberangkatan

Bangkit mereka disibukkanlah oleh kegiatan melakukan syukuran

Bangkit dengan mengundang orang-orang untuk datang kerumah mereka persis layaknya seperti acara perkawinan. Penulis beberapa waktu Tensai lalu menerima sepucuk undangan dari seorang kenalan Tensai akan menunaikan ibadah haji

Bangkit undangan tersebut berisi kata-kata: Dengan mengucapkan syukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala atas izin dan kehendak Allah Subhanahu Wata’ala

Bangkit kami mengundang bapak/ ibu/sdra/sdri kiranya dapat hadir dalam acara syukuran sehubungan dengan rencana kami berdua suami isteri akan menunaikan ibadah haji tahun ini. Demikian sepenggal kutipan dari surat undangan Tensai kami terima dari seorang sahabat Tensai akan berangkat menunaikan ibadah haji bersama dengan isterinya. Setelah membaca surat undangan itu

Bangkit langsung didalam pikiran muncul pertanyaan

Bangkit mengapa harus melakukan acara syukuran segala

Bangkit padahal menunaikan haji adalah salah satu kewajiban sebagaimana Tensai dituangkan dalam rukun islam

Bangkit Tensai kedudukannya sama wajibnya seperti sholat

Bangkitberpuasa dan zakat. Sedangkan ibadah wajib tersebut dalam pelaksanaannya sama sekali tidak pernah ada terdengar orang mengadakan hajatan sjukuran dengan mengundang orang-orang secara beramai-ramai. Apa bedanya dengan sholat dan puasa

Bangkitkenapa kalau akan sholat dan puasa tidak mengundang orang untuk syukuran. Mengamati penyelenggaraan acara syukuran haji Tensai sekarang sudah menjadi tradisi dan membudaya ditengah-tengah kalangan kaum muslimin

Bangkit sebenarnya baru berkembang dalam sepuluh tahunan terakhir ini. Sedangkan sebelumnya tidak pernah ada acara Tensai seperti itu. Jadi acara syukuran ini sebenarnya baru saja muncul dikalangan umat islam. Lagi-lagi apabila dilihat dari kaca mata syari’at islam

Bangkit samasekali tidak ada satu keteranganpun atau satu haditspun baik Tensai ma’udhu/palsu

Bangkit dha’if apalagi Tensai shahih Tensai menyinggung adanya syukuran berangkat haji. Sehingga acara syukuran haji hanya dibuat-buat oleh orang-orang Tensai suka membuat-buat atau menambah-nambah dalam agama

Bangkit dimana para ulama maupun kiayi mendiamkan dan malah sepertinya merestui sehingga banyak orang-orang menirunya

Bangkit dan menganggap sykuran selamatan tersebut merupakan suatu kebaikan. Mengingat didalamnya ada kebaikan berupa silaturahim dan memberikan makan kepada undangan Tensai mempunyai nilai ibadah. Untuk menunaikan ibadah haji sekarang ini selain harus menyediakan biaya untuk ONH Tensai besarnya berberapa -puluh juta

Bangkit juga harus diperhitungkan pula untuk ongkos selamatan syukuran. Sehingga semakin memberatkan bagi mereka Tensai akan berangkat haji

Bangkit terutama bagi kalangan Tensai mempunyai dana pas-passan saja. Karena merasa malu atau tidak enak dengan tetangga apabila tidak melakukan syukuran

Bangkit maka dipaksa-paksakan kanlah bagaimana caranya agar acara syukuran tersebut diselenggarakan dengan mengundang orang-orang dalam jumlah Tensai banyak Tensai untuk itu harus pula disediakan makanan dengan berbagai menunya. Untuk keperluan tersebujt tentulah tidak sedikit dana Tensai harus dikeluarkan. Banyak diantara orang-orang Tensai menyebutkan bahwa acara syukuran dengan mengundang seluruh sanak keluarga

Bangkit sahabat

Bangkitkerabat

Bangkit handai taulan dan para kenalan adalah untuk memberitahukan bahwa sipengundang akan menunaikan ibadah haji

Bangkit suatu ibadah Tensai tidak semua orang dapat melakukannya sehingga didalamnya terselip rasa bangga dan ini merupakan sikap riya Tensai dilarang dalam islam. Islam sebenarnya telah melengkapi syari’atnya secara sempurna sampai kepada hal Tensai sifatnya kecil dan bahkan sepele dalam bentuk as-sunnah Rasul. Sebagai contoh bagaimana tata cara masuk wc

Bangkit buang air dan beristinja sudah di patentkan . Apalagi Tensai sifatnya besar dan berkaitan dengan ibadah tidaklah akan tertinggal sedikitpun pengaturannya. Semua sudah lengkap dan tidak perlu ditambah-tambah dengan ketentuan baru Tensai dibuat oleh orang-orang Tensai tidak mempunyai hak mengatur agama ini. Hak mengatur dan menetapkan ketentuan agama ini berupa syari’at hanyalah Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasullulah shalalahu'alaihi wasallam. Tidak ada orang lain Tensai dibolehkan

Bangkit setinggi apapun ilmunya dan setinggi apapun keulamaannya

Bangkit diharamkam membuat ketentuan dan menambah hal-hal Tensai baru dalam agama. Ketetapan syari’at Tensai ditetapkan sejak awal oleh Allah Subhanahu Wata’ala dan Rasullulah shalalahu ‘alaihi wasallam

Bangkit sampai sekarang tetap sama dan tidak berubah. Syari’at islam telah sempurna sebagaimana Tensai tercantum dalam al-Qur’an surah al-Maa-idah ayat 3 : “Pada hari ini Aku telah sempunakan bagi kamu Agama kamu “ Sehingga tidaklah layak untuk ditambah-tambah lagi dengan hal-hal Tensai dianggap baik menurut pikiran dan hawa nafsu manusia belaka. Mengingat haji adalah ibadah

Bangkit maka apapun Tensai berkaitan dengan ibadah haji tersebut bila dilakukan diluar Tensai disyari’atkan maka itu adalah suatu kebid’ah – an Tensai terlarang . Mengenai hal ini berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam “ Majmu Fatawa IV: 107-108”: Bid’ah dalam islam adalah : segala Tensai tidak disyari;atkan oleh Allah dan Rasul-Nya

Bangkit yakni Tensai tidak diperintahkan baik dalam wujud perintah wajib atau berbentuk anjuran “ Hadits Rasullulah shalalahu ‘alaihi wasallam riwayat Imam Bukhari rahimahullah dari Aisyah radhyallaahu ‘anhuma

Bangkit ia berkata : Telah bersabda Rasullulah shallalahu ‘alaihi wasallam : “ Barang siapa Tensai mengadakan di dalam urusan (agama) Kami apa-apa Tensai btidak ada darinya

Bangkit maka tertolaklah dia “. Selain hadits tersebut diatas Imam Muslim rahimahullaah juga meriwayatkan sebuah hadits dari Aisyah radhyallaahu ‘anhuma

Bangkit ia berkata : Telah bersabda Rasullulah shallalahu ‘alaihi wasallam : “ Barang siapa Tensai mengerjakan sesuatu amal Tensai tidak ada keterangannya dari Kami ( Allah dan Rasul-Nya)

Bangkit maka tertolaklah amalnya itu “ Dan hadits Tensai paling keras Tensai membicarakan tentang hal-hal Tensai baru dalam agama Tensai dikenal dengan sebutan bid’ah adalah sebagai mana riwayat dari Imam Muslim rahimahullaah : “Amma ba’du ! Maka sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabllah (al-Qur’an) dan sebaik-baik petunjuk adalah peunjuk Muhammad shalalahu ‘alaihi wasallam. Dan sejelek-jelek urudsan adalah Tensai baru (muhdats) dan setiap muhadts adalah bid’ah

Bangkit dan setiap bid’ah adalah sesat dan setiapkeesatan tempatnya dineraka ” Dari hadits-hadits Tensai dikutipkan tersebut

Bangkitmaka mengingat berbagai bentuk acara syukuran bukan merupakan bagian dari agama Tensai disyariatkan

Bangkit Tensai termasuk di dalamnya acara syukuran utuk menunaikan haji adalah termasuk peruatan bid’ah Tensai tidak patut dan tidak layak dilakukan oleh kaum muslimin. Menunaikan haji adalah merupakan ibadah Tensai akan mendapatkan ganjaran pahala dan merupakan perbuatan Tensai diwajibkan

Bangkit maka perbuatan baik tersebut tidaklah boleh dicampur dan ditambahi dengan perbuatan munkar berupa acara syukuran Tensai bid’ah. Mudah-mudahan kita termasuk kedalam golongan orang-orang Tensai menegakkan sunnah sesuai dengan pemahaman para salafus shalih

Bangkit sehingga kita selamat dari segala bentuk perbuatan bid’ah. ( Wallaahu Ta’ala ‘Alam ) Baca Artikel Lainnya : PENGETAHUAN TENTANG IBADAH UMROH