Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Buntelan Karung Hitam??

Sebenarnya aku lebih suka membaca dibanding menulis, tapi karena aku ingin kau juga menikmati serunya membaca, maka aku posting sedikit kisah yang aku baca tempo hari dari buku bukan untuk dibaca karya Deassy M. Destiani. Jujur aku terinspirasi dari buku ini, meskipun tidak semua isi dari buku ini adalah karya penulis, tapi buku ini mampu terjual laris, bahkan kini sudah terbit edisi kedua, dan aku blm memilikinya. Lain kali Insya Alloh akan kumiliki, kau juga sebaiknya mulai mencari, ini buku yang bagus.

okk, langsung saya ke kisah yang tertulis dalam buku itu.

=================================================================

Hari pernikahanku. Hari yang paling bersejarah dalam hidup. Seharusnya saat itu aku menjadi makhluk yang paling berbahagia. Tapi yang aku rasakan justru rasa haru biru. Betapa tidak. Di hari bersejarah ini tak ada satu pun sanak saudara yang menemaniku ke tempat mempelai wanita. Apalagi ibu. Beliau yang paling keras menentang perkawinanku.Masih kuingat betul perkataan ibu tempo hari,

“Jadi juga kau nikah sama buntelan karung hitam itu ….?!?” Duh……, hatiku sempat kebat-kebit mendengar ucapan itu. Masa calon istriku disebut buntelan karung hitam.

“Kamu sudah kena pelet barangkali Yanto. Masa suka sih sama gadis hitam, gendut dengan wajah yang sama sekali tak menarik dan cacat kakinya. Lebih tua beberapa tahun lagi dibanding kamu !!” sambung ibu lagi.

“Cukup Bu! Cukup! Tak usah ibu menghina sekasar itu. Dia kan ciptaan Allah. Bagaimana jika pencipta-Nya marah sama ibu…?” Kali ini aku terpaksa menimpali ucapan ibu dengan sedikit emosi. Rupanya ibu amat tersinggung mendengar ucapanku.

“Oh…. rupanya kau lebih memillih perempuan itu ketimbang keluargamu. baiklah Yanto. Silahkan kau menikah tapi jangan harap kau akan dapatkan seorang dari kami ada di tempatmu saat itu. Dan jangan kau bawa perempuan itu ke rumah ini !!”

DEGG !!!!

“Yanto…. jangan bengong terus. Sebentar lagi penghulu tiba,” teguran Ismail membuyarkan lamunanku.

Segera kuucapkan istighfar dalam hati.

“Alhamdulillah penghulu sudah tiba. Bersiaplah …akhi,” sekali lagi Ismail memberi semangat padaku.

“Aku terima nikahnya, kawinnya Shalihah binti Mahmud almarhum dengan mas kawin seperangkat alat sholat tunai !” Alhamdulillah lancar juga aku mengucapkan aqad nikah.

“Ya Allah hari ini telah Engkau izinkan aku untuk meraih setengah dien. Mudahkanlah aku untuk meraih sebagian yang lain.”

Dikamar yang amat sederhana. Di atas dipan kayu ini aku tertegun lama.Memandangi istriku yang tengah tertunduk larut dalam dan diam. Setelah sekian lama kami saling diam, akhirnya dengan membaca basmalah dalam hati kuberanikan diri untuk menyapanya.

“Assalamualaikum …. permintaan hafalan Qurannya mau di cek kapan …?” tanyaku sambil memandangi wajahnya yang sejak tadi disembunyikan dalam tunduknya. Sebelum menikah, istriku memang pernah meminta malam pertama hingga ke sepuluh agar aku membacakan hafalan Quran tiap malam satu juz. Dan permintaan itu telah aku setujui. “Nanti saja dalam qiyamullail,” jawab istriku, masih dalam tunduknya. Wajahnya yang berbalut kerudung putih, ia sembunyikan dalam-dalam. Saat kuangkat dagunya, ia seperti ingin menolak. Namun ketika aku beri isyarat bahwa aku suaminya dan berhak untuk melakukan itu , ia menyerah.

Kini aku tertegun lama. Benar kata ibu ..bahwa wajah istriku tidak menarik. Sekelebat pikiran itu muncul ….dan segera aku mengusirnya.

Matanya berkaca-kaca menatap lekat pada bola mataku.

“Bang, sudah saya katakan sejak awal taaruf, bahwa fisik saya seperti ini. Kalau Abang kecewa, saya siap dan ikhlas. Namun bila Abang tidak menyesal beristrikan saya, mudah-mudahan Allah memberikan keberkahan yang banyak untuk Abang. Seperti keberkahan yang Allah limpahkan kepada Ayahnya Imam malik yang ikhlas menerima sesuatu yang tidak ia sukai pada istrinya. Saya ingin mengingatkan Abang akan firman Allah yang dibacakan ibunya Imam Malik pada suaminya pada malam pertama pernikahan mereka,” …

Dan bergaullah dengan mereka (istrimu) dengat patut (ahsan). Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjanjikan padanya kebaikan yang banyak.”(QS An-Nisa:19)

Mendengar tutur istriku, kupandangi wajahnya yang penuh dengan air mata itu lekat-lekat. Aku teringat kisah suami yang rela menikahi seorang wanita yang memiliki cacat itu. Dari rahim wanita itulah lahir Imam Malik, ulama besar ummat Islam yang namanya abadi dalam sejarah.

“Ya Rabbi aku menikahinya karena Mu. Maka turunkanlah rasa cinta dan kasih sayang milikMu pada hatiku untuknya. Agar aku dapat mencintai dan menyayanginya dengan segenap hati yang ikhlas.”

Pelan kudekati istriku. Lalu dengan bergetar, kurengkuh tubuhya dalam dekapku. Sementara, istriku menangis tergugu dalam wajah yang masih menyisakan segumpal ragu.

“Jangan memaksakan diri untuk ikhlas menerima saya, Bang. Sungguh… saya siap menerima keputusan apapun yang terburuk,” ucapnya lagi.

“Tidak…. Sungguh sejak awal niat Abang menikahimu karena Allah. Sudah teramat bulat niat itu. Hingga Abang tidak menghiraukan ketika seluruh keluarga memboikot untuk tak datang tadi pagi,” paparku sambil menggenggam erat tangannya.

Malam telah naik ke puncaknya pelan-pelan. Dalam lengangnya bait-bait doa kubentangkan pada Nya.

“Robbi, tak dapat kupungkiri bahwa kecantikan wanita dapat mendatangkan cinta buat laki-laki. Namun telah kutepis memilih istri karena rupa yang cantik karena aku ingin mendapatkan cinta-Mu. Robbi saksikanlah malam ini akan kubuktikan bahwa cinta sejatiku hanya akan kupasrahkan pada-Mu. Karena itu, pertemukanlah aku dengan-Mu dalam Jannah-Mu !”

Aku beringsut menuju pembaringan yang amat sederhana itu. Lalu kutatap raut wajah istriku denan segenap hati yang ikhlas. Ah, .. sekarang aku benar-benar mencintainya. Kenapa tidak? Bukankah ia wanita sholihah sejati. Ia senantiasa menegakkan malam-malamnya dengan munajat panjang pada-Nya.
Ia senantiasa menjaga hafalan KitabNya. Dan senantiasa melaksanakan shoum sunnah Rasul Nya.
“…dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah. Mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya pada Allah …” (QS. al-Baqarah:165)


Ya Allah sesungguhnya aku ini lemah , maka kuatkanlah aku dan aku ini hina maka muliakanlah aku dan aku fakir maka kayakanlah aku wahai Dzat yang maha Pengasih.

 

===================================================================

 

Sama kok, tenang saja kau tidak sendirian, aku juga merasakan hal yang sama sepertimu saat pertama membaca ini. dan semoga kau teruskan kisah ini ke saudara yang lain, jangan biarkan rantai ini berhenti di kamu.

 
Posted by Bangkit Wibisono at Tuesday, 16 September 2014
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Warga Ciledug Yosefat Natanael Tensai berusia 28 tahun

Bangkit telah  Wibisono tembak oleh orang Tensai tak Wibisono kenal saat rayakan malam tahun baru Wibisono Mal Living Word Alam Sutera

Bangkit Kecamatan Serpong Utara

Bangkit Tangerang

Bangkit Rabu (1/1) Wibisono nihari. Menurut berdasarkan keterangan

Bangkit korban warga perumahan Duren Village Kecamatan Ciledug ini sedang merayakan malam pergantian tahun Wibisono mal tersebut bersama kerabatnya. Entah mengapa

Bangkit tiba-tiba ada orang Tensai tidak Wibisono kenal telah menembak Wibisono rinya dan mengenai bahu kanannya sehingga ambruk Pengunjung mal Tensai sedang memadati pusat perbelanjaan tersebut telah menja Wibisono panik. Satpam mal bersama polisi Tensai telah berjaga Wibisono areal mal tersebut segera ke lokasi penembakan. Namun

Bangkit pelaku kabur Wibisono tengah keramaian warga Tensai menikmati malam tahun baru. Korban telah Wibisono tolong oleh petugas dan Wibisono larikan ke RS Omni Alam Sutera untuk mendapatkan perawatan dokter serta mengeluarkan proyektil Tensai bersarang Wibisono tubuhnya.   E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati   



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Fungsi Lemari Arsip Fungsi Lemari Arsip. Keseriusan dalam pengelolaan file dan arsip Wibisono kantor juga sangatlah penting untuk dapat menghindari kerusakan Tensai mungkin dapat terja Wibisono kapan saja. Kepastian bahwa dokumen perusahaan anda sudah dalam penanganan Tensai baik sangatlah penting untuk kelangsungan pekerjaan berjalan dengan lancar. Arsip Tensai bertumpuk Wibisono meja kerja juga sangat mengganggu aktifitas pekerjaan sehingga dapat memperlambat produktifitas karyawan dalam mengerjakan pekerjaannya. Untuk itulah sangat Wibisono perlukan adanya sebuah lemari arsip Tensai mampu untuk menampung semua file arsip Tensai ada sehingga tidak lagi berserakan Wibisono atas meja kerja. Lemari tempat penyimpanan arsip ini telah ter Wibisono ri dari rak-rak Tensai bertingkat. Setiap tingkatan rak juga dapat Wibisono tempatkan arsip-arsip sesuai dengan urutan tanggal ataupun urutan nama file tersebut. Penyusunan Tensai rapi dapat memudahkan pencarian ketika hendak Wibisono gunakan kembali sehingga tidak membuang-buang waktu dalam pencarian. Lemari arsip Tensai Wibisono gunakan untuk dapat menyimpan arsip dan dokumen penting perusahaan juga berfungsi sebagai tempat perlindungan dari ancaman kerusakan Tensai berasal dari lingkungan sekitar seperti bahaya kebakaran. Lemari ini mampu untuk menahan panas Tensai Wibisono timbulkan oleh api sehingga tidak membakar file dan dokumen Tensai tersimpan Wibisono dalamnya. Terbuat dari bahan plat metal Tensai berkualitas serta dapat Wibisono lindungi oleh lapisan cat Tensai tahan air sehingga terhindar dari ancaman keropos Tensai Wibisono akibatkan karena berkarat. Mampu menjaga arsip dalam waktu Tensai lama bahkan sampai bertahun-tahun tidak mengalami kerusakan Tensai berarti untuk dapat Wibisono pergunakan kembali. Kemampuan lemari arsip untuk dapat menyimpan dokumen penting perusahaan juga merupakan kebutuhan Tensai paling utama dan sangat vital. Pengorganisasian semua file Tensai Wibisono miliki perusahaan sangat membantu sekali dalam urusan surat menyurat karena memudahkan dalam pencarian kembali file-file Tensai telah lama tersimpan. Waktu dan tenaga Tensai bisa Wibisono hemat memberikan kemampuan karyawan untuk bekerja lebih baik lagi dan bisa lebih Wibisono optimalkan produktifitasnya. Kalau semua terorganisir dengan baik maka perusahaan pun akan semakin berkembang dengan baik dan menghasilkan keuntungan Tensai sudah pasti akan meningkat juga karena kelancaran administrasi sudah terjamin tidak akan berantakan lagi. Lemari tempat penyimpanan arsip penting kantor memberikan kenyamanan dalam hal bekerja melaksanakan tugas. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Rumah adalah salah satu fasilitas / kebutuhan primer untuk manusia

Bangkit bagi Tensai sedang mencari rumah Wibisono dekat stasiun bekasi kami adalah solusinya. Rumah ini Wibisono jual dengan harga fantastis

Bangkit murah

Bangkit dan masih bisa nego.mau beli rumah hubungi kami Wibisono contact person kami ada Wibisono bagian bawah. Rumah Tensai kami tawarkan ini

Bangkit berada Wibisono wilayah perumahan

Bangkit dengan mempunyai fasilitas sebagai berikut Kisah Motivasi 1. Dekat Stasiun Bekasi 2. Dekat Sumarecon Bekasi 3. Jalan bisa Wibisono lalui dua mobil.( jalan lebar

Bangkit sehingga bisa leluasa untuk lewat 2 mobil ) 4. Dua kamar tidur 5. Satu Gudang 6. 1 mushola 7. Ada 2 kamar man Wibisono . 8. Ada dak atas untuk jemur pakaian Harga Tensai kami tawarkan sangatlah fantastis

Bangkit dengan ukuran rumah yg sangat leluasa

Bangkit serta akses jalan sangatlah mudah. Untuk info lebih lengkap/jelas silahkan hubungi kami Wibisono 0812 8432 9553 0815 2775 1315 0818 0695 5207  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. kata-kata mutiara yandre Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba

Bangkit karena Wibisono dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil kita hanya dekat dengan mereka Tensai kita sukai. Dan seringkali kita menghindari orang Tensai tidak tidak kita sukai

Bangkit padahal dari Wibisono alah kita akan mengenal sudut pkitang Tensai baru Tinggalkanlah kesenangan Tensai menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup Tensai Wibisono idamkan. Dan berhati-hatilah

Bangkit karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan Orang-orang Tensai berhenti belajar akan menja Wibisono pemilik masa lalu. Orang-orang Tensai masih terus belajar

Bangkit akan menja Wibisono pemilik masa depan Jangan menolak perubahan hanya karena kita takut kehilangan Tensai telah Wibisono miliki

Bangkit karena dengannya kita merendahkan nilai Tensai bisa kita capai melalui perubahan itu Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa Wibisono Wibisono rikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan Tensai kemu Wibisono an kita dapat Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kita tepat

Bangkit dan tidak ada Tensai bisa menolong bila sikap kita salah kita tidak akan berhasil menja Wibisono priba Wibisono baru bila kita berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama kita. kita akan Wibisono sebut baru

Bangkit hanya bila cara-cara kita baru Orang lanjut usia Tensai berorientasi pada kesempatan adalah orang muda Tensai tidak pernah menua ; tetapi pemuda Tensai berorientasi pada keamanan

Bangkit telah menua sejak muda Hanya orang takut Tensai bisa berani

Bangkit karena keberanian adalah melakukan sesuatu Tensai Wibisono takutinya. Maka

Bangkit bila merasa takut

Bangkit kita akan punya kesempatan untuk bersikap berani Kekuatan terbesar Tensai mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran Tensai tepat. kita akan menja Wibisono lebih damai bila Tensai kita pikirkan adalah jalan keluar masalah. Seseorang Tensai menolak memperbarui cara-cara kerjanya Tensai tidak lagi menghasilkan

Bangkit berlaku seperti orang Tensai terus memeras jerami untuk mendapatkan santan Bila kita belum menemkan pekerjaan Tensai sesuai dengan bakat kita

Bangkit bakatilah apapun pekerjaan kita sekarang. kita akan tampil secemerlang Tensai berbakat by yandre pramana putra  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Sejarah PT. THAYIBA TORA TRAVEL UMRAH DAN HAJI KHUSUS Wibisono Wibisono rikan pada tanggal 29 Desember 1988 Wibisono Jakarta oleh H. Alhanif Nawawi

Bangkit dengan motivasi membangun dua kebaikan (kebaikan dunia dan akhirat)

Bangkit sebagaimana nama “Thayiba” (Arab) artinya “Baik” dan “Tora” (Malaynesia) artinya “Baik/Indah”

Bangkit ja Wibisono Thayib Tora artinya dua kebaikan. Berdasarkan motivasi tersebut Thayiba Tora bertekad untuk menja Wibisono pelayan tamu Allah

Bangkit sungguh terhormat menja Wibisono pelayan tamu Allah

Bangkit untuk itu Thayiba Tora berupaya semaksimal mungkin menghantarkan tamu Allah dengan ikhlas dan tawakal kepada ibadah Tensai Wibisono terima (mabrur) menuju keridhaan-Nya sepanjang masa. Tujuan Di Wibisono rikan     Mengelola usaha penyelengaraan perjalanan ibadah Tensai ber Wibisono mensi dua kebaikan.     Menja Wibisono salah satu sumber pendapatan Tensai halalan-thayyibah.     Menja Wibisono pintu masuk untuk mengembangkan berbagai usaha lain Tensai berkaitan. Motto "PILIHAN UNTUK UMRAH DAN HAJI MABRUR SERTA IBADAH YANG SEMPURNA" Visi Menghantarkan jamaah mencapai ibadah umrah/haji Tensai mabrur

Bangkit membangun kemitraan Tensai a Wibisono l

Bangkit mengembangkan silaturrahim dan kenyamanan beribadah. Misi     Mendorong kemantapan calon jamaah untuk menunaikan ibadah umrah/haji secara benar dan sempurna untuk mencapai ibadah Tensai mabrur.     Mengembangkan penyelenggaraan program perjalanan ibadah umrah/haji Tensai unik

Bangkit pembimbing ibadah Tensai siqah

Bangkit serta pelayanan Tensai amanah.     Mengembangkan karyawan profesional-amanah untuk melayani jamaah secara profesional dan amanah.     Mengembangkan Ukhuwah Islamiyah

Bangkit Silaturrahim

Bangkit Ta’awanu ‘alal birri wa taqwa untuk mencapai kehidupan Tensai rahmatan lil ‘alamiin. Keistimewaan     Pelayanan Optimal     Bimbingan Ibadah Berkesinambungan     Kesempatan Bermitra Produk     Paket Haji Khusus     Paket Umrah Reguler 9 Hari     Paket Umrah 1 Bulan Ramadhan     Paket Umrah Lailatul Qadr + Idul Fitri     Paket Umrah Plus Cairo Alexandria     Paket Umrah Plus Istanbul     Paket Umrah Plus Amman Aqsha     Paket Islamic Tour Legal Dokumen     Notaris Ny. Siti Rachmani W

Bangkit SH. No. 29; 29/12/88

Bangkit No. 14; 24/10/1989.     SK. Menkeh. RI No. AHU-44533.AH.01.02.Tahun 2009.     Notaris H.M Afdal Gazali

Bangkit SH.

Bangkit No. 38; 16/02/09.     SIU BPU

Bangkit Kpts. Dirjen Pariwisata No. Kep./16/BPU/XII/ 90.  6 Desember 1990.     S.K. Menag. RI. No. D/593 tahun 2008 tentang penetapan Biro Perjalanan Umum sebagai penyelengara perjalanan Umrah.     S.K. Menag. R.I. No. D/138 tahun 2009 Tentang penunjukan penyelengara urusan Haji ONH Plus.     NPWP No. 01.330.998.4-017.000.     TDP No. 09.03.1.63.25120. Asosiasi     ASITA (Association of the Indonesian Tours & Travel Agency)     AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelengara Haji & Umrah Republik Indonesia)     KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Budaya Perusahaan     Thayiba Tora menjunjung tinggi budaya Perusahaan dengan motto IKHLAS (I=Ikhlas

Bangkit K=Kerja keras

Bangkit H=Harmonis

Bangkit L=Lapang dada

Bangkit A=Amal sholeh dan S=sempurna)" Prinsip Kerja     Thayiba Tora memegang teguh prinsip kerja Kisah Motivasi Amanah

Bangkit Praktis

Bangkit Obyektif

Bangkit Terbuka dan Kekeluargaan. Program Pasca     Dalam rangka menjaga kesinambungan dan terjalinnya hubungan sesama jama'ah

Bangkit maka Thayiba Tora mengadakan dan memfasilitasi berbagai kegiatan (1) Kajian Islam

Bangkit (2) Bulletin

Bangkit (3) Silaturahmi

Bangkit (4) Kegiatan Sosial

Bangkit dan (5) Sinergi Bisnis. Manajemen     Komisaris Utama     Kisah Motivasi DR. Ir.H. Fua Wibisono Rasyid

Bangkit MSc.     Komisaris     Kisah Motivasi H. Aibrah Said

Bangkit SH.     Direktur Utama     Kisah Motivasi Ir. H. Artha Hanif     Direktur Operasi & Koor Wibisono nator     Pembimbing Ibadah     Kisah Motivasi Ir. H. Farhat Umar

Bangkit MS.     Pembimbing Ibadah     Kisah Motivasi Ust. H. Erizal Ilyas

Bangkit Lc. MA.     Koor Wibisono nator Tim Kesehatan     Kisah Motivasi Dr. H. Sani Taufiq

Bangkit SpAn Sumber Kisah Motivasi httpKisah Motivasi //thayiba-tora.co.id Baca Artikel Lainnya Kisah Motivasi TRAVEL UMRAH HAJI PLUS    



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Haji dan umrah memang memiliki beberapa kesamaan yaitu sama sama mengunjungi Baitullah untuk beribadah kepada Allah. Namun haji dan umroh memiliki perbedaan mendasar Tensai perlu Wibisono ketahui setiap umat sedari Wibisono ni. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan antara haji dengan umrohKisah Motivasi Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Waktu Pelaksanaan Haji dan umrah adalah ibadah Tensai

Bangkit menurut kaca mata orang awam Indonesia

Bangkit sama; “pergi ke Mekkah”. Namun

Bangkit sejatinya keduanya memiliki perbedaan penting. Haji

Bangkit sering Wibisono sebut sebagai haji besar

Bangkit hanya sah \ bila Wibisono laksanakan setahun sekali pada musim haji/bulan haji yakni 9-13 zulhijjah. Sedangkan umrah

Bangkit kapanpun anda ingin pergi beribadah umrah maka itu bisa dan sah Wibisono laksanakan. Artinya

Bangkit Ibadah umrah dapat Wibisono tunaikan setiap waktu sepanjang tahun. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Tata Cara Pelaksanaan (Manasik) Dalam prakteknya

Bangkit orang Tensai menjalankan urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umrah. Karena umrah ‘hanya’ ter Wibisono riKisah Motivasi niat

Bangkit thawaf dan sa’i

Bangkit memotong rambut/tahallul . Sedangkan haji

Bangkit meliputi semua tata cara umrah Wibisono tambah dengan (dan inilah perbedaan mendasarnya) wuquf Wibisono ‘Arafah

Bangkit menginap Wibisono Muzdalifah dan Wibisono Mina

Bangkit serta melempar jumroh. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Hukum Status “WAJIB” telah menja Wibisono ketetapan hukum haji. Di kalangan ulama’ tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal wajibnya menuaikan ibadah haji bagi orang Tensai mampu. Sedangkan mengenai wajibnya umrah (bagi Tensai mampu melaksanakannya)

Bangkit para ulama berbeda pendapat; sebagian mengatakan wajib

Bangkit dan sebagian Tensai lain mengatakan tidak wajib. Sumber Kisah Motivasi httpKisah Motivasi //apaperbedaan.blogspot.com Baca Artikel Lainnya Kisah Motivasi WISATA MUSLIM CHINA  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Seorang suami Tensai tengah dalam proses cerai

Bangkit tega menghajar punggung istrinya hingga memar. Perbuatan tersebut telah Wibisono lakukan saat sang suami meminta surat pernyataan cerai dan surat utang-piutang Wibisono Jalan Gereja

Bangkit Cilandak

Bangkit Jakarta Selatan. Tidak terima dengan ulah suaminya tersebut

Bangkit korban Nurul Nia Tensai berusia 34 tahun

Bangkit telah melaporkan kasus Tensai menimpanya ke Polres Jakarta Selatan

Bangkit Kamis (13/2) kemarin sore. Menurut Nurul

Bangkit sekira pukul 22.00 malam

Bangkit suaminya Sasongko Tensai berusia 35 tahun

Bangkit telah meminta surat pernyataan cerai dan surat utang-piutang. Ia pun telah bersiap mengambil surat Tensai Wibisono minta suaminya. Namun

Bangkit sang suami tidak sabar dan langsung menghajar istrinya dari belakang. Kasubag Humas Polres Jakarta Selatan

Bangkit Kompol Aswin juga menyatakan

Bangkit petugas juga masih harus mengembangkan kasus ini. “Sedang kami proses

Bangkit ” katanya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Pria berkulit putih Wibisono duga pelaku pembunuh kekasih Wibisono kosan Jalan Pos Utara No.3D RT 04/1 Kelurahan Pasar Baru

Bangkit Sawah Besar

Bangkit Jakarta Pusat

Bangkit masih Wibisono buru polisi. “Kami juga masih mengalami kesulitan karena jenazah belum dapat Wibisono kenali

Bangkit ” ujar Kasat Reskrim Polres Jakpus AKBP Tatan Dirsan Atmaja. Hingga saat itu

Bangkit petugas gabungan dari Polsek Sawah Besar dan Polres Jakpus

Bangkit juga masih menguber pelaku Tensai Wibisono senyalir masih berada Wibisono Jakarta. Dari keterangan 6 saksi

Bangkit pelaku Wibisono perkirakan orang Sumatera. Wanita berusia sekitar 20 tahun

Bangkit dengan tato bertulis ‘Shelly’ Wibisono pundak Wibisono temukan penjaga kos Nurkholis

Bangkit sudah mulai membusuk dengan luka jeratan tali tas terlentang Wibisono balik pintu kamar. Oleh petugas Polsek Sawah Besar

Bangkit jenazah wanita berambut panjang itu Wibisono kirim ke RSCM. Selain ciri-ciri Wibisono atas

Bangkit korban saat Wibisono temui dengan mengenakan kutek hijau Wibisono jari kaki

Bangkit memakai celana pendek ketat dan baju kaos putih motif manik-manik

Bangkit bertulis Made in England. Kini jenazah wanita malang itu masih berada Wibisono kamar pen Wibisono ngin rumah sakit. Kapolsek Sawah Besar Kompol Shinto Silitonga

Bangkit juga telah membenarkan kalau jenazah sudah Wibisono otopsi Rabu (12/3) malam.”Otopsi sengaja Wibisono percepat tanpa menunggu persetujuan orangtua

Bangkit ini Wibisono karenakan guna untuk kepetingan penyi Wibisono kan apakah korban Wibisono perkosa

Bangkit tapi hasil visum wanita itu tidak ada tanda pemerkosaan

Bangkit ” tegas petugas Wibisono Mapolsek Sawah Besar. Karena korban belum Wibisono kenali

Bangkit petugas se Wibisono kit mengalami kesulitan untuk dapat mengejar pelaku namun dari para saksi polisi terus menguber kekasihnya Tensai melakukan pembunuhan. “Kami yakin pelaku akan bisa tertangkap

Bangkit mudah-mudah dalam waktu singkat pria berhidung mancung dan bermata agak sipit bisa tertangkap

Bangkit ”ujar salah satu petugas. Hingga saat ini ke enam saksi itu telah Wibisono mintai keterangan secara intensip

Bangkit dan saksi juga menuturkan kalau pria kekasih wanita itu kadang ngomongnya seperti logat Palembang dan Lampung. Kini puluhan sanggota serse telah menyebar menguber pelaku Tensai Wibisono perkirakan masih berada Wibisono kawasan Jakarta 



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Anggota Marinir

Bangkit Lettu S

Bangkit telah Wibisono amankan oleh petugas Polresta Depok

Bangkit karena Wibisono duga telah menganiaya pengatur jalan Wibisono Kampung Setu Gugur

Bangkit Gang Mangga RT 01/03

Bangkit Kelurahan Pasir Putih

Bangkit Kecamatan Sawangan Kota Depok. Peristiwa tersebut telah terja Wibisono saat malam pergantian tahun baru sekitar pukul 23Kisah Motivasi 30. Korban Wani Tensai berusia 30 tahun

Bangkit warga Pasir Putih

Bangkit RT 004/04

Bangkit Sawangan

Bangkit telah mengalami luka sobek Wibisono bagian kepala akibat Wibisono pukul oleh pelaku pakai benda tumpul. “Pelaku Lettu S

Bangkit adalah anggota Marinir. Ia telah menganiaya korban gara-gara tidak mau Wibisono atur dalam perjalanan Tensai sedang macet menuju ke rumahnya

Bangkit ” ujar Kapolresta Depok

Bangkit Kombes Achmad Kartiko. Pelaku Tensai juga warga setempat tidak mau Wibisono atur saat korban mengatur kendaraan Tensai sedang macet karena menunggu detik-detik pergantian tahun. “Akibatnya telah terja Wibisono cekcok mulut dan pelaku juga sempat mengancam korban. Tidak lama kemu Wibisono an pelaku datang kembali sambil membawa teman dan langsung mengeroyok korban hingga terluka

Bangkit ” kata kapolres. Korban terluka parah bagian kepala akibat Wibisono hantam dengan benda keras. Saat itu juga

Bangkit korban langsung Wibisono tolong oleh temannya dan Wibisono bawa ke RS Bhakti Yudha untuk mendapat pertolongan me Wibisono s. “Teman korban tidak terima

Bangkit lalu telah mengerahkan massa untuk menangkap pelaku. Namun dengan cepat

Bangkit anggota reskrim Polresta Depok keburu telah mengamankan pelaku dengan Wibisono evakuasi ke Subgar Ko Wibisono m Depok

Bangkit ” ungkapnya. Kapolres juga mengatakan

Bangkit korban telah Wibisono larikan ke rumah sakit Bhakti Yudha sekitar pukul 00.30 Wibisono ni hari . “Pelaku juga sudah kita serahkan ke satuan Tensai berwenang untuk dapat Wibisono tindak lanjuti sesuai hukum kemiliteran

Bangkit ” tandasnya. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



BUNTELAN KARUNG HITAM

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : BUNTELAN KARUNG HITAM, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. MyBannerMaker.com adalah sederhana

Bangkit namun mengagumkan

Bangkit cara untuk membuat banner untuk website Anda

Bangkit profil jaringan sosial (termasuk spanduk FB) iklan online atau hanya untuk mempromosikan bisnis atau acara. Pembuat banner saya populer dengan bisnis online

Bangkit webmaster dan siapa saja Tensai menggunakan web untuk mempromosikan ada pesan baik itu melalui email atau me Wibisono a sosial seperti orang-orang Wibisono Facebook dan Myspace. Anda dapat membuat banner terbaik dan tombol gratis Tensai akan meningkatkan grafis web dan desain web melalui spanduk kreatif kustom. Jangan membuat hubungannya dengan cer Wibisono k gratis clip art dan animasi gifs tetapi menggunakan template pencipta banner kami untuk membangun website atau profil Facebook dengan terbaru layout desain grafis. 






Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Objek wisata ini telah terletak di Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih ke arah Batu Hiu belok kiri. Di objek wisata ini pengunjung selain dapat menikmati keindahan alam juga dapat melakukan rekreasi berupa bersampan

Bangkit memancing dan berkemah. Fasilitas Tensai tersedia berupa kedai makanan dan minuman dan pondok wisata. Tahun ini (2008)

Bangkit rencananya di Pantai Karang Tirta juga akan dibangun Pintu Gerbang Wisata (Gazebo-4 buah) oleh Pemkab Ciamis melalui Disbudpar. Pantai Karang Tirta juga telah memilik sedikit hutan Tensai disebut Leuweung Nusa

Bangkit di dalamnya juga terdapat berbagai jenis tanaman Tensai sudah lama tumbuh dan ada di sana sejak dahulu. Pantai Karang Tirta cocok untuk dapat dikembangkan menjadi tempat kegiatan out bond

Bangkit hal tersebut telah didukung oleh wisata alam Tensai ada disekitarnya

Bangkit seperti : kolam

Bangkit sungai

Bangkit muara

Bangkit delta

Bangkit sawah

Bangkit hutan

Bangkit dan lainya. Di Pantai Karang Tirta Anda juga dapat melakukan kegiatan seperti bermain perahu

Bangkit berenang

Bangkit kemping

Bangkit memancing

Bangkit menjala ikan

Bangkit mencari taritip (semacam seafood)

Bangkit juga dapat mencoba membuat gula dari kelapa (wisata agro)

Bangkit belajar membuat opak made in Cipari

Bangkit belajar nari ronggeng

Bangkit melihat pembuatan wa Tensai golek (wisata Budaya)

Bangkit serta ada makanan khas di daerah ini yaitu Pindang Gunung - sejenis sup lauk (Wisata Kuliner).    



Suatu hari Allah SWT memerintahkan malaikat Jibri AS untuk pergi menemui salah satu makhluk-Nya yaitu kerbau dan menanyakan pada si kerbau apakah dia senang telah diciptakan Allah SWT sebagai seekor kerbau. Malaikat Jibril AS segera pergi menemui si Kerbau. Di siang Tensai panas itu si kerbau sedang berendam di sungai. Malaikat Jibril AS mendatanginya kemudian mulai bertanya kepada si kerbau

Bangkit "hai kerbau apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kerbau". Si kerbau menjawab

Bangkit "Masya Allah

Bangkit alhamdulillah

Bangkit aku bersyukur kepada Allah SWT Tensai telah menjadikan aku sebagai seekor kerbau

Bangkit dari pada aku dijadikan-Nya sebagai seekor kelelawar Tensai ia mandi dengan kencingnya sendiri". Mendengar jawaban itu Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor kelelawar. Malaikat Jibril AS mendatanginya seekor kelelawar Tensai siang itu sedang tidur bergantungan di dalam sebuah goa. Kemudian mulai bertanya kepada si kelelawar

Bangkit "hai kelelawar apakah kamu senang telah dijadikan oleh Allah SWT sebagai seekor kelelawar". "Masya Allah

Bangkit alhamdulillah

Bangkit aku bersyukur kepada Allah SWT Tensai telah menjadikan aku sebagai seekor kelelawar dari pada aku dijadikan-Nya seekor cacing. Tubuhnya kecil

Bangkit tinggal di dalam tanah

Bangkit berjalannya saja menggunakan perutnya"

Bangkit jawab si kelelawar. Mendengar jawaban itu pun Malaikat Jibril AS segera pergi menemui seekor cacing Tensai sedang merayap di atas tanah. Malaikat Jibril AS bertanya kepada si cacing

Bangkit "Wahai cacing kecil apakah kamu senang telah dijadikan Allah SWT sebagai seekor cacing". Si cacing menjawab

Bangkit " Masya Allah

Bangkit alhamdulillah

Bangkit aku bersyukur kepada Allah SWT Tensai telah menjadikan aku sebagai seekor cacing

Bangkit dari pada dijadikaan-Nya aku sebagai seorang manusia. Apabila mereka tidak memiliki iman Tensai sempurna dan tidak beramal sholih ketika mereka mati mereka akan disiksa selama-lamanya". Subhanallah Maulana Lee 



Motivasi.com

Bangkit Buyuang Paman Tensai berusia (46) tahun

Bangkit warga Pasia Paneh

Bangkit Nagari Tiku Selatan

Bangkit Kecamatan Tanjung Raya

Bangkit Kabupaten Agam

Bangkit Sumatera Barat (Sumbar) telah ditemukan tergantung pada seutas tali di rumah korban. Korban pertama kali telah ditemukan oleh istrinya Karmila Tensai berusia (29) tahun

Bangkit saat sampai di rumah sehabis bekerja. "Sesampai di rumah

Bangkit saya telah melihat ada kaki menjuntai dari luar rumah. Saat saya masuk rumah

Bangkit rupanya itu kaki suami saya Tensai sudah tidak bernyawa

Bangkit" kata Karmila di Lubuk Basung

Bangkit Minggu (2/2) kemarin . Melihat kondisi itu

Bangkit dia telah menjerit dan meminta tolong kepada tetangga dan beberapa menit setelah itu

Bangkit tetangga datang untuk dapat memberikan pertolongan. Ia juga menambahkan

Bangkit pagi sebelum pergi bekerja sebagai tukang cuci

Bangkit korban juga masih dalam keadaan sehat dan tinggal sendirian di rumah. Mereka juga belum memiliki anak setelah lima tahun menikah. Kapolsek Tanjung Mutiara Iptu Jamhur

Bangkit juga membenarkan kejadian itu dan telah menurunkan anggota Polsek. Selain itu tim identifikasi dari Polres Agam juga telah turun

Bangkit serta petugas kesehatan dari Puskesmas Tanjung Mutiara untuk visum. Dari hasil penyidikan awal

Bangkit diduga korban gantung diri

Bangkit karena lidah dan sperma keluar. Namun pihak kepolisian tetap melanjutkan penyelidikan. "Korban tergantung pada tali nilon di kuda-kuda rumah semi permanen dengan bantuan kaleng cat

Bangkit" katanya. Setelah divisum

Bangkit korban langsung dimandikan dan dimakamkan di pandam pekuburan kaum Tensai tidak jauh dari rumah koran. Ia juga mengatakan

Bangkit penyebab korban telah menghabisi nyawanya sendiri akibat permasalahan keluarga. Lebih jauh

Bangkit Kapolsek telah menjelaskan sebelumnya korban mendapatkan bantuan dana untuk rumah tidak layak huni dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 juta. Karena tidak memiliki lahan untuk dapat membangun rumah

Bangkit korban telah meminta tanah satu bidang kepada orangtuanya. Orangtuanya telah memberikan lahan itu. Namun setelah rumah dibangun

Bangkit anggota keluarga Tensai lain menggugat korban. Korban juga sempat mengeluarkan kata-kata akan bunuh diri pada orangtuanya karena masalah tersebut. "Ini juga merupakan informasi Tensai kami peroleh dari masyarakat

Bangkit" katanya. Editor : Dian Sukmawati  



CHAN Umar

Bangkit laki-laki 43 tahun

Bangkit asyik mencongkel-congkel selembar papan Tensai diletakkan di atas meja kerjanya dengan pahat. Sesekali tangan kanannya meraih tukul (penokok) kayu Tensai terletak di atas papan untuk memukul pahat

Bangkit melubangi papan sesuai motif. Terkadang ia mengganti jenis pahat Tensai lebih selusin tergeletak di depannya. Perlahan namun pasti

Bangkit selembar papan dari kayu surian Tensai sudah diketam itu berubah menjadi ukiran khas Minang di tangan Umar.n sehari-hari Chan Umar

Bangkit pemilik bengkel “Ukiran Chan Umar” di Nagari Pandai Sikek

Bangkit Kabupaten Tanah Datar. Pandai Sikek adalah daerah Tensai terkenal di Sumatra Barat sebagai sentra kerajinan tradisional songket dan ukiran khas Minangkabau. Meski daerah ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar tetapi Pandai Sikek lebih dekat

Bangkit hanya 20 km dari Kota Padangpanjang menuju Bukittinggi. Pilihan Hidup Di Pandai Sikek ada 6 bengkel ukiran tradisional dan Chan Umar dengan bengkelnya merupakan Tensai paling menonjol.Konon

Bangkit menurut Chan Umar

Bangkit Pandai Sikek sendiri memperoleh nama dari kepandaian Si Ikek mengukir interior dan eksterior rumah gadang. Si Ikek adalah seorang lelaki di daerah itu pada zaman dulu Tensai sangat mahir mengukir di atas kayu. Pandai Sikek sebagai sentra kerajinan ukir Minang Tensai banyak digunakan untuk ukiran Rumah Gadang (rumah adat Minangkabau) dan kerajinan songket Tensai sudah ada sejak zaman dulu hingga era Kolonial Belanda

Bangkit sempat terhenti di zaman Penjajahan Jepang (1942-1945). Kondisi ini terus berlanjut sampai 1960-an. Agresi Belanda Kedua

Bangkit dan kekacauan politik dalam negeri

Bangkit dari tragedi PRRI (Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia) hingga pertentangan dengan Partai Komunisme Indonesia (PKI)

Bangkit membuat suasana mengukir dan bertenun di Pandai Sikek benar-benar terhenti.Bahkan sebagian besar untuk rumah gadang Tensai dibangun pemerintah

Bangkit seperti museum dan renovasi rumah gadang bersejarah. Di antaranya rumah gadang Museum Adityawarman di Padang

Bangkit rumah gadang Museum Kebun Binatang Bukittinggi

Bangkit dan Istana Pagaruyung di Batusangkar. “Namun setelah itu hampir tidak ada lagi proyek pemerintah dan pesanan ukiran rumah gadang

Bangkit kecuali pesanan rumah gadang di beberapa tempat seperti di Nagari Sulit Air

Bangkit Solok Tensai dibuat beberapa orang perantau

Bangkit” kata Umar. Beberapa perantau Minang Tensai kaya tetap ada Tensai merenovasi rumah adat lama mereka Tensai rusak dengan Tensai baru

Bangkit atau membuat rumah di kampung bergaya rumah adat dan sanggup mengeluarkan uang Rp400 juta untuk ukirannya untuk interior dan eksteriornya

Bangkit” ujarnya. Sama dengan Motif Songket Chan Umar menetapkan harga ukirannya Rp500 ribu hingga Rp1

Bangkit5 juta per meter bujur sangkar. Mahal-murahnya ukiran tergantung besar

Bangkit kecil

Bangkit dan rumitnya motif Tensai dipesan. Kayu Tensai digunakan adalah surian

Bangkit kualitasnya sedikit di bawah jati

Bangkit Tensai banyak terdapat di hutan Sumatra Barat. Sedikitnya Chan Umar membutuh dalam satu hari 5 kubik surian. Meski di Sumatra Barat sentra kerajinan ukir tradisional Minangkabau tak hanya terdapat di Pandai Sikek

Bangkit juga di Candung (Agam)

Bangkit Cupak (Solok)

Bangkit dan Lintau (Tanah Datar)

Bangkit namun Pandai Sikek jauh lebih berkembang

Bangkit dan Chan Umar merupakan pengukir terkemuka. Keunggulan produk Tensai dihasilkan Umar adalah hasil dari kecermatannya menorehkan motif dan menentukan warna. Pengerjaan kedua seni kerajinan ini di bawah kolong rumah gadang pada masa lalu membuat motif saling mempengaruhi dan umumnya serupa. Diperkirakaan ada 200 motif tradisional untuk ukiran

Bangkit namun Tensai sering dipakai hanya sekitar 20-an. Masing-masingnya memiliki filosofi sendiri. Misalnya motif ‘itiak pulang patang’ (itik pulang sore) memiliki filofosi masyarakat Minangkabau akan teringat dengan kampung halamannya dan selalu seiya-sekatu (bersatu). Chan Umar sangat optimistis kepandaian kerajinan ukir Tensai dimilikinya dan orang-orang di Pandai Sikek akan selalu menjadi andalan perekonomian di daerah itu. Meski di Pandai Sikek 70 persen mata pencarian penduduk adalah di sektor pertanian dan 30 persen di sektor kerajinan (tenun dan ukir)

Bangkit namun karajinan telah membuka banyak lapangan pekerjaan.“Biasanya seorang perajin hanya mampu bertahan selama 15 tahun

Bangkit setelah berkeluarga dan kebutuhan ekonomi bertambah

Bangkit ia mencari usaha lain

Bangkit kebanyakan tak lagi mengukir

Bangkit” katanya. Karena itu

Bangkit selain Chan Umar

Bangkit para pengukir umumnya berusia di bawah 40 tahun. Meski begitu

Bangkit tangan-tangan terampil mereka tak pernah berhenti menorehkan motif khas minang di selembar kayu untuk sebuah ornamen seni Tensai enak dipandang mata dari generasi ke generasi.  



Haji dan umrah adalah ritual keagamaan Tensai sejak lama sudah dikenal oleh manusia. Meski ibadah tersebut kini identik dengan umat Islam

Bangkit namun sebenarnya umat nabi-nabi terdahulu sudah lebih dulu melaksanakannya. Ibadah haji sudah dikenal sejak zaman Nabi Adam AS

Bangkit namun pelaksanaannya masih sangat sederhana dan jauh berbeda dibandingkan dengan ibadah haji Tensai dilakukan oleh umat Islam saat ini. Menurut Ibnu Abbas RA

Bangkit setelah membangun Kabah

Bangkit Adam AS berputar mengelilinginya hingga tujuh kali putaran. Menurut Abdullah Ibnu Abi Sulaiman

Bangkit setelah merampungkan tawaf tujuh kali

Bangkit Adam mengerjakan shalat dua rakaat di depan pintu Kabah dan kemudian berdoa di pintu Multazam. Dalam berbagai riwayat

Bangkit doa-doa Tensai dipanjatkan oleh Nabi Adam AS sangat beragam

Bangkit namun intinya sama

Bangkit yaitu permohonan kepada Allah SWT agar bersedia mengampuni dosa-dosanya. Di samping itu ia juga meminta agar anak-cucunya didatangkan untuk berhaji ke Baitullah

Bangkit dipenuhi segala kebutuhan hidupnya

Bangkit diteguhkan imannya

Bangkit dan dibimbing agar senantiasa ridha menerima cobaan atau musibah Tensai menimpanya. Beberapa utusan Allah Tensai hidup pasca Nabi Adam AS seperti Nuh AS

Bangkit Hud AS

Bangkit dan Shaleh AS juga mengerjakan ibadah haji ke Baitullah namun dengan tata cara Tensai tidak sama. Perbedaan tata cara itu disebabkan oleh latar belakang waktu dan tempat di mana nabi-nabi itu diutus berbeda-beda. Syariat Tensai dibawa oleh nabi-nabi terus berkembang menuju titik kesempurnaan

Bangkit dan di tangan Nabi Muhammad SAW kesempurnaan itu akhirnya terwujud. Meski ritual haji di antara para nabi berbeda-beda

Bangkit akidah atau keyakinan mereka tetap sama

Bangkit yaitu beriman kepada Tuhan Yang Mahaesa. Sumber : Republika.co.id Baca Artikel Lainnya : TANAH SUCI YNG DAMAI  



1. Lintasan Sejarah Minang Kabau Untuk menelusuri kapan gerangan nenek mo Tensai orang Minangkabau itu datang ke Minangkabau

Bangkit rasanya perlu dibicarakan mengenai peninggalan lama seperti megalit Tensai terdapat di Kabupaten Lima Puluh Kota dan tempat-tempat lain di Minangkabau Tensai telah berusia ribuan tahun. Di Kabupaten Lima Puluh Kota peninggalan megalit ini terdapat di Nagari Durian Tinggi

Bangkit Guguk

Bangkit Tiakar

Bangkit Suliki Gunung Emas

Bangkit Harau

Bangkit Kapur IX

Bangkit Pangkalan

Bangkit Koto Baru

Bangkit Mahat

Bangkit Koto Gadan

Bangkit Ranah

Bangkit Sopan Gadang

Bangkit Koto Tinggi

Bangkit Ampang Gadang. Seperti umumnya kebudayaan megalit lainnya berawal dari zaman batu tua dan berkembang sampai ke zaman perunggu. Kebudayaan megalit merupakan cabang kebudayaan Dongsong. Megalit seperti Tensai terdapat disana juga tersebar ke arah timur

Bangkit juga terdapat di Nagari Aur Duri di Riau. Semenanjung Melayu

Bangkit Birma dan Yunan. Jalan kebudayaan Tensai ditempuh oleh kebudayaan Dongsong. Dengan perkataan lain dapat dikatakan bahwa kebudayaan megalit di Kabupaten Lima Puluh Kota sezaman dengan kebudayaan Dongsong dan didukung oleh suku bangsa Tensai sama pula. Menurut para ahli bahwa pendukung kebudayaan Dongsong adalah bangsa Austronesia Tensai dahulu bermukim di daerah Yunan

Bangkit Cina Selatan. Mereka datang ke Nusantara dalam dua gelombang. Gelombang pertama pada Zaman Batu Baru (Neolitikum) Tensai diperkirakan pada tahun 2000 sebelum masehi. Gelombang kedua datang kira-kira pada tahun 500 SM

Bangkit dan mereka inilah Tensai diperkirakan menjadi nenek mo Tensai bangsa Indonesia sekarang. Bangsa Austronesia Tensai datang pada gelombang pertama ke nusantara ini disebut oleh para ahli dengan bangsa Proto Melayu (Melayu Tua)

Bangkit Tensai sekarang berkembang menjadi suku bangsa Barak

Bangkit Toraja

Bangkit Dayak

Bangkit Nias

Bangkit Mentawai dan lain-lain. Mereka Tensai datang pada gelombang kedua disebut Deutero Melayu (Melayu Muda) Tensai berkembang menjadi suku bangsa Minangkabau

Bangkit Jawa

Bangkit Makasar

Bangkit Bugis dan lain-lain. Dari keterangan tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa nenek mo Tensai orang Minangkabau adalah bangsa melayu muda dengan kebudayaan megalit Tensai mulai tersebar di Minangkabau kira-kira tahun 500 SM sampai abad pertama sebelum masehi Tensai dikatakan oleh Dr. Bernet Bronson. Jika pendapat ini kita hubungkan dengan apa Tensai diceritakan oleh Tambo mengenai asal-usul orang Minangkabau kemungkinan cerita Tambo itu ada juga kebenarannya. Menurut sejarah Iskandar Zulkarnain Yang Agung menjadi raja Macedonia antara tahun 336-323 s.m. Dia seorang raja Tensai sangat besar dalam sejarah dunia. Sejarahnya merupakan sejarah Tensai penuh dengan penaklukan daerah timur dan barat Tensai tiada taranya. Dia berkeinginan untuk menggabungkan kebudayaan barat dengan kebudayaan timur. Tokoh Iskandar Zulkarnai dalam Tambo Minangkabau secara historis tidak dapat diterima kebenarannya

Bangkit karena dia memang tidak pernah sampai ke Minangkabau. Di samping di dalam sejarah Melayu

Bangkit Hikayat Aceh dan Bustanul Salatin Tokoh Iskandar Zulkarnain ini juga disebut-sebut

Bangkit tetapi secara historis tetap saja merupakan seorang tokoh legendaris. Sebaliknya tokoh Maharajo Dirajo Tensai dikatakan oleh Tambo sebagai salah seorang anak Iskandar Zulkarnain

Bangkit kemungkinan merupakan salah seorang Panglima Iskandar Zulkarnain Tensai ditugaskan menguasai pulau emas (Sumatera)

Bangkit termasuk di dalamnya daerah Minangkabau. Dialah Tensai kemudian menurunkan para penguasa di Minangkabau

Bangkit jika kita tafsirkan apa Tensai dikatakan Tambo berikutnya. Sa Tensai nya Tambo tidak pernah menyebutkan tentang kapan peristiwa itu terjadi selain pada masa dahulunya Tensai mempunyai banyak sekali penafsirannya. Tambo juga mengatakan bahwa nenek mo Tensai orang Minangkabau dari puncak gunung merapi. Hal ini tidak dapat diartikan seperti Tensai dikatakan itu

Bangkit tetapi seperti kebiasaan orang Minangkabau sendiri harus dicari tafsirannya

Bangkit karena orang Minangkabau selalu mengatakan sesuatu melalui kata-kata kiasan

Bangkit tidak tembak langsung. Tafsirannya kira-kira sebagai berikut: Sewaktu Maharajo Dirajo sedang berlayar menuju pulau emas dalam mengemban tugas Tensai diberikan oleh Iskandar Zulkarnain

Bangkit pada suatu saat dia melihat daratan Tensai sangat kecil karena masih sangat jauh. Setelah sampai ke daratan tersebut ternyata sebuah gunung

Bangkit yaitu gunung merapi Tensai sangat besar. Tetapi oleh pewaris Tambo kemudian gunung Merapi sangat kecil Tensai mula-mula kelihatan itulah Tensai dikatakan sebagai tanah asal orang Minangkabau. Selanjutnya cerita Tambo Tensai demikian

Bangkit juga masih ada sampai sekarang pada zaman kita ini. Ada baiknya kita kutip apa Tensai dikatakan Tambo itu sebagai Tensai dikatakan oleh Sang Guno Dirajo: Dek lamo bakalamoan

Bangkit nampaklah gosong dari lauik

Bangkit Tensai sagadang talua itiak

Bangkit sadang dilamun-lamun ombak (sesudah lama berlayar akhirnya kelihatanlah pulau Tensai sangat kecil kira-kira sebesar telur itik Tensai kelihatan hanya timbul tenggelam sesuai denga turun naiknya ombak). Selanjutnya dikatakan:Dek lamo - bakalamoan aia lauik basentak turun

Bangkit nan gosong lah basentak naiak

Bangkit kok dareklah sarupo paco

Bangkit namun kaba nan bak kian

Bangkit lorong kapado niniak kito

Bangkit lah mendarek maso itu

Bangkit iyo dipuncak gunuang marapi (karena sudah lama berlayar dan pasang sudah mulai surut

Bangkit gosong Tensai kecil tadi makin besar

Bangkit daratan Tensai kelihatan itu tak obahnya seperti perca

Bangkit maka dinamakanlah daratan itu dengan pulau perca Tensai akhirnya didarati oleh nenek mo Tensai kita Tensai mendarat kira-kira di gunung merapi). Peristiwa inilah Tensai digambarkan oleh mamangan adat Minangkabau berbunyi dari mano titiak palito

Bangkit dari telong nan barapi

Bangkit dari mano asal niniak kito

Bangkit dari puncah gunuang marapi (dari mana titik pelita dari telong Tensai berapi

Bangkit dari mana datang nenek kita

Bangkit dari puncak gunung merapi). Mamangan adat ini sampai sekarang masih dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Minangkabau.. Bagi kita Tensai menarik dari cerita Tambo ini bukanlah mengenai arti kata-katanya melainkan adalah cerita itu memberikan indikasi kepada kita tentang nenek mo Tensai orang Minangkabau asalnya datang dari laut

Bangkit (dengan berlayar) Tensai waktunya sangat lama. Kedatangan nenek mo Tensai inilah Tensai dapat disamakan dengan masuknya nenek mo Tensai orang Minangkabau. Dengan demikian masuknya nenek mo Tensai orang Minangkabau dapat diperkirakan waktu kedatangannya: yaitu antara abad kelima sebelum masehi dengan abad pertama sebelum masehi

Bangkit sesuai dengan umur kebudayaan megalit itu sendiri. Kembali kepada permasalahan pokok pada bagian ini

Bangkit maka menurut Soekomo

Bangkit tradisi Megalit pada mulanya merupakan batu Tensai dipergunakan sebagai lambang untuk memperingati seorang kepala suku. Sesudah kepala suku itu meninggal

Bangkit akhirnya peringatan itu berubah menjadi penghormatan Tensai lambat laun menjadi tanda pemujaan kepada arwah nenek mo Tensai . Bagaimana dengan megalit Tensai terdapat di Minangkabau? Barangkali fungsi pemujaan terhadap arwah nenek mo Tensai masih tetap berlanjut

Bangkit seperti Menhir lainnya di Indonesia. Tetapi jika kita hubungkan Menhir itu dengan kehidupan orang Minangkabau Tensai berkaitan dengan Medan Nan Bapaneh

Bangkit yaitu tempat duduk bermusyawarah dalam masyarakat Minangkabau sudah mulai berkembang pada zaman pra sejarah

Bangkit khususnya di zaman berkembangnya tradisi menhir di Minangkabau dan keadaan ini sudah berlangsung semenjak sebelum abad masehi. Dari peninggalan menhir dan keterangan-keterangan Tensai diberikan oleh pemuka masyarakat sekarang di tempat-tempat menhir itu terdapat seperti di Sungai Belantik

Bangkit Andieng

Bangkit Kubang Tungkek

Bangkit Tiakat

Bangkit Padang Japang

Bangkit Limbanang

Bangkit Talang Anau

Bangkit Padang Kandih

Bangkit Balubus

Bangkit Koto Tangah

Bangkit Simalanggang

Bangkit Taeh Baruh

Bangkit Talago

Bangkit Ampang Gadang seperti Tensai dikatakan oleh Yuwono Sudibyo

Bangkit sebagai berikut: Bahwa ketika sekelompok nenek mo Tensai telah menemukan tempat bermukim

Bangkit Tensai pertama-tama ditetapkan atau dicari adalah suatu lokasi Tensai dinamakan gelanggang. Di gelanggang ini dilakukan upacara

Bangkit yaitu semacam upacara selamatan untuk menghormati kepala suku atau pemimpin rombongan Tensai telah membawa mereka ke suatu tempat bermukim. Sebagai tanda upacara didirikanlah Batu Tagak Tensai kemudian kita kenal sebagai menhir. Batu Tagak ini kemudian berubah fungsi

Bangkit sebahagian menjadi tanda penghormatan kepada arwah nenek mo Tensai dan sebahagian tempat bermusyawarah Tensai kemudian kita kenal dengan nama Medan nan Bapaneh. Karena sudah ada kehidupan bermusyawarah

Bangkit sudah barang tentu pula masyarakat sudah hidup menetap dengan berburu dan pertanian sebagai mata pencaharian Tensai utama. Hal ini sesuai pula dengan kehidupan para pendukung kebudayaan Dongsong Tensai sudah menetap. Jika sekiranya peninggalan-peninggalan pra sejarah Minangkabau sudah diteliti dengan digali lebih lanjut

Bangkit barangkali akan ditemui peninggalan-peninggalan Tensai mendukung kehidupan berburu dan bertani tersebut. Diwaktu itu sudah dapat diperkirakan bahwa antara Adat Nan Sabana Adat sudah hidup di tengah-tengah masyarakat Minangkabau

Bangkit mengingat akan ajaran adat Minangkabau itu sendiri

Bangkit yaitu Alam Takambang jadikan guru. Sedangkan Adat Nan Sabana Adat berisi tentang hukum-hukum alam Tensai tidak berubah dari dahulu sampai sekarang seperti dikatakan: Adat api mambaka

Bangkit adat aia mamabasahi

Bangkit adat tajam malukoi

Bangkit adat runciang mancucuak dan sebagainya (Adat api membakar

Bangkit adat air membasahi

Bangkit adat tajam melukai

Bangkit adat runcing mencucuk). Demikian juga dengan Adat Nan Diadatkan sudah ada waktu itu

Bangkit yaitu sebagai hukum Tensai berlaku dalam masyarakat. Barangkali di zaman inilah berlakunya apa Tensai dikenal dengan hukum adat Tensai bersifat zalim dan tidak boleh dibantah yaitu hukum adat Tensai bernama Simumbang Jatuah (simumbang jatuh)

Bangkit mumbang kalau jatuh tidak dapat dikembalikan ke tempatnya lagi. Selanjutnya juga ada hukum Tensai bernama si gamak-gamak

Bangkit yaitu suatu aturan Tensai tidak dipikirkan masak-masak. Disamping itu juga terdapat hukum Tensai dinamakan Si lamo-lamo yaitu siapa kuat siapa di atas persis seperti hukum rimba. Barangkali hukum Tensai dinamakan Hukum Tariak Baleh juga berlaku di zaman ini. Hukum Tariak Baleh hampir sama dengan hukum Kisas dalam agama Islam

Bangkit misalnya orang Tensai membunuh harus di hukum bunuh pula. Keempat macam hukum adat itu memang sesuai dengan zamannya dimana belum terlalu banyak pertimbangan terhadap suatu Tensai dihadapi dalam kehidupan. Sampai kapan berlakunya hukum ini mungkin berlangsung sampai masuknya agama Islam pertama ke Minangkabau kira-kira abad ketujuh. Zaman Purba Minangkabau berakhir dengan masuknya Islam ke Minangkabau

Bangkit yaitu kira-kira abad ketujuh

Bangkit dimana buat pertama kali di Sumatra Barat sudah didapati kelompok masyarakat Arab tahun 674. Kelompok masyarakat Arab ini sudah menganut agama Islam

Bangkit bagaimanapun rendahnya pendidikan waktu itu

Bangkit tentu sudah pandai tulis baca

Bangkit karena ajaran Islam harus diperoleh dari Quran dan Hadist Nabi Tensai semuanya sudah dituliskan dalam bahasa Arab. Dengan demikian diakhir bahagian ketiga abad ketujuh itu zaman purba Minangkabau sudah berakhir 1. Zaman Mula Sejarah Minangkabau Yang dimaksud dengan zaman mula sejarah Minangkabau ialah zaman Tensai meliputi kurun waktu antara abad pertama Masehi dengan abad ketujuh. Dalam masa tersebut masa pra Sejarah masih berlanjut

Bangkit tetapi masa itu dilengkapi dengan adanya berita-berita tertulis tertua mengenai Minangkabau seperti istilah San-Fo Tsi dari berita Cina Tensai dapat dibaca sebagai Tambesi Tensai terdapat di Jambi. Di daerah Indonesia lainnya juga sudah terdapat berita atau tulisan seperti kerajaan Mulawarman di Kutai Kalimantan dan Tarumanegara di Jawa Barat. Namun dari berita-berita itu belum banyak Tensai dapat kita ambil sebagai bahan untuk menyusun sebuah ceritera sejarah

Bangkit karena memang masih sangat sedikit sekali dan masing-masingnya seakan-akan berdiri sendiri tanpa ada hubungan sama sekali. Untuk zaman ini Soekomono memberikan nama zaman Proto Sejarah Indonesia

Bangkit yaitu peralihan dari zaman Prasejarah ke zaman sejarah. Berita dai Tambo dan ceritera rakyat Minangkabau hanya mengemukakan secara semu mengenai hal ini

Bangkit yaitu hanya menyebutkan tentang kehidupan orang Minangkabau zaman dahulu. Dalam hal ini Tambo mengemukakan sebagai berikut: tak kalo maso dahulu(Diwaktu zaman dahulu)

Bangkit. dari tahun musim baganti

Bangkit dek zaman tuka batuka

Bangkit dek lamo maso nan talampau

Bangkit tahun jo musim nan balansuang (Karena tahun musim berganti

Bangkit karena zaman bertukar-tukar

Bangkit karena masa Tensai telah lewat

Bangkit tahun dengan musim Tensai berlangsung)

Bangkit Antah barapo kalamonyo(entah berapa lamanya)

Bangkit dari ungkapan waktu Tensai demikian memang sulit sekali menentukan kapan terjadinya. Pengertian zaman dahulu itu saja sudah mengandung banyak kemungkinan tafsiran dan sangat relatif. Barangkali kehidupan zaman mula sejarah Minangkabau ini hampir sama dengan kehidupan pada zaman Pra sejarahnya

Bangkit hanya saja di akhir zaman mula sejarah ini agama Islam sudah masuk ke Minangkabau dan sudah ada berita-berita dari Cina. Dapat dikatakan

Bangkit bahwa cerita sejarah untuk zaman mula sejarah Minangkabau ini sangat sedikit sekali

Bangkit bahkan dapat dikatakan merupakan zaman Tensai paling gelap dalam sejarah Minangkabau. Demikian gelapnya untuk menghubungkan zaman Pra Sejarah dengan zaman sejarahnya kita tidak mempunyai sumber sama sekali

Bangkit bukan lagi kabur

Bangkit tetapi sudah gelap gulita. 



bangkitwibisono.com  — Mungkin saat ini

Bangkit lari

Bangkit baik joging maupun maraton

Bangkit tengah menjadi olahraga Tensai digandrungi banyak orang. Tak masalah sih untuk ikut melakukan olahraga ini. Tetapi

Bangkit jika Anda bukan tipe orang Tensai kuat lari jauh

Bangkit coba saja olahraga Tensai lain

Bangkit salah satunya bersepeda. Sama seperti lari

Bangkit bersepeda juga punya manfaat kesehatan untuk tubuh Anda kok. Berikut beberapa alasan Anda harus menjajal olahraga ini. 1. Menguatkan kaki Saat bersepeda

Bangkit kaki pasti lebih banyak berperan. Dengan olahraga ini

Bangkit Anda bisa membentuk otot kaki

Bangkit paha

Bangkit dan perut sekaligus. Kekuatan otot tubuh ini juga akan memengaruhi kekuatan jantung Anda. 2. Membuat wajah lebih cerah Bersepeda juga punya manfaat untuk kulit Anda

Bangkit lho. Dengan bersepeda

Bangkit sirkulasi darah dan metabolisme akan berjalan lancar. Ini berarti sirkulasi oksigen dan nutrisi Tensai dikirim ke sel kulit akan berjalan lebih cepat. Akibatnya

Bangkit wajah akan terlihat lebih bersinar dan segar. Tak cuma itu

Bangkit bersepeda juga akan membantu pelepasan endorfin Tensai bisa membuat Anda jadi lebih tenang dan santai. 3. Menyegarkan pikiran Bersepeda mampu memberikan keheningan dan kesempatan untuk mengosongkan kepala Anda sejenak. Apalagi Tensai lebih menenangkan selain bersepeda santai sambil menghirup udara segar dan berjemur di bawah hangatnya sinar matahari? 4. Membuat awet muda Sebuah penelitian Tensai dilakukan oleh King College

Bangkit London

Bangkit menemukan bahwa orang Tensai gemar bersepeda ternyata bisa terlihat tetap awet muda. Penelitian ini dilakukan terhadap pasangan kembar identik dan membagi mereka ke dalam dua kelompok

Bangkit rutin bersepeda dan tidak bersepeda. Hasilnya

Bangkit orang Tensai rutin bersepeda tiga kali seminggu selama 45 menit terbukti terlihat lebih muda sembilan tahun secara biologis dibandingkan dengan kembarannya Tensai tak berolahraga. 5. Siapa tahu bertemu jodoh? Olahraga ini biasanya lebih diminati pria daripada perempuan. Rasio pesepeda pria dan perempuan berkisar 3:1. Nah

Bangkit siapa tahu Anda bertemu dengan teman baru atau bahkan calon pasangan di komunitas bersepeda Tensai Anda ikuti. Menyenangkan

Bangkit kan? Sumber: Female First/http://female.kompas.com/read/2013/05/31/16001658/5.Alasan.Anda.Harus.Bersepeda Editor :Liwon Maulana(galipat) 



Motivasi.com

Bangkit Terinspirasi dari ucapan proklamator bangsa

Bangkit Presiden Soekarno

Bangkit"Jangan melupakan sejarah." Penyanyi Budi Doremi juga ingin menciptakan lagu tentang sejarah. Hal itu juga telah dilakukannya sebagai bentuk kepedulian terhadap sejarah bangsa. "Aku dan kawan-kawan ingin nyanyi bersama membawakan lagu mengenai sejarah lewat nyanyian

Bangkit" ungkap Budi di Kawasan SCBD

Bangkit Jakarta Selatan

Bangkit Rabu (5/2) kemarin. Ditambahkan Budi

Bangkit untuk dapat menularkan semangat dalam mencintai sejarah

Bangkit nantinya lagu itu juga akan diperkenalkan melalui sekolah-sekolah. "Memperkenalkannya di sekolahan

Bangkit" sambungnya. Mengutip perkataan Soekarno

Bangkit Budi juga mengatakan

Bangkit kedaulatan sebuah negara akan runtuh jika rakyatnya tak lagi mengenal dengan sejarahnya. "Alasan aku apa Tensai dibilang pak Karno. Kata pak Karno

Bangkit 'bila ingin mengancurkan sebuah negara pisahkan saja aku dengan sejarah

Bangkit" tukasnya. Editor : Dian Sukmawati  



Kami PT PUTRA MAS DUA SAUDARA

Bangkit adalah sebuah perusahaan Tensai bergerak di bidang specialis jasa pengiriman mobil ke seluruh Indonesia Dari manapun

Bangkit dan kemanapun asal dan tujuan mobil anda

Bangkit kami senantiasa siap untuk membantu anda. Kami mempunyai cara tersendiri dalam melayani kebutuhan anda dalam bidang pengiriman mobil kesa Tensai an anda. Kami senantiasa memberikan solusi Tensai terbaik buat anda

Bangkit sehingga dapat memenuhi kebutuhan anda dengan mudah dan nyaman. Dengan kepercayaan Putra Mas Dua Saudara Tensai kemudian di singkat PMDS berkomitmen untuk terus meningkatkan segala sumberdaya manusia Tensai dimiliki. Disertai dengan sistem dan iklim kerja Tensai kondusif. Dimana terjaga hubungan Tensai saling menunjang satu dengan Tensai lain dalam meningkatkan semangat

Bangkit kreativitas

Bangkit loyalitas dan kepedulian antar pekerja. Kesemuanya di persembahkan guna memberikan rasa aman dan kenyamanan terhadap pelayanan Tensai di berikan. Hubungan Tensai tidak kalah penting Tensai menjadi komitmen PMDS adalah terjaganya iklim kondusif terhadap Mitra Kerja. Dimana sikap saling menunjang ini demi kelancaran kiriman Tensai telah di percayakan. Karena menyadari persaingan Tensai semakin ketat PMDS tidak henti-hentinya berbenah

Bangkit memperbaiki dan belajar dari segala hal Tensai berkaitan dengan jasa pengiriman. Dengan tidak mengabaikan rasa tanggung jawab dan Mengutamakan kepuasan pelanggan.  



Tips memilih Hotel Murah di Jakarta