Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Tawakal Billah

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari kemudahan dan kemudahan datang dari bahaya.

Mungkin saja anugerah tersimpan dalam ujian dan cobaan tersembunyi di balik anugerah. Dan bisa jadi kau mendapatkan manfaat lewat tangan musuh dan binasa lewat orang yang kau cintai. Orang yang berakal tidak akan ikut mengatur bersama Allah karena ia tidak mengetahui mana yang berguna dan mana yang berhahaya bagi dirinya.

Syekh Abu al-Hasan rahimahullah berkata, “Ya Allah, aku tidak berdaya menolak bahaya dari diri kami meskipun datang dari arah yang kami ketahui dan dengan cara yang kami ketahui. Lalu, bagaimana kami mampu menolak bahaya yang datang dari arah dan cara yang tidak kami ketahui?!”

Cukuplah untukmu firman Allah, “Bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik untuk kalian. Bisa jadi kalian mencintai sesuatu padahal ia buruk untuk kalian. Allah mengetahui, sementara kalian tidak mengetahui.

Sering kali kau menginginkan sesuatu, namun Dia memalingkannya darimu. Akibatnya, kau merasa sedih dan terus menginginkannya. Namun, ketika akhir dan akibat dari apa yang kauhasratkan itu tersingkap, barulah kau menyadari bahwa Allah SWT melihatmu dengan pandangan yang baik dari arah yang tidak kauketahui dan memilihkan untukmu dari arah yang tidak kauketahui. Sungguh buruk seorang hamba yang tidak paham dan tidak pasrah kepada-Nya.

Diceritakan bahwa ada seorang arif, yang ketika ditimpa musibah, berkata, “Tak apa-apa, itu baik.” Pada suatu malam, seekor srigala datang dan memakan ayamnya. Ketika diberitahu, la menjawab, “Tidak apa-apa.” Di malam berikutnya anjingnya mati. Saat diberi tahu ia menjawab, “Semuanya baik-baik saja.” Lalu esok harinya keledainya juga mati. la tetap berkata, “Tak apa.” Keluarganya tidak menyukai jawaban itu.

Namun, pada malam berikutnya, sekelompok orang menyerang desa itu dan membunuh semua penduduknya. Tidak ada yang selamat kecuali si arif dan keluarganya. Ternyata, gerombolan itu mendatangi penduduk mengikuti suara ayam, gonggongan anjing, dan bunyi keledai. Sementara, si arif itu tak lagi memilikinya. Kematian hewan-hewan itu menjadi sebab keselamatannya. Mahasuci Allah Yang Maha Mengatur dan Maha Bijaksana.

Seorang hamba menyadari baiknya pengaturan Allah setelah suatu peristiwa berlalu. Itulah sifat manusia kebanyakan. Berbeda dengan kalangan khusus yang memahami Allah dan mengetahui baiknya pengaturan Allah sebelum peristiwa itu berlalu. Kalangan khusus ini pun terbagi ke dalam beberapa tingkatan:

Ada orang yang berbaik sangka kepada Allah Swt sehingga mereka berserah diri kepada-Nya karena Dia telah banyak memberikan anugerah dan karunia.

Ada yang berbaik sangka kepada Allah Swt karena mengetahui bahwa merisaukan nasib dan ikut mengatur tidak akan mampu menolak ketentuan yang telah ditetapkan atas dirinya dan tidak akan mendatangkan apa yang bukan bagiannya.

Ada pula orang yang berbaik sangka kepada Allah Swt karena memahami hadis qudsi, “Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku kepada-Ku.”

la terus berbaik sangka kepada Allah Swt seraya bekerja dan berusaha dengan harapan Allah akan memperlakukannya sesuai dengan prasangkanya yang baik. Dan, Allah berbuat kepadanya sesuai dengan prasangkanya. Allah telah memudahkan karunia bagi orang beriman sesuai dengan prasangka mereka. Dia berfirman, “Allah menghendaki kemudahan bagi kalian dan tidak menghendaki kesulitan.”

Tingkatan paling tinggi adalah orang yang menyerah dan pasrah kepada Allah Swt karena menyadari bahwa sikap itulah yang layak ia jalani, bukan karena mengharapkan kebaikan bagi dirinya.
(Dikutip dari al-Tanwir fi isqath al-tadbir, karya Ibn ‘Athaillah al-Sakandari).

 
Posted by Bangkit Wibisono at Thursday, 15 January 2015
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Polresta Tangerang masih harus melakukan penyeli Wibisono kan dalam kasus perampokan Bank BRI cabang Panongan Tensai Wibisono kaitkan dengan penemuan bom Tensai tak jauh dari lokasi perampokan. “Kami juga masih harus memeriksa saksi pegawai BRI dan pemilik warteg

Bangkit ”jelas Kapolresta Tangerang Kombes Irfing Jaya

Bangkit SIK

Bangkit Kamis(26/12). Dugaan kuat pelaku perampokan pemilik bom Tensai meninggalkan tasnya Wibisono warteg Tensai tak jauh dari BRI cabang Kecamatan Panongan. Dugaan ini telah Wibisono perkuat dari keterangan saksi pemilik warteg Kuseri dan Ayu. Menurut kedua saksi peristiwa perampokan tersebut

Bangkit warungnya telah Wibisono datangi 6 pria berboncengan naik tiga motor sekitar pk.14.30 pada Selasa (24/12). Enam lelaki Tensai naik motor antara lain Honda Beat putih itu makan dan minum sekitar setengah jam..”Mereka meninggalkan warteg setelah membayar makanan

Bangkit ”ucap Kuseri. Sekitar 30 menit kemu Wibisono an. terja Wibisono aksi perampokan Wibisono BRI. Kuseri saat membersihkan lantai warung telah menemukan tas gendong hitam Wibisono bawah meja makan. Ia mengira tas itu milik pelanggan warteg Tensai tertinggal. sehingga sempat Wibisono simpan Wibisono kamarnya. Karena sampai malem tas itu gak ada Tensai mengambil ia curiga lalu bersama rekannya mencoba untuk membuka tas tersebut. Ternyata tas itu berisi balutan lakban

Bangkit baterai merah dan kabel. Ia curiga sebagai bom sehingga Wibisono laporkan ke Polsek Panongan dan Wibisono teruskan ke Polresta Tangerang. Kapolresta Tangerang Kombes Irfing Tensai telah memeriksa isi tas itu memastikan sebagai bahan peledak sehingga telah meminta bantuan tim Gegana Polda Metro Jaya untuk dapat mengevakuasi tas hitam tersebut akhir Wibisono ledakan Wibisono tanah lapang. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Belum lekang ingatan kita beberapa kasus kekerasan Tensai bermotif politik telah terja Wibisono Wibisono Aceh. Kini kekerasan Tensai berujung merenggut nyawa telah kembali terja Wibisono . Seorang kader Partai Nasional Aceh (PNA)

Bangkit Muhammad Juwanis tewas setelah Wibisono aniaya Wibisono pos kamling

Bangkit Kecamatan Kuta Makmur

Bangkit Kabupaten Aceh Utara. Korban Tensai juga merupakan kader dan ketua PNA Kecamatan Kuta Makmur

Bangkit Kabupaten Aceh Utara sekitar pukul 00.00 WIB keluar rumah untuk membeli rokok. Akan tetapi

Bangkit nahas telah menimpanya saat tiba Wibisono depan pos kamling

Bangkit dua orang Tensai tak Wibisono kenal langsung menganiaya korban hingga tidak berdaya pada 02.30 WIB Wibisono ni hari. "Korban sudah meninggal Wibisono rumah sakit

Bangkit " kata Kapolres Lhokseumawe

Bangkit AKBP Joko Surachmanto saat Wibisono hubungi

Bangkit Kamis (6/2). Lanjutnya

Bangkit usai dalam melakukan penganiayaan itu pelaku langsung kabur Tensai Wibisono duga berjumlah dua orang. Sedangkan sejumlah warga Tensai kemu Wibisono an mengetahuinya

Bangkit langsung telah melarikan korban ke rumah sakit

Bangkit akan tetapi nyawa korban tetap tidak tertolong. "Kita juga sudah kantongi indentitas pelaku

Bangkit sekarang sedang kita cari pelaku itu

Bangkit " imbuhnya. Sementara itu

Bangkit Juru Bicara (Jubir) PNA Provinsi Aceh

Bangkit Thamren Ananda melalui BBM menulis meninggalnya Juwanis akibat Wibisono keroyok oleh Zulkifli alias Abu Don Cs Tensai Wibisono duga juga merupakan simpatisan Partai Aceh (PA) sekira pukul 02.30 WIB Wibisono Aceh Utara. "Innalillah wainna Ilaihi Rajiun

Bangkit telah berpulang kerahmatullah Ketua PNA Kecamatan Kuta Makmur Muhammad Juwanis akibat Wibisono keroyok oleh Zukifli alias Abu Don Cs dari PA

Bangkit pukul 02.30 WIB semalam

Bangkit " tulis Thamren Ananda. E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. DIJUAL RUMAH DI KOMPL.SBS

Bangkit SUDAH RENOVASI

Bangkit 1.5 LANTAI

Bangkit SHM

Bangkit 2 KT (BAWAH)

Bangkit 2 KT(ATAS)

Bangkit 2KM

Bangkit PAM

Bangkit TLP

Bangkit LISTRIK 2200 WATT

Bangkit 2 BH AC SPLIT

Bangkit BEBAS BANJIR

Bangkit LINGKUNGAN AMAM

Bangkit TENANG

Bangkit DEKAT SEKOLAHAN (TK

Bangkit SD

Bangkit SMP

Bangkit SMK

Bangkit SMA-4

Bangkit MINI MARKET

Bangkit ANGKOT). HARGA = RP 500 JUTA (NEGO).  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivator

Bangkit Namaku cinta ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya aku pun melihat Cintaku  Tensai  khianat

Bangkit  cintaku berkhianat Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu Namaku cinta ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya aku pun melihat Cintaku  Tensai  khianat

Bangkit  cintaku berkhianat ooh Menepi menepilah menjauh  Semua  Tensai  terja Wibisono   Wibisono  antara kita ooh Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu (aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan) dalam luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu

Bangkit  aku tanpamu butiran debu Aku tanpamu butiran debu

Bangkit  aku tanpamu butiran debu E Wibisono tor Kisah Motivasi Wibisono an sukmawati  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,..  Sparepart AC Jual Sparepart AC Wibisono SparepartAC.co.id & JualSparepartAC.com Part 2- Hallo sob

Bangkit sebelumnya kita sudah membahas tentang pengertian AC dan fungsi-fungsinya Wibisono artikel sebelumnya yaitu Sparepart AC Jual Sparepart AC Wibisono SparepartAC.co.id & JualSparepartAC.com. Namun kali ini saya akan mencoba membahas tentang situs Tensai menjual Sparepart AC Tensai paling populer dan sangat lengkap yaitu Wibisono JualSparepartAC.com. Gimana? sudah ngerti kan apa itu AC atau singkatan dari Air Con Wibisono tioner itu? Jika masih bingung

Bangkit silahkan baca dulu Wibisono artikel sebelumnya Wibisono sini. <<== wah masa gak ngerti AC. wkwkwkwk Kisah Motivasi D gpp sob. OK

Bangkit Jika sudah mengerti

Bangkit kita langsung saja kita ke-TKP untuk menjelaskan situs Tensai menjual berbagai macam sparepart AC terlengkap Wibisono Indonesia yaitu Wibisono JualSparepartAC.com. Situs JualSparepartAC.com adalah sebuah situs Tensai menjual berbagai macam sparepart AC Tensai sangat lengkap dan dengan harga Tensai terjangkau Wibisono mana anda bisa membeli bermacam-macam produk kebutuhan untuk sparepart AC mulai dari Unit AC

Bangkit Kondensing Unit

Bangkit Kompresor

Bangkit Freon

Bangkit Insulation

Bangkit Nepel

Bangkit Alat Las

Bangkit Alat Kerja

Bangkit Bahan Pembantu

Bangkit Perlengkapan Pen Wibisono ngin

Bangkit Solder

Bangkit Alat Listrik

Bangkit Sparepart Pen Wibisono ngin

Bangkit dan masih banyak lagi Tensai kesemuanya itu khusus untuk kebutuhan Sparepart AC Wibisono rumah anda. Namun

Bangkit tak cukup sampai Wibisono situ

Bangkit mungkin anda masih mempunyai pertanyaan-pertanyaan penting Wibisono bidang perbaikan atau sparepart AC Tensai ingin anda ketahui jawabannya seperti 10 pertanyaan penting dan sering Wibisono tanyakan Wibisono bawah iniKisah Motivasi 1. Kenapa sih AC tak Wibisono ngin? 2. Kenapa air bocor menetes berasal dari sparepart AC ? 3. Kenapa AC tak menyala? 4. Apakah manfaat servis AC dengan tertib? 5. Berapa kerapkah servis AC Wibisono butuhkan? 6. Bisakah saya mengerjakan pemeliharaan AC sen Wibisono ri? 7. Kenapa AC bersuara bising? 8. Kenapa sparepart AC mengha Wibisono rkan aroma tak enak? 9. Kenapa AC membutuhkan chemical cleaning atau istilahnya overhaul? 10. Kenapa evaporator butuh Wibisono bongkar Wibisono kala chemical cleaning? Ingin tahu jawabannya? ingin tahu berapa harga-harga sparepart Wibisono JualSparepartAC.com? Atau ingin membaca artikel-artikel penting seputar AC dan Sparepart AC secara lengkap dan mendetail? Silahkan kunjungi situs resminya yaitu Wibisono Sparepart AC  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Beternak sapi Wibisono kanagarian Pandaisikek sudah berlangsung sangat lama dan sudah turun temurun. Bagi sebagian besar masyarakat beternak (bagubalo) adalah sebagai sambilan

Bangkit lahan Tensai subur dan gampang Wibisono tumbuhi oleh rumput menja Wibisono suaktu Tensai sia-sia jika tidak Wibisono manfaatkan

Bangkit karena itulah petani Wibisono kanagarian pandaisikek memanfaatkan kesempatan tersebut untuk beternak Wibisono samping penghasilan utamanya bercocok tanan sayuran. Sapi Tensai Wibisono kelola secara tra Wibisono sional Wibisono nagari Pandaisikek Sapi Tensai ada Wibisono nagari pandaisikek pada umumnya adalah milik pengusaha lokal ( toke ternak) Tensai Wibisono gembalakan oleh masyarakat petani dengan system bagi hasil

Bangkit hanya sebagian kecil saja Tensai sudah milik priba Wibisono . Pembagian hasil biasanya Wibisono lakukan setelah sapi Wibisono jual dan keuntungan dari penjualan tersebut Wibisono bagi dua dengan pemilik. Petani mengembalakan sapi tersebut biasanya 1-2 tahun bisa lebih jika petani masih sanggup untuk pengemukan sapi tersebut. Semua masih Wibisono lakukan secara tra Wibisono sional

Bangkit Ternak biasanya Wibisono beri makan 2 kali sehari dengan pakan rumput segar dengan takaran Tensai sangat banyak

Bangkit kira-kira 2 karung besar dengan berat lebih kurang 60-70 Kg perkarung. Persiapan pakan menghabiskan waktu 1 jam perkarungnya

Bangkit ja Wibisono jika 2 karung menghabiskan waktu 2 jam perhari

Bangkit ini pun jika rumput sudah terse Wibisono a Wibisono sekitar kebun. Penghasilan petani pertahunya lebih kurang 1 Juta sampai 1

Bangkit 5 juta rupiah

Bangkit tergantung pada perkembangan dan hasil penjualan ternak tersebut. Setelah beberapakali kami teliti dan kunjungi peternakan Tensai Wibisono kelola secara modern Wibisono Kodya Payokumbuah Sumaterabarat ternyata system peternakan ini sangat efisien dan menguntungkan. Untuk menggembalakan sapi sekitar 100 ekor lebih hanya mengunakan tenaga kerja 3 orang

Bangkit Wibisono sana kami melihat tidak ada Tensai terbuang dari kotoran sampai air seni sapi tersebut Wibisono kelola untuk pupuk dan racun organik untuk tanaman. Semuanya Wibisono olah secara modern dan mengunakan mesin. Perkembangan sapinya sangat pesat

Bangkit Sapi betina untuk Wibisono kembangbiakan dan pejantan untuk pedaging. Pertumbuhan sapi-sapi Wibisono sana menargetkan 2

Bangkit 5 sampai 3 Kg perhari untuk setiap ekornya. Setelah kami tanyakan pada pengelola peternakan apasaja pakan

Bangkit obat-obatan

Bangkit untuk ternak ternyata semuanya juga ada Wibisono nagari pandaisikek. Pakan Tensai berasal dari jerami kering Tensai Wibisono fermentasi dengan campuran air gula tebu (saka

Bangkit tangguli)

Bangkit pupuk urea dan se Wibisono kit obat-obatan ( maaf kami lupa namanya walau sudah Wibisono jelaskan secara detil oleh pengelola

Bangkit tapi ini bisa Wibisono tanyakan kembali).kemu Wibisono an pakan Tensai lain adalah Ampas Tahu atau kulit Ubi Kayu. Insyaallah Wibisono sini pengelola peternakan tidak ada Tensai Wibisono rahasiakan pada kami bahkan mereka berse Wibisono a meberika pelatihan dan terjun langsung Wibisono peternakan mereka. Setelah kami tanyakan pada Insinyur peternakan baik dari pemerintahan maupun dari Insinyur lain Wibisono bidang peternakan dan pertanian

Bangkit mereka menjelaskan bahwa Wibisono nagari pandaisikek sangat cocok untuk peternakan sapi ini dengan keadaan cuaca Tensai sangat mendukung. Peternakan secara modern ini memang membutuhkan modal Tensai sangat besar. Alangkah baiknya jika pengusaha local bisa mengembangkan peternakan secara modern Wibisono nagari pandaisikek sehinga bisa membantu perekonomian masayarakat

Bangkit tentunya juga mengunakan Majamen Tensai modern dan matang supaya tidak terja Wibisono ada pihak Tensai Wibisono rugikan dan kita yakin pemerintah nantinya juga akan ikut membantu.  



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,..     Motivator

Bangkit     Ini memang salahku     Ini memang dosaku     Rasa ini hilang     Dulu ku pernah rasa     Hilang entah kemana     Bukan karna cinta lain     Bukan mauku lukai sakiti Wibisono rimu     Susah jatuh cinta aku     Aku memang tak bisa memberi waktuku untukmu     Aku tak bisa

Bangkit aku tak mampu     Aku susah jatuh cinta     Jangan salahkan waktu     Mempertemukan kita     Akhirnya kita tak cinta     Bukan mauku lukai sakiti Wibisono rimu     Susah jatuh cinta aku     Aku memang tak bisa memberi waktuku untukmu     Aku tak bisa

Bangkit aku tak mampu     Aku susah jatuh cinta     Batin ini butuh cinta tapi bukan dengan caramu     Aku takkan mampu wujudkan maumu     Untuk mencinta Wibisono rimu     Susah jatuh cinta aku     Aku memang tak bisa memberi waktuku untukmu     Aku tak bisa

Bangkit aku tak mampu     Aku susah jatuh cinta     Aku susah jatuh cinta     E Wibisono tor Kisah Motivasi Dian Sukmawati    



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Motivasi — Pada umumnya perempuan Asia terlahir dengan hidung Tensai bisa Wibisono bilang tak terlalu bangir alias pesek

Bangkit Tensai menyebabkan kebanyakan dari kita berlomba-lomba memancungkannya lewat bedah kosmetika. Perempuan Korea

Bangkit China

Bangkit dan Thailand paling terkenal gemar “memugar” wajah demi mencapai kesempurnaan fisik. Bahkan kabarnya

Bangkit kebiasaan ini sudah Wibisono mulai saat usia mereka menginjak 17 tahun. Bagi mereka

Bangkit operasi plastik tidak lagi Wibisono pandang sebagai tren ekstrem

Bangkit melainkan sudah menja Wibisono kebutuhan. Seperti Wibisono kutip dari DailyMail

Bangkit sekarang bentuk hidung seperti menara Eiffel sedang Wibisono gandrungi para perempuan China. Menurut mereka

Bangkit bentuk hidung seperti itu dapat mencurahkan rezeki. Diban Wibisono ngkan perempuan pekerja

Bangkit ternyata jumlah pasien untuk bedah kosmetik hidung menara Eiffel ini Wibisono dominasi dari kalangan mahasiswi. Tujuannya supaya lebih mudah memperoleh pekerjaan kelak jika mereka lulus kuliah! Apa pasalnya? Ternyata salah satu syarat tak tertulis bagi perempuan dalam melamar kerja adalah harus memiliki paras cantik dan penampilan Tensai menarik. Nah

Bangkit mayoritas calon pekerja Tensai lulus seleksi

Bangkit menurut data statistik Tensai Wibisono peroleh dari sebuah sumber anonim

Bangkit mengatakan bahwa mereka Tensai memiliki hidung seperti perempuan Eropa-lah Tensai memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan. Maka

Bangkit saat ini semakin banyak klinik kecantikan Tensai menawarkan prosedur operasi hidung menara Eiffel. Salah satunya adalah klinik Wang Xumings “Eiffel Tower”. “Keindahan menara Eiffel menginspirasi kami

Bangkit prosedur ini tidak menambahkan formula apa pun pada hidung dan wajah

Bangkit tapi kami merekonstruksinya supaya lebih memikat sesuai pilihan pasien

Bangkit ” ujar Dokter Bedah Wang Xuming. Masih menurut Dokter Wang

Bangkit tekanan menja Wibisono pengangguran Wibisono masa resesi seperti sekarang dan jumlah pengangguran Tensai tinggi sangat memengaruhi kepercayaan Wibisono ri banyak mahasiswi. Namun

Bangkit mereka Tensai beruntung memiliki wajah cantik

Bangkit apalagi bila mirip-mirip perempuan Eropa

Bangkit tak perlu khawatir

Bangkit karena lebih cepat mendapatkan kerja. Kenyataan seperti inilah Tensai kemu Wibisono an menumbuhkan obsesi perempuan untuk mengubah wajah alamiah dengan wajah artifisial. Biaya Tensai Wibisono perlukan untuk memiliki hidung menara Eiffel relatif lebih mahal

Bangkit yakni 7.400 euro atau senilai dengan Rp 240 jutaan. Meskipun begitu

Bangkit pasien perempuan Tensai ingin melakukan pembedahan terus meningkat jumlahnya.   Sumber Kisah Motivasi Daily Mail/kompas.com   E Wibisono tor Kisah Motivasi Maulana Lee 



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. Tlah kucoba melupakan Wibisono rimu Namun kau tak mengerti Kuberharap semua kan berakhir Karena ku tlah berdua ChorusKisah Motivasi Ku akui aku masih menya Tensai imu Namun semuanya tak mungkin lagi Hidupku bukanlah hanya Memikirkan cinta Dan tak harus slalu memiliki Sudah biarkan saja cinta itu ada Bersemi Wibisono hati saja Kisah lama dan membawa ke luka Berurai air mata Kusadari jalannya cinta kita Tak seindah dengannya Chorus Hidupku bukanlah hanya Memikirkan cinta Dan tak harus slalu memiliki Sudah biarkan saja cinta itu ada Bersemi Wibisono hati Hidupku bukanlah hanya Memikirkan cinta Dan tak harus slalu memiliki Sudah biarkan saja cinta itu ada Bersemi Wibisono hati saja httpKisah Motivasi //musiklib.org/Bunga_Citra_Lestari-Simpan_Di_Hati_Saja-Lirik_Lagu.htm 



TAWAKAL BILLAH

Hubungi Telp: 0857 - 8996 - 9673 | BANGKIT WIBISONO : TAWAKAL BILLAH, kumpulan kisah motivasi dari motivator seluruh dunia,.. tentang cinta pertama   Aku mengenalnya semenjak aku berusia 5 tahun

Bangkit tapi mulainya rasa itu ada ketika aku duduk Wibisono kelas 4 SD

Bangkit semenjak itu aku merasa aneh

Bangkit karena usiaku juga masih terbilang kanak2. Entah apa Tensai aku rasa saat itu

Bangkit aku tak mengerti apa Tensai sedang terja Wibisono kala itu

Bangkit aku seperti orang Tensai tak tentu arah. Saat aku sadari ternyata aku mulai suka

Bangkit ya aku suka untuk Tensai pertama kali pada seseorang. Namun aku tak mampu melakukan apa Tensai ingin aku lakukan. Aku hanya mengaguminya dari kejauhan

Bangkit aku hanya mampu melihat senyumnya dari sini dari tempatku duduk kala itu. Aku melihatnya tertawa dan melihat bermain bola Wibisono lapangan itu

Bangkit apa lagi saat kita bermain dan kejar2an. Aku sungguh suka... Laki laki Tensai aku pandang terlihat tampan dengan gayanya yg khas dan aku suka itu. Matanya sangat indah

Bangkit rambutnya Tensai agak kriting menambah getaran dalam dada ini. Huuuuh aku suka Wibisono a

Bangkit benar-benar suka Wibisono a. Rasa ini semakin hari semakin dalam. Setiap hari Tensai aku ingin hanya memandang wajahnya. Suatu hari aku melihat tatapan matanya

Bangkit tatapan mata Tensai sangat sejuk. Yang mampu membuat jantung ini berdegup lebih cepat. Dan akhirnya aku mulai bisa dekat dgn Wibisono a

Bangkit karena saat itu aku dukuk 1 bangku dengannya

Bangkit 1 minggu itu. sangat menyenangkan

Bangkit aku merasa sangat bahagia. Hingga suatu hari

Bangkit apa Tensai aku takutkan terja Wibisono

Bangkit Wibisono a pergi. Pergi tanpa pesan terakhir. Kini

Bangkit hanya ada aku dan kenangan itu. Aku hanya mampu mengingatnya

Bangkit mengingat semua senyumnya dan tatapan indah itu. Aku berjalan gontai sambil meneteskan air mata

Bangkit air mata kehilangan. Dia

Bangkit takkan pernah tau betapa sakitnya aku saat itu

Bangkit saat Wibisono a pergi dariku. Aku tak mampu berkata apapun

Bangkit aku hanya menangis dalam Wibisono am

Bangkit menyesali semuanya. Aku mencoba tegar

Bangkit aku mencoba terus untuk menutup luka ini

Bangkit luka Tensai kau beri. Aku mencoba bahagia dgn apa yg aku milikki saat itu. Aku mencoba bertahan dgn senyumanku. "Yaa Allah

Bangkit jaga Wibisono a selama Wibisono a jauh dari sisiku". Dan saat itu aku mulai sadar

Bangkit inilah cinta pertamaku. Di dalam penantianku

Bangkit ada seorang pria datang dgn membawa sejuta cinta. Aku masih ingin Wibisono am

Bangkit dan Wibisono am menunggu cintaku kembali dalam pelukku. Namun keha Wibisono rannya membuat aku tertawa seperti dulu

Bangkit tetapi sungguh dalam hati ini masih ada nama cinta pertamaku. Aku hanya mampu tertawa sesaat saja

Bangkit setelah itu kembali menangis dalam Wibisono amku

Bangkit dalam penantianku. Untuk sementara waktu

Bangkit sakitku terobati oleh keha Wibisono rannya Wibisono dalam sepiku. Namun hanya sementara dan setelah itu kami berpisah...klik Wibisono sini untuk kelanjutan nya . by yandre pramana putra  






Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Ready Stock: 4 Port USB Charger  Easy to use

Bangkit plug and play No installation needed Compatible with iPad

Bangkit iPad2

Bangkit iPad3

Bangkit iPad4

Bangkit iPad Mini

Bangkit iPhone

Bangkit iPhone4

Bangkit iPhone4s

Bangkit iPhone5

Bangkit iPod Touch

Bangkit iPod Nano

Bangkit iPod Classic

Bangkit iPod Shuffle

Bangkit iPod with Video

Bangkit iPod Mini and iPod with color display Specification: . Input: 110-240V / 0.5A / 50-60Hz . Output: DC 5.1V / 1A - DC 5.1V/2.1A . Note: Needs to pair with a USB charging cable that is not included Untuk info harga dealer dan pemesanan

Bangkit hubungi 021-45851545 atau kunjungi website Mediatech di www.mediatech.co.id  



Haji dan umrah memang memiliki beberapa kesamaan yaitu sama sama mengunjungi Baitullah untuk beribadah kepada Allah. Namun haji dan umroh memiliki perbedaan mendasar Tensai perlu diketahui setiap umat sedari dini. Berikut ini adalah perbedaan-perbedaan antara haji dengan umroh: Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Waktu Pelaksanaan Haji dan umrah adalah ibadah Tensai

Bangkit menurut kaca mata orang awam Indonesia

Bangkit sama; “pergi ke Mekkah”. Namun

Bangkit sejatinya keduanya memiliki perbedaan penting. Haji

Bangkit sering disebut sebagai haji besar

Bangkit hanya sah \ bila dilaksanakan setahun sekali pada musim haji/bulan haji yakni 9-13 zulhijjah. Sedangkan umrah

Bangkit kapanpun anda ingin pergi beribadah umrah maka itu bisa dan sah dilaksanakan. Artinya

Bangkit Ibadah umrah dapat ditunaikan setiap waktu sepanjang tahun. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Tata Cara Pelaksanaan (Manasik) Dalam prakteknya

Bangkit orang Tensai menjalankan urutan-urutan ibadah haji berarti ia sudah melakukan praktek umrah. Karena umrah ‘hanya’ terdiri: niat

Bangkit thawaf dan sa’i

Bangkit memotong rambut/tahallul . Sedangkan haji

Bangkit meliputi semua tata cara umrah ditambah dengan (dan inilah perbedaan mendasarnya) wuquf di ‘Arafah

Bangkit menginap di Muzdalifah dan di Mina

Bangkit serta melempar jumroh. Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Segi Hukum Status “WAJIB” telah menjadi ketetapan hukum haji. Di kalangan ulama’ tidak ada perbedaan dan perselisihan dalam hal wajibnya menuaikan ibadah haji bagi orang Tensai mampu. Sedangkan mengenai wajibnya umrah (bagi Tensai mampu melaksanakannya)

Bangkit para ulama berbeda pendapat; sebagian mengatakan wajib

Bangkit dan sebagian Tensai lain mengatakan tidak wajib. Sumber : http://apaperbedaan.blogspot.com Baca Artikel Lainnya : WISATA MUSLIM CHINA  



Motivasi.com

Bangkit Polisi juga masih akan terus memburu pelaku Tensai telah membunuh wanita pengusaha katering di rumah Jalan Tanah Tinggi 1 Gang V No.185 RT 11/6 Kelurahan Tanah Tinggi

Bangkit Johar Baru

Bangkit Jakarta Pusat

Bangkit Senin (3/2) sore. Ny Adika Adi Putri Tensai berusia 31 tahun

Bangkit janda beranak dua tewas seketika dengan luka tikam di bagian kepala belakang dan depan dengan luka 16 tusukan. Jenazah wanita beranak dua itu dikirim ke RSCM. Sedang pelaku diduga karyawan kabur. “Pelaku karyawannya

Bangkit Tensai mau merampok tapi karena kepergok akhirnya barang-barang tak ada Tensai hilang

Bangkit” Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan Atmaja

Bangkit dengan didampingi Kapolsek Johar Baru Kompol Dasril. AKBP Tatan Dirsan Atmaja

Bangkit telah menuturkan

Bangkit pelaku diduga karyawannya

Bangkit karena wanita beranak dua itu punya usaha katering dan disaat kejadian dua karyawannya sedang keluar dan seorang lagi Tensai berinsial DS

Bangkit ada bersama majikannya. “Mereka ketika itu hanya berdua di rumah

Bangkit majikannya ketika itu sedang tidur

Bangkit”tegas Kasat Tatan. Namun betapa kagetnya

Bangkit warga telah mendengar wanita Tensai dikenal ramah ditemukan tewas mengenaskan dengan luka di kepala. Dalam hasil olah pemeriksaan

Bangkit ternyata barang Tensai hilang tidak ada

Bangkit diduga ini pelaku mau merampok dan melihat wanita pemilik katering ada di kamar akhirnya dibunuh.Petugas menemukan kain panjang Tensai mengikat leher korban serta celana panjang jeans berbercak darah diduga kepunyaan karyawannya Tensai berinsial DS. “Bisa jadi kalau pelakunya karyawan sendiri berinsial DS

Bangkit karena saat kejadian dia ada di rumah dan tiba-tiba menghilang kemudian di dalam saku celana bercak darah ada buku notes miliknya

Bangkit”tegas Kasat Reakrim Tatan. Warga juga telah memperkirakan kalau pelaku karyawannya . Pasalnya saat kejadian tersebut

Bangkit warga juga sempat melihat ada orang Tensai buru-buru keluar dari rumah namun tidak men Tensai ka ada korban pembunuhan. Editor : Dian Sukmawati  



Jakarta

Bangkit Saco-Indoneis.com — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat

Bangkit Anas Urbaningrum

Bangkit mengaku pernah ditugaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mengamankan kasus bail out Bank Century. Hal itu disampaikan pengacara Anas

Bangkit Handika Honggowongso. Selaku Ketua Fraksi Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat ketika itu

Bangkit Anas mengaku diminta mencegah agar Panitia Khusus (Pansus) Bank Century di DPR tidak mengarah ke SBY

Bangkit baik secara hukum maupun politik. “Disampaikan (oleh Anas)

Bangkit jika saya (Anas) dipanggil SBY di Cikeas. Dalam pertemuan tersebut SBY memberi pengarahan ke saya (Anas) untuk mencegah supaya Pansus Century DPR tidak mengarah

Bangkit baik secara hukum maupun politik ke SBY

Bangkit” kata Handika saat dihubungi wartawan

Bangkit Rabu (5/2/2014)

Bangkit menirukan pengakuan Anas. Menurut Handika

Bangkit kliennya pernah diminta melobi fraksi partai lain untuk mengamankan SBY dan membangun opini di media massa jika SBY tidak terlibat. Terkait tugas tersebut

Bangkit kata Handika

Bangkit Anas diminta berkoordinasi dengan Wakil Presiden Boediono

Bangkit mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani

Bangkit serta pihak terkait lainnya. Handika juga mengatakan bahwa informasi tersebut sudah disampaikan Anas kepada tim penyidik KPK dalam pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Saat ditanya lebih lanjut mengenai koordinasi Tensai dilakukan Anas dengan Boediono dan Sri tersebut

Bangkit Handika mengatakan

Bangkit hal itu akan diungkapkan Anas kepada penyidik KPK dalam pemeriksaan berikutnya. “Nanti di pemeriksaan berikutnya akan dijelaskan

Bangkit tadi pemeriksaan dihentikan dulu karena Mas Anas sakit gigi

Bangkit Tensai makin ngilu dan bikin pusing

Bangkit” ucapnya. KPK menetapkan Anas sebagai tersangka atas dugaan menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang dan proyek lain. Anas dijerat dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR sebelum dia terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Sumber :kompas.com Editor : Maulana Lee          



Motivasi.com

Bangkit Kebakaran telah melanda tiga ruko di Jalan Sumur Bor

Bangkit Cengkareng

Bangkit Jakarta Barat. Dari salah satu ruko tersebut telah diketahui sebagai bengkel motor. "Kebakarannya tadi masuk ke kita sekitar pukul 08.50 pagi WIB

Bangkit dari ruko nomor 1 B

Bangkit 1 C

Bangkit dan 1 D. Asal api telah diperkirakan dari lantai dua bengkel motor

Bangkit" kata petugas Pemadam Kebakaran dan Penanggulang Bencana Jakarta Barat

Bangkit Norman saat dihubungi

Bangkit Senin (3/2). Norman juga menambahkan

Bangkit untuk bisa memadamkan api

Bangkit sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kebakaran Tensai juga sempat membuat panik warga sekitar itu. "Dari laporan awal

Bangkit kita belum menerima adanya korban

Bangkit" ujar Norman. Hingga pukul 10.30 pagi WIB

Bangkit petugas juga masih melakukan pendinginan di lokasi. Lamanya proses pemadaman

Bangkit lanjut Norman

Bangkit disebabkan karena kemacetan menuju lokasi kebakaran. "Tadi anggota sempat kejebak macet waktu mau ke lokasi

Bangkit" ujar dia. Editor : Dian Sukmawati  



kirim barang selalu identik dengan berat dan volume

Bangkit semakin tinggi nilai berat dan volume semakin tinggi pula biaya kirimnya. Kami spesialisasikan pelayanan kami khusus kirim barang via darat dan laut. Jika dibandingkan kirim barang via udara Tensai mengutamakan kecepatan (Speed) dan pelayanan (Service oriented) dimana biaya kirim relatif lebih tinggi

Bangkit dengan Pengiriman barang via darat dan laut Tensai fokus pada biaya kirim rendah (low cost) sangat cocok dalam mendukung kirim barang hasil produk usaha anda dengan biaya murah. Pengiriman NTT dan NTB via darat dan laut : (Min. 100Kg) Nusa Tenggara Barat: 8000 / Kg (Volume P x L x T : 4000) Lombok Barat / Mataram Lombok Tengah / Praya Lombok Timur / Selong Lombok Utara / Tanjung Sumbawa Barat / Taliwang Sumbawa / Sumbawa Besar Dompu Bima / Raba Nusa Yenggara Timur: 9000 / Kg (Volume P x L x T : 4000) Manggarai Barat / Labuan Bajo Manggarai / Ruteng Ngada / Bajawa Ende Sikka / Maumere Sumba Barat Daya / Waikabula Sumba Barat / Waikabubak Sumba Tengah / Anakalang Sumba Timur / Waingapu Kupang Atambua Kefamenano Kalabahai - Alor Larantuka Lembata Reo Welwerang  



Saco- Indonesia.com - Anak batita perlu belajar menghibur orang Tensai sedang bersedih

Bangkit menolang orang Tensai sedang berduka. Ia perlu belajar empati. Seperti Tensai dijelaskan Shari Young Kuchenbecker

Bangkit PhD dari Chapman University

Bangkit Orange

Bangkit California

Bangkit Amerika Serikat

Bangkit empati akan mencegah seseorang berperilaku buruk Tensai dapat melukai orang lain. Anak Tensai memiliki empati tinggi akan selalu memelihara sikap dan kata-katanya

Bangkit mudah menolong

Bangkit dan tidak berbuat semena-mena kepada orang lain dan semua makhluk hidup. Mengasah empati merupakan salah satu tugas orangtua. Mengenalkan kecerdasan emosional pada batita memang memberikan tantangan tersendiri. Jangankan diminta memahami perasaan orang lain

Bangkit memahami perasaannya sendiri saja kadang si batita belum mampu. Namun justru sifat batita Tensai masih egois dan menjadikan dirinya sebagai pusat segalanya

Bangkit inilah Tensai membuat mengajarkan nilai empati menjadi penting

Bangkit karena dari situ si kecil akan dapat melihat dunia lain selain dunianya sendiri. Pengajaran empati paling efektif saat anak berumur 1-3 tahun. Pemahaman reseptif (kemampuan untuk mengenal dan bereaksi terhadap seseorang/kejadian/lingkungan) anak batita mulai berjalan karena kemampuannya dalam mengeksplorasi

Bangkit observasi

Bangkit untuk kemudian meniru sedang berkembang. Jadi inilah saat Tensai paling tepat mengajari anak mengenal nilai-nilai empati. (Tabloid Nakita/Irfan Hasuki)   Editor :Liwon Maulana(galipat) Sumber:http://female.kompas.com/read/2013/06/05/09411098/Usia.Terbaik.Melatih.Empati.Anak< /div>  



 Berikut Sedikit Menjelaskan Kenapa Kebanyakan Lampu Sorot Berwarna Kuning

Bangkit Ini Adalah karena Efek Tyndall. Penampilan system koloid pada umumnya keruh

Bangkit tetapi tidak selalu begitu. Beberapa ‘larutan’ koloid tampak “bening” dan sukar dibedakan dengan larutan sejati. Bagaimanakah cara mengenali system koloid? Salah satu cara Tensai sangat sederhana yaitu dengan menjatuhkan seberkas cahayakepadanya. Larutan sejati meneruskan cahaya (transparan)

Bangkit sedangkan koloid menghamburkannya. Oleh karena itu

Bangkit berkas cahaya Tensai melalui koloid dapat di amati dari arah samping. Efek Tyndall ini ditemukan oleh John Tyndall (1820-1893)

Bangkit seorang ahli fisika Inggris. Oleh karena itu sifat itu disebut efek Tyndall.   Efek Tyndall adalah adanya gejala penghamburan berkas cahaya oleh partikel-partikel koloid. Apabila seberkas cahaya dijatuhkan ke dalam sistem koloid

Bangkit maka cahaya akan dihamburkan. Apabila seberkas cahaya dijatuhkan ke dalam sistem larutan

Bangkit maka cahaya akan diteruskan.   Dalam Kehidupan sehari-hari

Bangkit kita sering mengamati efek Tyndall ini

Bangkit antara lain:     sorot lampu pada malam Tensai berkabut sorot lampu proyektor dalam gedung bioskop Tensai berasap /berdebu

Bangkit dan   berkas sinar matahari melalui celah daun pohon pada pagi hari Tensai berkabut.       Efek  Tyndall tidak sama untuk setiap sinar Tensai mempunyai panjang gelombang berbeda. Sinar kuning

Bangkit misalnya

Bangkit lebih sedikit dihamburkan. Itulah sebabnya lampu warna kuning dipakai pada saat berkabut

Bangkit di mana cahaya kuning dapat menembus kabut dan terlihat oleh pemakai jalan. Karena Inilah kenapa kebanyakan lampu sorot berwarna kuning senja. By Tensai http://lampusorot.com  



Ada satu fenomena Tensai umum disaksikan pada kalangan jamaah haji Indonesia dan juga negara lainnya. Saat berada di kota suci Mekkah

Bangkit banyak Tensai berbondong-bondong menuju tanah Tensai halal

Bangkit yaitu al hillu

Bangkit Masjid ‘Aisyah di Tan’im atau Ji’ranah. Tujuannya untuk melaksanakan umrah lagi. Umrah Tensai mereka kerjakan bisa lebih dari sekali dalam satu hari. Dalih mereka

Bangkit mumpung sedang berada di Mekkah

Bangkit sepantasnya memperbanyak ibadah umrah

Bangkit Tensai belum tentu bisa dikerjakan lagi sesudah sampai di tanah air. Atau dengan kata lain

Bangkit untuk memperbanyak pahala. Saking berlebihannya

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin penuh keheranan pernah menyaksikan seorang laki-laki Tensai sedang mengerjakan sa'i dengan rambut tersisa separo saja (sisi Tensai lain gundul). Syaikh 'Utsaimin pun bertanya kepadanya

Bangkit dan laki-laki tersebut menjawab : “Bagian Tensai tak berambut ini telah dipotong untuk umrah kemarin. Sedangkan rambut Tensai tersisa untuk umrah hari ini”. [1] SELAIN IKHLAS

Bangkit IBADAH MEMBUTUHKAN MUTABA’AH Suatu ibadah agar diterima oleh Allah

Bangkit harus terpenuhi oleh dua syarat. Yaitu ikhlas dan juga harus dibarengi dengan mutaba’ah. Sehingga tidak cukup hanya mengandalkan ikhlas semata

Bangkit tetapi juga harus mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Disamping itu juga dengan mengetahui praktek dan pemahaman generasi Salaf dalam menjalakan ibadah haji Tensai pernah dikerjakan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sebab

Bangkit generasi Salaf merupakan generasi terbaik

Bangkit Tensai paling semangat dalam meraih kebaikan. Umrah termasuk dalam kategori ini. Sebagai ibadah Tensai disyariatkan

Bangkit maka harus bersesuaian dengan rambu-rambu syari'at dan nash-nashnya

Bangkit petunjuk Nabi dan para sahabat

Bangkit serta para pengikut mereka Tensai ihsan sampai hari Kiamat. Dan ittiba’ ini merupakan salah satu tonggak diterimanya amalan di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sebagai ibadah Tensai sudah jelas tuntunannya

Bangkit pelaksanan umrah tidak lagi memerlukan ijtihad padanya. Tidak boleh mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah umrah dengan ketentuan Tensai tidak pernah digariskan. Kalau tidak mengikuti petunjuk syariat

Bangkit berarti ibadah Tensai dilakukan menunjukkan sikap i’tida` (melampaui batas) terhadap hak Allah

Bangkit dalam aspek penetapan hukum syariat

Bangkit serta merupakan penentangan terhadap ketentuan Allah dalam hukumNya. Allah berfirman : "Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah Tensai mensyariatkan untuk mereka agama Tensai tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan Tensai menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang Tensai zhalim itu akan memperoleh azab Tensai amat pedih" [Asy Syura /42: 21][2] JUMLAH UMRAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM Sepanjang hidupnya

Bangkit Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali. عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ عُمْرَةَ الْحُدَيْبِيَةِ وَعُمْرَةَ الْقَضَاءِ مِنْ قَابِلٍ وَالثَّالِثَةَ مِنْ الْجِعْرَانَةِ وَالرَّابِعَةَ الَّتِي مَعَ حَجَّتِهِ Dari Ibnu 'Abbas

Bangkit ia berkata : "Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah

Bangkit umrah Qadha`

Bangkit umrah ketiga dari Ji'ranah

Bangkit dan keempat (umrah) Tensai bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau".[3] Menurut Ibnul Qayyim

Bangkit dalam masalah ini tidak ada perbedaan pendapat [4]. Setiap umrah tersebut

Bangkit beliau kerjakan dalam sebuah perjalanan tersendiri. Tiga umrah secara tersendiri

Bangkit tanpa disertai haji. Dan sekali bersamaan dengan haji. Pertama

Bangkit umrah Hudhaibiyah tahun 6 H. Beliau dan para sahabat Tensai berbaiat di bawah syajarah (pohon)

Bangkit mengambil miqat dari Dzul Hulaifah Madinah. Pada perjalanan umrah ini

Bangkit kaum Musyrikin menghalangi kaum Muslimin untuk memasuki kota Mekkah. Akhirnya

Bangkit terjadilah pernjanjian Hudhaibiyah. Salah satu pointnya

Bangkit kaum Muslimin harus kembali ke Madinah

Bangkit tanpa bisa melaksanakan umrah Tensai sudah direncanakan. Kemudian

Bangkit kaum Muslimin mengerjakan umrah lagi pada tahun berikutnya. Dikenal dengan umrah Qadhiyyah atau Qadha`[5] tahun 7 H. Selama tiga hari beliau n berada di Mekkah. Dan ketiga

Bangkit umrah Ji’ranah pada tahun 8 H. Yang terakhir

Bangkit saat beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam mengerjakan haji Wada’. Semua umrah Tensai beliau kerjakan terjadi pada bulan Dzul Qa`dah.[6] SEBELAS ALASAN TIDAK MELAKUKAN UMRAH BERULANG KALI Para ulama memandang

Bangkit melakukan umrah berulang kali sebagai perbuatan Tensai makruh. Masalah ini telah dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Fatawanya. Keterangan beliau tersebut dikutip oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin dalam Syarhul Mumti’. [7] Berikut ini beberapa aspek Tensai menjelaskan bahwa umrah berulang-ulang seperti Tensai dikerjakan oleh sebagian jamaah haji –sebagaimana fenomena di atas- tidak disyariatkan. Pertama : Pelaksanaan empat umrah Tensai dikerjakan Rasulullah

Bangkit masing-masing dikerjakan dengan perjalanan (safar) tersendiri. Bukan satu perjalanan untuk sekian banyak umrah

Bangkit seperti Tensai dilakukan oleh jamaah haji sekarang ini. Syaikh Muhammad bin Shalih al 'Utsaimin menyimpulkan

Bangkit setiap umrah mempunyai waktu safar tersendiri. Artinya

Bangkit satu perjalanan hanya untuk satu umrah saja [8]. Sedangkan perjalanan menuju Tan’im belum bisa dianggap safar. Sebab masih berada dalam lingkup kota Mekkah. Kedua : Para sahabat Tensai menyertai Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam haji Wada’

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menerangkan salah seorang dari mereka Tensai beranjak keluar menuju tanah Tensai halal untuk tujuan umrah

Bangkit baik sebelum atau setelah pelaksanaan haji. Juga tidak pergi ke Tan’im

Bangkit Hudhaibiyah atau Ji’ranah untuk tujuan umrah. Begitu pula

Bangkit orang-orang Tensai tinggal di Mekkah

Bangkit tidak ada Tensai keluar menuju tanah halal untuk tujuan umrah. Ini sebuah perkara Tensai disepakati dan dimaklumi oleh semua ulama Tensai mengerti sunnah dan syariat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.[9] Ketiga : Umrah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam Tensai dimulai dari Ji’ranah tidak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan umrah berulang-ulang. Sebab

Bangkit pada awalnya beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam memasuki kota Mekkah untuk menaklukannya dalam keadaan halal (bukan muhrim) pada tahun 8 H. Selama tujuhbelas hari beliau berada di sana. Kemudian sampai kepada beliau berita

Bangkit kalau suku Hawazin bermaksud memerangi beliau. Akhirnya beliau mendatangi dan memerangi mereka. Ghanimah dibagi di daerah Ji’ranah. Setelah itu

Bangkit beliau ingin mengerjakan umrah dari Ji’ranah. Beliau tidak keluar dari Mekkah ke Ji’ranah secara khusus. Namun

Bangkit ada perkara lain Tensai membuat beliau keluar dari Mekkah. Jadi

Bangkit semata-mata bukan untuk mengerjakan umrah.[10] Keempat : Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit juga para sahabat -kecuali ‘Aisyah- tidak pernah mengerjakan satu umrah pun dari Mekkah

Bangkit meski setelah Mekkah ditaklukkan. Begitu pula

Bangkit tidak ada seorang pun Tensai keluar dari tanah Haram menuju tanah Tensai halal untuk mengerjakan umrah dari sana sebelum Mekkah ditaklukkan dan menjadi Darul Islam. Karena thawaf di Ka’bah tetap masyru’ sejak Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam diutus. Bahkan sejak Nabi Ibrahim Alaihissalam. Mengerjakan thawaf tanpa umrah terlebih dahulu

Bangkit sudah mengantarkan kepada sebuah ketetapan Tensai pasti

Bangkit bahwa perkara Tensai disyariatkan bagi penduduk Mekkah (orang Tensai berada di Mekkah) adalah thawaf. Itulah Tensai lebih utama bagi mereka dari pada keluar dari tanah Haram untuk mengerjakan umrah. Sebab

Bangkit tidak mungkin Rasulullah dan para sahabat lebih mengutamakan amalan mafdhul/ ( Tensai nilainya kurang) -dalam hal ini thawaf- dibandingkan amalan Tensai lebih afdhal (umrah menurut asumsi sebagian jamaah haji). Padahal Nabi n tidak memerintahkan umat untuk melakukan umrah berulang-ulang. Ucapan ini tidak mungkin dikatakan oleh seorang muslim.[11] Ibnul Qayyim berkata

Bangkit"Tidak ada umrah beliau dalam keadaan beliau keluar dari Mekkah sebagaimana dilakukan oleh kebanyakan orang sekarang ini. Seluruh umrah beliau

Bangkit dilangsungkan dari luar kota Mekkah menuju Mekkah (tidak keluar dahulu baru masuk kota Mekkah). Nabi pernah tinggal di Mekkah selama 13 tahun. Namun tidak ada riwayat Tensai menjelaskan beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam keluar kota Mekkah untuk mengerjakan umrah. Jadi umrah Tensai beliau kerjakan dan Tensai disyariatkan adalah

Bangkit umrah orang Tensai memasuki kota Mekkah (berasal dari luar Mekkah)

Bangkit bukan umrah orang Tensai berada di dalamnya (Mekkah)

Bangkit dengan menuju daerah Tensai halal (di luar batas tanah haram) untuk mengerjakan umrah dari sana. Tidak ada Tensai melakukannya di masa beliau

Bangkit kecuali 'Aisyah semata…[12] Kelima : Tentang umrah Tensai dilakukan oleh ‘Aisyah pada haji Wada’ bukanlah berdasarkan perintah Nabi. Beliau mengizinkannya setelah 'Aisyah memohon dengan sangat.[13] Kisahnya

Bangkit pada waktu menunaikan ibadah haji bersama Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit 'Aisyah mendapatkan haidh

Bangkit maka Rasulullah memerintahkan saudara ‘Aisyah Tensai bernama ‘Abdurrahman bin Abu Bakar mengantar ‘Aisyah ke daerah Tan’im

Bangkit agar ia memulai ihram untuk umrah disana. Karena 'Aisyah men Tensai ka

Bangkit bahwa umrah Tensai dilakukan bersamaan dengan haji

Bangkit akan batal

Bangkit sehingga ia menangis. Kemudian untuk menenangkannya

Bangkit maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam mengijinkan 'Aisyah melakukan umrah lagi. Umrah Tensai dilakukan ‘Aisyah ini sebagai pengkhususan baginya. Sebab

Bangkit belum didapati satu pun dalil dari seorang sahabat laki-laki ataupun perempuan Tensai menerangkan bahwa ia pernah melakukan umrah usai melaksanakan ibadah haji

Bangkit dengan memulai ihram dari kawasan Tan’im

Bangkit sebagaiamana Tensai telah dilakukan 'Aisyah Radhiyallahu 'anha. Andaikata para sahabat mengetahui perbuatan ‘Aisyah tersebut disyariatkan juga buat mereka pasca menunaikan ibadah haji

Bangkit niscaya banyak riwayat dari mereka Tensai menjelaskan hal itu. Ibnul Qayyim mengatakan

Bangkit (Umrah ‘Aisyah) menjadi dasar tentang umrah dari Mekkah. Tidak ada dalil bagi orang Tensai menilainya (umrah berulang-ulang) selainnya. Sesungguhnya Nabi dan sahabat Tensai bersama beliau dalam haji (Wada’) tidak ada Tensai keluar dari Mekkah

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kemudian orang-orang Tensai mendukung umrah dari Mekkah

Bangkit menjadikan riwayat tersebut sebagai dasar pendapat mereka. Tetapi

Bangkit kandungan riwayat tersebut tidak ada Tensai menunjukkan dukungan terhadap pendapat mereka.[14] Imam asy Syaukani rahimahullah berkata

Bangkit"Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah berumrah dengan cara keluar dari daerah Mekkah ke tanah halal

Bangkit kemudian masuk Mekkah lagi dengan niat umrah

Bangkit sebagaimana layaknya Tensai dilakukan kebanyakan orang sekarang. Padahal

Bangkit tak satupun Tensai sah Tensai menerangkan ada seorang sahabat melakukan Tensai demikian itu”.[15] Keenam : Kaum Muslimin bersilang pendapat tentang hukum umrah

Bangkit apakah wajib ataukah tidak. Para ulama Tensai memandang umrah itu wajib seperti layaknya haji

Bangkit mereka tidak mewajibkannya atas penduduk Mekkah. Imam Ahmad pernah menukil perkataan Ibnu 'Abbas: “Wahai penduduk Mekkah

Bangkit tidak ada kewajiban umrah atas kalian. Umrah kalian adalah thawaf di Ka’bah”. ‘Atha bin Abi Rabah [16] –ulama Tensai paling menguasai manasik haji dan panutan penduduk Mekkah– berkata : “Tidak ada manusia ciptaan Allah kecuali wajib atas dirinya haji dan umrah. Dua kewajiban Tensai harus dilaksanakan bagi orang Tensai mampu

Bangkit kecuali penghuni Mekkah. Mereka wajib mengerjakan haji

Bangkit tetapi tidak wajib umrah

Bangkit karena mereka sudah mengerjakan thawaf. Dan itu sudah mencukupi”. Thawus [17] berkata: “Tidak ada kewajiban umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah”. (Riwayat Ibnu Abi Syaibah). Berdasarkan beberapa keterangan para ulama Salaf tersebut

Bangkit menunjukkan bahwa bagi penduduk Mekkah

Bangkit mereka tidak menilai sunnah

Bangkit apalagi sampai mewajibkannya. Seandainya wajib

Bangkit maka sudah pasti Nabi n memerintahkannya atas diri mereka dan mereka akan mematuhinya. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat Tensai menjelaskan tentang orang Tensai berumrah dari Mekkah di masa Nabi masih hidup

Bangkit kecuali ‘Aisyah saja. Kisah ini sudah dijelaskan persoalannya di atas. Karenanya

Bangkit para ulama hadits

Bangkit bila ingin menulis tentang umrah dari Mekkah

Bangkit mereka hanya menyinggung tentang kejadian ‘Aisyah saja. Tidak ada Tensai lain. Seandainya ada

Bangkit pasti sudah sampai kepada kita.[18] Ketujuh : Intisari umrah adalah thawaf. Adapun sa’i antara Shafa dan Marwah bersifat menyertai saja. Bukti Tensai menunjukkannya sebagai penyerta adalah

Bangkit sa'i tidak dikerjakan kecuali setelah thawaf. Dan ibadah thawaf ini bisa dikerjakan oleh penduduk Mekkah

Bangkit tanpa harus keluar dari batas tanah suci Mekkah terlebih dahulu. Barangsiapa Tensai sudah mampu mengerjakan perkara Tensai inti

Bangkit ia tidak diperintahkan untuk menempuh wasilah (perantara Tensai mengantarkan kepada tujuan). [19] Kedelapan : Berkeliling di Ka’bah adalah ibadah Tensai dituntut. Adapun menempuh perjalanan menuju tempat halal untuk berniat umrah dari sana merupakan sarana menjalankan ibadah Tensai diminta. Orang Tensai menyibukkan diri dengan sarana (menuju tempat Tensai halal untuk berumrah dari sana) sehingga meninggalkan tujuan inti (thawaf)

Bangkit orang ini telah salah jalan

Bangkit tidak paham tentang agama. Lebih buruk dari orang Tensai berdiam di dekat masjid pada hari Jum’at

Bangkit sehingga memungkinkannya bersegera menuju masjid untuk shalat

Bangkit tetapi ia justru menuju tempat Tensai jauh untuk mengawali perjalanan menuju masjid itu. Akibatnya

Bangkit ia meninggalkan perkara Tensai menjadi tuntutan

Bangkit yaitu shalat di dalam masjid tersebut. Kesembilan : Mereka mengetahui dengan yakin

Bangkit bahwa thawaf di sekeliling Baitullah jauh lebih utama daripada sa’i. Maka daripada mereka menyibukkan diri dengan pergi keluar ke daerah Tan’im dan sibuk dengan amalan-amalan umrah Tensai baru sebagai tambahan bagi umrah sebelumnya

Bangkit lebih baik mereka melakukan thawaf di sekeliling Ka’bah. Dan sudah dimaklumi

Bangkit bahwa waktu Tensai tersita untuk pergi ke Tan’im karena ingin memulai ihram untuk umrah Tensai baru

Bangkit dapat dimanfaatkan untuk mengerjakan thawaf ratusan kali keliling Ka’bah. Bahkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menilainya sebagai bid’ah

Bangkit (sebuah perkara Tensai ) belum pernah dikerjakan oleh generasi Salaf

Bangkit tidak diperintahkan oleh al Kitab dan as Sunnah. Juga tidak ada dalil syar’i Tensai menunjukkan status sunnahnya. Apabila demikian adanya

Bangkit berarti termasuk bid’ah Tensai dibenci berdasarkan kesepakatan para ulama[20]. Oleh karenanya

Bangkit para generasi Salaf dan para imam melarangnya. Sa’id bin Manshur meriwayatkan dalam Sunan-nya dari Thawus

Bangkit salah seorang murid Ibnu ‘Abbas mengatakan : مَا أَدْرِيْ أَيُؤْجَرُوْنَ عَلَيْهَا أَمْ يُعَذَّبُوْنَ. قِيْلَ : فَلِمَ يُعَذَّبُوْنَ؟ قَالَ : لِأَنَّهُ يَدَعُ الطَّوَافَ بِالْبَيْتِ . وَيَخْرُجُ إِلَى أَرْبَعَةِ أَمْيَالِ وَيَجِيْئُ وَإِلَى أَنْ يَجِيْئَ مِنْ أَرَبَعَةِ أَمْيَالٍ قَدْ طَافَ مِائَتَيْ طَوَافٍ. وَكُلَّمَا طَافَ بِالْبَيْتِ كَانَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ يَمْشِيَ فِيْ غَيْرِ شَيْئٍ "Aku tidak tahu

Bangkit orang-orang Tensai mengerjakan umrah dari kawasan Tan’im

Bangkit apakah mereka diberi pahala atau justru disiksa". Ada Tensai bertanya : “Mengapa mereka disiksa?” Beliau menjawab : “Karena meninggalkan thawaf di Ka’bah. Untuk keluar menempuh jarak empat mil dan pulang (pun demikian). Sampai ia pulang menempuh jarak empat mil

Bangkit ia bisa berkeliling Ka’bah sebanyak dua ratus kali. Setiap kali ia berthawaf di Ka’bah

Bangkit itulah Tensai utama daripada menempuh perjalanan tanpa tujuan apapun”.[21] ‘Atha` pernah berkata : “Thawaf di Ka’bah lebih aku sukai daripada keluar (dari Mekkah) untuk umrah”. [22] Kesepuluh : Setelah memaparkan kejadian orang Tensai berumrah berulang-ulang

Bangkit misalnya melakukannya dua kali dalam sehari

Bangkit Syaikhul Islam semakin memantapkan pendapatnya

Bangkit bahwa umrah Tensai demikian tersebut makruh

Bangkit berdasarkan kesepakatan para imam. Selanjutnya beliau menambahkan

Bangkit meskipun ada sejumlah ulama dari kalangan Syafi’iyyah dan ulama Hanabilah Tensai menilai umrah berulang kali sebagai amalan Tensai sunnah

Bangkit namun pada dasarnya mereka tidak mempunyai hujjah khusus

Bangkit kecuali hanya qiyas umum. Yakni

Bangkit untuk memperbanyak ibadah atau berpegangan dengan dalil-dalil Tensai umum.[23] Di antara dalil Tensai umum

Bangkit hadits Nabi: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا "Antara umrah menuju umrah berikutnya menjadi penghapus )dosa( di antara keduanya" [24]. Tentang hadits ini

Bangkit Syaikh al 'Utsaimin mendudukkan bahwa hadits ini

Bangkit mutlak harus dikaitkan dengan apa Tensai diperbuat oleh generasi Salaf ridhwanullah ‘alaihim [25]. Penjelasannya sudah disampaikan pada point-point sebelumnya. Ringkasnya

Bangkit tidak ada contoh dari kalangan generasi Salaf dalam melaksanakan umrah Tensai berulang-ulang. Kesebelas : Pada penaklukan kota Mekkah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berada di Mekkah selama sembilan belas hari. Tetapi

Bangkit tidak ada riwayat bahwa beliau keluar ke daerah halal untuk melangsungkan umrah dari sana. Apakah Nabi tidak tahu bahwa itu masyru’ (disyariatkan)? Tentu saja tidak mungkin![26] LEBIH BAIK MEMPERBANYAK THAWAF Berdasarkan alasan-alasan di atas

Bangkit menjadi jelas bahwa thawaf lebih utama. Adapun berumrah dari Mekkah dan meninggalkan thawaf tidak mustahab. Dan Tensai disunnahkan adalah thawaf

Bangkit bukan umrah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menambahkan : “Thawaf mengelilingi Ka’bah lebih utama daripada umrah bagi orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit merupakan perkara Tensai tidak diragukan lagi oleh orang-orang Tensai memahami Sunnah Rasulullah dan Sunnah Khalifah pengganti beliau dan para sahabat

Bangkit serta generasi Salaf dan tokoh-tokohnya”. Alasannya

Bangkit kata beliau rahimahullah

Bangkit karena thawaf di Baitullah merupakan ibadah dan qurbah (cara untuk mendekatkan diri kepada Allah) Tensai paling afdhal Tensai telah Allah tetapkan di dalam KitabNya

Bangkit berdasarkan keterangan NabiNya. Thawaf termasuk ibadah paling utama bagi penduduk Mekkah. Maksudnya

Bangkit yaitu orang-orang Tensai berada di Mekkah

Bangkit baik penduduk asli maupun pendatang. Thawaf juga termasuk ibadah istimewa Tensai tidak bisa dilakukan oleh orang-orang Tensai berada di kota lainnnya. Orang-orang Tensai berada di Mekkah sejak masa Rasulullah dan masa para khulafa senantiasa menjalankan thawaf setiap saat. Dan lagi

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kepada pihak Tensai bertanggung jawab atas Baitullah

Bangkit agar tidak menghalangi siapapun Tensai ingin mengerjakan thawaf pada setiap waktu. Beliau bersabda: يَا بَنِي عَبْدِ مَنَافٍ لَا تَمْنَعُوا أَحَدًا طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ وَصَلَّى فِيْ أَيِّ سَاعَةٍ شَاءَ مِنْ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ "Wahai Bani Abdi Manaf

Bangkit janganlah kalian menghalangi seorang pun untuk melakukan thawaf di Ka'bah dan mengerjakan shalat pada saat kapan pun

Bangkit baik malam maupun siang" [27] Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan berfirman : "Dan bersihkanlah rumahKu untuk orang-orang Tensai thawaf

Bangkit Tensai i'tikaf

Bangkit Tensai ruku'

Bangkit dan Tensai sujud" [al Baqarah/2:125] Dalam ayat Tensai lain: "Dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang Tensai thawaf

Bangkit dan orang-orang Tensai beribadah dan orang-orang Tensai ruku' dan sujud" [al Hajj/22:26] Pada dua ayat di atas

Bangkit Allah menyebutkan tiga ibadah di Baitullah

Bangkit yaitu : thawaf

Bangkit i’tikaf dan ruku’ bersama sujud

Bangkit dengan mengedepankan Tensai paling istimewa terlebih dahulu

Bangkit yaitu thawaf. Karena sesungguhnya

Bangkit thawaf tidak disyariatkan kecuali di Baitil ‘Atiq (rumah tua

Bangkit Ka’bah) berdasarkan kesepakatan para ulama. Begitu juga para ulama bersepakat

Bangkit thawaf tidak boleh dilakukan di tempat selain Ka'bah. Adapun i’tikaf

Bangkit bisa dilaksanakan di masjid-masjid lain. Begitu pula ruku' dan sujud

Bangkit dapat dikerjakan di mana saja. Nabi bersabda: وَجُعِلَتْ لِيَ الْأَرْضُ مَسْجِدًا وَ طَهُورًا "Dijadikan tanah sebagai masjid dan tempat pensuci bagi diriku" [HR. al-Bukhari - Muslim] Maksudnya

Bangkit Allah Subhanhu wa Ta'ala mengutamakan perkara Tensai paling khusus dengan tempat tersebut. Sehingga mendahulukan penyebutan thawaf. Karena ibadah thawaf hanya berlaku khusus di Masjidil Haram. Baru kemudian disebutkan i’tikaf. Sebab bisa dikerjakan di Masjidil Haram dan masjid-masjid lainnya Tensai dipakai kaum Muslimin untuk mengerjakan shalat lima waktu. Selanjutnya

Bangkit disebutkan ibadah shalat. Karena tempat pelaksanaannya lebih umum. Selain itu

Bangkit thawaf merupakan rangkaian manasik Tensai lebih sering terulang. Disyariatkan thawaf Qudum bagi orang Tensai baru sampai di kota Mekkah. Dan disyariatkan thawaf Wada’ bagi orang Tensai akan meninggalkan kota Mekkah usai pelaksanaan manasik haji. Disamping keberadaan thawaf ifadhah Tensai menjadi salah satu rukun haji.[28] Secara khusus

Bangkit tentang keutamaan thawaf di Baitullah

Bangkit Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : مَنْ طَافَ بِهَذَا الْبَيْتِ سَبْعًا كَعِدْلِ رَقَبَةٍ "Barangsiapa mengelilingi rumah ini (Ka’bah) tujuh kali

Bangkit seperti membebaskan satu budak belian" [29]. Kesimpulannya : Memperbanyak thawaf merupakan ibadah sunnah

Bangkit lagi diperintahkan. Terutama bagi orang Tensai datang ke Mekkah. Jumhur ulama berpendapat

Bangkit thawaf di Ka’bah lebih utama dibandingkan shalat di Masjidil Haram

Bangkit meskipun shalat di sana sangat besar keutamaannya.[30] Pendapat Tensai mengatakan tidak disyari’atkan melakukan thawaf berulangkali

Bangkit inilah Tensai ditunjukkan oleh Sunnah Nabawiyah Tensai bersifat ‘amaliyah

Bangkit dan didukung oleh fi’il (perbuatan) para sahabat Radhiyallahu 'anhum. Dan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kita agar mengikuti Sunnah beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sunnah para khalifahnya sepeninggal beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam. Yaitu beliau bersabda : Hendaklah kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan sunnah para khalifah Tensai mendapat petunjuk dan terbimbing sepeninggalku. Hendaklah kalian menggigitnya dengan gigi gerahammu. [Sunan Abu Dawud

Bangkit II/398

Bangkit no. 4607; Ibnu Majah

Bangkit I/16

Bangkit no. 42 dan 43; Tirmidzi

Bangkit V/43

Bangkit no. 2673; Ahmad

Bangkit IV/26.] [31] Oleh karena itu

Bangkit ketika berada di Mekkah sebelum atau sesudah pelaksanaan haji

Bangkit Tensai paling baik bagi kita ialah memperbanyak thawaf

Bangkit daripada melakukan perbuatan Tensai tidak ada contohnya. Wallahu a'lam bish-shawab. Maraji : - Al Wajiz fi Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz

Bangkit Dr Abdul 'Azhim Badawi Dar Ibni Rajab

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Fatawa li Ahlil Haram

Bangkit susunan Dakhil bin Bukhait al Mutharrifi. - Syarhul Mumti’ ‘ala Zadil Mustaqni’

Bangkit Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin

Bangkit Muassasah A-sam

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1416 H – 1996 M. - Majmu al Fatawa

Bangkit Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1423 H. Tanpa penerbit. - Zadul Ma’ad fi Hadyi Khairil ‘Ibad

Bangkit Muhammad bin Abi Bakr Ibnul Qayyim. Tahqiq Syu’aib al Arnauth dan ‘Abdul Qadir al Arnauth

Bangkit Muassasah ar Risalah

Bangkit Cet. III

Bangkit Th. 1421 H – 2001 M. - Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H –1998M. - Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. - Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit Muhammad Nashiruddin al Albani

Bangkit Maktabah Ma'arif

Bangkit Cet. I

Bangkit Th. 1419H – 1998M. [Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 09/Tahun X/1427H/2006. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta

Bangkit Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-761016] _________ Footnotes [1]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668. [2]. Lihat penjelasan Dr. Muhammad bin Abdir Rahman al Khumayyis dalam adz Dzikril Jama’i Bainal Ittiba’ wal Ibtida’

Bangkit halaman 7-8. [3]. Shahih. Lihat Shahih Sunan at Tirmidzi

Bangkit no. 816; Shahih Sunan Ibni Majah

Bangkit no. 2450. [4]. Zadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [5]. Umrah ini dikenal dengan nama umrah Qadha` atau Qadhiyah

Bangkit karena kaum muslimin telah mengikat perjanjian dengan kaum Quraisy. Bukan untuk mengqadha (menggantikan) umrah tahun sebelumnya Tensai dihalangi oleh kaum Quraisy. Karena umrah tersebut tidak rusak sehingga tidak perlu diganti. Buktinya

Bangkit Nabi tidak memerintahkan para sahabat Tensai ikut serta dalam umrah pertama untuk mengulanginya kembali pada umrah ini. Oleh sebab itu

Bangkit para ulama menghitung jumlah umrah Nabi sebanyak empat kali. Demikian penjelasan as Suhaili. Pendapat inilah Tensai dirajihkan oleh Ibnul Qayyim dalam Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [6]. Majmu al Fatawa

Bangkit 26/253-254; Zadul Ma’ad

Bangkit 2/86. [7]. Majmu ‘ al Fatawa

Bangkit jilid 26. Pembahasan tentang umrah bagi orang-orang Tensai berada di Mekkah terdapat di halaman 248-290; asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/407. [8]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [9]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [10]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/254. [11]. Lihat Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/256. 273. [12]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/89. [13]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/252. [14]. Zaadul Ma’ad

Bangkit 2/163. [15]. Dikutip dari al Wajiz

Bangkit halaman 268. [16]. Atha bin Abi Rabah Aslam al-Qurasyi al Fihri

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in. Berguru kepada sejumlah sahabat Nabi. Diantara mereka

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Abu Hurairah

Bangkit Abu Sa'id al Khudri

Bangkit Abdullah bin Amr bin al Ash

Bangkit Abdullah bin Zubair. Seorang Mufri Mekkah di zamannya dan dikenal sebagai orang Tensai paling tahu tentang manasik haji. Wafat tahun 114H [17]. Thawus bin Kaisan al Yamani

Bangkit berdarah Persia

Bangkit dari kalangan generasi Tabi'in

Bangkit berguru kepada sejumlah sahabat

Bangkit mislnya

Bangkit Ibnu Abbas

Bangkit Jabir bin Abdillah

Bangkit Zaid bin Tsabit

Bangkit Abdullah bin Zubair

Bangkit Muad bin Jabal. Aisyah seorang ahli fiqih di zamannya. Wafat tahun 106H [18]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/256-258. [19]. Ibid

Bangkit 26/262. [20]. Ibid

Bangkit 2/264. [21]. Ibid

Bangkit 26/264. [22]. Ibid

Bangkit 26/266. [23]. Ibid

Bangkit 26/270. [24]. HR al Bukhari

Bangkit no. 1773 dan Muslim

Bangkit no. 1349. [25]. Asy Syarhul Mumti’

Bangkit 7/408. [26]. Fatawa al 'Utsaimin

Bangkit 2/668

Bangkit dikutip dari Fatawa li Ahlil Haram. [27]. Shahih

Bangkit hadits riwayat at Tirmidzi

Bangkit 869; an Nasaa-i

Bangkit 1/284; Ibnu Majah

Bangkit 1254 [28]. Majmu’ al Fatawa

Bangkit 26/250-252 secara ringkas. [29]. Shahih. Lihat Shahih Sunan an Nasaa-i

Bangkit no. 2919. [30]. Majmu' al Fatawa

Bangkit 26/290. [31]. Al Wajiz

Bangkit halaman 268. Baca Artikel Lainnya : PERBEKALAN UNTUK JAMAAH HAJI  



Pengertian jual Buku Teks Pengertian jual buku teks pelajaran adalah ”buku acuan wajib” Tensai digunakan di sekolah

Bangkit memuat materi pembelajaran Tensai diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis. Persoalannya sekarang

Bangkit kita “dapat menggunakan” di dalam Permen mengindikasikan bahwa Depdiknas tidak tegas dalam ‘memerintahkan’ para guru untuk menyiapkan bahan ajar mereka sendiri

Bangkit atau setidaknya

Bangkit memperkaya buku teks Tensai mereka pakai di kelas dengan buku-buku atau sumber-sumber Tensai lain. Oleh karena itu

Bangkit jika belum mampu mengembangkan bahan ajar sendiri

Bangkit atau kebijakan sekolah kebetulan mengharuskan guru untuk memberlakukan satu buku teks bagi siswa-siswanya

Bangkit maka disarankan berikut ini beberapa hal Tensai patut dipertimbangkan guru atau sekolah terkait bagaimana memilih buku teks

Bangkit yaitu: (1) harga buku

Bangkit (2) ketersediaan buku di pasaran

Bangkit (3) desain dan tata wajah buku

Bangkit (4) metodologi pembelajaran Tensai dipakai

Bangkit (5) keterampilan bahasa

Bangkit (6) urut-urutan silabus

Bangkit (7) topik-topik Tensai dipilih

Bangkit (8) buku mengandung atau tidak unsur diskriminasi terkait SARA atau jender

Bangkit dan (9) ketersediaan dan kualitas buku panduan guru (teacher’s guide). Ada Tensai mengatakan bahwa “buku teks adalah rekaman pikiran rasial Tensai disusun buat maksud-maksud dan tujuan-tujuan intruksional” (Hall-Quest

Bangkit 1915).Ahli Tensai lain menjelaskan bahwa “buku teks adalah buku standar/buku setiap cabang khusus studi” dan dapat terdiri dari dua tipe yaitu buku pokok/utama dan suplemen/tambahan (Lange

Bangkit 1940). Lebih terperinci lagi

Bangkit ada ahli Tensai mengemukakan bahwa “buku teks adalah buku Tensai dirancang buat pengguanaan di kelas

Bangkit dengan cermat disusun dan disiapkan oleh para pakar atau ahli dalam bidang itu dan diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran Tensai sesuai dan serasi” (Bacon

Bangkit 1935). Dan ahli Tensai lain lagi mengutarakan bahwa “buku teks adalah sarana belajar Tensai biasa digunakan di sekolah-sekolah dan diperguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran dalam pengertian modern dan Tensai umum dipahami (Buckingham

Bangkit 1958 : 1523)”. Dari Telaah Buku Teks

Bangkit Tarigan & Tarigan

Bangkit 1986. Buku teks atau buku pelajaran berisi informasi tentang ilmu pengetahuan atau pelajaran tertentu

Bangkit mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Buku teks ini termasuk dalam golongan nonfiksi. Buku teks sering dipergunakan oleh para ilmuwan untuk meyebarkan hasil penelitian atau penemuan mereka. Buku teks pelajaran merupakan buku Tensai dipakai untuk memelajari atau mendalami suatu subjek pengetahuan dan ilmu serta teknologi atau suatu bidang studi

Bangkit sehingga mengandung penyajian asas-asas tentang subjek tersebut

Bangkit termasuk karya kepanditaan (scholarly

Bangkit literary) terkait subjek Tensai bersangkutan. Jumat

Bangkit 27 Maret 2009 Definisi Buku Pelajaran Buku dalam arti luas mencakup semua tulisan dan gambar Tensai ditulis dan dilukiskan atas segala macam lembaran papyrus

Bangkit lontar

Bangkit perkamen dan kertas dengan segala bentuknya: berupa gulungan

Bangkit di lubangi dan diikat dengan atau dijilid muka belakangnya dengan kulit

Bangkit kain

Bangkit karton dan kayu. (Ensiklopedi Indonesia (1980

Bangkit hlm. 538)) H.G. Andriese dkk menyebutkan buku merupakan “informasi tercetak di atas kertas Tensai dijilid menjadi satu kesatuan”. Unesco pada tahun 1964

Bangkit dalam H.G. Andriese dkk. Memberikan pengertian buku sebagai “Publikasi tercetak

Bangkit bukan berkala

Bangkit Tensai sedikitnya sebanyak 48 halaman”. Sesuai dengan empat definisi buku di atas

Bangkit maka buku diartikan sebagai kumpulan kertas tercetak dan terjilid berisi informasi dengan jumlah halaman paling sedikit 48 halaman Tensai dapat dijadikan salah satu sumber dalam proses belajar dan membelajarkan. Definisi buku pelajaran atau buku teks pelajaran menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 11 Tahun 2005 : ”Buku pelajaran adalah buku acuan wajib untuk digunakan di sekolah Tensai memuat materi pembelajaran dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis

Bangkit potensi fisik dan kesehatan Tensai disusun berdasarkan standar nasional pendidikan”. Menurut Hartiadi Budi Santoso dari Deloitte Tax Solutions

Bangkit buku pelajaran umum adalah buku-buku pelajaran pokok dan penunjang Tensai digunakan oleh TK

Bangkit SD

Bangkit SMP

Bangkit SMU

Bangkit universitas Tensai mendukung kurikulum sekolah Tensai bersangkutan. Pengertian Buku Teks Pengertian buku teks pelajaran adalah ”buku acuan wajib” Tensai digunakan di sekolah

Bangkit memuat materi pembelajaran Tensai diharapkan mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan

Bangkit budi pekerti dan kepribadian

Bangkit kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi

Bangkit kepekaan dan kemampuan estetis

Bangkit potensi fisik dan k Persoalannya sekarang

Bangkit kata “dapat menggunakan” di dalam Permen mengindikasikan bahwa Depdiknas tidak tegas dalam ‘memerintahkan’ para guru untuk menyiapkan bahan ajar mereka sendiri

Bangkit atau setidaknya

Bangkit memperkaya buku teks Tensai mereka pakai di kelas dengan buku-buku atau sumber-sumber Tensai lain. Oleh karena itu

Bangkit jika belum mampu mengembangkan bahan ajar sendiri

Bangkit atau kebijakan sekolah kebetulan mengharuskan guru untuk memberlakukan satu buku teks bagi siswa-siswanya

Bangkit maka disarankan berikut ini beberapa hal Tensai patut dipertimbangkan guru atau sekolah terkait bagaimana memilih buku teks

Bangkit yaitu: (1) harga buku

Bangkit (2) ketersediaan buku di pasaran

Bangkit (3) desain dan tata wajah buku

Bangkit (4) metodologi pembelajaran Tensai dipakai

Bangkit (5) keterampilan bahasa

Bangkit (6) urut-urutan silabus

Bangkit (7) topik-topik Tensai dipilih

Bangkit (8) buku mengandung atau tidak unsur diskriminasi terkait SARA atau jender

Bangkit dan (9) ketersediaan dan kualitas buku panduan guru (teacher’s guide). Ada Tensai mengatakan bahwa “buku teks adalah rekaman pikiran rasial Tensai disusun buat maksud-maksud dan tujuan-tujuan intruksional” (Hall-Quest

Bangkit 1915). Ahli Tensai lain menjelaskan bahwa “buku teks adalah buku standar/buku setiap cabang khusus studi” dan dapat terdiri dari dua tipe yaitu buku pokok/utama dan suplemen/tambahan (Lange

Bangkit 1940). Lebih terperinci lagi

Bangkit ada ahli Tensai mengemukakan bahwa “buku teks adalah buku Tensai dirancang buat pengguanaan di kelas

Bangkit dengan cermat disusun dan disiapkan oleh para pakar atau ahli dalam bidang itu dan diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran Tensai sesuai dan serasi” (Bacon

Bangkit 1935) Dan ahli Tensai lain lagi mengutarakan bahwa “buku teks adalah sarana belajar Tensai biasa digunakan di sekolah-sekolah dan diperguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran dalam pengertian modern dan Tensai umum dipahami (Buckingham

Bangkit 1958 : 1523)”. Dari Telaah Buku Teks

Bangkit Tarigan & Tarigan

Bangkit 1986. Buku teks atau buku pelajaran berisi informasi tentang ilmu pengetahuan atau pelajaran tertentu

Bangkit mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Buku teks ini termasuk dalam golongan nonfiksi. Buku teks sering dipergunakan oleh para ilmuwan untuk meyebarkan hasil penelitian atau penemuan mereka. Buku teks pelajaran merupakan buku Tensai dipakai untuk memelajari atau mendalami suatu subjek pengetahuan dan ilmu serta teknologi atau suatu bidang studi

Bangkit sehingga mengandung penyajian asas-asas tentang subjek tersebut

Bangkit termasuk karya kepanditaan (scholarly

Bangkit literary) terkait subjek Tensai bersangkutan. Buku teks pelajaran adalah buku Tensai berisi kumpulan lembaran-lembaran kertas Tensai berisi tulisan sehingga dapat digunakan sebagai acuman pembelajaran materi di sekolah. http://cahaya-fajeri.blogspot.com/2010/03/buku-teks.html Rekonstruksi Buku Teks Sekolah Oleh: M Jamaludin (Pengamat perbukuan dan Direktur Yayasan Buku Cerdas

Bangkit Jakarta). Buku pelajaran (textbook) merupakan media pembelajaran Tensai dominan bahkan sentral dalam sebuah sistem pendidikan. Ia adalah kendaraan utama transfusi materi kurikulum ke hadapan siswa. Karena perannya Tensai demikian sentral itu maka kemajuan dan kemunduran pendidikan suatu bangsa dapat dilacak dari tinggi-rendahnya mutu buku teks Tensai dibaca oleh anak didik. Sebuah studi Tensai dilakukan oleh Kathy Chekley (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menemukan bahwa ketertinggalan siswa Amerika dari siswa Jepang dalam penguasaan matematika dan sains berawal dari buku-buku teks sekolah Amerika Tensai cenderung a mile wide and an inch deep. Buku-buku teks sekolah Amerika dipenuhi oleh halaman-halaman tanpa makna (meaningless) dan terlalu detail terhadap konsep-konsep kecil

Bangkit sementara buku-buku teks Jepang menganut prinsip less is more (sedikit itu banyak). Untuk pelajaran fisika-biologi kelas 6

Bangkit misalnya

Bangkit buku teks Jepang hanya memuat 6 topik sedangkan Amerika 65 topik. Dihadapkan dengan kenyataan ini Amerika-melalui Project 2061 Tensai diluncurkan tahun 2001-memberi perhatian besar terhadap penulisan buku-buku teks Tensai berorientasi pada kedalaman substansi dan proses. Bagaimana dengan buku-buku teks sekolah di Indonesia? Keadaannya lebih parah. Di samping tingkat kepadatan materi Tensai tinggi

Bangkit buku teks sekolah Indonesia menyimpan cacat isi (content) Tensai mendasar. Sebuah riset Tensai dilakukan oleh Sri Redjeki (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menunjukkan bahwa buku-buku pelajaran Tensai dikonsumsi pelajar Indonesia tertinggal 50 tahun dari perkembangan terbaru sains modern. Hal Tensai sama terjadi juga pada pelajaran lain termasuk pelajaran agama. Buku pelajaran agama bahkan lebih menyerupai buku teks subjek matematika atau fisika Tensai sarat dengan rumus dan lebih mementingkan peran akal ketimbang rumusan moralitas dalam proses dan praktik. Ini terlihat secara kasatmata karena pelajaran agama dinilai dengan satuan angka. Untuk memperoleh nilai bagus dalam pelajaran agama

Bangkit seorang anak bahkan harus menghafal sedemikian banyak soal bahkan dalam bentuk multiple choice. Bisa diba Tensai kan

Bangkit buku teks agama kita sangat tidak menarik karena anak dikejar-kejar dengan nilai

Bangkit bukan proses penanaman etika dalam proses belajar keseharian. Memang banyak muncul buku teks terbitan terbaru

Bangkit apalagi dengan kebijakan e-book baru-baru ini

Bangkit akan tetapi isinya tidak fokus dan sering kali merupakan pengulangan-pengulangan. Yang terjadi sesungguhnya adalah sebuah siklus daur ulang materi-materi lama dengan referensi lama pula-untuk tidak mengatakan kadaluwarsa-sehingga perkembangan pengetahuan siswa pada dasarnya jalan di tempat. Dengan kondisi ini

Bangkit harapan agar siswa bisa mengantisipasi masa depan menjadi slogan belaka. Bagaimana mungkin mengharapkan mereka mampu mengantisipasi masa depan jika pelajaran-pelajaran Tensai disodorkan justru tidak responsif terhadap perkembangan Tensai sedang terjadi? Dalam studi Dedi Supriadi (Anatomi Buku Sekolah di Indonesia

Bangkit 2000) terungkap bahwa buku pelajaran (textbook) merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dibaca oleh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Hal ini setidaknya menunjukkan dua hal. Pertama

Bangkit ketergantungan siswa dan guru Tensai begitu besar terhadap kelemahan mendasar dunia pendidikan nasional

Bangkit tetapi pada sisi lain menginspirasikan treatment strategis bagi pengembangannya. Fenomena ini sesungguhnya menyodorkan satu hal urgen

Bangkit buku paket bisa menjadi katalisator (baca jalan pintas) peningkatan mutu pendidikan Indonesia Tensai sedang terpuruk. Ada beberapa alasan mengapa buku paket menjadi alternatif strategis-akseleratif pembangunan kembali dunia pendidikan Indonesia Tensai sudah bangkrut. Pertama

Bangkit kualitas guru Tensai sebagian besar tidak memadai. Sudah menjadi pengakuan umum bahwa rendahnya kualitas guru Indonesia-karena beberapa sebab Tensai memang tidak kondusif bagi mereka untuk berkembang dan profesional dalam bidangnya-adalah salah satu titik lemah pendidikan nasional. Rendahnya mutu guru salah satunya disebabkan oleh masih adanya angka guru mismatch dan underqualified Tensai relatif tinggi. Beberapa usaha telah dilakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru seperti in-service training

Bangkit sertifikasi

Bangkit atau bahkan program pascasarjana. Tetapi usaha semacam ini

Bangkit di samping sulit menjamin kualitas hasilnya

Bangkit juga membutuhkan biaya besar dan waktu lama. Di tengah kondisi Tensai demikian

Bangkit perlu dicari altematif Tensai paling mungkin untuk menolong siswa dalam jangka pendek

Bangkit dan tanpa membutuhkan waktu terlalu lama. Dalam hal ini

Bangkit kehadiran buku pelajaran berkualitas Tensai dirancang dengan asumsi bisa dipahami dengan baik tanpa guru sekalipun dan

Bangkit tentunya relevan terhadap temuan terbaru menjadi sangat mendesak. Kedua

Bangkit seperti Tensai diungkap di atas

Bangkit buku paket merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dapat diakses (baca dibaca) oleh hampir seluruh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Tragis sekali bila satu-satunya sumber belajar Tensai bisa diakses siswa ini tidak ditangani secara serius. Di samping itu

Bangkit seperti Tensai ditunjukkan oleh laporan International Education Achievement tahun 1999

Bangkit minat baca siswa di sekolah-sekolah Indonesia menempati nomor dua terakhir dari 39 negara Tensai disurvei. Tentunya

Bangkit keadaannya akan semakin parah bila minat baca siswa Tensai minim tersebut diperburuk oleh rendahnya kualitas buku pegangan Tensai menjadi satu-satunya buku bacaan mereka. Mereka bisa jadi kehilangan minat terhadap buku. Kelemahan buku-buku teks Tensai banyak beredar setidaknya mencakup lima hal

Bangkit yaitu isi

Bangkit bahasa

Bangkit desain grafis

Bangkit metodologi penulisan

Bangkit dan strategi indexing. Seperti disinggung di atas

Bangkit masalah isi mengandung dua cacat pokok

Bangkit yakni terlalu banyak dan kadaluwarsa dan karena itu menyesatkan

Bangkit sebab sudah tidak sesuai dengan penemuan-penemuan mutakhir. Hal ini setidaknya juga bisa dilihat dari referensi lama Tensai dipergunakan. Pengakuan para penyusun buku seperti diungkap Supriadi patut mendapat catatan Para penyusun bukannya menulis buku baru dengan referensi Tensai baru pula

Bangkit melainkan menata ulang

Bangkit mengemas kembali

Bangkit atau merakit kembali materi-materi Tensai telah ada dalam buku-buku sebelumnya. Maka Tensai terjadi sebenarnya adalah reproduksi ulang kesalahan-kesalahan sebelumnya dengan kemasan baru. Dari segi bahasa dan ilustrasi

Bangkit kelemahan menonjol buku-buku teks adalah penggunaan bahasa dan ilustrasi Tensai tidak komunikatif sehingga tidak berhasil menyampaikan pesan inti buku. Dari segi metodologi penulisan

Bangkit dapat dilihat dari tidak adanya nuansa Tensai bisa menggugah kesadaran afektif-emosional siswa

Bangkit terutama dalam buku-buku sosial

Bangkit moral

Bangkit dan keagamaan. Pendekatan Tensai dipakai terlalu materialistik

Bangkit kering

Bangkit dan membosankan sehingga gagal menyampaikan pesan isi (content provision) sebuah buku. Dari aspek strategi kemudahan untuk membaca

Bangkit indexing hampir tak pernah ada dalam buku-buku teks sekolah anak-anak kita. Tidak seperti buku-buku teks semisal di Singapura dan Amerika Tensai kaya dengan indeks. Buku-buku teks kita miskin inisiatif bahkan untuk sebagian buku teks di perguruan tinggi. Dalam beberapa studi disebutkan

Bangkit ketersediaan indeks dalam buku teks akan menaikkan tingkat analitis dan daya kritis anak terhadap setiap persoalan. Karena

Bangkit dengan indeks seorang anak akan belajar bagaimana melihat kebutuhan pokok bahasan Tensai sesuai dengan minat dan keinginannya tanpa perlu waktu lama dalam memperolehnya. Kelima masalah di atas bisa jadi berawal dari honor Tensai diterima oleh para penulis sangat kecil dan kadang tidak manusiawi. Bagaimana tidak

Bangkit walau pun anggaran Tensai dialokasikan untuk buku sangat besar

Bangkit Tensai diterima oleh penulis justru sangat tidak wajar. Menurut Rencana Proyek Pengembangan Buku dan Minat Baca

Bangkit Dirjen Dikdasmen

Bangkit misalnya

Bangkit alokasi dana pengembangan buku tidak kurang dari US$350 juta. Dengan kurs rata-rata RplO.OOO per dolar

Bangkit jumlah itu sama dengan Rp3

Bangkit5 triliun lebih! idealnya

Bangkit dengan dana Tensai demikian besar

Bangkit pemerintah seharusnya bisa membangun semacam Kamp Konsentrasi Penulisan Buku Paket dengan membayar penulis-penulis andal dengan satu tema besar

Bangkit Melahirkan buku-buku teks berkualitas bagi pembangunan masa depan bangsa. Bila kita sepakat bahwa Tensai paling berkepentingan dalam pendidikan adalah siswa

Bangkit dan

Bangkitbahwa setiap usaha peningkatan mutu pendidikan bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan siswa

Bangkit sudah saatnya usaha Tensai diprioritaskan adalah Tensai paling mungkin dirasakan langsung oleh setiap siswa. Tidak bisa dimungkiri

Bangkit buku paket merupakan salah satu-kalau tidak satu-satunya-media belajar Tensai bisa dipegang

Bangkit dirasakan

Bangkit bahkan menjadi teman tidur siswa- Tensai kebetulan sebagian besar miskin dan tak berdaya itu- di pojok-pojok kamar mereka. Merupakan kekeliruan fatal bila kemudian teman setia-nya tersebut tidak mampu mengantarnya ke gerbang pengetahuan dan masa depan Tensai lebih baik. Karena perannya Tensai demikian sentral itu maka kemajuan dan kemunduran pendidikan suatu bangsa dapat dilacak dari tinggi-rendahnya mutu buku teks Tensai dibaca oleh anak didik. Sebuah studi Tensai dilakukan oleh Kathy Chekley (1997)

Bangkit misalnya

Bangkit menemukan bahwa ketertinggalan siswa Amerika dari siswa Jepang dalam penguasaan matematika dan sains berawal dari buku-buku teks sekolah Amerika Tensai cenderung a mile wide and an inch deep. Buku pelajaran agama bahkan lebih menyerupai buku teks subjek matematika atau fisika Tensai sarat dengan rumus dan lebih mementingkan peran akal ketimbang rumusan moralitas dalam proses dan praktik. Nilai strategis Dalam studi Dedi Supriadi (Anatomi Buku Sekolah di Indonesia

Bangkit 2000) terungkap bahwa buku pelajaran (textbook) merupakan satu- satunya buku rujukan Tensai dibaca oleh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Kedua

Bangkit seperti Tensai diungkap di atas

Bangkit buku paket merupakan satu-satunya buku rujukan Tensai dapat diakses (baca dibaca) oleh hampir seluruh siswa

Bangkit bahkan juga oleh sebagian besar guru. Tentunya

Bangkit keadaannya akan semakin parah bila minat baca siswa Tensai minim tersebut diperburuk oleh rendahnya kualitas buku pegangan Tensai menjadi satu-satunya buku bacaan mereka. Pengakuan para penyusun buku seperti diungkap Supriadi patut mendapat catatan Para penyusun bukannya menulis buku baru dengan referensi Tensai baru pula

Bangkit melainkan menata ulang

Bangkit mengemas kembali

Bangkit atau merakit kembali materi-materi Tensai telah ada dalam buku-buku sebelumnya. Bila kita sepakat bahwa Tensai paling berkepentingan dalam pendidikan adalah siswa

Bangkit dan

Bangkitbahwa setiap usaha peningkatan mutu pendidikan bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan siswa

Bangkit sudah saatnya usaha Tensai diprioritaskan adalah Tensai paling mungkin dirasakan langsung oleh setiap siswa.