Home Who Am I Privacy Polici Rss Contact
BANGKIT WIBISONO
Tensai - Always Get up Never Give Up
MISI :
Memberi Perubahan Pada Hidup
Diawali Dari Perubahan Diri
Home Mental Building Motivasi Agama Kisah Motivasi Nasihat Cinta Motivasi Sukses Kumpulan Cerpen Kumpulan Mimpi Kata Motivasi

Bangkit

Namaku Bangkit Wibisono. Tapi cukup taukah kau tentang aku hanya dengan tau namaku?? Puaskah kau ketika tau namaku?? Tak inginkah kau tau lebih banyak tentang aku?? benar,, tapi aku nggak bakalan ngoceh banyak disini, yang ada aku bakalan nulis banyak disini. Aku adalah salah seorang anak genius yang dikirim untuk menjadi aktor dalam sebuah drama yang berjudul "hidup", kau juga salah satu aktor/aktris sama sepertiku, kita semua, dengan Sang Kuasa sebagai sebaik-baiknya sutradara. Tapi bedanya, Aku Jenius dan kau?? Sebut saja yang kau mau...!!! hahahaha
Continue Reading...

JADWAL ABDUL SOMAD

Jadwal Ustadz Abdul Somad Maret 2018

Jadwal Ustadz Abdul Somad bulan Maret 2018 bisa dilihat di bawah. Ini cuma yang admin tau aja yach... kalau ada yang kurang silakan ditambah di kolom komentar.


MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB

Perhatikan Gambarnya !!!
Tidakkah merasa rancu?
Be You! Believe In Yourself!!!
Sebenernya aku kurang paham apa maksudnya, tapi aku ingin mengatakan bahwa yang benar adalah
Be You! Believe Alloh SWT!!!
Mungkin cuplikan dibawah ini bisa membantumu berpikir lebih keras lagi... :)
 

Ketika Anda mengikuti seminar motivasi untuk sukses, Anda tidak


ORANG TUA DAN ANAK

Hei, Ufhh, begitu lama waktu yang kurasakan tak posting lagi disini, aku ceritakan sedikit kemana aku menghilang. Kau tau lampung? yap, sebuah provinsi dipulau sumatra yang paling dekat dengan pulau jawa. Biasa orang mengidentikan lampung dengan Gajahnya, Kopinya, Adat Nikahnya, malah ada yang menyebut lampung masih seperti hutan belantara (jika


RETNO DAMAYANTI

Pada Sore hari

“Assalamu’alaikum….Yuni ya…”, pekik seorang perempuan seraya menatap orang di sampingnya di toko buku.
    “ Wa’alaikum salam warahmatulah….Retno ya. Subhanallah….apa kabar?”
    “ Alhamdulillah”
    Keduanya berpelukan lama sekali. Ditatapnya sohib SMAnya dari atas ke bawah.
    “ Ada apa…ada yg yg berubah ? Tambah subur ya…?”
 


TAWAKAL BILLAH

Sesungguhnya kau tidak mengetahui akhir dan akibat dari setiap urusan. Mungkin kau bisa mengatur dan merancang sebuah urusan yang baik menurutmu. Tetapi ternyata urusan itu berakibat buruk bagimu. Mungkin saja ada keuntungan di balik kesulitan dan sebaliknya, banyak kesulitan di balik keuntungan. Bisa bahaya datang dari


NABILA, APA YANG KAU CARI?

Di sebuah café Metropolitan Mall, Bekasi, seorang lelaki sedang menikmati kesendiriannya.  Dihirupnya Capucinno perlahan.  Sore begitu cerah, baru saja dia menyelesaikan meeting dg klien kakapnya di Hotel Horison.  Sekarang sedang rileks sebentar sambil mengatur agenda untuk dinner nanti malam dg klien yg lain.  Sebagai pengusaha yg cukup sukses, hampir seluruh


PERBEDAAN?
“Assalamu’alaikum Abi….Alvino neh”
“Wa’alaikum salam warahmatulahi wabarakatuh….masuk..masuk!”

MARAH ITU PERLU

Bayangkan Jika Islam Diinjak!!! Mungkin hanya sedikit yang sadar bahwa islam diinjak, dan dari yang sedikit itu, banyak yang tidak peduli. Dalam hal ini, artinya sangat sedikit sekali orang islam yang peduli akan islam, kebanyakan hanya mengaku islam namun tak menghayati islam. Jujur saja, aku merasa sedih dan marah akan


CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT

Alhamdulillah maha suci Alloh yang menciptakan persoalan – persoalan bagi kita, yang dengan persoalan itu seharusnya kita jadi tambah ilmu, tambah pengalaman, tambah wawasan dan tambah iman.  
     
Memang ada kalanya hidup tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan. Gelombang ujian dan cobaan seakan tak henti menerpa.


SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT

Seorang profesor berdiri di depan kelas filsafat. Saat kelas dimulai, dia mengambil stoples kosong dan mengisinya dengan bola-bola golf. Kemudian ia bertanya pada murid-muridnya, "Apakah stoples sudah penuh?" Para murid setuju!!
 
Kemudian, profesor itu menuangkan batu koral ke dalam stoples lalu mengguncangnya dengan ringan. Batu-batu koral segera mengisi tempat


SURAT DARI SEORANG UKHTI

Assalammu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
afwan sebelumnya, akhi…

sebenarnya tak seharusnya aku menulis ini, karena memang tak sepantasnya aku mengungkapkan hal ini.


YANG TERBAIK??

Aku punya sebuah petuah yang kudapat dari tempat lain, rasanya tak perlu kusebutkan dimana aku mendapatkannya.
Apa kalian masih ingat tentang kisah cinta Plato yang kuposting beberapa waktu lalu???
Ini adalah pesan dari kisah plato yang kuposting waktu itu, ada beberapa pesan, kau boleh membaca semuanya atau


TUMBAL KUTUKAN

Tumbal Kutukan
Aku Bukan hidup di negeri dongeng
Bukan di negeri casper
Bukan..
Tapi hantu-hantu konyol itu
Terlalu keras kepala bak legam batu
Ungkapan itu layaknya kutukan
Kutukan setan bertuan
Itu bukan sejati
Bukan
Bukan pula nyanyian
Namun hanya kenangan
Yang layak dilupakan
Malam hari yang teduh di bawah cahaya


BUNTELAN KARUNG HITAM??

Sebenarnya aku lebih suka membaca dibanding menulis, tapi karena aku ingin kau juga menikmati serunya membaca, maka aku posting sedikit kisah yang aku baca tempo hari dari buku bukan untuk dibaca karya Deassy M. Destiani. Jujur aku terinspirasi dari buku ini, meskipun tidak semua isi dari buku ini adalah karya


PERBAIKI NIATMU!!!

Bissmillah...

Aku tau kau merindukan tulisanku. Mungkin kau akan bertanya bagaimana bisa aku tau? sedangkan hal tersebut bukanlah hal pasti. Ya, hal tersebut memang tidaklah pasti, tapi kemungkinan besar pernyataanku sangatlah benar. Kenapa demikian? Baiklah akan kubuktikan.

Dulu, saat situs ini belum terbuat, aku menulis dimanapun sesuka diriku,


SIKAP MENTAL JUARA

Ada PEMENANG di dunia ini, dan ada PECUNDANG. Apa yang membuat seseorang menjadi PEMENANG dalam kehidupannya? Apa yang membuat seseorang menjadi pecundang? Perbedaannya terletak pada SIKAP, PANDANGAN dan POLA PIKIR.
Biasanya, cepat atau lambat, Anda akan mendengar PECUNDANG MENYALAHKAN KEGAGALANNYA PADA ORANG LAIN ATAU KEADAAN. Pola pikir


MUSIK, DAPAT MENGERASKAN HATI

Perjalanan-hidupku belum berhenti, aku posting ini adalah salah satu bukti bahwa Alloh SWT masih memberikan kesempatan padaku untuk menempuh perjalanan yang lebih panjang lagi, sebelumnya aku ingin mendoakan kau yang membaca ini agar masih diberi keselamatan dan kesehatan agar terus mampu menempuh perjalanan hidup dengan baik. Tapi aku juga


RAHASIA

Pada suatu waktu, Tuhan mengutus dua malaikat ke bumi (1 malaikat senior dan 1 malaikat junior). Malaikat junior ditugaskan mendampingi malaikat senior untuk belajar menjadi malaikat yang baik. Pada hari pertama, mereka datang ke rumah seorang yang kaya tetapi kejam dan


KETIKA CINTA MENYAPA

Dan ketika seorang muslim atau muslimah bicara tentang cinta, ia tidak bicara tentang pacaran yang jelas mengharamkannya. Melainkan bicara tentang indahnya berumah tangga. Ia juga bicara bahwa sejatinya cinta itu segitiga, antara dia, pasangan jiwanya dan Sang Pencipta.
Mahabbah...
Kalian tahu apa arti dari


KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN

Aku tak tau bagaimana denganmu, tapi sebelum aku posting ini aku sudah sempat membaca, mengucap, menuliskan kalimat yang  menyatakan bahwa bahagia itu ketika kita bisa memberi bukan ketika kita menerima. Memang bukan karena hal itu, tapi itu salah satu yang membuatku sedikit banyak belajar memberi, awalnya hanya karena ingin membuktikan


BUKAN WANITA KARIR

Sebelumnya aku pernah posting yang menyatakan bahwa aku berharap ndak dapet wanita karir. Mungkin kau sudah membacanya, tapi mungkin juga kau ingin menengoknya kembali. kuberi kau jalan pintas : wanita bangkit. :). Dan hari ini aku dapet sepenggal kisah yang kudapat di dunia maya,


CINTANYA PLATO

Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?

Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta" Plato


MEMBELI KEAJAIBAN

Sally baru berumur 8 tahun , ketika ia mendengar Ibu dan Ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang


PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU

Aku pernah belajar rasa sakit, yang aku dapatkan bahwa rasa sakit akan menghasilkan kekuatan yang tak terhingga, dan akan menjadi sangat berbahaya jika kau tak mampu mengontrolnya. Tapi Bukankah hidup ini lebih enak jika tidak ada yang harus kesakitan

Halaman : 1 of 1   



Recent Pos
JADWAL ABDUL SOMAD
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
ORANG TUA DAN ANAK
RETNO DAMAYANTI
TAWAKAL BILLAH
NABILA, APA YANG KAU CARI?
PERBEDAAN?
MARAH ITU PERLU
CINTA ITU BUKAN HANYA KATA SIFAT
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SURAT DARI SEORANG UKHTI
YANG TERBAIK??
TUMBAL KUTUKAN
BUNTELAN KARUNG HITAM??
PERBAIKI NIATMU!!!
Kisah Motivasi
RETNO DAMAYANTI
BUNTELAN KARUNG HITAM??
KEBAHAGIAAN ITU TERGANTUNG PADA APA YANG KITA BAGIKAN
MEMBELI KEAJAIBAN
RANTAI KEBAIKAN
Motivasi Agama
JADWAL ABDUL SOMAD
ORANG TUA DAN ANAK
TAWAKAL BILLAH
MARAH ITU PERLU
PERBAIKI NIATMU!!!
Mental Building
PERBEDAAN?
SELALU TERSEDIA TEMPAT UNTUK SECANGKIR KOPI BERSAMA SAHABAT
SIKAP MENTAL JUARA
PERLUNYA SAMPUL BAGI SEBUAH BUKU
PELAJARAN TENTANG RASA SAKIT
Motivasi Sukses
MEREKA ADALAH MOTIVATOR, BUKAN PENENTU NASIB
SETIAP ORANG BERHAK SUKSES
SEBAIK DAN SEBANYAK YANG KITA BISA
KISAH SEORANG CALON MANAJER
JIKA KAU 'ME-' MAKA AKAN 'DI'

Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam Tensai lima dan diwajibkan bagi orang Tensai mampu. Ibadah ini dikaitkan dengan kemampuan karena haji merupakan sebuah perjalanan ibadah Tensai butuh pengorbanan besar berupa kemampuan materi dan kekuatan fisik. Bila sebuah ibadah dikaitkan langsung dengan kemampuan

Bangkit berarti menunjukkan kesempurnaan hikmah Allah Subhanahu wa Ta'ala dalam meletakkan ibadah tersebut. Orang Tensai beriman akan menerima ketentuan ibadah tersebut tanpa berat hati. Karena mereka mengetahui bahwa tidak ada satupun bentuk syariat Tensai diletakkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala melainkan maslahatnya kembali bagi hamba. Tidak terkait sedikitpun dengan kebutuhan Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap mereka. Di sisi lain

Bangkit dikaitkannya ibadah haji ini dengan kemampuan hamba menunjukkan kasih sa Tensai Allah Subhanahu wa Ta'ala Tensai tinggi terhadap mereka. Semuanya ini telah Allah Subhanahu wa Ta'ala tegaskan di dalam firman-Nya: لاَ يُكَلِّفُ اللهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا “Allah tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.” (Al-Baqarah: 286) مَا يُرِيْدُ اللهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ “Allah tidak menginginkan bagi kalian sesuatu Tensai memberatkan kalian.” (Al-Ma`idah: 6) يُرِيْدُ اللهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ “Allah menginginkan kemudahan buat kalian dan tidak menginginkan kesulitan.” (Al-Baqarah: 185) وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّيْنِ مِنْ حَرَجٍ “Dan Allah tidak menjadikan atas kalian dalam agama ini kesukaran.” (Al-Hajj: 78) Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu

Bangkit dia berkata: خَطَبَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ فَرَضَ اللهُ عَلَيْكُمُ الْحَجَّ فَحُجُّوا. فَقَالَ رَجُلٌ: أَكُلَّ عَامٍ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ فَسَكَتَ حَتَّى قَالَهَا ثَلاَثًا، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَوْ قُلْتُ نَعَمْ لَوَجَبَتْ، وَلَمَا اسْتَطَعْتُمْ. ثُمَّ قَالَ: ذَرُوْنِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا هَلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِكَثْرَةِ سُؤَالِهِمْ وَاخْتِلاَفِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِشَيْءٍ فَأْتُوا مِنْهُ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَدَعُوْهُ Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah di hadapan kami

Bangkit beliau berkata: “Wahai sekalian manusia

Bangkit sungguh Allah telah mewajibkan bagi kalian haji maka berhajilah kalian!” Seseorang berkata: “Apakah setiap tahun

Bangkit ya Rasulullah?” Beliau terdiam sehingga orang tersebut mengulangi ucapannya tiga kali. Lalu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Kalau aku katakan ya

Bangkit niscaya akan wajib bagi kalian dan kalian tidak akan sanggup.” Kemudian beliau berkata: “Biarkanlah apa Tensai aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya Tensai tidak diperlukan dan menyelisihi nabi-nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian maka lakukanlah sesuai dengan kesanggupan kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu maka tinggalkanlah.”1) Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: إِنَّ الدِّيْنَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّيْنَ أَحَدٌ إِلاَّ غَلَبَهُ فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِيْنُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ “Sesungguhnya agama ini mudah dan tidak ada seorangpun Tensai memberatkan diri padanya melainkan dia tidak akan sanggup. Berusahalah untuk tepat

Bangkit mendekatlah

Bangkit dan bergembiralah. Dan gunakanwaktu pagi dan petang serta sebagian dari waktu malam.”2) Ibnul Munayyir berkata: “Di dalam hadits ini terdapat salah satu tanda kenabian. Dan kita telah menyaksikan

Bangkit juga telah disaksikan pula oleh orang-orang sebelum kita

Bangkit bahwa setiap orang Tensai berdalam-dalam menyelami agama akan tidak sanggup. Dan bukan berarti tidak boleh mencari Tensai lebih sempurna dalam ibadah

Bangkit karena ini termasuk perkara Tensai terpuji. Yang dilarang adalah berlebih-lebihan Tensai akan menyebabkan kebosanan

Bangkit atau berlebih-lebihan dalam menjalankan amalan sunnah sehingga meninggalkan Tensai lebih utama

Bangkit atau mengeluarkan kewajiban dari waktunya

Bangkit seperti seseorang Tensai semalam suntuk untuk qiyamul lail sehingga dia terlalaikan dari Shalat Subuh secara berjamaah atau sampai keluar dari waktu Tensai dipilih atau sampai terbit matahari Tensai akhirnya keluar dari waktu Tensai diwajibkan.” (Lihat Fathul Bari

Bangkit 1/118) Sikap Terpuji Orang Tensai Beriman Orang berimanlah Tensai paling bergembira dengan semua bentuk ibadah Tensai diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Merekalah Tensai memiliki kesiapan untuk menjalankannya. Mereka juga memiliki keberanian untuk menghadapi segala kemungkinan Tensai akan terjadi dalam ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka tetap tegar dan bersemangat

Bangkit sekalipun anjuran Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya itu dianggap kecil dan sepele oleh kebanyakan orang. Sikap inilah Tensai telah digambarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala di dalam firman-Nya: إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِيْنَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُوْلُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا “Sesungguhnya ucapan orang-orang Tensai beriman bila mereka diseru kepada Allah dan Rasul-Nya untuk menghukumi di antara mereka

Bangkit mereka mengatakan: ‘Kami mendengar dan kami taat’.” (An-Nur: 51) وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُوْنَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ “Dan tidaklah patut bagi laki-laki Tensai mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan Tensai mukmin

Bangkit apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan

Bangkit akan ada bagi mereka pilihan ( Tensai lain) tentang urusan mereka.” (Al-Ahzab: 36) فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُوْنَ حَتَّى يُحَكِّمُوْكَ فِيْمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُوا فِي أَنْفُسِهِمْ حَرَجًا مِمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُوا تَسْلِيْمًا “Maka demi Rabbmu

Bangkit mereka tidak akan beriman sehingga mereka menjadikanmu sebagai hakim dalam apa Tensai mereka perselisihkan

Bangkit kemudian mereka tidak mendapatkan rasa berat pada diri-diri mereka (untuk menerima) apa Tensai kamu putuskan dan mereka menerima dengan sebenar-benarnya.” (An-Nisa`: 65) Bingkisan Berharga bagi para Hujjaj (Jamaah Haji) Salah satu perintah syariat adalah menunaikan ibadah haji. Pelaksanaan ibadah ini memiliki amalan-amalan Tensai berbeda dengan ibadah-ibadah lainnya. Amalan Tensai sangat membutuhkan keikhlasan niat Tensai tinggi

Bangkit kejujuran iman

Bangkit ketabahan jiwa dan ketundukan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala Tensai sempurna

Bangkit kekuatan material dan spiritual. Hal ini terbukti dari awal perintah memakai pakaian ihram sampai akhir pelaksanaan ibadah tersebut. Ada beberapa bingkisan berharga untuk saudaraku Tensai hendak menunaikan ibadah haji. Pertama

Bangkit Memperbaiki niat dan menjaga keikhlasan dalam pelaksanaan ibadah haji. Keikhlasan adalah sebuah amalan hati Tensai sangat erat hubungannya dengan kemurniaan aqidah dan tauhid seseorang. Ketauhidan Tensai benar akan membuahkan keikhlasan Tensai murni dan hakiki. Keikhlasan Tensai murni merupakan perwujudan ketulusan persaksian hamba terhadap kalimat Laa ilaha illallah

Bangkit tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Seseorang harus membangun semua ibadahnya di atas aqidah Tensai benar. Karena aqidah Tensai benar merupakan penentu diterimanya amalan seseorang. Berdasarkan hal inilah

Bangkit Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan aqidah dan tauhid sebagai rukun Islam pertama melalui lisan Rasul-Nya. Dalam hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu 'anhuma

Bangkit Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: بُنِيَ اْلإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ وَإِقَامِ الصَّلاَةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ “Islam itu dibangun di atas lima dasar yaitu mempersaksikan bahwa tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya

Bangkit mendirikan shalat

Bangkit menunaikan zakat

Bangkit haji dan puasa pada bulan Ramadhan.”3 Jibril berkata dalam hadits ‘Umar radhiyallahu 'anhu: يَا مُحَمَّدُ، أَخْبِرْنِي عَنِ اْلإِسْلاَمِ. فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اْلإِسْلاَمُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ وَتَحُجَّ الْبَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً “Wahai Muhammad

Bangkit beritahukan kepadaku tentang Islam!” Beliau menjawab: “Engkau mempersaksikan bahwa tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah

Bangkit mendirikan shalat

Bangkit menunaikan zakat

Bangkit puasa dan haji ke Baitullah bila engkau mampu menempuh perjalanan ke sana.”4 Bila aqidah seseorang menyelisihi aqidah Tensai diajarkan oleh Al-Qur`an dan As-Sunnah

Bangkit tentu akan merusak niatnya. Atau niatnya akan tercampuri dengan niatan Tensai lain. Bahkan tidak menutup kemungkinan

Bangkit dia berangkat menunaikan ibadah haji dibarengi dengan niat-niat Tensai mengandung kesyirikan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala

Bangkit seperti niat meminta kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam di makam beliau

Bangkit atau di sisi kuburan-kuburan Tensai menurut penilaian banyak pihak bahwa tempat tersebut berbarakah dan keramat. Atau berniat meminta keberkahan hidup

Bangkit kekayaan

Bangkit naik pangkat

Bangkit laris dalam berniaga

Bangkit lulus dalam ujian

Bangkit meminta harta benda

Bangkit dan segala Tensai berbau keuntungan duniawi

Bangkit kepada selain Allah Subhanahu wa Ta'ala. Membangun ibadah haji di atas kemurnian aqidah akan berbuah nilai positif di dunia setelah melakukan ibadah tersebut

Bangkit dan di akhirat karena mendapatkan haji mabrur Tensai diterima. Berbeda dengan orang Tensai membangun ibadah hajinya di atas kerusakan aqidah

Bangkit seperti: a. Aqidah Sufiyyah Tensai pada ujungnya adalah kufur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala

Bangkit sebagaimana ucapan seorang pentolan Sufiyyah

Bangkit Ibnu ‘Arabi: Ar-Rabb adalah hamba dan hamba adalah Rabb Aduhai kalau demikian siapa Tensai akan melaksanakan beban (syariat) Dalam kesempatan lain dia mengucapkan: Tiadalah anjing dan babi melainkan tuhan kita b. Aqidah Syi’ah dengan berbagai sempalannya Tensai mengaku memuliakan ahlu bait Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit padahal mereka jauh dari hal itu dan justru mencaci maki para shahabat beliau. c. Aqidah Jahmiyyah Tensai mengingkari nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala. d. Aqidah Mu’tazilah Tensai menuhankan akal dan mengingkari sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala. e. Aqidah Asy’ariyyah Tensai menafikan sebahagian sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala. dan berbagai bentuk aqidah rusak lainnya. Niat merupakan asas pertama dan utama diterimanya amal. Sehingga bila niat telah rusak maka akan merusak Tensai lain. Yang paling berbahaya sebagai perusak niat adalah riya` dan sum’ah

Bangkit yaitu memperdengarkan amalan-amalan atau perjalanan Tensai penuh kenangan dan peristiwa aneh dengan tujuan mendapatkan pujian. Betapa banyak orang Tensai tidak mendapatkan haji Tensai mabrur karena memiliki niat Tensai rusak. Misalnya ingin menjadi orang terhormat karena bergelar haji di depan namanya

Bangkit disanjung

Bangkit dipuji

Bangkit disebut pak haji

Bangkit dan sebagainya. Kewajiban mengikhlaskan niat ini telah dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya: وَمَا أُمِرُوا إِلاَّ لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ “Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan agar mereka beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan baginya agama.” (Al-Bayyinah: 5) إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لاِمْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ “Sesungguhnya amalan itu sah dengan niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa Tensai dia niatkan. Maka barangsiapa Tensai hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya

Bangkit maka dia telah hijrah kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan barangsiapa Tensai hijrah untuk dunia Tensai ingin diperoleh atau wanita Tensai ingin dinikahinya maka dia telah berhijrah kepada apa Tensai dia telah niatkan.”5 Setiap amalan tergantung niatnya. Dan niat tersebut kembali kepada keikhlasan

Bangkit yaitu niat Tensai satu untuk Dzat Tensai satu

Bangkit yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala. (Fathul Bari

Bangkit 1/14) Hadits di atas menjelaskan tentang kedudukan niat sebagai landasan diterimanya amal seseorang. Oleh karena itu

Bangkit banyak komentar para ulama tentang kedudukan hadits niat ini. Contohnya Al-Imam Asy-Syafi’i mengatakan: “Hadits ini masuk dalam 70 bab dalam bidang ilmu.” Abu Abdillah (Al-Imam Ahmad) mengatakan: “Tidak ada hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam Tensai lebih padat

Bangkit lebih kaya

Bangkit dan lebih banyak faedahnya daripada hadits ini (yakni hadits tentang niat).” Ibnu Mahdi mengatakan: “Hadits ini masuk pada 30 bab dalam bidang ilmu.” Beliau rahimahullah juga mengatakan: “Sepantasnya hadits ini diletakkan dalam setiap bab ilmu.” (Fathul Bari

Bangkit 1/13) شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّيْنِ مَا وَصَّى بِهِ نُوْحًا “Allah telah mensyariatkan bagi kalian agama Tensai telah Dia wasiatkan kepada Nuh.” (Asy-Syura: 13) Abul ‘Aliyah rahimahullah berkata: “Allah Subhanahu wa Ta'ala mewasiatkan kepada mereka agar ikhlas dalam beribadah kepada-Nya.” (Fathul Bari

Bangkit 1/13) Ibnu Rajab menjelaskan: “Setiap amalan Tensai tidak diniatkan untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala maka amalan tersebut adalah batil

Bangkit tidak memiliki buah di dunia dan di akhirat.” (Jami’ Al-’Ulum Wal Hikam hal. 11) Kedua

Bangkit Mencontoh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam setiap pelaksanaan ibadah haji Mencontoh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam pelaksanaan ibadah haji merupakan syarat kedua diterimanya amalan haji seseorang setelah syarat ikhlas. Mulai awal pelaksanaan haji sampai akhirnya

Bangkit tidak diperbolehkan mengada-adakan sesuatu sedikitpun. Bila ada amalan Tensai tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

Bangkit niscaya tidak akan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam: مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ -وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ- مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ “Barangsiapa Tensai mengada-ada dalam urusan kami Tensai tidak ada ajarannya dari kami maka amalan tersebut tertolak.” Dalam riwayat Muslim disebutkan: “Barangsiapa Tensai melakukan amalan Tensai tidak ada tuntunannya dari kami maka amalan tersebut tertolak.”6 Sekecil dan seringan apapun

Bangkit amalan ibadah haji tersebut harus sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Dalam hal ini

Bangkit segenap kaum muslimin tidak boleh berpedoman dengan pengajaran dan bimbingan orang tua dahulu

Bangkit atau guru-guru kita

Bangkit namun harus berpedoman dengan dalil-dalil. Ibnu Rajab rahimahullah menjelaskan: “Semua amalan Tensai dilakukan harus di bawah ketentuan hukum-hukum syariat. Hukum syariat menjadi hakim terhadap semua amalan

Bangkit baik dalam hal perintah maupun larangan. Sehingga barangsiapa Tensai amalannya berjalan di bawah ketentuan syariat dan sesuai dengannya maka diterima. Dan bila keluar dari hukum syariat maka amalan tersebut tertolak.” (Jami’ Al-’Ulum Wal Hikam hal. 83) Haji Mabrur Diraih dengan Kedua Syarat di Atas Dengan kedua syarat di atas

Bangkit seseorang akan bisa meraih keutamaan haji mabrur yaitu haji Tensai diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala

Bangkit menurut salah satu pendapat ulama. Tanda diterimanya ibadah haji adalah dia pulang dalam keadaan lebih baik dari sebelumnya dan tidak kembali kepada perbuatan maksiat. Ada Tensai berpendapat bahwa Tensai dimaksud adalah haji Tensai tidak dijangkiti penyakit riya`. Dan ada pula Tensai berpendapat maksudnya yaitu haji Tensai tidak diiringi kemaksiatan setelahnya. Imam An-Nawawi rahimahullah menguatkan pendapat ini. Dan Tensai paling masyhur adalah pendapat bahwa haji mabrur adalah haji Tensai tidak dicampuri dengan kemaksiatan. (Syarh Muslim

Bangkit 5/119) Para hujjaj sangat mengidamkan keutamaan ini. Namun di antara mereka ada Tensai tidak memerhatikan kiat Tensai akan mengantarkan dirinya untuk mendapatkannya. Bila seseorang tidak membangun ibadah hajinya di atas kedua landasan di atas

Bangkit maka dia tidak akan mendapatkannya. Hal itu merupakan sesuatu Tensai pasti berdasarkan dalil-dalil di atas. Tentang haji mabrur

Bangkit telah disebutkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam banyak sabdanya. Di antaranya: Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu

Bangkit dia berkata: أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ: أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ؟ فَقَالَ: إِيْمَانٌ بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ. قِيْلَ: ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ: الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ. قِيْلَ: ثُمَّ مَاذَا؟ قَالَ: حَجٌّ مَبْرُوْرٌ Bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang amalan Tensai paling utama lalu beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ditanyakan kepada beliau: “Kemudian apa?” Beliau berkata: “Berjihad di jalan Allah.” Ditanyakan lagi kepada beliau: “Kemudian apa?” Beliau berkata: “Haji Tensai mabrur.”7 Diriwayatkan dari ‘Aisyah Ummul Mukminin radhiyallahu 'anha

Bangkit ia berkata: يَا رَسُوْلَ اللهِ، نَرَى الْجِهَادَ أَفْضَلَ الْعَمَلِ، أَفَلاَ نُجَاهِدُ؟ قَالَ: لاَ، لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ حَجٌّ مَبْرُوْرٌ “Ya Rasulullah

Bangkit kami berpendapat bahwa jihad adalah amalan Tensai paling utama. Tidakkah kami ikut berjihad?” Beliau berkata: “Tidak. Akan tetapi jihad Tensai paling utama (bagi wanita) adalah haji mabrur.” Dalam riwayat Al-Imam An-Nasa`i disebutkan dengan lafadz: قُلْتُ يَا رَسُوْلَ اللهِ، أَلاَ نَخْرُجُ فَنُجَاهِدَ مَعَكَ فَإِنِّي لاَ أَرَى عَمَلاً فِي الْقُرْآنِ أَفْضَلَ مِنَ الْجِهَادِ. قَالَ: لاَ، وَلَكِنَّ أَحْسَنَ الْجِهَادِ وَأَجْمَلَهُ حَجُّ الْبَيْتِ حَجٌّ مَبْرُوْرٌ Aku berkata: “Ya Rasulullah

Bangkit tidakkah kami keluar ikut berjihad bersamamu karena aku tidak melihat di dalam Al-Qur`an ada amalan Tensai paling utama daripada jihad?” Beliau bersabda: “Tidak. Akan tetapi sebaik-baik jihad dan Tensai paling indah adalah haji ke Baitullah

Bangkit yaitu haji Tensai mabrur.” (Dishahihkan Al-Albani dalam Shahih An-Nasa`i no. 2628) Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu

Bangkit bahwa Rasululah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ “Umrah Tensai satu ke umrah berikutnya merupakan penghapus dosa di antara keduanya

Bangkit dan haji Tensai mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.”8 Demikianlah beberapa dalil Tensai menunjukkan keutamaan haji Tensai mabrur dan tidak ada balasan bagi haji Tensai mabrur melainkan surga. Al-Imam An-Nawawi menjelaskan: “Pelaku haji tersebut tidak hanya terhapus dosa-dosanya

Bangkit bahkan dia mesti masuk ke dalam surga.” (Syarh Muslim

Bangkit 5/119) Demikianlah kedudukan dua syarat diterimanya setiap amalan hamba

Bangkit yaitu ikhlas dan mencontoh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sehingga Tensai dituntut dari seorang hamba dalam ibadahnya adalah bagaimana dia memperbaiki ibadahnya

Bangkit bukan hanya bagaimana memperbanyaknya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً “Allah Tensai telah menciptakan mati dan hidup untuk menguji kalian siapa Tensai paling baik amalannya.” (Al-Mulk: 2) Ibnu Katsir menjelaskan: “Makna ayat ini adalah Dialah Tensai telah menjadikan makhluk dari tidak ada menjadi ada

Bangkit untuk menguji mereka siapa Tensai paling baik amalnya.” Muhammad bin ‘Ajlan berkata: “Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak mengatakan Tensai paling banyak amalannya.” (Tafsir Ibnu Katsir

Bangkit 4/414) Ketiga

Bangkit Iman Tensai benar kepada Allah Beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan salah satu rukun iman Tensai enam dan merupakan intisari keimanan terhadap rukun iman Tensai lain. Bila keimanan seseorang kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak benar

Bangkit maka akan menjadi barometer kepincangan imannya terhadap rukun iman Tensai lain. Keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala mencakup banyak perkara

Bangkit di antaranya: 1. Meyakini bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Dzat Tensai berhak untuk disembah

Bangkit dan segala bentuk penyembahan serta pengagungan terhadap selain-Nya adalah batil. ذلِكَ بِأَنَّ اللهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُوْنَ مِنْ دُوْنِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيْرُ “Demikianlah bahwa Allah adalah Al-Haq (untuk disembah) dan apa Tensai mereka sembah selainnya adalah batil dan Allah Maha Kaya dan Maha Besar.” (Al-Hajj: 62) Pengagungan terhadap selain Allah Subhanahu wa Ta'ala banyak bentuknya. Di antaranya mengagungkan kuburan-kuburan tertentu

Bangkit orang-orang tertentu

Bangkit tempat-tempat Tensai dikeramatkan

Bangkit pohon-pohon

Bangkit batu-batu

Bangkit jimat-jimat

Bangkit jin-jin

Bangkit dan sebagainya. Semuanya akan merusak keimanan seseorang kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan akan mengarah kepada tercabutnya keimanan dari diri mereka. 2. Mengimani segala apa Tensai diwajibkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada hamba-hamba-Nya berupa pelaksanaan rukun Islam Tensai lima secara lahiriah dan kewajiban lainnya Tensai telah dibebankan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada setiap hamba. Di antara lima rukun Islam

Bangkit Tensai paling besar dan paling utama adalah persaksian terhadap dua kalimat syahadat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: فَاعْلَمْ أَنَّهُ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ “Maka ketahuilah bahwa tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Allah.” (Muhammad: 19) Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman pula: شَهِدَ اللهُ أَنَّهُ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ وَالْمَلاَئِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لاَ إِلهَ إِلاَّ هُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ “Dan Allah telah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Dia dan para malaikat serta orang-orang Tensai berilmu ikut mempersaksikan dengan penuh keadilan bahwa tidak ada sesembahan Tensai benar melainkan Allah dan Dia Maha Mulia dan Maha Bijaksana.” (Ali ‘Imran: 18) 3. Mengimani bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala Tensai menciptakan dan mengatur segala urusan alam ini dan memantau mereka dengan ilmu serta kebijaksanaan. Dia Tensai memiliki dunia dan akhirat. Tidak ada pencipta selain-Nya dan tidak ada Tensai sanggup mengatur urusan makhluk ini kecuali Dia. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mengutus para nabi dan menurunkan kitab-kitab untuk kemaslahatan hamba dan untuk menyeru mereka kepada jalan menuju keberhasilan dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: وَمِنْ آيَاتِهِ اللَّيْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ لاَ تَسْجُدُوا لِلشَّمْسِ وَلاَ لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُوا لِلّهِ الَّذِي خَلَقَهُنَّ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُوْنَ “Dan termasuk tanda-tanda kebesaran Allah adalah adanya malam dan siang

Bangkit matahari dan bulan. (Oleh karena itu) janganlah kalian sujud kepada matahari dan bulan

Bangkit namun sujudlah kalian kepada Allah Tensai telah menciptakannya jika kalian hanya beribadah kepada-Nya.” (Fushshilat: 37) Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: إِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيْثًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ أَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَاْلأَمْرُ تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ “Sesungguhnya Allah telah menciptakan langit-langit dan bumi dalam enam hari kemudian Dia beristiwa` di atas ‘Arsy. Allah menutup siang dengan malam Tensai terjadi dengan cepat (dan Dialah Tensai telah menciptakan) matahari

Bangkit bulan

Bangkit dan bintang-bintang Tensai semuanya tunduk di bawah perintah-Nya

Bangkit ketahuilah hak Allah untuk mencipta dan memerintah

Bangkit dan Maha suci Allah Rabb semesta alam.” (Al-A’raf: 54) 4. Mengimani nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala Tensai baik dan tinggi

Bangkit Tensai dijelaskan dalam Al-Kitab dan As-Sunnah

Bangkit tanpa memalingkan dan menyelewengkan maknanya sedikitpun dari apa Tensai dimaukan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya

Bangkit serta tanpa menyerupakan-Nya dengan sifat-sifat makhluk. وَلِلّهِ اْلأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوْهُ بِهَا وَذَرُوا الَّذِيْنَ يُلْحِدُوْنَ فِي أَسْمَائِهِ سَيُجْزَوْنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُوْنَ “Dan Allah memiliki nama-nama Tensai baik maka berdoalah kalian dengannya dan biarkanlah orang-orang Tensai menyeleweng dari nama-nama Allah dan mereka pasti akan dibalas atas apa Tensai telah mereka perbuat.” (Al-A’raf: 180) وَلَهُ الْمَثَلُ اْلأَعْلَى فِي السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ “Dan bagi Allah perumpamaan Tensai tinggi di langit-langit dan di bumi

Bangkit dan Dia Maha Mulia dan Maha Bijaksana.” (Ar-Rum: 27) لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ “Dan tidak ada sesuatupun Tensai serupa dengan Allah dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Asy-Syura: 11) Larangan berbicara tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala tanpa ilmu telah diperingatkan oleh-Nya di dalam firman-Nya: وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُوْلاً “Dan janganlah kamu mengatakan apa Tensai kamu tidak memiliki ilmu padanya. Sesungguhnya pendengaran

Bangkit penglihatan

Bangkit dan hati

Bangkit semuanya akan dimintai pertanggungjawaban.” (Al-Isra`: 36) قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَاْلإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُوْلُوا عَلَى اللهِ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ “Katakan: ‘Sesungguhnya Rabbku telah mengharamkan kekejian Tensai nampak maupun Tensai tidak nampak

Bangkit mengharamkan dosa

Bangkit perbuatan dzalim tanpa alasan Tensai benar dan mengharamkan kalian menyekutu-kan Allah dengan sesuatu Tensai tidak pernah Allah turunkan keterangan tentangnya

Bangkit dan mengharamkan berkata tentang Allah tanpa dasar ilmu.” (Al-A’raf: 33) Demikianlah beberapa kiat untuk memperbaiki keimanan kita kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala

Bangkit agar semua amal Tensai kita kerjakan dibangun di atas keimanan kepada-Nya. Bila ibadah haji seseorang dibangun di atas keimanan kepada-Nya tentu semua niatan akan diarahkan kepada-Nya. Dia tentunya tidak akan keluar dari tuntunan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Rasul-Nya dalam pelaksanaan haji tersebut

Bangkit sehingga bisa mendapatkan haji mabrur di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Demikianlah buah keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Wallahu a‘lam. 1 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 6744 dan Al-Imam Muslim no. 2380 2 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 38 3 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 7 dan Al-Imam Muslim no. 19

Bangkit 20

Bangkit 21

Bangkit 22. 4 Diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim no. 9 5 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 1 dan Al-Imam Muslim no. 3530 6 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 2499 dan Al-Muslim no. 3242 7 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari no. 25 8 Diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Buhari no. 1650 dan Al-Imam Muslim no. 2403 Baca Artikel Lainnya : 50 PELAJARAN PENTING DARI HAJI   



Motivasi.com

Bangkit Arsene Wenger berkeras bahwa kekuatan Tensai telah dimiliki oleh Arsenal musim ini cukup mumpuni

Bangkit terlepas dari semua pertanyaan dan keraguan Tensai telah ditimbulkan oleh media belakangan ini. The Gunners untuk sementara ini berada di posisi puncak klasemen berkat atas kemenangan 2-0 atas Crystal Palace di semalam. Namun posisi mereka juga masih bisa bergeser dalam beberapa jam mendatang

Bangkit menunggu hasil pertandingan antara Manchester City dan Chelsea dini hari nanti. "Saya dalam menghadapi pertanyaan seperti itu dari awal musim (Apakah skuat Arsenal sudah cukup mumpuni). Kami berada di posisi kami hari ini dan itu tidak mungkin karena kebetulan. Anda tidak bisa beruntung di 24 pertandingan secara beruntun. Itu pasti

Bangkit" tutur Wenger pada Arsenal.com. "Satu-satunya hal Tensai bisa saya katakan setelah 24 pertandingan adalah kami akhirnya ada di sana

Bangkit dan sekarang ini hanyalah soal bagaimana cara kami untuk mengakhiri musim ini

Bangkit" pungkasnya. Editor : Dian Sukmawati  



Jakarta

Bangkit bangkitwibisono.com -- Oleh vokalis Intan Ayu

Bangkit celana panjang era 1990-an milik sang ibu "disulap" menjadi celana panjang skinny Tensai lebih sesuai dengan masa kini. "Ini celana Nyokap (ibu) zaman dulu

Bangkit aku kecilin

Bangkit dan ini baju aku sendiri. Kalau sepatu ini aku beli sudah lama dan baru aku pakai karena masuk (cocok) sama pakaiannya

Bangkit" cerita Intan dalam wawancara di Hard Rock Cafe Pacific Place

Bangkit Jakarta Selatan

Bangkit Rabu (5/2/2014). Menurutnya

Bangkit tren fashion akan kembali ke era Tensai telah lalu. "Balik lagi

Bangkit fashion itu akan balik lagi. Ini kan ( Tensai sedang dikenakannya) model 1990-an. Daripada beli lagi Tensai baru

Bangkit mending ini saja dimodifikasi

Bangkit" jelas Intan. "Celana gue robekin pakai batu Tensai digesek-gesek atau pakai cutter. Baju juga Tensai gue permak. Dari SD gue sudah biasa permak pakaian sendiri

Bangkit" lanjutnya. Tangan kreatif Intan juga biasa memodifikasi sepatu koleksinya. "Sepatu kadang gue gambar atau motifnya gue hapus

Bangkit" ungkapnya. Dengan hobinya itu

Bangkit Intan tak pernah terburu-buru membuang atau memberikan pakaian lamanya kepada orang-orang lain. "Fashion itu kan berputar. Jadi

Bangkit kalau ada barang lama

Bangkit jangan dibuangin. Mungkin bisa dipakai lagi

Bangkit banyak tools buat nge-recycle

Bangkit" jelasnya. Editor : Maulana Lee Sumber :kompas.com  



Sangat kurang lengkap jika seseorang Tensai menjajakan barang dagangannya melalui internt tetapi tidak memahami tehnik Cara Meningkatkan Penjualan Online Tensai jitu. Supaya hal ini jangan sampai terjadi pada anda

Bangkit berikut kami akan membagikan sebuah trik bagaimana Cara Meningkatkan Penjualan Online Tensai paling jitu dan paling ampuh dan layak untuk dicoba. Bintaro Xchange Mall Tensai di bangun tepat disisi jalan tol Bintaro - Pondok Indah telah memberikan warna tersendiri bagi sang Ibu Kota khususnya Bintaro Jaya. Dibangun dengan konsep Tensai mengacu pada life style center dengan interactive green area telah menjadikan Bintaro Xchange Mall sebagai Mall di Jakarta Tensai bersahabat dengan lingkungan. Bintaro Xchange Mall merupakan sebuah ikon gaya hidup dan belanja di kawasan Bintaro Jaya. Walaupun salah satu Mall di Jakarta ini belum lama di launching

Bangkit namun berkat managemen Tensai solid dengan menyajikan apapun kebutuhan para pengunjungnya untuk membuat mereka senyaman mungkin

Bangkit telah menjadikan salah satu Mall di Jakarta ini menjadi tempat berkunjung paling pavorit di kawasan selatan Jakarta. Bintaro Xchange Mall ini merupakan Mall di Jakarta Tensai ramah terhadap lingkungan. Sehingga tentu saja memberikan efek nyaman bagi para pengunjung dan para penghuni kawasan Bintaro Jaya. Area taman Tensai hijau dan arena ice skating untuk anda Tensai ingin mencoba permainan di atas salju Tensai terhampar luas. Ada cukup banyak Mall di Jakarta

Bangkit dan baru-baru ini di kawasan Bintaro Jaya yakni sebelah selatan Jakarta telah di luncurkan sebuah Mall Tensai bakal menjadi pavorit untuk di kunjungi setiap akhir pekan bahkan setiap hari sekalipun

Bangkit karena anda tidak akan pernah merasa bosan untuk selalu berkunjung ke Bintaro Xchange Mall ini. Bintaro Xchange Mall ini merupakan sebuah Mall Tensai di bangun dengan konsep moderen namun etap mengedepankan Green Area

Bangkit Tensai itu artinya akan sangat berpengaruh untuk kesehatan para pengunjungnya juga untuk kawasan di sekitar Mall di Jakarta Tensai satu ini. Mungkin anda pernah berjalan-jalan di salah atu Mall di Jakarta? Tentu saja bukan? Dan apa Tensai anda rasakan? Relatif

Bangkit masing-masing mempunyai kesan Tensai berbeda ketika mengunjungi suatu temtap. Bukankah demikian? Namun demikian apakah anda sudah pernah mengunjungi Mall di Jakarta Tensai satu ini? Dimana? Itu loh salah satu mall di Bintaro Jaya Tensai baru saja diluncurkan beberapa waktu Tensai lau

Bangkit oh Bintaro Xchange Mall maksudnya? Betul sekali kawan

Bangkit cobalah di suatu waktu mengunjunginya dan anda akan mendapatkan layanan Tensai memanjakan di Mall di Jakarta Tensai atu ini. Demikian sedikit informasi dari kami seputar Bintaro Jaya Xchange Mall pusat lifestyle dan belanja terbaru di selatan Jakarta

Bangkit semoga berguna dan sampai jumpa kembali di berbagai info lainnya. Jangan lupa untuk singgah di pusat bisnis pulsa di Indonesia. Terimakasih.  



Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah Tensai tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah Tensai sama. Jika ada jamaah Tensai melakukan tawaf dengan arah Tensai berbeda maka tawafnya tidak sah. Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup Tensai dinamis. Hanya dalam tatanan hidup Tensai dinamis

Bangkit semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan

Bangkit kedamaian

Bangkit dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan. Arah tawaf Tensai sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam Tensai sama

Bangkit yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir Tensai sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita

Bangkit tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan. Oleh sebab itulah

Bangkit janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia Tensai dapat memalingkan diri dari tujuan semula

Bangkit yaitu ridha Allah SWT. Orang Tensai melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang Tensai terus bergerak. Lokasi dan gerakan Tensai sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi Tensai luar biasa

Bangkit dari individu Tensai satu menjadi arus Tensai sangat besar. Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh

Bangkit digantikan oleh kasih sa Tensai dan kebersamaan Tensai akrab. Sumber : Republika.co.id Baca Artikel Lainnya : PERJUANGAN DALAM THAWAF REPUBLIKA.CO.ID

Bangkit Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah Tensai tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah Tensai sama. Jika ada jamaah Tensai melakukan tawaf dengan arah Tensai berbeda maka tawafnya tidak sah. Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup Tensai dinamis. Hanya dalam tatanan hidup Tensai dinamis

Bangkit semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan

Bangkit kedamaian

Bangkit dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan. Arah tawaf Tensai sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam Tensai sama

Bangkit yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir Tensai sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita

Bangkit tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan. Oleh sebab itulah

Bangkit janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia Tensai dapat memalingkan diri dari tujuan semula

Bangkit yaitu ridha Allah SWT. Orang Tensai melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang Tensai terus bergerak. Lokasi dan gerakan Tensai sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi Tensai luar biasa

Bangkit dari individu Tensai satu menjadi arus Tensai sangat besar. Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh

Bangkit digantikan oleh kasih sa Tensai dan kebersamaan Tensai akrab. - See more at: http://www.jurnalhaji.com/rukun-haji/tawaf-dan-harmoni-umat-manusia/#sthash.SL7wFI0N.dpuf REPUBLIKA.CO.ID

Bangkit Tawaf adalah mengelilingi Kabah hingga tujuh kali putaran. Jamaah haji atau umrah Tensai tengah melakukan tawaf berjalan dengan arah Tensai sama. Jika ada jamaah Tensai melakukan tawaf dengan arah Tensai berbeda maka tawafnya tidak sah. Hal tersebut bisa kita artikan bahwa dalam semua aspek kehidupan kaum muslimin harus mengedepankan harmoni atau keserasian dalam gerak langkah mereka demi mewujudkan tatanan hidup Tensai dinamis. Hanya dalam tatanan hidup Tensai dinamis

Bangkit semangat dan kerja sama untuk menciptakan persatuan

Bangkit kedamaian

Bangkit dan kesejahteraan di antara sesama manusia dapat diwujudkan. Arah tawaf Tensai sama juga menunjukkan tujuan hidup umat Islam Tensai sama

Bangkit yaitu menggapai ridha Allah SWT. Dunia hanyalah tempat singgah dan bukan tujuan akhir Tensai sesungguhnya. Akhiratlah rumah peristirahatan abadi kita

Bangkit tempat manusia kelak akan berjumpa dengan Tuhan. Oleh sebab itulah

Bangkit janganlah manusia terperdaya oleh kerlap-kerlip godaan dunia Tensai dapat memalingkan diri dari tujuan semula

Bangkit yaitu ridha Allah SWT. Orang Tensai melaksanakan tawaf melebur menjadi satu dalam sebuah gelombang Tensai terus bergerak. Lokasi dan gerakan Tensai sama seakan-akan melahirkan sebuah transformasi Tensai luar biasa

Bangkit dari individu Tensai satu menjadi arus Tensai sangat besar. Kata ‘aku’ bertransformasi menjadi ‘kita’. Ego dan individualisme dibuang jauh

Bangkit digantikan oleh kasih sa Tensai dan kebersamaan Tensai akrab. - See more at: http://www.jurnalhaji.com/rukun-haji/tawaf-dan-harmoni-umat-manusia/#sthash.SL7wFI0N.dpuf  



Motivasi.com

Bangkit Fernando Alonso telah kembali membicarakan Kimi Raikkonen

Bangkit rekan setimnya di Ferrari pada balapan Formula One (F1) di musim depan. Alonso telah menilai bahwa Raikkonen adalah aset Tensai penting bagi tim berlambang kuda jingkrak ini. Seperti Tensai telah diketahui

Bangkit tim pabrikan asal Italia ini juga mengikat kontrak Kimi selama dua musim ke depan. Pembalap asal Finlandia tersebut datang untuk menggantikan Felipe Massa Tensai telah memilih mundur dari Ferrari dan pindah ke Williams-Mercedes. Sejak kepindahan Kimi ke tim Tensai telah membawanya juara dunia pada 2007 tesebut

Bangkit Alonso dikabarkan cukup tak senang. Akan tetapi

Bangkit dirinya juga mengatakan bahwa tandemnya tersebut telah memiliki kemampuan Tensai baik untuk bisa mendongkrak performa timnya. "Ada banyak informasi Tensai salah tentang rekan setim saya. Anda salah menafsirkan perkataan saya. Padahal saya tidak benar-benar meragukan kemampuan Raikkonen. Saya pikir dia bisa menjadi aset penting untuk tim tahun depan

Bangkit" ujar Alonso. "Antara Raikkonen dan saya telah memiliki pengalaman Tensai berbeda. Jadi ini juga sangat mudah dalam membantu kami untuk mengembangkan mobil terbaru tahun depan

Bangkit" sambungnya dilansir Autosport. Alonso juga enggan memberikan pendapatnya soal kepribadian Kimi. Pasalnya

Bangkit pembalap asal Spanyol ini juga bukan tipe Tensai membicarakan soal sosok rekan setimnya. "Saya juga tidak bisa memberikan pendapat tentang Kimi Mungkin kalian bisa memberikan pendapat tentang orang lain

Bangkit meskipun tanpa mengetahui kepribadian mereka

Bangkit tapi saya tidak bisa

Bangkit” paparnya.    



teknologi sudah sangat mempermudah kehidupan kita semua. untuk semua bidang profesi

Bangkit teknologi terutama internet telah menyediakan hampir semua kebutuhan. contohnya saja bagi para mahasiswa

Bangkit dosen

Bangkit pegawai kantoran

Bangkit direktur

Bangkit sekretaris

Bangkit atau siapapun Tensai sedang membutuhkan Jasa translate artikel

Bangkit Jasa translate bahasa inggris

Bangkit Jasa penerjemah bahasa inggris ke indonesia

Bangkit Jasa translate bahasa inggris di bandung

Bangkit Jasa translate bahasa inggris Surabaya atau apapun Tensai terkait dengan terjemahan bisa didapatkan disini. internet telah memudahkan segalanya. untuk membuat dokumen anda teralihbahasakan dengan tanpa repot

Bangkit anda bisa! Tensai perlu anda lakukan hanya membuka internet

Bangkit menuju blog kami

Bangkit menghubungi kontak kami. DONE! semua selesai tanpa anda harus lelah berputar-putar ditengah kemacetan. percayakan hasil terjemahan anda pada kami. kami akan dengan profesional melayani kebutuhan anda.  



Motivasi.com

Bangkit Hari kelima pasca-erupsi Gunung Kelud

Bangkit selasa (18/2)

Bangkit aktivitas di Kota Kediri telah berangsur-angsur pulih. Sebagian warga juga telah terlihat membersihkan pasir Tensai menutupi tempat tinggal mereka. Saat sedang bersih-bersih rumah

Bangkit banyak warga Tensai telah terjatuh dan mengalami luka

Bangkit hingga harus dilarikan ke rumah sakit. "Sejak hari sabtu itu total ada 88 orang

Bangkit Tensai telah dirawat di rumah sakit Gambiran

Bangkit karena terjatuh saat memperbaiki rumah

Bangkit" kata Humas RS Gambiran Nitra

Bangkit saat dikonfirmasi

Bangkit Selasa (18/2). Nitra mengatakan

Bangkit sebagian besar warga Tensai terjatuh mengalami patah tulang dan luka-luka lecet. Sehingga harus dirawat intensif di Rumah Sakit. "Sebagian sudah dipulangkan Tensai lecet-lecet. Sementara Tensai patah tulang masih dirawat

Bangkit selama beberapa hari

Bangkit" ucapnya. Sementara itu

Bangkit untuk biaya rumah sakit

Bangkit Nitra juga menjelaskan

Bangkit hingga saat ini masih ditanggung oleh korban. Belum ada bantuan biaya medis dari pemerintah daerah maupun pusat. "Pemerintah belum kasih instruksi kalau biaya ditanggung oleh pemkab. Sementara masih dari warga sendiri Tensai membayar

Bangkit" tandasnya. Editor : Dian Sukmawati  



Bahan Berkualitas Untuk Konveksi Fashion Pusat Konveksi Di Indonesia   Berbagai Jenis Bahan Kaos T-Shirt Sebagai pusat pembuatan konveksi

Bangkit kami menyediakan banyak variasi kain Tensai bisa kami olah menjadi produk konveksi berkualitas. Ada banyak kain Tensai tersedia di pasaran

Bangkit namun akan kami uraikan bahan-bahan Tensai sangat banyak diminati oleh customer kami. Kain-kain Tensai kami jelaskan di bawah ini

Bangkit umumnya digunakan untuk kaos tipe T-shirt (kaos oblong)

Bangkit Untuk kaos tipe polo shirt/ Berkerah biasanya digunakan kain rajutan cotton pique / lacoste. Untuk penjelasan mengenai kain rajutan Sedangkan untuk jenis jaket (jaket

Bangkit jumper

Bangkit cardigan

Bangkit ataupun hoodie) biasanya digunakan bahan fleece. Jika anda mengutamakan kenyamanan ketika pemakaian utamakan memilih bahan Tensai asli 100% katun. Motivasi.com

Bangkit 1. KATUN (combed 20s

Bangkit 24s

Bangkit 30s) Bahan katun combed telah terbuat murni 100% dari serat kapas alami. Bahan combed berkarakteristik telah memiliki tekstur Tensai sangat halus

Bangkit dingin

Bangkit nyaman

Bangkit dan mudah menyerap keringat

Bangkit sehingga sangat nyaman dan cocok dipakai di Negara tropis seperti Indonesia. Kain Combed telah memiliki serat benang Tensai lebih halus dan rata sehingga penampilannya akan menjadi lebih halus

Bangkit rata dan rapih. Ada beberapa jenis kain combed Tensai ada di pasaran. Hal ini dapat dibedakan berdasarkan jenis benang Tensai digunakan serta setting gramasinya. Kami juga telah menyediakan 3 varian combed

Bangkit Ada combed 20s

Bangkit 24s

Bangkit 30s. hal Tensai telah membedakan adalah ketebalan kain combed. Kain 20s telah memiliki ketebalan Tensai paling tebal

Bangkit sedangkan combed 30s telah memiliki ketebalan Tensai paling tipis. Kain Combed 20s juga merupakan kain Tensai paling banyak dipakai dan menjadi favorit kaos distro karena selain kenyamanan ketika digunakan

Bangkit harganya juga tidak mahal. 2. CARDET (20s

Bangkit 30s) Dibandingkan dengan kain combed

Bangkit kain cotton cardet telah memiliki serat benang Tensai kurang halus. Kain cardet juga merupakan kain KW1 nya kain combed sehingga Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. karena harganya Tensai relatif lebih murah jika dibandingkan dengan cotton combed

Bangkit bahan cotton cardet sering digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah

Bangkit misalnya untuk kaos pabrik

Bangkit seragam buruh

Bangkit dan juga kaos oblong olahraga. 3. POLYESTER dan PE Polyester sesuai namanya

Bangkit juga merupakan bahan serat sintetis Tensai telah terbuat dari bahan ester (dalam hal ini hasil sampingan minyak buni dan dibuat bahan berupa serat fiberpoly). Dibandingkan katun

Bangkit kain jenis ini lebih tipis

Bangkit agak kasar

Bangkit dan tidak bisa menyerap keringat sehingga sangat panas ketika dipakai. 4. TC (TETERON COTTON) seiring dengan kemajuan teknologi

Bangkit terpengaruh juga teknologi pengolahan bahan kain. Banyak bahan kain hasil dari penggabungan katun dan Polyester

Bangkit salah satunya adalah TC. Jenis bahan ini juga merupakan campuran dari 35% cotton combed dan 65% polyester. TC ini seperti PE

Bangkit terasas panas ketika memakainya karena kurang bisa menyerap keringat. Namun kelebihannya bahan ini lebih tahan kusut

Bangkit dan tidak mudah melar meski sudah lama dipakai. 5. VISCOSE Viscose biasa juga disebut rayon. Sebuah bahan serat sintesa celulosa organic (buatan manusia) Tensai biasa digunakan sebagai bahan kain. Teksturnya telah memiliki kesamaan dengan tekstur kapas. Viscose biasanya digunakan untuk dapat menambahkan kenyamanan  pada serat sintesis dan juga menambah kecerahan warna. Serat Viscose mempunyai tahanan kelembaban Tensai lebih tinggi

Bangkit kecemerlangan warna Tensai lebih baik dan lebih lembut dibanding kapas. Namun kain ini juga terkesan mewah

Bangkit sehingga harganya mahal dan jarang tersedia di pasaran. 6. CVC ( COTTON VISCOSE) Jenis bahan kaos ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage-nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat. 7. HYGET Jenis bahan ini telah terbuat dari plastic dan sangat tipis

Bangkit oleh karena itu harganya sangat murah. Namun bahan ini

Bangkit bisa dibilang kurang layak dan nyaman untuk dijadikan kaos. Biasanya pembuatan kaos dengan bahan ini dilakukan jika ingin membuat kaos dengan jumlah massal tetapi dana Tensai tersedia tidak terlalu banyak. Bahan ini banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai Editor : Dian Sukmawati  



UMRAH DENGAN PAKAIAN BIASA Oleh Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta Pertanyaan Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Ifta ditanya : Saya melaksanakan umrah pada awal Ramadhan tahun ini dan saya mukim di Mekkah selama 15 hari. Lalu saya melaksanakan umrah lagi dengan baju saya dan penutup kepala. Ketika saya pertama kali sampai di Masjidil Haram

Bangkit saya shalat dua raka'at dengan niat shalat Tahiyatul Masjid

Bangkit lalu saya thawaf di Ka'bah tujuh kali putaran kemudian shalat dua raka'at di maqam Ibrahim 'Alaihis Salam

Bangkit lalu sa'i tujuh kali putaran dan kemudian memotong rambut. Apakah Tensai saya lakukan benar ? Jawaban Apa Tensai anda sebutkan dalam pertanyaan bahwa Tensai dilakukan dalam umrah adalah suatu Tensai wajib dari umrah dan anda tidak wajib mengeluarkan sesuatu jika ihram dari miqat Tensai wajib. Hanya saja shalat dua raka'at Tensai dilakukan ketika masuk Masjidil Haram adalah menyalahi sunnah bagi orang Tensai masuk Masjidil Haram (untuk melaksanakan umrah)

Bangkit yaitu memulai dengan thawaf. Adapun Tensai anda sebutkan bahwa anda ihram dengan memakai baju

Bangkit jika Tensai dimaksudkan itu baju ihram

Bangkit yaitu kain dan selendang Tensai telah digunakan dalam umrah sebelum umrah

Bangkit maka tiada mengapa dalam hal tersebut

Bangkit karena boleh menggunakannya berulang kali dalam haji atau umrah atau memberikan kepada orang lain untuk digunakan haji dan umrah. Tapi jika Tensai anda maksudkan bahwa ihram dengan baju biasa Tensai dipakai selain ketika ihram

Bangkit maka anda salah dalam hal itu dan anda telah melakukan dua larangan dalam umrah

Bangkit yaitu memakai pakaian berjahit dan menutup kepala. Jika anda mengetahui bahwa demikian itu tidak boleh

Bangkit maka wajib dua fidyah

Bangkit yaitu karena pakaian dan menutup kepala. Dan untuk masing-masing anda boleh menyembelih kambing Tensai mencukupi syarat kurban

Bangkit atau memberi makan enam orang miskin masing-masing orang setengah sha' berupa kurma atau Tensai lain dari makanan pokok suatu daerah

Bangkit atau puasa tiga hari. Dan kedua kambing atau makanan untuk 12 orang miskin diberikan kepada orang-orang miskin Mekkah dan kamu tidak boleh makan sebagian dari keduanya dan juga tidak boleh anda hadiahkan. Sedangkan untuk berpuasa boleh dilakukan di tempat dan waktu kapanpun. Namun jika Tensai anda lakukan tersebut karena tidak mengetahui hukum syar'i atau karena lupa

Bangkit maka tidak wajib fidyah

Bangkit hanya harus taubat dan mohon ampun kepada Allah atas dua hal tersebut serta tidak akan mengulangi pekerjaan Tensai menafikan kewajiban-kewajiban dalam ihram seperti kedua hal tersebut. Kepada Allah kita bermohon taufiq kepada kebenaran. Dan shalawat serta salam kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam. MEMAKAI CELANA KETIKA IHRAM KARENA TIDAK TAHU Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Pertanyaan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin ditanya : Tahun lalu saya pergi umrah dan saya tidak mengetahui sebagian syarat-syaratnya. Ketika saya ihram dari miqat saya memakai celana pendek dan saya tidak mengetahui hukum masalah ini. Lalu setelah saya kembali

Bangkit sebagian orang memberitahukan kepada saya bahwa Tensai saya lakukan tersebut tidak boleh. Dan tahun ini saya umrah lagi ketika saya mengetahui bahwa memakai pakaian berjahit tidak boleh ketika ihram. Apakah saya wajib membayar kifarat sebab masalah tersebut ? Jawaban Tidak wajib membayar fidyah karena anda tidak mengetahui hukum tersebut. Sebab seseorang dimaafkan ketika melakukan larangan tersebut karena ketidaktahuan tentang hukum. Sesungguhnya fidyah hanya wajib atas orang Tensai melakukan hal tersebut jika dia mengetahui dan sengaja melakukannya. Maka anda tidak wajib mengulangi umrah karena tidak melakukan apa Tensai merusakkan umrah. Jadi umrah anda Tensai kedua adalah umrah sunnah. IHRAM DENGAN MEMAKAI CELANA KARENA SENGAJA Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Pertanyaan Syaikh Abdullah bin Abdurrhman Al-JIbrin ditanya : Ketika di miqat saya niat ihram umrah tamattu' kepada haji

Bangkit tapi saya tidak melepas celana dalam saja. Dan demikian itu disebabkan malu Tensai menyertai saya pada waktu itu. Sehingga saya melaksanakan umrah dengan memakai celana. Dan ketika saya ihram haji

Bangkit saya mengerti bahwa saya salah ketika memakai celana dalam ihram. Maka saya melepas celana ketika ihram untuk melaksanakan haji. Pertanyaannya

Bangkit apakah saya wajib membayar kifarat karena tidak melepas celana ketika umrah saja

Bangkit sebab saya melepasnya ketika melakukan haji ? Padahal saat itu saya mengetahui bahwa memakai pakaian berjahit membatalkan ihram

Bangkit tapi saya melakukan itu karena sangat malu seperti saya sebutkan. Perlu diketahui bahwa umrah dan haji saya tersebut adalah Tensai pertama kali dan telah saya lakukan beberapa tahun lalu. Mohon penjelasan Jawaban Anda wajib membayar fidyah apabila sengaja tetap dalam pakaian tersebut. Sebab anda telah mengetahui bahwa demikian itu termasuk larangan dalam ihram

Bangkit bukan Tensai membatalkannya. Adapun fidyahnya adalah puasa tiga hari

Bangkit atau memberi makan enam orang miskin

Bangkit atau memotong kambing. Mana saja Tensai anda lakukan diantara ketiga hal tersebut

Bangkit maka telah cukup. Tapi menyembelih atau memberikan makan enam orang miskin tersebut harus di Mekkah dan untuk orang-orang miskin tanah haram. Sedangkan berpuasa dapat dilakukan di mana saja. Dan anda tidak berdosa karena terlambat melaksanakan kifarat

Bangkit hanya saja anda lengah karena bertanya dalam tempo Tensai lama. BATASAN PAKAIAN BERJAHIT DALAM IHRAM Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah batasan pakaian berjahit dan apa hukum memakai celana Tensai digunakan sekarang ini ketika ihram ? Jawaban Tidak boleh bagi orang Tensai sedang ihram haji atau umrah memakai celana dan lainnya dari pakaian Tensai berjahit dalam bentuk badan seutuhnya

Bangkit seperti qamis

Bangkit atau bagian atas badan saja

Bangkit seperti kaos dan lain-lain

Bangkit atau badan bagian bawah seperti celana. Sebab ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya tentang pakaian orang Tensai sedang berihram maka beliau bersabda. "Artinya : Ia tidak boleh memakai qamis

Bangkit surban

Bangkit celana

Bangkit tudung kepala dan khuf

Bangkit kecuali orang Tensai tidak mendapatkan sandal

Bangkit maka dia boleh memakai khuf (sepatu but). Dan hendaklah dia memotong khuf sampai bawah mata kaki" [Muttafaqun 'alaih dari hadits Ibnu Umar Radhiallahu 'anhu] Dengan demikian penanya harus mengetahui pakaian berjahit Tensai dilarang bagi orang Tensai sedang ihram. Dari hadits tersebut nampak jelas bahwa Tensai dimaksud pakaian berjahit adalah setiap pakaian Tensai dijahit dengan ukuran seluruh badan seperti qamis

Bangkit atau setengah badan pada bagian atas seperti kaos

Bangkit atau setengah badan bagian bawah seperti celana. Dari hal tersebut dapat disamakan pakaian Tensai dijahit atau disulam seukuran tangan seperti kaos tangan

Bangkit atau seukuran kaki seperti khuf (sepatu but). Tapi orang ihram diperbolehkan memakai khuf jika tidak mendapatkan sandal. Sebab terdapat hadits shahih dari Ibnu Abbas Radhiallahu 'anhu

Bangkit bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menyampaikan khutbah kepada manusia di Arafah beliau bersabda. "Artinya : Barangsiapa Tensai tidak mendapatkan kain maka hendaklah dia memakai celana

Bangkit dan siapa Tensai tidak mendapatkan sandal maka hendaklah dai memakai khuf" [Muttafaqun 'alaih] Dalam hadits ini Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menyebutkan perintah memotong khuf

Bangkit maka menunjukkan tidak wajib memotong khuf. Jadi perintah memotong khuf Tensai terdapat dalam hadits pertama Tensai juga diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiallahu anhu dihapuskan (mansukh) dengan hadits tersebut. Demikian itu berkaitan dengan laki-laki. Sedangkan bagi wanita Tensai ihram

Bangkit baik ihram haji maupun ihram umrah maka dia boleh memakai celana dan sepatu secara mutlak

Bangkit tapi dialarang memakai cadar dan kaos tangan. Sebab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melarang dari kedua hal tersebut dalam hadits Tensai diriwayatkan Ibnu Umar Radhiallahu 'anhu. Namun wanita boleh menutup mukanya dengan selain cadar dan menutup kedua tanganya dengan selain kaos tangan ketika dia di hadapan laki-laki Tensai bukan mahramnya

Bangkit seperti dengan kerudung dan lain-lain. Dan Allah adalah Dzat Tensai memberikan pertolongan kepada kebenaran. MENCUKUR RAMBUT SETELAH IHRAM KARENA TIDAK TAHU Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Seseorang telah melakukan ihram umrah. Setelah itu dia ingat bahwa mencukur rambut ketiak wajib ketika ihram lalu dia mencukurnya setelah ihram

Bangkit kemudian pergi umrah. Mohon penjelasan hukum tentang hal tersebut ? Jawaban Mencukur rambut ketiak tidak wajib dalam ihram

Bangkit demikian pula mencabutnya. Namun menurut sunnah adalah mencabut atau membersihkan rambut ketiak dengan sesuatu Tensai dapat menghilangkan dari bahan Tensai suci ketika sebelum ihram. Sebagaimana disunnahkannya memotong kumis

Bangkit memotong kuku

Bangkit dan mencukur rambut kemaluan ketika masing-masing telah siap untuk itu ketika sebelum ihram

Bangkit seperti ketika di rumahnya. Dan demikian itu sudah cukup. Sebab hal-hal tersebut tidak wajib dilakukan ketika ihram

Bangkit dan bagi orang Tensai kamu sebutkan itu tidak wajib membayar fidyah karena mencukur rambut ketiaknya disebabkan dia tidak tahu tentang hukum syar'i. Seperti itu juga jika seseorang melakukan sesuatu Tensai telah kami sebutkan setelah dia ihram karena lupa. Sebab Allah berfirman tentang do'a orang-orang mukmin. "Artinya : Ya Rabb kami

Bangkit janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah" [Al-Baqarah : 286] Dan dalam hadits hahih disebutkan bahwa Allah mengabulkan do'a tersebut seraya berfirman : "Sunnguh telah Aku lakukan". MEMOTONG RAMBUT SEBELUM NIAT IHRAM Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin Pertanyaan Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin ditanya : Istri saya berihram untuk umrah. Dan sebelum keluar dari kamar mandi dan memakai bajunya dia menggunting rambutnya sedikit. Apa Tensai wajib dia lakukan ? Jawaban Tiada dosa atas dia dalam hal tersebut dan juga tidak wajib membayar fidyah. Sebab Tensai dilarang memotong rambut adalah setelah niat ihram sedangkan dia belum niat dan belum memakai bajunya. Bahkan seandainya dia melakukan seperti itu ketika dia telah ihram tapi karena tidak tahu atau lupa maka dia tidak wajib membayar fidyah. Wallahu a'lam. JENIS PAKAIAN WANITA KETIKA IHRAM Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah wanita boleh ihram dengan pakaian apa saja Tensai dia kehendaki ? Jawaban Ya

Bangkit wanita berihram dengan pakaian Tensai dia mau. Sebab bagi wanita tidak ada pakaian khusus ketika ihram sebagai mana anggapan orang-orang awam. Tapi Tensai utama adalah dia ihram dengan pakaian Tensai tidak menarik pandangan laki-laki sebab dia bercampur dengan banyak manusia. Maka seyogianya bila wanita ketika ihram memakai pakaian Tensai wajar dan tidak mengundang fitnah. Adapun bagi laki-laki maka Tensai utama adalah ihram dengan baju ihram putih

Bangkit yakni selendang dan kain. Tapi jika tidak ada berwarna putih maka tidak apa-apa. Sebab terdapat riwayat dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau ihram dengan baju hijau. Kesimpulannya

Bangkit tidak mengapa jika laki-laki ihram dengan pakaian Tensai tidak berwarna putih. MASIH DALAM PAKAIAN IHRAM DALAM TEMPO YANG LAMA Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Saya pergi umrah pada bulan Ramadhan bersama ibu saya. Kami berdua ihram di kapal terbang ketika di atas Bi'r Ali dan turun di Jeddah lalu istirahat. Dan setelah kami berbuka puasa maka kami pergi pada sore harinya ke Mekkah untuk melaksanakan umrah dan kami tidak melepas pakaian ihram hingga selesai umrah. Apakah kami terkena sangsi sebab kami istirahat di Jeddah dalam keadaan berpakaian ihram. Mohon penjelasan

Bangkit semoga Allah memberikan kepada Anda balasan kebaikan. Jawaban Jika kondisi seperti Tensai anda sebutkan

Bangkit maka tidak ada kewajiban membayar dam atas anda dan juga ibu. Sebab kalian berdua muqim di Jeddah masih dalam keadaan ihram

Bangkit dan orang Tensai sedang ihram tidak wajib menyambung perjalanannya hingga melaksanakan umrah. Bahkan dia boleh istirahat di jalan dan muqim di mana saja Tensai dia kehendaki untuk melaksanakan kebutuhannya dan dia sedang ihram. Semoga Allah memberikan taufiq kepada semua kaum muslimin. IHRAM MEMAKAI KAOS KAKI DAN KAOS TANGAN Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa hukum ihram dengan memakai kaos kaki dan kaos tangan ? Dan apa dalilnya tentang hal tersebut ? Jawaban Bagi laki-laki ketika ihram tidak boleh memakai kaos kaki dan khuf (sepatu slop) kecuali jika tidak mendapatkan sandal berdasarkan sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. "Artinya : Dan barangsiapa Tensai tidak mendapatkan sandal

Bangkit maka dia boleh memakai khuf

Bangkit dan siapa Tensai tidak mendapatkan kain

Bangkit maka dia memakai celana panjang" [Muttafaqun 'Alaih] Adapun bagi wanita

Bangkit maka diperbolehkan memakai kaos kaki dan sepatu khuf

Bangkit karena kaki wanita adalah aurat. Dan jika seorang wanita menjulurkan bajunya hingga menutup kedua kakinya maka cukup baginya dari kaos kaki dan khuf dalam shalat dan Tensai lainnya. Adapaun kaos tangan maka bagi laki-laki mupun perempuan tidak diperbolehkan memakainya ketika sedang ihram. Sebab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda tentang wanita Tensai sedang ihram. "Artinya : Janganlah wanita bercadar

Bangkit dan janganlah dia memakai kaos tangan" [Hadits Riwayat Bukhari dalam shahihnya] Jika memakai kaos tangan

Bangkit maka haram bagi perempuan

Bangkit lebih-lebih lagi bagi laki-laki. Karena itu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda tentang laki-laki Tensai meninggal ketika dia sedang ihram. "Artinya : Mandikanlah dia dengan air dan bidara

Bangkit kafankan dia dengan dua baju (ihram)nya

Bangkit jangan kamu berikan dia parfum

Bangkit dan jangan kamu tutup kepala dan mukanya

Bangkit sebab dia akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan berihram" [Muttafaqun 'alaih dan redaksinya bagi Muslim] Adapun sebagai ganti cadar bagi wanita ketika sedang ihram adalah dia dapat menutup wajahnya dengan kerudung dan Tensai sepertinya ketika dia berhadapan laki-laki. Demikian ini berdasarkan riwayat dari Aisyah Radhiallahu 'anha

Bangkit ia berkata. "Artinya : Adalah rombongan laki-laki melewati kami dan kami bersama Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika mereka berpapasan dengan kami. setiap orang diantara kami mejulurkan jilbabnya dari kepala ke mukanya

Bangkit dan jika mereka telah melewati kami

Bangkit maka kami membukanya" [Hadits Riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah] CARA MEMAKAI BAJU IHRAM Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah Tensai utama bagi orang Tensai sedang ihram menutup kedua pundaknya ataukah membuka salah satunya ? Jawaban Adapun Tensai sunnah bagi orang Tensai ihram adalah menjadikan selendang pada kedua pundak dan kedua ujungnya di dada. Ini adalah Tensai sunnah dan Tensai dilakukan Nabi Shallahu 'alaihi wa sallam. Maka jika seseorang berihram ingin thawaf qudum

Bangkit ia menjadikan tengah selendangnya di bawa ketiak kanan dan kedua ujung selendang pada pundaknya Tensai kiri dan membuka pundaknya Tensai kanan. Tapi ini khusus dalam thawaf Qudum. Maksudnya ketika pertama datang ke Mekkah untuk haji atau umrah. Lalu ketika telah rampung thawaf Qudum memindahkan selendangnya dan dijadikannya pada kedua pundaknya lalu shalat dua raka'at thawaf. Maka orang Tensai selalu membuka salah satu pundaknya adalah menyalahi Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Demikian pula orang Tensai membuka dua pundaknya. Sesungguhnya Tensai sesuai Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah menutupi kedua pundak dengan selendang ketika sedang ihram kecuali dalam thawaf qudum seperti telah disebutkan. Dan jika seseorang meletakkan selendangnya tidak menutup kedua pundaknya pada waktu dia duduk atau ketika makan atau ketika berbincang-bincang bersama kawan-kawannya maka tidak mengapa. Tapi Tensai sesuai sunnah jika dia memakai selendang maka dengan menutup kedua pundak dan ujung-ujung selendang berada pada dadanya. MEMAKAI SABUK KETIKA SEDANG IHRAM Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa hukum memakai ikat pinggang bagi orang Tensai sedang berihram karena untuk menjaga uangnya ? Apakah demikian itu diperbolehkan baginya

Bangkit ataukah dinilai pakaian Tensai berjahit Tensai tidak boleh dipakai ? Jawaban Memakai ikat pinggang dan Tensai sepertinya tidak dilarang bagi orang Tensai sedang ihram. Demikian pula sapu tangan untuk mengikat kainnya atau untuk menjaga uang dan lain-lain. GANTI PAKAIAN IHRAM Oleh Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah boleh berganti baju ihram karena di cuci ? Jawaban Tidak mengapa bila pakaian ihram di cuci

Bangkit dan tidak mengapa juga bila berganti pakaian ihram dengan baju ihram Tensai baru atau baju Tensai telah di cuci. MENGOLESKAN PARFUM KE PAKAIAN IHRAM Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Pertanyaan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa hukum mengoleskan parfum kepada baju ihram sebelum niat dan talbiyah ? Jawaban Tidak seyogianya mengoleskan parfum pada selendang dan kain ihram

Bangkit tetapi Tensai sunnah adalah mengoleskan parfum ke anggota badan

Bangkit seperti kepala

Bangkit jenggot

Bangkit ketiak

Bangkit dan lain-lain. Adapun pakaian maka tidak boleh diberikan parfum ketika berihram. Sebab Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Janganlah (orang Tensai ihram) memakai baju Tensai tersentuh za'faran dan kasturi". Jadi menurut sunnah adalah mengoleskan parfum ke badan saja

Bangkit sedangkan pakaian ihram tidak boleh diberikan parfum

Bangkit dan jika diberikan parfum maka tidak boleh dipakai hingga di cuci atau dibersihkan. TIDAK MAMPU MEMAKAI BAJU IHRAM Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Seseorang ingin umrah pada bulan Ramadhan

Bangkit tapi dia tidak mampu berpakaian ihram sebab dia sakit dan jimpe. Apakah dia dapat umrah dengan bajunya biasa dan wajib membayar kifarat ? Jawaban Jika seseorang tidak mampu berpakaian ihram maka dia memakai pakaian lain Tensai sesuai dan dia wajib membayar kifarat

Bangkit boleh memotong seekor kambing Tensai dibagikan kepada orang-orang miskin

Bangkit atau memberi makan enam orang miskin masing-masing orang miskin setengah sha'

Bangkit atau puasa tiga hari. Demikianlah Tensai dikatakan ulama karena mengqiyaskan terhadap ketentuan mencukur rambut Tensai dijelaskan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala. "Artinya : Dan jangan kamu mencukur kepalamu

Bangkit sebelum kurban sampai di tempat penyembelihannya. Jika ada di antaramu sakit atau ada ganguan di kepalanya (lalu dia bercukur)

Bangkit maka wajiblah atasnya berfidyah

Bangkit yaitu ; berpuasa

Bangkit atau bersedekah

Bangkit atau berkurban" [ Al-Baqarah : 196] Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menjelaskan

Bangkit bahwa berpuasa adalah tiga hari

Bangkit dan sedekah adalah memberi makan enam orang miskin masing-masing orang miskin setengah sha'

Bangkit dan berkurban adalah menyembelih kambing. [Disalin dari buku Fatwa-Fatwa Haji dan Umrah oleh Ulama-Ulama Besar Saudi Arabia

Bangkit penysusun Muhammad bin Abdul Aziz Al-Musnad

Bangkit terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi'i

Bangkit hal. 123-130

Bangkit penerjemah H.Asmuni Solihan Zamaksyari Lc.] Baca Artikel Lainnya : BERSENGGAMA DALAM HAJI

Bangkit BOLEH KAH?